<ul><li>RANCANGAN PENELITIAN </li></ul>
REVIEW  PROSEDUR PENELITIAN <ul><li>Mendefinisikan dan merumuskan masalah </li></ul><ul><li>Melakukan studi kepustakaan </...
RANCANGAN PENELITIAN <ul><li>Penyusunan model (bila digunakan pemodelan) </li></ul><ul><li>Variabel-variabel </li></ul><ul...
JENIS-JENIS VARIABEL <ul><li>Berdasarkan hubungannya </li></ul><ul><li>a. variabel bebas  :  yang mempengaruhi atau menjad...
JENIS-JENIS VARIABEL <ul><li>3. Berdasarkan dapat tidaknya dimanipulasi /dikendalikan </li></ul><ul><li>a. Variabel aktif ...
Jenis Data Penelitian <ul><li>Menurut sumber pengambilannya </li></ul><ul><li>a. Data primer  :  dikumpulkan langsung di l...
Jenis Data Penelitian <ul><li>2. Menurut waktu pengumpulannya </li></ul><ul><li>a. data berkala (time series)  :  data yan...
Jenis Data Penelitian <ul><li>3. Menurut sifatnya </li></ul><ul><li>a. data kualitatif  :  data yang tidak berbentuk bilan...
Jenis Data Penelitian <ul><li>4. Pengelompokan menurut  tingkat pengukurannya / skalanya: </li></ul><ul><li>data nominal, ...
PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN  DATA <ul><li>Pengolahan --   editing, coding, tabulasi </li></ul><ul><li>Penyajian Data </li></...
Analisa data <ul><li>Memecahkan masalah-masalah penelitian </li></ul><ul><li>Memperlihatkan hubungan antar fenomena yang t...
ANALISIS DATA <ul><li>Analisis kuantitatif  :  analisis yang menggunakanalat analisis yang bersifat kuantitatif seperti mo...
ANALISIS DATA <ul><li>2.  Analisis kualitatif  :  yang tidak menggunakan model-model matematika. Analisis data terbatas pa...
RANCANGAN PERCOBAAN : FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Rancangan percobaan secara faktorial dengan tujuan : </li></ul><ul><li>- me...
FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Bila tiap variabel hanya diambil 2 titik, maka disebut  faktorial design 2 level </li></ul>2 3 le...
FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Contoh : </li></ul><ul><li>Penelitian untuk mengetahui pengaruh : </li></ul><ul><li>- temperatur ...
FAKTORIAL DESIGN <ul><li>RANCANGAN  PERCOBAAN </li></ul><ul><li>Masing-masing variabel diambil  2 level/titik </li></ul><u...
FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Dengan  kode </li></ul><ul><li>Contoh :   T  :  -  :  160  dan  +  :  180  C </li></ul><ul><li>C ...
<ul><li>Efek  katalis </li></ul><ul><li>Yield </li></ul><ul><li>T C K Berubah dr A ke B </li></ul><ul><li>160 20 52-60 = -...
FAKTORIAL DESIGN <ul><li>CARA LAIN  MENGHITUNG  EFEK: </li></ul><ul><li>Efek  = rata-rata respon level atas – rata2 respon...
<ul><li>Efek interaksi </li></ul><ul><li>Interaksi Temperatur – Katalis </li></ul><ul><li>Katalis Rata2 efek temperatur </...
<ul><li>Interaksi  TxC </li></ul><ul><li>rata2 efek suhu </li></ul><ul><li>C (+) [(y4-y3)+(y8-y7)]/2 </li></ul><ul><li>= [...
FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Algoritma Yate’s </li></ul><ul><li>No  T  C  K  Y  (1)   (2)  (3)  Pembagi  Efek  Hasil </li></ul...
FAKTORIAL DESIGN <ul><li>QUICKER METHOD </li></ul><ul><li>No  T   C  K  TC TK CK TCK  Yield  </li></ul><ul><li>1 -   -  - ...
FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Interpetasi data </li></ul><ul><li>Efek Hasil </li></ul><ul><li>Rat-rata 64,25 </li></ul><ul><li>...
FAKTORIAL  DESIGN <ul><li>Contoh soal : </li></ul><ul><li>Apa yang disebut faktorial design? </li></ul><ul><li>Apa yang di...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Rancangan Penelitian

33,106 views

Published on

RANCANGAN PENELITIAN

Published in: Education
3 Comments
4 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
33,106
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
175
Actions
Shares
0
Downloads
485
Comments
3
Likes
4
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Rancangan Penelitian

  1. 1. <ul><li>RANCANGAN PENELITIAN </li></ul>
  2. 2. REVIEW PROSEDUR PENELITIAN <ul><li>Mendefinisikan dan merumuskan masalah </li></ul><ul><li>Melakukan studi kepustakaan </li></ul><ul><li>Merumuskan hipotesis </li></ul><ul><li>Menentukan model/desain penelitian </li></ul><ul><li>Mengumpulkan data </li></ul><ul><li>Mengolah dan menyajikan informasi </li></ul><ul><li>Menganalisis dan menginterpretasikan </li></ul><ul><li>Membuat generalisasi dan kesimpulan </li></ul><ul><li>Membuat laporan </li></ul>
  3. 3. RANCANGAN PENELITIAN <ul><li>Penyusunan model (bila digunakan pemodelan) </li></ul><ul><li>Variabel-variabel </li></ul><ul><li>Rancangan data yang diperlukan </li></ul><ul><li>Alat dan bahan yang diperlukan </li></ul><ul><li>Prosedur pengambilan data </li></ul><ul><li>Cara pengolahan dan analisa data </li></ul>
  4. 4. JENIS-JENIS VARIABEL <ul><li>Berdasarkan hubungannya </li></ul><ul><li>a. variabel bebas : yang mempengaruhi atau menjadi penyebab bagi variabel yang lain </li></ul><ul><li>b. variabel terikat : yang dipengaruhi atau disebabkan oleh variabel yang lain </li></ul><ul><li>Berdasarkan sifat nilainya </li></ul><ul><li>a. variabel kategoris (diskrit) : yang dibagi menjadi golongan-golongan atau kategori2 dengan ciri-ciri tertentu untuk setiap golongan </li></ul><ul><li>b. variabel kontinu : variabel yang dapat mengambil nilai pecahan sehingga antara dua nilai bulat yang berdekatan tidak terputus tetapi masih ada nilai-nilai lain secara sinambung </li></ul>
  5. 5. JENIS-JENIS VARIABEL <ul><li>3. Berdasarkan dapat tidaknya dimanipulasi /dikendalikan </li></ul><ul><li>a. Variabel aktif (variabel non subjek) : yang dapat dikendalikan, misal : temperatur alat, tekanan </li></ul><ul><li>b. variabel atribut (variabel subjek) : yang tidak dapat dikendalikan, yaitu peneliti tidak dapat melakukan perubahan yang menyangkut variabel pada subjek penelitian, misal : umur, temperatur ruangan </li></ul>
  6. 6. Jenis Data Penelitian <ul><li>Menurut sumber pengambilannya </li></ul><ul><li>a. Data primer : dikumpulkan langsung di lapangan oleh peneliti. Disebut juga data asli atau data baru . Contoh : data kuesioner, data survei, data penelitian di laboratorium dsb </li></ul><ul><li>b. Data sekunder : dari sumber-sumber yang telah ada seperti buku-buku literaur, BPS dsb </li></ul>
  7. 7. Jenis Data Penelitian <ul><li>2. Menurut waktu pengumpulannya </li></ul><ul><li>a. data berkala (time series) : data yang terkumpul dari waktu ke waktu untuk memberikan gambaran perkembangan suatu kegiatan atau keadan, misal : data impor bahan kimia selama 10 tahun terakhir </li></ul><ul><li>b. data kerat lintang (cross section) : data yang terkumpul pada suatu waktu tertentu untuk memberikan gambaran perkembangan suatu keadaan pada waktu itu </li></ul>
  8. 8. Jenis Data Penelitian <ul><li>3. Menurut sifatnya </li></ul><ul><li>a. data kualitatif : data yang tidak berbentuk bilangan mis : jenis kelamin, agama, dsb </li></ul><ul><li>b. data kuantitatif : data yang berbentuk bilangan misal : tinggi, panjang, temperatur, dsb </li></ul>
  9. 9. Jenis Data Penelitian <ul><li>4. Pengelompokan menurut tingkat pengukurannya / skalanya: </li></ul><ul><li>data nominal, mis : 1 untuk pria, 0 wanita; nomor urut </li></ul><ul><li>data ordinal, mis: nilai 80-100 A; 65-79 B dsb </li></ul><ul><li>data interval, mis : A B C D E </li></ul><ul><li> 1 2 3 4 5 </li></ul><ul><li>-  interval A sampai C = 3-1 = 2; C D = 4-3=1 </li></ul><ul><li>interval A D = 4-1=3 atau = 2+1 </li></ul><ul><li>-  tidak ada nol absolut </li></ul><ul><li>data rasio,  misal : juara I Rp. 1 jt; juara II Rp. 800 rb dsb </li></ul>
  10. 10. PENGOLAHAN DAN PENYAJIAN DATA <ul><li>Pengolahan --  editing, coding, tabulasi </li></ul><ul><li>Penyajian Data </li></ul><ul><li>1. Tabel </li></ul><ul><li>2. Grafik data (piktogram, batang/balok, garis, lingkaran,histogram, dsb) </li></ul>
  11. 11. Analisa data <ul><li>Memecahkan masalah-masalah penelitian </li></ul><ul><li>Memperlihatkan hubungan antar fenomena yang terdapat dalam penelitian </li></ul><ul><li>Memberikan jawaban terhadap hipotesis yang diajukan </li></ul><ul><li>Bahan untuk membuat kesimpulan </li></ul>
  12. 12. ANALISIS DATA <ul><li>Analisis kuantitatif : analisis yang menggunakanalat analisis yang bersifat kuantitatif seperti model-model matematika dan model statistik. Hasil analisis disajikan dalam bentuk angka-angka yang kemudian dijelaskan dan dinterpetasikan dalam suatu uraian </li></ul><ul><li>=  ANALISIS HUBUNGAN ( hubungan simtetris, kausal, timbal balik), KOMPARATIF, DESKRIPTIF </li></ul><ul><li>=  Teknik statistik untuk analisis hubungan : KOEFISIEN KORELASI, KOEFISIEN PENENTU / DETERMINASI, REGRESI </li></ul>
  13. 13. ANALISIS DATA <ul><li>2. Analisis kualitatif : yang tidak menggunakan model-model matematika. Analisis data terbatas pada teknik pengolahan datanya seperti pengecekan data dan tabulasi., membaca tabel2 dan grafik atau angka2 yg tersedia, kemudian melakukan uraian dan penafsiran </li></ul>
  14. 14. RANCANGAN PERCOBAAN : FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Rancangan percobaan secara faktorial dengan tujuan : </li></ul><ul><li>- mengukur pengaruh variabel </li></ul><ul><li>- menentukan variabel yang paling </li></ul><ul><li>berpengaruh </li></ul><ul><li>- mengukur interaksi antar variabel </li></ul>
  15. 15. FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Bila tiap variabel hanya diambil 2 titik, maka disebut faktorial design 2 level </li></ul>2 3 level Jumlah variabel
  16. 16. FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Contoh : </li></ul><ul><li>Penelitian untuk mengetahui pengaruh : </li></ul><ul><li>- temperatur </li></ul><ul><li>- konsentrasi </li></ul><ul><li>- jenis katalis </li></ul><ul><li>Terhadap YIELD dari suatu reaksi kimia </li></ul><ul><li>Variabel manakah yang paling berpengaruh ?? </li></ul>
  17. 17. FAKTORIAL DESIGN <ul><li>RANCANGAN PERCOBAAN </li></ul><ul><li>Masing-masing variabel diambil 2 level/titik </li></ul><ul><li>Contoh : Temperatur : 160 dan 180 C </li></ul><ul><li>Konsentrasi : 20 dan 40 % </li></ul><ul><li>Jenis Katalis : A dan B </li></ul><ul><li>No Temperatur Konsentrasi Katalis Yield </li></ul><ul><ul><li>160 20 A 60 </li></ul></ul><ul><ul><li>180 20 A 72 </li></ul></ul><ul><ul><li>160 40 A 54 </li></ul></ul><ul><ul><li>180 40 A 68 </li></ul></ul><ul><ul><li>160 20 B 52 </li></ul></ul><ul><ul><li>180 20 B 83 </li></ul></ul><ul><ul><li>160 40 B 45 </li></ul></ul><ul><ul><li>180 40 B 80 </li></ul></ul>
  18. 18. FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Dengan kode </li></ul><ul><li>Contoh : T : - : 160 dan + : 180 C </li></ul><ul><li>C : - : 20 dan + : 40 % </li></ul><ul><li>K : - : A dan + : B </li></ul><ul><li>No Temperatur Konsentrasi Katalis Yield </li></ul><ul><ul><li>- - - 60 </li></ul></ul><ul><ul><li>+ - - 72 </li></ul></ul><ul><ul><li>- + - 54 </li></ul></ul><ul><ul><li>+ + - 68 </li></ul></ul><ul><ul><li>- - + 52 </li></ul></ul><ul><ul><li>+ - + 83 </li></ul></ul><ul><ul><li>- + + 45 </li></ul></ul><ul><ul><li>+ + + 80 </li></ul></ul>
  19. 19. <ul><li>Efek katalis </li></ul><ul><li>Yield </li></ul><ul><li>T C K Berubah dr A ke B </li></ul><ul><li>160 20 52-60 = -8 </li></ul><ul><li>180 20 83-72 = 11 </li></ul><ul><li>160 40 45-54 = -9 </li></ul><ul><li>180 40 80-68 = 12 </li></ul><ul><li>rata2 = 1,5 </li></ul>
  20. 20. FAKTORIAL DESIGN <ul><li>CARA LAIN MENGHITUNG EFEK: </li></ul><ul><li>Efek = rata-rata respon level atas – rata2 respon level bawah </li></ul><ul><li>Contoh Efek temperatur </li></ul><ul><li>T = (72+68+83+80)/4 - (60+54+52+45)/4 </li></ul><ul><li>= 23 </li></ul><ul><li>Efek Konsentrasi, C </li></ul><ul><li>C = (54+68+45+80)/4 - (60+72+52+83)/4 </li></ul><ul><li>= -5 </li></ul><ul><li>Efek Katalis, K </li></ul><ul><li>K = (52+83+45+80)/4 - (60+72+54+68)/4 </li></ul><ul><li>= 1,5 </li></ul>
  21. 21. <ul><li>Efek interaksi </li></ul><ul><li>Interaksi Temperatur – Katalis </li></ul><ul><li>Katalis Rata2 efek temperatur </li></ul><ul><li>B (+) [(y6-y5)+(y8-y7)]/2 </li></ul><ul><li>[31 + 35]/2 </li></ul><ul><li>33 </li></ul><ul><li>A(-) [(y4-y3)+(y2-y1)]/2 </li></ul><ul><li>[12 + 14] </li></ul><ul><li>13 </li></ul><ul><li>Interaksi TxK = (33 – 13)/2 </li></ul><ul><li>= 10 </li></ul>
  22. 22. <ul><li>Interaksi TxC </li></ul><ul><li>rata2 efek suhu </li></ul><ul><li>C (+) [(y4-y3)+(y8-y7)]/2 </li></ul><ul><li>= [(68-54)+(80-45)]/2 </li></ul><ul><li>= 24,5 </li></ul><ul><li>C(-) [(y6-y5)+(y2-y1)]/2 </li></ul><ul><li>= [(83-52)+(72-60)]/2 </li></ul><ul><li>= 21,5 </li></ul><ul><li>Interaksi TxC = (24,5-21,5)/2 </li></ul><ul><li>= 1,5 </li></ul>
  23. 23. FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Algoritma Yate’s </li></ul><ul><li>No T C K Y (1) (2) (3) Pembagi Efek Hasil </li></ul><ul><li>- - - 60 132 254 514 8 rata2 64,25 </li></ul><ul><li>+ - - 72 122 260 92 4 T 23.0 </li></ul><ul><li>- + - 54 135 26 -20 4 C -5.0 </li></ul><ul><li>+ + - 68 125 66 6 4 TC 1,5 </li></ul><ul><li>- - + 52 12 -10 6 4 K 1,5 </li></ul><ul><li>+ - + 83 14 -10 40 4 TK 10.0 </li></ul><ul><li>- + + 45 31 2 0 4 CK 0.0 </li></ul><ul><li>+ + + 80 35 4 2 4 TCK 0.5 </li></ul>
  24. 24. FAKTORIAL DESIGN <ul><li>QUICKER METHOD </li></ul><ul><li>No T C K TC TK CK TCK Yield </li></ul><ul><li>1 - - - + + + - 60 </li></ul><ul><li>2 + - - - - + + 72 </li></ul><ul><li>3 - + - - + - + 54 </li></ul><ul><li>4 + + - + - - - 68 </li></ul><ul><li>5 - - + + - - + 52 </li></ul><ul><li>6 + - + - + - - 83 </li></ul><ul><li>7 - + + - - + - 45 </li></ul><ul><li>8 + + + + + + + 80 </li></ul>Contoh : Efek T = ( -60 + 72 – 54 + 68 – 52 + 83 – 45 + 80)/4 = 23
  25. 25. FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Interpetasi data </li></ul><ul><li>Efek Hasil </li></ul><ul><li>Rat-rata 64,25 </li></ul><ul><li>T 23 </li></ul><ul><li>C -5 </li></ul><ul><li>K 1,5 </li></ul><ul><li>TC 1,5 </li></ul><ul><li>TK 10 </li></ul><ul><li>CK 0,0 </li></ul><ul><li>TCK 0,5 </li></ul>
  26. 26. FAKTORIAL DESIGN <ul><li>Contoh soal : </li></ul><ul><li>Apa yang disebut faktorial design? </li></ul><ul><li>Apa yang disebut faktorial design 2 level? </li></ul><ul><li>Berapa jumlah percobaan yang diperlukan untuk faktorial design 2 level dengan 4 variabel? </li></ul><ul><li>Tentukan efek utama dan efek interaksi dari data berikut : </li></ul><ul><li>Nikel, % Mn, % Kekuatan patah, ft lb </li></ul><ul><li>0 1 35 </li></ul><ul><li>3 1 46 </li></ul><ul><li>0 2 42 </li></ul><ul><li>3 2 40 </li></ul><ul><li>Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh 2 logam tersebut terhadap kekeuatan logam paduan. Berikan komentar Saudara terhadap hasil tersebut </li></ul><ul><li>5. Berikan penjelasan apa bedanya faktorial design 2 3 dan 3 2 </li></ul>

×