Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kerajaan Budha di Indonesia lengkap

29,786 views

Published on

Ini aku bantu semoga bermanfaat yaa.. :D lumayan lengkap kok kerajaan budha di indoesia jgn lupa follow lho yaa..kan udah di baantu :D thank you

Published in: Education
  • Be the first to comment

Kerajaan Budha di Indonesia lengkap

  1. 1. Kerajaan Budha di Indonesia
  2. 2. Nama Kelompok: Gifta Nasweety.F(12) Ella Putri Rahayu(05) Herlina Kusuma Wardani(14) Violandita Ajeng Pangestu(23) Jullanar Alsyarifah(16) Dinda Monica.s(25) Dwi Angga Pangestu(04)
  3. 3. LOKASI KERAJAAN SRIWIJAYA Kerajaan Sriwijaya berdiri pada akhir abad ke-7 M. ada 4 versi tentang lokasi kerajaan Sriwijaya, yakni : 1. Pusat kerajaan Sriwijaya di Palembang karena banyak di temukan prasasti Sriwijaya dan adanya sungai Musi yang strategis untuk perdagangan. 2. Letak Sriwijaya di Minangatamwan yaitu daerah pertemuan sungai Kampar kiri dan Kampar kanan yang di perkirakan daerah Binanga yaitu terletak di Jambi juga strategis untuk perdagangan. 3. Sekitar Aceh 4. Riau, dengan di temukannya peninggalan kerajaan Sriwijaya yaitu candi Muara Takus.
  4. 4. SUMBER SEJARAH KERAJAAN SRIWIJAYA Adapun sumber sejarah kerajaan Sriwijaya antara lain : 1. Berita China Dinasti Tang disebutkan bahwa di pantai timur Sumatra selatan telah berdiri sebuah kerajaan yang disebut She-li-fo-she.Pendeta Buddha dari China, I-Tsing juga pernah singgah di Sriwijaya pada tahun 685 M untuk menerjemahkan kitab suci agama Buddha selama 4 tahun di bawah bimbingan Sakyakirti. 2. Berita Arab dikatakan oleh Ibh Hordadbeh bahwa raja Zabag banyak menghasilkan emas setiap tahunnya seberat 206 kg emas. 3. Berita India Kerajaan Sriwijaya pernah menjalin hubungan dengan raja-raja dari kerajaan yang ada di India seperti dengan Kerajaan Nalanda, dan Kerajaan Chola 4. Berita Dalam Negeri Dari dalam negeri, terdapat sumber sejarah berupa prasasti-prasasti.
  5. 5. Struktur Pemerintahan Kekuasaan tertinggi di Kerajaan Sriwijaya dipegang oleh raja. Untuk menjadi raja, ada tiga persyaratan yaitu: 1.Samraj, artinya berdaulat atas rakyatnya. 2.Indratvam, artinya memerintah seperti Dewa Indra yang selalu memberikan kesejahteraan pada rakyatnya. 3.Ekachattra. Eka berarti satu dan chattra berarti payung. Kata ini bermakna mampu memayungi (melindungi) seluruh rakyatnya. senapati yang bertugas sebagai panglima perang (pemimpin tentara).
  6. 6. Silsilah Para Raja Kerajaan Sriwijaya 1. Dapunta Hyang Sri Jayanaga (Prasasti Kedukan Bukit 683 M, Prasasti Talangtuo 684 M) 2. Sri Indrawarman (berita Cina, 724 M) 3. Rudrawikrama (berita Cina, 728 M) 4. Wishnu (Prasasti Ligor, 775 M) 5. Maharaja (berita Arab, 851 M) 6. Balaputradewa (Prasasti Nalanda, 860 M) 7. Sri Udayadityawarman (berita Cina, 960 M) 8. Sri Udayaditya (Berita Cina, 962 M) 9. Sri Cudamaniwarmadewa (Berita Cina, 1003. Prasasti Leiden, 1044 M) 10. Maraviyatunggawarman (Prasasti Leiden, 1044 M) 11. Sri SanggramaWijayatunggawarman (Prasasti Chola, 1004 M)
  7. 7. Keadaan Sosial Ekonomi Kerajaan Sriwijaya karena letaknya yang strategis dalam lalu lintas perdagangan internasional menyebabkan masyarakatnya lebih terbuka dalam menerima berbagai pengaruh asing. Masyarakat Sriwijaya juga telah mampu mengembangkan bahasa komunikasi dalam dunia perdagangannya,Masyarakatnya ramah dan terbuka.
  8. 8. Perdagangan di Kerajaan Sriwijaya
  9. 9. Faktor Pendorong Berkembangnya Kerajaan Sriwijaya • Letaknya yang strategis di Selat Malaka yang merupakan jalur pelayaran dan perdagangan internasional. • Kemajuan kegiatan perdagangan antara India dan Cina melintasi selat Malaka. • Keruntuhan Kerajaan Funan di Vietnam Selatan memberikan kesempatan bagi perkembangan Sriwijaya sebagai negara maritim (sarwajala) yang selama abad ke-6 dipegang oleh kerajaan Funan.
  10. 10. 3. Aspek kehidupan social Kerajaan Sriwijaya karena letaknya yang strategis dalam lalu lintas perdagangan internasional menyebabkan masyarakatnya lebih terbuka dalam menerima berbagai pengaruh asing.
  11. 11. SRIWIJAYA PUSAT AGAMA BUDDHA DI ASIA TENGGARA • Seorang bhiksu Buddha dari Cina, I-tsing pada abad ke-7 singgah di Sriwijaya untuk belajar bahasa Sansekerta. • Tahun 717 seorang pendeta Tantris, Wajrabodhi dan Amoghawajra datang ke Sriwijaya. • Tahun 1011 - 1023 M datang pendeta dari Tibet, Attisa untuk belajar agama Budha kepada Guru Besar Sriwijaya, Dharmakirti. • Seorang guru agama Buddha yang terkenal di Sriwijaya adalah Sakyakirti yang menulis buku berjudul Hastadandasastra.
  12. 12. PRASASTI-PRASASTI SRIWIJAYA 1. Prasasti Kedukan Bukit 2. Prasasti Talang Tuwo 3. Prasasti Kota Kapur 4. Prasasti Telaga Batu 5. Prasasti Karang Birahi 6. Prasasti Nalada
  13. 13. Prasasti berangka tahun 683 M itu menyebutkan bahwa raja Sriwijaya bernama Dapunta Hyang yang membawa tentara sebanyak 20.000 orang berhasil menundukan Minangatamwan. Dengan kemenangan itu, Kerajaan Sriwijaya menjadi makmur. Daerah yang dimaksud Minangatamwan itu kemungkinan adalah daerah Binaga yang terletak di Jambi. Daerah itu sangat strategis untuk perdagangan.
  14. 14. • Berangka tahun sama yaitu 686 Masehi. • Isi kedua prasasti itu juga hampir sama, yaitu permintaan kepada dewa yang menjaga Sriwijaya dan untuk menghukum setiap orang yang bermaksud jahat terhadap Sriwijaya. • Berdasarkan kedua prasasti itu dapat disimpulkan bahwa daerah Bangka dan daerah Maringin (Melayu) telah ditaklukkan oleh Sriwijaya. • Sementara itu sang raja juga berusaha menaklukkan “bhumi jawa” atau Tarumanegara.
  15. 15. Ditemukan di India dan berangka tahun 1006 M. Prasasti ini dikeluarkan oleh raja kerajaan Cola yang bernama Rajakesariwarman yang dikenal dengan Raja raja I. Isinya menyebutkan bahwa pada tahun 1006 M, Marawijayatunggawarman meresmikan wihara di India yang diberi nama Cudamaniwarmavihara atas ijin dari Rajakesariwarman, raja-raja I dari Cola. Piagam Leinden
  16. 16. PRASASTI NALANDA Prasasti itu menyebutkan Raja Balaputra Dewa sebagai Raja terakhir dari Dinasti Syailendra yang terusir dari Jawa Tengah akibat kekalahannya melawan Kerajaan Mataram dari Dinasti Sanjaya. Dalam prasasti itu, Balaputra Dewa meminta kepada Raja Nalanda agar mengakui haknya atas Kerajaan Syailendra. Di samping itu, prasasti ini juga menyebutkan bahwa Raja Dewa Paladewa berkenan membebaskan 5 buah desa dari pajak untuk membiayai para mahasiswa Sriwijaya yang belajar di Nalanda.
  17. 17. Peninggalan Candi di Sriwijaya
  18. 18. Borobudur Muaratakus Sewu Kalasan
  19. 19. FAKTOR PENYEBAB KEMUNDURAN DAN KERUNTUHAN a) Berulang kali diserang kerajaan Colomandala dari India. b) Kerajaan taklukan Sriwijaya banyak yang melepaskan diri dari kekuasaannya. Misalnya Ligor, Tanah Kra, Kelantan, Pahang, Jambi dan Sunda. c) Terdesak perkembangan kerajaan di Thailand yang meluaskan pengaruhnya ke arah selatan (semenanjung Malaya). d) Terdesak pengaruh kerajaan Singosari yang menjalin hubungan dengan kerajaan Melayu ( di Jambi). e) Mundurnya perekonomian dan perdagangan Sriwijaya karena Bandar-bandar pentingnya sudah melepaskan diri dari Sriwijaya. f) Kemungkinan juga tidak adanya raja yang cakap dan berwibawa untuk memimpin kerajaan sebagai akibat dari kurangnya pengaderan. g) Serangan Majapahit dalam upaya penyatuan nusantara tahun 1337 M.
  20. 20. Thank You.. By: Ella Putri Rahayu Gifta Nasweety.F
  21. 21. Sumber • http://www.authorstream.com/Presentation/ alya_sabila3-1789920-kerajaan-sriwijaya • http://www.slideshare.net/adithyawien/keraj aan-sriwijaya-ppt By:Ella Putri Rahayu
  22. 22. Daftar Google  http://www.zonasiswa.com/2014/05/sejarah-kerajaan- sriwijaya.html  http://sejarahbudayanusantara.weebly.com/keraja an-sriwijaya.html  Slide share By:Gifta Nasweety

×