ALKANA DAN SIKLOALKANA ELFI SUSANTI VH
Penggolongan senyawa Organik Hidrokarbon (hanya C & H) Senyawa Heteroatom aliphatik aromatik alkana alkena alkuna Senyawa ...
INDIKATOR <ul><li>Mahasiswa dapat : </li></ul><ul><li>menggambarkan struktur alkana dan sikloalkana </li></ul><ul><li>memb...
<ul><li>Struktur Alkana dan sikloalkana </li></ul><ul><li>Tata Nama Senyawa Alkana dan Sikloalkana </li></ul><ul><li>Isome...
Struktur Alkana
A. Rumus Umum  :  C n H 2 n  + 2 CH 4 metana (Gas alam) CH 3 –CH 3 (C 2 H 6 ) etana CH 3 –CH 2 –CH 3 (C 3 H 8 ) propana (L...
Rumus Umum Alkana Rumus Umum Sikloalkana
Fraksi tertentu dari Destilasi langsung Minyak Bumi/mentah :   Bahan bakar pemanas Minyak gas berat 18 - 25 305 - 405 Baha...
TATA NAMA ALKANA <ul><li>IUPAC  ( The International Union of Pure and Applied Chemistry ) </li></ul><ul><ul><li>temukan ra...
Nama umum cabang alkana
 
Beri nama senyawa berikut:
Gambarkan struktur dari: 2,3,3-trimetilheptana 1-bromo-2-etil-3-(2-metilpropil)sikloheksana
ISOMER PADA ALKANA n -butane “ rantai lurus” Rantai bercabang isobutane Isomer  posisi C 4 H 10 <ul><li>“ butane” lighters...
C 5 H 12 n -pentana isopentana neopentana C 6 H 14 5 isomers C 10 H 22 75 isomers C 20 H 42 366,319 isomers
Gambarkan isomer posisi untuk senyawa : a. C 6 H 14  (5) b. C 7 H 16  (9)
C 6 H 14  (5) C 7 H 16  (9)
SIFAT FISIKA ALKANA <ul><li>Kepolaran  ;  </li></ul><ul><li>alkana memiliki    = 0 : bersifat  tidak polar  </li></ul><ul...
<ul><li>Titik didih </li></ul><ul><li>Untuk suatu deret homolog ;  </li></ul><ul><li>TD bertambah dengan bertambahnya  CH ...
Titik didih senyawa alkana
Penguapan <ul><li>Perubahan fisika, bukan perubahan kimia </li></ul><ul><li>Hanya dipengaruhi oleh interaksi antara moleku...
Perkirakan urutan titik didih senyawa berikut:
SIKLOALKANA
Contoh Sikloalkana
Tata Nama Sikloalkana
 
Beri nama sikloalkana berikut:
Nama sikloalkana berikut:
Beri nama sikloalkana berikut:
Nama sikloalkana berikut :
KONFORMASI ALKANA <ul><li>Alkana mempunyai ikatan sigma, menurut Kekule atom yang terikat oleh ikatan sigma dapat diputar,...
Pada etana (CH 3 -CH 3 ); ada 1 ikatan C-C,  struktur rotasi (rotamer) yang ada yaitu  staggered   dan  eclipsed .
 
 
 
Aspek penting dari Stereoisomer Konformasi: <ul><li>Interkonfersi konformasi   dalam molekul sederhana terjadi cepat pada ...
<ul><li>konformasi Staggered sekitar ikatan tunggal C-C lebih stabil (punya energi potensial terendah) dibandingkan konfor...
Konformasi Sikloalkana <ul><li>Siklopropana  </li></ul><ul><li>B erbentuk planar, dengan atom karbon pada sudut segitiga s...
<ul><li>siklopentana   </li></ul><ul><li>mempunyai tegangan sudut sangat  kecil (sudut pentagon= 108 0 ),  </li></ul><ul><...
Beberapa konformasi sikloheksana:
<ul><li>Konfigurasi stereoisomer adalah stabil, dan tidak mudah merubah, sedangkan isomer konformasi biasanya berubah deng...
Struktur konformasi sikloheksana disubstitusi: 1,1-dimetilsikloheksana     1-t-butil-1-methilsikloheksana  
disubstitusi 1,2 cis-1,2-dimetilsikloheksana     trans-1,2-dimetilsikloheksana  
disubstitusi 1,3 cis-1,3- dimetilsikloheksana     trans-1,3- dimetilsikloheksana  
disubstitusi 1,4 cis-1,4- dimetilsikloheksana     trans-1,4- dimetilsikloheksana  
Reaksi-reaksi Alkana <ul><li>A. Halogenasi Alkana = Reaksi dengan Halogen  </li></ul><ul><li>Reaksi substitusi (penggantia...
Mekanisme Halogenasi Alkana <ul><li>1. Tahap inisiasi ,  </li></ul><ul><li>yaitu tahap pemecahan molekul halogen </li></ul>
<ul><li>kemudian reaksi radikal dengan molekul Cl 2 : </li></ul>2. Tahap propagasi
3.  Tahap terminasi ; tahap penghentian reaksi
B. REAKSI DENGAN OKSIGEN = PEMBAKARAN <ul><li>1.   Reaksi Pembakaran Sempurna   </li></ul><ul><li>(menghasilkan CO 2 ) </l...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Alkana

6,440 views

Published on

Published in: Education, Sports, Technology
2 Comments
13 Likes
Statistics
Notes
  • my homeworkk...
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • gimana cra donloadnya??
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
6,440
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
60
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
2
Likes
13
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Alkana

  1. 1. ALKANA DAN SIKLOALKANA ELFI SUSANTI VH
  2. 2. Penggolongan senyawa Organik Hidrokarbon (hanya C & H) Senyawa Heteroatom aliphatik aromatik alkana alkena alkuna Senyawa siklik alkohol eter aldehida keton Asam karboksilat ester amina amida
  3. 3. INDIKATOR <ul><li>Mahasiswa dapat : </li></ul><ul><li>menggambarkan struktur alkana dan sikloalkana </li></ul><ul><li>memberi nama senyawa alkana dan sikloalkana </li></ul><ul><li>menuliskan isomer pada alkana </li></ul><ul><li>mendeskripsikan sifat fisika alkana dan sikloalkana </li></ul><ul><li>menggambarkan konfomasi pada alkana dan sikloalkana </li></ul><ul><li>menuliskan reaksi halogenasi dan pembakaran pada alkana </li></ul>
  4. 4. <ul><li>Struktur Alkana dan sikloalkana </li></ul><ul><li>Tata Nama Senyawa Alkana dan Sikloalkana </li></ul><ul><li>Isomer pada Alkana </li></ul><ul><li>Sifat Fisika Alkana dan Sikloalkana </li></ul><ul><li>Konfomasi pada Alkana dan Sikloalkana </li></ul><ul><li>Reaksi Halogenasi dan Pembakaran pada Alkana </li></ul>RUANG LINGKUP
  5. 5. Struktur Alkana
  6. 6. A. Rumus Umum : C n H 2 n + 2 CH 4 metana (Gas alam) CH 3 –CH 3 (C 2 H 6 ) etana CH 3 –CH 2 –CH 3 (C 3 H 8 ) propana (LPG) CH 3 CH 2 CH 2 CH 3 (C 4 H 10 ) butana 75-85% CH 4 5-10% C 2 H 6 1-5% C 3 H 8
  7. 7. Rumus Umum Alkana Rumus Umum Sikloalkana
  8. 8. Fraksi tertentu dari Destilasi langsung Minyak Bumi/mentah :   Bahan bakar pemanas Minyak gas berat 18 - 25 305 - 405 Bahan bakar diesel Minyak gas ringan 13 - 17 230 - 305 Bahan bakar memasak Minyak tanah 11 - 12 180 - 230 Bahan bakar mobil Bensin 5 -10 30 - 180 Bahan bakar gas Fraksi gas 1 - 4 < 30 Penggunaan Nama Jumlah C TD ( o C)
  9. 9. TATA NAMA ALKANA <ul><li>IUPAC ( The International Union of Pure and Applied Chemistry ) </li></ul><ul><ul><li>temukan rantai karbon terpanjang, dan gunakan sebagai nama induk </li></ul></ul><ul><ul><li>penomoran dengan substituen memperoleh nomor terendah </li></ul></ul><ul><ul><li>berikan lokasi substituen alkil </li></ul></ul><ul><ul><li>tempatkan substituen dengan urutan alfabet (contoh: etil sebelum metil) </li></ul></ul>
  10. 10. Nama umum cabang alkana
  11. 12. Beri nama senyawa berikut:
  12. 13. Gambarkan struktur dari: 2,3,3-trimetilheptana 1-bromo-2-etil-3-(2-metilpropil)sikloheksana
  13. 14. ISOMER PADA ALKANA n -butane “ rantai lurus” Rantai bercabang isobutane Isomer posisi C 4 H 10 <ul><li>“ butane” lighters: </li></ul><ul><ul><li>5% n -butane </li></ul></ul><ul><ul><li>95% isobutane </li></ul></ul>
  14. 15. C 5 H 12 n -pentana isopentana neopentana C 6 H 14 5 isomers C 10 H 22 75 isomers C 20 H 42 366,319 isomers
  15. 16. Gambarkan isomer posisi untuk senyawa : a. C 6 H 14 (5) b. C 7 H 16 (9)
  16. 17. C 6 H 14 (5) C 7 H 16 (9)
  17. 18. SIFAT FISIKA ALKANA <ul><li>Kepolaran ; </li></ul><ul><li>alkana memiliki  = 0 : bersifat tidak polar </li></ul><ul><li>Kelarutan ; alkana larut dalam pelarut nonpolar </li></ul><ul><li>Inert ; karena perbedaan keelektronegatifan pada alkana kecil sehingga tidak memiliki momen ikatan yang cukup untuk melakukan reaksi heterolitik. </li></ul>
  18. 19. <ul><li>Titik didih </li></ul><ul><li>Untuk suatu deret homolog ; </li></ul><ul><li>TD bertambah dengan bertambahnya CH 2 (metilen) = + 300C </li></ul><ul><li>Untuk unsur dengan BM yang sama ; </li></ul><ul><li>luas permukaan yang menentukan tinggi rendahnya TD dari senyawa sejenis. </li></ul><ul><li>C1 – C4 : pada t dan p normal adalah gas </li></ul><ul><li>C4 – C17 : pada t dan p normal adalah cair </li></ul><ul><li>> C18 : pada t dan p normal adalah padat </li></ul>
  19. 20. Titik didih senyawa alkana
  20. 21. Penguapan <ul><li>Perubahan fisika, bukan perubahan kimia </li></ul><ul><li>Hanya dipengaruhi oleh interaksi antara molekul (interaksi intermolekul) </li></ul><ul><li>Ikatan kimia tidak putus </li></ul>
  21. 22. Perkirakan urutan titik didih senyawa berikut:
  22. 23. SIKLOALKANA
  23. 24. Contoh Sikloalkana
  24. 25. Tata Nama Sikloalkana
  25. 27. Beri nama sikloalkana berikut:
  26. 28. Nama sikloalkana berikut:
  27. 29. Beri nama sikloalkana berikut:
  28. 30. Nama sikloalkana berikut :
  29. 31. KONFORMASI ALKANA <ul><li>Alkana mempunyai ikatan sigma, menurut Kekule atom yang terikat oleh ikatan sigma dapat diputar, </li></ul><ul><li>menimbulkan adanya molekul yang disebut konformer ( conformation Isomer ) </li></ul>
  30. 32. Pada etana (CH 3 -CH 3 ); ada 1 ikatan C-C, struktur rotasi (rotamer) yang ada yaitu staggered dan eclipsed .
  31. 36. Aspek penting dari Stereoisomer Konformasi: <ul><li>Interkonfersi konformasi dalam molekul sederhana terjadi cepat pada temperatur kamar, </li></ul><ul><li>Isolasi konformer murni biasanya tidak mungkin. </li></ul><ul><li>Konformer spesifik membutuhkan tatanama khusus, seperti staggered , eclipsed , gauche dan anti </li></ul><ul><li>Konformer spesifik tersusun dari sudut dihedral. </li></ul>
  32. 37. <ul><li>konformasi Staggered sekitar ikatan tunggal C-C lebih stabil (punya energi potensial terendah) dibandingkan konformasi eklips. </li></ul><ul><li>Konformer Gauche pada butana kurang stabil dari pada konformer anti sekitar 0,9 Kkal/mol. </li></ul><ul><li>Konformer Butana B dan C memiliki struktur bayangan cermin yang tidak identik, sudut dihedral 2400 & 3000. </li></ul>
  33. 38. Konformasi Sikloalkana <ul><li>Siklopropana </li></ul><ul><li>B erbentuk planar, dengan atom karbon pada sudut segitiga samasisi. </li></ul><ul><li>Sudut ikatan 60 0 lebih kecil daripada sudut optimum atom karbon normal (109,50), </li></ul><ul><li>Siklobutana </li></ul><ul><li>siklobutana mengurangi tegangan dari ikatan (keluar dari sudut dihedral sebesar 250), tetapi total eklip dan tegangan sudut juga besar. </li></ul>
  34. 39. <ul><li>siklopentana </li></ul><ul><li>mempunyai tegangan sudut sangat kecil (sudut pentagon= 108 0 ), </li></ul><ul><li>tegangan eklip besar (10 kkal/mol) jika planar. </li></ul><ul><li>Akibatnya : cincin anggota 5 mengambil konformasi non planar </li></ul><ul><li>sikloheksana </li></ul><ul><li>merupakan contoh baik untuk sistem siklik yang menghilangkan eklip dan tegangan sudut dengan mengambil konformasi nonplanar. </li></ul>
  35. 40. Beberapa konformasi sikloheksana:
  36. 41. <ul><li>Konfigurasi stereoisomer adalah stabil, dan tidak mudah merubah, sedangkan isomer konformasi biasanya berubah dengan cepat. </li></ul><ul><li>Dalam pengujian struktur yang mungkin untuk sikloheksana tersubstitusi, mengikuti 2 prinsip, yaitu: </li></ul><ul><li>1. Konformasi kursi umumnya lebih stabil daripada yang lain. </li></ul><ul><li>2. Substituen pada konformer kursi lebih suka menempati posisi equatorial. </li></ul>
  37. 42. Struktur konformasi sikloheksana disubstitusi: 1,1-dimetilsikloheksana   1-t-butil-1-methilsikloheksana  
  38. 43. disubstitusi 1,2 cis-1,2-dimetilsikloheksana   trans-1,2-dimetilsikloheksana  
  39. 44. disubstitusi 1,3 cis-1,3- dimetilsikloheksana   trans-1,3- dimetilsikloheksana  
  40. 45. disubstitusi 1,4 cis-1,4- dimetilsikloheksana   trans-1,4- dimetilsikloheksana  
  41. 46. Reaksi-reaksi Alkana <ul><li>A. Halogenasi Alkana = Reaksi dengan Halogen </li></ul><ul><li>Reaksi substitusi (penggantian) satu atau lebih atom H pada alkana oleh unsur halogen (F,Cl,Br,I). </li></ul><ul><li>Reaksi terjadi dengan adanya sinar matahari atau suhu tinggi. </li></ul><ul><li>R adikal halida akan menyerang terutama di tempat yang menghasilkan radikal alkil tersusbtitusi tinggi. </li></ul><ul><li>Karena radikal tersubstitusi lebih tinggi adalah lebih stabil . </li></ul>
  42. 47. Mekanisme Halogenasi Alkana <ul><li>1. Tahap inisiasi , </li></ul><ul><li>yaitu tahap pemecahan molekul halogen </li></ul>
  43. 48. <ul><li>kemudian reaksi radikal dengan molekul Cl 2 : </li></ul>2. Tahap propagasi
  44. 49. 3. Tahap terminasi ; tahap penghentian reaksi
  45. 50. B. REAKSI DENGAN OKSIGEN = PEMBAKARAN <ul><li>1. Reaksi Pembakaran Sempurna </li></ul><ul><li>(menghasilkan CO 2 ) </li></ul><ul><li>CH 4 + 2 O 2 CO 2 + 2 H 2 O + 212,8 kkal/mol </li></ul><ul><li>2. Reaksi pembakaran tidak sempurna </li></ul><ul><li>(menghasilkan CO atau C) </li></ul><ul><li>3 CH 4 + 2 O 2 2 CO + 4 H 2 O </li></ul><ul><li>CH 4 + O 2 C + 2 H 2 O </li></ul>

×