Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Rinitis Alergi: Definisi, Gejala & Pengobatannya

5,608 views

Published on

Sebuah slide yang menjelaskan mengenai pengertian atau definitis rhinitis alergi, gejala rhinitis alergi, dan cara mengobati Rhinitis Alergi.

Published in: Health & Medicine
  • Be the first to comment

Rinitis Alergi: Definisi, Gejala & Pengobatannya

  1. 1. RINITIS ALERGI (ALLERGIC RHINITIS)
  2. 2. RINITIS ALERGI (ALLERGIC RHINITIS) Rinitis alergi adalah sebuah kondisi dimana selaput lendir hidung mengalami peradangan akibat terjadinya reaksi alergi yang berlebihan terhada sumber alergen tertentu. Gejala Rinitis Alergi diantaranya yaitu bersin-bersin, hidung meler/pilek, terasa gatal pada mata, tenggorokan, dan telinga.
  3. 3. SIAPA YANG BERPOTENSI RINITIS ALERGI Rinitis alergi sering kali diderita oleh mereka yang memiliki riwayat alergi tertentu, serta mereka yang menderita sakit asma atau eczema. Rinitis alergi bisa terjadi pada siapapun baik anak-anak ataupun orang dewasa. Gejala yang muncul bisa ringan hingga kronis.
  4. 4. PENYEBAB RINITIS ALERGI  Gejala rhinitis alergi terjadi akibat reaksi hidung terhadap partikel kecil alergen yang terbang terbawa oleh udara.  Reaksi alergi ditandai oleh adanya pengaktifan dua jenis sel penyebab peradangan, yang disebut mast cells dan basophils. Sel tersebut menghasilkan substansi penyebab peradangan seperti senyawa histamin yang mana bisa menyebabkan hidung terasa mampet, meler ingus terus, gatal, serta bersin-bersin.
  5. 5. PENYEBAB RHINITIS ALERGI  Rinitis alergi bisa terjadi secara musiman (seasonal) dan juga bisa terjadi secara menetap (perennial).  Gejala rinitis alergi musiman biasanya disebabkan oleh alergi terhadap serbuk sari dari bunga, rerumputan/rumput liar, pohon/tanaman, dan jamur.  Sedangkan gejalanya rinitis alergi yang menetap biasanya dipicu oleh alergi pada debu, bulu hewan, kecoa, jamur atau spora jamur.
  6. 6. DIAGNOSA RINITIS ALERGI  Diagnosa rhinitis alergi bisa melalui pemeriksaan fisik dan pemeriksaan terhadap gejala-gejala yang muncul. Seperti:  Kapan saja gejalanya muncul.  Dimana saja gejalanya muncul.  Memeriksa apakah penderita memiliki riwayat alergi. o Untuk mengetahui alerginya terhadap apa saja secara akurat, bisa diperiksa dengan malakukan tes alergi.
  7. 7. PENANGANAN RINITIS ALERGI  Agar gejala rhinitis alergi tidak muncul dan terjadi, maka penderita harus menghindari alergen-alergen pemicu reaksi alergi.  Membersihkan lingkungan/ruangan dari segala pemicu alergi.  Untuk meringankan gejala pilek dan bersin-bersin yang muncul, bisa digunakan obat-obatan tipe antihistamin.  Pilihan pengobatan lainnya adalah dengan Immunotherapy.
  8. 8. RINITIS NON-ALERGI  Selain rintis alergi, ada juga yang disebut dengan rinitis non-alergi. Rinitis non-alergi adalah rinitis yang gejalanya tidak disebabkan oleh reaksi alergi.  Gejala rinitis non-alergi ini hampir mirip rinitis alergi. Namun penyebabnya sulit di diagnosa.  Gejalanya yaitu: sering bersin-bersin terus, hidung pilek/meler ingus bening, gampang bersin ketika dingin, bersin-bersin di pagi hari.
  9. 9. MENGOBATI GEJALA RINITIS  Jika Anda merupakan penderita Rinitis yang menetap dan tak sembuh-sembuh. Saya sarankan Anda untuk mencoba mengikuti panduan cara mengobati gejala rinitis yang dijelaskan dalam Ebook Mengatasi Bersin. Ebook tersebut bisa Anda dapatkan di www.MengatasiBersin.com  Solusi dan tips didalam eBook tersebut telah membantu saya sembuh dari gejala-gejala Rhinitis yang sudah sejak lama saya derita. Cobalah, siapa tahu Anda pun bisa sembuh.

×