Seberapa Penting UU Perubahan Iklim?Beberapa Catatan untuk DialogFarhan HelmySekretaris Kelompok Kerja Mitigasi, DNPI1Sebe...
Outline• Dimensi Persoalan• Sains Perubahan Iklim, Dampak dan Potensi• Evolusi Kelembagaan: Nasional dan Internasional• Du...
DIMENSI PERSOALANSeberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 3
Dimensi Persoalan• Dimensi jangka panjang (dampak, adaptasi, mitigasi) yang memerlukanpenyelesaian komprehensif dan sistem...
Seberapa Pentingkah Pengaturan Jangka Panjang?• Adanya ketidakpastian proses dan keputusan politik masa kini dan masa depa...
SAINS PERUBAHAN IKLIM, DAMPAK DAN POTENSISeberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 6
Sains Perubahan Iklim, Dampak dan Potensi• CO2, CH4, N2O, HFCs, PFCs, SF6, merupakan gas rumahkaca yang bersumber dari keg...
Tantangan• Menterjemahkan kesepakatan global ke tingkatnasional/sub-nasional dan sebaliknya: nasional(2012-2014), internat...
EVOLUSI KELEMBAGAAN: NASIONAL DAN INTERNASIONALSeberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 9
Beyond Business as Usual• Proses politik dan kelembagaan sedang berlangsung dalam merumuskanaksi, tatakelola dan mekanisme...
Kronologis Pengembangan Kelembagaan dan Kebijakan• Perpres 46/2008, Pendirian DNPI• DNPI (2010), Abatement Cost Curve and ...
Rencana Aksi Nasianal. Emisi GRK Indonesia diperkirakan akan meningkat dari 1.72 to 2.95GtCO2e (2000-2020). Rencana Aksi P...
Tantangan 26/41. Respon terhadap tantangan perubahan iklim harus diselesaikan dengan suatuspektrum yang luas melalui frami...
Tantangan: Data Peatland14Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 14
Peta Kemampuan di berbagai K/LSource: Satgas REDD+(2010)15Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim
DUA JAWABAN: APA YANG PERLU DIATUR DALAM LEGISLASIPERUBAHAN IKLIM.Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 16
Dua Jalan KelembagaanNon UU melalui mekanisme daninstrumen yang ada:• Instrumen dan mekanisme yang adabisa menjadi modalit...
Apa yang Perlu Diatur: Perspektif Ekonomi-Politik• Secara ekonomi-politik dinamika kebijakan publikperubahan iklim dapat d...
Beberapa Inspirasi• Accelerating change, abundance and singularity yang tidak lepasdari proses politik (Jaron Lanier, Who ...
PENGALAMAN BEBERAPA NEGARASeberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 20
Annex: Pengalaman beberapa negaraNegara Undang - undang Deskripsi Lembaga yang mengaturInggris The Climate Change Act 2008...
TERIMA KASIH!22Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Farhan helmy seberapa penting uu perubahan iklim revised26062013

466 views

Published on

Published in: News & Politics
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
466
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
3
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Farhan helmy seberapa penting uu perubahan iklim revised26062013

  1. 1. Seberapa Penting UU Perubahan Iklim?Beberapa Catatan untuk DialogFarhan HelmySekretaris Kelompok Kerja Mitigasi, DNPI1Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim
  2. 2. Outline• Dimensi Persoalan• Sains Perubahan Iklim, Dampak dan Potensi• Evolusi Kelembagaan: Nasional dan Internasional• Dua Jawaban: Apa yang perlu diatur dalam legislasiperubahan iklim?• Annex: Pengalaman beberapa negara.Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 2
  3. 3. DIMENSI PERSOALANSeberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 3
  4. 4. Dimensi Persoalan• Dimensi jangka panjang (dampak, adaptasi, mitigasi) yang memerlukanpenyelesaian komprehensif dan sistemik dengan konsistensi tahapan yang koherenyang didukung oleh kelembagaan yang kokoh (teknologi, kapasitas kelembagaandan sumber daya pendanaan).• Transformasi ekonomi menuju green economy yang didasarkan kepadapertimbangan jejak karbon yang rendah dengan nilai tambah ekonomi yang tinggi.• Engagement para pihak kunci termasuk publik diberbagai tingkat tata kelola baiknasional maupun sub-nasional.Seberapa Pentingkah UU PerubahanIklim4• Target kebijakan dan implementasinya didasarkan kepada proses yang transparandan berbasis sains.• Kebijakan green economy yang terintegrasi dan terinternalisasi dalam setiap sektorpembangunan.• Proses pencapaian aksi yang terukur, terlaporkan dan terverifikasi (MRV) untukmenaksir pencapaian target yang ditetapkan.
  5. 5. Seberapa Pentingkah Pengaturan Jangka Panjang?• Adanya ketidakpastian proses dan keputusan politik masa kini dan masa depanakan mempengaruhi komitmen, misal: proses politik nasional, propinsi dankabupaten berdurasi maksimum 10 tahun.• Cara yang memungkinkan untuk integrasi dan koherensi yang lebih baik yangmemberikan suatu signal pada komitmen jangka panjang yang mampumemobilisasi sumber daya ke arah transformasi menuju green economy.• Dinamika proses kelembagaan multilateral mengarah kepada penetapan targetjangka panjang serta kewajiban dalam satu rezim perubahan iklim yang mengikatyang didasarkan kepada prinsip CBDR (Common But Differentiated Responsibility)dan RC (Respective Capabilities).Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 5
  6. 6. SAINS PERUBAHAN IKLIM, DAMPAK DAN POTENSISeberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 6
  7. 7. Sains Perubahan Iklim, Dampak dan Potensi• CO2, CH4, N2O, HFCs, PFCs, SF6, merupakan gas rumahkaca yang bersumber dari kegiatan manusia(anthropogenic) melalui berbagai kegiatan (energi,transportasi, pertanian, dan berbagai macam industridan manufaktur maupun konsumsi rumah tangga).• Konsentrasi gas rumah kaca di atmosfir terusmeningkat: 275 ~ 285 ppm pada pra-industri menjadi400 ppm per tahun di 2012 (IPCC 4th AssessmentReport, 2006)• Profil emisi global dan moda produksi masa laluLaporan UNEP tentang “Emissions Gap Tahun 2012menyebutkan bahwa emisi GRK tahun 2020 bisa mencapai8 - 13 milyard tons di di atas angka yang dapat ditoleransidapat menjaga kenaikan temperatur > 2 degrees Celsius.• Skenario pembangunan rendah emisi karbon (lowemission development scenarios/LEDs) dantransisinya• Berbagai pilihan jalan telah diidentifikasi: (1) Sternreview 2009, (2) UNEP Emission Gap Report 2011-2013.Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 7Sumber: UNEP Emssion Gap Report 2012
  8. 8. Tantangan• Menterjemahkan kesepakatan global ke tingkatnasional/sub-nasional dan sebaliknya: nasional(2012-2014), international (2012-2015)• Knowledge management “lesson learnt” secarasistematik• “Proof of Concept” di berbagai sektor potensial• Pengembangan policy measures strategik danpembangunan kapasitas untuk merespon dinamikainstitusi yang terjadi saat ini• Stakeholder engagement i.e public-private scheme?8Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim
  9. 9. EVOLUSI KELEMBAGAAN: NASIONAL DAN INTERNASIONALSeberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 9
  10. 10. Beyond Business as Usual• Proses politik dan kelembagaan sedang berlangsung dalam merumuskanaksi, tatakelola dan mekanisme yang terintegrasi, koheren dalamkerangka pembangunan berkelanjutan dengan mempertimbangkandinamika yang terjadi baik global, nasional dan sub-nasional:– AKSI: low carbon development skenario yang efektif dan efisien  RAN-GRK,Perpres 61/2011; RAD-GRK– TATAKELOLA: sistem pemantauan dan evaluasi melalui MRV system yangkokoh, melibatkan pemangku kepentingan secara inklusif  Sistem InventarisGHG Nasional(SIGN), Perpres 71/2011– MEKANISME: mekanisme climate financing and investment yang yang efektifdan efisien yang didukung oleh kelembagaan yang kokoh) yang dimobilisasimelalui mekanisme nasional, global/multilateral, bilateral.• Adanya kebutuhan untuk merespon dinamika kelembagaan yang sedangterjadi berdasarkan kepada ilmu pengetahuan yang kokoh, yang akanmenuju kepada investasi dan inisiatif Green (Green Investment andInitiatives).• Dengan mengambil ketiga bidang strategis dari ilmu pengetahuan,kebijakan dan investasi sebagai pertimbangan, pemerintah/DNPIbertujuan untuk melihat kepada:– Ilmu Pengetahuan untuk membangun skenario masa yang tepat dalammemahami dinamika perubahan iklim– Kebijakan untuk memfasilitasi dialog yang inklusif berdasarkan sains– Investasi untuk mendorong green investmentSeberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 10RAN : Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi GRKRAD: Rencana Aksi DaerahNAMAs: National Appropiate Mitigation ActionsNatcom: National ComminicationsBUR: Bieneal Update ReportICA: International Consultation and Analysis
  11. 11. Kronologis Pengembangan Kelembagaan dan Kebijakan• Perpres 46/2008, Pendirian DNPI• DNPI (2010), Abatement Cost Curve and Low Carbon Growth Strategy (LCGS).Mengidentifikasi lebih dari 150 potensi aksi mitigasi dan rangking serta uji coba dalammelakukan strategi low carbon growth di 3 propinsi (Kalimantan Timur, Kalimantan Tengahdan Jambi).• MoE(2010), 2nd National communications(Natcom) dan GHG Inventory.Proyeksi emisi sampai dengan 2020 sebesar 2.95 Gt CO2 dibawah BAU dari sektor energi,perkebunan dan kehutanan, limbah industri dan lahan gambut.• Bappenas (2011), Rencana Aksi Penurunan Emisi (RAN/RAD GRK).Terdiri dari 70 program yang terdistribusi dalam banyak sektor (land based, energi danlain-lain), dikategorikan secara umum kedalam kegiatan inti dan pendukung.• MoE (2011), Sistem Inventarisasi GRK Nasional (SIGN).Mengkombinasikan pendekatan top-down dan bottom-up dalam pengembangan sisteminventarisasi GHG and using to• Munculnya Mekanisme Kelembagaan Baru:– REDD+– Joint Credit Mechanism (Indonesia-Japan)11Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim
  12. 12. Rencana Aksi Nasianal. Emisi GRK Indonesia diperkirakan akan meningkat dari 1.72 to 2.95GtCO2e (2000-2020). Rencana Aksi Penurunan GRK (RAN-GRK) mencakup lebih dari 70 kegiatanyang didistribusikan ke berbagai sektor.SektorRencana Aksi(Giga ton CO2e) K/L26% 15%(total 41%)Kehutanan dan GambutLimbahPertanianIndustriEnergi dan Transportasi0.6720.0480.0080.0010.0380,3670.0300.0030.0040.018Kementerian Kehutanan, KLH,Kementerian PU, KementerianPertanian, KLHKementrian PU, KLHKementerian Pertanian, KLHKementerian PerindustrianKementerian Perhubungan,ESDM, Kementerian PU0.767 0.42212Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim
  13. 13. Tantangan 26/41. Respon terhadap tantangan perubahan iklim harus diselesaikan dengan suatuspektrum yang luas melalui framing dialog yang komprehensif. Konsensus dan engagement parapihak dan dan MRV sebagai instrumen tatakelola.NAMAs – National Appropriate Mitigation ActionsFraming Dialog• Menetapkan baseline Business as Usual (BAU)sebagai basis aksi mitigasi nasional: domestik(26%), dukungan internasional (41%) and creditedNAMAs• Memilih aksi mitigasi yang efektif dan efisien (leastabatement cost) melalui proses yang terintegrasidan inklusif pada tingkat nasional maupun sub-nasional.• Membangun skema pendanaan yang efektif danefisien : publik, public-private, market/non-market• “Proof of Concept” dalam kerangka pembangunanrendah emisi karbon (low emissiondevelopment(LCE)/sustainable development)Konsensus dan Engagement dalam kebijakan danberbagi isu teknis• Kementrian/Lembaga, industri, LSM, dll.Tata Kelola (governance)• MRV sebagai alat untuk mengukur komitmen dankinerja• MRV sebagai alat fasilitasi koordinasi danperencanaanSeberapa Pentingkah UUPerubahan IklimStatus dan Tantangan Kebijakan dan Program Perubahan Iklim
  14. 14. Tantangan: Data Peatland14Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 14
  15. 15. Peta Kemampuan di berbagai K/LSource: Satgas REDD+(2010)15Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim
  16. 16. DUA JAWABAN: APA YANG PERLU DIATUR DALAM LEGISLASIPERUBAHAN IKLIM.Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 16
  17. 17. Dua Jalan KelembagaanNon UU melalui mekanisme daninstrumen yang ada:• Instrumen dan mekanisme yang adabisa menjadi modalitas tetapi tidakcukup dan dapat menjawabketidakpastian terhadap komitmenjangka panjang .Legislasi UU Perubahan Iklim:• Memberikan signal jangka panjangmengenai arah kebijakan,komitmen maupun engagementbaik sektor publik maupun privat.• Kepastian investasi dalammendorong green economy.• Ketahanan nasional jangka panjang.• Menciptakan peluang baru yangmemiliki nilai tambah yang tinggidan peluang lapangan pekerjaanyang luas (green jobs, greenindustry, green consumerism, dll).Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 17 
  18. 18. Apa yang Perlu Diatur: Perspektif Ekonomi-Politik• Secara ekonomi-politik dinamika kebijakan publikperubahan iklim dapat digambarkan sebagai interaksidinamik perilaku aktor yang dipengaruhi oleh informasi(information), gagasan(ideas) dan kepentingan(interest)dalam suatu bingkai kelembagaan (institutions) (4I) yangberoperasi secara dinamik di tingkat nasional/sub-nasionalmaupun internasional.• Perubahan transformasional dari Bussiness as Usual (BAU)merupakan suatu dinamika institusi yang melibatkanrestrukturisasi insentif (incentives), diskursus(discourse) danrelasi kekuasaan (power relations)• Kebijakan publik dan tatakelola lingkungan pada dasarnyaadalah proses politik yang perlu menghasilkan komitmenjangka panjang.Sumber:Brouckhaus, M. and Angelsen, Arild(2012), SeeingREDD+ through 4Is: A Political Economy Framework, CIFOR.Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 18• Sebagai fondasi yang bisa dijadikan kerangka pengaturanpenetapan target jangka panjang dan implementasinya secarasistemik jangka pendek (adaptasi mitigasi) dan perangkatpelaksananya termasuk transisi menuju green economy• Tata kelola untuk pelembagaan mekanisme yang terukurterlaporkan dan terverifikasi (MRV)• Engagament para pihak kunci termasuk publik untukmemobilisasi potensi sumber daya dalam dan luar negeri
  19. 19. Beberapa Inspirasi• Accelerating change, abundance and singularity yang tidak lepasdari proses politik (Jaron Lanier, Who Own the Future, 2013)• Dinamika peradaban yang memerlukan aksi kolektif karenaperadaban dipengaruhi dan didorong oleh interaksi virtual danfisik (Erich Smidt and Jared Cohen, The New Digital Age:Reshaping the Future of People, Nations and Bussiness, 2013)• Reduksi hirarki dan kontrol yang secara sistemik memberiprevilege pada sekelompok kepentingan sampai pada tingkatminimum (Deric Shannon, et.al, The Accumulation Freedom:Writings on Anarchists Economics, 2012)• 6 Pengerak Perubahan global: interkoneksi ekonomi global baru,ICT, kesetimbangan politik baru, pertumbuhan tidakberkelanjutan yang cepat, perkembangan teknologi (biologi,biokimia, genetik dan sains material), relasi baru peradabandengan sistem ekologis (Al Gore, The Future, 2013).• Reduksi fragility atau memperkuat anti-fragility (Nasim NicholasTayeb, Anti Fragile, 2012)• Memahami dinamika dan simtom krisis ekonomi:(1). NourielRoubini, Crises Economics: A Crash Course in the Future ofFinance, 2011 (2). Carmen M. Reinhart and Kenneth S. Rogoff,This Time is Different: Eight Centuries of Financial Folly, 2009)Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 19
  20. 20. PENGALAMAN BEBERAPA NEGARASeberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 20
  21. 21. Annex: Pengalaman beberapa negaraNegara Undang - undang Deskripsi Lembaga yang mengaturInggris The Climate Change Act 2008(c 27)Act of the Parliament of the United Kingdom. TheAct makes it the duty of the Secretary of State toensure that the net UK carbon account for all sixKyoto greenhouse gases for the year 2050 is atleast 80% lower than the 1990 baseline, towardavoiding dangerous climate change. The Act aimsto enable the United Kingdom to become a low-carbon economy and gives ministers powers tointroduce the measures necessary to achieve arange of greenhouse gas reduction targets.An independent Committee onClimate Change has beencreated under the Act to provideadvice to UK Government onthese targets and relatedpolicies. In the act Secretary ofState refers to the Secretary ofState for Energy and ClimateChange.New Zealand Climate Change Response Act2002Legal framework for New Zealand to ratify theKyoto Protocol and to meet obligations under theUNFCCC. It sets out powers for the Minister ofFinance to manage New Zealand’s holdings ofAssigned amount units and to trade Kyoto-compliant emission units (carbon credits) on theinternational market. It establishes a registry torecord holdings and transfers of emission units. Itestablishes a national inventory agency to recordand report greenhouse gas emissions.Minister of Finance, and ChiefExecutivePhillipines Republic act no. 9729 :“climate change act of 2009”.Act mainstreaming climate change intogovernment policy formulations, establishing theframework strategy and program on climatechange, creating for this purpose the climatechange commission, and for other purposesEnacted by the Senate andHouse of Representatives of thePhilippines in Congress and theCreation of the Climate ChangeCommissionSeberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim 21
  22. 22. TERIMA KASIH!22Seberapa Pentingkah UU Perubahan Iklim

×