Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Upcoming SlideShare
×

# ITP UNS SEMESTER 2 Konsentrasi larutan

2,421 views

Published on

• Full Name
Comment goes here.

Are you sure you want to Yes No
Your message goes here
• Be the first to comment

### ITP UNS SEMESTER 2 Konsentrasi larutan

1. 1. Ir. MA Martina Andriani, M.S. Lia Umi Khasanah, S.T., M.T. Esti Widowati, S.Si., M.P. Avita Kusuma Wardhani, S.T.P., M.Sc. ITP 204 Dosen Pengampu: ( 2 – 1 )
2. 2.  Jadwal Kuliah Kimia Analitik.docx
3. 3. Avita Kusuma Wardhani, S.T.P., M.Sc.
4. 4. Definisi Larutan Jenis-Jenis Larutan Kelarutan
5. 5. Materi Zat Tunggal Campuran Unsur Senyawa Larutan Koloid Suspensi homogen heterogen
6. 6. Larutan merupakan campuran yang homogen, yaitu campuran yang memiliki komposisi merata atau serba sama di seluruh bagian volumenya. Suatu larutan mengandung dua komponen atau lebih yang disebut zat terlarut (solute) dan pelarut (solvent). Zat terlarut merupakan komponen yang jumlahnya sedikit, sedangkan pelarut adalah komponen yang terdapat dalam jumlah banyak.
7. 7.  Larutan Gas  Larutan Cairan  Larutan Padatan → Alloy
8. 8.  A saturated solution contains the maximum amount of a solute that will dissolve in a given solvent at a specific temperature.  An unsaturated solution contains less solute than the solvent has the capacity to dissolve at a specific temperature.  A supersaturated solution contains more solute than is present in a saturated solution at a specific temperature. Amount of a substance (called the solute) that dissolves in a unit volume of a liquid substance (called the solvent) to form a saturated solution under specified conditions of temperature and pressure. Solubility is expressed usually as moles of solute per 100 grams of solvent
9. 9.  “like dissolves like” – This means that polar solvents dissolve polar (or ionic) solutes and nonpolar solvents dissolve nonpolar solutes. – The relative force of attraction of the solute for the solvent is a major factor in their solubility
10. 10. The solubility of solutes is very temperature dependent For most solids dissolved in liquids, solubility increases as temperature increases  Suhu solubility increases with increasing temperature solubility decreases with increasing temperature
11. 11.  Tekanan Kelarutan dari semua gas naik jika tekanan persial dari gas yang terletak di atas larutan dinaikkan Hukum Henry
12. 12. Avita Kusuma Wardhani, S.T.P., M.Sc.
13. 13.  Dalam pembuatan larutan di laboratorium, kita kenal istilah “konsentrasi”.  Bila larutan pekat berarti konsentrasinya tinggi.  Bila larutan encer berarti larutan tersebut mempunyai konsentrasi rendah.  Larutan dengan konsentrasi tinggi berarti memerlukan lebih banyak zat terlarut daripada larutan dengan konsentrasi rendah.
14. 14.  Konsentrasi merupakan cara untuk menyatakan hubungan kuantitatif antara zat terlarut dan pelarut  Two solutions can contain the same compounds but behave quite different because the proportions of those compounds are different 1 tsp salt (NaCl)/cup of water vs 3 Tbsp salt/cup of water
15. 15. FRAKSI MOL (X) PERSEN KONSENTRASI (%W; %V; %W/V) MOLARITAS (M) NORMALITAS (N) MOLALITAS (m) ppm
16. 16. Fraksi mol adalah perbandingan antara jumlah mol suatu komponen dengan jumlah mol seluruh komponen yang terdapat dalam larutan.
17. 17. Contoh: Suatu larutan terdiri dari 3 mol zat terlarut A dan 7 mol zat pelarut B. maka: XA = nA / (nA + nB) = 3 / (3 + 7) = 0.3 XB = nB /(nA + nB) = 7 / (3 + 7) = 0.7 XA + XB = 1 Fraksi mol zat terlarut + Fraksi mol zat pelarut = 1
18. 18. Contoh: Larutan gula 5% dalam air artinya: dalam 100 gram larutan terdapat - gula = 5/100 x 100 = 5 gram - air = 100 - 5 = 95 gram
19. 19.  Bila larutan sangat encer digunakan satuan konsentrasi parts per million, ppm (bagian persejuta = 106), dan parts per billion, ppb (bagian per milliar = 109). ppm massa Contoh: 1 kg sample tanah dianalisa untuk pelarut Tricloroetilen (TCE). Analisa contoh sampel mengandung 5,0 mg TCE. Berapa konsentrasi TCE dalam ppm? Jawab: [TCE] = 5 mg TCE / 1 kg tanah = 0,005 g TCE / 1000 g tanah = (5.10-6 g TCE / g tanah) . 106 = 5 ppm massa
20. 20. Contoh: Berapakah molaritas 9.8 gram H2SO4 (Mr= 98) dalam 250 ml larutan ? Jawab: molaritas H2SO4 = (9.8/98) mol / 0.25 liter = (0.1 x 4) mol / liter = 0.4 M Molaritas Campuran moles of solute volume of solution in liters Molarity (M) = A 1.00 molar (1.00 M) solution contains 1.00 mol solute in every 1 liter of solution. Units of molarity are: mol/L = M
21. 21. One liter of a 1.00 M NaCl solution  need 1.00 mol of NaCl  weigh out 58.5 g NaCl (1.00 mole) and  add water to make 1.00 liter (total volume) of solution.
22. 22. kenormalan Normalitas menyatakan jumlah mol ekivalen zat terlarut dalam 1 liter larutan. Untuk asam, 1 mol ekivalennya sebanding dengan 1 mol ion H+. Untuk basa, 1 mol ekivalennya sebanding dengan 1 mol ion OH-. Antara Normalitas dan Molaritas terdapat hubungan : N = M x valensi
23. 23. Molalitas menyatakan mol zat terlarut dalam 1000 gram pelarut Contoh: Hitunglah molalitas 4 gram NaOH (Mr = 40) dalam 500 gram air ! Jawab: molalitas NaOH = (4/40) / 500 gram air = (0.1 x 2 mol) / 1000 gram air = 0,2 m Molalitas
24. 24. 1) 0.2 mol ethylene glycol dilarutkan dalam air sampai volume larutan 2.0 L. Berapa molaritas larutan tersebut? 2) Berapa molalitas larutan yang mengandung 5.67 g glukosa (C6H12O6) yang dilarutkan dalam 25.2 g air? 3) Larutan glukosa dalam air mempunyai molalitas 0.120 m. Hitung fraksi mol dari tiap komponen? 4) Untuk membuat corned beef diperlukan nitrit sebanyak 20 ppm. Jika digunakan 150 kg daging, berapa nitrit yang dibutuhkan? 5) Terdapat larutan glukosa dengan kadar 36 % berat , kadar itu setara dengan berapa molal ?