METODE INDUKSI  &  PERMASALAHAN INDUKSI Prepared by Mr. Don Bosco Doho, S.Phil, MM Jakarta, January 2 nd  2010
<ul><li>METODE INDUKSI &  PERMASALAHAN INDUKSI </li></ul><ul><li>Induksi adalah kerja ilmu pengetahuan yang  bertolak dari...
METODE INDUKSI  &  PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Tiga hal pokok mengenai induksi gaya Bacon : </li></ul><ul><li>1.  Ketika ...
METODE INDUKSI  &  PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Manfaat induksi gaya Bacon : </li></ul><ul><ul><li>Ilmuwan benar-benar dap...
METODE INDUKSI & PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Ada 2 keberatan atas induksi gaya Bacon dan cara kerja induksi pada umumnya ...
METODE INDUKSI  & PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Induksi selalu tidak pernah lengkap. Hal ini disebabkan karena : </li></ul>...
METODE INDUKSI &  PERMASALAHAN INDUKSI  Sebagai Perbandingan : <ul><li>Metode deduktif </li></ul><ul><li>(1) Semua makhluk...
METODE INDUKSI &  PERMASALAHAN INDUKSI Langkah-langkah metode induksi : <ul><li>Metode induksi murni:   </li></ul><ul><li>...
METODE INDUKSI &  PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Situasi masalah adalah situasi dimana pengetahuan yang ada (hukum atau teor...
METODE INDUKSI &  PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Perumusan dan pengujian hipotetis. </li></ul><ul><li>Hipotetis adalah perny...
METODE INDUKSI  &  PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Kegunaan hipotetis : </li></ul><ul><li>1. Memberikan batasan dan kerangka ...
<ul><li>TERIMA KASIH  </li></ul><ul><li>DAN  </li></ul><ul><li>SELAMAT BELAJAR </li></ul>
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Metode Induksi Dan Permasalahannya

10,634 views

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
10,634
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
39
Actions
Shares
0
Downloads
213
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Metode Induksi Dan Permasalahannya

  1. 1. METODE INDUKSI & PERMASALAHAN INDUKSI Prepared by Mr. Don Bosco Doho, S.Phil, MM Jakarta, January 2 nd 2010
  2. 2. <ul><li>METODE INDUKSI & PERMASALAHAN INDUKSI </li></ul><ul><li>Induksi adalah kerja ilmu pengetahuan yang bertolak dari sejumlah proposisi tunggal atau partikular tertentu lalu ditarik kesimpulan yang dianggap benar dan berlaku umum. </li></ul><ul><li>Harus dipahami bahwa kebenaran kesimpulan itu bersifat sementara dan tidak mutlak. Metode Induksi itu sendiri dikembangkan oleh Francis Bacon (1561-1626). </li></ul><ul><li>Inti dari induksi gaya Bacon adalah bahwa ilmu pengetahuan harus berawal dan dikendalikan oleh pengamatan yang tidak terpengaruh oleh pengandaian apapun (bebas nilai, opini, praduga, asumsi dan sejenisnya). </li></ul>
  3. 3. METODE INDUKSI & PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Tiga hal pokok mengenai induksi gaya Bacon : </li></ul><ul><li>1. Ketika mengadakan penelitian ilmiah, ilmuwan harus bebas dari segala macam pengandaian, spekulasi awal, anggapan, dugaan, pikiran teori agar penelitian bebas dari bias ilmiah sehingga mencapai kebenaran obyektif. </li></ul><ul><li>2. Ilmuwan jangan hanya memperhatikan fakta yang cocok satu sama lain tetapi harus memperhatikan fakta dan data yang bertentangan atau berbeda yang tidak diduga sebelumnya. </li></ul><ul><li>3. Setelah pengamatan atas obyek sebagaimana adanya, dan mengumpulkan fakta dan data tentang obyek itu, fakta dan data tersebut dievaluasi, diklasifikasi, dirumuskan, dan disimpulkan. Jadi baru pada tingkat inilah ilmuwan dapat mengunakan berbagai konsep dan teori untuk mengolah data dan fakta. </li></ul>
  4. 4. METODE INDUKSI & PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Manfaat induksi gaya Bacon : </li></ul><ul><ul><li>Ilmuwan benar-benar dapat melihat kenyataan secara obyektif. Kenyataan tidak dipaksakan untuk cocok dengan apa yang dipikirkan oleh ilmuwan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Kegiatan ilmiah tidak jatuh menjadi ideologi. Pola pikir dan cara kerja ideologis selalu cenderung membenarkan ideologi yang ada, yaitu rumusan-rumusan baku yang dianggap benar dengan sendirinya, dan karena itu semua macam hal dipaksakan untuk membenarkan “ keluhuran” ideologi itu. </li></ul></ul>
  5. 5. METODE INDUKSI & PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Ada 2 keberatan atas induksi gaya Bacon dan cara kerja induksi pada umumnya : </li></ul><ul><ul><li>Menurut Bacon, demi menjamin objektifitas penelitian sekaligus mencegah terjadinya bias, ilmuwan harus menyingkirkan teori, anggapan, dan asumsi-asumsi yang dimilikinya. Ilmuwan harus memperhatikan data . Pendirian ini nampaknya mustahil karena setiap pengamatan manusia terhadap apapun, termasuk data-data untuk penelitian, sedikit atau banyak dipengaruhi oleh asumsi dan anggapan yang sudah dimiliki. </li></ul></ul>
  6. 6. METODE INDUKSI & PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Induksi selalu tidak pernah lengkap. Hal ini disebabkan karena : </li></ul><ul><li>1.Hanya berdasarkan fakta dan data yang ditemukan saja, kemudian menarik sebuah kesimpulan umum yang berlaku untuk semua Data dan fakta, termasuk data dan fakta yang belum ditemukan. </li></ul><ul><li>2. Kebenaran kesimpulannya tidak pernah bersifat definitif dan pasti, karena selalu saja terbuka kemungkinan bahwa ada fakta dan data baru yang akan menggugurkan kesimpulan tadi. </li></ul>
  7. 7. METODE INDUKSI & PERMASALAHAN INDUKSI Sebagai Perbandingan : <ul><li>Metode deduktif </li></ul><ul><li>(1) Semua makhluk </li></ul><ul><li>membutuhkan oksigen </li></ul><ul><li>(2) Manusia adalah makhluk </li></ul><ul><li>(3) Manusia membutuhkan oksigen </li></ul><ul><li>Metode indukif </li></ul><ul><li>(1) Tono, yang merokok, mati muda </li></ul><ul><li>(2) Tini, yang sering </li></ul><ul><li>merokok sering </li></ul><ul><li>, mati muda </li></ul><ul><li>(3) Semua yang sering </li></ul><ul><li>merokok akan mati </li></ul><ul><li>muda </li></ul>
  8. 8. METODE INDUKSI & PERMASALAHAN INDUKSI Langkah-langkah metode induksi : <ul><li>Metode induksi murni: </li></ul><ul><li>Identifikasi masalah </li></ul><ul><li>Pengamatan & pengumpulan data </li></ul><ul><li>Merumuskan hipotetis </li></ul><ul><li>Pengujian hipotetis </li></ul><ul><li>Metode induksi yang telah dimodifikasi : </li></ul><ul><li>Adanya situasi masalah </li></ul><ul><li>Pengajuan hipotetis </li></ul><ul><li>Penelitian lapangan </li></ul><ul><li>Pengujian hipotetis </li></ul>
  9. 9. METODE INDUKSI & PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Situasi masalah adalah situasi dimana pengetahuan yang ada (hukum atau teori ilmiah) tidak mampu memberi penjelasan tentang kenyataan yang dihadapi. </li></ul><ul><li>Contoh : Mengapa terjadi kenakalan remaja ? </li></ul><ul><li>Mengapa batu yang dilemparkan ke </li></ul><ul><li>udara jatuh ke tanah ? </li></ul><ul><li>Hal yang sangat menentukan keberhasilan penelitian adalah ketepatan dan kejelasan perumusan masalah . </li></ul>
  10. 10. METODE INDUKSI & PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Perumusan dan pengujian hipotetis. </li></ul><ul><li>Hipotetis adalah pernyataan yang berisikan dugaan sementara mengenai sebab dari suatu masalah tertentu (fakta atau peristiwa) yang dianggap benar untuk dibuktikan kebenarannya lebih lanjut. </li></ul>
  11. 11. METODE INDUKSI & PERMASALAHAN INDUKSI <ul><li>Kegunaan hipotetis : </li></ul><ul><li>1. Memberikan batasan dan kerangka penelitian. </li></ul><ul><li>2. Panduan dalam kegiatan penelitian untuk mengarahkan perhatian peneliti pada gejala, fakta dan data yang ada. </li></ul><ul><li>3. Alat untuk mengkaitkan fakta dan data yang tercerai-berai ke dalam satu kesatuan yang menyeluruh dan mengkaitkan di antara fakta dan data tersebut. </li></ul>
  12. 12. <ul><li>TERIMA KASIH </li></ul><ul><li>DAN </li></ul><ul><li>SELAMAT BELAJAR </li></ul>

×