Kepribadian rasulullah saw dari sisi pergaulan sosial

1,248 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,248
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
94
Actions
Shares
0
Downloads
27
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kepribadian rasulullah saw dari sisi pergaulan sosial

  1. 1. (Kepribadian Rasulullah saw dari sisi pergaulan sosial)
  2. 2. • ‫ْلاَو‬‫لل‬َّ‫ه‬َ ‫لاَو‬ ‫ْلاَو ا‬‫ و‬‫ج‬ُ‫ و‬ ‫ر‬ْ‫ُج‬ ‫ي‬َ ‫لاَو‬ ‫ْلاَو‬‫ن‬َ ‫لاَو‬ ‫كنا‬َ ‫لاَو‬ ‫ْلاَو‬‫ن‬ْ‫ُج‬ ‫م‬َ ‫لاَو‬ ‫ل‬ِ‫م‬ ‫ْلاَو‬‫ة‬ٌ ‫ل‬‫ن‬َ ‫لاَو‬‫س‬َ ‫لاَو‬ ‫ح‬َ ‫لاَو‬ ‫ْلاَو‬‫ة‬ٌ ‫ل‬‫ و‬َ ‫لاَو‬ ‫س‬ْ‫ُج‬ ‫أ‬ُ‫ و‬ ‫ْلاَو‬‫لل‬َّ‫ه‬ِ‫م‬ ‫ْلاَو ا‬‫ل‬ِ‫م‬ ‫س و‬ُ‫ و‬ ‫ر‬َ ‫لاَو‬ ‫ْلاَو‬‫ ي‬‫ف‬ِ‫م‬ ‫ْلاَو‬‫م‬ْ‫ُج‬ ‫ك‬ُ‫ و‬ ‫ل‬َ ‫لاَو‬ ‫ْلاَو‬‫ن‬َ ‫لاَو‬ ‫كنا‬َ ‫لاَو‬ ‫ْلاَو‬‫د‬ْ‫ُج‬ ‫ق‬َ ‫لاَو‬‫ل‬َ ‫لاَو‬ ) ‫ْلاَو‬‫ا‬‫ر‬ً‫ا‬ ‫ثري‬ِ‫م‬‫ك‬َ ‫لاَو‬ ‫ْلاَو‬‫لل‬َّ‫ه‬َ ‫لاَو‬ ‫ْلاَو ا‬‫ر‬َ ‫لاَو‬ ‫ك‬َ ‫لاَو‬ ‫ذ‬َ ‫لاَو‬‫و‬َ ‫لاَو‬ ‫ْلاَو‬‫ر‬َ ‫لاَو‬ ‫خ‬ِ‫م‬ ‫ل‬ْ‫ُج‬ ‫ْلاَو ا‬‫م‬َ ‫لاَو‬‫ و‬ْ‫ُج‬ ‫ري‬َ ‫لاَو‬‫ل‬ْ‫ُج‬‫ا‬‫و‬َ ‫لاَو‬21( • Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS. Al Ahzab : 21)
  3. 3. Adalah tampilan luar yang tampak dalam diri Rasulullah saw ketika bergaul dengan manusia, seperti pakaiannya, perhiasannya dan sebagainya. Diantara hak masyarakat dari setiap individu anggotanya adalah tidak merusak kecenderungan umum dengan bentuk penampilan luar mereka. Rasulullah saw manusia yang paling menghormati kecenderungan umum. Beliau tidak menampakkan penampilan yang diingkari oleh masyarakat. Beliau salah seorang manusia yang bernampilan paling bagus.
  4. 4. Janggutnya : Amr bin Syuaib, dari ayahnya, ayahnya dari kakeknya, menyebutkan ,”Rasulullah saw selalu memotong janggutnya, memotong lebar atau panjangnya.” (HR. At Tirmidzi). Yang pasti , janggut Rasulullah tidak lebih dari segenggam tangan. Ada dua tafsiran, pertama: beliau saw memotong panjangnya tidak lebih dari segenggam tangan sebagaimana hadits riwayat tirmidzi. Kedua; pertumbuhan janggutnya berhenti ketika seukuran dengan segenggam tangan dan tidak melebihinya. Berdasarkan itu sebagian besar ahli fiqih berpendapat sunnahnya panjang janggut itu segenggam tangan.
  5. 5. Kumisnya : Rasulullah saw memotong kumisnya supaya tidak sampai pada bibirnya sehingga tidak merusak pandangan ketika makan. Rambut kepalanya : sebagian besar panjangnya mencapai dua bahunya. Kadang-kadang memotongnya hingga tidak sampai sebahu. Selalu membersihkan dan menyisir. Beliau mengurai rambut bagian depan, tetapi tidak lama kemudian membereskannya setelah melihat ahli kitab mengurai rambut bagian depan. Aisyah menyebutkan cara beliau menyisir rambutnya ,”Jika aku menyisir rambut Rasulullah saw , aku memulai dari ubun- ubunnya dan menurunkan rambut bagian depan diantara dua matanya.”
  6. 6. Pakaian beliau saw memiliki tiga karakter . Pertama : ditujukan untuk mencari ridho Allah swt yaitu tidak menyingkap aurontya dan tidak transparan, jauh dari sifat berlebihan yang dicela Allah swt. Kedua : tidak mengurangi maskulinitasnya. Pakaian yang mengurangi kejantanan adalah pakaian yang meyerupai pakaian perempuan dan orang kafir baik dari segi warna ataupun jahitan, seperti warna merah yang selalu melekat dengan orang kafir. Dalam Shahih Bukhari diriwayatkan ,” Rasulullah saw melarang memakai celana berwarna merah.” Tetapi beliau saw membolehkan wanita berpakaian warna merah.
  7. 7. Ketiga ; tidak dipandang buruk oleh masyarakat. Semua pakaian beliau adalah pakaian yang biasa dipakai oleh masyarakat yang didiami Rasulullah saw sehingga tidak tampak celaan masyarakat terhadapnya. Juga tidak menetapkan odel khusus yang disukainya; tiada lain untuk merealisasikan persamaan yang dengannya Allah mengutus beliau . Karena itulah ketika ada orang masuk, sedang belaiu berada di tengah shahabatnya maka orang tersebut tidak mengenalinya dan dia kan berkata,” Mana orangnya yang bernama Muhammad itu.”
  8. 8. • Mengandung sifat keseriusan, kekuatan, dan maskulinitas. Cepat dan tenang. Abu Hurairah berkata,” Aku belum pernah melihat orang yang lebih cepat jalannya daripada Rasulullah saw, seolah bumi akan melibasnya. Kami bersusah payah mengikutinya tetapi beliau tidak mempedulikannya.” (HR. At Tirmidzi). • Postur tubuh beliau agak condong ke depan dan bergoyang. Ali ra berkata : “Rasulullah saw jika berjalan beliau bergoyang dengan kuat, dan jika berpindah langkah , beliau melangkah dengan kuat, yakni kakinya terangkat dari bumi secara keseluruhan. Ini menunjukkan cara berjalan orang yang memiliki keinginan dan keberanian yang kuat.” (HR. At Tirmidzi) • Diriwayatkan, Rasulullah saw jika berjalan, para shahabat berjalan di depannya dan meninggalkan punggungnya bagi para malaikat. (HR. Ibnu Majah). 3. Cara Rasulullah saw berjalan
  9. 9. 4. Cara Rasulullah saw buang hajat. • Jika akan memasuki tempat buang hajat beliau membaca : ‫ث‬ِ

×