Successfully reported this slideshow.

Penyusutan keanekaragaman hayati (2)

1,719 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Penyusutan keanekaragaman hayati (2)

  1. 1. MATA KULIAHPENGETAHUAN LINGKUNGANKELOMPOK 9PENYUSUTAN KEANEKARAGAMAN HAYATI
  2. 2. Keanekaragaman hayatiadalah beberapa macamvariasi mahluk hidupmenyebabkanadanya perbedaan(variasi) antara satudengan lainnyameliputiKeanekaragamanhayati penting bagikelangsunanganhidupfaktorkarenayaituAdanya saling keterkaitanantarjenis yang fungsionalmemungkinkan terjadinyakeseimbangan dalam kehidupanyakni melalui daur materi danaliran energibentuk, ukuran,warna,dan sifat-sifatlain dari makhlukhidup
  3. 3. Pengertian Keanekaragaman HayatiKeanekaragaman hayati merupakan varasi atauperbedaan bentuk-bentuk makhluk hidup, meliputiperbedaan pada tumbuhan, hewan, danmikroorganisme, materi genetik yang dikandungnya, serta bentuk-bentuk ekosistemtempat hidup suatu makhluk hidup.
  4. 4. Tingkatan Keanekaragaman HayatiKEANEKARAGAMAN GENETIK(PADA SETIAP SPESIES YANG SAMA)KEANEKARAGAMAN SPESIES(ANTAR SPESIES YANG BERBEDA)KEANEKARAGAMANEKOSISTEM(ANTAR EKOSISTEM)Perbedaan gen dapat menyebabkan terjadinya variasi.
  5. 5. 1. Keanekaragaman genSetiap sifat organisme hidup dikendalikan olehsepasang faktor keturunan (gen), satu dari indukjantan dan lainnya dari induk betina.Keanekaragaman tingkat ini dapat ditunjukkandengan adanya variasi dalam satu jenismisalnya :- variasi jenis kelapa : kelapa gading, kelapa hijau- variasi jenis mawar : mawar merah, mawar putih,mawar kuniing, mawar jingga.
  6. 6. KEANEKARAGAMAN GENETIK(PADA SETIAP SPESIES YANG SAMA)KEANEKARAGAMAN SPESIES(ANTAR SPESIES YANG BERBEDA)KEANEKARAGAMANEKOSISTEM(ANTAR EKOSISTEM)Tingkatan Keanekaragaman HayatiPada spesies yang berbeda menunjukkan adanyakeanekaragaman
  7. 7. 2. Keanekaragaman jenis (spesies)Keanekaragaman ini lebih mudah diamati daripadaKeanekaragaman gen. Keanekaragaman hayati tingkatini dapat ditunjukkan dengan adanya beranekamacam jenis mahluk hidup baik yang termasukkelompok hewan, tumbuhan dan mikroba.misalnya : variasi dalam satu famili antara kucing danharimau. Mereka termasuk dalam satu famili(keluarga Felidae/Kelurgaa Kucing) walaupun adaperbedaan fisik, tingkah laku dan habitat.
  8. 8. KEANEKARAGAMAN GENETIK(PADA SETIAP SPESIES YANG SAMA)KEANEKARAGAMAN SPESIES(ANTAR SPESIES YANG BERBEDA)KEANEKARAGAMANEKOSISTEM(ANTAR EKOSISTEM)Tingkatan Keanekaragaman HayatiEkosistem yang berbeda menunjukkan adanyakeanekaragaman
  9. 9. 3. Keanekaragaman ekosistemKeanekaragaman ekosistem disebabkankarena perbedaan kondisi komponen abiotikpada setiap tempatmisalnya :ekosistem lumut, ekosistem hutan tropis,ekosistem gurun, masing-masing ekosistemmemiliki organisme yang khas untuk ekosistemtersebut. ekosistem gurun di dalamnya adaunta, kaktus, dan ekosistem hutan tropis didalamnya ada harimau.
  10. 10. Contoh Keanekaragaman
  11. 11. Manfaat Keanekaragaman Hayati1. Keanekaragaman Hayati sebagai Sumber Pangandi Indonesia2. Keanekaragaman Hayati sebagai Sumber Sandangdan Papan3. Sumber daya Hayati sebagai Sumber Obat danKosmetik4. Aspek Kultural Sumberdaya Hayati di Indonesia
  12. 12. Keanekaragaman hayati• Keanekaragaman hayati atau keragaman hayatimerujuk pada keberagaman bentuk-bentukkehidupan: tanaman yang berbeda-beda, hewandan mikroorganisme, gen-gen yang terkandung didalamnya, dan ekosistem yang mereka bentuk.• Kekayaan hidup adalah hasil dari sejarah ratusanjuta tahun berevolus
  13. 13. • Terjadi pada berbagai tingkat kehidupan, mulai dariorganisme tingkat rendah sampai organisme tingkattinggi. Misalnya dari mahluk bersel satu hinggamahluk bersel banyak; dan tingkat organisasikehidupan individu sampai tingkat interaksikompleks, misalnya dari spesies sampai ekosistem.
  14. 14. • Bersifat dinamis:meningkat > varian genetik barudihasilkan, spesies atau ekosistem baruterbentukmenurun > ketika varian genetik dalamsalah satu spesies berkurang, salah satuspesies punah atau sebuah ekosistemyang kompleks menghilang. Konsep inimeliputi hubungan antar makhluk hidupdan proses-prosesnya.
  15. 15. Potensi Keanekaragaman Hayatidi Indonesia• Sekitar 12 % (515 spesies, 39 % endemik) dari totalspesies binatang menyusui, urutan kedua di dunia• 7,3 % (511 spesies, 150 endemik) dari total spesiesreptilia, urutan keempat didunia• 17 % (1531 spesies, 397 endemik) dari total spesiesburung di dunia, urutan kelima• 270 spesies amfibi, 100 endemik, urutan keenam didunia• 2827 spesies binatang tidak bertulang belakang selainikan air tawar• 35 spesies primata (urutan keempat, 18 % endemik)• 121 spesies kupu-kupu (44 % endemik)• Keanekaragaman ikan air tawar 1400 (urutan ke 3)
  16. 16. Permasalahan Keanekaragaman Hayati• Permasalahan utama adalah Penurunan Jumlahspesies. Awal tahun 1980, beberapa ahli di duniamulai mengetahui bahwa spesies mulaimengalami kepunahan secara global. Kepunahanini diketahui terjadi mulai dari 65 juta tahun yanglalu pada periode Cretaceous dimana banyakspesies termasuk Dinosaurus mulai punah.• Krisis yang dihadapi saat ini merupakan hasildari: Perubahan Klimat secara global, PerubahanGeologi secara alami, dan Kejadian katalistik.
  17. 17. Permasalahan Keanekaragaman hayati• Krisis saat ini merupakan akibat dari campur tanganmanusia yang tidak bersahabat dengan alam.• Tahun 80 an sampai 90an, ilmuwan,masyarakat,pemerintah di seluruh dunia mulai bekerja untukmenyelamatkan keanekaragaman hayati di daratan.Berbagai macam isu seperti pengrusakan hutan,pembangunan yang berlebih, explotasi yang berlebih,polusi, rusaknya habitat, invasi oleh spesies asing, menjadifokus utama yang dibahas.Keanekaragaman hayati pesisirdan laut mulai menjadi perhatian pada tahun-tahuntersebut. Karena ekosistem di lautan memiliki lebih banyakspesies dibandingkan daratan. Diperkirakan 32 sampai 33phyla hewan yang ditemukan di pesisir dan lautan. 15 phyladari jumlah tersebut ditemukan hanya di estuari atau di
  18. 18. Keanekaragaman Hayati IndonesiaFakta :1. Keanekaragaman hayati adalah anugerah Tuhanyang sangat besar.2. Indonesia merupakan negara dengankeanekaragaman hayati nomor 2 di dunia, setelahnegara Brazil.3. Keanekaragaman hayati indonesia menurutSastra Pradja meliputi :Mamalia (300 jenis), Burung (7500 jenis), Reptil(2000 jenis), Tumbuhan berbiji (25 ribu jenis),Paku-pakuan (1250 jenis), Lumut (7500 jenis),Algae (7800 jenis), Jamur (72 ribu jenis), sertaMonera (300 jenis).
  19. 19. Penyebaran Keanekaragaman Hayati IndonesiaMeliputi penyebaran flora dan fauna diIndonesia
  20. 20. 5. Banyak hewan dantumbuhan Endemik4. Banyak hewan dantumbuhan Langka3. Hewan Tipe Oriental (Asia),Australia,serta Peralihanya.1. KeanekaragamanHayati Tinggi2. Tumbuhan Tipe Indo-Malaya yangArealnya Paling LuasIndonesIa MeMIlIkI :
  21. 21. Masalah Keanekaragaman HayatiKekritisan suatu wilayah:–ekosistem (kemerosotan, penyusutan danpelenyapan ekosistem)–spesies dan varietas (keterancaman,kelangkaan dan kepunahan spesies danvarietas)–kehidupan manusia (pemiskinan danpenyingkiran sumber dan ruang hidupserta kematian)
  22. 22.  Prakarsa dan tindakan intervensi: perlindungan ekosistem dan pencadananwilayah, pencegahan kerusakan, pengurangan dampak dan pengendalianperluasan kerusakan, penanggulangan kerusakan, upaya rehabilitasi dan alih fungsi wilayahrusak
  23. 23.  Belum ada kesadaran akan fungsi dan nilaikeanekaragaman hayati yang dimilikiIndonesia yang sangat besar  kehatipenting bagi kelangsungan hidup manusia
  24. 24. Bencana alam (gunung berapi,tanah longsor, banjir, kebakaranhutan)Perusakan habitatPenggunaan bahan kimia berlebihanSpektrum produk pertanian,perhutanan dan perikanan yangsemakin sempitPencemaran lingkunganPerubahan tipe tumbuhanUNJUKKERJAUNJUKKERJA
  25. 25. Pemuliaanyakni usaha membuatvarietas unggul dengan caramelakukan perkawinansilang. Usaha pemuliaan akanmenghasilkan varietasPenghijauan /reboisasi(peningkatan gen)Pembuatan taman kotaUNJUKKERJAUNJUKKERJA
  26. 26. a.Perlindungan terhadap proses ekologisyang penting dalam sistem-sistempenyangga kehidupan1. Perlindungan In Situ :Cagaralam dan TamanNasional2.Perlindungan Ex Situ :Penangkaran harimau di kebunbinatangb.Pemanfaatan kahati dan ekosistemsecara lestariUNJUKKERJAUNJUKKERJA
  27. 27. Punahnya Suatu SDH• PUNAH : HILANGNYA SUATU SPESIESORGANISME DARI ALAM– PUNAH LOKAL : PADA SUATU TEMPAT DANDAPAT MENYEBABKAN KEPUNAHAN GLOBAL– PUNAH GLOBAL : DISELURUH HABITAT DANGEOGRAFIS PUNAH– PUNAH DI ALAM : MASIH TERSEDIA DI KAWASANKONSERVASI
  28. 28. Rantai kepunahan• Kepunahan organisme yang disebabkan olehkepunahan spesies lain• Misal : spesies kumbang yang hanya dapathidup pada pohon tertentu, ketika pohonpunah maka akan diikuti oleh kepunahankumbang tersebut.
  29. 29. PRIMACK (1999)• POLUSI–BERKAITAN DENGAN KERUSAKANHABITAT YANG DISEBABKAN OLEHMASUKNYA POLUTAN–BANYAK TERJADI PADA ORGANISME AIROLEH PENCEMARAN INDUSTRI
  30. 30. GASTON ( 1999)• GLOBAL WARMING• PENINGKATAN SUHU BUMI YANGDISEBABKAN MENINGKATNYA KANDUNGANGAS RUMAH KACA ( GHG) SHGMENIMBULKAN EFFEK RUMAH KACA.• TERJADI PERUBAHAN IKLIM GLOBAL• ORGANISME YANG MEMPUNYAI KISARANTOLERANSI RENDAH AKAN PUNAH
  31. 31. Thanks for your attentionThanks for your attentionWASSALAMU’ALIKUM Wr. Wb

×