Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Budidaya bonsai

5,501 views

Published on

  • Be the first to comment

Budidaya bonsai

  1. 1. DAFTAR PUSTAKA  http://1.bp.blogspot.com/_RGGzHPOpcRk/SkeU0p6Jy1I/AAAAAAAAAdI/tDrG5 I_KCjw/s320/style-sharimiki.jpg  BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang
  2. 2. Bonsai merupakan seni mengkerdilkan pohon yang berasal dari Jepang. Seni inibanyak sekali pengagumnya kearena bisa menghasilkan tanaman kerdil yang beranekaragam bentuk dan rangkaiannya.1.2 Rumusan Masalah1.2.1 Bagaimanakah Sejarah bonsai ?1.2.2 Apa pengertian dari bonsai ?1.2.3 Bagaimana cara menanam bonsai1.2.4 Bagaimana cara pemeliharaan bonsai ?1.2.5 Apa saja bagian tanaman, sifat dan fungsinya ?1.2.6 Apa saja jenis-jenis bonsai ?1.3 Tujuan Untuk memberikan tambahan wawasan pada pembaca tentang tanaman bonsai. Dan memeberikan sedikit informasi tentang tanaman bonsai, agar pembaca lebih mengetahui tentang bonsai. Bab II Pendahuluan2.1 Sejarah Bonsai
  3. 3. Sikon yang serba sempit, nampaknya beberapa ratus tahun lalu sudah dapat teratasioleh bangsa-bangsa Cina dan Jepang. Mereka berusaha mendekatkan tanaman yangberumur panjang dengan menanamnya di dalam pot. Tamanan yang dipelihara secara khusus di dalam pot puluhan tahun lamanya, tentutidak dapat tumbuh secara normal. Pohon-pohonan yang semula dapat tumbuh beberapameter tingginya dengan pemeliharaan khusus tersebut tumbuhnya kerdil. Tidak hanyakerdil dalam arti kata tingginya mencapai tingkatan asalnya, namun juga diberinya bentukyang beraneka ragam. Membentuk tanaman yang kerdil dan memeliharanya hungga beberapa ratus tahunlamanya. Merupakan suatu kesenian sendiri. Bentuk dan wajah pohon kerdil dipertahankandengan diwariskan kepada turunan pencipta pertamanya. Seni “pohon kerdil" ini yang semulanya banyak dikembangkan di Tiongkok sejakabad ke 11 dan mulai masuk ke Jepang sejak abad ke 15. Di Jepang seni ini diberi namaseni “bonsai”, dan gambar-ganbar bonsai ini banyak nampak sebagai hiasan barangkeramik yang cukup indah.Seni bonsai dari Jepang ini setelah perang dunia ke II, menjalar ke dunia Barat danAmerika Serikat. Akhirnya Indonesia pun ketularan seni pengkerdilan pohon.2.2 Pengertian bonsai
  4. 4. 2.3 Bagian Tanaman, Sifat dan FungsinyaOrgan-organ tanaman dan sifatnya Hingga saat ini tanaman yang dikerdilkan pada umumnya termasuk keluarga besar“Dicotyledon” atau tanaman yang bijinya berkeping dua, maka dari itu uraian tentangtanaman di bawah ini khusus ditujukan kepda tanaman yang berkeping dua. Bagian tanaman yang dapat dibagi menjadi dua bagian :
  5. 5. 1.Bagian vegetative (organum nutrivum) 2.Bagian generative (reproductivum)Bagian vegetative : Bagian vegetative dapat dibagu dalam 2 bagian : 1. Yang berada di atas tanah (batang pokok, dahan, ranting, daun), berada di dalam lingkungan yang penuh dengan udara dan lembap, serta sinar matahari dan suhu 2. Bagian yang berada di dalam tanah, perakaran yang tumbuhya ke bawah atau ke dalam tanah dan menghindari sinar matahari. Bagian ini terdiri dari : - Akar tunggang atau atua akar pokok yang tumbuhnya lurus ke bawa. - Akar lateral, tumbuhnya mendatar, dan keluar dari dekat leher akar. Akar lateral ini disebut feeders. Akar ini pun beranting dan berakhir pada akar serabut yang fungsinya khusus untuk menghisap zat makanan yang larut dalam air.Sifat dan fungsi bagian vegetative a. Batang pokok Dapat meningkat tingginya, karena dilengkapi titik tumbuh pada pucuknya. Dan dapat membesar lingkaran batangnya karena dilengkapi oleh jaringan khusus yang disebut cambium. Letak cambium di atas kayu dan dibawah kulit. Tinggi batang pokok dapat dihentikan dengan membuang titik tumbuh. Bila titik tumbuh hilang, sebagai reaksinya kuntum-kuntum dibagian bawah akan tumbuh. Terbaentuklah pucuk atau ujung batang baru. b. Dahan Tumbuh dari kuntum yang berada di ketiak daun dan batang pokok yang masih muda. Tumbuhnya bisa mendatar atau membentuk sudut kurag dari 90º. Dengan adanya dahan-dahan tersebut dibentuklah mahkota pohon yang klonis, piramidal, bulat telur, lonjong dan sebagainya. Perpanjangan dahan terbatas dan dapt dihentikan tingginya dengan memotong titik tumuhnya. Reaksinya kebanyakan mempercepat tumbuhnya ranting. c. Ranting
  6. 6. Tumbuh dari kuntum yang berasal dari ketiak daun dahan, dapat tumbuh ke arahyang beraneka raga, namun rata-rata tumbuh ke luar arah dahan. Pertumbuhan ranting dapat dihentikan dengan reaksi membentuk ranting-ranting baru.d. Kuntum Kuntum dapat tumbuh di titik tumbuh, ketiak daun dan ada pula yang tumbu terpendam (tidak nampak) yang setiap waktu dapat tumbuh sewaktu-waktu sebagai ranting atua dahan baru. Batang pokok, dahan maupun ranting dapat diubah arah pertumbuhannya bilamana masih muda, karena batangnya masih lemas (elastis).e. Akar Akar sifatnya menghindari sinar matahari, sifat ini disebut negative phototropis. Pertumbuhan akar tidak kaku, berarti dapat menyesuaiakan diri dengan ruang lingkup dimana mereka berada.Fungsi bagian tanaman :  Fungsi daun : Daun merupakan pabrik untuk penghasil zal karbohidrat, protein dan lemak. Ketiga zat ini dibentuk melalui proses fotosintesis.
  7. 7. Budidaya Bonsai Budidaya Pada prinsipnya, Anda dapat membonsaikan tanaman apapun (APA PUN!)selama tanaman tersebut berkayu. Bahkan pohon jeruk pun bisa jika Anda ingin. Namunmembentuk bibit bonsai dari biji memang memakan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu,perkembangbiakan bonsai secara generatif tidak terlalu digemari para pebisnis bonsai. Beberapa teknik yang sering digunakan untuk memperbanyak bonsai adalah denganpemotongan bagian vegetatif dan layering. Kedua cara ini digemari para pebisnis bonsaikarena relatif cepat dan mudah. Anda bisa memotong percabangan bonsai, kemudianmenanamnya pada media tumbuh yang sesuai untuk menghasilkan bonsai baru. Ranting bonsai yang dipotong harus cukup tebal dan kokoh agar bisa menjadi anakanbaru yang cantik. Jika ranting yang Anda potong berasal dari bonsai yang telah cukup tua,maka anakannya pun akan memiliki kesan setua induknya, dan ini merupakan nilai plustersendiri bagi bonsai Anda. Memang pemunculan akar dari ranting yang sudah tua lebih lamajika dibandingkan dengan ranting yang masih muda. Namun, tidak ada salahnya mencobabukan? Anakan hasil potongan harus dibiarkan tumbuh sekitar 6 bulan terlebih dahulu, baruAnda boleh mem-bonsainya.
  8. 8. Teknik perbanyakan bonsai yang kedua adalah dengan layering. Teknik ini miripdengan cangkok, yaitu membiarkan ranting membentuk akar selama masih menempel padainduknya. Prosedurnya pun dapat dilakukan dengan cara cangkok biasa, yaitu mengupas kulitkayu pada bagian yang ingin dijadikan anakan baru, menyelimutinya dengan media laludibungkus plastik.Cangkokan ini disiram teratur hingga muncul akar.Jika akar telah tumbuh, Anda boleh memindahkan anakan tersebut ke media yang terpisah dariinduknya. Biasanya bagian yang dicangkok adalah cabang yang cukup tebal agar anakanbonsai tumbuh seindah bonsai induknya dengan kokoh. Anda juga dapat melakukan cangkokbonsai pada bagian akar atau tunas.Teknik lainnya yang cukup umum digunakan adalah menyambung beberapa jenis bonsai untukmenghasilkan varian baru. Misalnya bonsai spesies A akan disambungkan dengan spesies B.Ranting bonsai A dipotong, sementara kulit kayu bonsai B dikupas pada bagian yang ingindisambungkan. Tempelkan potongan bonsai A pada bagian bonsai B yang telah dikupas,bungkus dengan plastik yang telah diberi semprotan hormone agar kedua bagian cepatmenyatu.Tips Dan Belajar Budidaya Tanaman Bonsaiusaha budidaya bonsai semakin eksklusif saat ini,tapi membutuhkankesabaran dan ketekunan dalam menjalankan usaha agro ini,mari kitasimak bersama artikel sahabat dibawah iniDalam membuat bonsai ada dua hal penting yang perlu kita perhatikanyakni mengenai pertumbuhan alami dan pertumbuhan rekayasa sesuaipembentukan. Bonsai dengan pertumbuhan alami jika di selidiki denganseksama ada beberapa bentuk atau gaya dalam membuat bonsai,antara lain;MODEL ATAU GAYA BONSAIModel atau gaya bonsai paling dasar yang perlu dikuasi pemula adalahberdasarkan gaya tumbuhnya, yakni formal dan menggantung.Penjabaran lebih jelas kedua gaya ini adalah sebagai berikut:a. formalModel atau gaya formal mengikuti pertumbuhan normal dari tanamanyang bersangkutan. Gaya ini terdiri dari tegak lurus, tegak berliku, danmiring.1. Tegak LurusBonsai dengan gaya tegak lurus memiliki batang yang tegak lurus dari
  9. 9. pangkal akar sampai ke top mahkota atau puncak batang. Diameterpangkal batang besar dan semakin ke atas batang semakin mengecil.Demikian juga dengan cabang dan ranting pun semakin ke ujungsemakin mengecil. Diameter cabang dibagian bawah lebih besardibandingkan dengan bagian atas. Akar bonsai ini kuat dan menjalar kesegala arah dipermukaan media tanam. Bonsai dengan gaya inimemiliki jarak antar cabang yang tidak merata. Semakin ke atas jarakantar cabangnya semakin rapat. Arah percabangan harus diperhatikan.Pembentukkan bonsai dengan gaya tegak lurus diawali denganmenentukan cabang yang akan dijadikan sebagai top mahkota. Setelahcabang top mahkota ditentukan, batang yang terletak diatasnyadipotong. Sebaiknya, pemotongan batang tersebut menghadapkesamping atau kearah belakang agar bekas pemotongan tidak tampakdidepan.2. Tegak BerlikuBonsai dengan gaya tegak berliku memiliki batangyang tegak, tetapiberlekuku-lekuk. Seperti halnya bonsai dengan gaya tegak lurus, bonsaiini juga memiliki pangkal batang yang besar dan semakin ke topmahkota mengecil. Cabang bagian bawah lebih besar dibandingkancabang dengan bagian atasnya. Namun, cabang bagian atas itu tampaktumbuh di setiap lekukan batang. Cabang bagian bawah dibentukhingga tingginya sepertiga dari tinggi keseluruhan batang. Lekukansebaiknya selalu dibuat mengarah kekiri dan kekanan atau sebaliknya.Agar terkesan alami, arah cabang perludibuat kedepan agak menyerongkekiri atau kekanan, sehingga lekukannya tampak dari arah depan.3. Gaya MiringBonsai dengan gaya miring mengesankan sebuah pohon yang tumbuhdi sebuah lereng atau tanah yang miring. Bonsai dengan gaya inimemiliki pangkal batang yang lebih besar dari pada pucuk batangnya.Akarnya harus terkesan kuat menahan tegaknya pohon. Pembentukanbonsai bergaya miring diawali dengan pengawetan batang. Batang yangtadinya tumbuh tegak diubah arah tumbuhnya ke samping denganmelakukan pengawatan. Lama-kelamaan, batang yang dikawat akantumbuh miring dengan sendirinya.Arah percabangan sebaiknya dibuat sejajar dengan permukaan tanahatau merunduk kea rah permukaan tanah, sehingga kesan miring bisaterlihat jelas.b. Menggantung atau cascadeGaya ini berlawanan dengan pertumbuhan normal tanaman. Gaya iniada dua, yakni semi menggantung dan murni menggantung1. Setengah Menggantung
  10. 10. Bonsai dengan model setengah menggantung mengesankan pohonyang tumbuh di tempat-tempat tandus, seperti tebing yang curam.Pohon di sela-sela tebing pertumbuhannya akan membelok ke atasmencari cahaya. Jika dipindahkan ke pot, pohon itu tampak miring danmenggantung. Bonsai dengan gaya ini puncak atau top mahkotanyatidak boleh melebihi bibir pot.2. menggantungGaya menggantung sama dengan gaya setengah menggantung, hanyatop mahkotanya melebihi atau jauh dibawah biir pot. Carapembentukannyajuga sama dengan pembentukan bonsai bergayasetengah menggantung.C. TEKNIK MEMBONSAIa. pemotongan dan pemangkasanprinsipnya, pemotongan danpemangkasan dilakukan hingga lukanya rata dengan permukaanpangkaltumbuhannya. Pemotongan batang atau cabang yang kurang sehatatau pertumbuhannya jelek harus mempertimbangkan pertumbuhancabang atau lainnya yang sehat. Pertumbuhan bisa diperbanyak dengancara pemotongan akar mengarah ke samping.b. pengawatanBertujuan membentuk batang, cabang, dan ranting agar tumbuh sesuaidengan arah yang diinginkan. Pengawatan harus dilakukan dengan hati-hati. Jangan terlalu kencang, tetapi jangan terlalu longgar.c. posisi bonsai di potPosisi yang sempurna ditentukan oleh letak tanaman di pot yangdigunakan. Posisi bonsai tergantung pada gaya yang digunakan. Jadi,bonsai tidak harus ditanam ditengah-tengah pot. Dipot persegi panjang,lonjong, atau oval, atau pot memanjang, tanaman bisa diletakandengan jarak sepertiga dari sisi pot.d. penanamanLangkah-langkah penanaman bonsai:1. siapkan pot, media tanam, dan bakalan bonsai2. kurangi akar bakalan bonsai agar sesuai denganukuran pot3. masukkan sebagian media tanam ke dalam pot4. tanam bakalan dengan posisi tanam yang pas5. masukkan kembali media tanam untuk menguatkan posisi tanamtersebut, kemudian padatkan menggunakan ujung jari dan telapaktangan
  11. 11. 6. rawat bonsai dengan baike. Menciptakan kesan tuaBonsai akan lebihbagus jika tanaman tersebut diberi kesan tua. Kesan tua ini biasanyaditandai dengan pertumbuhan cabang yang rata-rata merunduk kebawah dan akar yang menjalar sampai permukaan tanah.Semoga bermanfaat.Jenis – jenis bonsaiJENIS SHARIMIKIShari gaya BonsaiSeiring berlalunya waktu, beberapa pohon mengembangkan tempat botak atau barkless dibelalai mereka sebagai akibat dari kondisi cuaca yang kerasBagian barkless biasanya dimulai di tempat di mana akar muncul dari tanah, dan tumbuhsemakin tipis seperti itu terus sampai bagasi. Sinar matahari yang intens akan pemutih bagianini, membentuk bagian yang sangat karakteristik dari pohon. Dengan Bonsai kulit akandihapus dengan pisau yang sangat tajam dan tempat barkless diperlakukan dengan kalsiumsulfat dalam rangka untuk mempercepat proses pemutihanJENIS IKADABUKI
  12. 12. Rakit gaya BonsaiKadang-kadang pohon dapat bertahan hidup dengan retak cabang-cabangnya menunjuk keatas. Sistem akar tua dapat memberikan cabang dengan nutrisi yang cukup.Setelah beberapa saat akar baru akan mulai tumbuh, akhirnya mengambil alih fungsi darisistem akar lama. Cabang-cabang tua yang sekarang menunjukkan ke udara berkembangmenjadi batang dengan beberapa branchings sebagai akibat dari masuknya peningkatannutrisi. Batang ini baru berkontribusi ke salah satu mahkota tunggal.JENIS ISHISUKITumbuh dalam gaya Bonsai batuDalam gaya ini akar pohon tumbuh di celah-celah dan lubang batu.Ini berarti bahwa tidak ada banyak ruang untuk akar untuk mengembangkan dan menyerapnutrisi. Pohon yang tumbuh di bebatuan tidak akan terlihat benar-benar sehat, sehingga harusterlihat bahwa pohon telah berjuang untuk bertahan hidup. Hal ini penting untuk menyuburkandan air gaya ini sering, karena tidak ada banyak ruang yang tersedia untuk menyimpan airdan nutrisi. Batu yang tumbuh Bonsai sering ditempatkan dalam panci yang sangat dangkal,yang kadang-kadang diisi dengan air dari batu yang sangat halus.
  13. 13. JENIS SEKI JOJUTumbuh pada gaya Bonsai batuDi medan berbatu, pohon harus mencari tanah yang kaya nurient dengan akar mereka,yang sering dapat ditemukan di celah-celah dan lubangAkar tidak terlindungi sebelum mereka mencapai tanah sehingga mereka harusmelindungi diri dari matahari: menyalak khusus tumbuh di sekitar mereka. DenganBonsai akar tumbuh dari sebuah batu ke dalam panci, sehingga merawat pohon initidak benar-benar berbeda dari merawat setiap gaya lainnyaJENIS YOSUEHutan Bonsai bergayaGaya hutan terlihat banyak seperti gaya multi-batang, tetapi perbedaannya adalah bahwa halitu terdiri dari beberapa pohon daripada satu batang pohon dengan beberapaPohon-pohon paling maju yang ditanam di tengah-tengah pot besar dan dangkal. Di sisi potpohon-pohon yang lebih kecil ditanam untuk berkontribusi ke salah satu mahkotatunggal. Pohon-pohon yang ditanam tidak dalam garis lurus tapi dalam pola terhuyung-huyung, karena cara ini hutan tampak alami.
  14. 14. JENIS KABUDACHIBonsai bergaya MultitrunkDalam teori gaya batang multi sama sebagai gaya batang ganda, tetapi dengan 3 atau lebihbatangSemua batang tumbuh dari satu sistem akar, dan itu benar-benar adalah satu pohontunggal. Semua batang membentuk satu mahkota daun, di mana batang tebal dan palingmaju bentuk atas.JENIS SOKANBatang ganda Gaya BonsaiGaya batang ganda adalah umum di alam, tetapi tidak benar-benar yang umum dalam seniBonsaiBiasanya kedua batang akan tumbuh dari satu sistem akar, tetapi juga mungkin bahwa batangkecil tumbuh dari batang yang lebih besar di atas tanah. Dua batang akan bervariasi dalamketebalan dan panjang baik, batang lebih tebal dan lebih berkembang tumbuh hampir tegak,sedangkan batang yang lebih kecil akan tumbuh sedikit miring. Kedua batang akanmemberikan kontribusi untuk sebuah mahkota daun tunggal.
  15. 15. JENIS FUKINAGASHIKeanginan Bonsai bergayaGaya keanginan juga merupakan contoh yang baik dari pohon yang harus berjuang untukbertahan hidup.Cabang-cabang serta batang tumbuh ke satu sisi seolah-olah angin telah meniup pohonterus-menerus di satu arah. Cabang tumbuh di semua sisi bagasi tetapi semua akhirnya akanmenjadi bengkok ke satu sisi.JENIS BUNJINGIBonsai sastrawan gayaDi alam ini gaya pohon tumbuh di daerah padat penduduk oleh pohon-pohon lain danpersaingan begitu sengit bahwa pohon hanya dapat bertahan hidup dengan tumbuh lebihtinggi maka semua orang lain di sekitarnyaBatang tumbuh miring ke atas dan benar-benar tanpa percabangan karena matahari hanyahits bagian atas pohon. Untuk memastikan bahwa hal itu tampak lebih berat, beberapacabang yang "Jinned" (tanpa kulit).Ketika kulit telah dihapus dari satu sisi bagasi, bagasi yang
  16. 16. disebut sebagai "Shari". Idenya adalah untuk menunjukkan bahwa pohon benar-benar telahberjuang untuk bertahan hidup. Pohon-pohon ini sering ditempatkan di kecil, panci bulat.JENIS HAN-KENGAISemi Bonsai bergaya cascadeGaya kaskade semi, persis seperti gaya kaskade, ditemukan di alam di tebing dan di tepisungai dan danauBatang tumbuh tegak untuk jarak kecil dan kemudian membungkuk ke bawah. Berbedadengan gaya kaskade, batang semi-kaskade tidak akan pernah tumbuh di bawah bagianbawah pot. Mahkota biasanya di atas tepi panci sementara percabangan berikutnya terjadi dibawah pinggirannya.JENIS KENGAIBonsai Cascade gayaSebuah pohon hidup di alam pada tebing curam dapat menekuk ke bawah sebagaiakibat dari beberapa faktor, seperti salju atau batu jatuhFaktor-faktor ini menyebabkan pohon tumbuh ke bawah. Dengan Bonsai bisa sulit untukmempertahankan pohon yang tumbuh ke bawah karena arah pertumbuhan menentang
  17. 17. kecenderungan alami pohon untuk tumbuh upright.Cascade Bonsai ditanam dalam pottinggi.Pohon itu harus tumbuh tegak untuk jarak kecil tapi kemudian menekuk kebawah.Mahkota pohon biasanya tumbuh di atas tepi pot, tetapi cabang-cabang berikutnyaalternatif kiri dan kanan pada kurva terluar batang berbentuk S. Branchings ini harus tumbuhkeluar horizontal dalam rangka untuk menjaga keseimbangan pohon.JENIS SHAKKANBonsai bergaya miringSebagai hasil dari angin bertiup dalam satu arah dominan atau ketika pohon adalah dalambayangan dan harus menekuk ke arah matahari, pohon akan ramping dalam satu arahDengan Bonsai, gaya bersandar harus tumbuh pada sudut sekitar 60 - 80 derajat relatifterhadap tanah.Akar yang dikembangkan dengan baik di satu sisi untuk menjaga pohonberdiri. Di sisi arah yang bersandar pohon, akar jelas tidak dikembangkan denganbaik. Cabang pertama tumbuh berlawanan arah pohon, dalam rangka untukmenyeimbangkannya. Bagasi dapat sedikit bengkok atau benar-benar lurus, tapi masih lebihtebal di bagian bawah daripada di atas.JENIS MOYOGIBonsai bergaya informal tegak
  18. 18. Gaya tegak informal umum pada alam dan dalam seni BonsaiBatang tumbuh tegak kasar dalam bentuk huruf S dan pada setiap gilirannya percabanganterjadi.Meruncing dari bagasi harus terlihat jelas, dengan pangkal batang lebih tebal daripadabagian yang lebih tinggi.JENIS CHOKKANFormal Upright Gaya BonsaiGaya tegak formal adalah bentuk yang sangat umum Bonsai. Gaya ini sering terjadi di alam,terutama ketika pohon terkena banyak cahaya dan tidak menghadapi masalah pohonbersaingUntuk gaya ini, meruncing dari batang tegak yang tumbuh harus jelas terlihat. Bagasi karenaitu harus lebih tebal di bagian bawah dan harus tumbuh semakin tipis denganketinggian. Pada sekitar 1 / 4 dari total panjang batang, percabangan harus dimulai. Puncakpohon harus dibentuk oleh cabang tunggal, bagasi tidak harus span seluruh ketinggian pohon.JENIS-JENIS BONSAI http://1.bp.blogspot.com/_RGGzHPOpcRk/SkeU0p6Jy1I/AAAAAAAAAdI/tDrG5I_KCjw/s320/style-sharimiki.jpg1. Broom Gaya Bonsai HokidachiBatang lurus dan tegak dan tidak berlanjut ke atas pohon, tetapi cabang-cabang ke segalaarah sekitar 1 / 3 dari jalan sampai seluruh ketinggian pohon. Dengan cara ini, cabang dan
  19. 19. daun membentuk sebuah mahkota berbentuk bola yang juga dapat sangat indah selamamusim dingin

×