Modulasi persentasi

3,324 views

Published on

2 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Mantaps gan, nice artikel.. ikut berkontrobusi gan, silakan, bagi yang ingin tambahan referensi mampir juga dimari

    http://gatewawan.blogspot.com/2014/08/menghitung-indeks-modulasi-gelombang-am-dan-jumlah-stasiun-pemancar-am.html

    thanks.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Mantaps gan, nice artikel.. ikut berkontrobusi gan, silakan, bagi yang ingin tambahan referensi mampir juga dimari

    http://gatewawan.blogspot.com/2014/08/menghitung-indeks-modulasi-gelombang-am-dan-jumlah-stasiun-pemancar-am.html

    thanks.
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
3,324
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
103
Comments
2
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Modulasi persentasi

  1. 1. Modulasi• Merupakan teknik-teknik yang dipakai untuk memasukkan informasi dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus• Alat yg digunakan untuk modulasi disebut Modulator, alat yg melakukan demodulasi disebut Demodulator, sedangkan alat yang bisa melakukan keduanya adalah Modem.• Bisa dilakukan secara digital maupun analog, bahkan bisa dengan penggabungan keduanya.• Karakteristik dari gelombang yg dimodulasi biasanya : – Amplitudo – Frekuensi – Phase
  2. 2. Tujuan Modulasi1. untuk memindahkan posisi spektrum dari sinyal data, dari pita spektrum yang rendah (base band) ke pita spektrum yang jauh lebih tinggi (bandpass). Hal ini dilakukan pada transmisi data tanpa kabel (dengan antena), yang mana dengan membesarnya frekuensi data yang dikirim, maka dimensi antenna yang digunakan akan mengecil.2. Memungkinkan proses pengiriman data/informasi melalui suatu media yang sama secara bersamaan.
  3. 3. Macam-macam Modulasi• Modulasi analog, di antaranya: – Amplitude Modulation (AM) – Frequency Modulation (FM) – Phase Modulation (PM)• Modulasi digital, di antaranya: – Amplitude-Shift Keying (ASK) – Frequency-Shift Keying (FSK) – Phase-Shift Keying (PSK)• Modulasi gabungan (hybrid): – Pulse-code modulation (PCM) – Pulse-width modulation (PWM) – Pulse-amplitude modulation (PAM) – Pulse-position modulation (PPM) – Pulse-density modulation (PDM)
  4. 4. Amplitude Modulation (AM)• Adalah salah satu bentuk modulasi dimana amplitudo sinyal pembawa di variasikan secara proposional berdasarkan sinyal pemodulasi (sinyal informasi).• Frekuensi sinyal pembawa tetap konstan.• AM adalah metode pertama kali yang digunakan untuk menyiarkan radio komersil.• Contoh dari amplitude modulation.• Kelemahannya: – dapat terganggu oleh gangguan atmosfir – Bandwith yang sempit juga membatasi kualitas suara yang dapat dipancarkan.
  5. 5. Perumusan sinyal termodulasi• Jika sinyal pemodulasi dinyatakan sebagai em = Vm sin ωm t dan sinyal pembawanya dinyatakan sebagai ec = Vc sin ωc t , maka sinyal hasil modulasi disebut sinyal termodulasi atau eAM. Berikut ini adalah analisis sinyal termodulasi AM. eAM = Vc (1 + m sin ωm t ) sin ωc t = Vc . sin ωc t + m . Vc . sin ωc t . sin ωm t = Vc . sin ωc t + ½ m.Vc.cos(ωc - ωm) t - ½ m.Vc.cos(ωc + ωm) t
  6. 6. dengan• eAM : sinyal termodulasi AM• em : sinyal pemodulasi• ec : sinyal pembawa• Vc : amplitudo maksimum sinyal pembawa• Vm : amplitudo maksimum sinyal pemodulasi• m : indeks modulasi AM• ωc : frekuensi sudut sinyal pembawa (radian/detik)• ωm : frekuensi sudut sinyal pemodulasi(radian/detik)• Hubungan antara frekuensi sinyal dalam hertz dengan frekuensi sudut dinyatakan sebagai: ω=2πf
  7. 7. Komponen pertama sinyal termodulasi AM(Vcsin ωc t) disebut komponenpembawa, komponen kedua ( yaitu ½m.Vc.cos(ωc - ωm) t ) disebut komponen bidangsisi bawah atau LSB : Lower Side Band), dankomponen ketiga ( yaitu ½ m.Vc.cos(ωc + ωm) t) disebut komponen bidang sisi atas atau USB :Upper Side Band). Komponen pembawamempunyai frekuensi sudut sebesar ωc, komponen LSB mempunyai frekuensi sudutsebesar ωc - ωm , dan komponen USBmempunyai frekuensi sudut sebesar ωc + ωm .
  8. 8. Indeks Modulasi AM• Derajat modulasi merupakan parameter penting dan juga sering disebut indeks modulasi AM, dinotasikan dengan m. Parameter ini merupakan perbandingan antara amplitudo puncak sinyal pemodulasi (Vm) dengan amplitudo puncak sinyal pembawa (Vc). Besarnya indeks modulasi mempunyai rentang antara 0 dan 1. Indeks modulasi sebesar nol, berarti tidak ada pemodulasian, sedangkan indeks modulasi sebesar satu merupakan pemodulasian maksimal yang dimungkinkan.• Besarnya indeks modulasi AM dinyatakan dengan persamaan: m=vm/vc
  9. 9. Sampul Termodulasi AMSampul ini merupakan garis imaginer yangdigambar antara nilai-nilai puncak pada setiapsiklus, memberikan bentuk yang ekivalen denganbentuk tegangan pemodulasi.esampul = Vc + em = Vc + Vm sin ωm tOleh karena Vm = m Vc maka persamaan tersebutdapat dinyatakan sebagai:esampul = Vc + m Vc sin ωm t = Vc ( 1 + m sin ωm t ) → sampul positif = - Vc ( 1 + m sin ωm t ) → sampul negatif
  10. 10. Gambar amplitudo modulasi
  11. 11. Gambar Sampul Modulasi

×