1BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangKondisi lingkungan terus berubah, dan ilmu pengetahuan terus berkembang. Pesatnyaperkem...
2BAB IIPEMBAHASAN2.1 Polusi UdaraA. Pengertian Polusi UdaraPolusi udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, ...
3reaksi fotokimia (reaksi yang dikatalis oleh cahaya matahari) membentuksenyawa-senyawa seperti formaldehid dan peroksiase...
4ISPU merupakan hasil pemantauan konsentrasi rata-rata berbagai polutan udaraselama periode 24 jam. Jenis polutan yang dip...
5dijumpai adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), termasuk di antaranyaasma, bronchitis, dan gangguan pernapasan la...
6F. Upaya Penanggulangan Polusi UdaraPenanggulangan polusi udara tidak dapat dilakukan tanpa menanggulangipenyebabnya. Mem...
72.2 Polusi AirA. Pengertian Polusi AirPolusi air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air sepertida...
8C. Sumber – Sumber Polusi AirSumber polusi air dapat dibedakan menjadi sumber langsung (point sources)dan sumber tidak la...
9Kandungan logam berat, seperti timbale, merkuri, sianida, dan cadmium,menunjukkan telah terjadi polusi.Oksigen terlarut (...
10manusia atau dapat menyebabkan kanker. Sejumlah besar limbah dari sungai akan masukke laut. Polutan ini dapat merusak ke...
115. Tindakan tegas terhadap perilaku pencemaran lingkungan.6. Memberikan kesadaran terhadap masyaratkat tentang arti ling...
122.3 Polusi TanahA. Pengertian Polusi TanahPolusi tanah / pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan kimia buatan manu...
13merupakan sumber polutan di tanah karena menghasilkan berbagai sampah padat.Selain sampah padat, beberapa industri juga ...
14mata dan ruam kulit untuk paparan bahan kimia yang disebut di atas. Yang jelas,pada dosis yang besar, polusi tanah dapat...
15Sedangkan sampah anorganik yang tidak dapat diurai oleh mikroorganisme. Carapenanganan yang terbaik dengan mendaur ulang...
161. Sampah organik yang dapat membusuk/diuraikan oleh mikroorganisme antaralain dapat dilakukan dengan mengukur sampah-sa...
172.4 Polusi SuaraA. Pengertian Polusi SuaraPolusi suara adalah gangguan pada lingkungan yang diakibatkan oleh bunyi ataus...
18C. Dampak Polusi SuaraTingkat pencemaran didasarkan pada kadar zat pencemar dan waktu (lamanya)kontak. Menurut WHO, ting...
19Studi tersebut menghubungkan permasalahan dalam mendengarkan, jugadipengaruhi oleh kebisingan. Selain itu, suara gaduh j...
20Pada dasarnya pengendali bising aktif adalah peredam bising denganmenggunakan sumber suara yang dikendalikan dan melawan...
21kebisingan di jalanan. Karena melihat kenyataan sekarang ini, setiap individu tidaklepas dari kendaraan bermotor. Dari s...
22BAB IIIPENUTUP3.1 KesimpulanDari berbagai pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa polusidapat mengancam kehidup...
23DAFTAR PUSTAKAErnawati, DKK. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMK dan MAK Kelas XI. Jakarta:ErlanggaAnonim. 2010. http:...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Makalah Polusi

17,891 views

Published on

Makalah yang berisi Polusi Air, Tanah, Udara, Suara

Published in: Education
0 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
17,891
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
289
Comments
0
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Makalah Polusi

  1. 1. 1BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangKondisi lingkungan terus berubah, dan ilmu pengetahuan terus berkembang. Pesatnyaperkembangan ilmu pengetahuan ada yang menimbulkan kerusakan lingkungan. Kerusakanlingkungan diakibatkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah polusi.Polusi atau pencemaran menurut UU RI No. 23 Tahun 1997 adalah masuknya ataudimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkunganoleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun dan tidak dapat berfungsi sesuaiperuntukannya. Lingkungan yang mengalami pencemaran akan memberikan dampak negatifbagi makhluk hidup yang hidup di dalamnya.1.2 Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang di atas, saya membuat rumusan masalah:1. Apa saja jenis – jenis polusi yang terjadi di sekitar lingkungan?2. Bagaimana cara menanggulangi polusi yang ada di sekitar lingkungan?1.3 Tujuan MakalahTerdapat tujuan makalah yaitu:1. Memenuhi salah satu tugas mata pelajaran IPA.2. Untuk mengetahui jenis – jenis polusi.3. Untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi polusi yang terjadi di sekitar lingkungan.1.4 Manfaat MakalahMenambah pengetahuan tentang polusi dan bahayanya, serta dapat mengetahui caramenanggulangi polusi.
  2. 2. 2BAB IIPEMBAHASAN2.1 Polusi UdaraA. Pengertian Polusi UdaraPolusi udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, ataubiologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia,hewan dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti.B. Polutan UdaraPolusi udara atau pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh polutan darisumber-sumber alami atau oleh kegiatan manusia.Polutan udara dapat dibedakan menjadi polutan primer dan polutan sekunder.Polutan primer ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara, contohnyakarbon monoksida (CO) dan sulfur dioksida (SO2). Polutan sekunder terventuk darireaksi polutan primer di atmosfer, contohnya sulfur trioksida (SO3), dan ozon (O3).Beberapa kelompok polutan/pencemar utama di udara adalah sebagai berikut:- Materi partikulat, terdiri atas berbagai partikel padat (debu) dan cair (kabut)yang tersuspensi di udara. Contoh: partikel tanah, serbuk sari, partikel asbes,timbale, besi, timah, tembaga, dan tetesan asam sulfat (H2SO4).- Nitrogen oksida, terdapat dalam bentuk senyawa nitril oksida (NO), nitrogenoksida (NO2), dan nitrat oksida (N2O). nitrogen dioksida merupakan gas yangberwarna cokelat kemerahan dan di atmosfer dapat bereaksi menjadi asam nitrat(HNO3)- Sulfur oksida, polutan utamanya ialah SO2 atau sulfur dioksida yang merupakangas tidak berwarna dengan bau yang kuat. Sulfur dioksida dapat bereaksi diatmosfer membentuk sulfur trioksida (SO3). Sulfur trioksida dapat bereaksidengan air menghasilkan asam sulfat (H2SO4).- Karbon oksida, terdiri atas gas karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida(CO2). Kedua gas ini tidak berbau, tidak berwarna dan tidak berasa.- Hidrokarbon, adalah kelompok berbagai senyawa organik yang hanyamengandung hidrogen dan karbon. Sebagian besar hidrokarbon merupakansenyawa organic yang mudah menguap (volatile organic compound). Contoh:metan (CH4) dan benzene (C6H6). Hidrokarbon di atmosfer dapat mengalami
  3. 3. 3reaksi fotokimia (reaksi yang dikatalis oleh cahaya matahari) membentuksenyawa-senyawa seperti formaldehid dan peroksiasetilnitrat (PAN).- Ozon, merupakan senyawa penting yang melindungi manusia dan makhluk hiduplain dari bahaya radiasi sinar UV matahari dan berada di lapisan stratosfer. Namunozon juga dapat terbentuk dari hasil aktivitas manusia dan menjadi polutan. Ozonyang merupakan polutan adalah ozon yang ada di lapisan troposfer. Ozon tersebutterbentuk dari reaksi fotokimia antara senyawa hidrokarbon dan nitrogen oksida diatmosfer.- Suara, dapat dianggap sebagai polutan di udara apabila mengganggu. Polusi yangdisebabkan oleh suara dikenal sebagai polusi suara atau kebisingan.C. Sumber – Sumber Polusi UdaraPolusi udara dapat terjadi di luar ruangan (outdoor pollution) dan di dalam ruangan(indoor pollution). Polusi udara yang terdapat di luar ruangan dapat bersumber darikegiatan manusia atau dari sumber alami, sedangkan polusi udara di dalam ruanganterutama bersumber dari kegiatan manusia. Contoh sumber-sumber polusi udara yangada di luar ruangan adalah letusan gunung berapi, kebakaran hutan, pembakaranbahan bakar fosil (terutama batu bara) oleh industri (terutama industri kimia, industrimetal, dan industri kertas), serta pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor.Contoh sumber-sumber polusi udara yang ad di dalam ruangan adalah bahan-bahanbaku bangunan, senyawa-senyawa pembersih, asap rokok, perapian, kompor gas dankompor minyak tanya, serta produk-produk perawatan tubuh dan pakaian.D. Indikator Polusi Udaraa. Indikator FisikIndikator fisik yang dapat digunakan untuk mengetahui adanya polusi udaraadalah sifat-sifat udara yang dapat diamati. Udara yang bersih seharusnya tidakberwarna dan tidak berbau. Adanya warna atau bau pada udara menunjukkanadanya polutan. Meski demikian, banyak polutan udara yang tidak berwarna dantidak berbau sehingga sulit dideteksi secara fisik.b. Indikator KimiaPapan ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) dipasang di jalan utama berbagaikota besar di Indonesia untuk memberikan informasi kepada masyarakatmengenai kualitas udara di wilayah sekitarnya. Data yang ditampilkan pada papan
  4. 4. 4ISPU merupakan hasil pemantauan konsentrasi rata-rata berbagai polutan udaraselama periode 24 jam. Jenis polutan yang dipantau antara lain karbon monoksida,sulfur dioksida, nitrogen oksida, ozon dan materi partikulat (debu). Konsentrasisenyawa-senyawa polutan itu sendiri di udara dapat menjadi indikator polusiudara, yaitu indikator kimia.c. Indikator BiologiMakhluk hidup yang rentan pada perubahan konsentrasi zat polutan di udara dapatdijadikan indikator biologi. Contoh indikator biologi untuk mengamati tingkatpolusi udara adalah lumut kerak (Lichenes). Indikator lumut kerak:Kelompok Lumut KerakFruticoseCiriBerbentuk sepertijanggut, tumbuhmemanjang, berwarnakuning kecoklatan ataukehijauan.Indikator tingkat polusiTidak ada polusi (udarabersih)Foliose Tidak melekat eratdengan substrat (mudahdikelupas), berbentuklembaran, berwarnahijau, tumbuh melebar.RendahCrustose Melekat erat dengansubstrat, berwarna putihkehijauan, abukehijauan, atau jingga,tumbuh melebar.Sedang(Tidak ada lumut keraksama sekali)- tinggiE. Dampak Polusi Udara1. Dampak kesehatanSubstansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melaluisistem pernapasan. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantungkepada jenis pencemar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluranpernapasan bagian atas, sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapatmencapai paru-paru. Dari paru-paru, zat pencemar diserah oleh sistem peredarandarah dan menyebar ke seluruh tubuh. Dampak kesehatan yang paling umum
  5. 5. 5dijumpai adalah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), termasuk di antaranyaasma, bronchitis, dan gangguan pernapasan lainnya.2. Hujan asampH normal air hujan adalah 5,6 karena adanya CO2 di atmosfer. Polutan udaraseperti So2 dan NO2 bereaksi dengan air hujan membentuk adam dan menurunkanpH air hujan. Dampak dari hujan asam ini antara lain:Mempengaruhi kualitas air permukaanMerusak tanamanMelarutkan logam-logam berat yang terdapat dalam tanah sehinggamempengaruhi kualitas air tanah dan air permukaanBersifat korosif sehingga merusak material dan bangunan3. Efek rumah kacaEfek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2Odi lapisan troposfer yang menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan olehpermukaan bumi. Akibatnya panas terperangkap dalam lapisan troposfer danmenimbulkan fenomena pemanasan global4. Pemanasan globalDampak dari pemanasan global adalahPencairan es di kutubPerubahan iklim regional dan globalPerubahan siklus hidup flora dan fauna5. Kerusakan lapisan ozonLapisan ozon yang berada di stratosfer (ketinggian 20-35 km) merupakanpelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B darimatahari. Pembentukan dan penguraian molekul-molekul ozon (O3) terjadi secaraalami di stratosfer. Emisi CFC yang mencapai stratosfer dan bersifat sangat stabilmenyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih cepat daripembentukannya, sehingga terbentuk lubang-lubang pada lapisan ozon.Kerusakan lapisan ozon menyebabkan sinar UV-B matahari tidak terfilter dandapat mengakibatkan kanker kulit serta penyakit pada tanaman.
  6. 6. 6F. Upaya Penanggulangan Polusi UdaraPenanggulangan polusi udara tidak dapat dilakukan tanpa menanggulangipenyebabnya. Mempertimbangkan sector transportasi sebagai contributor utamapencemaran udara, maka sector ini harus mendapat perhatian utama.- Menyerukan kepada pemerintah untuk memperbaiki sistem transportasi yang adasaat ini, dengan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan terjangkauoleh public. Prioritas utama harus diberikan pada sistem transportasi missal dantidak berbasis kendaraan pribadi.- Juga menyerukan kepada pemerintah untuk segera memenuhi komitmennya untukmemberlakukan pemakaian bensin tanpa timbal.- Di sector industry, penegakan hokum harus dilaksanakan bagi industry pencemar.Solusi untuk mengatasi polusi udara kota terutama ditujukan pada pembenahan sectortransportasi, tanpa mengabaikan sector-sektor lain. Hal ini kita perlu belajar dari kota-kota besar lain di dunia, yang telah berhasil menurunkan polusi udara kota dan angkakesakitan serta kematian yang diakibatkan karenanya.1. Pemberian izin bagi angkutan umum kecil hendaknya lebih dibatasi, sementarakendaraan angkutan missal, seperti bus dan kereta api, diperbanyak.2. Pembatasan usia kendaraan, terutama bagi angkutan umum, perludipertimbangkan sebagai salah satu solusi. Sebab, semakin tua kendaraan,terutama yang kurang terawatt, semakin besar potensi untuk member kontribusipolutan udara.3. Potensi terbesar polusi oleh kendaraan bermotor adalah kemacetan lalu lintas dantanjakan. Karena itu, pengaturan lalu lintas, rambu-rambu, dan tindakan tegasterhadap pelanggaran berkendaraan dapat membantu mengatasi kemacetan lalulintas dan mengurangi polusi udara.4. Pemberian penghambat laju kendaraan di pemukiman atau gang-gang yang seringdiistilahkan dengan polisi tidur justru merupakan biang polusi. Kendaranbermotor akan memperlambat laju.5. Uji emisi harus dilakukan secara berkala pada kendaraan umum maupun pribadimeskipun secara uji petik (spot check). Perlu dipikirkan dan dipertimbangkanadanya kewenangan tambahan bagi polisi lalu lintas untuk melakukan uji emisi disamping memeriksa surat-surat dan kelengkapan kendaraan yang lain.6. Penanaman pohon-pohon yang berdaun lebar di pinggir-pinggir jalan, terutamayang lalu lintasnya padat serta di sudut-sudut kota, juga mengurangi polusi udara.
  7. 7. 72.2 Polusi AirA. Pengertian Polusi AirPolusi air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air sepertidanau, sungai, lautan, dan air tanah akibat aktivitas manusia.B. Polutan AirBeberapa kelompok polutan/pencemar utama di air adalah sebagai berikut:- Agen penyebab penyakit, adalah organism-organisme yang dapat menginfeksidan menyebabkan penyakit. Contoh: bakteri, virus, protozoa, dan cacing parasit.- Limbah yang memerlukan oksigen, terdiri atas berbagai limbah organic yangdapat diurai oleh bakteri aerob. Contoh: jenis limbah ini adalah kotoran manusiadan hewan, sisa-sisa tumbuhan, dan limbah industry (misalnya industirpengolahan makanan, kertas, dan minyak)- Bahan kimia organik, merupakan senyawa kimia yang mengandung atom karbon.Contoh: pestisida (misalnya DDT, aldrin, dieldrin, heptaklor, dan klordan),minyak, gasoline, plastic (vinil klorida), pelarut pada produk-produk pembersih(misalnya benzene, karbon tentraklorida, kloroform, dan trikloroetilen), deterjen,dan PCB (Poliklorinasi bifenil).- Nutrien tumbuhan, merupakan senyawa-senyawa kimmia yang dapatmenstimulasi pertumbuhan tumbuhan dan ganggang (algae). Contoh: nitrat, fosfat,dan ammonium.- Bahan kimia anorganik, polutan yang mengandung unsure kimia selain karbon,misalnya berbagai senyawa asam, senyawa garam-garaman, dan logam berat.Contoh: timbal (Pb), arsenic (As), dan merkuri (Hg).- Sedimen, adalah endapan berbagai partikel padat seperti partikel pasir, lempung,lumpur dan batuan di dasar perairan. Sedimen dapat menjadi polutan bagi airapabila jumlahnya berlebihan.- Bahan radioaktif, mengandung atom-atom dari senyawa isotop yang tidak stabilsehingga memancarkan radiasi secara spontan. Contoh bahan radioaktif yangumumnya menjadi polutan di air adalah radon, iodine, dan uranium.- Panas, polusi yang disebabkan panas disebut sebagai polusi termal. Panas dapatmenjadi polutan di air apabila berlebihan sehingga suhu perairan meningkatterlalu.
  8. 8. 8C. Sumber – Sumber Polusi AirSumber polusi air dapat dibedakan menjadi sumber langsung (point sources)dan sumber tidak langsung (nonpoint sources).Sumber langsung adalah sumber polusi yang membuang polutan di lokasispesifik melalui pipa, selokan, atau saluran pembuangan langsung menuju badan ataupermukaan air. Polusi dari sumber langsung cenderung mudah dideteksi karena lokasipembuangan polutannya spesifik. Contoh: [abrik, tempat pengolahan limbah,pertambangan, dan tangki minyak.Sumber tidak langsung adalah sumber polusi yang asalnya dari area lahan luasatau dari partikel-partikel yang terbawa udara, yang mencemari air melalui aliran airatau pengendapan senyawa dari atmosfer. Polusi ini sulit dideteksi. Contoh: aliranatau rembesan senyawa kimia dari lahan pertanian, peternakan, perkotaan, jalan raya,area parker, dan tempat penebangan hutan.D. Indikator Polusi Aira. Indikator FisikPerubahan fisik air, seperti kekeruhan, bau, warna, dan suhu, dapat menjadiindikator bagi polusi. Air yang bersih sesharusnya jernih (tidak keruh), tidakberbau, tidak berwarna, dan suhunya relatif sedang. Kekeruhan air dapat diukursecara sederhana menggunakan alat yang disebut cakram Secchi (secchi disc).Cakram Secchi ditandai dengan warna hitam dan putih. Kedalaman air di manacakram masih dapat dilihat dengan jelas menunjukkan tingkat penetrasi cahayapada perairan tersebut. Bau dan warna air dapat diamati secara langsung,sedangkan suhu dapat diukur dengan thermometer. Adanya baud an warna atauperubahan suhu ekstrim pada air dapat menunjukkan keberadaan senyawa kimiaatau polutan tertentu dalam air.b. Indikator KimiaKandungan senyawa-senyawa kimia dalam air dapat menjadi indikator terjadinyapencemaran/polusi air. Berikut ini beberapa contohnya:Kandungan nutrisi, nutrisi yang terlarut di air seperti unsure nitrogen, fosfordan karbon yang dibutuhkan untuk pertumbuhan organism fotosintetik diperairan dapat menjadi salah satu penyebab polusi air dan membahayakanberbagai biota laut apabila kandungannya terlalu tinggi.
  9. 9. 9Kandungan logam berat, seperti timbale, merkuri, sianida, dan cadmium,menunjukkan telah terjadi polusi.Oksigen terlarut (dissolved oxygen / DO), pengukuran oksigen terlarut akanmenunjukkan volume oksiden yang terlarut di air. Masuknya zat polutan,seperti buangan pupuk atau sampah organic, dapat menurunkan volumeoksigen terlarut. Jumlah oksigen terlarut di air sebaiknya antara 4,0 hingga12,0 mg/LKebutuhan oksigen biokimia (biochemical oxygen demand / BOD),semakin rendah kadar oksigen terlarut (DO) dalam air, semakin tinggi kadarBOD dalam air tersebut. Pengukuran terhadap BOD secara tidak langsungmenunjukkan kadar DOpH, nilai pH air menunjukkan tingkat keasaman atau kebasaan air. Nilai pHair yang normal adalah 6,5 – 9,0. Masuknya polutan yang bersifat asam dapatmenurunkan nilai pH air dengan ekstrim (sangat asam atau sangat basa).c. Indikator BiologiJumlah dan susunan organism dalam air sangat berhubungan dengan tingkatpolusi air. Beberapa fitoplankton, seperti diatom dan dinoflagelata, danzooplankton dari kelompok rotifera, rentan terhadap polutan sehinggakeberadaannya diperairan mengindikasikan kondisi air yang cukup bersih.Sebaliknya keberadaan protozoa parasit dan bakteri koliform dalam airmengindikasikan telah terjadi polusi air. Tingginya jumlah bakteri koliformpada perairan menunjukkan bahwa perairan tersebut telah tercemarkotoran/tinja manusia dan hewan. Keberadaan bakteri koliform pada perairandapat mengindikasikan adanya mikroorganisme pathogen, seperti protozoaparasit, bakteri pathogen dan virus, yang juga biasa terdapat pada manusia danhewan.E. Dampak Polusi AirBibit – bibit penyakit berbagai zat yang bersifat racun dan bahan radioaktif dapatmerugikan manusia. Berbagai polutan memerlukan O2 untuk mengurainya. Jika O2kurang, pengurainya tidak sempurna dan menyebabkan air berubah warnanya dan berbaubusuk, bahan atau logam yang berbahaya seperti arsenat, uradium, krom, timah, air raksa,benzon, tetraklorida, karbon dll, bahan – bahan tersebut dapat merusak organ tubuh
  10. 10. 10manusia atau dapat menyebabkan kanker. Sejumlah besar limbah dari sungai akan masukke laut. Polutan ini dapat merusak kehidupan air sekitar muara sungai dan sebagian kecillaut muara. Bahan – bahan yang berbahaya masuk ke laut atau samudera mempunyaiakibat jangka panjang yang belum diketahui. Banyak jenis kerang-kerangan yangmungkin mengandung zat yang berbahaya untuk dimakan. Laut dapat pula tercemar olehminyak yang asalnya mungkin dari pemukiman, pabrik, melalui sungai atau dari kapaltanker yang rusak. Minyak dapat mematikan burung dan hewan laut lainnya, sebagaicontoh, efek keracunan hingga dapat dilihat di Jepang. Merkuri yang dibuang sebuahindustry plastic keteluk Minamata terakumulasi di jaringan tubuh ikan dan masyarakatyang mengkonsumsinya menderita cacat dan meninggal.Akibat yang ditimbulkan oleh polusi air:1. Terganggunya kehidupan organism air karena berkurangnya kandungan oksigen.2. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air (eurotrofikasi)3. Pendangkalan dasar perairan.4. Tersumbatnya penyaring reservoir, dan menyebabkan perubahan ekologi.5. Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat.6. Akibat penggunaan pestisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama danpenyakit, juga membunuh serangga dan makhluk berguna terutama predator.7. Kematian biota kuno, seperti plankton, ikan, bahkan burung.8. Mutasi sel, kanker, dan leukeumia.F. Upaya Penanggulangan Polusi AirPengenceran dan penguraian polutan air tanah sulit sekali karena airnya tidakmengalir dan tidak mengandung bakteri pengurai yang aerob jadi, air tanah yangtercemar akan tetap tercemar dalam yang waktu yang sangat lama, walau tidak adabahan pencemaran yang masuk. Karena ini banyak usaha untuk menjaga agar tanahtetap bersih misalnya:1. Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah perumahan ataupemukiman.2. Pembuangan limbah industri diatur sehingga tidak mencermari lingkunganatau ekosistem.3. Pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis pestisida dan zat-zat kimia lainyang dapat menimbulkan pencemaran.4. Memperluas gerakan penghijauan.
  11. 11. 115. Tindakan tegas terhadap perilaku pencemaran lingkungan.6. Memberikan kesadaran terhadap masyaratkat tentang arti lingkungan hidupsehingga manusia lebih lebih mencintai lingkungan hidupnya.7. Melakukan intensifikasi pertanian.
  12. 12. 122.3 Polusi TanahA. Pengertian Polusi TanahPolusi tanah / pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan kimia buatan manusiamasuk dan merubah lingkungan tanah alami.B. Polutan di Tanah- Limbah padat (sampah), meliputi bahan-bahan padatan buangan seperti kertas,plastic, kayu, metal, kaca, sisa makanan, karet, dan lainnya. Limbah / sampah inimeningkat jumlahnya setiap tahun dan seringkali menumpuk di lahan TPA(Tempat Pembuangan Akhir).- Logam berat, contoh: kadmium, timbale, kromium, tembaga, besi, dan nikel.- Pestisida, adalah senyawa yang digunakan untuk membunuh makhluk hidup yangdianggap mengganggu oleh manusia. Pestisida dapat dibagi lagi berdasarkanorganism targetnya, menjadi insektisida (pembunuh serangga), herbisida(pembunuh gulma / tumbuhan pengganggu), rodentisida (pembunuh hewanpengerat), dan fungisida (pembunuh jamur). Pestisida yang mencemari tanahdapat berdampak negatif secara langsung terhadap tumbuhan dan biota tanahlainnya atau secara tidak langsung dengan mencemari air. Pestisida yangberbahaya terutama dari jenis yang memiliki efek luas dan sulit terurai sehinggakeberadaannya di alam bersifat persistent (ada terus-menerus) untuk waktu yanglama.- Nitrogen, fosfat, dan garam mineral, merupakan unsur-unsur yang sangatdiperlukan tumbuhan untuk pertumbuhan. Namun, jika keberadaannya di tanahberlebih, unsur-unsure tersebut dapat bersifat racun bagi tumbuhan.C. Sumber – Sumber Polusi TanahSumber polutan utama di tanah adalah kegiatan pertanian. Kegiatan pertanianmenggunakan sejumlah besar pupuk dan pestisida serta melakukan irigasi untukmeningkatkan jumlah panen di lahan pertaniannya.Pupuk mengandung nitrogen dan fosfat, pestisida mengandung senyawaberbahaya, sedangkan air irigasi umumnya mengandung senyawa berbahaya,sedangkan air irigasi umumnya mengandung garam-garaman. Semua zat tersebutdapat menjadi polutan di tanah. Selain pertanian, rumah tangga dan industry juga
  13. 13. 13merupakan sumber polutan di tanah karena menghasilkan berbagai sampah padat.Selain sampah padat, beberapa industri juga menghasilkan logam berat.D. Indikator Polusi Tanaha. Indikator FisikWarna tanah, kedalaman lapisan atas tanah, kepadatan tanah, porositas dan teksturtanah, dan endapan pada tanah merupakan indikator fisik yang menunjukkankualitas tanah.b. Indikator KimiaNilai pH, salinitas, kandungan senyawa kimia organic, fosfor, nitrogen, logamberat, dan radioaktif merupakan contoh indikator kimia bagi tingkat polusi tanah.Nilai pH yang terlalu tinggi atau rendah dan salinitas serta kandungan berbagaisenyawa kimia yang terlalu tinggi mengindikasikan terlah terjadi polusi tanah.c. Indikator BiologiCacing tanah merupakan salah satu indikator biologi pada pengukuran tingkatpolusi tanah. Keberadaan cacing tanah dapat meningkatkan kandungan nutrisipada tanah yang akan menyuburkan tanah. Polusi cacing tanah dipengaruhi olehkondisi tanah habitatnya, seperti kondisi suhu, kelembapan, pH, salinitas, aerasi,dan tekstur tanah. Polusi tanah akan menyebabkan perubahan kondisi tanah yangdapat mengakibatkan kematian pada cacing tanah.E. Dampak Polusi Tanah1. Dampak Pada KesehatanDampak pencemaran tanah terhadap kesehatan tergantung , jalur masuk kedalam tubuh dan kerentanan populasi yang terkena. Kromium , berbagai macampestisida dan herbisida merupakan bahan karsinogenik untuk semua populasi.Timbal sangat berbahaya pada anak-anak, karena dapat menyebabkan kerusakanotak, serta kerusakan ginjal. Paparan kronis (terus-menerus) terhadap benzenapada konsentrasi tertentu dapat meningkatkan kemungkinan terkena leukemia.Merkuri (air raksa) dan siklodiena dikenal dapat menyebabkan kerusakanginjal, dan mungkin tidak bisa diobati, PCB dan siklodiena terkait pada keracunanhati, Organofosfat dan karmabat menyebabkan ganguan pada saraf otot. Adabeberapa macam dampak pada kesehatan seperti sakit kepala, pusing, letih, iritasi
  14. 14. 14mata dan ruam kulit untuk paparan bahan kimia yang disebut di atas. Yang jelas,pada dosis yang besar, polusi tanah dapat menyebabkan Kematian.2. Dampak Pada Lingkungan Atau EkosistemDampak pada pertanian terutama perubahan metabolisme tanaman yang padaakhirnya dapat menyebabkan penurunan hasil pertanian. Hal ini dapatmenyebabkan dampak lanjutan pada konservasi tanaman di mana tanaman tidakmampu menahan lapisan tanah dari erosi. Beberapa bahan pencemar ini memilikiwaktu paruh yang panjang dan pada kasus lain bahan-bahan kimia derivatif akanterbentuk dari bahan pencemar tanah utama.Polusi tanah juga dapat memberikan dampak terhadap ekosistem. Perubahankimiawi tanah yang radikal dapat timbul dari adanya bahan kimiaberacun/berbahaya bahkan pada dosis yang rendah sekalipun. Perubahan ini dapatmenyebabkan perubahan metabolisme dari mikroorganisme endemik danantropoda yang hidup di lingkungan tanah tersebut. Akibatnya bahkan dapatmemusnahkan beberapa spesies primer dari rantai makanan, yang dapat memberiakibat yang besar terhadap predator atau tingkatan lain dari rantai makanantersebut.Dampak pada pertanian terutama perubahan metabolisme tanaman yang padaakhirnya dapat menyebabkan penurunan hasil pertanian. Hal ini dapatmenyebabkan dampak lanjutan pada konservasi tanaman di mana tanaman tidakmampu menahan lapisan tanah dari erosi. Beberapa bahan pencemar ini memilikiwaktu paruh yang panjang dan pada kasus lain bahan-bahan kimia derivatif akanterbentuk dari bahan pencemar tanah utama.F. Upaya Penanggulangan Polusi TanahLimbah domestik, yang sangat banyak penanggulangan sampah ini yaitu dengancara memisahkan antara sampah organik atau sampah yang dapat atau mudah teruraioleh tanah, dan sampah anorganik atau sampah yang akan terurai tanah tetapimembutuhkan waktu yang sangat panjang untuk terurai oleh tanah. Sampah organikyang mudah terurai oleh tanah, misalnya dijadikan bahan urukan, ke-mudian kitatutup dengan tanah sehingga terdapat permukaan tanah yang dapat kita pakai lagi,dibuat kompos dan khusus kotoran hewan dapat dibuat biogas dan lain-lain.
  15. 15. 15Sedangkan sampah anorganik yang tidak dapat diurai oleh mikroorganisme. Carapenanganan yang terbaik dengan mendaur ulang sampah-sampah menjadi barang-barang yang mungkin bisa dipakai atau juga bisa dijadikan hiasan dinding. Limbahindustri, cara penanggulangannya yaitu dengan cara mengolah limbah tersebutsebelum dibuang kesungai atau kelaut.Limbah pertanian, yaitu dengan cara mengurangi penggunaan pupuk sintetik danberbagai bahan kimia untuk pemberantasan hama seperti pestisida diganti denganpenggunaan pupuk kompos. Adapun penanganan untuk pembersihan tanah, yaitu:1. RemediasiRemediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanahyang tercemar. Ada dua jenis remediasi tanah, yaitu in-situ (atau on-site) danex-situ (atau off-site). Pembersihan on-site adalah pembersihan di lokasi.Pembersihan ini lebih murah dan lebih mudah, terdiri dari pembersihan,venting (injeksi), dan bioremediasi.Pembersihan off-site meliputi penggalian tanah yang tercemar dan kemudiandibawa ke daerah yang aman. Setelah itu di daerah aman, tanah tersebutdibersihkan dari zat pencemar. Caranya yaitu, tanah tersebut disimpan dibak/tanki yang kedap, kemudian zat pembersih dipompakan ke bak/tangkitersebut. Selanjutnya zat pencemar dipompakan keluar dari bak yangkemudian diolah dengan instalasi pengolah air limbah. Pembersihan off-siteini jauh lebih mahal dan rumit.2. BioremediasiBioremediasi adalah proses pembersihan polusi tanah dengan menggunakanmikroorganisme (jamur, bakteri). Bioremediasi bertujuan untuk memecah ataumendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidakberacun (karbon dioksida dan air).Tindakan pencegahan dan tindakan penanggulangan terhadap terjadinya polusidapat dilakukan dengan berbagai cara sesuai dengan macam bahan pencemar yangperlu ditanggulangi. Langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan terhadapterjadinya polusi antara lain dapat dilakukan sebagai berikut:Langkah pencegahan. Pada umumnya pencegahan ini pada prinsipnya adalahberusaha untuk tidak menyebabkan terjadinya polusi, misalnya mencegah/mengurangiterjadinya bahan pencemar, antara lain:
  16. 16. 161. Sampah organik yang dapat membusuk/diuraikan oleh mikroorganisme antaralain dapat dilakukan dengan mengukur sampah-sampah dalam tanah secaratertutup dan terbuka, kemudian dapat diolah sebagai kompos/pupuk.2. Sampah senyawa organik atau senyawa anorganik yang tidak dapatdimusnahkan oleh mikroorganisme dapat dilakukan dengan cara membakarsampah-sampah yang dapat terbakar seperti plastik dan serat baik secaraindividual maupun dikumpulkan pada suatu tempat yang jauh dari pemukiman,sehingga tidak mencemari udara daerah pemukiman. Sampah yang tidak dapatdibakar dapat digiling/dipotong-potong menjadi partikel-partikel kecil,kemudian dikubur.3. Pengolahan terhadap limbah industri yang mengandung logam berat yangakan mencemari tanah, sebelum dibuang ke sungai atau ke tempatpembuangan agar dilakukan proses pemurnian.4. Penggunaan pupuk, pestisida tidak digunakan secara sembarangan namunsesuai dengan aturan dan tidak sampai berlebihan.5. Usahakan membuang dan memakai detergen berupa senyawa organik yangdapat dimusnahkan/diuraikan oleh mikroorganisme.
  17. 17. 172.4 Polusi SuaraA. Pengertian Polusi SuaraPolusi suara adalah gangguan pada lingkungan yang diakibatkan oleh bunyi atausuara yang mengakibatkan ketidaktentraman makhluk hidup di sekitarnya. Polusisuara diakibatkan suara-suara bervolume tinggi yang membuat daerah sekitarnyamenjadi bising dan tidak menyenangkan.B. Polutan, Sumber, Indikator Polusi SuaraKebisingan diartikan sebagai suara atau bunyi yang dapat mengganggu dan/ataumerusak pendengaran manusia dan hewan. Kebisingan dapat dibagi menjadi 3macam, yaitu:a. Kebisingan impulsif, yaitu kebisingan yang datangnya tidak terus-menerus,misalnya suara palu ketika orang memaku.b. Kebisingan kontinyu, yaitu kebisingan yang datangnya terus-menerus dalamjangka waktu yang cukup lama, misalnya suara mesin yang dihidupkan.c. Kebisingan semi kontinyu, yaitu kebisingan kontinya yang hanya sekejap,kemudian hilang, tapi ada kemungkinan akan terulang, misalnya suara keretaapi atau pesawat terbang yang lewat.Tingkat kebisingan dapat diukur dengan satuan unit pengukuran decibel (dB).Semakin besar desibelnya, semakin besar juga resiko kerusakan yang ditimbulkansuara tersebut sehingga waktu kontak dengan suara yang diperbolehkan akansemakin kecil.Tingkat kebisingan dB Contoh- 0 (batas ambang dengar)Amat sangat tenang 10-20 Suara daun bergerakSangat tenang 30-50 Suara orang bercakap normalBising 60-70 Suara orang berteriak, suarapembersih vakum (vacuumcleaner)Sangat bising 80-90 Suara sirene, suara mesin diesel,suara mesin pengolah kapas, suarablenderMenulikan 100-120 Suara pesawat jet, suara halilintar,suara mesin traktor, suara mesintekstil, suara mesin pabrik bajaAmat sangat menulikan >120 Suara mesin roket
  18. 18. 18C. Dampak Polusi SuaraTingkat pencemaran didasarkan pada kadar zat pencemar dan waktu (lamanya)kontak. Menurut WHO, tingkat pencemaran dibedakan menjadi 3, yaitu sebagaiberikut :1. Pencemaran yang mulai mengakibatkan iritasi (gangguan) ringan pada pancaindra dan tubuh serta telah menimbulkan kerusakan padaekosistem lain.2. Pencemaran yang sudah mengakibatkan reaksi pada faal tubuh danmenyebabkan sakit yang kronis.3. Pencemaran yang kadar zat-zat pencemarnya demikian besarnyasehingga menimbulkan gangguan dan sakit atau kematian dalamlingkungan.Menurut penelitian, musik berirama keras, hingga berlimpah ruah berdampakdramatik pada psikologi. Selain berakibat merusak gendang pendengaran, menurutDr. Luther Terry, mantan peneliti di Badan Bedah AS, yang melakukan penelitianadanya akibat negatif terkait suara yang bising, proses pendengaran melibatkan:kontruksi jantung, peredaran darah, meningkatkan kerja hati, pernafasan yangmeningkat, menghambat penyerapan kulit dan tekanan kerangka otot, sistempencernaan berubah, aktivitas yang berhubungan dengan kelenjar yang memberipertanda pada zat-zat kimia dalam tubuh termasuk darah dan air seni, efekkeseimbangan organ. Juga keseimbangan efek perasa dan perubahan kimia di otak.Itu semua merupakan sebagian dari efek suara bising pada manusia.Terry juga mengungkapkan adanya efek negatif suara gaduh dalam perkembanganjanin. Penelitian menemukan pula, kalau setelah terpapar suara berkekuatan tinggi,seperti suara pesawat yang tinggal landas atau tempat kerja yang sangat ramai,tekanan darah meningkat hingga 30%. Pengaruh negatif bertambah dengan adanyakenyataan tekanan darah meningkat dalam tingkat yang tinggi, bahkan saat paparansuara bising berakhir.Mungkin Anda memilih untuk tak tinggal di dekat bandara agar tak terkenadampak buruk kebisingan lalu litas pesawat. Meski demikian, suara gaduh lain yangmungkin kita pertimbangkan secara moderat memang memiliki pengaruh. Sebuahpenelitian di Jerman menemukan, bahwa tinggal di daerah yang bising dan jalananyang sibuk memungkinkan mengakibatkan serangan jantung sebesar 20%, lebihtinggi dari pada orang-orang yang tinggal di daerah tenang.
  19. 19. 19Studi tersebut menghubungkan permasalahan dalam mendengarkan, jugadipengaruhi oleh kebisingan. Selain itu, suara gaduh juga dapat berpengaruh padaanak-anak dalam belajar bicara, membaca, dan dalam menangkap pelajaran disekolah. Pengaruh yang sama juga telah didokumentasikan pada orang-orang yangtinggal di dekat bandara, dekat rel kereta api dan jalan besar. Ketidakmampuan untukmendengar dan memahami segala yang diajarkan guru dapat diartikan sebagaikwalitas yang menyedihkan, dan bahkan dapat meningkatkan tingkat ketidaklulusandi sekolah.Lebih jauh lagi, polusi suara juga membawa dampak pada tingkah laku anak-anak dan orang dewasa. Sebuah studi mengamati respon seorang pejalan kaki saatseseorang meminta bantuan di tempat yang gaduh. Sementara ditengah kebisingansuara mesin pemotong rumput yang meraung di sekitar, ada seseorang wanita yangpatah tulang menjatuhkan bukunya, tak seorangpun datang untuk memberikanbantuan. Namun pada saat mesin pemotong rumput yang bersuara ribut dimatikan,dan kejadian yang sama diulang, beberapa pejalan kaki berhenti guna memberibantuan pada wanita ini.Dari uraian diatas, dampak polusi suara biasanya hanya menyebabkangangguan–gangguan kecil yang tidak begitu dirasakan oleh makhluk yang tercemari.Polusi suara yang bersifat terus-menerus dengan tingkat kebisingan di atas 80 dBitulah yang dapat mengakibatkan efek atau dampak yang merugikan kesehatanmanusia dan juga menimbulkan kerugian secara materi karena dengan kesehatanyang terganggu maka produktivitas kerja akan menurun.D. Upaya Penanggulangan Polusi SuaraDari uaraian diatas tentang begitu berbahayanya pencemaran suara yangmenyebabkan berbagai gangguan pada manusia, kini banyak digunakan sistemkendali bising yang aktif. Menurut Dr Ir Bambang Riyanto Trilaksono MSc, penelitidan dosen pada Departemen Teknik Elektron, Institut Teknologi Bandung (ITB),secara konvensional bising diredam dengan memakai bahan-bahan peredam.Bahan tersebut ditempatkan di sekitar sumber bising atau di dinding ruangyang intensitas bisingnya mau dikurangi. Sayangnya, kendali bising pasif hanyaefektif pada frekuensi tinggi. Jika pada frekuensi rendah diterapkan sistem ini, bahanperedam yang dibutuhkan akan lebih berat dan tebal. "Ini meningkatkan biaya,bahkan kadang-kadang membuat sistem sulit diimplementasikan," kata Bambang.
  20. 20. 20Pada dasarnya pengendali bising aktif adalah peredam bising denganmenggunakan sumber suara yang dikendalikan dan melawan sumber bising yangtidak dikehendaki. Bambang menjelaskan, prinsip yang digunakan dalam kendalibising aktif (active noise control/ANC) adalah interferensi destruktif antara bising dansuatu sinyal suara lain, lazimnya disebut antisound). Sistem ini membangkitkan sinyalyang fasanya berlawanan dengan bising yang mau diredam.Meskipun sederhana dalam teori, prinsip ini sulit pada prakteknya.Penyebabnya karena karakteristik sumber bising akustik dan lingkungan selaluberubah terhadap waktu, frekuensi, amplitudo, dan fasa. Selain itu, kecepatan suarabising tidak stasioner.Selain itu kini di perkantoran, hotel atau apartemen di kota – kota besar yangdekat dengan lalu lintas utama atau dekat bandara yang dirasa lingkungannyamempunyai kebisingan yang tidak bisa ditolerir oleh pendengaran manusia, makaDirektur Jendera Bina Marga sejak tahun 1999 mencanangkan bangunan peredambising. Dimensi Bangunan Peredam Bising tersebut antara lain :a. Tinggi minimal 2,75m (makin tinggi kemampuan redaman makin baik).b. Tebal dinding minimal 10 cm.Sedangkan Bahan bangunan peredam bising:a. Penggunaan bahan untuk mereduksi bising adalah dari hasil olahan industriberupa beton ringan agregat yang disebut ALWA berupa konblok (masif) dengankomposisi campuran: Semen : Pasir : ALWA= 1 : 4 : 4b. Dimensi konblok ALWA dapat dicetak menurut ukuran pabrik, sebagai berikut:(30 x 10 x 15) atau (30x15x15)cmc. Bahan selain ALWA seperti Bata Merah atau Batako harus dengan rancangankhusus untuk memperoleh kemampuan redaman bising yang baik.Secara terus menerus program ini terus disosialisasikan oleh pemerintah dalamupayanya mengurangi polusi suara Kebijakan yang sudah diambil oleh pemerintahdalam menanggulangi polusi suara dan polusi udara adalah mengendarai mobildengan sistem 3 in 1 yaitu dalam satu mobil minimal harus diisi dengan 3 orang, agarkeributan yang terjadi akibat kemacetan, asap dan desing suara mesin tidak terlalumemadati jalan raya. Selain itu yang perlu dilakukan pemerintah adalah mengurangipenjualan kendaraan bermotor, karena hal ini merupakan salah satu pemacu terjadinya
  21. 21. 21kebisingan di jalanan. Karena melihat kenyataan sekarang ini, setiap individu tidaklepas dari kendaraan bermotor. Dari setiap individu pun kesadaran akan pentingnyapengurangan polusi suara harus lebih digalakkan. Misalnya dengan tidak terlalubanyak memakai alat elektronik yang menimbulkan suara bising, tidak berteriakdalam berbicara atau tidak mendengarkan musik dengan earphone dengan sangatkeras. Karena secara tidak langsung hal itu bisa mengurangi kelelahan otak dalammendengar. Dari pabrik atau lembaga–lembaga penemuan teknologi baru, seharusnyamemikirkan juga tentang efek samping terhadap mesin yang menimbulkan suaragaduh. Pihak produsen seharusnya memasang peredam suara dalam setiap poduknyasehingga kebisingan dapat diminimalisir.
  22. 22. 22BAB IIIPENUTUP3.1 KesimpulanDari berbagai pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa polusidapat mengancam kehidupan lingkungan. Kita dapat menanggulangi polusi daridiri kita sendiri, misalnya mengurangi polutan dari aktivitas manusia, diantaranya adalah dengan tidak membuang sampah anorganik ke tanah dan tidakmembuang larutan kimia(misalnya parfum serta kotaknya) terlalu banyak.3.2 SaranDengan pembahasan tentang polusi ini, kami harap para pembacamendapatkan pengetahuan baru dan dapat ikut menanggulangi polusi-polusi yangterjadi di sekitar lingkungan kita.
  23. 23. 23DAFTAR PUSTAKAErnawati, DKK. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMK dan MAK Kelas XI. Jakarta:ErlanggaAnonim. 2010. http://republikguru.blogspot.com/2010/06/definisi-pengertian-polusi-udara.html. 14 Januari 2013Anonim. 2012. http://jumatunnikmah.wordpress.com/2012/06/01/pencemaran-suarabunyi/.24 Januari 2013Rizkynouvananda. 2012. http://nouvananda.wordpress.com/2012/01/28/makalah-polusi-udara-polusi-air-polusi-tanah/. 11 Januari 2013

×