Pengendalian Pencemaran Laut

13,270 views

Published on

Published in: Travel, Technology
0 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
13,270
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
76
Actions
Shares
0
Downloads
236
Comments
0
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengendalian Pencemaran Laut

  1. 1. PENGENDALIAN PENCEMARAN LAUT DISUSUN OLEH : FENINDA N FRANKY A GALIH AW
  2. 2. PENGERTIAN PENCEMARAN LAUT <ul><li>Masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan laut oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan laut tidak sesuai lagi dengan baku mutu dan/atau fungsinya </li></ul><ul><li>(Peraturan Pemerintah No.19/1999) </li></ul>
  3. 3. Klasifikasi Bahan-bahan pencemar <ul><li>a) Golongan non-konservatif terbagi dalam tiga bentuk yaitu : </li></ul><ul><li>Buangan yang dapat terurai </li></ul><ul><li>Pupuk </li></ul>
  4. 4. <ul><li>b) Golongan konservatif terbagi dalam dua bentuk yaitu : </li></ul><ul><li>Partikulat, seperti buangan dari penambangan </li></ul><ul><li>Buangan yang terus-menerus (persistent waste) yang terbagi lagi dalam tiga bentuk : </li></ul><ul><ul><li>logam-logam berat </li></ul></ul><ul><ul><li>hidrokarbon terhalogenasi </li></ul></ul><ul><ul><li>bahan-bahan radioaktif. </li></ul></ul>
  5. 5. Sumber-sumber Polutan <ul><li>Aktivitas di darat </li></ul><ul><ul><li>Penebangan hutan </li></ul></ul><ul><ul><li>Buangan limbah industri,limbah pertanian, limbah cair domestik, limbah padat </li></ul></ul><ul><ul><li>Konversi lahan mangrove dan lamun (mangrove and swamp conversion). </li></ul></ul>
  6. 6. <ul><li>Aktivitas di laut </li></ul><ul><ul><li>Perkapalan </li></ul></ul><ul><ul><li>Dumping di laut </li></ul></ul><ul><ul><li>Pertambangan </li></ul></ul><ul><ul><li>Eksplorasi dan eksploitasi minyak </li></ul></ul><ul><ul><li>Budidaya laut </li></ul></ul><ul><ul><li>Perikanan </li></ul></ul>
  7. 7. Salah satu sumber utama pencemaran minyak di laut: <ul><li>kebocoran kapal </li></ul><ul><li>supertanker minyak </li></ul>
  8. 8. Dampak Pencemaran minyak di laut <ul><li>Jangka pendek </li></ul><ul><li>Masuknya molekul-molekul hidrokarbon minyak ke dalam sel. Berbagai jenis udang dan ikan akan beraroma dan berbau minyak. </li></ul><ul><li>Minyak menyebabkan kematian pada ikan disebabkan kekurangan oksigen, keracunan karbon dioksida, dan keracunan langsung oleh bahan berbahaya. </li></ul>
  9. 9. <ul><li>Jangka panjang </li></ul><ul><li>Terutama bagi biota laut yang masih muda. Minyak di dalam laut dapat termakan oleh biota-biota laut. Sebagian senyawa minyak dapat terakumulasi dalam senyawa lemak dan protein. </li></ul>
  10. 10. PENERAPAN BERBAGAI TEKNOLOGI KONVENSIONAL UNTUK MENANGANANI PENCEMARAN MINYAK DI LAUT <ul><li>Pembersihan Secara Mekanik </li></ul><ul><li>Penggunaan Dispersant </li></ul><ul><li>Pembakaran Minyak Secara In Situ di Laut </li></ul><ul><li>Bioremediasi </li></ul>
  11. 11. TEKNOLOGI ALTERNATIF <ul><li>TEKNOLOGI MEMBRAN </li></ul>
  12. 12. <ul><li>Membran merupakan media pemisah yang bersifat selektif permeabel dengan menahan komponen tertentu dan melewatkan komponen lainnya </li></ul>
  13. 13. <ul><li>Proses pemisahan dengan menggunakan membran pada pemisahan fasa cair-cair umumnya didasarkan atas ukuran partikel dan beda muatan dengan gaya dorong (driving force) berupa beda tekanan, medan listrik, dan beda konsentrasi </li></ul>
  14. 14. <ul><li>TEKNOLOGI KONVENSIONAL VS </li></ul><ul><li>TEKNOLOGI MEMBRAN </li></ul>

×