Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Manajemen produksi dan pemasaran fix

486 views

Published on

Oleh: Kelompok 9
Kelas B - PGSD 2012
Anggota:
Fikahati Rachmawati 12010644051
Annisa Cahya Wiguna 12010644076
Eka Pratiwi 12010644082

Puji syukur kami ucapkan ke hadirat Allah Swt, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan pertolongan-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan power point yang berjudul “Manajemen Produksi dan Pemasaran” dengan tepat waktu. Power point ini kami susun untuk menyelesaikan salah satu tugas mata kuliah Kewirausahaan. Dalam penulisan power point ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan power point, khususnya kepada Julianto, M.Pd dan Putri Rachmadyanti, M.Pd selaku dosen pembimbing mata kuliah Kewirausahaan yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dalam pelaksanaan bimbingan, pengarahan, dorongan dalam rangka penyelesaian penyusunan power point ini.
Power point ini membahas tentang “Manajemen Produksi dan Pemasaran”. Produksi merupakan fungsi yang ada di sebuah perusahaan manufaktur atau jasa yang mengemban fungsi untuk menciptakan kegunaan bentuk (form utility). Pemasaran (marketing) yang merupakan ujung tombak dari unit usaha, sebab bagian ini langsung berkaitan dengan konsumen.
Akhir kata, semoga power point ini bermanfaat bagi mahasiswa, dosen, dan civitas akademika yang membacanya. Seperti pepatah “Tiada gading yang tak retak”, kami menyadari bahwa isi power point ini masih banyak kekurangan, sehingga saran, kritik, dan masukan dari segenap pembaca kami harapkan guna perbaikan power point ini di masa mendatang.

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Manajemen produksi dan pemasaran fix

  1. 1. kegiatan yang menghasilkan barang, baik barang jadi, barang setengah jadi, bahan industri, suku cadang, dan komponen. kegiatan masukan (input) menjadi keluaran (output) yang berupa barang atau jasa. ARTI LUAS ARTI SEMPIT
  2. 2. usaha untuk mencapai tujuan yang dilakukan dengan cara mengkoordinasikan kegiatan orang lain melalui perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. kegiatan menghasilkan barang untuk tujuan memperoleh keuntungan. MANAJEMEN PRODUKSI
  3. 3. Menurut Jay Heizer dan Barry Render manajemen operasi adalah serangkaian kegiatan yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output. Menurut Pangestu Subagyo, manajemen operasi adalah penerapan ilmu manajemen untuk mengatur kegiatan produksi atau operasi agar dapat dilakukan secara efisien. Menurut Eddy Herjanto manajemen operasi dan produksi dapat diartikan sebagai suatu proses yang berkesinambungan dan efektif menggunakan fungsi fungsi manajemen untuk mengintegrasikan berbagai sumber daya secara efisien dalam rangka mencapai tujuan.
  4. 4. Operasi-operasi Sebagai Suatu Sistem Produktif Suatu sistem produktif adalah proses pengubahan masukan-masukan sumber daya menjadi barang- barang dan jasa. Masukan –masukan ke dalam sistem ini adalah barang mentah, tenaga kerja, modal, energi, dan informasi diubah menjadi barang atau jasa.
  5. 5. Manajemen Operasi Sebagai Kegiatan Manajerial Manajemen operasi dapat juga didefinisikan sebagai pelaksan kegiatan-kegiatan manajerial yang dibawakan dalam pemilihan, perancangan, pembaharuan, pengoperasian dan pengawasan sistem produktif.
  6. 6. Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang digunakan untuk pengolahan masukan (inputs). Jasa-jasa penunjang, merupakan sarana yang berupa pengorganisasian yang perlu untuk penetapan teknik dan metode yang akan dijalankan sehingga proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan produksi dan operasi yang akan dilakukan dalam satu dasar waktu atau tertentu. Pengendaian atau pengawasan, merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya kegiatan sesuai dengan yang direncanakan.
  7. 7. Fungsi Pemasaran (Marketing Function), berhubungan dengan pasar untuk dapat menciptakan permintaan dan pada akhirnya menyapampaikan produk yang dihasilkan ke pasar. Fungsi Keuangan (Finance Function), mengelola berbagai urusan keuangan didalam perusahaan maupun perusahaan dengan pihak luar perusahaan. Fungsi Produksi (Operation Function), berkaitan dengan menciptaan barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan.
  8. 8. Ruang Lingkup Manajemen Produksi Seleksi dan rancangan atau desain hasil produksi. Seleksi dan perancangan proses dan peralatan. Pemilihan lokasi dan site perusahaan dan unit produksi. Rancangan tata letak (layout) dan arus kerja atau proses. Strategi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas.
  9. 9. Perkembangan produksi menjadi semakin maju dari berkembangnya pabrik-pabrik, kemudian diikuti dengan perkembangan tenaga kerja. Kemudian terjadi perubahan sistem produksi, dari sistem produksi rumahan menuju sistem produksi dengan mesin. Orang pertama yang memberikan perhatian terhadap cara berproduksi efisien adalah Adam Smith. Adam Smith mengemukakan keuntungan dari adanya pembagian kerja (division of labor).
  10. 10. Topik-topik yang dipelajari dalam manajemen produksi berkaitan dengan desain, operasi dan pengawasan sisi penawaran organisasi-organisasi. Para manajer pemasaran dapat melayani pasar dan mengelola tenaga penjualan mereka dengan secara lebih baik. Manajer keuangan dapat merencanakan ekspansi kapasitas dan akan dapat memahami tujuan-tujuan persediaan ssecara lebih baik
  11. 11. Faktor Pesatnya Perkembangan Manajemen Produksi Adanya pembagian kerja dan spesialisasi. Revolusi industri. Perkembangan alat dan tekhnologi serta penggunaan komputer. Perkembangan ilmu dan metode kerja.
  12. 12. Hubungan Fungsi Produksi Dan Lingkungan Pesanan- pesanan diterima oleh departeman penjualan yang merupakan bagian fungsi pemasaran bahan mentah dan suplies didapatkan melalui fungsi pembelian modal untuk pembelian berbagai peralatan datang dari fungsi keuangan tenaga kerja diperoleh melalu fungsi personalia produk dikirim oleh fungsi distribusi.
  13. 13. • Pembuatan keputusan merupakan keseluruhan proses pencapaian suatu keputusan dari idetifikasi awal melalui pengembangan dan penilaian alternatif-alternatif sampai pemilihannya.
  14. 14. Perumusan masalah Menguji hubungan sebab-akibat Mencari penyimpangan-penyimpangan Berkonsultasi dengan pihak lain Mengumpulkan dan analisa data yang relavan Ditentukan alternatif dikembangkan Evaluasi alternatif-alternatif Implementasi keputusan
  15. 15. Nilai, aturan main yang dibuat pengusaha dan menjadi patokan berbisnis. Hak dan kewajiban, menerima dan menggaji karyawan, membayar pajak dan sebagainya. Peraturan moral, peraturan moral menjadi acuan tertulis yang sangat penting bagi pengusaha ketika mengalami dilema atau permasalahan, baik internal atau eksternal. Hubungan manusia, memprioritaskan perekrutan karyawan dari masyarakat di sekitar perusahaan, menghargai hak cipta, dll. Hubungan dengan alam, ikut mengelola lingkungan hidup dan mengelola limbah sisa hasil produksi.
  16. 16. Peramalan adalah proses untuk memperkirakan beberapa kebutuhan dimasa datang yang meliputi kebutuhan dalam ukuran kuantitas, kualitas, waktu dan lokasi yang dibutuhkan dalam rangka memenuhi permintaan barang ataupun jasa. Faktor lain yang harus dipertimbangkan saat membuat ramalan penjualan, terutama peramalan penjualan jangka panjang adalah siklus hidup produk.
  17. 17. Peramalan Ekonomi (economic forecast) menjelaskan siklus bisnis dengan memprediksi tingkat inflasi, ketersediaan uang, dana yang dibutuhkan untuk membangun perumahan dan indikator perencanaan lainnya. Peramalan Terknologi (technological forecast) memperhatikan tingkat kemajuan teknologi yang dapat meluncurkan produk baru yang menarik, yang membutuhkan pabrik dan peralatan baru. Peramalan Permintaan (demand forecast) adalah proyeksi permintaan untuk produk atau layanan suatu perusahaan.
  18. 18. • American Marketing Association, mengartikan pemasaran sebagai berikut: Pemasaran adalah pelaksanaan dunia usaha yang mengarahkan arus barang-barang dan jasa-jasa dari produsen ke konsumen atau pihak pemakai. • Philip Kotler dalam bukunya Marketing Management Analysis, Planning, and Control, mengartikan pemasaran secara lebih luas, yaitu: Pemasaran adalah: Suatu proses sosial, dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan, dan mereka inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya.
  19. 19. • Menurut American Marketing Associationt, manajemen pemasaran adalah perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian operasi pemasaran total, termasuk tujuan perumusan tujuan pemasaran, kebijakan pemasaran, program pemasaran dan strategi pemasaran, yang ditujukan untuk menciptakan pertukaran yang dapat memenuhi tujuan individu maupun organisasi.
  20. 20. • Philip Kotler/Armstrong (2002:14), terjemahan Wilhelmus W. Bakowatun: “Manajemen pemasaran adalah analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian atas program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran dengan maksud untuk mencapai sasaran organisasi” • Buchari Alma (2004:130): “ Manajemen Pemasaran adalah merencanakan, pengarahan, dan pengawasan seluruh kegiatan pemasaran perusahaan ataupun bagian dipemasaran.”
  21. 21. • Konsep pemasaran adalah “Sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan”
  22. 22. KONSEP PRODUKSI : jumlah banyak dengan harga murah. KONSEP PRODUK : kualitas, kinerja dan inovasi yang dicari konsumen . KONSEP PENJUALAN : harus ada aktivitas penjualan dan promosi agar dikenal konsumen (laba dari volume penjualan). KONSEP PEMASARAN : harus ada aktivitas pemasaran yang terpadu (laba dari kepuasan pelanggan). KONSEP PEMASARAN BERORIENTASI PADA MASYARAKAT : turut memperhatikan kesejahteraan masyarakat sekitar.
  23. 23. • Peranan pemasaran saat ini tidak hanya menyampaikan produk atau jasa hingga tangan konsumen tetapi juga bagaimana produk atau jasa tersebut dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan dengan menghasilkan laba. • Sasaran dari pemasaran adalah menarik pelanggan baru dengan menjanjikan nilai superior, menetapkan harga menarik, mendistribusikan produk dengan mudah, mempromosikan secara efektif serta mempertahankan pelanggan yang sudah ada dengan tetap memegang prinsip kepuasan pelanggan.
  24. 24. ANALISIS PENGENDALIAN - Mengukur hasil - Mengevaluasi hasil - Mengambil tindakan perbaikan IMPLEMENTASI - Menjalankan Rencana-rencana PLANNING - Mengembangkan rencana strategik - Mengembangkan rencana pemasaran
  25. 25. • Sistem Pemasaran dapat didefinisikan sebagai “Kumpulan lembaga- lembaga yang melakukan tugas pemasaran, barang, jasa, ide, orang dan faktor-faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh, dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya”.
  26. 26. • Audit pemasaran adalah pemeriksaan lingkungan, sasaran, strategi dan aktivitas perusahaan secara lengkap, sistematik, independen dan periodik untuk menentukan bidang masalah dan peluang. Audit memberikan masukan yang baik untuk merencanakan tindakan perbaikan presentasi kerja pemasaran.
  27. 27. Kebutuhan Keinginan Permintaan Produk (Organisasi, Jasa, Ide) Nilai Pelanggan Kepuasan Pelanggan Mutu Pertukaran Transaksi Hubungan Jaringan Pasar Pemasar Dan Calon Pembeli
  28. 28. • Promosi sendiri dapat didefinisikan sebagai daya upaya atau kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengenalkan produk kepada konsumen dengan tujuan utama untuk membujuk konsumen agar mendukung terjadinya transaksi penjualan.
  29. 29. Mendefinisikan masalah Merumuskan berbagai alternatif Menganalisa Alternatif Mengusulkan suatu penyelesaian Menyarankan rencana tindakan
  30. 30. Tugas-Tugas Manajemen Pemasaran Mempelajari kebutuhan dan keinginan konsumen Mengembangkan suatu konsep produk yang ditujukan untuk memuaskan/ melayani kebutuhan Membuat desain produk Mengembangkan pembungkusan dan merk Menetapkan harga agar memperoleh Return on investment yang layak Mengatur distribusi Memeriksa penjualan Menciptakan komunikasi pemasaran yang efektif dengan menggunkan media atau cara lain yang tepat
  31. 31. Perencanaan jangka panjang (untuk 3, 5, 10 atau bahkan 25 tahun) biasanya melibatkan peranan dari top manajemen maupun staf perencanaan khusus. Masalah yang dihadapi sangat luas, seperti perluasan pabrik, pasar, atau produk. Perencanaan jangka pendek, periode waktunya relatif pendek, yaitu satu tahun atau kurang, biasanya perencanaan ini dilakukan oleh pelaksana bawah dan menengah.
  32. 32. Yang menjadi pertimbangan dalam merumuskan rencana pemasaran adalah : Target Penjualan Anggaran Pemasaran Alokasi Marketing Mix Penetapan harga Alokasi anggaran pemasaran pada produk
  33. 33. Penerapan Dan Pengendalian Pemasaran Proses pengawasan yang harus dilakukan oleh manajemen ada tiga tahap, yaitu : Mengetahui apa yang terjadi Mengetahui mengapa hal itu terjadi Menentukan tindakan selanjutnya
  34. 34. Manajemen produksi bertugas di bagian produksi barang dalam perusahaan, baik itu pelaksanaan, perencanaan, evaluasi dan controlling. Manajemen pemasaran bertugas untuk mengurus dan melaksanakan kegiatan pemasaran produk-produk hasil produksi.
  35. 35. • Pentingnya mempelajari manajemen produksi adalah topik-topik yang dipelajari dalam manajemen produksi berkaitan dengan desain, operasi, dan pengawasan sisi penawaran organisasi-organisasi. • Dapat disimpulkan, tanpa adanya perencanaan yang matang, pengaturan yang bagus serta pengawasan akan mengakibatkan jeleknya hasil produksi. Di samping hasil produksi yang harus bagus kwalitasnya juga harus di pikirkan pula agar jangan sampai terjadi hasil produksi bagus tapi ongkos yang diperlukan untuk keperluan itu terlalu besar.
  36. 36. 1. Agustina, Tri Siwi. 2014. Kewirausahaan: Teori dan Penerapan Pada Wirausaha dan UKM di Indonesia. Jakarta: Mitra Wacana Media 2. Ayunda, Cinthya. 2014. “Pengertian Manajemen Operasional” (on line). Dalam http://cinthyaayunda.blogspot.co.id/2014/11/pengertian- manajemen-operasional.html. Diakses pada 12 September 2015. 3. Daryanto. 2013. Pengantar Kewirausahaan. Jakarta: Prestasi Pustaka 4. Fahmi, Irham. 2014. Kewirausahaan: Teori, Kasus, dan Solusi. Bandung: Alfabeta 5. Kasmir. 2014. Kewirausahaan. Depok: Raja Grafindo Persada 6. Saiman, Leonardus. 2014. Kewirausahaan: Teori, Praktik, dan Kasus- kasus. Jakarta: Salemba Empat 7. Suparyanto. 2013. Kewirausahaan Konsep dan Realita Pada Usaha Kecil. Bandung: Alfabeta 8. Suryana. 2013. Kewirausahaan: Kiat dan Proses Menuju Sukses Edisi 4. Jakarta: Salemba Empat

×