Hypnoselling with undenied speaking

892 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
892
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
37
Actions
Shares
0
Downloads
72
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Hypnoselling with undenied speaking

  1. 1. 1 Cognitive Psychology Certification: - International Certified NLP Trainer , by NFNLP, Florida, USA - International Certified NLP Coach, by NFNLP, Florida, USA - Alumna of Unleash The Power Within, Singapore, by Anthony Robbins, USA. - National Certified Master Trainer NLP Practitioner, by NNLP Indonesia Jumala Multazam, MM Contact: Jumala.Multazam@gmail.com @jumalamultazam www.faebook.com/jumalamultazam.page
  2. 2.  Kondisi Congruent sangat dipengaruhi oleh PERSEPSIYANG BAIK : - Bagaimana persepsi anda tentang hasil yg anda akan peroleh - Bagaimana persepsi anda tentang diri. - Bagaimana persepsi anda tentang “siapa” partner bicara anda - Bagaimana persepsi anda tentang “idea anda”. - Bagaimana anda persepsi tentang lingkungan pendukung inergizingYourTeamForTheBestResultinergizingYourTeamForTheBestResult
  3. 3. Pada sisi yang lain  Uang adalah akar segala kejahatan  Aku tidak cakep, tidak pantas  Gigi saya memalukan  Aku kecil, postur tubuh tidak seimbang  Produk saya kurang berkualitas  Aku tidak bakat jualan Kenyataannya • Aku perlu uang • Aku mencintainya • Aku harus berbicara di depan umum • Aku harus memenangkan persaingan • Aku harus jualan Hasil Penyelerasan • Uang itu baik, tergantung penggunaannya • Tubuhku atletis, ia pasti suka • Senyumku tulus • Aku punya banyak hal yang bisa kubagi • Dalam desain produkku paling unggul • Untuk menjadi hebat dalam jualan hanya perlu latihan
  4. 4. 1. Buka Hati-nya 2. Masukkan ide
  5. 5. 1. MEMBUKA HATI DG “REPUTASI”  Nama besar terkait dg nama besar  Prestasi, jabatan, titel 1. MEMBUKA HATI DG “REFERENSI”  Direferensikan oleh orang lain  Saling membicarakan kebaikan 1. MEMBUKA HATI DG PACING-LEADING  Pacing: meyamakan-menyamankan-menyamakan  Leading : membimbing, mengarahkan, mensugesti, menyuruh 5
  6. 6. Menyamakan diri dengan partner bicara sedemikian rupa shg hatinya mengatakanYa dan nyaman DgTopik  Hoby, kesenangan, ideologi, berita terkini, politik, dll Dg Gaya bahasa  Pemilihan kata, intonasi, jedda, dll Dg Fisiologis  Mimik dan gestur) DgYes set Question  Tanyakan sesuatu yg baik yg pasti dijawab iya  Ulangi kalimatnya dalam bentuk kalimat tanya 6  Analog marking  Persuation Language Pattern
  7. 7. 7 MendeteksiValue  Sesuatu yang diceritakan dg bangga dan suka cita  Sesuatu yang di katakan berulang-ulang  Bisa diungkap dengan pertanyaan:  Apa yang PALING penting dalam hidup ini ? (value)  Apa yang PALING penting bagi anda terkait dengan…. ? (kriteria) Value adl sumber energi motivasi bagi setiap orang Setiap orang umumnya sangat senang diskusi ttg value-nya, maka sangat baik utk membangun rapport
  8. 8. 8 PACING Diskusikan yang menyenangkan ttg dia (VALUE)nya dahulu DetailkanVALUE-nya dengan pola pertanyaan Clean Language “X itu yang seperti apa ya, X itu?” LEADING Sampai dia puas bercerita, setelah itu segera anda bicara tentang maksud anda. Buatlah sedemikian rupa maksud anda terkait dengan VALUE-nya Buat sedemikian rupa agar hatinya mengatakan “IYA…”, atau “OKE…” dengan Valuenya, baru sampaikan maksud anda. Pacing-Leading Dengan Value
  9. 9. 9 (From The Milton Model)
  10. 10. 10 1. Simple Deletion -“Rasakan balasannya ketika anda berbicara dengan cinta” (tanpa Obyek), Bandingkan dg “Rasakan response-nya ketika anda berbicara dengan cinta kepada suami anda”. Dgn tanpa Obyek bisa lebih ambigu: dg suami, istri, anak, ibu, saudara, anak buah,, dll - Kalau sudah tahu rahasianya, presentasi itu mudah”. (semudah apa?) - Kalau ingin dipromosikan, pastikan anda punya sesuatu yang istimewa. (istimewa itu apa persisnya?) • Membuat orang mengatakan “YA” dengan kalimat2 ambigu. • Kalimat ambigu lebih mudah cocok dengan pikiran semua orang, lebih mudah di”iya”kan, maka lebih mudah masuk ke hati.
  11. 11. 11 2. “UNSPECIFIED” Subject / Object Subyek atau Obyek kalimat tidak jelas - Orang bilang untuk menjadi hebat hanya perlu latihan & latihan (S tidak jelas) -Kalau kamu pintar kamu bisa memilih profesi apa saja (O ) -Berangkat segera dan pakai kendaraan yang cepat karena 3. “UNSPECIFIED” Verbs - Aku yakin kamu mampu menyelesaikan masalah itu. - Saya tahu kamu pasti tetap semangat meski diperlakukan seperti itu. (sepotong kata kerja tanpa penejelasan maknanya selalu ambigu)
  12. 12. 12 4. Chunk Up Cara lain membuat ambigu : Chungking - up Minuman segar Es teh Es jeruk Soft drink Minuman hangat Sprite CokeTeh hangat Jahe hangat Minuman dingin Es Jus sirsak
  13. 13. 13 “Kekecewaan adalah kekuatan yang seharusnya menjadikan Anda berlaku lebih tegas untuk tidak dikecewakan lagi. INGAT! •Simple Deletion (hilangkan s/p/o/k) •Unspecified (banyak makna) •Chunking Up (umum/tdk spesifik) Orang yang sering kecewa, biasanya tidak belajar dari kesalahan atau pengingkaran janji, tetap mengulangi cara memutuskan yang salah, dan mempercayai orang yang suka dusta atau khianat. Jika kita ikhlas belajar dari kekecewaan kecil, kita tidak akan dipaksa merasakan pedihnya kekecewaan besar.” ― Mario Teguh
  14. 14. 14 Berbicaralah dg kalimat sbb: - Simple Deletion (hilangkan salah satu atau lebih s/p/o/k) - Unspecified (gunakan kata yg banyak makna) - Chunking Up (gunakan kata yg lebih umum/tdk spesifik) SATU PERSATU BERGANTIAN 1.Satu peserta membuat nasihat yang sudah sering disampaikan, dengan menggunakan bentuk2 deletion di atas, kira2 2 sd 3 kalimat. 2.Peserta lainnya memperhatikan, dan mendiskusikan bersama berapa banyak nasihatnya mengandung deletion
  15. 15. 1. Cause Effect Contoh Menghubungkan 2 kalimat dg kata “dan, maka, karena itu” seolah terkesan memiliki hubungan. - Hai anak ganteng, di sekolah ikuti kata2 bu guru ya. - Orang pintar minum tolak angin 3. Mind Reading Menyuruh orang dengan pattern Cause Effect atau Complex Equivalent 2. Complex Equivalent Penyetaraan dua anak kalimat (sering mengandung kata “berarti”) Contoh: Kamu kan dapat hadiah dari tante berarti mau dong bantu Ibu Rumusnya: Frasa Fakta + kata sambung + Frasa perintah
  16. 16. 16 Universal Contoh Menyamaratakan /generalisasi (selalu, setiap, semua, tidak ada, tidak satupun) Setiap orang sales pasti jago komunikasi. Modal Operator Contoh Tidak adanya pilihan lain (harus, pasti, tidak mungkin) Setiap sukses harus dibayar dengan keringat
  17. 17. Embedded Commands Contoh Kalimat perintah yang diselipkan Hari Minggu nanti jadi main Tennis kan Pak, sekalian saya bawakan samplenya. Permintaan/ pertanyaan dengan cara yang halus dan anggun Conversational Postulates Contoh Perintah / ajakan yang disamarkan Jam berapa sekarang? (Sebagai ganti dari ajakan “istirahat yuk”)
  18. 18. 18 Negative Commands Contoh Kalimat perintah yang dinegasikan dengan tujuan mendapatkan respon positif Aku tidak mengatakan bahwa peristiwa itu memalukan, aku hanya ingin mengatakan faktanya saja. Analogue Marking Memberikan tanda tertentu untuk menekankan, misalnya cetak tebal, huruf kapital, warna tertentu, intonasi atau gerakan tertentu
  19. 19. 19 Memberikan pilihan dg asumsi seolah dia sudah mau - Ibu boleh tahu, apakah mau bayar tunai atau menggunakan kartu kredit? - Kamu boleh belajar mulai habis maghrib atau setelah shalat isyak “Use Of Or” Memberi awalan kalimat yg menyenangkan agar dia mau, dan berasumsi dia pasti mau - Ini mudah kok, kerjakan sambil santai aja. - Santai aja mengerjakannya. Bypass words “Commentary” Berasumsi seolah mau, maka dikomentari yg positif - Asyiknya nih, Usee TV bisa diputar lagi hingga 7 hari ke beleakang, dan itu tidak terdapat pada produk lainnya
  20. 20. 20 Berasums dia sdh percya, utk memperkuat keyakinan dengan memberi kata semakin. - Semakin anda menolak semakin anda tidak bisa membukanya - Semakin kamu nyaman semakin banyak hasil yang kamu peroleh Presupposition The More (Semakin) Contoh Berasumsi dia mau, sebelum atau sesudah itu anda melakukan sesuatu Sebelum saya jelaskan tentang keistimewaan mesin ini ijinkan saya menjelaskan dulu tentang kelebihan interiornya. Subordinate Clause of Time Contoh
  21. 21. Perumpamaan sebuah peristiwa yang kita alami dengan menggunakan peristiwa lainnya yang serupa agar pengungkapannya lebih bebas, lebih nyaman dan lebih indah. Pendengar biasanya membandingkan struktur perumpamaan itu dengan pengalaman pribadinya atau nilai2 yg dimilikinya. Hebatnya, pendengar sering tidak bisa menolak, karena yang dibicarakan bukan dia tetapi roda. Misalnya: “Hidup itu seperti roda kadang di atas kadang di bawah.”
  22. 22. 1. Mengganti satu kata atau satu frasa - Gadis itu memang manis sekali. - Pena itu lebih tajam dari pedang. - Suaranya penuh uang. 2. Mengungkapkan pengalaman dengan perumpamaan, biasanya menggunakan kata seperti, bagai, ibarat, dll - Gadis itu seperti merpati, dikerjar dia lari di biarkan mendekat - Hidup itu bagai pendakian gunung, jika dilihat begitu berat, maka jalani saja dengan semangat, tahu2 sudah berada di atas. Perumpamaan itu bisa panjang menjadi sebuah cerita Dalam perumpamaan itu terjadi mapping struktur.
  23. 23. 23
  24. 24. 24
  25. 25. 25
  26. 26. 26 1. Sukses itu meninggalkan jejak, jika anda bisa memodel jejaknya anda bisa sukses sehebat dia. 2. Identifikasi jejak sukses: Environment, Capability, Behaviour, Believe & Value, Identity, Spiritual 3. Metal Block (Persepsi buruk) memblokade jalan-jalan sukses. SUCCESS/ HAPPINESS
  27. 27. 27 NLP PRACTITIONER TRAINING Kelas terdekat adalah di Semarang, 9-10 Mei 2014
  28. 28. 28 Anda bisa menjadi : 1.Great Communicator => selling 2.Coach (life Coach/ Prof Coach) 3.Therapist 4.Trainer/ Public Speaker 5.Consultant

×