DISKUSI KELOMPOK FILANTROPI BIDANG PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT Oleh Franciscus Welirang DALAM RANGKA  SIMPOSIUM dan KO...
FILANTROPI YAYASAN PERUSAHAAN NILAI NILAI HARAPAN HARAPAN MASY. LUAS PERUSAHAAN KARYAWAN DEFINISI POLA PHILANTHROPI DEVELO...
FILANTROPI ADALAH: KEDERMAWANAN SOSIAL , YANG  DIJALANKAN DALAM KERANGKA  KESADARAN  DAN  KOMITMEN  PERUSAHAAN DALAM MEWUJ...
FW/SD/CORPORATE/10.03 <ul><li>DILAKSANAKAN LANGSUNG OLEH PERUSAHAAN  MELALUI   senior “Corporate Secretary atau Public Aff...
NILAI YANG DIANUT YAYASAN :   <ul><li>SOSIAL KARITATIF </li></ul><ul><li>NON PROFIT </li></ul><ul><li>BERHUBUNGAN DENGAN T...
FW/SD/CORPORATE/10/03 HARAPAN-HARAPAN TERHADAP FILANTROPI <ul><li>DARI MASYARAKAT  TERHADAP  YAYASAN </li></ul><ul><li>PAR...
<ul><li>DARI MASYARAKAT  TERHADAP  PERUSAHAAN </li></ul><ul><li>( Contoh pada  PT ISM Tbk,- bogasari flour mills) </li></u...
DARI MASYARAKAT TERHADAP  KARYAWAN ★   AKTUALISASI DIRI DI BIDANG PELAYANAN DI MASYARAKATAN ★  AKTIF DALAM KEGIATAN KEMASY...
PROGRAM YANG DIMINATI FW/SD/CORPORATE/10.03 Sumber  : Profil dan Potensi Kedermawanan Perusahaan di Indonesia, PIRAC, Apri...
PANDUAN DISKUSI <ul><li>MASALAH / ISSUE FILANTROPI </li></ul><ul><li>◙  MENUMBUHKAN KETERGANTUNGAN </li></ul><ul><li>◙   K...
2. ISSUE PEMBERDAYAAN EKONOMI ◒  KEMAMPUAN EKONOMI YANG RENDAH ◒   ANGGAPAN BAHWA “PEMBERDAYAAN  EKONOMI” ADALAH TUGAS PEM...
3.   ISU PEMBERDAYAAN UNTUK MASYARAKAT RENTAN DAN TERPENCIL ◆  PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR OLEH PEMERINTAH ◆   PELIBATAN AKT...
PELAJARAN YANG DAPAT DIPETIK DARI PENGALAMAN LALU ▄  BERSIFAT PROYEK, TIDAK BERKESINAMBUNGAN – DANA HABIS,  KEGIATAN JUGA ...
POLA DAN BENTUK BANTUAN FILANTROPI UNTUK PEMBERDAYAAN 1.  MERUBAH PARADIGMA ◘  MEMBANGUN KEMANDIRIAN BUKAN KETERGANTUNGAN ...
Resource  : The above diagram represents the work of David Grayson, Mark Vermilion (USA) and PACT (USA) PHILANTRHROPY DEVE...
terimakasih sukses selalu !! FW/SD/CORPORATE/10/03
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Philanthropy

1,380 views

Published on

disampaikan dalam rangka simposium dan konsultasi nasional filantrofi indonesia di Financial Club Jakarta, 13 Oktober 2003

Published in: Education, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,380
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
11
Actions
Shares
0
Downloads
36
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Philanthropy

  1. 1. DISKUSI KELOMPOK FILANTROPI BIDANG PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT Oleh Franciscus Welirang DALAM RANGKA SIMPOSIUM dan KONSULTASI NASIONAL FILANTROPI INDONESIA Tanggal 13 Oktober 2003 Di Function Room - Financial Club Graha Niaga - JAKARTA
  2. 2. FILANTROPI YAYASAN PERUSAHAAN NILAI NILAI HARAPAN HARAPAN MASY. LUAS PERUSAHAAN KARYAWAN DEFINISI POLA PHILANTHROPI DEVELOPMENT KEGIATAN YANG DIMINATI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MASALAH/ISSUE POLA & BENTUK LESSON LEARNED TANTANGAN KHUSUS ARAH KE DEPAN FW/SD/CORPORATE/10.03
  3. 3. FILANTROPI ADALAH: KEDERMAWANAN SOSIAL , YANG DIJALANKAN DALAM KERANGKA KESADARAN DAN KOMITMEN PERUSAHAAN DALAM MEWUJUDKAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN. FW/SD/CORPORATE/10.03 DEFINISI FILANTROPI Sumber : Profil dan Potensi Kedermawanan Perusahaan di Indonesia, PIRAC, April 2002 – Jakarta.
  4. 4. FW/SD/CORPORATE/10.03 <ul><li>DILAKSANAKAN LANGSUNG OLEH PERUSAHAAN MELALUI senior “Corporate Secretary atau Public Affair Manager” </li></ul><ul><li>MEMBENTUK YAYASAN PERUSAHAAN </li></ul><ul><li>BERMITRA DENGAN LEMBAGA SOSIAL : LSM, DEPSOS, DLL. </li></ul><ul><li>KONSORSIUM : Mendukung atau bergabung dalam suatu konsorsium. </li></ul><ul><li>KOMBINASI 1 – 4. </li></ul>POLA PELAKSANAAN FILANTROPI Sumber : Profil dan Potensi Kedermawanan Perusahaan di Indonesia, PIRAC, April 2002 – Jakarta.
  5. 5. NILAI YANG DIANUT YAYASAN : <ul><li>SOSIAL KARITATIF </li></ul><ul><li>NON PROFIT </li></ul><ul><li>BERHUBUNGAN DENGAN TUHAN. </li></ul><ul><li>HABIS – TDK KEMBALI. </li></ul><ul><li>INTEGRITAS : Tulus, jujur, optimis, berpikir positif, cinta pekerjaan. </li></ul><ul><li>KUNGGULAN : Profesional, berdaya juang, proaktif, menciptakan iklim yang mendukung. </li></ul><ul><li>KEPEDULIAN : Peka akan keb. Masyarakat, aktif memberdayakan mitra usaha, saling menghargai. </li></ul><ul><li>KEBERSAMAAN : Ciptakan hub. Yang harmonis, kebersamaan dlm mencapai tujuan, tumbuh bersama dgn. mitraUKM. </li></ul><ul><li>KETERBUKAAN : Bebas menyampaikan ide/gagasan, saling memberi & menerima kritik, saling percaya, ciptakan komunikasi dua arah </li></ul>FW/SD/CORPORATE/10.03 PERUSAHAAN ( CONTOH :Bogasari)
  6. 6. FW/SD/CORPORATE/10/03 HARAPAN-HARAPAN TERHADAP FILANTROPI <ul><li>DARI MASYARAKAT TERHADAP YAYASAN </li></ul><ul><li>PARTISIPASI DALAM KESEHATAN DAN SOSIAL </li></ul><ul><li>“ “ PENDANAAN PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>“ “ BIDANG KEAGAMAAN </li></ul><ul><li>“ “ PERBAIKAN LINGKUNGAN HIDUP </li></ul><ul><li>“ “ KEGIATAN SENI DAN BUDAYA </li></ul><ul><li>“ “ PEMBERDAYAAN EKONOMI RAKYAT </li></ul><ul><li>“ “ PENANGGULANGAN BENCANA & KONFLIK </li></ul><ul><li>“ “ BIDANG HAM DAN KEADILAN SOSIAL </li></ul><ul><li>“ “ PEMERINTAHAN DAN KEWARGAAN </li></ul>
  7. 7. <ul><li>DARI MASYARAKAT TERHADAP PERUSAHAAN </li></ul><ul><li>( Contoh pada PT ISM Tbk,- bogasari flour mills) </li></ul><ul><li>PANCA BAKTI Bogasari . </li></ul><ul><li>PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA </li></ul><ul><li>PERLINDUNGAN TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP </li></ul><ul><li>ENCOURAGING GOOD CORPORATE GOVERNANCE </li></ul><ul><li>HARMONISASI KEHIDUPAN SOSIAL </li></ul><ul><li>PEMBERDAYAAN EKONOMI </li></ul>HARAPAN-HARAPAN TERHADAP FILANTROPI FW/SD/CORPORATE/10/03
  8. 8. DARI MASYARAKAT TERHADAP KARYAWAN ★ AKTUALISASI DIRI DI BIDANG PELAYANAN DI MASYARAKATAN ★ AKTIF DALAM KEGIATAN KEMASYARAKATAN ★ MENJADI PELAKSANA KEGIATAN PERUSAHAANNYA DI LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL. HARAPAN-HARAPAN TERHADAP FILANTROPI FW/SD/CORPORATE/10/03
  9. 9. PROGRAM YANG DIMINATI FW/SD/CORPORATE/10.03 Sumber : Profil dan Potensi Kedermawanan Perusahaan di Indonesia, PIRAC, April 2002 – Jakarta. <ul><li>Bantuan untuk pengungsi </li></ul><ul><li>Bantuan, makananan, pakaian, obat-obatan, rehabilitasi perumahan dlsb. </li></ul>EMERGENCY <ul><li>Pemberian sembako kepada masyarakat sekitar </li></ul><ul><li>Bhakti sosial </li></ul><ul><li>Bantuan ke panti asuhan </li></ul>PELAYANAN SOSIAL <ul><li>Pelatihan manajemen dan pemasaran </li></ul><ul><li>Bantuan modal </li></ul><ul><li>Pembinaan petani dan pengrajin </li></ul><ul><li>Bantuan bibit tanaman atau hewa ternak </li></ul><ul><li>Bantuan dana penelitian praktis </li></ul>EKONOMI PRODUKTIF <ul><li>Penanaman pohon </li></ul><ul><li>Penghijauan taman kota </li></ul><ul><li>Pembersihan sungai </li></ul>LINGKUNGAN <ul><li>Perbaikan /pembangunan jalan dan jembatan </li></ul><ul><li>Pengadaan sarana air bersih </li></ul><ul><li>Pembangunan tempat ibadah </li></ul>PRASARANA DAN PERUMAHAN <ul><li>Pemberian award/penghargaan kpd seniman/budayawan dan olah ragawan </li></ul><ul><li>Bantuan untuk pementasan seni </li></ul><ul><li>Bantuan renovasi tempat wisata. </li></ul>SENI, OLAH RAGA DAN PARIWISATA <ul><li>Pelayanan kesehatan Cuma-Cuma </li></ul><ul><li>Bantuan obat dan pelayanan kesehatan </li></ul><ul><li>Bantuan produk perusahaan (obat dan makanan bergisi </li></ul>KESEHATAN <ul><li>Bantuan buku dan alat pendidikan </li></ul><ul><li>Program beasiswa </li></ul><ul><li>Bantuan dana penelitian </li></ul><ul><li>Perbaikan sarana sekolah </li></ul>RISET DAN PENDIDIKAN
  10. 10. PANDUAN DISKUSI <ul><li>MASALAH / ISSUE FILANTROPI </li></ul><ul><li>◙ MENUMBUHKAN KETERGANTUNGAN </li></ul><ul><li>◙ KEGIATAN “BELAS KASIHAN” SEMATA” </li></ul><ul><li>◙ BERSIFAT “AD HOC” (sesaat). </li></ul><ul><li>◙ PEMERINTAH = SEBAGAI SUPER INSTITUSI PENGHELA. </li></ul>FW/SD/CORPORATE/10/03
  11. 11. 2. ISSUE PEMBERDAYAAN EKONOMI ◒ KEMAMPUAN EKONOMI YANG RENDAH ◒ ANGGAPAN BAHWA “PEMBERDAYAAN EKONOMI” ADALAH TUGAS PEMERINTAH ◒ KEPEDULIAN DUNIA USAHA YANG RENDAH (dianggap tdk terkait dengan lini bisnis). ◒ INFRASTRUKTUR DAN JARINGAN BISNIS DI MASYARAKAT YANG RENDAH PANDUAN DISKUSI FW/SD/CORPORATE/10/03
  12. 12. 3. ISU PEMBERDAYAAN UNTUK MASYARAKAT RENTAN DAN TERPENCIL ◆ PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR OLEH PEMERINTAH ◆ PELIBATAN AKTIF DUNIA USAHA ( BY GEOGRAFIS) ◆ PROGRAM TERPADU ANTARA PEMERINTAH / DUNIA USAHA/MASYARAKAT: NURSURY PROGRAM : AWAL REINFORCMENT PROGRAM PENGEMBANGAN BISNIS . PANDUAN DISKUSI FW/SD/CORPORATE/10/03
  13. 13. PELAJARAN YANG DAPAT DIPETIK DARI PENGALAMAN LALU ▄ BERSIFAT PROYEK, TIDAK BERKESINAMBUNGAN – DANA HABIS, KEGIATAN JUGA MANDEK ▄ MINIMNYA PARTISIPASI MASYARAKAT SEHINGGA KEGIATAN TIDAK MENGAKAR POGRAM BERSIFAT TOP DOWN LOKAL NEED ASSESMENT TERABAIKAN ▄ MINIMNYA PELIBATAN DUNIA USAHA LOKAL /SEKITAR SEHINGGA TIDAK SUSTAINABLE. PANDUAN DISKUSI FW/SD/CORPORATE/10/03
  14. 14. POLA DAN BENTUK BANTUAN FILANTROPI UNTUK PEMBERDAYAAN 1. MERUBAH PARADIGMA ◘ MEMBANGUN KEMANDIRIAN BUKAN KETERGANTUNGAN ◘ FILANTROPI ADALAH INVESTASI SOSIAL MENUJU KESEJAHTERAAN BERSAMA ◘ MERUBAH DARI “AD HOC” KE STRATEGISC & SUSTAINABLE 2. POLA DAN BENTUK FILANTROPI UNTUK PEMBERDAYAAN ◘ Lihat matriks Filantropi Dev. David Grayson, mark vermilion dan PACT- USA ◘ KETERLIBATAN TERPADU : PEMERINTAH+DUNIA USAHA+ MASYARAKAT. (Giving end +Chanelling agents + Receiving end). PANDUAN DISKUSI FW/SD/CORPORATE/10/03
  15. 15. Resource : The above diagram represents the work of David Grayson, Mark Vermilion (USA) and PACT (USA) PHILANTRHROPY DEVELOPMENT FW/SD/CORPORATE/10.03 PART OF BUSINESS BUSINESS-LINKED GUIDELINES IN PLACE GUIDELINES IN PLACE CHAIRMAN’S WHIM DRIVERS ONGOING PART OF BUSINESS MANAGEMENT/GOALS AND APPRAISALS. NURTURING AND CAPACITY BUILDING OF NGOs ASSISSTANCE ON SPECIFIC ISSUES ON - OFF SUSTAINABILITY EMBEDDED IN PROFIT AND GROWTH GOALS BUSINESS RESOURCES CASH AND DONATION SKILL AND CASH MAINLY CASH OR GOODS CONTRIBUTION INTEGRATED INTO DAILY DECISION - MAKING INITIATING RESPONSIVE TO REQUESTS IN TARGET AREAS PASSIVE INITIATIVE INTEGRATED WITH BUSINESS DFUNCTION PART OF LINE STRUCTURE DETACHED, BUT LINKED TO BUSINESS INTERESTS DETACHED FROM BUSINESS ACTIVITIES STRUCTURE INGRAINED AT ALL MANAGEMENT LEVELS ENTREPRENEUR / CONSULTANTS MANAGER ADMINISTRATOR STAFF ORGANISATIONAL OWNERSHIP STRATEGIC SYSTEMATIC AD HOC STRATEGY DIRECT SELF - INTEREST LONG – TERM DIRECT SELF - INTEREST LONG-TERM SELF - INTEREST MORALITY MOTIVE HEALTHY BUSINESS ENVIRONMENT COMMUNITY INVESTMENT STRATEGIC PHILANTHROPY PHILANTHROPY PURPOSE 4 th Wave 3 rd Wave 2 nd Wave 1 ST Wave
  16. 16. terimakasih sukses selalu !! FW/SD/CORPORATE/10/03

×