Interpretasi Peta Bentuk Muka Bumi

28,359 views

Published on

Published in: Education
2 Comments
11 Likes
Statistics
Notes
  • Thank Gabriel , for your kindness.Bravo Indonesia
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Kita selalu peduli dengan kurikulum sehingga selalu dengan perubahan namun suatu hal bahwa akan semakin jauh dari karakter bangsa jika kita menoleh bangsa di dunia dan meninggalkan budaya sendiri, persatuan , kebangsan dan kebenekaan sangatlah menjadi dasar dari sistem pendidikan nasional kita
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
28,359
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
120
Actions
Shares
0
Downloads
762
Comments
2
Likes
11
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Interpretasi Peta Bentuk Muka Bumi

  1. 1. INTERPRETASI PETA BENTUK MUKA BUMI
  2. 2. Tujuan PembelajaranSetelah pelajaran ini selesai siswa diharapkan dapat :1. menjelaskan faktor pembentuk relief muka bumi2. menginterpretasikan skala peta untuk menghitung jarak dan luas bidang;3. menginterpretasikan peta wilayah4. menginterpretasikan peta tentang bentuk dan pola muka bumi5. menginterpretasikan pola dan bentuk objek geografi sesuai bentang alamnya.
  3. 3. Faktor pembentuk Relief muka bumi.• Relief Adalah tinggi rendahnya permukaan bumi• Faktor penyebab terjadinya relief: a. Tenaga endogen Yaitu tenaga yang berasal dari dalam bumi seperti ( vulkanisme, siesme, tektonisme) b. Tenaga eksogen Yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi, seperti ( pelapukan, erosi, sedimentasi)
  4. 4. Tujuh Lapisan Bumi
  5. 5. VulkanismeVulkanisme adalah semua gejala alam yang terjadi akibat aktifitas/gerakan magma.a. Gunung aktif, yaitu suatu gunungapi yang masih aktif melakukan kegiatan vulaknisme hingga sekarang. Dicirikan dengan adanya asap pada bagian kawah, adanya gempa vulkanik di sekitar kawasan gunungapi tersebut, dan adannya letusan-letusan (erupsi) secara berkala maupun periodik. Contoh: Gunung Merapi, Gunung Tangkuban Perahu, Gunung Anak Krakatau, Gunung Tengger, dan Gunung Gamalama.b. Gunung istirahat, yaitu gunung api yang sudah tidak menunjukkan aktivitas vulkanisme namun masih berpotensi untuk bangkit kembali untuk melakukan aktivitas vulkanismenya. Contoh: Gunung Kelud, Gunung Ungaran, Gunung Merbabu, dan Gunung Ciremai.c. Gunung mati, yaitu gunungapi yang sejak tahun 1600 sudah tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas vulkanismenya lagi. Contoh: Gunung Gunung Sindoro, Gunung Sumbing
  6. 6. SeismeSeisme adalah getaran kerak bumi / lithosferJenis Gempa Bumi :a. Gempa Bumi Vulkanik : disebabkan oleh gunung berapib. Gempa Bumi Tektonik : disebabkan oleh pergeseran lapisan kerak bumic. Gempa Bumi Runtuhan : disebabkan oleh tanah runtuh di daerah pertambangan, atau goa-goa.
  7. 7. Istilah-istilah dalam Gempa bumi1. Seismologi : ilmu yang mempelajari gempa bumi2. Seismograf : alat pencatat gempa3. Seismogram : hasil gambaran seimograf yang berupa garis-garis patah4. Hiposentrum : pusat gempa di dalam bumi5. Episentrum : tempat di permukaan bumi/permukaan laut yangtepat di atas hiposentrum. Pusat gempa di permukaanbumi6. Homoseista : garis khayal pada permukaan bumi yang mencatat gelombang gempa primer pada waktu yang sama7. Pleistoseista : garis khayal yang membatasi sekitar episentrum yang mengalami kerusakan terhebat akibat gempa8. Isoseista : garis pada peta yang menghubungkan tempat- tempatyang mempunyai kerusakan fisik yang sama
  8. 8. Rumus Hukum Laska A ={ ( S - P ) - 1 menit} x 1000 km– A = jarak episentrum dari stasiun pencatat gempa– S = waktu yang menunjukkan pukul berapa gelombang sekunder tercatat di stasiun– P = waktu yang menunjukkan berapa gelombang primer tercatat di stasiun1 menit (ketetapan)– 1000 km (ketetapan)
  9. 9. Tektonisme Epirogenesa Orogenesa Gerakan pembentuk Berlangsung sangat pelan dan pegunungan lipatan maupun gerakannya meliputi wilayah patahanyang luas misalanya perubahan garis pantai Tektonisme
  10. 10. Pelapukan : Proses hancurnya batuan a. Pelapukan Mekanik sinar matahari, air,angin b. Pelapukan kimiawi c. Pelapukan organik makhluk hidup Erosi : Proses pengikisan permukaan bumi yang disebabkan air mengalir, angin, Es, gelombang air lautTENAGA a. Erosi es (gletser)EKSOGEN b. Erosi angin c. sungai Sedimentasi : Pengendapan hasil erosi a. Sedimentasi fluvial (sungai) b. Sedimentasi air laut c. Sedimentasi oleh angin d. Sedimentasi glestser
  11. 11. Jenis & Bentuk PetaJenis Peta :a. Peta Umum adalah peta yang menggambarkan seluruh kenampakan yang ada di muka bumi Contoh Peta Umum Peta Topografi (peta Kontur), Peta Dunia, Peta Corografib. Peta Khusus/ Tematik adalah peta yang menggambarkan kenampakan tertentu yang ada di muka bumi Contoh Peta Khusus Peta Hasil Tambang, Peta Wisata, Peta Navigasi , Peta Persebaran Penduduk, dll.Bentuk Peta meliputi : a. Peta Datar b. Peta Relief/ Peta Timbul c. Peta Digital
  12. 12. Skala Peta• Skala adalah Perbandingan jarak di peta dengan jarak sesungguhnya di muka bumi• Jenis Skala Skala angka / numerik Skala grafis• Jenis skala angka / Numerik Skala Kadaster = 1: 100 - 1: 5000 Skala Besar = 1: 5.000 - 1 : 250.000 Skala sedang = 1: 250.000 - 1 : 500.000 Skala Kecil = 1: 500.000 - 1: 1.000.000 Skala Geografis = 1: 1.000.000 ke atas
  13. 13. Interpretasi Simbol-Simbol pada PetaA. Simbol Garis : jalan raya, jalan kereta api, sungai, dan batas administrasi ,Isopleth ketinggian = contour). Beberapa contoh isopleth adalah sebagai berikut. 1) Isotherm : garis-garis di peta yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki temperatur udara sama. 2) Isohyse : garis-garis di peta yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki daerah sama. 3) Isogone: garis-garis di peta yang mneghubungkan tempat-tempat yang memiliki deklinasi magnetic sama. 4) Isohyet : garis-garis di peta yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki curah hujan sama. 5) Isobar : garis-garis di peta yang menghubungkan tempat- tempat yang memiliki tekanan udara sama 6) Isobath : garis-garis di peta yang menghubungkan tempat-tempat yang memiliki kedalaman laut sam
  14. 14. B. Simbol Titik (dot) Bentuk dot antara lain : X, V, , , Simbol titik digunakan untuk menggambarkan kota, pelabuhan, persebaran penduduk dll. Gambar Peta tematik persebaran Gambar Persebaran pemukiman di penduduk di desa “X” desa “X”
  15. 15. C. Simbol Batang (bar-graph) Simbol Batang Horisontal Produksi palawija di tiga desa Simbol Batang FertikalD. Simbol Warna : 1) Biru Tua = laut dalam 2) Biru Muda = Laut dangkal 3) Hijau = Dataran Rendah 4) Kuning = Dataran Tinggi 5) Coklat = Pegunungan
  16. 16. Arah Pada Peta• Azimuth Adalah sudut yang diukur dari arah utara berputar searah jarum jam. Besarnya sudut azimuth adalah 00-3600. Giza terletak pada ---- derajat dari London ?
  17. 17. • Bearing Adalah penyimpangan sudut dilihat dari titik tertentu pada suatu arah terhadap utara atau selatan ke arah barat atau timur menurut pilihan mana yang lebih dekat. Besarnya bearing lebih kecil dari 00-3600 dan letaknya antara 00-900. Berapa Azimut No. 1 dari No. 2 dan berapa Bearingnya ?
  18. 18. Garis Kontur pada Peta Topografi• Garis kontur adalah garis yang menghubungkan titik-titik yang mempunyai ketinggian yang sama, yang diukur dari permukaan laut sebagai titik dengan ketinggian nol.• Sifat-sifat garis kontur a) Garis kontur tidak pernah saling berpotongan, kecuali dalam keadaan ekstrim seperti pada tebing yang menggantung. b) Garis kontur akan merenggang kalau topografi landai dan merapat kalau curam c) Garis kontur tidak akan bertemu atau menyambung dengan garis kontur yang bernilai lain. d) Pada lembah, garis kontur akan meruncing kearah hulu
  19. 19. • Contour Interval• Antargaris kontur yang memiliki ketinggian sama disebut interval kontur (Contour Interval = Ci).• Rumus yang digunakan untuk penetapan Ci sebagai berikut : 1 Ci = ---------------- X Penyebut Skala 2000• Contoh: Peta A berskala 1 : 10.000. Berapa nilai contour interval (Ci) peta A?• Jawab: 1• Ci = ----------------- x 10.000 = 5 meter 2.000• Peta A memiliki contour interval (Ci) = 5 meter.
  20. 20. Contoh Penampang melintang
  21. 21. Bentuk Patahana. Horst yaitu tanah yang lebih tinggi dari tanah sekitarnyab.Graben (Slank) yaitu lapisan tanah yang lebih rendah dari tanah sekitarnyac. Sesar / fault yaitu Bidang patahan yang telah mengalami pergeserand.Pegunungan patahan (Block Montain) timbul akibat adanya retakan-retakan di suatu daerah, ada yang naik, ada yang turun, dan ada pula yang bergerak miring.
  22. 22. Jenis Patahan
  23. 23. Jenis Lipatan
  24. 24. Contoh Lipatan Miring
  25. 25. Bentuk-Bentuk Relief di Dasar Laut1. Dangkalan (Shelf)/ Landas Benua Adalah laut dengan kedalaman 0-200 meter .Contoh Dangkalan Sunda (Laut Jawa, Selat sunda), Dangkalan Sahul (Laut Arafura)2. Palung Laut /trench Adalah dasar laut yang sangat dalam, curam, sempit, dan memanjang. Trog Sunda di selatan Pulau Jawa (dalamnya 7.450 m), Trog Mindanau sebelah timur Pilipina (dalamnya 10.830 m), Trog Puerto Rico (dalamnya 9.175 m)3. Lubuk Laut / beken adalah Cekungan laut dalam dan bulat. Contoh Lubuk Laut Banda4. Punggung Laut / drempel adalah dasar laut yang menjulang ke atas sebagai pegunungan di laut. Contoh Punggung Laut Siboga (di Maluku) ,Punggung Laut di sebelah barat Pulau Sumatera5. Ambang laut Adalah laut dangkal yang memisahkan dua laut dalam. Contoh Ambang Laut Sulu, Ambang Laur Sangihe Gunung Laut ( Seamounts) adalah gunung yang terbentuk di dasar laut . Contoh Gunung Krakatau di Selat Sunda, Gunung Laut Banda.
  26. 26. Bentuk permukaan bumi di pantaia. (a) Tanjung daratan yang menjorok ke laut. Jika menjoroknya sangat jauh, disebut semenanjung. Contohnya Tanjung Cina, Ujung Kulon, Tanjung Kerawang, Tanjung Harapan, dan Semenanjung Malaka.b. (b) Teluk adalah laut yang masuk ke arah darat. Contohnya Teluk Penyu, Teluk Baron, Teluk Jakarta, Teluk Persi, dan Teluk Donggala.c. (c) Cliff Cliff yaitu pantai yang curam atau terjal. Contohnya pantai cliff di daerah Parangtritis, Rongkop (DIY), dan Karangbolong (Jawa Tengah).d. (d) Pantai Berteras atau Pantai Bertingkat adalah pantai yang terjadi akibat daerah itu mengalami pengangkatan berkali-kali.e. (e) Tombolo adalah hasil endapan material pasir dan kerikil yang menghubungkan suatu pulau kecil pada pantai yang dangkal dengan daratan.
  27. 27. TOMBOLO PANTAI CLIFF NEHRUNG/BETING PANTAI BERTINGKAT
  28. 28. f. (f) Nehrung/ beting adalah suatu endapan material pasir dan kerikil, yang diendapkan oleh air laut di pantai dangkal, sehingga merupakan dinding pemisah antara laut dengan darat.g. (g) Pulau Karang ialah pulau yang terbentuk dari koloni binatang yang hanya dapat hidup pada temperatur dan kedalaman laut tertentu. Contoh Kepulauan Seribu di Teluk Jakarta.h. Karang Atol adalah pulau karang berbentuk Cincin . misalnya Pulau Macan di Indonesia.k. Laguna ialah bagian dari laut dangkal yang terdapat di tengah-tengah atol. Menurut teori yang dikemukakan oleh Charles Darwin, atol terjadi akibat pulau yang tenggelam secara perlahan-lahan.
  29. 29. LAGUNA ATOLATOL
  30. 30. POLA DAN BENTUK OBJEK GEOGRAFIA. Identifikasi Objek Studi Geografi 1. Geografi fisis (physical geography) mempelajari aspekaspek fisik, misalnya batuan, mineral, relief muka bumi, cuaca dan iklim, air, tumbuhan, serta hewan. 2. Geografi sosial (human geography) mempelajari aspek-aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya.
  31. 31. Pendekatan Studi Geografi• a. Pendekatan Topikal (Topical Geography) dikaji variabel atau rangkaian antara sesama aspek fisik. Contoh : antara aspek fisik dan aspek sosial, misalnya hubungan antara bentuk lahan dengan kepadatan permukaan dan ketersediaan utilitas.• b. Pendekatan Kewilayahan/ Region di mana tiap region akan mempunyai sifat-sifat khas yang tertentu pula. Contoh: kawasan Asia Tenggara.
  32. 32. • 2. Gejala Geografi dalam Kehidupan a. Musim penghujan dan musin kemarau b. Turunnya satwa dan keringnya mata air thd aktivitas vulkanisme. c. Naiknya atau turunnya permukaan air sumur tiba-tiba akibat gempa bumi d. Pengaruh bentukan muka bumi (relief) terhadap pola-pola permukiman penduduk e. Pengaruh persebaran jenis tanah, dengan jenis tanaman f. Pengaruh angin darat dan angin laut terhadap nelayan tradisional.
  33. 33. Kajian Geografia. Kajian litosfer, mempelajari tentang bentuk- bentuk permukaan bumi, proses perubahan bentuk permukan bumi/ diastropisme.b. Kajian hidrosfer meliputi air preatis-air artesis, zona laut.c. Kajian atmosfer meliputi cuaca , iklim, lapisan udara.d. Kajian biosfer meliputi tumbuhan/flora, faunae. Kajian antroposfer meliputi jumlah dan persebaran serta bentuk-bentuk hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungannya.
  34. 34. POLA PEMUKIMAN PENDUDUK POLA LINIER / MEMANJANG POLA MEMUSATPOLA MENYEBAR
  35. 35. ZONA LAUT
  36. 36. LAUT TERRITORIAL, LAUT ZEE, LAUT BEBAS, LAUT NUSANTARA
  37. 37. LAPISAN ATMOSFER
  38. 38. Kaitan Corak Kehidupan Penduduk dengan Bentuk Muka Bumi1. 1) Corak Kehidupan Penduduk di Dataran Pantai yang landai dan berombak tenang relatif dikembangkan sebagai sawah pasang surut, tambak ikan dan udang, juga berkembang dermaga- dermaga baik kecil dan sedang, bahkan berkembang pelabuhanpelabuhan besar (Tanjung Priok, Tanjung Perak, Tanjung Mas).2. Corak Kehidupan Penduduk di Dataran Pantai yang curam dan terjal serta berombak yang besar dan kawasan pantai yang berdinding terjal sulit dikembangkan sebagai kawasan pelabuahn atau dermaga. Pengaruh: a. Rata-rata para nelayan di Jawa selatan memiliki keberanian yang tinggi dalam mengarungi samudra yang lebih berbahaya daripada laut Jawa yang relatif tenang di Jawa bagian utara. b. Perahu-perahu nelayan di kawasan pantai selatan Jawa rata-rata baknya lebih lancip dan panjang, bercadik, dan dilengkapi dengan layar yang relatif lebih kecil. Sedangkan perahu-perahu nelayan di kawasan pantai utara Jawa ukuranya relatif besar, tanpa cadik, dan ukuran layarnya juga besar.
  39. 39. Corak Kehidupan Penduduk di Dataran Rendaha. Wilayah dataran rendah adalah meliputi daerah pantai sampai pada ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut .b. kawasan konsentrasi penduduk,c. untuk pengemban prasarana transportasi berupa jalan raya dan jalan kereta apid. aktivitas perekonomian penduduk pertokoan industrie. fasilitas sosial seperti pusat perbelanjaan, pusat pemerintahan sarana pendidikanf. sektor pertanian, transportasi,g. Pola pemukiman memusat.
  40. 40. 3) Corak Kehidupan Penduduk di Dataran Tinggi• wilayah yang beriklim sejuk dengan cadangan air yang sudah banyak berkurang.• Rumah-rumah terbuat dari kayu-kayu keras, bambu, ataupun batu-bata, untuk menghindari pengaruh iklim yang perbedaannya sangat menyolok.• Tanaman budidayanya berbeda-beda tergantung pada iklim, cuaca setempat.• Corak dataran tinggi mulai terpencar mendekati lahan-lahan pertanian mereka.• Metode terasering sering diterapkan oleh penduduk untuk menghindari kerusakan lahan pertanian akibat erosi.
  41. 41. 4) Corak Kehidupan Penduduk di Daerah Pegunungana. Persediaan air yang relatif sedikit membuat terjadinya konsentrasi pemukiman penduduk pada lembah-lembah dan alur sungai.b. Ladang-ladang yang diusahakan penduduk biasanya terletak di daerah lembah pegunungan.c. Sungai-sungai yang ada dipergunakan untuk keperluan sehari-hari (MCK) dan tidak dipergunakan untuk budidaya karena arusnya deras dan erosinya berkembang secara intensif.d. Kesulitan yang paling berpengaruh di kawasan ini adalah dari segi transportasi, keadaan jalan yang tidak rata, naik turun, dan sempit .
  42. 42. A. Pilihlah jawaban yang paling benar!• 1. Simbol yang paling baik untuk menunjukkan perbandingan kuantitatif suatu data adalah …. a. simbol luasan c. simbol batang b. simbol garis d. simbol dot• 2. Jarak vertikal antara dua garis kontur yang berurutan disebut …. a. interval kontur c. skala kontur b. indeks kontur d. garis kontur• 3. Garis-garis yang berada di peta guna menunjukkan sekaligus menghubungkan tempattempat yang memiliki deklinasi magnetik yang sama disebut …. a. isogone c. isobar b. isohyet d. garis kontur• 4. Batas bawah suatu profil topografi disebut …. a. cross line c. end line b. base line d. section line• 5. Pegunungan menengah, mempunyai kisaran perbedaan tinggi antara …. a. 200 – 5000 m c. 0 – 200 m b. 500 – 1.500 m d. > 1.500 m
  43. 43. • 6. Dataran yang terjadi dari hasil sedimentasi material (tanah) yang dibawa oleh sungaisungai ke muara disebut …. a. dataran tinggi c. dataran alluvial b. dataran banjir d. dataran delta• 7. Ketinggian suatu tempat dari atas permukaan laut yang cocok/sesuai untuk dikembangkan sebagai area perkebunan teh adalah …. a. sekitar 120 meter c. kurang dari 650 meter b. antara 650 – 1.200 meter d. antara 1.800 – 2.500 meter• 8. Lipatan yang terjadinya sangat intensif disebut …. a. lipatan isoklinal c. lipatan rebah b. lipatan kelopak d. lipatan asimetri• 9. Batas pertemuan antara pegunungan Sirkum Mediterania dan Pasifik di wilayah kepulauan Indonesia yaitu di …. a. Pulau Palawan dan Pulau Sulu c. Kepulauan Banggai dan Sula b. Kepulauan Talaut dan Tidore d. Pulau Sangie dan Talaut• 10. Persamaan species ikan sungai di Kalimantan Barat dan di Sumatera terjadi karena … a. kedalaman Selatan Karimata kurang dari 60 meter b. sungai di Sumatra dengan sungai di Kalimantan Barat pernah menjadi satu muara c. ikan sungai di Sumatra pernah diangkut dan dipindahkan ke sungai di Kalimantan Barat d. Pulau Sumatra dan Pulau Kalimantan dihubungkan oleh Paparan Sunda
  44. 44. • 11. Bagian dari kulit bumi yang meninggi daripada daerah sekitarnya, akibat suatu patahan diistilahkan sebagai berikut, kecuali … . a. Horst c. graben b. pematang d. sembul• 12. Tinggi tempat antara 1.500 – 2.500 m di atas permukaan laut oleh F.W. Junghuhn disebut zone … . a. beriklim sejuk c. beriklim panas b. beriklim dingin d. beriklim sedang• 13. Jenis Delta yang paling banyak terdapat di Indonesia adalah jenis delta … . a. delta lobben c. delat kaki burung b. delta runcing d. delta busur• 14. Selat yang tidak kering pada zaman es yang lalu adalah …. a. Selat Madura c. Selat Karimata b. Selat Makassar d. Selat Sunda
  45. 45. • 15. Laut yang pada jaman Diluvium disebut dengan tanah Sahul, adalah … . a. Laut Arafuru c. Laut Cina Selatan b. Laut Sulawesi d. Laut Jawa• B. Jawablah dengan jelas dan benar!1. Sebutkan perbedaan kegiatan ekonomi antara penduduk di dataran rendah dengan pegunungan!2. Bentuk muka bumi sangat berpengaruh kepada kehidupan di atasnya? Benarkah demikian? Berikanlah alasan yang tepat!.3. Sebutkan bukti-bukti bahwa Paparan Sunda dan Paparan Sahul pernah menjadi daratan!4. Mengapa dataran aluvial sangat cocok untuk lahan pertanian?5. Apakah persamaan dan perbedaan antara lipatan (fold) dan patahan (fault)?

×