Apple Presentasi Sangat Baru

11,327 views

Published on

Published in: Technology, Business
2 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • ijin copy filenya ...
    hehe..
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • thank's very much. i love u
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
11,327
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
56
Actions
Shares
0
Downloads
419
Comments
2
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Apple Presentasi Sangat Baru

  1. 1. Perusahaan Apple Komputer Memperkenalkan Tawaran Pasar Baru Melalui Produk iPhone dan Siap memasuki Pasar Korporasi BY: ROHMAD JUARI (20071020008) PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2008
  2. 3. A. PENDAHULUAN <ul><li>Peringkat kelima perusahaan yang di kagumi dunia pada 2007 versi majalah Fortune adalah Apple Computer, Inc. Perusahaan ini tercatat secara hukum di Cupertino, negara bagian California pada 3 Januari 1977. Memiliki misi utama yaitu menciptakan produk keren baru bagi konsumen di seluruh dunia. Memiliki slogan “ Think Deferent”. Fokus utamanya adalah Pelanggan “Konsumen dan Pendidikan” . Perusahaan ini merancang, memproduksi dan memasarkan komputer pribadi dan perangkat lunak yang berhubungan dengan komputer, jasa, peripheral dan solusi jaringan . </li></ul><ul><li>Apple juga merancang, mengembangkan, dan memasarkan pemutar music digital portable dengan aksesoris dan jasa yang meliputi distribusi secara online dari music, audio buku, video music, film pendek dan pertunjukan televisi. Apple memiliki banyak produk yang diawali dengan prefiks i, misalnya PC iMac, notebooks iBook , pemutar musik digital iPod , toko on-line iTones dan toko resmi iStore. </li></ul>
  3. 4. <ul><li>Produk dan jasa perusahaan mencakup lini Macintosh dari komputer desktop dan note book, the iPod Digital Musik Player, the Xserve G5 Server dan produk penyimpanan Xserver RAID, aplikasi perangkat lunak untuk consumer dan professional, system operasi Mac OS X, iTunes Musik Store, untuk mendukung lini produk Macintosh dan iPod dan berbagai jasa dan pendukung lain yang diberikan. </li></ul><ul><li>Apple Computer Inc, merupakan salah satu perusahaan “Top Dunia” sekarang ini, yang selalu ber-inovasi secara terus menerus, untuk focus ke pelanggannya seperti, sukses iPod dan notebooks-nya dewasa ini, Apple bisa dikatakan telah melakukan perubahan revolusioner dalam industri komputer. </li></ul>
  4. 5. <ul><li>Pada tahun 2002 pendapatan Apple sekitar $5,2 milyar, dengan penjualan iPod yang telah melampaui angka 39 juta unit, lonjakan harga saham sebesar 250 persen dan laba bersih 530 persen dalam kurun hanya satu tahun, tak pelak lagi Apple merupakan perusahaan berprestasi luar biasa. Pada tahun 2006 Apple memperoleh pendapatan sekitar $19,3 milyar dan Pada tahun 2007 menjadi $24 Milyar dan harga sahamnya melonjak menjadi 2.300 persen dalam lima tahun terakhir. Kapitalisasi perusahaan Apple sampai saat ini sebesar $154 milyar. Memiliki karyawan 14.800 dan 2.020 karyawan kontrak. </li></ul><ul><li>Apple dipimpin oleh Steven P. Jobs, yang sekaligus bertindak sebagai Founder/CEO/Director. </li></ul>
  5. 6. B. LATAR BELAKANG MASALAH <ul><li>Dengan percepatan perkembangan teknologi dewasa ini, Apple telah belajar dari kiprahnya bahwa perusahaan tidak bisa melakukannya sendiri meskipun cerdik, secerdik apa pun. Pasar berkembang begitu cepat, teknologi berkembang semakin kompleks, dan semakin banyak orang pandai yang melakukan inovasi dan investasi. Soal pengembangan produk, tidak bisa kita pungkiri bahwa Apple sangat menomorsatukan hal ini. Lihat saja iPod dengan desain yang elegan, mudah digunakan dengan menu sentral berbentuk seperti roda, dan pemilihan warna kemasan yang menarik. Ini baru dari segi penampilan. </li></ul><ul><li>Dalam hal perangkat, iPod didesain dengan teknologi hard drive secara teliti. Dalam hal perangkat lunak pun, setiap produk Apple selalu dikembangkan dengan prinsip berimbang menggabungkan konsistensi dan kontinuitas. Setiap aplikasi yang dikembangkan selalu konsisten sehingga tidak ada masalah dalam perkembangan versi selanjutnya. Fitur yang telah ada pun disempurnakan dengan menggunakan asas kontinuitas sehingga pengguna bisa merasakan manfaatnya secara berkesinambungan. </li></ul>
  6. 7. <ul><li>Pada saat ini, Apple akan mencari sumber pertumbuhan baru di bidang inovasi dan pengembangan produk. Di awali dari pertengahan tahun lalu, Apple ber-inovasi dengan produk barunya bernama “ iPhone” . Produk iPhone adalah produk inovasi dari iPod yaitu, menggabungkan dari 3 gadget yaitu Mp3 player, telpon genggam dan pengakses internet e-mail . Ketiga gadget dimasukkan ke dalam satu device yang tipisnya 11.1 cm, lebih tipis dari semua jenis ponsel keluaran Nokia saat ini, berlayar sentuh,dan memiliki resolusi tertinggi dari seluruh Smart phone yang ada saat ini yang terkenal dengan nama iPhone . Apple telah mendaftarkan nama domain situs web www.iphone.org . </li></ul>
  7. 8. <ul><li>Namun kehadiran iPhone ini juga dibarengi berbagai keraguan yang mempertanyakan apakah telepon ini berdampak besar di pasaran. Mengingat harga jual iPhone (sekitar US$499) terlalu mahal bagi banyak konsumen. Yang membuat iPhone ini istimewa dibanding gadget sejenis adalah inovasi kecil pada iPhone seperti sensor gerakan yang secara otomatis mendeteksi ketika pemakai memutar alat dari posisi berdiri menjadi tidur dan mengubah tampilan sesuai dengan posisi layar telepon. iPhone menawarkan kemampuan menyimpan yang tergolong rendah yaitu hanya 4GB. Untuk model 8GB konsumen harus mengeluarkan US$599. </li></ul><ul><li>Minimnya kemampuan menyimpan berarti banyak orang tidak akan dengan begitu saja mencampakkan iPod dan beralih ke iPhone. iPod akan terus menikmati penjualan yang sehat dan bersaing dengan saudara mudanya, meski saat ini penjualannya agak lambat. Tidak mengeherankan bahwa Apple kini mulai mengeluarkan dan mengembangkan produk barunya yaitu iPhone. </li></ul>
  8. 9. <ul><li>Pada Juni 2008 ini Apple berinovasi lagi yaitu meluncurkan iPhone generasi ketiga atau “ iPhone 3G” dengan akses internet-email canggih yang lebih cepat dan daya tahan baterai lebih lama dan memiliki kemampuan Grafiks Interface User . </li></ul><ul><li>Apple mulai membidik pasar korporasi, dan siap bersaing dengan perusahaan Risearch in Motion (perusahaan yang mendominasi pasar e-mail nirkabel lewat peranti BlackBerry). Apple men-targetkan penjualan iPhone Generasi ketiganya sebesar 10 juta unit. Apple memprediksi pendapatannya akan naik 33 perasen menjadi $7,2 milyar, meskipun ekonomi dunia tengah mengalami kemunduran. </li></ul>
  9. 10. C.BAHAN DISKUSI <ul><li>“ Inovasi iPhone untuk memasuki pasar Korporasi” </li></ul>
  10. 11. D. LANDASAN TEORI <ul><li>1. Tantangan dalam Pengembangan Produk baru </li></ul><ul><li>Sebuah perusahaan dapat menambah produk baru melalui akuisisi atau pengembangan. </li></ul><ul><li>Rute Pengembangan dapat mengambil dua bentuk, yaitu Perusahaan dapat mengembangkan produk baru dalam laboratoriumnya sendiri atau dapat mengontak periset independent atau perusahaan pengembangan produk baru untuk mengembangkan produk baru yang spesifik. </li></ul>
  11. 12. Menurut Kotler dan Keller (2007) ada enam kategori produk baru yaitu: <ul><li>1. Produk baru bagi dunia </li></ul><ul><li>Produk Baru yang menciptakan pasar yang sama sekali baru </li></ul><ul><li>2. Lini Produk baru </li></ul><ul><li>Produk baru yang memungkinkan perusahaan memasuki pasar yang mapan untuk pertama kalinya </li></ul><ul><li>3. Tambahan untuk Lini Produk yang ada </li></ul><ul><li>Produk baru yang menunjang lini produk yang mapan (ukuran, paket, cita rasa dan lain-lain) </li></ul><ul><li>Peningkatan dan Revisi Produk yang ada </li></ul><ul><li>Produk baru yang menyediakan kinerja yang ditingkatkan atau nilai yang lebih dipahami dan menggantikan produk yang ada </li></ul><ul><li>5. Penentuan ulang posisi </li></ul><ul><li>Produk yang ada ditargetkan pada pasar barui atau segmen pasar </li></ul><ul><li>6. Pengurangan Biaya </li></ul><ul><li>Produk baru yang memberikabn kinerja serupa dengan biaya yang lebih rendah </li></ul>
  12. 13. <ul><li>2. Pentingnya Inovasi </li></ul><ul><li>Menurut Peter Druker, “ Bisnis hanya memiliki dua-hanya dua fungsi dasar yaitu Pemasaran dan Inovasi. </li></ul><ul><li>Pemasaran dan inovasi memberikan hasil, selebihnya adalah biaya-biaya. </li></ul><ul><li>Inovasi adalah setiap barang, jasa, atau gagasan yang dianggap seseorang sebagai sesuatu yang baru. </li></ul><ul><li>Gagasan tersebut mungkin sudah mempunyai sejarah yang lama, tetapi hal itu tetap merupakan inovasi bagi orang yang memandangnya sebagai hal baru. </li></ul>
  13. 14. <ul><li>3. Pengembangan Strategi Korporasi </li></ul><ul><li>Menurut M Suyanto (2007) Perusahaan bisnis Multidevisional besar biasanya memiliki tiga level strategi, yaitu strategi korporasi, strategi bisnis dan strategi fungsional. Strategi korporasi menggambarkan arah perusahaan secara keseluruhan, mengenai sikap perusahaan secara umum terhadap pertumbuhan dan manajemen berbagai bisnis dan lini produk untuk mencapai keseimbangan portofolio produk dan jasa. </li></ul>
  14. 15. <ul><li>Strategi Korporasi terdiri dari, strategi korporasi bisnis tunggal dan strategi multibisnis. </li></ul><ul><li>Strategi korporasi bisnis tunggal adalah strategi korporasi yang berorientasi pada pertumbuhan dan industri yang akan menjadi tempat bersaing. </li></ul><ul><li>Sedangkan Strategi korporasi multibisnis tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan dan industri yang akan menjadi tempat bersaing, tetapi pengelolaan unit-unit bisnisnya untuk mencapai sinergi </li></ul><ul><li>Strategi korporasi bisnis tunggal terdiri dari strategi pertumbuhan, strategi stabilitas dan strategi pengurangan. </li></ul><ul><li>Strategi pertumbuhan meliputi strategi pertumbuhan terkonsentrasi dan strategi pertumbuhan terdiversifikasi. Strategi pertumbuhan terkonsentrasi merupakan strategi perusahaan yang berekspansi dalam industri yang sekarang, baik melalui integrasi vertical maupun horizontal </li></ul>
  15. 16. PEMBAHASAN <ul><li>Perkembangan Inovasi iPhone </li></ul><ul><li>Berawal dari kesuksesan penjualan iPod, langkah Apple terus melakukan perbaikan inovasi yang terus-menerus, Apple kini mendapatkan kesuksesan yang luar biasa dengan iPhone, yaitu perpaduan iPod, telepon gengam dan menjelajah dunia maya. Meski harganya (sekitar US$499 sampai US$599) akan tetapi para konsumen yang rata-rata komunitas Apple, menerimanya karena suatu alasan yaitu “inovasi” di dunia, dan tak perlu ribet lagi mendengarkan musik, menerima telpon dan koneksi internet secara terpisah. </li></ul>
  16. 17. <ul><li>iPhone lahir dari kolaborasi antara Google dan Yahoo, yaitu naiknya Eric E Schmidt (CEO Google) dan Jerry Yang (salah satu pendiri Yahoo!) bersama-sama dengan Steve Job dalam acara Macworld 2007, membuktikan kuatnya dukungan dua penguasa jagat internet terhadap iPhone. Google memberikan dukungan petanya dan Yahoo memberikan dukungan email nya. Sesuai janji Steve Job, iPhone merupakan gabungan dari 3 gadget yaitu Mp3 player, telpon genggam dan pengakses internet email, maka iPhone mulai diluncurkan pada Juni 2007 lalu. </li></ul>
  17. 18. <ul><li>Pada Januari lalu, iPhone telah berhasil menjual sekitar empat juta unit iPhone sejak dirilis dari lounchingnya. Pada kuartal kedua lalu saja, 1,7 juta unit iPhone telah dikapalkan dengan meraup pendapatan senilai US$ 7,51 juta. Apple Inc mengumumkan bahwa produk ponsel generasi terbarunya dengan internet berkecepatan tinggi, iPhone, telah habis terjual secara online di Amerika Serikat dan Inggris. Apple menolak berkomentar ketika ditanyakan alasan mengapa unit yang disediakan tidak mampu memenuhi permintaan pasar. Perusahaan yang berkantor di Cupertino ini memastikan iPhone sementara tidak tersedia secara online. </li></ul><ul><li>Kekurangan unit iPhone pada penjualan di beberapa pasar mengindikasikan Apple akan meraih target penjualannya tahun 2008 ini sekitar 10 juta unit menjadi lebih cepat. Namun, Apple mengatakan bahwa unit iPhone masih banyak tersedia di toko-toko resmi (eStore) dan melalui distribusi besarnya, AT&T Inc. </li></ul>
  18. 19. <ul><li>Pada saat ini, Apple pun mengaku sukses telah berada di jalur yang benar dalam peluncuran iPhone-nya. Langkah berikutnya Apple Inc berencana meluncurkan iPhone Generasi ketiga atau “iPhone 3G” yang memiliki kemampuan teknologi nirkabel berkecepatan tinggi. Pada kuartal ketiga ini, sedang diproduksi sebanyak delapan juta unit. Produk iPhone 3G nya itu akan di lounchingkan pada bulan Juni ini. Apple berusaha mengejar target penjualan 10 juta unit di tahun 2008. </li></ul><ul><li>Keberhasilan Apple ini dikarenakan kerja samanya dengan jaringan nirkabel besar yang menjangkau luas di seluruh dunia, kendati di negara-negara tertentu jaringan masih belum terpasang. Bulan Juni 2008 ini, diprediksi bakal menjadi bulan kemunculan iPhone 3G. Perangkat besutan Apple ini bahkan disebut-sebut bakal diperkenalkan langsung oleh CEO Apple, Steve Jobs. Hal ini diprediksi oleh duo analis Citi, Richard Gardner dan Yeechang Lee. Mereka sangat yakin Jobs akan mengungkap kehadiran iPhone 3G dalam keynote speech-nya di ajang Worldwide Developers Conference yang diselenggarakan pada 9-13 Juni 2008 di San Francisco, Amerika Serikat. </li></ul>
  19. 20. <ul><li>San Francisco - Film-film besutan Hollywood tak lama lagi bisa ditonton langsung dari iPhone dan iPod. Apple telah menggandeng produsen film itu untuk mendistribusikan film-film mereka via iTunes. Sesuai perjanjian, film-film yang akan didistribusikan via iTunes adalah film yang sudah dirilis di DVD. Untuk saat ini, film-film tersebut baru akan didistribusikan untuk pengguna iTunes di Amerika saja, termasuk diantaranya pemenang Academy Award &quot;Juno&quot; dan &quot;There Will Be Blood&quot;. &quot;Kami sangat senang karena pelanggan iTunes bisa membeli film bersamaan dengan dirilisnya DVD film tersebut,&quot; kata Vice President iTunes Eddy Cue. &quot;Kami sangat senang karena pelanggan iTunes bisa membeli film bersamaan dengan dirilisnya DVD film tersebut,&quot; kata Vice President iTunes Eddy Cue. </li></ul><ul><li>Beberapa studio yang akan digaet Apple, seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (2/5/2008), adalah 20th Century Fox, Walt Disney, Warner Bros, Paramount Pictures, Universal Studios Home Entertainment, dan Sony Pictures Entertainment. Film-film tersebut nantinya bisa di-download dari iTunes lalu ditampilkan di iPhone, iPod video, PC dan televisi yang terhubung dengan perangkat Apple TV. Untuk film baru akan dibanderol US$ 14.99 per downloadnya, sedangkan film-film lawas dijual lebih murah dengan harga US$ 9.99. iTunes juga akan menyewakan beberapa film terbaru dengan harga US$ 3.99. </li></ul>
  20. 21. <ul><li>Apple siap membidik Pasar Korporasi dan bersaing dengan Black Berry </li></ul><ul><li>Steve Jobs selama ini, tidak begitu suka dengan pakaian formal, baik dalam kehidupan sehari-hari atau menawarkan produk pada mereka yang berpakaian formal. Cita rasa fashion -nya cenderung ke arah jins dan kaus berkerah tinggi. Bahkan hampir semua produk Apple sejak ia kembali ke perusahaan satu dasawarsa lalu, lebih ditunjukkan bagi mereka yang tidak peduli dengan pakaian formal. Saat ini Jobs telah berubah karena ingin menembus pasar korporasi yang menggunakan busana resmi atau formal. Langkah pertamanya dimulai sejak 6 Maret lalu saat memperkenalkan iPhone berkecepatan tinggi menjelajah internet. </li></ul><ul><li>Apple juga berencana mengembangkan lebih banyak peranti lunak untuk ponsel itu. Selain untuk meningkatkan keamanan, peranti anyar tersebut akan membuat iPhone bekerja lebih mulus dengan sistem e-mail populer seperti Outlook dari Microsoft . Langkah ini akan membuat lebih banyak korporasi menyetujui penggunaan iPhone bagi pegawai mereka. Tentu saja ini membuat Apple harus bersaing langsung dengan Research in Motion (RIM), perusahaan yang mendominasi pasar e-mail nirkabel lewat peranti BlackBerry. </li></ul>
  21. 22. <ul><li>Saat ini, Apple memang mencari sumber pertumbuhan baru akibat melambannya penjualan iPod. iPhone bisa menjadi senjata terbaik untuk menembus pasar tersebut. Apalagi, para pegawai yang kerap berpakaian formal tidak hanya mampu membeli ponsel seharga $400 (dengan subsidi perusahaan). Banyak juga diantara mereka yang menginginkan alternative yang lebih keren dibanding BlackBerry atau piranti lainnya. Maka dari itu, Jobs harus bisa mengambil hati para Chif Information Officer (CIO) yang memutuskan teknologi apa yang harus dibeli korporasi, sehingga memudahkan para CIO dalam menekan biaya, yang kebanyakan CIO mencari produk yang tidak banyak memerlukan piranti tambahan. </li></ul><ul><li>Untuk menghadapi RIM, Apple harus lebih terbuka, mengingat selama ini Apple tidak pernah membiarkan semua orang untuk dapat membuat software bagi piranti iPhone. Dalam pengembangan piranti lunak Apple perlu mengembangkan teknologi infrastruktur yang jauh lebih rumit dari yang mereka miliki saat ini. Begitu satu perusahaan meng- adopsi iPhone, Apple harus memastikan agar software -nya senantiasa terbaru, aman, dan bisa bekerja tanpa cacat bersama teknologi bergerak lainnya. </li></ul>
  22. 23. <ul><li>Maka pada tanggal 6 Maret 2008 lalu, Apple mulai mengembangkan paket perangkat lunak yang bisa digunakan programer mana pun untuk menciptakan program yang cocok bagi iPhone. Namun, Apple akan terus mengawasi dengan ketat cara pendistribusian dan penjualan software baru tersebut. Perusahaan itu masih tidak rela membiarkan siapa saja menjual perangkat lunak iPhone. Apple bersikeras agar software tersebut dijual hanya melalui toko seperti iTunes yang dikelola Apple. </li></ul><ul><li>Perusahaan itu juga harus mengembangkan berbagai kebijakan hingga mendetail. Misalnya, mereka harus bisa menciptakan iPhone yang hanya bisa dioperasikan oleh si pemilik. Ini untuk menghindari kekhawatiran jika seorang eksekutif kehilangan piranti tersebut. Apple juga harus menyediakan layanan 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu, tidak seperti sekarang ini yang hanya buka dari pukul 9.00 hingga 17.00. Ini karena klien korporasi pasti memerlukan layanan tersebut setiap saat tanpa kenal waktu. </li></ul>
  23. 24. <ul><li>Uniknya, Jobs sendiri pernah melontarkan teorinya tentang kemustahilan bagi sebuah perusahaan teknologi untuk bisa berjualan di perusahaan sekaligus konsumen. “Ada perbedaan Margin Laba, struktur biaya, dan pendekatan penjualan,” katanya. Sebelumnya Apple memang pernah mencoba bergerak dengan pasar bisnis beberapa kali, antara lain dengan produk penyimpanan data dan server papan atas. Tetapi mereka tidak begitu sukses. </li></ul><ul><li>Sebenarnya yang terpenting bagi Apple adalah bagaimana menawarkan iPhone sebagai piranti yang lebih hebat dari BlackBerry, yang kebanyakan digunakan untuk e-mail, meski kecil, iPhone mampu bekerja seperti Mac yang memiliki memori dan kemampuan komputasi lebih besar dari kebanyakan piranti pesaing. iPhone bisa menjalankan beraneka ragam perangkat lunak, salah satunya adalah software konferensi video iChat. Bahkan, pakar ’ desain’, Jacob Nielsen yakin banyak perusahaan dapat menciptakan perangkat lunak khusus yang bisa digunakan para pegawai untuk melakukan segala macam tugas dengan iPhone. Misalnya, mereka bisa memeriksa tingkat inventaris dan memasukkan biaya makan siang tanpa harus menyalakan sebuah komputer. </li></ul>
  24. 25. <ul><li>Semua orang yakin Jobs mampu menangani semua tantangan yang dihadapi Apple. Para petinggi di General Electrik, Texas Instruments, dan New York Life Insurance memang belum belum mendukung iPhone. Tetapi mereka mengikuti perkembangan itu. Jika pembeli korporasi tertarik, banyak pengembang software komersial akan dengan senang hati melayani mereka, “Jika Apple membuat iPhone yang lebih ramah bagi perusahaan besar, saya jamin kami pasti menjadi yang terdepan dalam mendukung produk itu, “kata William Harley, Chief Architect untuk strategi open source di BMC Software. </li></ul><ul><li>Dalam hal kepemimpinan, Apple telah berkali-kali mengalami perubahan CEO (chief executive officer). Bahkan Steve Jobs, meskipun pada awalnya adalah pendiri, pernah juga dikeluarkan dari Apple. Setiap CEO memiliki visi dan gaya yang berbeda. Cara melihat gaya masing- masing adalah, satu di antaranya, dalam pengalokasian anggaran untuk penelitian dan pengembangan. </li></ul>
  25. 26. KESIMPULAN <ul><li>Perkembangan industri ponsel memang menjadi sebuah fenomena sendiri, dan tidak bisa disangkal kalau iPhone buatan Apple menjadi katalisator penting yang mendorong terjadinya perubahan-perubahan, baik dari rise- teknologinya sendiri maupun model bisnis baru yang ingin dicapai yang bertujuan untuk dominasi pasaran ponsel dunia. </li></ul><ul><li>Hal ini semakin memudahkan akses ke jaringan internet yang menghadirkan fenomena Web 2.0 sebagai jembatan menuju ke era yang disebut sebagai social-networking yang memfasilitasi kolaborasi dan kerja sama, bukan karena fitur teknologi yang ada di dalamnya, tapi lebih condong karena bergesernya pola bisnis dalam menyongsong semakin dekatnya manusia menggunakan teknologi komunikasi informasi. </li></ul>
  26. 27. <ul><li>Strategi pemasaran yang dilakukan Apple juga sangat praktis. Belajar dari Harley Davidson, Apple memasarkan produknya melalui komunitas. Dengan adanya komunitas seperti MUG (Macintosh Users Group), masalah teknis bisa diselesaikan oleh komunitas pengguna dan sekaligus bertindak sebagai corong Apple dalam menyebarkan hal-hal positif mengenai Apple. </li></ul><ul><li>Strategi Apple adalah Strategi Pertumbuhan terkonsentrasi, melalui integrasi vertikal maupun horisontal, yaitu perusahaan menggunakan pengetahuan dari tangan pertama mereka dan melibatkan diri secara mendalam dengan segmen produk yang spesifik untuk menjadikan kekuatan yang sangat luar biasa dalam industri mereka. Strategi ini jitu dan efektif bila disertai dengan produk yang andal. </li></ul>
  27. 28. <ul><li>Pasar berkembang begitu cepat, teknologi berkembang semakin kompleks, dan semakin banyak orang pandai yang melakukan inovasi dan investasi, Apple selalu menekankan pada bagaimana menciptakan kebutuhan bagi pelanggan melalui inovasi yaitu membuat produk sebagai raja, membuat pelanggan sebagai raja, menerjang pola yang ada dalam pemasaran, dan memperbaiki pimpinan dan rencana kerja. </li></ul>
  28. 29. SARAN DAN REKOMENDASI <ul><li>iPhone adalah senjata terbaik untuk menjual ke korporasi, tetapi produk hebat saja tidak cukup maka diperlukan peran kemitraan yang lebih besar, mengingat pihak korporasi ingin mengembangkan perangkat lunak mereka sendiri dan mengembangkan program dari pengembang komersial lainnya. Apple perlu membangun kredibilitas di mata para pembeli korporasi setelah lama mengabaikan mereka. Perusahaan ini mungkin harus mengubah model bisnis untuk melayani kelas kantoran, mereka juga harus lebih terbuka terhadap mitra bisnis. </li></ul><ul><li>Apple perlu mengembangkan teknologi infrastruktur yang jauh lebih rumit dari yang mereka miliki saat ini. Begitu satu perusahaan mengadopsi iPhone, Apple harus memastikan agar software -nya senantiasa terbaru, aman, dan bisa bekerja tanpa cacat bersama teknologi bergerak lainnya. Apple harus bisa menciptakan iPhone yang hanya bisa dioperasikan oleh si pemilik. Ini untuk menghindari kekhawatiran jika seorang eksekutif kehilangan piranti tersebut. Perusahaan-perusahaan besar butuh layanan bantuan secara total: 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu. Ini berarti Apple perlu menambah staf serta berinvestai dalam infrastruktur tambahan. </li></ul>

×