Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

2014 bisnis islam + business plan

3,441 views

Published on

Berbisnis Islami sesuai dengan Al Quran dan Hadits oleh Ustadz H. Karebet Wijaya Kusuma

Published in: Education
  • Be the first to comment

2014 bisnis islam + business plan

  1. 1. (Anonim,1999) Speed & responsive Creativity innovation Focus on competition environment Leadership from everybody Control by vision and values Information shared Proactive; entrepreneurial Creating tomorrow’s market Interdependence Environmental Concerns
  2. 2. Gerakan Occupy Wall Street 2011 Occupy Wall Street (OWS) adalah demonstrasi yang berkelanjutan sejak 17 September 2011, di New York City Zuccotti Park, distrik keuangan Wall Street. Para aktivis Kanada “Adbusters” adalah kelompok yang memprakarsai protes tersebut dan sejak itu telah menjadi gerakan di seluruh dunia. Protes fokus pada ketimpangan sosial dan ekonomi, pengangguran yang tinggi, keserakahan, serta korupsi, dan pengaruh yang tidak semestinya dari korporasi.
  3. 3. Speed & responsive Creativity innovation Focus on competition environment Leadership from everybody Control by vision and values Information shared Proactive; entrepreneurial Creating tomorrow’s market Interdependence Environmental Concerns Sistem pendidikan materialistik Tatanan ekonomi kapitalistik Perilaku politik oportunistik Budaya hedonistik Kehidupan sosial individualistik Sikap beragama sinkretistik • Pembangunan berbasis riba • Asimetri pendapatan • Ketimpangan Distribusi • Kemiskinan struktural • … • Premanisme • Gaya hidup bebas • Dugem • Free sex • Aborsi • … • Politik Uang • Machiavelistik • Kepemimpinan sbg kontrak sosial • Masyarakat simbolis • … • Kapitalisasi pendidikan • Pendidikan materialistik • … • Pluralisme • Doa Bersama • Klenikisasi • Adu domba umat • …
  4. 4. (Anonim,1999) Amal Terbaik yang Dapat Dipertanggung- jawabkan Kepada Allah Swt di Akhirat Kelak Speed & responsive Creativity innovation Focus on competition environment Leadership from everybody Control by vision and values Information shared Proactive, entrepreneurial Creating tomorrow’s market Interdependence Environmental Concerns
  5. 5. Darimana AKU berasal ? Akan kemana AKU setelah Mati ? Untuk apa AKU hidup ? Hubungan Penciptaan Hub. Perintah & Larangan Hubungan Pembangkitan Hubungan Hisab Amal Manusia Lahir Manusia Mati Manusia Kehidupan Alam Semesta Manusia diciptakan Allah SWT Hidup ibadah kepada Allah SWT Manusia kembali pada Allah SWT
  6. 6. Ibadah secara bahasa : taat (patuh, tunduk). Imam Al Fairuz Abadi - Al Muhith Ibadah secara istilah: arti umum & arti khusus. Arti secara umum : mentaati segala perintah dan menjauhi segala larangan Allah. Arti secara khusus : ketaatan kepada hukum syara’ yang mengatur hubungan antara manusia dengan Rabbnya, seperti shalat, zakat, haji, do’a, dsb. Muhammad Husain Abdullah - Dirasat fi al-Fikri al-Islami
  7. 7. TAKWA Diberi jalan keluar dari setiap persoalan, Diberi rizki yang tidak disangka-sangka...
  8. 8.  Aktivitas bisnis dalam berbagai bentuknya.  Tidak dibatasi jumlah (kuantitas) kepemilikan hartanya termasuk profitnya.  Dibatasi dalam cara perolehan dan pendayagunaan hartanya (halal dan haram).  Wajib, Bagian dari Amal Sholeh (Niat Ikhlas & Cara Sesuai Syariah), jika tidak… dipertanyakan keimanannya. Bisnis Islami
  9. 9. INPUT Entrepreneurship (motivasi - sikap mental) Keahlian SDM Sumberdaya Modal PROSES M. Strategik Operasi/ Produksi SDM Keuangan Pemasaran OUTPUT Profit Pertumbuhan Keberlangsungan KEBERKAHAN Anatomi Sistemik Bisnis Islami Orientasi Nilai
  10. 10. Karakteristik Bisnis ISLAMI Islami KARAKTER BISNIS Konvensional Sekuler Nilai-nilai transendental Dunia – akhirat Asas Motivasi Sekularisme (Nilai-nilai material) Dunia Profit & Benefit (non materi/qimah), Pertumbuhan, Keberlangsungan, Keberkahan Orientasi Profit, Pertumbuhan, Keberlangsungan Tinggi, Bisnis adalah bagian dari ibadah Etos Kerja Tinggi, Bisnis adalah kebutuhan duniawi Maju & produktif, Konsekuensi keimanan & manifestasi kemusliman Sikap mental Maju & produktif sekaligus konsumtif Konsekuensi aktualisasi diri
  11. 11. Islami KARAKTER BISNIS Konvensional Sekuler Cakap & ahli di bidangnya, Konsekuensi dari kewajiban seorang muslim Keahlian Cakap & ahli di bidangnya, Konsekuensi dari motivasi reward & punishment Terpercaya & bertanggung jawab, Tujuan tidak menghalalkan cara Amanah Tergantung kemauan individu (pemilik kapital), Tujuan menghalalkan cara Halal Modal Halal & haram Sesuai dengan akad kerjanya SDM Sesuai dengan akad kerjanya atau sesuai keinginan pemilik modal Halal Sumber daya Halal & haram Karakteristik Bisnis ISLAMI
  12. 12. Karakteristik Bisnis ISLAMI Islami KARAKTER BISNIS Konvensional Sekuler Visi dan misi organisasi terkait erat dengan misi penciptaan manusia di dunia Manajemen Strategik Visi dan misi organisasi ditetapkan berdasarkan pada kepentingan material belaka. Jaminan halal bagi setiap masukan, proses & keluaran, Mengedepankan produktivitas dalam koridor syariah Manajemen Operasi Tidak ada jaminan halal bagi setiap masukan, proses & keluaran, Mengedepankan produktivitas dalam koridor manfaat Jaminan halal bagi setiap masukan, proses & keluaran keuangan Manajemen Keuangan Tidak ada jaminan halal bagi setiap masukan, proses & keluaran keuangan
  13. 13. Karakteristik Bisnis ISLAMI Islami KARAKTER BISNIS Konvensional Sekuler Pemasaran dalam koridor jaminan halal, Manajemen Pemasaran Pemasaran menghalalkan cara SDM profesional & berkepribadian Islam, SDM adalah pengelola bisnis, SDM bertanggung jawab pada diri, majikan & Allah SWT Manajemen SDM SDM profesional, SDM adalah faktor produksi, SDM bertanggung jawab pada diri & majikan
  14. 14. PENGELOLAAN KEPEMILIKAN Bisnis Dalam Pilar Ekonomi Islam KEPEMILIKAN PENGELOLA SEKTOR BIDANG HUKUM PENGELOLAAN K. UMUMK. INDIVIDU K. NEGARA NEGARAINDIVIDU Ekonomi Privat Ekonomi Negara Konsumsi Produksi Konsumsi PERDAGANGANPERTANIAN PERINDUSTRIAN Pertanahan (al Aradhi) Jual Beli (al Bai’) dan Syarikah Industri & Ketenagakerjaan
  15. 15. Totalitas Islam Interaksi Manusia Allah Swt Dirinya Sendiri Sesama Manusia Ibadah Aqidah Makanan Pakaian Akhlak Muamalat Uqubat (sanksi hukum) Sistem Pemerintahan Sistem Ekonomi Sistem Pergaulan Politik pendidikan Politik Luar negeri Hudud Ta‟zir Jinayat Mukhalafat Dilaksanakan oleh individu Dilaksa- nakan negara Sebagian dilaksana- kan Individu, Sebagian dilaksana- kan negara
  16. 16. Dalam rentang 14 abad Islam menaungi 2/3 belahan dunia, merahmati alam raya, Peradaban Islam telah banyak melahirkan pribadi-pribadi yang mengguncang dunia Salah satunya adalah sahabat Abdurrahman bin Auf yang telah mengguncang dunia melalui keteladanannya sebagai muslim sejati, termasuk dalam berbisnis yang dilakukannya pada abad 1 Hijriah. Abdurrahman bin Auf termasuk generasi sahabat yang masuk Islam sangat awal, menjadi orang kedelapan yang bersahadah 2 hari setelah Abu Bakar. Beliau termasuk salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga. BEBERAPA PELAJARAN BISNIS DARI ABDURRAHMAN BIN AUF…
  17. 17.  BERBISNIS DENGAN IMAN YANG KOKOH LAGI PRODUKTIF  Ketika hijrah, Rasulullah SAW mempersaudarakan Abdurrahman bin Auf dengan Sa‟ad bin Rabi‟ al Anshari yg memiliki 2 istri, maka ia pun menawarkan 1 istrinya dan setengah hartanya kepada Abdurrahman. Namun Abdurrahman berkata, “Semoga Allah memberkahimu dalam harta dan juga keluargamu. Cukup engkau tunjukkan padaku dimanakah pasar.” (HR. Bukhari)
  18. 18.  BERBISNIS BARANG YANG HALAL DAN MENJAUHKAN DIRI DARI BARANG YANG HARAM BAHKAN YANG SUBHAT SEKALIPUN.  Keseluruhan harta Abdurahman bin Auf adalah harta yang halal, sehingga sahabat lainnya, Utsman bin Affan ra. yang juga pengusaha sukses dan sudah sangat kaya pun bersedia menerima wasiat Abdurahman ketika membagikan 400 Dinar bagi setiap veteran perang Badar. Ustman bin Affan berkata, “ Harta Abdurahman bin Auf halal lagi bersih, dan memakan harta itu membawa selamat dan berkah”.
  19. 19.  KEUNTUNGAN BISNIS YANG DIDAPAT DINIKMATI DENGAN MENUNAIKAN HAK KELUARGA DAN HAK ALLAH, PERJUANGAN DI JALAN ALLAH.  Ketika Rasullullah SAW membutuhkan dana untuk perang Tabuk yang mahal dan sulit karena medannya jauh, ditambah situasi Madinah yang sedang musim panas. Abdurrahman bin Auf memeloporinya dengan menyumbang dua ratus uqiyah emas (1 uqiyah setara dengan 50 dinar) sampai-sampai Umar bin Khattab berbisik kepada Rasulullah SAW “ Sepertinya Abdurrahman berdosa kepada keluarganya karena tidak meninggali uang belanja sedikitpun untuk keluarganya”. Mendengar ini, Rasulullah SAW bertanya pada Abdurrahman bin Auf, “Apakah kamu meninggalkan uang belanja untuk istrimu ?”, “ Ya!” Jawab Abdurrahman, “Mereka saya tinggali lebih banyak dan lebih baik dari yang saya sumbangkan”. “Berapa ?” Tanya Rasulullah. “ Sebanyak rizki, kebaikan, dan pahala yang dijanjikan Allah.” Jawabnya. Subhanallahu.
  20. 20.  MENJADIKAN HARTA BISNISNYA SEBAGAI SESUATU YANG DIKENDALIKANNYA, BUKAN YANG MENGENDALIKANNYA.  Abdurrahman bin Auf pernah menyumbangkan seluruh barang yang dibawa oleh kafilah perdagangannya kepada penduduk Madinah padahal seluruh kafilah ini membawa barang dagangan yang diangkut oleh 700 unta yang memenuhi jalan- jalan kota Madinah. Selain itu juga tercatat Abdurrahman bin Auf telah menyumbangkan antara lain 40.000 Dirham, 40.000 Dinar, 200 uqiyah emas, 500 kuda, dan 1.500 unta.  Banyak dan sering sekali, beliau menggunakan hartanya untuk diinfaqkan. Sampai- sampai ada penduduk Madinah yang berkata “ Seluruh penduduk Madinah berserikat dengan Abdurrahman bin Auf pada hartanya. Sepertiga dipinjamkannya pada mereka, sepertiga untuk membayari hutang-hutang mereka, dan sepertiga sisanya dibagi-bagikan kepada mereka”.  Dengan begitu banyak harta yang diinfaqkan di jalan Allah, ketika meninggal pada usia 72 tahun beliau masih juga meninggalkan harta yang sangat banyak yaitu terdiri dari 1.000 ekor unta, 100 ekor kuda, 3.000 ekor kambing dan masing- masing istri mendapatkan warisan 80.000 Dinar. Artinya, kekayaan yang ditinggalkan Abdurrahman bin Auf saat itu berjumlah 2.560.000 Dinar. catatan: 1 dinar = 4,25 gram emas. 1 dirham = 2,975 gram perak.
  21. 21. Rumus Modal Bisnis Nirhutang 1# I2RK + 3 Be
  22. 22. Pihak I Pihak II Pengelola Modal Pengelola dan Modal Pengelola Abdan Mudharabah Mudharabah Modal Mudharabah Tidak sah Mudharabah Pengelola dan Modal Mudharabah Mudharabah Inan Skema Syirkah Rumus Modal Bisnis Nirhutang 2#
  23. 23. Skim Pembiayaan Bisnis No. Skim Pembiayaan SBU Pihak Lain Konsekwensi 1. Modal Sendiri Pemodal - Usaha milik sendiri 2. Pinjaman Debitur Kreditur Pengembalian pinjaman tanpa bunga 3. Murabahah Pembeli Penjual Pembayaran dengan margin Pengelola Pemodal4. Mudharabah Pemodal Pengelola Bagi hasil keuntungan dan kerugian 5. Musyarakah Pengelolola & pemodal Pengelolola & pemodal Bagi hasil keuntungan dan kerugian 6. Hibah Penerima hibah Penghibah Amanah Pihak 1 Pihak 2
  24. 24. 5 Kunci Sukses Bisnis* Modal hanyalah pelengkap. Dalam berbisnis, modal uang jelas bukanlah segala- segalanya. Keahlian, jaringan, nama baik, penguasan teknologi, pengetahuan mengenai pasar adalah modal yang sama pentingnya dengan uang. Reputasi dulu. Caranya? Bangunlah nama baik, keahlian, kepercayaan, kualitas dan harga diri. Begitu Anda dikenal dalam bidang usaha Anda, uang akan datang mengejar Anda. Tumbuh dari bawah. Bisnis yang baik tidak pernah tiba-tiba besar. Hampir semua pengusaha sukses, merintis usahanya dari bawah hinga mencapai sukses. Konsentrasi di bidang yang dikuasai. Penguasaan bidang menjadi syarat mutlak untuk maju. Belum pernah terdengar kisah sukses pengusaha yang berada dalam bidang yang tidak dikuasainya sama sekali. Anti kerumunan. Bisnis yang diawali dengan mengkopi sukses orang lain dan masuk dalam kerumunan sangat berbahaya. Dalam kerumunan akan sulit bernafas, bahkan sulit keluar dengan mulus. Kemungkinan babak belur sangat besar. *Dr. Rhenald Kasali, dalam kata pengantar buku 50 Usahawan Tahan Banting, Kiat Sukses di Masa Krisis. REFLEKSI
  25. 25. Modal Bisnis Nilai Jual Produk/Calon Produk Kita (Diferensiasi, Brand Image) Syar’i Pertama Sesuai Syariah Apapun Makanannya, Minumnya ... Awet, Bandel dan Suku Cadang Dimana2 Harga Kakilima Kualitas Bintanglima Memuaskan Akal, Menentramkan Jiwa dan Sesuai Fitrah Manusia RAHMATAN LIL ‘ALAMIN
  26. 26. • Lion Air dikenal sebagai pelopor penerbangan low cost di Indonesia. Konon selama 2009 dinaiki sekitar 15 juta penumpang (50%) dari total 30 juta penumpang domestik. • Garuda Food dikenal sebagai perusahaan inovatif, salah satu pemain genuine local dengan biscuit Gerry dan kacang Garuda-nya. • Yamaha Motor makin agresif menjadi market leader mengalahkan Honda dengan konsisten membangun imej dengan mendatangkan Valentino Rossi berdampingan dengan Komeng. Yamaha juga membangun komunitas Yamaha yang berjumlah jutaan orang. • Sido Muncul terus berinovasi untuk mempertahankan perilaku konsumen Indonesia agar tetap minum jamu dengan menggunakan tokoh Mbah Marijan dan kampanye “Orang Pintar Minum Tolak Angin”. • Primagama kini menjadi bimbingan belajar terbesar di nusantara. Punya 678 cabang yang sebagian besar di-franchise-kan. Salah satu rahasia keberhasilan Primagama yang kemudian banyak ditiru oleh bimbel lainnya adalah keberaniannya menggaransi uang kembali jika tidak lulus UN! • Dagadu Djokdja bermula dari kerjaan iseng beberapa mahasiswa seni rupa di Jogja, akhirnya tumbuh menjadi perusahaan terkenal di Indonesia sebagai “pabrik kata-kata”. Dalam setahun mereka berhasil menjual 5.000 kaos sehari dengan harga kaos sekitar 50 ribu.
  27. 27. Apa Modal Bisnis Kita ? Nilai Jual Produk Kita (Diferensiasi, Brand Image) ...
  28. 28. Matriks Peluang Hidup BISNIS ISLAMI BISNIS NON ISLAMI SISTEM ISLAM HIDUP IDEAL Hidup tidak ideal SISTEM KAPITALIS/ SOSIALIS Hidup tidak ideal Hidup Ideal
  29. 29. National Intelligent Council AS (Des, 2004) merilis 4 Skenario Dunia 2020 dalam ‘Mapping the Global Future’ : 1. Dovod World (Cina dan India) pemain penting ekonomi & politik dunia. 2. Dunia masih dipimpin oleh Amerika Serikat dengan Pax America-nya. 3. A New Chaliphate: Berdirinya kembali Khilafah Islam, sebuah pemerintahan Islam global yang mampu memberikan tantangan pada norma- norma dan nilai-nilai global Barat 4. Cycle of Fear (munculnya lingkaran ketakutan).
  30. 30. A New Chaliphate ‫ال‬ِ‫خ‬ ُ‫ن‬‫و‬ُ‫ك‬َ‫ت‬ َُّ‫ُث‬ ‫ا‬َ‫ه‬َ‫ع‬َ‫ف‬ْ‫ر‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ َ‫اء‬َ‫ش‬ ‫ا‬َ‫ذ‬ِ‫إ‬ ‫ا‬َ‫ه‬ُ‫ع‬َ‫ف‬ْ‫ر‬َ‫ي‬ َُّ‫ُث‬ َ‫ن‬‫و‬ُ‫ك‬َ‫ت‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ ُ‫و‬َّ‫ل‬‫ال‬ َ‫اء‬َ‫ش‬ ‫ا‬َ‫م‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬‫ي‬ِ‫ف‬ ُ‫ة‬َّ‫و‬ُ‫ُّب‬‫ن‬‫ال‬ ُ‫ن‬‫و‬ُ‫ك‬َ‫ت‬‫ة‬َ‫ف‬َ‫ل‬ََ َُّ‫ُث‬ ‫ا‬َ‫ه‬َ‫ع‬َ‫ف‬ْ‫ر‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ ُ‫و‬َّ‫ل‬‫ال‬ َ‫اء‬َ‫ش‬ ‫ا‬َ‫ذ‬ِ‫إ‬ ‫ا‬َ‫ه‬ُ‫ع‬َ‫ف‬ْ‫ر‬َ‫ي‬ َُّ‫ُث‬ َ‫ن‬‫و‬ُ‫ك‬َ‫ت‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ ُ‫و‬َّ‫ل‬‫ال‬ َ‫اء‬َ‫ش‬ ‫ا‬َ‫م‬ ُ‫ن‬‫و‬ُ‫ك‬َ‫ت‬َ‫ف‬ ِ‫ة‬َّ‫و‬ُ‫ُّب‬‫ن‬‫ال‬ ِ‫اج‬َ‫ه‬ْ‫ن‬ِ‫م‬ُ‫ك‬َ‫ت‬‫ا‬ًِّّ‫ا‬ََ ‫ا‬‫ا‬‫ك‬ْ‫ل‬ُ‫م‬ ُ‫ن‬‫و‬ َ‫ت‬َ‫ف‬ ‫ا‬‫ة‬َّ‫ي‬ِْ‫ْب‬َ‫ج‬ ‫ا‬‫ا‬‫ك‬ْ‫ل‬ُ‫م‬ ُ‫ن‬‫و‬ُ‫ك‬َ‫ت‬ َُّ‫ُث‬ ‫ا‬َ‫ه‬َ‫ع‬َ‫ف‬ْ‫ر‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ َ‫اء‬َ‫ش‬ ‫ا‬َ‫ذ‬ِ‫إ‬ ‫ا‬َ‫ه‬ُ‫ع‬َ‫ف‬ْ‫ر‬َ‫ي‬ َُّ‫ُث‬ َ‫ن‬‫و‬ُ‫ك‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ ُ‫و‬َّ‫ل‬‫ال‬ َ‫اء‬َ‫ش‬ ‫ا‬َ‫م‬ ُ‫ن‬‫و‬ُ‫ك‬َ‫ي‬َ‫ف‬ُ‫ك‬َ‫اء‬َ‫ش‬ ‫ا‬َ‫م‬ ُ‫ن‬‫و‬ ‫ا‬َ‫ه‬َ‫ع‬َ‫ف‬ْ‫ر‬َ‫ي‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ َ‫اء‬َ‫ش‬ ‫ا‬َ‫ذ‬ِ‫إ‬ ‫ا‬َ‫ه‬ُ‫ع‬َ‫ف‬ْ‫ر‬َ‫ي‬ َُّ‫ُث‬ َ‫ن‬‫و‬ُ‫ك‬َ‫ت‬ ْ‫ن‬َ‫أ‬ ُ‫و‬َّ‫ل‬‫ال‬َ‫ت‬َ‫ك‬َ‫س‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬ ِ‫ة‬َّ‫و‬ُ‫ُّب‬‫ن‬‫ال‬ ِ‫اج‬َ‫ه‬ْ‫ن‬ِ‫م‬ ‫ى‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ً‫ة‬َ‫ف‬‫ال‬ِ‫خ‬ ُ‫ن‬‫و‬ُ‫ك‬َ‫ت‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬(‫اه‬‫و‬‫ر‬ ‫ثقات‬ ‫ورجالو‬ ‫مسنده‬ ‫يف‬ ‫أمحد‬) Akan ada di zaman kalian zaman kenabian. Selama Allah berkehendak, ia akan tetap ada. Kemudian Dia mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian ada zaman Khilafah yang mengikuti metode kenabian. Maka, dengan kehendak Allah, ia akan tetap ada. Kemudian Dia pun mengakhirinya, jika Allah berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada para penguasa yang zalim. Dengan kehendak Allah, ia pun tetap ada, kemudian Dia pun mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada para penguasa diktator. Dengan kehendak Allah, ia pun tetap ada, kemudian Dia pun mengakhirinya, jika Dia berkehendak untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada Khilafah yang mengikuti tuntunan kenabian. Setelah itu, beliau diam. (HR. Ahmad dalam Musnad-nya, dimana semua perawinya adalah tsiqqat)
  31. 31. Khalifah Sultan Muhammad I (era Khilafah Utsmaniyah) mengirim utusan WALISONGO ke Indonesia pada tahun 1404 M setelah secara bergelombang mengirim a.l. Maulana Malik Ibrahim (Pakar Tata negara Turki), Syaikh Jumadil Kubro (Mesir)… Tatkala Daulah Khilafah Utsmaniyah runtuh, melalui Kongres al-Islam Hindia III di Surabaya (24-27 Desember 1924), delegasi umat Islam Indonesia diutus ke Kongres Pendirian Kembali Khilafah di Kairo yg terdiri atas Suryopranoto (SI), H Fakhruddin (Muhammadiyyah) dan KHA Wahab (NU). Daulah Khilafah Utsmaniyah melalui Syarif Makkah (pejabat Khilafah setingkat Wali/Gubernur) memberi gelar Sultan pada Kesultanan Islam di nusantara. Tak heran Pangeran Diponegoro menyematkan gelarnya sbg „Senopati Ing Alogo Sultan Abdul Hamid Erucokro Amirul Mukminin Tanah Jowo Sayidi Panotogomo‟ Sultan Abdul Hamid adalah Khalifah saat itu dan Erucokro adalah Sultan Mataram saat itu. Gelar Sultan sangat ditakuti Belanda.
  32. 32. E S B I 3 Misi Bisnis Muslim: 1. Bisnis Menuju Kebebasan Finansial 2. Kebebasan Finansial Menuju Kebebasan beraktifitas 3. Menuju Kebebasan Prinsip Hidup: Menjadi Bagian Penegakan Kembali Kehidupan Islam (Rahmatan lil ‘alamin) ‘BERKAT’ – BERKAH - PEJUANG
  33. 33. WUJUDKAN Bisnis Penuh ‘Berkat’ & Berkah, Peduli, Membantu & Aktif Dalam Dakwah Untuk Membangkitkan Umat, Menuju Tegaknya Kembali Kehidupan Islam, RAIH KEBAHAGIAN DUNIA & AKHIRAT. ‘BERKAT’, BERKAH & PEJUANG
  34. 34. Pengertian Fiqih Muamalah Fiqih Muamalah terdiri dari dua kata : (1) Fiqih, dan (2 ) Muamalah. • Fiqih secara bahasa (etimologis) al-fahmu (memahami) • Fiqih secara istilah (terminologis) ilmu tentang hukum-hukum syara' yang amaliah yang digali dari dalil-dalilnya yang terperinci. ‫التفصيلية‬ ‫أدلتها‬ ‫من‬ ‫املستنبطة‬ ‫العملية‬ ‫الشرَية‬ ‫باألحكام‬ ‫العلم‬
  35. 35. Cakupan Fiqih Muamalah Fiqih Muamalah mencakup segala hukum-hukum syara’ yang berkaitan dengan pengelolaan harta benda (tasharruf fi al-maal). Maka, fiqih muamalah sering disebut juga FIQIH MUAMALAH MALIYAH. Tidak termasuk cakupan Fiqih Muamalah : 1. Hukum-hukum Ibadah, ex sholat, haji. 2. Hukum-hukum Uqubat (Jinayat), ex qishash. 3. Hukum-hukum Munakahat, ex talak, ruju. 4. Hukum-Hukum Siyasah, ex hukum khilafah.
  36. 36. Macam Muamalah Dari Segi Ada Tidaknya Akad 1. Muamalah tanpa akad (sepihak, tanpa perlu ijab qabul) seperti hawalah, dhoman, kafalah, washiyat, dll. 2. Muamalah dengan akad seperti jual beli, ijarah, syirkah, dll.
  37. 37. Pengertian Akad  Secara bahasa : ikatan (ar-rabthu), pengukuhan (al-ihkam), penguatan (at-taqwiyah).  ‫باالخر‬ ‫الواحد‬ ‫ربط‬ ‫أي‬ ‫الحبليه‬ ‫عقد‬  Aqada al-hablaini, artinya dia mengikat yang satu dengan yg lain. (Al-Buyu’, As-Sabatin, 13)  Secara istilah syar’i : ‫حملو‬ ‫يف‬ ‫اثره‬ ‫يظهر‬ ‫مشروع‬ ‫وجو‬ ‫َل‬ ‫بقبول‬ ‫اجياب‬ ‫اط‬َ‫تب‬ْ‫ر‬ِ‫ا‬ Ikatan ijab dengan kabul yang sesuai hukum syara’ yang menimbulkan akibat hukum pada objek akad. (Al-Buyu’, As-Sabatin, 13)
  38. 38. Rukun Akad 1. Al-aqidani (Dua Pihak Yg Berakad) 2. Mahallul Aqad (Objek Akad) 3. Shighat Akad (Ijab Kabul)
  39. 39. al-’Âqidâni  Yaitu dua pihak yang berakad.  Harus layak melangsungkan akad, yakni baligh dan berakal, atau minimal mumayyiz tapi tergantung izin dari pihak yang bertanggungjawab atasnya.  Secara syar’i berwenang melangsungkan akad.  Salah satu atau keduanya bisa atas nama dirinya sendiri atau mewakili pihak lain. Mahall al-’Aqd  Sesuatu yang menjadi obyek akad  Sesuatu yang di dalamnya ditetapkan berlaku implikasi akad dan hukum-hukumnya  Mis, barang yang dijual dalam akad bay’, utang yang dijamin dalam akad kifâlah, proyek/kegiatan bisnis untuk mendapat keuntungan dalam akad syirkah
  40. 40. Shighat (Ijab & Qabul)  Ungkapan timbal balik yang menunjukkan kesepakatan kedua pihak  Redaksi lafzhiyah yang mengungkapkan kehendak kedua pihak dalam melangsungkan akad  Harus dinyatakan secara jelas  Ijab harus menunjukkan kepastian, karenanya biasa menggunakan lafal lampau (mâdhi)  Bisa dengan ucapan, tulisan, praktek yang menunjukkan deal/kesepakatan (bi at-ta’âthâ), dengan isyarat, dsb.  Ijab dan qabul harus bertaut, dalam satu majelis
  41. 41. Akad Sah & Tidak Sah Akad Ada Dua Macam : • Akad Yang Sah (Memenuhi Rukun Akad) • Akad Yang Tidak Sah (Tidak Memenuhi Rukun Akad)
  42. 42. Akad Batil & Fasid • Akad batil = akad yang cacat (melanggar) pada rukun dan atau pada ketentuan akadnya; yaitu cacat salah satu rukunnya, atau cacat pada syarat yang wajib melekat pada rukun aqad. • Akad seperti ini menjadi batal dengan sendirinya. • Contoh : jual beli yang barangnya tidak jelas (janin) • Akad fasid = akad yang cacat di luar rukun-rukun akad. • Akad seperti ini menjadi sah (sempurna) setelah penyebab fasad-nya diperbaiki/dihilangkan. • Contoh : Jual beli dengan harga yang tidak jelas.
  43. 43. 1. Syarat yang Sah dan Mengikat:  Syarat yang diharuskan oleh akad, mis. Syarat jaminan terhadap cacat, syarat penyerahan upah, dsb  Syarat untuk kemaslahatan salah satu pihak, dimana ia tidak mau menerima akad kecuali syarat itu terpenuhi. Mis, syarat tentang karakteristik obyek, waktu dan cara pembayaran  Syarat bukan muqtadha al-‘aqd (ketentuan akad) dan tidak menyalahi muqtadha al-’aqd dan bagi salah satu atau kedua pihak terdapat maslahat di dalamnya. Mis, seseorang menjual mobil dan mensyaratkan ia kendarai sampai tempat tertentu baru diserahterimakan, kasus Jabir bin Abdullah. Hukum Syarat dalam Akad
  44. 44. 2. Syarat Yang Batil, Sementara Akadnya Tetap Sah  Yaitu syarat yang menyalahi hukum dan muqtadha al-’aqd  Mis, syarat agar pembeli tidak menghibahkan barang yang dibeli. Hukum Syarat dalam Akad
  45. 45. 3. Syarat yang membatalkan akad :  Syarat yang membatalkan akad sejak asalnya. Yaitu syarat yang berupa akad lain. Mis, saya jual barang ini dengan syarat anda menjadi makelar saya untuk cari pelanggan ٍ‫ع‬ْ‫ي‬َ‫ب‬ ِْ‫يف‬ ٍ‫ان‬َ‫ط‬ْ‫ر‬َ‫ش‬ َ‫ال‬َ‫و‬ ‫ع‬ْ‫ي‬َ‫ب‬َ‫و‬ ‫ف‬َ‫ل‬َ‫س‬ ُّ‫ل‬َِ‫َي‬ َ‫ال‬ Tidak halal salaf dan jual beli dan tidak pula dua syarat dalam satu jual beli (HR. Nasai, Tirmidzi dan Daruquthni)  Syarat yang dengannya tidak terakadkan akad. Mis, syarat dalam kasus ‘aqd al-mu’allaq (akad pengaitan). Mis, ‘saya jual tanah saya ini jika ortu saya setuju’.  Syarat yang tak jelas dan tak tertentu. Mis, jual beli sesuatu dengan syarat bisa mengembalikannya kapan saja tanpa ada batasan waktu yang jelas. Hukum Syarat dalam Akad
  46. 46.  Akad batil karena larangan terhadap akadnya sendiri  Bay’ al-Munâbadzah, JB dg cara saling melempar barang/pakaiannya  Bay’ al-Mulâmasah, JB dg meraba/pegang bayar, tdk ada hak khiyar/pilihan.  Bay’ al-Hishah, JB dg melempar batu kerikil pd barang yg ditawarkan (sighat).  Akad kerja maksiat  Akad batil karena larangan atas rukun akad  Bay’ al-Malâqîh, JB hewan yg masih di perut induknya (zat)  Bay’ al-Madhâmîn, JB air (sperma) yg masih berada di sulbi hewan jantan. Pembeli (betina), penjual (jantan), anaknya milik pembeli.  Bay’ al-Janin, JB janin hewan (unta/domba), majhul/tdk jelas.  Bay’ al-Haml, JB janin  Akad batil karena gharar (ketidakjelasan yg tetap ada, sementara transaksi tetap berlangsung sehingga menyebabkan perselisihan) dan sebagainya  Jual beli susu masih belum diperah Contoh-Contoh Akad Batil
  47. 47.  Akad fasad karena kemajhulan harga/kompensasi  Jual beli dengan harga yang belum jelas, nikah maharnya tidak jelas, ijarah upahnya tidak disebutkan.  Akad fasad karena ketidakjelasan waktu  Ijarah sampai datang musim hujan, jual beli hewan sampai melahirkan. Contoh-Contoh Akad Fasad
  48. 48. ً‫ا‬‫فصاعد‬ ‫ن‬ْ‫النصيبي‬ ‫خلط‬ ‫اللغة‬ ‫في‬ ‫كة‬‫الشر‬ ‫اآلخر‬ ‫عن‬ ‫الواحد‬ ‫يتميز‬ ‫ال‬ ‫بحيث‬ Pengertian bahasa Mencampurkan dua bagian atau lebih sedemikian rupa sehingga tidak dapat lagi dibedakan satu bagian dengan bagian lainnya. (An-Nabhani, An-Nizham al-Iqtishadi fil Islam, hal. 134). Syirkah
  49. 49. Syirkah ِ‫ان‬َ‫ق‬ِ‫َّف‬‫ت‬َ‫ي‬ َ‫ر‬َ‫فأكث‬ ‫اثنين‬ ‫بين‬ ٌ‫د‬ْ‫ق‬َ‫ع‬ ‫هي‬ ً‫ا‬‫شرع‬ ‫كة‬‫والشر‬ ِ‫ح‬ْ‫ب‬ِّ‫الر‬ ِ‫د‬ْ‫ص‬َ‫ق‬‫ب‬ ٍّ‫مالي‬ ٍ‫بعمل‬ ‫القيام‬ ‫على‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬ِ‫ف‬ Makna Syariat Syirkah adalah suatu akad antara dua pihak atau lebih, yang bersepakat untuk melakukan suatu usaha/bisnis dengan tujuan memperoleh keuntungan. (An-Nabhani, An-Nizham al-Iqtishadi fil Islam, hal. 134).
  50. 50. Hukum Syirkah  Hukumnya jâ’iz (mubah).  Dalilnya As-Sunnah, a.l. (1) Nabi SAW men-taqrir muamalah syirkah. (2) Nabi SAW bersabda : ‫فإن‬ ،‫ه‬َ‫ب‬‫صاح‬ ‫هما‬ُ‫أحد‬ ‫ه‬ُ‫خ‬َ‫ي‬ ‫لم‬ ‫ما‬ ‫الشريكيه‬ ‫ثالث‬ ‫أوا‬ ‫تعالى‬ ‫هللا‬ ‫قال‬ ‫بيىهما‬ ‫مه‬ ُ‫خرجت‬ ‫خان‬ "Allah ‘Azza wa Jalla telah berfirman: Aku adalah pihak ketiga dari dua pihak yang ber-syirkah selama salah satunya tidak mengkhianati yang lainnya. Kalau salah satunya berkhianat, Aku keluar dari keduanya." [HR. Abu Dawud, al-Baihaqi, dan ad-Daruquthni]
  51. 51. Rukun & Syarat Syirkah 1. Dua pihak yang berakad (‘âqidâni), syaratnya : memiliki ahliyah at-tasharruf (kecakapan melakukan tindakan hukum); 2. Obyek akad (ma’qûd ‘alayhi), mencakup pekerjaan (amal) dan/atau modal (mâl); 3. Shighat (ijab-kabul).
  52. 52. Syarat Syirkah 1. Obyek akadnya berupa tasharruf, yaitu perbuatan atau perkataan yang mempunyai akibat hukum. Contoh : menerima barang (perbuatan), atau mengadakan akad jual-beli (perkataan). 2. Obyek akadnya dapat diwakilkan (qabilun li al- wakalah), agar keuntungan syirkah menjadi hak bersama di antara para syarîk (mitra usaha). (An-Nabhani, 1990: 146).
  53. 53. Macam-macam Syirkah 1. SYIRKAH AMLAK= kepemilikan bersama oleh dua pihak atau lebih atas suatu barang yang diperoleh melalui salah satu sebab kepemilikan, seperti hibah, jual beli, waris, dll. 2. SYIRKAH AKAD = akad antara dua pihak atau lebih dalam pekerjaan (amal) dan/atau modal (mal) atau keuntungan.
  54. 54. Macam-macam Syirkah (1) Syirkah Inan (2) Syirkah Abdan (3) Syirkah Mudharabah (4) Syirkah Wujuh (5) Syirkah Mufawadhah
  55. 55. Jenis Syirkah Md P Md + P Md x M M P M A M Md + P M M I • X : Bathil • M : Mudharabah • A : Abdan • I : Inan (Musyarokah) • Wujuh : Mudharabah + • Mufawadhah : Campuran
  56. 56. Syirkah Wujuh  Syirkah yang didasarkan pada wujûh (kedudukan, ketokohan, atau keahlian) seseorang di tengah masyarakat.  Terdapat 2 (dua) bentuk/model syirkah wujuh : 1. Syirkah wujuh yang termasuk kategori syirkah mudharabah. 2. Syirkah wujuh yang termasuk kategori syirkah abdan. Catatan : Wujûh yang dimaksud adalah kepercayaan finansial (tsiqah mâliyah), bukan semata-semata ketokohan di masyarakat. Misalnya, syirkah wujûh yang dilakukan oleh seorang , dimana para pedagang menilai dia memiliki kepercayaan finansial (tsiqah mâliyah) yang tinggi, misalnya dikenal jujur dan tepat janji dalam urusan keuangan (An-Nabhani, 1990: 155-156).
  57. 57. Syirkah Wujuh  Syirkah wujûh model pertama  Syirkah antara dua pihak (misal A dan B) yang sama-sama memberikan konstribusi kerja (‘amal), dengan pihak ketiga (misalnya C) yang memberikan konstribusi modal (mâl). Pihak A dan B adalah tokoh masyarakat.  Termasuk dalam syirkah mudhârabah.  Syirkah wujûh model kedua  Syirkah antara dua pihak atau lebih yang ber-syirkah dalam barang yang mereka beli secara kredit, atas dasar kepercayaan pedagang kepada keduanya, tanpa konstribusi modal dari masing-masing pihak (An-Nabhani, 1990: 154).  Termasuk dalam syirkah ‘abdan.
  58. 58. Syirkah Mufawadhah  Syirkah antara dua pihak atau lebih yang menggabungkan semua jenis syirkah (syirkah inân, ‘abdan, mudhârabah, dan wujûh). (An- Nabhani, 1990: 156; Al-Khayyath, 1982: 25).  Syirkah mufâwadhah dalam pengertian ini adalah boleh. Sebab, setiap jenis syirkah yang sah ketika berdiri sendiri, maka sah pula ketika digabungkan dengan jenis syirkah lainnya. (An-Nabhani, 1990: 156).  Keuntungan yang diperoleh dibagi sesuai dengan kesepakatan.  Kerugian ditanggung sesuai dengan jenis syirkah-nya; 1. Ditanggung oleh para pemodal sesuai porsi modal, jika berupa syirkah inân, 2. Ditanggung pemodal saja, jika berupa syirkah mudhârabah, 3. Ditanggung mitra-mitra usaha berdasarkan persentase barang dagangan yang dimiliki, jika berupa syirkah wujûh.
  59. 59. Shahibul Maal Mudhorib MODAL 100 % PENDAPATAN/KEUNTUNGAN PROYEK SKILL x % y % Syirkah Mudharabah contoh
  60. 60. Nisbah [Rasio] Bagi Hasil  Nisbah merupakan ratio atau porsi bagi hasil yang akan diterima oleh tiap-tiap pihak yang melakukan akad kerja sama usaha, yaitu pemilik dana (shahibul maal) dan pengelola dana (mudharib) yang tertuang dalam akad dan telah ditandatangani pada awal sebelum dilaksanakan kerja sama usaha.  Misalnya, porsi bagi hasil berdasarkan suatu perbandingan 40 : 60, maksudnya adalah hasil usaha didistribusikan :  40% kepada pemilik dana/investor (shahibul maal)  60% kepada pengelola dana (mudharib) contoh
  61. 61. Mekanisme Perhitungan Bagi Hasil Profit Sharing (Bagi Laba) Perhitungan bagi hasil yang mendasarkan pada laba, yaitu pendapatan usaha dikurangi beban usaha. Berbeda dengan yg digunakan di hampir semua bank syariah : Revenue Sharing Revenue Sharing (Bagi Pendapatan) Perhitungan bagi hasil yang mendasarkan pada pendapatan usaha tanpa dikurangi beban usaha. contoh
  62. 62. Contoh Bagi Hasil Ahmad dan Mahmud melakukan kerjasama bagi hasil. Ahmad memberikan modal 20 juta dan Mahmud 30 juta. Kesepakatannya adalah keuntungan dibagi dengan nisbah 30% Ahmad dan 70% Mahmud. 1. Jika usahanya mendapatkan keuntungan 5 juta, berapa bagi hasil Ahmad dan Mahmud? 2. Jika usahanya merugi 10 juta, siapa yang menanggung kerugian? Untung Ahmad = 30% x 5 juta = 1,5 juta Mahmud = 70% x 5 juta = 3,5 juta Rugi Ahmad = 20jt/50jt x 10jt = 4 juta Mahmud = 30jt/50jt x 10 jt = 6 juta contoh
  63. 63. WUJUDKAN Bisnis Penuh ‘Berkat’ & Berkah, Peduli, Membantu & Aktif Dalam Dakwah Untuk Membangkitkan Umat, Menuju Tegaknya Kembali Kehidupan Islam, RAIH KEBAHAGIAN DUNIA & AKHIRAT. ‘BERKAT’, BERKAH & PEJUANG
  64. 64. 1. Aqidah • Mengakui adanya Pencipta. • Hidup di dunia untuk menjalankan aturan Pencipta (ibadah dgn makna luas). • Akan kembali kepada Pencipta dan akan mempertanggung- jawabkan segala perbuatan di dunia. 2. Amal Perbuatan • Landasannya halal dan haram. 3. Sukses • Sukses sejati, kebahagiaan dunia dan akhirat. 1. Aqidah • Dasarnya sekulerisme. • Boleh mengakui adanya Pencipta, namun sekedar ide ttg ketuhanan. • Hidup di dunia tidak untuk menjalankan aturan Pencipta, bahkan dilarang. Aturan hukum dan perundang-undangan dibuat oleh manusia sendiri. • Boleh percaya setelah hidup di dunia akan kembali pada Pencipta, namun mengabaikan masalah hisab. 2. Amal Perbuatan • Landasannya asas manfaat. 3. Sukses • Sukses semu (i’tibari), ‘kebahagiaan dunia’. ISLAM VS KAPITALISME
  65. 65. PENGELOLAAN KEPEMILIKAN Bisnis Dalam Pilar Ekonomi Islam KEPEMILIKAN PENGELOLA SEKTOR BIDANG HUKUM PENGELOLAAN K. UMUMK. INDIVIDU K. NEGARA NEGARAINDIVIDU Ekonomi Privat Ekonomi Negara Konsumsi Produksi Konsumsi PERDAGANGANPERTANIAN PERINDUSTRIAN Pertanahan (al Aradhi) Jual Beli (al Bai’) dan Syarikah Industri & Ketenagakerjaan
  66. 66. Totalitas Islam Interaksi Manusia Allah Swt Dirinya Sendiri Sesama Manusia Ibadah Aqidah Makanan Pakaian Akhlak Muamalat Uqubat (sanksi hukum) Sistem Pemerintahan Sistem Ekonomi Sistem Pergaulan Politik pendidikan Politik Luar negeri Hudud Ta‟zir Jinayat Mukhalafat Dilaksanakan oleh individu Dilaksa- nakan negara Sebagian dilaksana- kan Individu, Sebagian dilaksana- kan negara
  67. 67. TAKWA Diberi jalan keluar dari setiap persoalan, Diberi rizki yang tidak disangka-sangka...
  68. 68. Lampiran Sejumlah Bisnis ‘Islami’ yg Dinilai Tumbuh Baik & Berprospek
  69. 69. Islamic Financial Service Have Good Growth But Very small % vs Total Banking Business Why? Just a name no purely syariah? Branding issues? Service issues? Professionalism issues? Syariah Bank’s Size 2.58% Non Syariah Bank’s Size 97,42%
  70. 70. Islamic Education Service Have Good Growth But Cukup Mahal Lebih berorientasi bisnis, Misi dakwah kurang? Tidak ada subsidi silang? Kesejahteraan guru? Kurang professional? Opportunity Islamic Education Service dengan membangun Kepribadian Islam dan jiwa wirausaha sejak dini
  71. 71. Islamic Fashion Have Good Growth But - Kurang terintegrasi dan kolaborasi -Kurang pengembangan merek (branding) - Small Player
  72. 72. Muslimah Beauty Salon Have Good Growth But - Kurang terintegrasi dan kolaborasi -Kurang pengembangan merek (branding) - Small Player That‟s why big company will take over this opportunity Big Player Martha Tilaar interest to this market
  73. 73. Herbal Medicine Have Good Growth But - Kurang terintegrasi dan kolaborasi -Kurang pengembangan merek (branding) - Small Player That‟s why big company will take over this opportunity  Hobbats from Darya Varia  Balanced (Rosella) from OTG Deltomed kampanye “Hidup Sehat dengan Herbal Berbasis Teknologi (Quadra Extraction System)”
  74. 74. Halal & Healthy Food Have Good Growth But - Kurang terintegrasi dan kolaborasi -Kurang pengembangan merek (branding) - Small Player - Cukup sulit mendapatkan sertifikasi halal MUI That‟s why big company will take over this opportunity
  75. 75. Contoh Ringkasan Business Plan SEM Institute adalah lembaga strategic research, training and consulting nasional. SEM Institute memasarkan dan menjual jasa konsultasi, riset dan pelatihan dalam bidang manajemen, kebijakan dan pengembangan SDM. Jasa yang ditawarkan didasarkan atas pendekatan metodologi terkini, menjawab dan sesuai kebutuhan setiap klien. Konsisten membawa kredo “Best Partner for Strategic Solution”.
  76. 76. TUGAS 1 Apa bisnis Anda? Ternak Kelinci Warung Sembako Tanam jati Jasa Pelayanan Perawatan Kesehatan Jasa Pelayanan Pembayaran Listrik, dll Perdagangan Barang Elektronik Ternak Sapi Catering Pembesaran Ikan Mas Warung Nasi Sunda Jasa Secutriy Perdagangan Alat-alat Listrik Warung Kopi Isi Ulang Warnet Jasa Konsultan Pendidikan Kontrakan Air Mineral Warung Ayam Goreng Tanam Pohon Jati Sengon... Contoh ... SEM Institute adalah lembaga strategic research, training and consulting nasional. SEM Institute memasarkan dan menjual jasa konsultasi, riset dan pelatihan dalam bidang manajemen, kebijakan dan pengembangan SDM. Jasa yang ditawarkan didasarkan atas pendekatan metodologi terkini, menjawab dan sesuai kebutuhan setiap klien. Konsisten membawa kredo “Best Partner for Strategic Solution”.
  77. 77. TUGAS 2 Jelaskan apa Produk Anda dan Keistimewaannya sehingga Menjadi Pilihan Konsumen ? SEM Institute bergerak dalam bidang jasa layanan konsultasi, riset dan pelatihan dalam bidang manajemen, kebijakan dan pengembangan SDM. Layanan riset dan konsultasi meliputi aspek-aspek perumusan masalah, desain solusi, interpretasi hasil riset/kajian, rekomendasi kebijakan/strategi hingga pendampingan implementasi hasil. Sejumlah produk yang ditawarkan di antaranya adalah Survei Kinerja, Survei Kepuasan Pelanggan, Survei Strategi Pemasaran, Studi Potensi Daerah dan Studi Kebijakan Pembangunan, Perancangan Organisasi dan SDM, Pengambilan Keputusan/Kebijakan Berbasis Analytical Hierarchy Process (AHP), Perencanaan/ Manajemen Strategis, Community Development dan Bedah Manajemen. Untuk konsistensi menghadirkan layanan terbaik, seringkali kedua lini layanan ini berkolaborasi dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Layanan training diselenggarakan dari hulu berupa training need analysis hingga penyelenggaraannya berikut layanan pasca trainingnya. Beberapa diantaranya : PRIMA – Program Pengembangan Pribadi Amanah, training motivasi leadership life skill : beSMART(+)PLUS Training, Team Building Focus dan Training Lain sesuai dengan need assesment seperti pelatihan kewirausahaan. Keunggulan yang selama ini dirasakan klien adalah jasa yang ditawarkan didasarkan atas pendekatan metodologi terkini, menjawab dan sesuai kebutuhan setiap klien, konsisten membawa kredo “Best Partner for Strategic Solution” serta secara bersama dengan klien memastikan pekerjaan yang dilakukan penuh „berkat‟ dan berkah.
  78. 78. TUGAS 3 Siapa pasar Anda ? Rumah Makan Saung Maung Thai menyediakan santapan yang berkualitas dan khas pedesaan di Thailand Selatan serta bercita rasa merek kelas atas. Saung Maung Thai hanya menerima pemesanan tempat lebih dulu untuk malam hari karena penelitian pasar yang dilakukannya menyarankan bahwa pelanggan mengharapkan santapan dan layanan berkualitas tinggi khas pedesaan Thailand Selatan. Dalam kaitan ini, waktu untuk menyediakan makanan dan penyiapan meja adalah sesuatu yang esensial guna menjamin kepuasan pelanggan.
  79. 79. TUGAS 4 Jelaskan rencana pemasaran Anda ? Raga Prima Design. Memiliki tujuan : (melipatgandakan penjualan dari Rp 20.000.000,- di tahun 1 (2009) menjadi Rp 50.000.000,- di tahun 2 (2010); meningkatkan kisaran produk dari 2 menjadi 5 desain di akhir tahun 2009 dan memasang fitur di katalog pesanan 2010; melipatgandakan jumlah pelanggan pesanan melalui surat pesanan via internet dari 10 di tahun 2009 menjadi 20 di tahun 2010; mampu memiliki kantor sendiri di tahun 2010. Raga Prima Design menawarkan seperangkat gambar organ tubuh manusia dan tulang dalam 3 dimensi. Produk ini ditargetkan untuk kalangan sekolah dan dimaksudkan sebagai alat belajar tentang tubuh manusia. Barang ini dijual kepada pemesan melalui surat. Peluncuran produk dijadwalkan bersamaan dengan tahun anggaran sekolah di bulan Januari. Di tahun kedua (2010), Raga akan memulai ekspor ke Malaysia. Jika berhasil akan coba untuk ditembuskan ke Singapura, Brunei dan Thailand. Penelitian pasar yang dilakukan Raga menunjukkan bahwa sekolah akan membelanjakan anggarannya pada barang-barang peraga alat bantu belajar yang memberikan nilai tambah wawasan dan pemahaman siswanya. Harga yang ditawarkan tetap sama dengan harga tahun 2009. Untuk pemesan perusahaan distributor dengan tingkat pesanan yang besar perlu margin laba yang lebih tinggi dari struktur biaya, sehingga hal ini diatasi dengan meningkatkan jumlah produksi untuk mengurangi biaya produksi per unit. Seperangkat produk saat ini dibuat oleh subkontraktor industri rumah tangga di lingkungan sekitar Raga. Mereka adalah mitra binaan Raga. Produk dijual dan didistribusikan melalui distributor yang membeli secara teratur untuk memenuhi permintaan yang dihasilkan oleh katalog. PESAN – Raga memproduksi seperangkat alat bantu belajar yang praktis yang menawarkan pendekatan belajar yang menyenangkan. Mereka menyediakan suatu teknik pembelajaran alternatif yang memungkinkan siswa meraih informasi dengan lebih mudah melalu kursus interaktif. MEDIA – Produk akan ditampilkan di katalog pesanan melalui surat pesanan. Raga juga telah menyiapkan brosur menarik penuh warna tentang organ tubuh manusia. PUBLISITAS – Pada mulanya Raga mendapat tawaran publikasi di radio lokal. Publikasi di radio ini ternyata menarik majalah pendidikan dan televisi. Publikasi ini meningkatkan angka pemesanan. CITRA/IMEJ – Raga telah merancang dan menetapkan logo dan corporate identity yang khas agar mudah diterima oleh kalangan sekolah dan siswanya. Gunakan formula 4P: Produk, Place (tempat dan distribusi), Price (harga) dan Promosi. Jelaskan juga posisi bisnis dan produk di pasar. Apakah produk yang dijual adalah produk berkualitas bagi mereka (pasar) yang berkualitas? Dan oleh sebab itu dapat meminta harga lebih tinggi? Ini dikenal dengan pembedaan atau diferensiasi (differentiation). Apakah produk adalah komoditas dimana tidak ada yang dipilih diantara para penjual kecuali harga? ini yang disebut dengan pengutamaan biaya (cost leadership).
  80. 80. TUGAS 5 Jelaskan bagaimana mengelola bisnis Anda ? Optimum Qurban Solution. Usaha penyediaan hewan ternak untuk kurban dan aqiqah ini telah tumbuh dengan cepat dalam 2 tahun terakhir ini setelah berdiri tahun 2008 lalu. Kini sudah memiliki tim bisnis yang solid dengan 1 direktur dan 7 karyawan inti. Direktur telah berpengalaman sebelumnya dalam memimpin proyek-proyek pengadaan dan distribusi hewan kurban skala nasional selama 5 tahun di lembaga khusus qurban sebelum memutuskan untuk membuat sendiri di Optimum. 7 karyawannya juga telah berpengalaman di proyek yang sama dalam pengadaan, pembinaan berkelanjutan para peternak, kerjasama dengan para distributor daerah, dan pemasaran. Mereka semua juga amanah dan sangat menguasai fiqih muamalah terkait hewan qurban sehingga klien-klien mereka merasa aman dan nyaman dalam berbisnis dengan mereka.
  81. 81. TUGAS 6 Jelaskan bagaimana menetapkan harga produk Anda dan titik impas ? 6. Transportasi 1 paket 150.000 200.000 7. Jasa pemesaran 10 orang 50.000 500.000 Jumlah 4.060.000 No. Alokasi Jumlah Satuan Harga Satuan (Rp) Total (Rp) 1. Kain 40 kilogram 40.000 1.600.000 2. Konveksi 155 buah 2.000 310.000 3. Packing a. label 1 paket 150.000 150.000 a. Plastik Bening 1 Paket 100.000 100.000 b. Plastik 1 Paket 100.000 100.000 4. Cetak brosur 1 rim 500.000 500.000 5. Pengiriman barang 40 kilogram 15.000 600.000 Bisnis Kerudung Pemberdayaan Dengan harga jual kerudung Rp. 35.000,- maka akan diperoleh pemasukan sejumlah Rp35.000 x 150 buah kerudung = Rp.5.250.000,-. Sehingga dalam dua bulan proyek berjalan, akan diperoleh laba sejumlah Rp1.190.000,-

×