Bunyi

13,552 views

Published on

materi pembelajaran ipa

Published in: Education
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
13,552
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
708
Actions
Shares
0
Downloads
493
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bunyi

  1. 1. Gita Nurul Puspita, M. Pd.
  2. 2. <ul><li>Standar Kompetensi </li></ul><ul><li>6. Memahami konsep dan penerapan getaran, gelombang, dan optika dalam produk teknologi sehari-hari. </li></ul><ul><li>Kompetensi Dasar </li></ul><ul><li>6.2. Menerapkan konsep bunyi dalam kehidupan sehari-hari </li></ul>
  3. 3. <ul><li>Tujuan Pembelajaran </li></ul><ul><li>Setelah melakukan kegiatan pembelajaran, siswa dapat: </li></ul><ul><li>Memahami sumber-sumber bunyi; </li></ul><ul><li>Memahami perambatan bunyi di udara; </li></ul><ul><li>Memahami perambatan bunyi melalui zat padat; </li></ul><ul><li>Memahami peristiwa resonansi; </li></ul><ul><li>Memahami pemantulan bunyi. </li></ul>
  4. 4. <ul><li>Gelombang yang merambat pada frekuensi tertentu akan menggetarkan gendang telingamu lalu memberikan informasi ke otak sebagai suara atau bunyi tertentu. </li></ul><ul><li>Gelombang bunyi termasuk ke dalam gelombang longitudinal, mengapa? </li></ul><ul><li>Apa medium perambatan bunyi? </li></ul><ul><li>Bunyi dihasilkan dari sumber getaran dalam suatu medium ( Sound is produced by any vibrating source placed in a medium) . </li></ul>Gambar 1. Telinga Manusia
  5. 5. Bunyi tidak dapat merambat jika tidak ada udara. Bel masih berbunyi ketika masih ada udara, tapi bila udara dipompa keluar dari botol, bunyi bel perlahan menghilang.
  6. 6. Bunyi yang terdengar bergantung pada jarak antara sumber bunyi dan pendengar. Jarak yang ditempuh bunyi tiap satuan waktu disebut cepat rambat bunyi (v). Secara matematis, hal itu dituliskan sebagai berikut. dengan : v = cepat rambat gelombang bunyi (m/s), s = jarak sumber bunyi dengan pengamat (m), t = waktu tempuh (s). Oleh karena bunyi merupakan suatu bentuk gelombang, dapat dituliskan: CONTOH SOAL dapat dipelajari di Buku Paket halaman 223
  7. 7. <ul><li>1. Seorang anak berteriak ke dalam sumur yang kosong, selang waktu 0,2 s dia mendengar bunyi pantulnya. Jika dasar sumur ke arah tersebut 32 m, cepat rambat bunyi saat itu adalah .... (UN 2007) </li></ul><ul><li>a. 160 m/s </li></ul><ul><li>b. 320 m/s </li></ul><ul><li>c. 550 m/s </li></ul><ul><li>d. 1.500 m/s </li></ul><ul><li>2. Gelombang bunyi merambat di udara dengan kecepatan 300 m/s. Jika panjang gelombangnya 25 cm, berapakah frekuensi gelombang tersebut? </li></ul>
  8. 8. <ul><li>Apa saja yang dapat menjadi sumber bunyi? </li></ul><ul><li>Pernahkah kamu mendengarkan bunyi rel kereta api pada saat kereta api mau lewat? Ketika kereta api akan tiba, terdengar suara gemuruh dari kereta, walaupun keretanya belum terlihat. Suara kereta yang belum kelihatan juga dapat kamu dengar melalui rel kereta api. </li></ul><ul><li>Cepat rambat bunyi di udara berbeda dengan cepat rambat bunyi pada rel kereta api (zat padat). Manakah yang lebih cepat? </li></ul>Gambar 2. Bunyi Kereta Api yang Melintas
  9. 10. <ul><li>Berdasarkan frekuensinya bunyi dikelompokkan menjadi apa? </li></ul><ul><li>Manakah yang dapat didengar manusia? </li></ul>
  10. 11. <ul><li>Berdasarkan frekuensinya, bunyi dikelompokkan menjadi: </li></ul><ul><li>Infrasonik, frekuensi < 20 Hz </li></ul><ul><li>Ultrasonik, frekuensi > 20.000 Hz </li></ul><ul><li>Audiosonik, frekuensi 20 – 20.000 Hz </li></ul>Gambar 3. Daerah Frekuensi
  11. 12. <ul><li>Apa perbedaan desah dan nada? </li></ul><ul><li>Tiga garputala (A, B, C) berada dalam jarak yang dekat, garputala A dan B memiliki frekuensi yang sama sedangkan C berbeda. Jika garputala A dipukul manakah garputala yang akan berbunyi? </li></ul>
  12. 13. <ul><li>Desah: Frekuensi bunyi yang tidak teratur, misalnya suara banyak orang di pasar. </li></ul><ul><li>Nada: Frekuensi bunyi yang teratur. </li></ul><ul><li>Jika 2 garputala berbeda frekuensinya digetarkan, garputala yang frekuensinya lebih besar akan menghasilkan nada lebih tinggi. </li></ul>
  13. 14. <ul><li>Ketika dua garputala A dan B yang frekuensinya sama dipukul, getaran mengusik udara di sekitar sehingga garputala yang frekuensinya sama dan jaraknya dekat bergetar dan berbunyi. </li></ul><ul><li>Garputala yang berbeda frekuensinya tidak akan bergetar dan berbunyi. </li></ul>Gambar 4. Resonansi pada Garputala
  14. 15. <ul><li>Bunyi datang, bunyi pantul, dan garis normal terletak pada bidang yang sama; </li></ul><ul><li>Besar sudut datang (  ) sama dengan besar sudut pantul (  ). </li></ul>Gambar 5. Skema Pemantulan Bunyi
  15. 16. <ul><li>Sifat pemantulan bunyi sangat penting bagi beberapa hewan, seperti kelelawar. </li></ul><ul><li>Pemantulan gelombang bunyi ultrasonik digunakan manusia untuk mengukur panjang gua dan kedalaman lautan atau danau. </li></ul><ul><li>Bunyi pantul yang diterima telah menempuh dua kali perjalanan, yaitu dari sumber bunyi ke pemantul dan dari pemantul ke penerima atau pendengar. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke pemantul adalah ½ t . Oleh karena itu, jarak yang ditempuh oleh bunyi yang dipantulkan dapat ditulis sebagai berikut. </li></ul>CONTOH SOAL dapat dipelajari di Buku Paket halaman 229
  16. 17. <ul><li>Prinsip pemantulan bunyi digunakan untuk mengukur kedalaman laut. Bunyi pantul terdengar 0,2 sekon setelah bunyi aslinya. Jika cepat rambat bunyi dalam air laut 1.500 m/s, hitunglah kedalaman air laut tersebut. </li></ul>
  17. 18. <ul><li>Gaung (kerdam): bunyi pantul yang hanya terdengar sebagian bersamaan dengan bunyi asli. Contoh ketika berteriak di gedung </li></ul><ul><li>Bunyi asli : mer - de - ka </li></ul><ul><li>Bunyi pantul : mer - de - ka </li></ul><ul><li>Gema: bunyi pantul akan terdengar beberapa saat setelah bunyi asli. </li></ul><ul><li>Bunyi asli : mer - de - ka </li></ul><ul><li>Bunyi pantul : mer - de - ka </li></ul>
  18. 19. <ul><li>Faktor-faktor yang mempengaruhi frekuensi nada alamiah sebuah senar/ dawai: </li></ul><ul><li>Panjang senar; </li></ul><ul><li>Luas penampang; </li></ul><ul><li>Tegangan senar; </li></ul><ul><li>Massa jenis senar. </li></ul>
  19. 20. <ul><li>Teks dan Gambar: </li></ul><ul><li>Karim, S., et al . 2008. Belajar IPA Membuka Cakrawala Alam Sekitar . Jakarta: Pusat Perbukuan. </li></ul><ul><li>Wasis dan Irianto, S. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam SMP dan MTs Kelas VIII . Jakarta: Pusat Perbukuan. </li></ul><ul><li>Video </li></ul><ul><li>http://www.youtube.com </li></ul>

×