Peran Aptindo dalam Mendukung Pengembangan Gandum di Indonesia

7,244 views

Published on

disampaikan pada tanggal 24 Maret 2009 di Pertemuan Koordinasi Adopsi Teknologi Gandum di Hotel Gracia Jl. Letjen S. Parman no 29 Semarang.

Published in: Business
3 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
7,244
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
45
Actions
Shares
0
Downloads
162
Comments
3
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Peran Aptindo dalam Mendukung Pengembangan Gandum di Indonesia

  1. 1. FW/SD/3/2009/SP PERAN APTINDO DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN GANDUM DI INDONESIA Oleh FRANSISCUS WELIRANG Ketua APTINDO Dalam Rangka PERTEMUAN KOORDINASI ADOPSI TEKNOLOGI GANDUM Selasa, 24 Maret 2009, Jam 08.00 – 20.00 wib Hotel Grasia Jl. Letjend S. Parman No. 29 Semarang, Jawa Tengah 1
  2. 2. PENGERTIAN KETAHANAN PANGAN MENURUT UU PANGAN(1996) DAN FAO(1996) Sumber : Purwiyatno Hariyadi, SEAFAST 2 *) Dalam hal ini preferensi bisa diartikan sebagai kesesuaian; baik kesesuaian dengan selera, kesukaan, kebudayaan maupun kepercayaam FW/SD/3/2009/SP FAKTOR PERBEDAAN UU PANGAN (1996) FAO (1996) 1. SASARAN KETAHANAN PANGAN PADA TINGKAT (SETIAP) INDIVIDU PADA TINGKAT (SETIAP) RUMAH TANGGA 2. SYARAT PANGAN <ul><li>CUKUP </li></ul><ul><li>AMAN </li></ul><ul><li>BERMUTU, DAN </li></ul><ul><li>BEGIZI </li></ul><ul><li>CUKUP, </li></ul><ul><li>AMAN, </li></ul><ul><li>BERMUTU, </li></ul><ul><li>BERGIZI, </li></ul><ul><li>SESUAI DENGAN </li></ul><ul><li>PREFERENSI KONSUMEN *) </li></ul><ul><li>TERKAIT DENGAN HAM </li></ul>3. INDIKATOR KETAHANAN PANGAN KECUKUPAN TINGKAT RUMAH TANGGA <ul><li>KECUKUPAN DI TINGKAT </li></ul><ul><li>INDIVIDU </li></ul><ul><li>TINGKAT KUALITAS </li></ul><ul><li>KEHIDUPAN INDIVIDU </li></ul><ul><li>(SEHAT) </li></ul><ul><li>TINGKAT PRODUKTIVITAS </li></ul><ul><li>INDIVIDU (AKTIF) </li></ul>
  3. 3. ASPEK KETAHANAN PANGAN DAN INDIKATORNYA Sumber : Purwiyatno Hariyadi, SEAFAST 3 FW/SD/3/2009/SP ASPEK KETAHANAN PANGAN INDIKATOR INDIKATOR OUTPUT KETERSEDIAAN PANGAN <ul><li>KECUKUPAN JUMLAH (KUANTITAS) </li></ul><ul><li>KECUKUPAN MUTU </li></ul><ul><li>KECUKUPAN GIZI </li></ul><ul><li>JAMINAN KEAMANAN </li></ul>INDIVIDU YANG AKTIF DAN BERKEHIDUPAN SEHAT KETERANDALAN KETERSEDIAAN <ul><li>STABILITAS PASOKAN PANGAN PADA </li></ul><ul><li>SETIAP WAKTU </li></ul><ul><li>STABILITAS PASOKAN PANGAN PADA </li></ul><ul><li>SETIAP LOKASI </li></ul>KETERJANGKAUAN <ul><li>KETERJANGKAUAN FISIK, EKONOMI, DAN </li></ul><ul><li>SOSIAL, </li></ul><ul><li>KESESUAIAN DENGAN PREFERENSI </li></ul><ul><li>KESESUAIAN KEBIASAAN, DAN BUDAYA </li></ul><ul><li>KESESUAIAN DENGAN KEPERCAYAAN </li></ul>KECUKUPAN KONSUMSI <ul><li>KECUKUPAN ASUPAN (INTAKE), </li></ul><ul><li>KUALITAS PENGOLAHAN PANGAN, </li></ul><ul><li>KUALITAS SANITASI DAN HIGIENE, </li></ul><ul><li>KUALITAS AIR, </li></ul><ul><li>KUALITAS PENGASUHAN </li></ul>
  4. 4. PROYEKSI 2008 – 2017 (USDA) <ul><li>EKONOMI DUNIA DIPERKIRAKAN TUMBUH RATA-RATA SEBESAR 3.5%, SEDANGKAN NEGARA BERKEMBANG TUMBUH 5.8 %. </li></ul><ul><li>HARGA MINYAK AKAN NAIK SAMPAI 2009, KEMUDIAN TURUN SAMPAI 2013 DAN NAIK LAGI SESUDAHNYA. </li></ul><ul><li>PERMINTAAN BIOFUEL AKAN NAIK KARENA NEGARA – NEGARA MENJADIKAN BIOFUEL SEBAGAI TARGET. HAL INI YANG AKAN MENEKAN BIBIT/BENIH. </li></ul><ul><li>RASIO “PEMAKAIAN TERHADAP STOK” GLOBAL DI HAMPIR SEMUA MAKANAN SANGAT KETAT DAN AKAN MEMBUAT HARGA TETAP TINGGI. </li></ul><ul><li>LAHAN GANDUM AKAN BERTAMBAH DI TAHUN 2008 AND TAHUN 2009 AKAN TURUN LAGI DAN DITAHUN 2010 BERTAMBAH TERUS. HARGA AKAN TURUN TIPIS. </li></ul><ul><li>JAGUNG MENJADI TANAMAN FAVORIT PETANI KARENA PERMINTAAN JAGUNG UNTUK BIOFUEL TERUS BERTAMBAH. </li></ul><ul><li>HARGA KEDELAI TETAP TINGGI TERGANTUNG DARI PERSAINGAN ANTARA JAGUNG DAN GANDUM. </li></ul><ul><li>PERMINTAAN GANDUM DI INDONESIA AKAN TUMBUH KARENA PERTUMBUHAN EKONOMI DAN DIVERSIFIKASI MAKANAN. SELAIN ITU, INDONESIA JUGA AKAN MENJADI PRODUSEN MINYAK KELAPA SAWIT. </li></ul><ul><li>CINA TIDAK AKAN MENJADI EKSPORTIR GANDUM KARENA KETERBATASAN LAHAN DAN KONSUMSI DALAM NEGERI YANG NAIK. </li></ul><ul><li>NEGARA – NEGARA LAUT HITAM AKAN MENJADI NEGARA EKSPORTIR UTAMA GANDUM. </li></ul><ul><li>INDONESIA AKAN TETAP MENJADI IMPORTIR BERAS. </li></ul>4 FW/SD/3/2009/SP
  5. 5. JUMLAH NEGARA : > 24 NEGARA PENGHASIL BERAS JUMLAH NEGARA : ± 43 NEGARA EKSPORTIR BERAS JUMLAH NEGARA : > 54 NEGARA IMPORTIR GANDUM TOTAL PRODUKSI : 432 JUTA TON/ TAHUN TOTAL KONSUMSI : 427 JUTA TON/ TAHUN JUMLAH PERDAGANGAN : 27 JUTA TON/ TAHUN MENGAPA GANDUM PENTING…… ANALISA NEGARA GANDUM & BERAS 1. APLIKASI GANDUM LEBIH LUAS DAN BESAR DARIPADA BERAS 2. NEGARA YANG MEMPUNYAI GANDUM DAN BERAS : EU-27, CINA, INDIA, PAKISTAN, IRAN &USA 3 . NEGARA PENDUDUK BESAR YANG MEMPUNYAI GANDUM DAN BERAS : CINA, INDIA, USA 4. NEGARA MAJU / KAYA YANG MEMPRODUKSI GANDUM SEPERTI : AUSTRALIA, USA, EU-27, INDIA, CINA CANADA, RUSIA, MESIR JUMLAH NEGARA : > 53 NEGARA PENGHASIL GANDUM JUMLAH NEGARA : ± 40 NEGARA EKSPORTIR GANDUM JUMLAH NEGARA : > 84 NEGARA IMPORTIR GANDUM TOTAL PRODUKSI : 609 JUTA TON/ TAHUN TOTAL KONSUMSI : 610 JUTA TON/ TAHUN JUMLAH PERDAGANGAN : 100 JUTA TON/ TAHUN BAGAIMANA INDONESIA ? BERAS & GANDUM 5 FW/SD/3/2009/SP Sumber : FAS, USDA & IGC SUMMARY BERAS Sumber : FAS, USDA & IGC SUMMARY GANDUM
  6. 6. 6 Sumber : FAS, USDA TABEL NEGARA PENGHASIL GANDUM in Million metric tons HUBUNGAN NEGARA PENGHASIL GANDUM DAN BERAS TABEL NEGARA PENGHASIL BERAS Sumber : FAS, USDA in Million metric tons ? HUBUNGAN NEGARA GANDUM & BERAS 1. NEGARA YANG MEM PUNYA I GANDUM DAN BERAS : EU-27, CINA, INDIA, PAKISTAN, IRAN &USA 2 . NEGARA PENDUDUK BESAR YANG MEMPUNYAI GANDUM DAN BERAS : CINA, INDIA, USA 3. NEGARA MAJU / KAYA YANG MEMPRODUKSI GANDUM SEPERTI : AUSTRALIA, USA, EU-27, INDIA, CINA CANADA, RUSIA, MESIR FW/SD/3/2009/SP 3.80 3.20 AFGANISTAN 14 8.28 8.27 MESIR 15 1.58 6.33 MAROKO 16 6.20 5.85 USBEKISTAN 17 56.25 49.32 USA 13 Prel. 20072008 20062007 49.40 44.90 RUSIA 10 4.00 4.20 SYRIA 11 15.50 17.50 TURKEY 12 16.60 13.50 KAZAKHSTAN 8 15.00 14.50 IRAN 9 102.48 108.87 EU-27 4 109.86 108.47 CINA 5 75.81 69.35 INDIA 6 23.30 21.28 PAKISTAN 7 13.90 14.00 UKRAINA 18 20.05 25.27 CANADA 3 13.04 10.82 AUSTRALIA 2 16.00 15.20 ARGENTINA 1 PRODUKSI NEGARA NO. 8.35 7.70 BRASIL 18 10.08 9.78 PHILIPINA 17 3.00 2.90 NIGERIA 15 35.50 35.30 INDONESIA 13 10.73 10.60 MIANMAR 14 2.18 1.98 IRAN 16 Prel. 20072008 20062007 129.84 127.20 CINA 10 4.39 4.38 MESIR 11 1.39 1.39 EU-27 12 8.35 7.70 BRAZIL 8 4.08 3.95 KAMBOJA 9 6.31 6.24 USA 4 24.13 22.92 VIETNAM 5 4.41 4.68 KOREA SELATAN 6 28.80 29.00 BANGLADES 7 7.93 7.79 JEPANG 19 19.30 18.25 THAILAND 3 5.50 5.20 PAKISTAN 2 96.43 93.35 INDIA 1 PRODUKSI NEGARA NO.
  7. 7. 7 EKSPORTIR GANDUM DUNIA FW/SD/3/2009/SP TURKEY 6. SOUTH AFRICA 5. BLACK SEA REGION (KAZAKHSTAN, RUSIA, UKRAINA) 4. CHINA 2. INDIA 3. SYRIA 7. EKSPORTIR LAINNYA B. ARGENTINA 5. BRAZIL 1. USA 2. EU - 27 3. CANADA 4. AUSTRALIA 1. EKSPORTIR BESAR A. NEGARA NO.
  8. 8. 8 PRODUKSI DAN PEMAKAIAN GANDUM DUNIA FEBRUARI 2009 FW/SD/3/2009/SP SUMBER : US Wheat Associates, Februari 2009
  9. 9. 9 PERMINTAAN DAN PENAWARAN GANDUM DUNIA FEBRUARI 2009 06/07 07/08 08/09 MMT PENAWARAN: Stock Awal 147 127 120 Produksi 596 611 683 Total Penawaran 744 738 802 PERDAGANGAN: Exports / Imports 112 117 123 PERMINTAAN: Makanan & Benih 510 524 529 Makanan Ternak & Sisa 106 94 123 Total Pemakaian 617 618 652 STOCK AKHIR : 127 120 150 FW/SD/3/2009/SP SUMBER : US Wheat Associates, Februari 2009
  10. 10. 10 PRODUKSI, KONSUMSI & PERDAGANGAN GANDUM 2008/2009 <ul><li>PRODUKSI DUNIA : 683 MMT, NAIK 11% (71 MMT) DIBANDINGKAN 2007/2008 </li></ul><ul><li>PRODUKSI NEGARA EKSPORTIR : BERTAMBAH </li></ul><ul><li>- PENGHASIL GANDUM TERBESAR NAIK : EU (26%) CHINA(4%), BLACK SEA (20%), INDIA (3%) </li></ul><ul><li>- KANADA NAIK 35% (7 MMT) </li></ul><ul><li>- AUSTRALIA NAIK 54% (7 MMT) </li></ul><ul><li>- ARGENTINA TURUN 42 %. IKLIM KERING </li></ul><ul><li>PERMINTAAN DUNIA : REKOR BARU </li></ul><ul><li>- NAIK 30% (29 MMT) </li></ul><ul><li>- PENGGUNAAN PAKAN NAIK 7 MMT </li></ul><ul><li>PERDAGANGAN NAIK 8%(9 MMT); REKOR BARU </li></ul><ul><li>EKSPOR </li></ul><ul><li>- AUSTRALIA NAIK 6 MENJADI 13 MMT, EU NAIK 8 MENJADI 19 MMT, UKRAINA NAIK 7 </li></ul><ul><li>MENJADI 9 MMT </li></ul><ul><li>- US TURUN 7 MENJADI 27 MMT, KAZAKHSTAN TURUN 4 MENJADI 5 MMT </li></ul><ul><li>IMPOR </li></ul><ul><li>- INDIA TURUN MENDEKATI 0 DARI 6 MMT,2 TAHUN LALU </li></ul><ul><li>- PEMBELIAN EU-27 TURUN 1,5 MMT, PRODUKSI TINGGI </li></ul><ul><li>- IRAN DIPERKIRAKAN NAIK 4 MMT, SYRIA 8 MMT ALGERIA 4 MMT </li></ul>FW/SD/3/2009/SP SUMBER : US Wheat Associates, Februari 2009
  11. 11. 11 HARGA DAN STOK AKHIR DUNIA - TERENDAH SEJAK 1982 FW/SD/3/2009/SP SUMBER : US Wheat Associates, Februari 2009
  12. 12. PENAWARAN 5 NEGARA BESAR PENGEKSPOR GANDUM FEBRUARI 2009 12 FW/SD/3/2009/SP SUMBER : US Wheat Associates, Februari 2009
  13. 13. KONSUMSI TERIGU DI INDONESIA 13 FW/SD/3/2009/SP
  14. 14. PERUSAHAAN TEPUNG TERIGU DI INDONESIA (1) 14   Sumber : - APTINDO - Badan Koordinasi Penanaman Modal, 2007 Source : CIC : Studi Tentang Industri Tepung Terigu PERUSAHAAN TEPUNG TERIGU DI INDONESIA BASED ON CAPACITY (TON/YEAR) Beroperasi – Produksi Beroperasi –Unable To Located Tidak Beroperasi –Rencana Tdak Pernah Produksi Stop Produksi & Tutup FW/SD/3/2009/SP   NO. NAMA PERUSAHAAN  LOKASI KAPASITAS (TON/TAHUN) PERANAN (%) TOTAL KAPASITAS PRODUKSI NON N.A. PERKIRAAN KAPASITAS PRODUKSI N.A. 11.084.500 10.884.500 200.000 100,0 98,2 1,8 A. BEROPERASI 7.662.500 69.1 a. PRODUKSI 6.662.500 86,9 1 ISM BOGASARI FLOUR MILLS, PT (JAKARTA) JAKUT 3.357.500 50,4 2 ISM BOGASARI FLOUR MILLS, PT (SURABAYA) SURABAYA 1.040.00 15,6 3 SRIBOGA RATURAYA, PT SEMARANG 740.000 11,1 4 EASTERN PEARL FLOUR MILLS, PT MAKASAR 720.000 10,8 5 PANGANMAS INTI PERSADA, PT CILACAP 300.000 4,5 6 FUGUI FLOUR & GRAIN INDONESIA, PT GRESIK 270.000 4,1 7 PURNOMO SEJATI, PT SIDOARJO 120.000 1,8 8 ASIA RAYA, PT SIDOARJO 72.000 1,1 9 BERKAT INDAH GEMILANG, PT TANGERANG 43.000 0,6 b. UNABLE TO LOCATED (UTL) 1.000.000 13,1 1 CORKINDO NUSA MAS, PT SERANG 1.000.000 100,0 2 PERUSAHAAN KIAN JAYA, UD MAKASAR N.A - 3 MULA MURNI PRIMA, PT JAWA BARAT N.A - 4 HARUM ABADI JABAR N.A - 5 BILLY PERKASA SWADAYA, PT N.A N.A -
  15. 15. PERUSAHAAN TEPUNG TERIGU DI INDONESIA (2) 15   Sumber : - APTINDO - Badan Koordinasi Penanaman Modal, 2007 Source : CIC : Studi Tentang Industri Tepung Terigu FW/SD/3/2009/SP   NO. NAMA PERUSAHAAN  LOKASI KAPASITAS (TON/TAHUN) PERANAN (%) B. TIDAK BEROPERASI 2.725.000 24,6 a. RENCANA 2.228.000 81,8 1 FEDERAL PUNDI KENCANA, PT/FEDERAL FLOUR MILLS, PT CILEGON 600.000 26,9 2 KWALA INTAN NEW GRAIN, PT ASAHAN 210.000 9,4 3 BUNGASARI FLOUR MILLS, PT JAWA TIMUR 175.000 7,9 4 CERESTAR FLOUR MILLS, PT BANTEN 123.000 5,5 5 DAYA AGUNG, PT BANTEN 600.000 26,9 6 TRI PILAR PANGAN UNTAMA, PT SUMUT 250.000 11,2 7 PRIMA ANUGERAH MULYA, PT BANTEN 270.000 12,1 b. TIDAK PERNAH PRODUKSI / TIDAK TEREALISASI 497.000 18,2 1 PANGANMAS INTI NUSANTARA SERANG 300.000 60,4 2 AMORA RESTU FLOUR MILLS, PT MAKASAR 108.000 21,7 3 GANDUM MAS KENCANA, PT JAWA BARAT 80.000 16,1 4 AGRINDO CITRA BARU, PT JATENG 9.000 1,8 5 BOGASARI SENTRA FLOUR MILLS, PT JAKUT N/A - 6 INTI SARI FLOUR MILLS, PT SURABAYA N/A - c. STOP PRODUKSI - - d. TUTUP - --
  16. 16. 16 MANFAAT TANAMAN GANDUM <ul><li>TANGKAI </li></ul><ul><li>BIJI GANDUM </li></ul>1.1. KERTAS / PULP 1.2. PUPUK STRAWBOARD 2.1. PANGAN 2.2. NON PANGAN 2.1.1 BIJI GANDUM 2.1.2 TEPUNG GANDUM 2.1.3 WHEAT GRAIN INDUSTRI FW/SD/3/2009/SP
  17. 17. MANFAAT TANAMAN GANDUM 2.1.1 BIJI GANDUM BULGUR / BURGHUL 17 BULGUR BURGHUL NORTH AMERICA MIDDLE EAST / NORTH AFRICA MASAK DENGAN AIR GANDUM DIDINGINKAN DIBENTUK AIR GANDUM 50% BASAH DIKERINGKAN PANAS MATAHARI PENGERINGAN SIMPAN 10% BASAH DIPECAH- PECAH DIMASAK ILUSTRASI : FW/SD/3/2009/SP
  18. 18. MANFAAT TANAMAN GANDUM 2.1.2 TEPUNG GANDUM PRODUK BERDASARKAN JUMLAH PROTEIN ROTI, PASTRY, MIE ROTI, MIE, PASTRY DONAT ROTI, MIE CRACKERS, PIE, BISCUITS BOLU, MARTABAK BOLU, BISCUITS GORENGAN, COOKIE 8 9 10 11 12 13 14 CAKE, COOKIES, PAO BA-PIA SOFT MEDIUM HARD 18 FW/SD/3/2009/SP
  19. 19. MANFAAT TANAMAN GANDUM 2.1.2 TEPUNG GANDUM STRUKTUR ROTI APEM PUKIS BAPEL DANISH CROISANT MANTAU MOHO BA-PAO ROTI SISIR DONAT ROTI ISI FRENCH BREAD OPEN TOP / KADET SANDWICH / KASINO BURGER BUNS HOT DOG BUNS ROTI INDIA <ul><li>PITA BREAD </li></ul><ul><li>CAPATI </li></ul><ul><li>TANDORE </li></ul><ul><li>ROTI KEJU </li></ul><ul><li>ROTI COKLAT </li></ul><ul><li>ROTI DAGING </li></ul><ul><li>ROTI PISANG </li></ul><ul><li>ODADING/BANTAL </li></ul><ul><li>PANADA </li></ul><ul><li>BOLANG BALING </li></ul><ul><li>CAKUE </li></ul><ul><li>KESET </li></ul><ul><li>KASUR </li></ul><ul><li>POFFERTJES </li></ul><ul><li>PERUT AYAM </li></ul><ul><li>KAMIR </li></ul>TAWAR KANDUNGAN PROTEIN 12-14% PIZZA MANIS KANDUNGAN PROTEIN 11-14% ROTI KUKUS KANDUNGAN PROTEIN 8-10% PASTRY KANDUNGAN PROTEIN 11,5-12,5% TRADISIONAL KANDUNGAN PROTEIN 10,5-11,5% ROTI KANDUNGAN PROTEIN 11,5-14% I. BAHAN BAKU / UTAMA TEPUNG 100% INSTANT YEAST 1-3% AIR 50-62% II. SIFAT ADONAN MENGGUMPAL & KENYAL, DAN ELASTIS III. PROSES PEMBUATAN MELALUI TAHAPAN FERMENTASI IV. PROSES PEMASAKAN : DIOVEN DIGORENG DIPANGGANG DIKUKUS 19 FW/SD/3/2009/SP
  20. 20. MIE INSTANT CUP MIE INSTANT CUP MIE AYAM KANDUNGAN PROTEIN 11 – 12,5% <ul><li>KULIT PANGSIT </li></ul><ul><li>(8 – 10%) </li></ul><ul><li>KULIT SIOMAI </li></ul><ul><li>(8 - 10%) </li></ul>MIE BASAH KANDUNGAN PROTEIN 10 – 12,5% MIE KERING KANDUNGAN PROTEIN 11 – 12,5% MIE BAHAN BAKU / UTAMA : TEPUNG 100% AIR 30% GARAM 1% I. SIFAT ADONAN MENGGUMPAL, DAN ELASTIS II. PROSES PEMBUATAN: 1. SEMUA BAHAN DIADUK RATA 2. ADONAN DIPRES/ROLL SAMPAI BEBERAPA KALI 3. ADONAN DIPOTONG BENTUK MIE III. CARA PEMASAKAN : 1. DIREBUS 2. DIGORENG <ul><li>KULIT PANGSIT </li></ul><ul><li>(8 – 10%) </li></ul><ul><li>KULIT SIOMAI </li></ul><ul><li>(8 - 10%) </li></ul>KUAH BASAH MIE INSTANT KANDUNGAN PROTEIN 11 – 12,5% <ul><li>MIE BIASA </li></ul><ul><li>MIE KERITING </li></ul>MIE TELUR KANDUNGAN PROTEIN 11 – 12,5% MIE LIDI KANDUNGAN PROTEIN 11 – 12,5% 20 MANFAAT TANAMAN GANDUM 2.1.2 TEPUNG GANDUM STRUKTUR MIE FW/SD/3/2009/SP MIE HOKIAN KANDUNGAN PROTEIN 11 – 12,5%
  21. 21. <ul><li>VARIANT CAKE </li></ul><ul><li>BLACK FOREST </li></ul><ul><li>CHEESE CAKE </li></ul><ul><li>CHOCOLATE CAKE </li></ul><ul><li>TIRAMIZU CAKE </li></ul>SPONGE CAKE KANDUNGAN PROTEIN 8 – 9% <ul><li>LAPIS MALANG </li></ul><ul><li>LAPIS SURABAYA </li></ul><ul><li>LAPIS LEGIT </li></ul><ul><li>BOLU GULUNG / </li></ul><ul><li>ROLL TART </li></ul><ul><li>MUFFINE </li></ul><ul><li>ENGLISH CAKE </li></ul><ul><li>BROWNIES </li></ul><ul><li>FRUITS CAKE </li></ul><ul><li>CHIFON CAKE </li></ul><ul><li>CHIFON COKLAT </li></ul><ul><li>CHIFON STRAWBERRY </li></ul><ul><li>KUE CUBIT </li></ul><ul><li>KELEMBEN </li></ul><ul><li>BOLU KUKUS </li></ul><ul><li>BOLU MANALAGI / </li></ul><ul><li>BOLU AIR </li></ul><ul><li>ONBEYKOK </li></ul><ul><li>EGGS DROPS / </li></ul><ul><li>LADY FINGER </li></ul><ul><li>CAKE DONUT </li></ul>LAYER CAKE KANDUNGAN PROTEIN 8 – 9% POUND CAKE KANDUNGAN PROTEIN 10,5 – 11,5% CHIFON CAKE KANDUNGAN PROTEIN 10,5 – 11,5% BOLU KANDUNGAN PROTEIN 10,5 – 11,5% I. BAHAN BAKU / UTAMA ; TERIGU 100% TOTAL CAIRAN 100% TERDIRI DARI : MARGARINE / TELUR / SUSU CAIR / AIR II. SIFAT ADONAN ; CAIR DAN BERBUSA (FOAM) III. PROSES PEMBUATAN TERDIRI DARI : 1. SEMUA BAHAN DICAMPUR DAN DIKOCOK MENJADI SATU 2. TELUR + GULA DOKOCOK 3. MARGARINE + GULA DOKOCOK IV. CARA PEMASAKAN : DIOVEN DIPANGGANG DIKUKUS CAKE KANDUNGAN PROTEIN 8 – 11,5% 21 MANFAAT TANAMAN GANDUM 2.1.2 TEPUNG GANDUM STRUKTUR CAKE FW/SD/3/2009/SP
  22. 22. CROISSANT ROTI PASTRY KANDUNGAN PROTEIN 11,5 – 12,5% PUFF PASTRY KANDUNGAN PROTEIN 11,5 – 12,5% PIE KANDUNGAN PROTEIN 11,5 – 12,5% SUS KANDUNGAN PROTEIN 11,5 – 12,5% I. BAHAN BAKU / UTAMA ; TEPUNG 100% YEAST 2,5% PASTRY MARGARINE 40% AIR 45% II. SIFAT ADONAN ; MENGGUMPAL & KENYAL III. PROSES PEMBUATAN MELALUI : TAHAPAN FERMENTASI DAN LAMINASI IV. PROSES PEMASAKAN : DIOVEN DIPANGGANG DIGORENG DANISH GENJI PIE SOSIS BROTH APPLE PIE SOSIS PUFF FRUITS PIE CUSTARD PIE TARTLET SUS BUAH SUS ROUGUT SUS VLA PASTRY KANDUNGAN PROTEIN 11,5 – 12,5% 22 MANFAAT TANAMAN GANDUM 2.1.2 TEPUNG GANDUM STRUKTUR PASTRY FW/SD/3/2009/SP
  23. 23. DEPOSIT COOKIES BATTER TYPE BISCUIT SOFT KANDUNGAN PROTEIN 8 - 9% BISCUIT I. BAHAN BAKU / UTAMA TERIGU 100% MARGARINE 90% CAIRAN 10% II. SIFAT ADONAN ; MENGGUMPAL III. PROSES PEMBUATAN : 1. SEMUA DICAMPUR AWAL DAN DIADUK SAMPAI RATA 2. ISTIRAHATKAN 3. CETAL IV. CARA PEMASAKAN : DIOVEN DROP COOKIES SOFT COOKIES SHIFT BATTER BISCUITS SHORT BREAD COOKIES MERINGUE SHEELS MERINGUE MACAROONS LADY FINGERS SPONGE SPRINGERLIE FOAM TYPE COOKIES FERMENTED DOUGH PUFF DOUGH SEMI SWEET DOUGH LAYERS STICK WAFER CREAM CRACERS PLAIN BISCUIT MARIE BISCUIT HARD KANDUNGAN PROTEIN 10 - 12% WAFER KANDUNGAN PROTEIN 9 - 10% 23 MANFAAT TANAMAN GANDUM 2.1.2 TEPUNG GANDUM STRUKTUR BISCUIT FW/SD/3/2009/SP
  24. 24. 24 TYPE OF FLAT BREADS Sumber : Wheat : Chemistry and Technology FW/SD/3/2009/SP TORTILLA MEXICO INJERA ETHIOPIA TANNOURI, VILLAGE BREAD AFGANISTAN CHAPATI (ROTI), KHAMERI ROTI, NAAN, TANDOURI ROTI PAKISTAN BURR, KORSAN, SHAMEY, TAMEES, TANNOURI SAUDI ARABIA BAZLAMA, GOMME, HAMURSUZ, PEKSIMET, YUFKA TURKEY GLARUS SWISS MOROCCAN SOURDOUGH BREAD, MOROCCAN WHOLE WHEAT BREAD MAROCCO CHAPATI (ROTI), DOSAI, IDLI, KHAMERI ROTI, NAAN, PARATHA, PURI, TANDOURI ROTI, INDIA STEAM BREAD CINA MATZO, SHAMEY, TORTILLA UNITED STATES BARLEY MALOUG, YAMENI BREAD YAMEN BARBARI, SANGAK, TAFTOON, VILLAGE BREAD, TANOK IRAN BANNOCK SCOTLAND BAKOOM, BALADY, BATTAWI, CORN BREAD, FATIER, FITI, KABBOURI, MABBATT, MILLET BREAD, ORUS, RA’ROU, SHAMEY, SHAMSY EGYPT AREPA VENEZUELA TYPE OF BREAD COUNTRY or REGION
  25. 25. KONDISI INDONESIA <ul><li>POTENSIAL PROBLEM </li></ul><ul><li>INDONESIA PENDUDUKNYA BANYAK </li></ul><ul><li>-> PROBLEM KECUKUPAN PANGAN </li></ul><ul><li>INDONESIA HANYA MEMPUNYAI BERAS </li></ul><ul><li>-> PROBLEM DIVERSIFIKASI PANGAN </li></ul><ul><li>SINGLE STEPLE FOOD -> PROBLEM GIZI </li></ul>SARAN PEMERINTAH INDONESIA PERLU SEGERA MEMPUNYAI BERAS DAN GANDUM UNTUK : +/+ FOOD SECURITY +/+ KECUKUPAN PANGAN +/+ PERBAIKAN GIZI <ul><li>LANGKAH NYATA UNTUK </li></ul><ul><li>PEMBERDAYAAN GANDUM </li></ul><ul><li>BIBIT </li></ul><ul><li>TEKNOLOGI; AHLI & MESIN </li></ul><ul><li>LAHAN </li></ul><ul><li>PUPUK </li></ul>LUAS LAHAN : 12,3 JUTA Ha TOTAL PRODUKSI : 59,8 JUTA TON TOTAL KONSUMSI : 139 KG/KAPITA/TAHUN PROYEKSI 2030 : PENDUDUK = 424 JUTA KONSUMSI = 59.8 JUTA Sumber : BPS DATA BERAS DI INDONESIA JENIS: NIAS -> DR. JUSUP PASURUAN DEWATA -> DR JOKO HARTONO LUAS LAHAN : 500 Ha LOKASI UJI COBA : CANGAR 1 Ha NONGKOJAJAR 1 Ha LAWANG, MALANG 1 Ha BOGOR 1 Ha MOJOSARI 1 Ha BOYOLALI 3000 M2 SALATIGA 3000 M2 DATA (PERINTISAN) GANDUM DI INDONESIA 25 FW/SD/3/2009/SP
  26. 26. 26 KESIMPULAN <ul><li>GANDUM MERUPAKAN KOMODITAS PANGAN YANG </li></ul><ul><li>PENTING DAN TERBESAR DI DUNIA </li></ul><ul><li>GANDUM BISA DIDAPATKAN SECARA BERKELANJUTAN </li></ul><ul><li>SERTA MEMILIKI PENELITIAN DAN APLIKASI YANG </li></ul><ul><li>SANGAT BERVARIATIF </li></ul><ul><li>PERLUNYA MENDAPAT PERHATIAN SEHINGGA </li></ul><ul><li>BUDIDAYA GANDUM BISA MENJADI KOMODITAS </li></ul><ul><li>PERTANIAN ALTERNATIF </li></ul><ul><li>DIVERSIKASI PANGAN DALAM RANGKA MEMPERKUAT </li></ul><ul><li> KETAHANAN PANGAN NASIONAL, HARUS DIUPAYAKAN </li></ul><ul><li>DENGAN PENANAMAN ANEKA SERELIA (SELAIN BERAS </li></ul><ul><li>TERMASUK GANDUM) </li></ul>FW/SD/3/2009/SP
  27. 27. TERIMA KASIH 27 FW/SD/3/2009/SP

×