Organisasi Pelayanan Kesehatan

8,726 views

Published on

Organisasi Pelayanan Kesehatan
Mata Kuliah Pengantar

Published in: Health & Medicine
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
8,726
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
111
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Organisasi Pelayanan Kesehatan

  1. 1. ORGANISASI PELAYANAN KESEHATAN Presented by :  Rica Supartini  Mutia Kusuma Dewi  Dede Hajah Alawiah  Fiki Rizki  Lilis Suryani IRM A4/13 13403066 13403068 13403076 13403090 13403101
  2. 2. Pengertian Pelayanan Kesehatan  Menurut Prof. Dr. Soekidjo Notoatmojo, pelayanan kesehatan adalah sebuah sub sistem pelayanan kesehatan yang tujuan utamanya adalah pelayanan preventif (pencegahan) dan promotif( peningkatan kesehatan ) dengan sasaran masyarakat.  Menurut Levey dan Loomba (1973), Pelayanan Kesehatan adalah upaya yang diselenggarakan sendiri/secara bersamasama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah, dan mencembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan peroorangan, keluarga, kelompok, atau masyarakat.
  3. 3. Menurut Depkes RI (2009), pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan sendiri atau secara bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan ataupun masyarakat.
  4. 4. Menurut pendapat Hodgetts dan Casio, jenis pelayanan kesehatan secara umum dapat dibedakan atas dua, yaitu: A.Pelayanan Kedokteran. B.Pelayanan Kesehatan Masyarakat. Pelayanan kesehatan ditentukan oleh : Pengorganisasian pelayanan. Ruang lingkup kegiatan.
  5. 5. Organisasi Pelayanan Kesehatan Organisasi yaitu sekumpulan orang-orang yang diarahkan untuk mencapai tujuan spesifik. Setiap organisasi harus memiliki tiga unsur dasar, yaitu : a. Orang-orang (sekumpulan orang). b. Kerjasama. c. Tujuan yang ingin dicapai. Organisasi pelayanan kesehatan merupakan suatu organisasi yang aktivitas pokoknya melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan salah satu tujuan yang ingin dicapai adalah memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu atau berkualitas.
  6. 6. Prinsipprinsip Organisasi A.M.Williams mengemukakan pendapatnya, dalam bukunya yang berjudul “Organization of Canadian Government Administration” (1965)  Organisasi Harus Mempunyai Tujuan yang Jelas.  Prinsip Skala Hierarkhi.  Prinsip Kesatuan Perintah.  Prinsip Pendelegasian Wewenang.  Prinsip Pertanggungjawaban.  Prinsip Pembagian Pekerjaan.  Prinsip Rentang Pengendalian.  Prinsip Fungsional.  Prinsip Pemisahan.  Prinsip Keseimbangan.  Prinsip Fleksibilitas.  Prinsip Kepemimpinan.
  7. 7. Syarat Pokok Pelayanan Kesehatan  Tersedia dan berkesinambungan. Dapat diterima dan bersifat wajar di kalangan masyarakat. Mudah dicapai. Mudah dijangkau. Bermutu.
  8. 8. STRATIFIKASI PELAYANAN KESEHATAN  Pelayanan kesehatan tingkat pertama Pelayanan kesehatan yang bersifat pokok (basic health service). Pada umumnya bersifat pelayanan rawat jalan.  Pelayanan kesehatan tingkat kedua Pelayanan kesehatan yang lebih lanjut telah bersifat rawat inap dan untuk menyelenggarakannya telah dibutuhkan tenaga-tenaga spesialis.  Pelayanan kesehatan tingkat ketiga Pelayanan kesehatan yang bersifat lebih kompleks dan umumnya diselenggarakan oleh tenagatenaga subspesialis.
  9. 9.  Oganisasi-organisasi pelayanan kesehatan”
  10. 10.  Unit pelaksana fungsional yang berfungsi sebagai pusat pembangunan kesehatan, pusat pembinaan pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan kegiatannya secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan pada masyarakat yang bertempat tinggal di dalam suatu wilayah.”
  11. 11.  Suatu organisasi yang melalui tenaga medis profesional dan teroganisir serta sarana kedokteran yang permanen yang menyelenggarakan pelayanan kedokteran, asuhan keperawatan yang berkesinambungan, diagnosis serta pengobatan penyakit yang diderita oleh pasien.”
  12. 12.  Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) adalah salah satu badan PBB yang bertindak sebagai sebagai koordinator kesehatan umum internasional yang bermarkas di Jenewa, Swiss. WHO didirikan oleh PBB pada 7 April 1948. Tujuan didirikannya WHO "adalah agar semua orang mencapai tingkat kesehatan tertinggi yang paling memungkinkan". Tugas utama WHO yaitu membasmi penyakit, khususnya penyakit menular yang sudah menyebar luas.
  13. 13.  Lembaga Kesehatan Masyarakat Indonesia yang kemudian disingkat dengan nama "LAKSMI" didirikan pada Tanggal 2 Desember 2004 di Aceh – Indonesia. LAKSMI merupakan organisasi non-pemerintah dan nonprofit yang bergerak dibidang Sosial/Kemanusiaan. Pada awal tahun pendiriannya, LAKSMI hanya memfokuskan kegiatannya pada bidang penelitian kesehatan keluarga, kesehatan lingkungan, promosi kesehatan dan Pengobatan. Kegiatan non-kesehatan hanya terbatas kepada pembentukan forum-forum dimasyarakat. Forum dibentuk hanya sebagai perpanjangan tangan LAKSMI dimasyarakat dan penguatan kapasitas masyarakat sipil dalam rangka penyelesain masalah. “
  14. 14.  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang • • • • didirikan di Jakarta pada tanggal 24 Oktober 1950 adalah satu-satunya organisasi profesi kedokteran yang menghimpun para dokter Indonesia. Bersifat bebas, tidak mencari keuntungan, dijiwai oleh Sumpah Dokter Indonesia serta mematuhi Kode Etik Kedokteran Indonesia. IDI mempunyai tujuan untuk : Meningkatkan derajat kesehatan rakyat Indonesia. Mengembangkan ilmu kesehatan serta IPTEK Kedokteran. Membina dan mengembangkan kemampuan profesi anggota. Meningkatkan kesejahteraan anggota.“
  15. 15.  Palang Merah Indonesia (PMI) adalah sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. PMI selalu berpegang teguh pada tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan sabit merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan. Palang Merah Indonesia dalam pelaksanaannya juga tidak melakukan pembedaan tetapi mengutamakan objek korban yang paling membutuhkan pertolongan segera untuk keselamatan jiwanya. Tugas pokok PMI adalah membantu pemerintah Indonesia di bidang sosial kemanusiaan terutama tugas-tugas kepalangmerahan yang meliputi: Kesiapsiagaan Bantuan dan Penanggulangan Bencana, Pelatihan Pertolongan Pertama untuk Sukarelawan, Pelayanan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, Pelayanan Transfusi Darah. “
  16. 16. THANK YOU

×