Intervensi perilaku

2,528 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,528
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
11
Actions
Shares
0
Downloads
28
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Intervensi perilaku

  1. 1. BEHAVIOR THERAPY  Pengertian: Merupakan penerapan secara sistematis prinsip-prisip perilaku untuk menghasilkan perubahan perilaku (prinsip yang digunakan dalam terapi ini adalah prinsip belajar)  Perilaku adaptif maupun malapadtif terjadi melalui prinsip yang sama yaitu melalui pembelajaran orang terhadap stimulus yang ditampilkan oleh lingkungannya  Fokus dari terapi perilaku adalah kepada perilaku yang dapat diukur atau diamati
  2. 2. Terapi perilaku mempunyai tujuan untuk: 1. Meningkatkan atau memelihara perilaku adaptif 2. Mengurangi atau menghilangkan perilaku maladaptif 3. Mengurangi atau menghilangkan perilaku yang berlebihan
  3. 3. Bentuk-bentuk proses pembelajaran 1. Operant Conditioning Menurut prinsip ini bahwa perilaku manusia ditentukan oleh penguat positif dan negatif, ada 4 prinsip belajar yang tercakup dalam operant conditioning, yaitu: a. Pemberian penguat positif setelah terjadinya perilaku akan memperkuat atau meningkatkan perilaku tersebut(positive reinforcement) b. Menghilangkan penguat positif setelah terjadinya perilaku yang tidak diinginkan, akan menurunkan atau menghilangkan perilaku tersebut. (negative punishment/respon cost). Lih hal 54 fischer
  4. 4. Samb…… c. Memberikan penguat negatif setelah terjadinya perilaku akan menurunkan atau menghilangkan perilaku (punishment) d. Menghindarkan penguat negatif setelah terjadinya perilaku akan meningkatkan perilaku (negatif reinforcement) 2. Respondent Conditioning Pembelajaran respondent ini disebut juga Classical Conditioning. Dalam terapi ini diutamakan kepada perilaku yang respondent yang berkaitan dengan faktor kejiwaan, seperti cemas, takut, phobia
  5. 5. Samb…. Prinsip belajar perilaku responden adalah “pairing” atau “asosiasi” (pemasangan) yaitu perilaku yang dipelajari secara konstan dipasangkan dengan perilaku atau peristiwa lain. Ada beberapa istilah yang perlu dipahami dalam mempelajari pembelajaran responden, yaitu: NS = neutral stimulus yaitu stimulus yang tidak menimbulkan atau membangkitkan perilaku UCS = unconditioned stimulus yaitu stimulus yang dapat membangkitkan perilaku innate atau tidak dipelajari Misalnya : Ditampar (UCS) Takut (UCR) UCR (unconditioned response) = Respon yang tidak dipelajari atau innate atau perilaku bawaan (Fischer, hal 20)
  6. 6. Samb……. CR = conditioned response adalah suatu respon baru yang dipelajari CS = conditioned stimulus yaitu stimulus netral yang dipasangkan dengan stimulus yang tidak dikondisikan akan dapat membangkitkan respon yang dikondisikan Misal : suara bell sebagai stimulus netral menjadi dipelajari (CS) karena terus menerus dipasangkan dengan UCS (rasa makanan di masa lalu), menjadi CR : percobaan anjing Pavlov hanya denger suara bell saja keluar air liur (CR)
  7. 7. Samb…… Prinsip pembelajaran perilaku responden diantaranya dilakukan melalui: a. Counterconditioning yaitu mengkondisikan respon baru untuk menggantikan respon lama yang sifatnya maladaptif (respon menghindar) terhadap stimulus yang sama. Prinsip ini didasari oleh asumsi bahwa orang tidak akan memberikan dua respon yang bertentangan pada stimulus dalam waktu yang bersamaan (misal: orang tidak dapat merasakan cemas pada saat sedang santai)
  8. 8. Samb….. b. Modeling Perubahan perilaku terjadi karena hasil pengamatan terhadap perilaku orang lain. Pembelajaran terjadi melalui peniruan. Modeling dilakukan untuk mengembangkan perilaku baru
  9. 9. Beberapa teknik terapi perilaku yang sering digunakan: 1. Assertive training digunakan untuk merubah perilaku maladapti khususnya dalam hubungan interpersonal (perilaku agresif atau malu) 2. Behavior rehearsal digunakan untuk mengembangkan perilaku coping klien (melalui role playing) 3. Systematic desensitization digunakan untuk membantu orang mengatasi rasa cemas yang berlebihan ketika menghadapi suatu stimulus dengan cara membayangkan stimulus yang membangkitkan rasa cemas tersebut ketika sedang dalam keadaan santai 4. In vivo desensitization intinya sama dengan systematic desensitization tetapi stimulus yang dihadapi adalah stimulus nyata 5. Covert sensitization digunakan untuk mengatasi perilaku yang berlebihan (misal : nafsu makan tinggi) dengan cara membayangkan konsekuensi yang tidak menyenangkan yang menyertai perilaku maladaptif
  10. 10. Beberapa teknik terapi perilaku yang sering digunakan: 1. Assertive training digunakan untuk merubah perilaku maladapti khususnya dalam hubungan interpersonal (perilaku agresif atau malu) 2. Behavior rehearsal digunakan untuk mengembangkan perilaku coping klien (melalui role playing) 3. Systematic desensitization digunakan untuk membantu orang mengatasi rasa cemas yang berlebihan ketika menghadapi suatu stimulus dengan cara membayangkan stimulus yang membangkitkan rasa cemas tersebut ketika sedang dalam keadaan santai 4. In vivo desensitization intinya sama dengan systematic desensitization tetapi stimulus yang dihadapi adalah stimulus nyata 5. Covert sensitization digunakan untuk mengatasi perilaku yang berlebihan (misal : nafsu makan tinggi) dengan cara membayangkan konsekuensi yang tidak menyenangkan yang menyertai perilaku maladaptif

×