CETAK BIRU AKADEMI KOMUNITAS    Tahun 2012 - 2025
LATAR BELAKANG • Visi indonesia 2005 - 2025 “Mewujudkan   Masyarakat Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil,   dan Makmur” • M...
STRATEGI MP3EI1. strategi peningkatan potensi wilayah melalui   pengembangan pusat -pusat pertumbuhan di   dalam koridor e...
LANDASAN HUKUM• UU No. 17 tahun 2007 tentang Rencana    Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005 –    2025 •   UU No. 12 T...
PROFIL DAN ISU STRATEGISPertumbuhan Penduduk                0.6422            0.6380                                      ...
PROFIL DAN ISU STRATEGISKoridor Ekonomi   2009 2010 2014 2020 2025Jawa              75.00 72.81 64.79 54.66 47.65Sumatera ...
JENIS PROGRAM STUDI AK• Pertanian: kelapa sawit, karet, kakao, peternakan,    perikanan, pertanian pangan•   Pertambangan:...
PREDIKSI PENGEMBANGAN PT                                                Presen                 Tahun            Jenis     ...
DISTRIBUSI JUMLAH AK BERDASARKAN KE         Koridor Ekonomi   2012   2013   2014   2015   Total Persentase        Sumatera...
DISTRIBUSI JUMLAH AK TIAP PROVINSI                                         60 AK-151 Kab/            KE Sumatera   10 Prov...
Distribusi Jumlah AK di 6 KE Tahun 2012 s/d 2015                                               Jumlah       Jumlah   Korid...
Distribusi Jumlah AK di 6 KE Tahun 2012 s/d 2015
                                      (Lanjutan)                         ...
KRITERIA MAHASISWA AK• memiliki kemampuan motorik yang baik• memiliki keterampilan berdasar atas pencapaian  kompetensi te...
TARGET JUMLAH MAHASISWA 
        TAHUN 2012 s.d 2015600000                                   538000450000                 ...
TARGET JUMLAH MAHASISWA 6 KE TAHUN 2012 s/d 2015  Koridor Ekonomi   Provinsi       2012     2013     2014      2015  Sumat...
TARGET JUMLAH MAHASISWA 6 KE TAHUN 2012 s/d 2015
                                                             LanjutanKori...
TENAGA PENDIDIK• Tidak harus berstatus PNS (jumlah dosen PNS  minimal 3 PNS/prodi)• Rekrutmen melalui kerjasama AK dengan ...
KUALIFIKASI TENAGA PENDIDIK D-1(Level 7 KKNI)• Lulusan diploma empat dengan pengalaman  profesional industri 3 tahun • Lul...
KUALIFIKASI TENAGA PENDIDIK D-2• Lulusan diploma empat dengan pengalaman  profesional industri 5 tahun• Lulusan strata sat...
KEBUTUHAN DOSEN15000                              1345011250                 103007500           63003750        2300   0 ...
KUALIFIKASI INSTRUKTUR• lulusan D-3 atau D-4 dengan pengalaman industri 5  tahun pada bidang kompetensi linier, • lulusan ...
KEBUTUHAN INSTRUKTUR60000                               5380045000                  4120030000               2520015000   ...
STRUKTUR ORGANISASI AK                                                                      Badan                         ...
DISTRIBUSI AK PER KORIDOR   Kegiatan                     Kalimanta          Bali-Nusa Papua dan              Sumatera   Ja...
POTENSI PROGRAM STUDI AK   Koridor   Nama kode                Lokus                  Kegiatan ekonomi utama     Program St...
POTENSI PROGRAM STUDI AKKoridor Ekonomi     Nama kode       Lokus                          Kegiatan ekonomi utama        P...
POTENSI PROGRAM STUDI AK                                                              Kegiatan ekonomi   Program StudiKori...
FORMAT KELEMBAGAAN• Akademi Komunitas dilaksanakan melalui program satu   tahun (D-1) dan program dua tahun (D-2)• Akademi...
MODEL BERBAGI DAN INTEGRASIPENDIDIKAN TINGGI DAN MENENGAH
SISTEM PEMBELAJARAN AK                            SMA/SMK/MA/Paket C Masy  .                  Melanjutkan, Praktek Bimbing...
PESERTA DIDIK• Lulusan pendidikan menengah atas(SMA, SMK, MAN atau sederajat) baik yang belum maupun sudah memiliki pengal...
PRINSIP PENYELENGGARAAN i.   Pengembangan kompetensi dan technopreneur ii.  Pembelajaran sepanjang hayat (life long      l...
MASA STUDI• jenjang D1 : 1 (satu) tahun • jenjang D2 : 2 (dua) tahun, • waktu penyelesaiannya fleksibel sesuai dengan  ket...
TEMPAT DAN DISTRIBUSIPEMBELAJARAN• Kampus Utama berada di kabupaten atau kota• Sub Kampus dengan model nukleus• Sub kampus...
KURIKULUM• Mengacu kepada Kerangka Kualifikasi Nasional    Indonesia (KKNI). • komposisi mata pelajaran 60–70% praktek dan...
BENTUK PENYELENGGARAN• Akademi Komunitas merupakan Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi setingkat dipl...
BENTUK PENYELENGGARAN1. AK yang dibentuk oleh pemerintah pusat bersama   pemerintah daerah. (dalam tahap operasional   bek...
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN• Dikembangkan di setiap Kabupaten/Kota• Didirikan oleh pemerintah bersama pemerintah    daerah• Fok...
TAHAPAN PENGEMBANGAN
INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU)        INDIKATOR              2012 2013 2014 20151. Jumlah AK                     46    126 ...
INDIKATOR KINERJA TAMBAHANINDIKATOR KINERJA TAMBAHAN            2012   2013   2014   2015(IKT)1. Jumlah Kerjasama Industri...
AREA SERAPAN LULUSAN AK•   Dunia industri•   Dunia usaha•   Wirausaha•   Melanjutkan studiAsumsi serapan: a. Wirausaha rat...
PROYEKSI SERAPAN LULUSAN AK  BERDASARKAN LAPANGAN USAHA                                                   TahunKoridor Eko...
PROYEKSI SERAPAN LULUSAN AK  BERDASARKAN LAPANGAN USAHA                                                    TahunKoridor Ek...
KEBERLANJUTAN PROGRAM• AK merupakan bagian proses peningkatan  pertumbuhan ekonomi bangsa melalui peningkatan  tenaga tera...
Komponen                                        Peran dan konstribusiPemerintah               sebagai fasilitator dan seka...
Jakarta, 17 Oktober 2012                                           Tim AK
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Presentasi Cetak Biru

1,088 views

Published on

draft buku biru akademi komunitas

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Presentasi Cetak Biru

  1. 1. CETAK BIRU AKADEMI KOMUNITAS Tahun 2012 - 2025
  2. 2. LATAR BELAKANG • Visi indonesia 2005 - 2025 “Mewujudkan Masyarakat Indonesia yang Mandiri, Maju, Adil, dan Makmur” • Misi Indonesia 2005-2025 3. Mendorong penguatan sistem inovasi nasional di sisi produksi, proses, maupun pemasaran untuk penguatan daya saing global yang berkelanjutan, menuju innovation-driven economy.
  3. 3. STRATEGI MP3EI1. strategi peningkatan potensi wilayah melalui pengembangan pusat -pusat pertumbuhan di dalam koridor ekonomi, 2. strategi memperkuat konektivitas nasional, dan 3. strategi meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia dan IPTEK.
  4. 4. LANDASAN HUKUM• UU No. 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005 – 2025 • UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi • Dokumen MP3EI Tahun 2011• Kepmendiknas No 44 tahun 2012 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2010-2014 • Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
  5. 5. PROFIL DAN ISU STRATEGISPertumbuhan Penduduk 0.6422 0.6380 UMK UMB0.1775 Distribusi Tenaga 0.1570 0.07190.0483 0.0531 0.05940.0699 0.0527 Kerja 0.0168 0.0132 Sumatera Kalimantan Bali - NT
  6. 6. PROFIL DAN ISU STRATEGISKoridor Ekonomi 2009 2010 2014 2020 2025Jawa 75.00 72.81 64.79 54.66 47.65Sumatera 18.37 19.07 22.24 28.25 34.7Kalimantan 2.16 2.28 2.89 4.15 5.65 Sebaran IndustriSulawesi 0.30 0.33 0.47 0.79 1.25Bali – NT 3.41 3.61 4.61 6.64 9.00Papua - Kep 0.79 0.82 0.99 1.34 1.75Maluku Jenjang Konektivitas Investasi Jumlah Presentas Pendidikan e S3 26,790 50,767 77,557 S1/2 199,681 333,906 533,588 19.18 Kebutuhan Tenaga D3/4 311,719 431,203 742,921 Kerja SMK/A 935,157 1,379,328 2,314,484 32.78 SMK/SD 1,277,156 2,114,904 3,392,060 48.04 Jumlah 2,750,503 4,310,108 7,060,610 100
  7. 7. JENIS PROGRAM STUDI AK• Pertanian: kelapa sawit, karet, kakao, peternakan, perikanan, pertanian pangan• Pertambangan: bauksit, tembaga, nikel, batubara• Energi: minyak dan gas• Industri: tekstil, makanan minuman, besi baja, alutsista, peralatan transportasi, perkayuan• Kelautan: perkapalan• Telematika• Pariwisata• Pengembangan kawasan strategis: Jabodetabek area dan KSN selat Sunda
  8. 8. PREDIKSI PENGEMBANGAN PT Presen Tahun Jenis Variabel tase 2010 2011-15 2015-25  Jumlah Mahasiswa 5.226.450 7.018.928 10.715.953  Penambahan Mahasiswa - 1.792.478 3.697.025  Penambahan Mahasiswa 60% - 1.075.487 2.218.215 PTNPenambahan Unit BaruAK (Baru) Target Daya Tampung 50% - 538.000 1.111.000 Jumlah AK 2000 - 269 555Poltek (Baru) Target Daya Tampung 20% - 215.000 442.000 Poltek Jumlah Poltek 4000 - 54 111Univ./Inst. (Baru) Target Daya Tampung 14% - 141.000 300.000 Jumlah Univ./Inst. 10000 - 14 30Perluasan PT Eksisting
  9. 9. DISTRIBUSI JUMLAH AK BERDASARKAN KE Koridor Ekonomi 2012 2013 2014 2015 Total Persentase Sumatera 11 18 17 14 60 22.3% Jawa 22 27 28 22 99 36.8% Kalimantan 4 16 16 12 48 17.8% Sulawesi 1 6 6 5 18 6.7% Bali – NT 5 2 2 2 11 4.1% Papua - Maluku 3 11 11 8 33 12.3% Total 46 80 80 63 269 100.0%
  10. 10. DISTRIBUSI JUMLAH AK TIAP PROVINSI 60 AK-151 Kab/ KE Sumatera 10 Provinsi Kota 99 AK-118 Kab/ KE Jawa 6 Provinsi Kota 11 AK-40Kab/ KE Bali-NT 3 Provinsi Kota Koridor EkonomiIndonesia KE 4 Provinsi 48 AK-55 Kab/ Kalimantan Kota 18 AK-73 Kab/ KE Sulawesi 6 Provinsi Kota KE Papua- 4 Provinsi 33 AK-60 Kab/ Maluku Kota
  11. 11. Distribusi Jumlah AK di 6 KE Tahun 2012 s/d 2015 Jumlah Jumlah Koridor Ekonomi Propinsi 2012 2013 2014 2015 Kab/Kota AK Sumatera NAD 23 9 1 3 3 2 Sumut 33 12 1 4 4 3 Riau 12 5 2 1 1 1 Kep. Riau 7 3 0 1 1 1 Sumbar 19 8 1 2 3 2 Jambi 11 4 0 2 1 1 Lampung 14 6 1 1 2 2 Kep. Babel 7 3 1 1 1 0 Bengkulu 10 4 2 1 0 1 Sumsel 15 6 2 2 1 1 Total AK 151 60 11 18 17 14 Jawa DKI Jakarta 6 5 0 1 2 2
  12. 12. Distribusi Jumlah AK di 6 KE Tahun 2012 s/d 2015
 (Lanjutan) Jumlah Jumlah Koridor Ekonomi Propinsi 2012 2013 2014 2015 Kab/Kota AK Sulawesi Sulsel 24 6 0 1 3 2 Sulbar 5 1 0 1 0 0 Sulteng 11 3 0 1 1 1 Sultra 12 3 1 1 1 0 Sulut 15 4 0 1 1 2 Gorontalo 6 1 0 1 0 0 Total AK 73 18 1 6 6 5 Bali-NTT Bali 9 2 1 1 0 0 NTB 10 3 2 0 1 0 NTT 21 6 2 1 1 2 Total AK 40 11 5 2 2 2
  13. 13. KRITERIA MAHASISWA AK• memiliki kemampuan motorik yang baik• memiliki keterampilan berdasar atas pencapaian kompetensi tertentu dan pada tingkat tertentu • mampu mengembangkan keilmuannya untuk menghasilkan produk inovatif
  14. 14. TARGET JUMLAH MAHASISWA 
 TAHUN 2012 s.d 2015600000 538000450000 412000300000 252000150000 92000 0 2012 2013 2014 2015
  15. 15. TARGET JUMLAH MAHASISWA 6 KE TAHUN 2012 s/d 2015 Koridor Ekonomi Provinsi 2012 2013 2014 2015 Sumatera NAD 2,000 8,000 14,000 18,000 Sumut 2,000 10,000 18,000 24,000 Riau 4,000 6,000 8,000 10,000 Kep. Riau - 2,000 4,000 6,000 Sumbar 2,000 6,000 12,000 16,000 Jambi - 4,000 6,000 8,000 Lampung 2,000 4,000 8,000 12,000 Kep. Babel 2,000 4,000 6,000 6,000 Bengkulu 4,000 6,000 6,000 8,000 Sumsel 4,000 8,000 10,000 12,000 Total 22,000 58,000 92,000 12,0000 Jawa DKI Jakarta - 2,000 6,000 10,000
  16. 16. TARGET JUMLAH MAHASISWA 6 KE TAHUN 2012 s/d 2015
 LanjutanKoridor Ekonomi Provinsi 2012 2013 2014 2015Sulawesi Sulsel - 2,000 8,000 12,000 Sulbar - 2,000 2,000 2,000 Sulteng - 2,000 4,000 6,000 Sultra 2,000 4,000 6,000 6,000 Sulut - 2,000 4,000 8,000 Gorontalo - 2,000 2,000 2,000 2,000 14,000 26,000 36,000Bali-NT Bali 2,000 4,000 4,000 4,000 NTB 4,000 4,000 6,000 6,000 NTT 4,000 6,000 8,000 12,000 10,000 14,000 18,000 22,000Papua-Maluku Maluku Utara - 2,000 6,000 10,000
  17. 17. TENAGA PENDIDIK• Tidak harus berstatus PNS (jumlah dosen PNS minimal 3 PNS/prodi)• Rekrutmen melalui kerjasama AK dengan pelaku industri• Rasio dosen dan mahasiswa adalah 1 : 40• Rasio instruktur dan mahasiswa adalah 1 : 10
  18. 18. KUALIFIKASI TENAGA PENDIDIK D-1(Level 7 KKNI)• Lulusan diploma empat dengan pengalaman profesional industri 3 tahun • Lulusan strata satu dengan pengalaman profesional industri 5 tahun• Lulusan SMK dengan pengalaman profesional industri 10 tahun • Tenaga kerja profesional dengan pengalaman kerja minimal setara dengan level 7 (tujuh).
  19. 19. KUALIFIKASI TENAGA PENDIDIK D-2• Lulusan diploma empat dengan pengalaman profesional industri 5 tahun• Lulusan strata satu dengan pengalaman profesional industri 7 tahun• Lulusan SMK dengan pengalaman profesional industri 15 tahun• Tenaga kerja profesional dengan pengalaman kerja minimal setara dengan level 8 (Delapan).
  20. 20. KEBUTUHAN DOSEN15000 1345011250 103007500 63003750 2300 0 2012 2013 2014 2015
  21. 21. KUALIFIKASI INSTRUKTUR• lulusan D-3 atau D-4 dengan pengalaman industri 5 tahun pada bidang kompetensi linier, • lulusan D-2 dengan pengalaman industri atau profesional minimal 8 tahun,• lulusan SMK dengan pengalaman profesional selama 10 tahun pada kompetensi linier. • Tenaga kerja profesional dengan pengalaman kerja minimal setara dengan level 5 (Lima).
  22. 22. KEBUTUHAN INSTRUKTUR60000 5380045000 4120030000 2520015000 9200 0 2012 2013 2014 2015
  23. 23. STRUKTUR ORGANISASI AK Badan Direktur Pengawas SPMI Kepala Ketua Program Manajer Perpustakaan StudiAdministrasi Kerjasama &Keuangan & Kemaha HubunganKepagawaia siswaan DUDI n Kepala Kepala Laboratoriu Bengkel m
  24. 24. DISTRIBUSI AK PER KORIDOR Kegiatan Kalimanta Bali-Nusa Papua dan Sumatera Jawa SulawesiEkonomi Utama n Tenggara Kep. MalukuKelapa Sawit V - V - - -Karet V - - - - -Pertanian - - - V - VPanganPariwisata - - - - V -Telematika - V - - - -Batu Bara V - V - - -Migas - - V V - VJabodetabek - V - - - -Area SelatKSN V - - - - -SundaAlutista - V - - - -Peternakan - - - - V -Perkayuan - - V - - -
  25. 25. POTENSI PROGRAM STUDI AK Koridor Nama kode Lokus Kegiatan ekonomi utama Program Studi relevan EkonomiSumatera K1-(9)-1 Kawasan Sei Mangke Kelapa Sawit Perkebunan K1-(9)-2 Kawasan Industri Dumai Kelapa Sawit Perkebunan K1-(14)-3 Tanjung Api-api, Tanjung Batubara Pertambangan Carat K1-(9,14)-4 Muara Enim Kelapa Sawit Perkebunan Pendopo Batubara Pertambangan K1-(17)-5 Kawasan Strategis JSS Infrastruktur Nasional Selat Sunda K1-(1)-6 Cilegon Besi Baja InfrasturkturJawa K2-(2,4)-1 Banten Makanan-Minuman Peralatan Pengolahan hasil Transportasi pertanian Permesinan K2-(16)-2 Jabodetabek Jabodetabek Area Infrasturktur K2-(4)-3 Bogor Peralatan Transportasi Industri otomotif K2-(4,2)-4 Bekasi dan sekitarnya Peralatan Transportasi Makanan Otomotif; industri olahan, Minuman pertanian K2-(18,3)-5 Bandung dan sekitarnya Alutsista, Tekstil Industri K2-(2,3)-6 Selatan Jawa Tengah Makanan Minuman Tekstil Pengolahan hasil
  26. 26. POTENSI PROGRAM STUDI AKKoridor Ekonomi Nama kode Lokus Kegiatan ekonomi utama Program Studi relevanKalimantan K3-(8,9,14,20)-1 Bontang, Kutai Timur, dsk Bauksit/Alumina, Kelapa Pertambangan, Sawit, Batubara Perkebunan K3-(9,15, 20)-2 Balikpapan, dsk Kelapa Sawit , Migas Pertambangan, Perkayuan Perkebunan K3-(15)-3 Rapak dan Ganal Kaltim Migas Pertambangan K3-(1,9,14, Kotabaru, Tanah Bambu, dsk Besi Baja, Kelapa Sawit Pertambangan, 20)-4 Batubara, Perkayuan Perkebunan K3-(1,9, 20)-5 Barito, dsk Besi Baja, Kelapa Sawit, Pertambangan, Perkayuan Perkebunan K3-(8, 9, 14, Pontianak, Mempawah, dsk Bauksit/Alumina, Kelapa Pertambangan, 20)-6 Sawit, Batubara, Perkayuan Perkebunan K3-(23)-7 Kereta Api Batubara Lintas sector Infrastruktur Kalimantan dan Jalan Trans KalimantanBali-NTT K5-(12,22)-1 Jimbaran, Bangli, Buleleng Pariwisata Pariwisata Badung Perikanan Perikanan K5-(12,19)-2 Lombok Pariwisata Pariwisata Bima Peternakan Peternakan K5-(19,22)-3 Nagekeo, Ngada, Manggarai Peternakan Peternakan Timur
  27. 27. POTENSI PROGRAM STUDI AK Kegiatan ekonomi Program StudiKoridor Ekonomi Nama kode Lokus utama relevanSulawesi K4-(6,22)-1 Kolaka, Konawe, Nikel Pertambangan Mandiodo Kendari Perikanan Perikanan K4-(11,15)-2 Makasar, Wajo, Maros Pertanian Pangan Pertanian Pangan Wajo Migas Pertambangan K4-(6)-3 Luwu Nikel Pertambangan K4-(15,21)-4 Mamuju Migas, Kakao Pertambangan, Perkebunan K4-(6,15,22)-5 Morowali Nikel, Migas Pertambangan Morowali, Tojo, Una-Una Perikanan Perikanan K4-(15,22)-6 Banggai, Luwuk Migas Pertambangan Banggai Perikanan Perikanan K4-(15,22)-7 Kotamobagu, Tomohon Migas Pertambangan Bitung Perikanan PerikananMaluku Papua K4-(12)-1 Morotai Perikanan Perikanan
  28. 28. FORMAT KELEMBAGAAN• Akademi Komunitas dilaksanakan melalui program satu tahun (D-1) dan program dua tahun (D-2)• Akademi Komunitas merupakan lanjutan dari tingkatan SMU/SMK, secara skematis jenjang pendidikan dengan model berbagi dan integrasi pendidikan tinggi dan menengah disajikan• Gelar Akademik AK: - Program pendidikan satu tahun (D-1) : Ahli Pratama (AP) - Program pendidikan dua tahun (D-2) : Ahli Muda (AMa)
  29. 29. MODEL BERBAGI DAN INTEGRASIPENDIDIKAN TINGGI DAN MENENGAH
  30. 30. SISTEM PEMBELAJARAN AK SMA/SMK/MA/Paket C Masy . Melanjutkan, Praktek Bimbingan Teknis Pelatihan Akademi Magang Pendidik & Tenaga Pelatihan Instruktur Komunitas Dosen Kependidikan Sistem uan Materi Praktek &ustr Per Kur/Materi gurInd Sertifikasi Pembelajaran i Praktek Kerja Praktek Lab Peralatan Lab/Bengkel Manajemen Bekerja Tugas Belajar Peserta Didik Melanjutkan Ekosistem Penyaluran Unit Sekolah Kewirausahaan Tenaga Kerja Membuka Lapangan Kerja Mengisi Lapangan Kerja (Wirausahawan) (Lokal, Nasional, Global)
  31. 31. PESERTA DIDIK• Lulusan pendidikan menengah atas(SMA, SMK, MAN atau sederajat) baik yang belum maupun sudah memiliki pengalaman kerja. • Usia peserta didik pada AK tidak dibatasi
  32. 32. PRINSIP PENYELENGGARAAN i. Pengembangan kompetensi dan technopreneur ii. Pembelajaran sepanjang hayat (life long learning) iii. Buka tutup program studi (on-off) iv. Modular dan transferable v. Basis keunggulan dan potensi lokal
  33. 33. MASA STUDI• jenjang D1 : 1 (satu) tahun • jenjang D2 : 2 (dua) tahun, • waktu penyelesaiannya fleksibel sesuai dengan ketersediaan waktu peserta didik. • Fleksibel : sistem pembelajaran berdasar modul dan diperhitungkan kesetaraannya dengan SKS (satuan kredit semester).
  34. 34. TEMPAT DAN DISTRIBUSIPEMBELAJARAN• Kampus Utama berada di kabupaten atau kota• Sub Kampus dengan model nukleus• Sub kampus dari setiap AK ditentukan bersama pememerintah daerah dan masyarakat
  35. 35. KURIKULUM• Mengacu kepada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). • komposisi mata pelajaran 60–70% praktek dan kerja industri, 30–40% teori.
  36. 36. BENTUK PENYELENGGARAN• Akademi Komunitas merupakan Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi setingkat diploma satu dan/atau diploma dua dalam satu atau beberapa cabang ilmu pengetahuan dan teknologi tertentu yang berbasis keunggulan lokal atau untuk memenuhi kebutuhan khusus. • Sesuai Undang-Undang No. 12 tahun 2012 diamanatkan bahwa pengembangan AK dilaksanakan oleh pemerintah bersama dengan Pemerintah Daerah sesuai dengan potensi unggulan daerah.
  37. 37. BENTUK PENYELENGGARAN1. AK yang dibentuk oleh pemerintah pusat bersama pemerintah daerah. (dalam tahap operasional bekerjasama dengan industri)2. AK yang diselenggarakan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah melalui kerjasama dengan dunia industri atau lembaga daerah.3. AK yang diselenggarakan oleh masyarakat dengan pengelolaan melalui badan hukum nirlaba.4. AK yang diselenggarakan oleh industri bekerja sama dengan perguruan tinggi.
  38. 38. KEBIJAKAN PENGEMBANGAN• Dikembangkan di setiap Kabupaten/Kota• Didirikan oleh pemerintah bersama pemerintah daerah• Fokus pendidikan sesuai potensi setiap koridor ekonomi
  39. 39. TAHAPAN PENGEMBANGAN
  40. 40. INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) INDIKATOR 2012 2013 2014 20151. Jumlah AK 46 126 206 2692. Jumlah Mahasiswa (2.000 252.00 412.00 538.00 92.000 mahasiswa /AK) 0 0 0Jumlah Lulusan (ratio jumlah 50 60 75 85mahasiswa dan lulusan %)4. Penyerapan Tenaga (%) * 2.10 2.14 2.19 2.235. Kabupaten/kota 9 25 41 54 penyelenggara AK (%)**
  41. 41. INDIKATOR KINERJA TAMBAHANINDIKATOR KINERJA TAMBAHAN 2012 2013 2014 2015(IKT)1. Jumlah Kerjasama Industri per AK 3 5 8 102. jumlah lulusan sebagai pelaku 5 8 12 15 UKM/UKB (%)3. Jumlah Prodi Bidang Teknik 23 29 44 604. Jumlah Prodi Bidang Pertanian 4 6 8 125. Jumlah Prodi Bidang Sains 5 6 9 126. Jumlah Program Studi Lain-lain 7 9 14 20
  42. 42. AREA SERAPAN LULUSAN AK• Dunia industri• Dunia usaha• Wirausaha• Melanjutkan studiAsumsi serapan: a. Wirausaha rata-rata selama 5 tahun adalah 5%b. Melanjutkan studi selama 5 tahun adalah 10%
  43. 43. PROYEKSI SERAPAN LULUSAN AK BERDASARKAN LAPANGAN USAHA TahunKoridor Ekonomi Kategori Lapangan Usaha 2015 2020 2025 (1) (2) (5) (10) (15)Sumatera Dunia Industri 35.6 37.5 39.4 Dunia Usaha 49.4 47.5 45.6 Wirausaha 5.0 5.0 5.0 Melanjutkan Studi 10.0 10.0 10.0Jawa Dunia Industri 44.4 33.1 24.8 Dunia Usaha 40.6 52.0 60.2 Wirausaha 5.0 5.0 5.0 Melanjutkan Studi 10.0 10.0 10.0Kalimantan Dunia Industri 37.0 43.1 49.7 Dunia Usaha 48.0 41.9 35.3
  44. 44. PROYEKSI SERAPAN LULUSAN AK BERDASARKAN LAPANGAN USAHA TahunKoridor Ekonomi Kategori Lapangan Usaha 2015 2020 2025 (1) (2) (4) (5) (6)Sulawesi Dunia Industri 39.4 53.5 70.3 Dunia Usaha 45.7 31.5 14.7 Wirausaha 5.0 5.0 5.0 Melanjutkan Studi 10.0 10.0 10.0Bali-NT Dunia Industri 37.5 44.4 51.7 Dunia Usaha 47.5 40.6 33.3 Wirausaha 5.0 5.0 5.0 Melanjutkan Studi 10.0 10.0 10.0Papua-Maluku Dunia Industri 36.7 41.6 47.2
  45. 45. KEBERLANJUTAN PROGRAM• AK merupakan bagian proses peningkatan pertumbuhan ekonomi bangsa melalui peningkatan tenaga terampil yang mampu menggerakkan roda perekonomian wilayah• Kemampuan penyediaan tenaga terampil• Penghasil produk barang dan jasa hasil karya peserta didik yang mempunyai nilai jual• Kerjasama dengan para pengguna dan industri
  46. 46. Komponen Peran dan konstribusiPemerintah sebagai fasilitator dan sekaligus sebagai katalisator pengembangan institusi AK regulator dalam menetapkan kualitas perguruan tinggi AK(pusat dan daerah) melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penjaminan mutu penyelenggaraan program pendidikan menjembatani interaksi antara kerjasama berbagai lembaga lintas instansiIndustri dan masyarakat menyediakan sarana dan prasarana pendidikan vokasi sesuai dengan bidangnya Bekerjasama dalam menghasilkan lulusan sesuai dengan kebutuhan wilayah Menyediakan fasilitas untuk meningkatkan keterampilan sivitas akademika AK Mendorong secara aktif minat masyarakat dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Pengakuan dan penyetaraan kompetensi lulusan Membuka kesempatan bekerja bagi lulusan AK sesuai dengan kebutuhanPerguruan tinggi AK Menghasilkan lulusan bermutu, kreatif dan innovatif Melaksanakan program pendidikan tinggi dengan prinsip continuous development improvement Orientasi potensi wilayah Menghasilkan penelitian terapan dan karya innovatif dan siap pakai dan mampu dikembangkan dalam skala industri Program yang dilaksanakan berbasis konsep “link and match”
  47. 47. Jakarta, 17 Oktober 2012 Tim AK

×