BEBERAPA
KAEDAH
PENDIDIKAN
MENJADI PIJAKAN
RASULULLAH SAW
Pertama : PEMBINAAN MENTAL
 Melalui tiga asas :
 Pertama : melepaskan diri dari berbagai
penyakit.
 Kedua : menanamkan ...
Kedua : PRAKTIS APLIKATIF
 Allah swt tidak pernah memerintahkan
keimanan kecuali untuk membangun aktifitas
tertentu. Keya...
Ketiga : MEMBERI TUGAS
SESUAI KEMAMPUAN
 Sayyidah A’isyah ra menggambarkan
bagaimana Rasulullah saw melakukannya
seraya b...
Keempat : Menyeru Sesuai
dengan Tingkat Pemahaman.
 Rasulullah saw bersabda :
 “Kamu sekali-kali janganlah memberi
penje...
Kelima : MEMPERHATIKAN
PERBEDAAN INDIVIDUAL
 Beliau saw memperlakukan berbeda antara
anak-anak dan dewasa.
 Memperlakuka...
Keenam: TIDAK
MEMPERBANYAK NASEHAT
 Syaqiq bin Abi Wa’il menuturkan : “Abdullah bin
Mas’ud setiap hari Kamis memberikan p...
Ketujuh : MEMBERI NASEHAT
PADA WAKTU YANG TEPAT
 Dalam konteks inilah hikmahnya Allah swt
menurunkan ayat al Qur’an pada ...
Kedelapan : MENDAHULUKAN YANG
TERPENTING DARIPADA YANG PENTING
 Kaidah pendidikan yang terpenting adalah urutan
prioritas...
Kesembilan : MOTIVASI
MEMPERBANYAK KEBAIKAN
 Motivasi ini penting mengingat ketika
dorongan kebajikan dalam jiwa manusia
...
Kesepuluh : MELUPAKAN
KESALAHAN SILAM
 Melupakan kesalahan silam, memutuskan
hubungan dengan kesalahan, dan hidup
kekinia...
Kesebelas : MEMBERI
PENGHARGAAN DAN HUKUMAN
 Penghargaan didahulukan ketimbang
hukuman. Allah swt berfirman :
 ِ‫ت‬‫ا‬َ‫...
Keduabelas : HUKUMAN HANYA
DIBERIKAN TERHADAP KESSALAHAN
YANG DISENGAJA
 Allah swt berfirman :
 َ‫ط‬ْ‫خ‬َ‫أ‬ ‫ا‬َ‫م‬‫ي‬ِ...
Ketigabelas : TIDAK ADA SANKSI
SETELAH TAUBAT NASUHA
 Seorang laki-laki mendatangi Rasulullah saw dan
berkata : Saya seha...
Keempat belas : MEMAAFKAN
KESALAHAN DI ANTARA BANYAK
KEBAJIKAN
Beberapa kaedah pendidikan
Beberapa kaedah pendidikan
Beberapa kaedah pendidikan
Beberapa kaedah pendidikan
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Beberapa kaedah pendidikan

553 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
553
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
95
Actions
Shares
0
Downloads
10
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Beberapa kaedah pendidikan

  1. 1. BEBERAPA KAEDAH PENDIDIKAN MENJADI PIJAKAN RASULULLAH SAW
  2. 2. Pertama : PEMBINAAN MENTAL  Melalui tiga asas :  Pertama : melepaskan diri dari berbagai penyakit.  Kedua : menanamkan kepercayaan penuh dan keyakinan pada prinsip prinsip pendidikan diri yang bisa membawa pada prilaku yang konsisten.  Ketiga : kepercayaan dan kecintaan pada pendidik.
  3. 3. Kedua : PRAKTIS APLIKATIF  Allah swt tidak pernah memerintahkan keimanan kecuali untuk membangun aktifitas tertentu. Keyakinan hati dan praktek nyata dua sisi yang tidak dapat dipisahkan. Allah swt berfirman :  َ‫ب‬‫و‬ُ‫ط‬ ِ‫ت‬‫ا‬َ‫ح‬ِ‫ل‬‫ا‬َّ‫الص‬ ‫وا‬ُ‫ل‬ِ‫م‬َ‫ع‬َ‫و‬ ‫وا‬ُ‫ن‬َ‫م‬‫آ‬ َ‫ين‬ِ‫ذ‬َّ‫ال‬ُ‫ن‬ ْ‫س‬ُ‫ح‬َ‫و‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬َ‫ل‬ ‫ى‬ ٍ‫ب‬‫آ‬َ‫م‬  Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik (QS. Ar Ra’d : 29)
  4. 4. Ketiga : MEMBERI TUGAS SESUAI KEMAMPUAN  Sayyidah A’isyah ra menggambarkan bagaimana Rasulullah saw melakukannya seraya berkata : “Jika beliau memerintahkan mereka sesuatu niscaya beliau akan memerintahkan mereka tugas yang bisa mereka lakukan.” Rasulullah bersabda :  “ Jika aku memerintahkan sesuatu kepada kalian, maka tunaikanlah sesuai dengan kemampuan kalian”. (HR. Muslim).
  5. 5. Keempat : Menyeru Sesuai dengan Tingkat Pemahaman.  Rasulullah saw bersabda :  “Kamu sekali-kali janganlah memberi penjelasan kepada suatu kaum penjelasan yang tidak bisa dijangkau oleh akal mereka, kecuali ia akan fitnah bagi sebagian di antara mereka.” (HR. Muslim).  “Sampaikanlah kepada orang-orang yang bisa mreka mengerti. Apakah kalian suka, jika Allah dan RasulNya didustakan?” (HR. Bukhari)
  6. 6. Kelima : MEMPERHATIKAN PERBEDAAN INDIVIDUAL  Beliau saw memperlakukan berbeda antara anak-anak dan dewasa.  Memperlakukan kaum berbeda dengan kaum lelaki.  Memperlakukan orang yang berniat baik berbeda dengan orang yang berniat jahat.  Memperlakukan berbeda antara yang baru masuk Islam dengan yang sudah lama Islam.
  7. 7. Keenam: TIDAK MEMPERBANYAK NASEHAT  Syaqiq bin Abi Wa’il menuturkan : “Abdullah bin Mas’ud setiap hari Kamis memberikan peringatan (tadzkirah) pada kami. Kemudian ada seorang lelaki yang berkata padanya : Wahai Abu Abdurrahman , kami sangat menyukai ucapan anda, dan kami menyukainya. Kami berharap jika Anda berkenan menyampaikannya kepada kami setiap hari. Beliau berkata: Tidak ada yang menghalangiku untuk menyampaikannya kepada kalian , selain keengganan akan membosankan kalian. Sebab, Rasulullah biasa memperhatikan nasehat yang diberikan setiap hari kepada kami, karena tidak suka jika kami ditimpa kebosanan.”
  8. 8. Ketujuh : MEMBERI NASEHAT PADA WAKTU YANG TEPAT  Dalam konteks inilah hikmahnya Allah swt menurunkan ayat al Qur’an pada saat terjadinya sebab-sebab tertentu yang telah dipersiapkan untuk turunnya ayat tersebut. Demikian juga hadits yang berisi nasehat disampaikan pada peristiwa tertentu.
  9. 9. Kedelapan : MENDAHULUKAN YANG TERPENTING DARIPADA YANG PENTING  Kaidah pendidikan yang terpenting adalah urutan prioritas. Anas bin Malik ra menuturkan : “ Ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi saw mengenai hari kiamat, lalu berkata : Kapan kiamat akan tiba? Beliau balik bertanya : Apa yang sudah kamu siapkan untuk menyongsongnya ? Dia menjawab tidak ada, selain bahwa saya mencintai Allah dan RasulNya. Beliau bersabda : Engkau akan bersama siapa saja yang kamu cintai.” Ini menunjukkan persiapan amal shaleh lebih penting untuk ditanyakan daripada pengetahuan kapan datangnya kiamat.
  10. 10. Kesembilan : MOTIVASI MEMPERBANYAK KEBAIKAN  Motivasi ini penting mengingat ketika dorongan kebajikan dalam jiwa manusia itu kuat, begitu juga perbuatan baik dan tindakannya kuat, semua akan menolongnya untuk melemahkan doorongan keburukan dalam jiwanya. Dengan begitu , keburukan akan lenyap hingga musnah. Inilah ungkapan Al Quran (surat Hud ayat 114) :  ‫ا‬َ‫ئ‬ِ‫ي‬ َّ‫الس‬ َ‫ن‬ْ‫ب‬ِ‫ه‬ْ‫ذ‬ُ‫ي‬ ِ‫ت‬‫ا‬َ‫ن‬ َ‫س‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ِ‫ت‬
  11. 11. Kesepuluh : MELUPAKAN KESALAHAN SILAM  Melupakan kesalahan silam, memutuskan hubungan dengan kesalahan, dan hidup kekinian dalam keadaan yang baik adalah merupakan kaidah pendidikan Rasululllah saw . Beliau bersabda : “ sesungguhnya Islam itu telah menghapus apa yang telah dilakukan oleh seseorang sebelumnya.”
  12. 12. Kesebelas : MEMBERI PENGHARGAAN DAN HUKUMAN  Penghargaan didahulukan ketimbang hukuman. Allah swt berfirman :  ِ‫ت‬‫ا‬َ‫ر‬ْ‫ي‬َ‫خ‬ْ‫ال‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ َ‫ون‬ُ‫ع‬ِ‫ر‬‫ا‬ َ‫س‬ُ‫ي‬ ‫وا‬ُ‫ان‬َ‫ك‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬‫ًا‬‫ب‬َ‫غ‬َ‫ر‬ ‫ا‬َ‫ن‬َ‫ن‬‫و‬ُ‫ع‬ْ‫د‬َ‫ي‬َ‫و‬ ‫ا‬َ‫ن‬َ‫ل‬ ‫وا‬ُ‫ان‬َ‫ك‬َ‫و‬ ‫ًا‬‫ب‬َ‫ه‬َ‫ر‬َ‫و‬َ‫ين‬ِ‫ع‬ِ‫ش‬‫ا‬َ‫خ‬  Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas[970]. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami. (QS Al Anbiya : 90)
  13. 13. Keduabelas : HUKUMAN HANYA DIBERIKAN TERHADAP KESSALAHAN YANG DISENGAJA  Allah swt berfirman :  َ‫ط‬ْ‫خ‬َ‫أ‬ ‫ا‬َ‫م‬‫ي‬ِ‫ف‬ ٌ‫اح‬َ‫ن‬ُ‫ج‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬ْ‫ي‬َ‫ل‬َ‫ع‬ َ‫س‬ْ‫ي‬َ‫ل‬َ‫و‬‫ا‬َ‫م‬ ْ‫ن‬ِ‫ك‬َ‫ل‬َ‫و‬ ِ‫ه‬ِ‫ب‬ ْ‫م‬ُ‫ت‬ْ‫أ‬ ُ‫ف‬َ‫غ‬ ُ َّ‫اَّلل‬ َ‫ان‬َ‫ك‬َ‫و‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬ُ‫ب‬‫و‬ُ‫ل‬ُ‫ق‬ ْ‫ت‬َ‫د‬َّ‫م‬َ‫ع‬َ‫ت‬‫ا‬ً‫ر‬‫و‬‫ا‬ً‫م‬‫ي‬ِ‫ح‬َ‫ر‬  Dan tidak ada dosa atasmu terhadap apa yang kamu khilaf padanya, tetapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab : 5)
  14. 14. Ketigabelas : TIDAK ADA SANKSI SETELAH TAUBAT NASUHA  Seorang laki-laki mendatangi Rasulullah saw dan berkata : Saya seharusnya dikenai sanksi , maka tegakkanlah sanksi itu kepadaku. Beliau bersabda : Telah masuk waktu sholat. Orang tersebut sholat bersama Nabi saw . Setelah selesai Nabi saw sholat laki-laki itu mendatangi beliau, dan berkata : Saya seharusnya dikenai sanksi , maka tegakkanlah kitab Allah. Beliau kemudian bertanya : Bukankah kamu sudah mengerjakan sholat bersama kami? Dia menjawab: benar. Beliau bersabda : Allah sesungguhnya telah mengampunimu dari dosamu, atau bersabda : dari sanksimu.
  15. 15. Keempat belas : MEMAAFKAN KESALAHAN DI ANTARA BANYAK KEBAJIKAN

×