Teknologi Sel
Biologi Sel
Semester Gasal 2011/2012
Esti Widowati,S.Si.,M.P
Gen
 Unit dasar perwarisan sifat adalah gen.
 Gen : serangkaian urutan nukleotida yang mengkode
satu molekul protein
 S...
 Urutan nukleotida suatu gen dapat diubah sehingga protein dan
fungsi yang dihasilkannya berbeda.
 Teknik ini disebut re...
 Struktur sederhana : empat subunit nukleotida yang
diikatkan bersama dalam urutan yang sangat spesifik untuk
membentuk s...
 Pembelahan sel membuat setiap organisme menerima separuh
kromosom dari setiap induknya sehingga organisme menjadi lebih
...
Kultur Sel
 Kultur sel adalah menumbuhkan sel atau jaringan
pada medium tertentu dalam kondisi aseptis
 Perbanyakan tumb...
Kultur Sel
Sel Attach atau Suspensi
Rekayasa Genetika
 Rekayasa genetika merupakan upaya untuk
mengubah sifat makhluk hidup dengan
mengubah materi genetik ya...
 Fusi sel untuk pembentukan generasi baru dengan kombinasi
gen yang baru dalam sel mikroorganisme dengan
menggabungkan du...
 Fusi sel
1. sel wadah : memiliki sifat cepat
membelah(sel kanker,mieloma).
2. sel sumber gen : memiliki sifat yang
diing...
 Manfaat fusi sel yakni untuk pemetaan kromosom,
menghasilkan antibodi monoklonal dan membentuk
spesies baru.
Beberapa al...
Transfer Inti (Nuclear Transfer)
DNA Rekombinan
 Teknologi DNA rekombinan : upaya perbanyakan gen tertentu dalam
sel inang nonalami (kloning gen), mengiso...
 Tahapan-tahapan tersebut adalah
1. isolasi DNA genomik/kromosom yang akan diklon
2. pemotongan molekul DNA menjadi sejum...
 Perangkat yang diperlukan adalah
1. Enzim restriksi : memotong DNA
2. Enzim DNA ligase : menyambung DNA
3. Plasmid : vek...
 Sumber DNA sisipan
1. DNA genomik dari DNA library
2. Produk PCR
3. mRNA menjadi cDNA (eukariot)
 Vektor DNA yang dapat mereplikasi diri didalam
sel inang.
 Vektor DNA adalah wahana tempat terjadinya
kloning.
 Vektor...
Vektor tersebut antara lain
Plasmid
 Molekul DNA untai ganda berbentuk melingkar dan
terletak diluar kromosom.
 Plasmid ...
 Bakteriofag : salah satu contohnya adalah lambda yaitu virus
E.coli memiliki ukuran 49 kb berupa molekul DNA yang beruku...
Bacteriophage
Syarat Inang (Hospes)
 Tumbuh cepat
 Nutrisi murah
 Tidak banyak persyaratan
 Bukan patogen/tidak menghasilkan toksin
...
 Fragmen DNA asing pembawa sifat yang diinginkan. Pada
proses kloning fragmen DNA pembawa sifat yang diinginkan
dapat dip...
c. fragmentasi DNA secara mekanik. Cara ini diawali dengan
isolasi dan pemurnian DNA (DNA kromosom) kemudian dipotong
seca...
 Metode untuk memotong dan menyambung kembali
DNA asing tersebut dengan vektor untuk menghasilkan
DNA rekombinan.
 Pemot...
Beberapa enzim yang terlibat dalam kloning DNA adalah
 enzim restriksi : endonuklease yang memiliki kemampuan
memotong ur...
 Pemasukan molekul DNA rekombinan kedalam sel inang dapat
dilakukan dengan kejut panas yaitu dengan mencampur DNA
rekombi...
 Skrining diperlukan untuk memperoleh klon hasil yang
mengandung gen pengkode protein yang kita inginkan.
 Setelah klon ...
1.Isolasi gen
2. Memodifikasi gen sehingga fungsi
biologisnya lebih baik
3. Mentransfer gen tersebut ke organisme baru
4. ...
 Prosedur pembentukan organisme transgenik
1. Proses introduksi gen
a. membentuk sekuen gen yang diinginkan yang ditandai...
 Transfer DNA secara alami
1. Konjugasi : perpindahan DNA antara satu
sel ke sel lainnya dengan adanya kontak
fisik
2. Tr...
 Pembuatan tanaman buah, sayur, bunga, serealia, daun
tembakau yang tahan lama, upaya produksi susu sapi
dengan kualitas ...
Tugas Presentasi
 Buat 5 kelompok dan tentukan judul materi yang akan
dipresentasikan
 Tema presentasi
1. Peran teknolog...
 Info dari jurnal atau sumber lain
 Bisa berupa info terkini, pro-kontra, produk
atau jenis tanaman pangan
 Efek dapat ...
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel

1,441 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

ITP UNS SEMESTER 1 Teknologi sel

  1. 1. Teknologi Sel Biologi Sel Semester Gasal 2011/2012 Esti Widowati,S.Si.,M.P
  2. 2. Gen  Unit dasar perwarisan sifat adalah gen.  Gen : serangkaian urutan nukleotida yang mengkode satu molekul protein  Setiap gen bertanggungjawab untuk satu rantai asam amino dan sifat lain. Gen merupakan bagian dari DNA.  Gen bertanggungjawab untuk membuat protein dan DNA menginstruksikan untuk membuat protein melalui mekanisme sintesis protein.
  3. 3.  Urutan nukleotida suatu gen dapat diubah sehingga protein dan fungsi yang dihasilkannya berbeda.  Teknik ini disebut rekayasa genetika atau teknologi DNA rekombinan yang prosesnya disebut kloning gen.  Kloning : proses insersi fragmen nukleotida kedalam vektor dan menghasilkan molekul DNA rekombinan yang berbeda-beda. Molekul DNA rekombinan dalam sel inang akan bereplikasi dan menghasilkan kopi yang identik. Ketika sel lisis, kopi molekul DNA akan diturunkan dan terjadilah proses replikasi kembali. Hasil proses ini adalah klon yang mengandung satu atau lebih molekul DNA rekombinan.
  4. 4.  Struktur sederhana : empat subunit nukleotida yang diikatkan bersama dalam urutan yang sangat spesifik untuk membentuk suatu rantai.  Urutan nukleotida ini menjadi sandi yang menyampaikan seluruh informasi bagi suatu sel selama kehidupannya.  Setiap nukleotida terdiri atas gula deoksiribosa, fosfat dan basa nitrogen (adenine, timin, sitosin dan guanin).  Bentuk : helix ganda dengan dua rantai nukleotida berputar mengelilingi satu sama lain dalam bentu helix atau spiral. Subunit pada setiap rantai diikat bersamaan. Basa pada masing-masing rantai berhadapan satu sama lain di tengah helix dan basa berpasangan secara spesifik.  Adenin dengan Timin dan Sitosin dengan Guanin. Cara ini berperan untuk membuat salinan DNA. DNA
  5. 5.  Pembelahan sel membuat setiap organisme menerima separuh kromosom dari setiap induknya sehingga organisme menjadi lebih kompleks.  DNA akan bereplikasi sebelum terjadi pembelahan. Pesan ditranskripsi menjadi mRNA yang secara kimiawi serupa dengan DNA.  Urutan basa pada mRNA menentukan urutan asam amino pada protein disebut kodon. Setiap kodon memberi perintah untuk mensintesis protein  Proses pembentukan protein mempengaruhi kemampuan organisme bertahan hidup.
  6. 6. Kultur Sel  Kultur sel adalah menumbuhkan sel atau jaringan pada medium tertentu dalam kondisi aseptis  Perbanyakan tumbuhan/hewan dapat dilakukan secara cepat, jumlahnya terbatas, hemat tempat dan waktu, serta memiliki sifat identik. Perbanyakan itu melalui teknik kloning.  Kultur sel tumbuhan dapat ditumbuhkan menjadi individu baru, sedangkan kultur sel hewan tidak bisa. (Kemampuan totipotensi)
  7. 7. Kultur Sel
  8. 8. Sel Attach atau Suspensi
  9. 9. Rekayasa Genetika  Rekayasa genetika merupakan upaya untuk mengubah sifat makhluk hidup dengan mengubah materi genetik yang ada di dalam selnya, cara mengubah materi genetik (DNA) dengan melalui persilangan, mutasi, transplantasi inti, fusi, rekombinasi DNA.
  10. 10.  Fusi sel untuk pembentukan generasi baru dengan kombinasi gen yang baru dalam sel mikroorganisme dengan menggabungkan dua sel bersamaan.  Fusi sel diawali oleh peleburan membran sel, diikuti oleh peleburan sitoplasma (plasmogami) dan selanjutnya peleburan inti (kariogami). Waktu inti melebur, terjadi penyusunan kembali kromosom secara acak.  Fusi sel membentuk hibrid atau rekombinan yang mengandung materi genetik dua sel atau lebih. Cara ini menghasilkan kombinasi gen.  Fusi sel dapat menghasilkan antibiotik baru dengan mengaktifkan gen yang inaktif.  Fusi sel menjadi cara untuk menyatukan bersama-sama gen yang biasanya tidak berdekatan yaitu gen penyandi protein dan gen daerah pengendali. Fusi Sel
  11. 11.  Fusi sel 1. sel wadah : memiliki sifat cepat membelah(sel kanker,mieloma). 2. sel sumber gen : memiliki sifat yang diinginkan. 3. fusigen : zat-zat yang mempercepat terjadinya fusi sel. zat yang tergolong fusigen misalnya NaNO3, CsCl, pH tinggi, PEG, medan listrik dan virus
  12. 12.  Manfaat fusi sel yakni untuk pemetaan kromosom, menghasilkan antibodi monoklonal dan membentuk spesies baru. Beberapa alasan melakukan rekombinasi DNA yakni 1. struktur DNA sama, darimanapun sumbernya 2. DNA dapat disambung-sambung 3. ditemukannya enzim-enzim pemotong dan penyambung 4. gen dapat mengekspresikan diri di dalam sel mana saja.
  13. 13. Transfer Inti (Nuclear Transfer)
  14. 14. DNA Rekombinan  Teknologi DNA rekombinan : upaya perbanyakan gen tertentu dalam sel inang nonalami (kloning gen), mengisolasi, memotong, mengkombinasi dan menginsersi  Teknologi DNA rekombinan : pembentukan kombinasi materi genetik baru dengan penyisipan molekul DNA ke dalam vektor sehingga terintegrasi dan mengalami perbanyakan di dalam suatu sel inang.  Manfaat. Diperolehnya produk gen tertentu dalam waktu lebih cepat dan jumlah lebih besar daripada produksi secara konvensional. Produk pangan, vaksin, kapas, bioinsektisida, agen bioremediasi dan hormon insulin
  15. 15.  Tahapan-tahapan tersebut adalah 1. isolasi DNA genomik/kromosom yang akan diklon 2. pemotongan molekul DNA menjadi sejumlah fragmen dengan berbagai ukuran 3. isolasi DNA vektor 4. penyisipan fragmen DNA ke dalam vektor untuk menghasilkan molekul DNA rekombinan 5. transformasi sel inang menggunakan molekul DNA rekombinan 6. reisolasi molekul DNA rekombinan dari sel inang 7. analisis DNA rekombinan.
  16. 16.  Perangkat yang diperlukan adalah 1. Enzim restriksi : memotong DNA 2. Enzim DNA ligase : menyambung DNA 3. Plasmid : vektor 4. Transposon : alat untuk melakukan mutagenesis dan untuk menyisipkan penanda 5. Pustaka Genom : Menyimpan gen atau fragmen DNA yang telah diklonkan 6. Enzim Reverse Transcription : membuat DNA berdasarkan RNA 7. Pelacak DNA/RNA : deteksi gen atau fragmen DNA yang diinginkan atau deteksi klon yang benar
  17. 17.  Sumber DNA sisipan 1. DNA genomik dari DNA library 2. Produk PCR 3. mRNA menjadi cDNA (eukariot)
  18. 18.  Vektor DNA yang dapat mereplikasi diri didalam sel inang.  Vektor DNA adalah wahana tempat terjadinya kloning.  Vektor berupa molekul DNA yang diinsersi oleh suatu gen untuk menghasilkan molekul DNA rekombinan yang dapat membawa masuk gen kedalam sel inang. Vektor
  19. 19. Vektor tersebut antara lain Plasmid  Molekul DNA untai ganda berbentuk melingkar dan terletak diluar kromosom.  Plasmid memiliki ukuran yang lebih kecil daripada vektor kloning lain sehingga fragmen DNA yang disisipkan juga berukuran kecil yaitu kurang dari 10 kb.  Molekul DNA plasmid dapat diisolasi, dimanipulasi dan dimasukkan kembali kedalam sel inang. Didalam sel inang molekul DNA plasmid dapat berjumlah lebih dari satu dan mampu mereplikasi diri dan diturunkan ke generasi berikutnya  Plasmid dipilih karena mudah memasuki sel E.coli dan proses ini dibantu sutu senyawa kimia.  Plasmid dapat mereplikasi dirinya termasuk jika telah mengandung gen rekombinan manusia.
  20. 20.  Bakteriofag : salah satu contohnya adalah lambda yaitu virus E.coli memiliki ukuran 49 kb berupa molekul DNA yang berukuran lebih besar daripada plasmid yang dibungkus protein. Fragmen DNA yang disisipkan juga memiliki ukuran lebih besar yaitu 20 kb  Phagemid : plasmid rekombinan yaitu gabungan antara plasmid dan bakteriofag serta dapat disisipi molekul DNA antara 10-20 kb  Kosmid : molekul DNA yang memiliki nukleotida dengan ukuran lebih besar daripada bakteriofag sehingga fragmen yang disisipkan sekitar 45kb  Ragi atau yeast : vektor kloning yang disisipi oleh framen DNA ukuran 50-100 kb
  21. 21. Bacteriophage
  22. 22. Syarat Inang (Hospes)  Tumbuh cepat  Nutrisi murah  Tidak banyak persyaratan  Bukan patogen/tidak menghasilkan toksin  Informasi genetiknya sudah sangat dipahami  Kemampuannya dalam fermentasi telah sangat dipahami  Dapat menerima berbagai vektor, mudah ditransformasi,
  23. 23.  Fragmen DNA asing pembawa sifat yang diinginkan. Pada proses kloning fragmen DNA pembawa sifat yang diinginkan dapat diperoleh dengan beberapa cara yaitu a. sintesis DNA secara kimia dengan DNA synthesizer karena alat ini dapat mensintesis urutan nukleotida sepanjang 80 kb tetapi dengan biaya mahal. b. sintesis DNA dari RNA. Proses ini diawali dengan isolasi dan pemurnian RNA. RNA bersifat tidak stabil dan mudah terdegradasi. Dengan penambahan enzim reverse transkriptase RNA akan ditranskripsi menjadi DNA. Cara ini memerlukan biaya relatif mahal. Fragmen DNA asing
  24. 24. c. fragmentasi DNA secara mekanik. Cara ini diawali dengan isolasi dan pemurnian DNA (DNA kromosom) kemudian dipotong secara acak. Biaya relatif murah tetapi fragmen yang terpotong akan sulit disambung kembali ke vektor kloning. d. pemotongan DNA dengan enzim restriksi. Cara ini diawali dengan isolasi dan pemurnian DNA kemudian dilakukan pemotongan secara terarah dengan enzim restriksi. Enzim restriksi merupakan endonuklease yang memiliki sisi pengenalan tertentu. Penyambungan kembali fragmen dengan vektor dapat direncanakan dan biaya dapat dikalkulasikan.
  25. 25.  Metode untuk memotong dan menyambung kembali DNA asing tersebut dengan vektor untuk menghasilkan DNA rekombinan.  Pemotongan dan penyambungan kembali fragmen DNA asing kedalam suatu vektor dilakukan secara enzimatis. Pemotongan dan Penyambungan Kembali DNA
  26. 26. Beberapa enzim yang terlibat dalam kloning DNA adalah  enzim restriksi : endonuklease yang memiliki kemampuan memotong urutan nukleotida pada basa secara spesifik sehingga pemotongannya dapat terarah. Oleh karena molekul DNA beruntai ganda maka hasil pemotongannya berupa ujung tumpul (blunt ends) atau runcing/kohesif (sticky ends). Pemotongan DNA dengan enzim restriksi ini bersifat palindrom atau arah pengenalan (5`-3`) dari dua untai selalu sama.  DNA ligase untuk menyambung kembali fragmen DNA dengan vektornya sehingga dihasilkan DNA rekombinan.
  27. 27.  Pemasukan molekul DNA rekombinan kedalam sel inang dapat dilakukan dengan kejut panas yaitu dengan mencampur DNA rekombinan hasil ligasi dengan sel inang dan dipanaskan pada 42°C selama 30 detik kemudian diinkubasi pada es selama 2 jam. Proses tersebut adalah transformasi yaitu sel yang mengalami perubahan.  Transforman ditumbuhkan pada media tertentu untuk dilakukan proses skrining atau identifikasi klon rekombinan. E.coli dapat sebagai inang karena metabolismenya telah banyak dipelajari. Memasukkan DNA Rekombinan
  28. 28.  Skrining diperlukan untuk memperoleh klon hasil yang mengandung gen pengkode protein yang kita inginkan.  Setelah klon yang diduga mengandung fragmen DNA yang diinginkan diperoleh kemudian dilakukan isolasi DNA untuk menentukan urutan nukleotidanya.  Populasi sel dari satu induk asal disebut klon dan seluruh sel dalam satu klon memiliki susunan genetik yang sama. Identifikasi Klon Rekombinan
  29. 29. 1.Isolasi gen 2. Memodifikasi gen sehingga fungsi biologisnya lebih baik 3. Mentransfer gen tersebut ke organisme baru 4. Membentuk produk organisme transgenik
  30. 30.  Prosedur pembentukan organisme transgenik 1. Proses introduksi gen a. membentuk sekuen gen yang diinginkan yang ditandai dengan penanda yang spesifik. b. Mentransformasi sekuen gen yang sudah ditandai ke jaringan c. Mengkultur jaringan yang sudah mengandung gen yang ditransformasikan d. Uji coba kultur tersebut di lapangan 2. Mutagenesis Memodifikasi gen pada organisme tersebut dengan mengganti sekuen basa nitrogen pada DNA yang ada untuk diganti dengan basa nitrogen lain sehingga terjadi perubahan sifat pada organisme tersebut, contoh: semula sifatnya tidak tahan hama menjadi tahan hama.
  31. 31.  Transfer DNA secara alami 1. Konjugasi : perpindahan DNA antara satu sel ke sel lainnya dengan adanya kontak fisik 2. Transformasi : pengambilan DNA dari lingkungan disekitarnya 3. Transduksi : Pemindahan DNA dari satu sel ke sel lainnya dengan bantuan phage
  32. 32.  Pembuatan tanaman buah, sayur, bunga, serealia, daun tembakau yang tahan lama, upaya produksi susu sapi dengan kualitas seperti ASI, wool berkualitas tinggi, padi dengan kandungan vitamin A, sintesis antibiotik baru dan produksi vaksin, insulin dan hormon.  Gen dipindah antar organisme. Rekayasa genetika melibatkan penyisipan informasi genetik baru kedalam organisme biasanya bakteri untuk menghasilkan kemampuan baru.  Gen dapat terekspresi atau tidak tergantung digunakannya dalam sintesis protein. Aplikasi Rekayasa Gen KLONING
  33. 33. Tugas Presentasi  Buat 5 kelompok dan tentukan judul materi yang akan dipresentasikan  Tema presentasi 1. Peran teknologi sel dalam ketahanan pangan 2. Metode pengawetan pangan dan kaitannya dengan selaput plasma 3. Peran rigor mortis dan kaitannya dengan kualitas daging 4. Efek penyimpangan dalam pembelahan sel pada tanaman pangan 5. Stress Management pada sel (stress lingkungan dan nutrisi)
  34. 34.  Info dari jurnal atau sumber lain  Bisa berupa info terkini, pro-kontra, produk atau jenis tanaman pangan  Efek dapat positif dan negatif  Dapat disertai penyataan sikap kelompok terhadap suatu teknologi atau pernyataan  Presentasi sekreatif mungkin dan mengangkat isu terkini terutama berkaitan dengan ketahanan dan keamanan pangan  Presentasi dilakukan berurutan sesuai tema

×