http://masyuliazatsapta.blogspot.com Tantangan Profesional Bidang Komunikasi Bisnis Dengan Adanya Kemajuan Teknologi Infor...
Perjelas dan padatkan informasi. Berikan pokok-pokok informasi yang paling penting daripada memberikan semua informasi pad...
Nyatakan tanggung jawab dengan tepat. Tulislah pesan-pesan yang menghasilkan respons spesifik dari penerima tertentu. Nyat...
Bujuk orang lain dan tawarkan rekomendasi. Tunjukkan pada para pembaca secara tepat bagaimana mereka akan dapat manfaat de...
Komunikator menyandikan (encoding) ide
Komunikator mengirim pesan
Komunikan/penerima memahami pesan
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Tantangan profesional bidang komunikasi bisnis dengan adanya kemajuan teknologi informasi

7,440 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
7,440
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
11
Actions
Shares
0
Downloads
130
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tantangan profesional bidang komunikasi bisnis dengan adanya kemajuan teknologi informasi

  1. 1. http://masyuliazatsapta.blogspot.com Tantangan Profesional Bidang Komunikasi Bisnis Dengan Adanya Kemajuan Teknologi InformasiKomunikasi Bisnis MAS YULIAZAT SAPTA (120820080186)5/14/2010<br />Tantangan Profesional Bidang Komunikasi Bisnis <br />Dengan Adanya Kemajuan Teknologi Informasi<br />Apa dan bagaimana komunikasi yang efektif<br />Sebelum menguraikan mengenai tantangan apa saja yang bisa dialami oleh para pelaku usaha atau para profesional di lingkungan kerjanya, maka perlu terlebih dulu memahami apa dan mengapa ada komunikasi bisnis (business communication), serta bagaimana relevansinya di era pesatnya perkembangan teknologi informasi. Oleh karena itu, kiranya akan sangat membantu bila sekilas diuraikan maksud komunikasi yang disesuaikan juga dengan pemahaman saat ini.<br />Secara umum, komunikasi adalah proses mengirimkan dan menerima pesan-pesan, apakah bertukar e-mail (surat elektronik), memberikan presentasi formal atau ngobrol dengan rekan kerja di lingkungan kantor, industry, atau di tempat umum lainnya. Namun komunikasi dianggap efektif hanya jika orang lain memahami dengan benar pesan yang disampaikan dan memberikan respons sesuai dengan yang diharapkan. Komunikasi yang efektif sangat membantu dalam proses pengaturan pekerjaan, memperbaiki hubungan bisnis, meningkatkan citra professional, dan memberikan berbagai manfaat penting lainnya, seperti bisa dilihat melalui gambar di bawah:<br /> <br />Gambar 1. Manfaat Komunikasi yang Efektif<br />Dalam semua aktivitas tersebut, esensi dari komunikasi yang berhasil adalah berbagi (sharing), dengan menyediakan data, informasi dan pengetahuan untuk saling dipertukarkan yang akan menguntungkan kedua belah pihak antara komunikator dan orang-orang diajak berkomunikasi atau komunikan.<br />Komunikasi yang efektif merupakan pusat sebagian besar aspek bisnis, karena komunikasi menghubungkan perusahaan dengan semua pemegang sahamnya (stakehorder), yaitu suatu tim yang dipengaruhi oleh tindakan perusahaan dalam beberapa cara, yang terdiri dari pelanggan, karyawan, pemegang saham, pemasok, tetangga, komunitas, dan Negara. Jika diinginkan peningkatan efisiensi, kualitas, kemampuan merespons atau inovasi, maka dapat dilakukan dengan bantuan komunikasi yang kuat. Sebaliknya, jika komunikasi tidak lancar maka akibatnya bisa macam-macam, mulai dari membuang waktu sampai hal yang tragis. Pada setiap tingkatan karir dalam perusahaan, komunikasi merupakan salah satu jalan menuju sukses dan semakin tinggi kedudukan seseorang dalam organisasi, maka semakin penting peranan komunikasi ini. Pada kenyataannya, para manajer puncak menghabiskan 85% waktu mereka untuk berkomunikasi dengan orang lain. <br />Komunikasi yang tidak efektif<br />Bila tadi diuraikan komunikasi yang efektif, maka perlu juga disampaikan mengenai komunikasi yang tidak efektif, tetapi disini hanya akan ditunjukkan dengan beberapa pernyataan praktis, misalnya dalam menulis pesan melalui e-mail kepada rekan kerja di lingkungan pekerjaan:<br /><ul><li>Berikan fakta bukan kesan. Maksudnya gunakan kalimat konkrit, detail yang spesifik dan informasi yang jelas, meyakinkan, akurat dan etis. Bahkan ketika suatu opini dibutuhkan, sajikan bukti yang meyakinkan untuk mendukung suatu kesimpulan.
  2. 2. Perjelas dan padatkan informasi. Berikan pokok-pokok informasi yang paling penting daripada memberikan semua informasi pada pembaca. Sebagian besar pebisnis professional menemukan diri mereka pada serbuan banjir data dan informasi. Pesan-pesan yang jelas dan ringkas akan lebih efektif.
  3. 3. Nyatakan tanggung jawab dengan tepat. Tulislah pesan-pesan yang menghasilkan respons spesifik dari penerima tertentu. Nyatakan secara jelas apa yang diharapkan dari para penerima atau apa yang dapat kita lakukan untuk mereka.
  4. 4. Bujuk orang lain dan tawarkan rekomendasi. Tunjukkan pada para pembaca secara tepat bagaimana mereka akan dapat manfaat dengan memberikan respons atas pesan sesuai dengan yang diinginkan. Menyebutkan manfaat bagi para pembaca merupakan kunci untuk membujuk pemberi kerja, rekan sekerja, pelanggan, atau klien untuk menyetujui rencana tindakan atau membeli produk.</li></ul>Proses komunikasi<br />Para komunikator/pengirim dan komunikan/penerima pesan saling berhubungan melalui suatu proses yang bisa disederhanakan menjadi enam langkah, sebagai berikut:<br /><ul><li>Komunikator/pengirim mempunyai ide
  5. 5. Komunikator menyandikan (encoding) ide
  6. 6. Komunikator mengirim pesan
  7. 7. Komunikan/penerima memahami pesan
  8. 8. Komunikan mengartikan (decoding) pesan
  9. 9. Komunikan mengirim umpan balik (feedback)</li></ul>Umpan balik juga perlu disandikan, dikirim, dan diartikan<br /> <br /> <br />Gambar 2. Manfaat Komunikasi yang Efektif<br />Komunikasi dalam kehidupan nyata biasanya lebih rumit, baik pengirim maupun penerima mungkin berbicara pada waktu bersamaan atau penerima mungkin mencoba berbicara melalui telepon denganseseorang, sementara itu pada saat yang sama mengirimkan pesan instan pada orang lain, atau bahkan penerima mungkin mengabaikan permintaan untuk memberikan umpan balik dan lain-lain.<br />Keunikan Komunikasi Bisnis<br />Komunikasi bisnis jauh lebih banyak persyaratannya daripada komunikasi yang biasanya dilakukan dengan keluarga, teman dan rekan di kampus. Harapan terhadap pekerjaan menjadi lebih tinggi dan lingkungan bisnis begitu kompleks sehingga pesan yang dikirimkan bisa gagal karena alas an yang belum pernah kita dengar sebelumnya.<br />Kompleksitas komunikasi bisnis membuatnya mudah terkena pengaruh faktor-faktor seperti:<br /><ul><li>Globalisasi dan keanekaragaman
  10. 10. Organisasi atau perusahaan saat ini semakin mudah untuk menjangkau batas-batas internasional untuk memasarkan produk, bermitra, bahkan mempekerjakan tenaga asing. Kemudian perusahaan yang maju dan sukses sangat menyadari dua fakta penting;
  11. 11. Semakin beragam angkatan kerja, semakin besar perhatian yang harus diberikan dalam berkomunikasi
  12. 12. Suatu angkatan kerja yang beragam dapat menghasilkan keunggulan kompetitif yang signifikan karenba membawa lebih banyak ide dan persfektif yang luar yang berhubungan dengan tantangan bisnis.
  13. 13. Nilai informasi yang makin tumbuh
  14. 14. Informasi telah menjadi sumber daya perusahaan yang sama pentingnya dengan sumberdaya lain. Informasi berhubungan dengan tiga bidang yang menjadi perhatian organisasi;
  15. 15. Pandangan mengenai pesaing
  16. 16. Kebutuhan-kebutuhan pelanggan
  17. 17. Peraturan-peraturan dan pedoman-pedoman
  18. 18. Teknologi
  19. 19. Teknologi dapat membantu atau menghalangi komunikasi, bergantung pada bagaimana teknologi tersebut di desain dan digunakan.
  20. 20. Kerja tim
  21. 21. Bekerja dalam tim membuat kita lebih bertanggung jawab untuk berkomunikasi secara efektif.
  22. 22. Struktur organisasi
  23. 23. Organisasi dengan struktur tinggi tanpa sengaja dapat membatasi mengalirnya informasi.
  24. 24. Hambata-hambatan komunikasi
  25. 25. Upaya untuk mengirimkan dan menerima pesan dapat diganggu, diubah, bahkan diblokir oleh hambatan komunikasi, seperti berikut ini;
  26. 26. Gangguan
  27. 27. Informasi berlebihan
  28. 28. Perbedaan persepsi
  29. 29. Perbedaan bahasa
  30. 30. Lingkungan terbatas
  31. 31. Taktik yang memperdaya</li></ul>Komunikasi yang efektif dalam pekerjaan;<br /><ul><li>Meminimumkan gangguang
  32. 32. Atasi gangguan fisik dengan menggunakan akal sehat dan sopan santun, mengirimkan pesan-pesan dalam jumlah yang lebih sedikit, dan menginformasikan penerima pesan tentang prioritas pesan yang dikirim.
  33. 33. Pendekatan yang berpusat pada penerima
  34. 34. Pendekatan yang berpusat pada penerima berarti memusatkan dan memperhatikan pihak penerima, yakni melakukan segala usaha agar pesan bisa sampai dengan cara yang yang berarti bagi mereka.
  35. 35. Menyesuaikan keterampilan berkomunikasi bisnis
  36. 36. Keterampilan yang kita miliki sebagai komunikator akan menjadi salah satu faktor penting dalam mencapai kesuksesan bisnis, sebagaimana factor-faktor lainnya. Oleh karena itu harus selalu ada proses perbaikan kemampuan berkomunikasi dalam keseharian di lingkungan bisnis.
  37. 37. Memberikan umpan balik yang konstruktif
  38. 38. Umpan balik yang konstruktif berpokus pada perbaikan, bukan kritik yang bersifat personal, kemudian mencoba untuk bereaksi tidak dengan emosi ketika kita menerima umpan balik yang konstruktif.
  39. 39. Lebih peka pada etiket bisnis
  40. 40. Rasa hormat, sopan santun, dan akal sehat akan membawa kita melalui sebagian besar tantangan etiket di tempat kerja. Selanjutnya memahami etiket komunikasi dapat membantu kita menghindari kesalahan besar yang tidak perlu.</li></ul> <br />Gunakan teknologi untuk memperbaiki Komunikasi Bisnis<br />Bisnis-bisnis saat ini sangat bergantung pada teknologi untuk memperbaiki proses komunikasi. Perusahaan-perusahaan dan pera karyawan yang menggunakan teknologi secara bijaksana dapat berkomunikasi dengan lebih efektif dan dengan demikian lebih berhasil dalam bersaing.<br />Beberapa buah karya hasil pengembangan teknologi yang mempunyai potensi untuk memajukan komunikasi bisnis secara dramatis dan bisnis saat ini menggunakan berbagai macam teknologi komunikasi untuk memastikan efektifitas pesan-pesan yang dikirimkan:<br /><ul><li>Teknologi suara
  41. 41. Suara manuasia akan selalu menjadi pusat pada komunikasi bisnis dan suara tersebut dilengkapi dengan berbagai jenis teknologi baru, seperti voice synthesis dan voice recognition.
  42. 42. Virtual agents
  43. 43. Virtual agents merupakan suatu bentuk terbatas dari mesin kecerdasan yang juga dikenal dengan istilah bots, berbots, dan V-reps.
  44. 44. Komunikasi aktif (mobile communication)
  45. 45. Dengan adanya perkembangan teknologi selular, menjadikan kita pelaku komunikasi senantiasa bisa terhubung dan tidak lagi dibatasi oleh lingkungan yang statis.
  46. 46. Kemajuan jaringan
  47. 47. Teknologi jaringan kabel dan nirkabel tidak terbatas hanya komunikasi suara, tetapi sudah berkembang pesat sehingga komunikasi data pun bisa dilakukan seketika dan sangat cepat, sehingga feedback-pun bisa diterima segera.</li></ul>Tantangan bagi Profesional bidang Komunikasi Bisnis<br />Setelah sekilas terurai beberapa hal mengenai makna dan proses komunikasi bisnis, komunikasi yang efektif maupun yang tidak efektif, serta perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, menjadikan para profesional bidang komunikasi harus jeli menyikapi segala permasalahan di bidang komunikasi bisnis. <br /><ul><li>Pada intinya kita para profesional di bidang komunikasi bisnis harus senantiasa aware terhadap perkembangan teknologi dan menjaga teknologi dalam perspektif, maksudnya bahwa teknologi adalah alat bantu untuk komunikasi interpersonal dan bukan alat untuk menggantikannya. Teknologi tidak dapat berpikir untuk kita atau berkomunikasi untuk kita dan jika kita kurang menguasai beberapa keterampilan yang penting, teknologi barangkali tidak dapat mengisi kekurangan itu. Teknologi tidak selalu menjadi jawaban atas kebutuhan komunikasi kita, ada kemungkinan alat-alat teknologi tersebut dapat menjadi cara menuju komunikasi yang berhasil. Jangan biarkan teknologi membuat proses komunikasi menjadi kewalahan.
  48. 48. Kita tidak harus menjadi seorang ahli untuk menggunakan sebagian besar teknologi komunikasi secara efektif, tetapi kita perlu membiasakan diri untuk mengenal fitur-fitur dan fungsi dasar dari alat-alat yang diharapkan oleh pemberi kerja untuk kita gunakan atau kita harus cermat menggunakan alat-alat teknologi secara produktif.
  49. 49. Komputer dan teknologi lain yang digunakan dalam komunikasi bisnis seringkali dipromosikan sebagai alat-alat yang dapat menghemat waktu dan mendorong efisiensi, tetapi manfaat seperti itu tidak selalu menjadi kenyataan. Seimbangkan kebutuhan atas setiap aktivitas komunikasi dengan lama waktu dan besarnya biaya yang akan kita investasikan pada teknologinya. Dengan kata lain menggunakan waktu dan biaya untuk teknologi secara bijaksana.
  50. 50. Meskipun teknologi memberikan efisiensi dan kecepatan komunikasi, teknologi mungkin bukan pilihan terbaik untuk setiap situasi komunikasi. Untuk satu hal, bahkan dalam keadaan yang terbaik sekalipun, teknologi tidak dapat menyamai pengalaman yang mengesankan dari kontak langsung orang ke orang. Tidak masalah seberapa banyak teknologi yang digunakan, komunikasi masih tentang hubungan seseorang dengan orang lain atau bisa diistilahkan kita harus sering berhubungan kembali dengan orang lain.</li></ul>Demikian uraian rangkuman pendapat mengenai tantangan bagi profesional bidang komunikasi bisnis dengan adanya kemajuan teknologi informasi. <br />

×