Landasan penelitian

2,912 views

Published on

Published in: Education, Technology
1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
  • materi y cocok untuk kami yang sedang mengerjakan tugas... thanks ya
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
2,912
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
132
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Landasan penelitian

  1. 1. Assalamu’alaikum …
  2. 2. PENELITIAN (Landasan, Tujuan, dan Karakteristiknya) Oleh: Sa’dun Akbar
  3. 3. MENGAPA PENELITIAN ? <ul><li>Memenuhi rasa ingin tahu </li></ul><ul><li>Menjelaskan dan menemukan </li></ul><ul><li>hukum-hukum realitas </li></ul><ul><li>Menemukan makna dibalik </li></ul><ul><li>fenomena </li></ul><ul><li>Mengatasai masalah dalam </li></ul><ul><li>latar penelitian </li></ul><ul><li>Mengembangkan macam- </li></ul><ul><li>macam peralatan/produk </li></ul>Meningkatkan kualitas hidup manusia kuantitatif kualitatif Action Research Pengem-bangan
  4. 4. Mengapa untuk menjelaskan/menemukan hukum realitas, memahami makna , mengatasi masalah dengan penelitian ? <ul><li>3 INSTITUSI KEBENARAN </li></ul><ul><li>AGAMA </li></ul><ul><li>(keimanan—mutlak, rasional-nonrasional ) </li></ul><ul><li>FILSAFAT </li></ul><ul><li>(menyeluruh, radikal, dari keraguan, berpola </li></ul><ul><li>ontologi-epistimologi-aksiologi, spekulatif) </li></ul><ul><li>ILMU PENGETAHUAN </li></ul><ul><li>(berbasis fakta empiris, metode ilmiah, logis- </li></ul><ul><li>rasional-bukti empiris, kebenaran relatif, </li></ul><ul><li>terbuka untuk digugat, berkembang </li></ul><ul><li>evolusioner/revolusioner) </li></ul><ul><li>KEBENARAN ILMIAH </li></ul>
  5. 5. KEBENARAN ILMIAH? <ul><li>LANDASAN FILOSOFIS </li></ul><ul><li>POSITIVISME </li></ul><ul><li>(hakekat realitas adalah tunggal, dapat diukur, dan dapat dipecah-pecah; hub peneliti dng yang </li></ul><ul><li>Diteliti terpisah, hubungan kausalitas, bebas nilai, </li></ul><ul><li>Menemukan hukum realitas) -- KUANTITATIF </li></ul><ul><li>ENTERPRETIVISME </li></ul><ul><li>(hakekat realitas adalah jamak, tersstruktur holistik, hub peneliti dng yang diteliti dialogis, pemahaman pada peristiwa berdasar konteks, tidak bebas nilai, memahami makna)--KUALITATIF </li></ul><ul><li>KRITISISME </li></ul><ul><li>(realitas masalah melakat pada ruang dan waktu, peneliti yang diteliti menyatu, kebenaran wajar, terkait nilai komunitas, mengubah keadaan) – ACTION RESEARCH </li></ul>
  6. 6. KEBENARAN ILMIAH ? <ul><li>LANDASAN TEORETIS </li></ul><ul><li>(Teori Kebenaran) </li></ul><ul><li>TEORI KORESPONDENSI </li></ul><ul><li>(kebenaran—sesuai fakta, persesuaian antara pernyataan dengan fakta empiris, objektif) – induktivisme </li></ul><ul><li>TEORI KONSISTENSI </li></ul><ul><li>(kebenaran—kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan2 sebelumnya yang dianggap benar) – deduktivisme </li></ul><ul><li>TEORI PRAGMATIS </li></ul><ul><li>(kebenaran—tergantung berfaedah tidaknya sesuatu bagi manusia) </li></ul>
  7. 7. WHAT IS SCIENCE ? Any systematic Body of Knowledge METODE ILMIAH (lprinsip: ogiko, hipotetiko, verivikasi) PRODUK (TEORI) (abstrak, eksplanatif, umum, verifikatif) AKTIVITAS PENELITIAN (scientist: playing game, Detective, dreaming)
  8. 8. POSITIVISME (Tradisi KUANTITATIF) <ul><li>CIRI-CIRI PENELITIAN KUANTITATIF: </li></ul><ul><li>mencari jawaban atas hubungan </li></ul><ul><li>kausalitas antar variabel, serba </li></ul><ul><li>terukur. </li></ul><ul><li>landasan teori – hipotesis – uji </li></ul><ul><li>peneliti dengan yang diteliti tidak </li></ul><ul><li>setara </li></ul><ul><li>instrumen—dominan angket </li></ul><ul><li>data berupa angka/diangkakan </li></ul>
  9. 9. CIRI-CIRI PENELITIAN KUANTITATIF (lanjutan…) <ul><li>pengumpulan data selesai </li></ul><ul><li>baru analisis data </li></ul><ul><li>generalisasi ilmiah </li></ul><ul><li>untuk memperoleh </li></ul><ul><li>penjelasan/ menemukan </li></ul><ul><li>hukum-hukum realitas </li></ul><ul><li>desain tuntas diawal— </li></ul><ul><li>sebelum pengumpulan data </li></ul>
  10. 10. INTERPRETIVISME (Tadisi KUALITATIF) <ul><li>Paradigma alamiah--natural setting – sumber data situasi wajar </li></ul><ul><li>Peneliti sebagai instrumen penelitian </li></ul><ul><li>Data berupa kata-kata </li></ul><ul><li>Sangat deskriptif </li></ul><ul><li>Mementingkan proses dan produk </li></ul><ul><li>Mencari makna </li></ul><ul><li>Mengutamakan data langsung </li></ul><ul><li>Trianggulasi </li></ul>CIRI-CIRI PENELITIAN KUALITATIF:
  11. 11. CIRI-CIRI PENELITIAN KUALITATIF (lanjutan) <ul><li>Menonjolkan rincian kontekstual </li></ul><ul><li>Peneliti dengan yang diteliti </li></ul><ul><li>berkedudukan sama </li></ul><ul><li>Mementingkan subjek penelitian— </li></ul><ul><li>perspektif emik </li></ul><ul><li>verifikasi melalui kasus negatif </li></ul><ul><li>sampling purposive </li></ul><ul><li>menggunakan audit trail (pelacakan) </li></ul><ul><li>data . </li></ul><ul><li>partisipasi tanpa mengganggu </li></ul><ul><li>analisis sejak awal--grounded </li></ul><ul><li>desain penelitian tampil dalam proses </li></ul><ul><li>penelitian </li></ul>
  12. 12. KRITISISME (Tradisi ACTION RESEARCH) <ul><li>CIRI-CIRI PENELITIAN TINDAKAN: </li></ul><ul><li>berangkat dari masalah faktual </li></ul><ul><li>yang ada di latar penelitian </li></ul><ul><li>bersiklus (setiap siklusnya terdiri </li></ul><ul><li>atas: planning, acting, observing, </li></ul><ul><li>reflecting) </li></ul><ul><li>inkuiri reflektif </li></ul><ul><li>kolaboratif </li></ul><ul><li>prosedur longgar (eksperimen </li></ul><ul><li>bernafas kualitatif) </li></ul><ul><li>bertujuan mengubah keadaan </li></ul><ul><li>(mengatasi masalah) </li></ul>
  13. 13. TERIMAKASIH (Wassalamu’alaikum … )

×