Pengolahan data elektronik

4,493 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
4,493
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
54
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengolahan data elektronik

  1. 1. PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK Pengolahan data dengan menggunakan komputer dikenal dengan nama Pengolahan Data Elektronik (PDE). Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu fakta. Data dapat berupa angka-angka, huruf-huruf atau simbol-simbol khusus atau gabungan darinya. Data mentah masih belum dapat bermakna lebih banyak sehingga perlu dilakukan pengolahan lebih lanjut. Pengolahan data (data processing) adalah manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti yaitu informasi. Informasi adalah hasil dari kegiatan pengolahan data yang memberikan bentuk yang lebih berarti dari suatu kejadian. Jadi Pengolahan Data Elektronik adalah suatu proses manipulasi data ke dalam bentuk yang lebih berarti berupa informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik yaitu komputer. Siklus Pengolahan Data Suatu proses pengolahan data terdiri dari 3 tahapan dasar yang disebut dengan siklus pengolahan data yaitu input, pemrosesan dan output. Siklus tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk gambar sebagai berikut. Gambar Siklus Pengolahan Data Tiga tahap dasar dari siklus pengolahan data tersebut dapat dikembangkan lebih lebih lanjut. Siklus pengolahan data yang dikembangkan dapat ditambahkan tiga atau lebih tahapan lagi yaitu origination, storage dan distribution. Siklus pengembangan tersebut dapat dinyatakan dalam gambar berikut. Gambar Siklus pengolahan data yang dikembangkan. Origination. Tahap ini berhubungan dengan proses pengumpulan data yang biasanya merupakan proses pencatatan (recording) data ke dokumen dasar. Input. Tahap ini merupakan proses memasukkan data ke dalam proses komputer lewat alat input. Proses. Tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan yang dilakukan oleh alat pemroses (processing device) yang dapat berupa proses menghitung, membandingkan, mengklasifikasikan, mengurut, mengendalikan atau mencari di storage. Output. Tahap ini merupakan proses menghasilkan output dari hasil pengolahan data ke alat output (output device) yaitu berupa informasi. Distribution. Tahap ini merupakan proses dari distribusi output kepada pihak yang berhak dan membutuhkan informasi. Storage. Tahap ini merupakan proses perekaman hasil pengolahan ke simpanan luar (storage). Hasil dari pengolahan yang disimpan di storage dapat dipergunakan sebagai bahan input untuk proses selanjutnya. Pada gambar tampak adanya 2 buah anak panah yang berlawanan arah yang menunjukkan hasil pengolahan dapat disimpan di storage dan dapat diambil kembali untuk proses pengolahan data selanjutnya. Sistem Komputer Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuk sistem komputer. Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi. Supaya tujuan pokok tersebut terlaksana maka harus ada elemen-elemen yang mendukungnya. Elemen-elemen dari sebuah sistem komputer adalah software, hardware, dan brainware. • Software (perangkat lunak) adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan pengolahan data. • Hardware (perangkat keras) adalah peralatan di sistem komputer yang secara fisik dapat terlihat dan dapat dijamah. • Brainware adalah manusia yang terlibat dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk suatu kesatuan. Hardware tanpa adanya software maka komputer tidak akan berfungsi seperti apa yang diharapkan hanya berupa benda mati. Software yang akan mengoperasikan hardware-nya.
  2. 2. Hardware yang sudah didukung oleh software juga tidak akan berfungsi kalau tidak ada manusia yang mengoperasikannya. Kemampuan Komputer Kemampuan komputer yang paling menakjubkan adalah kecepatannya. Komputer dapat melakukan suatu operasi dasar seperti misalnya perhitungan pertambahan atau pengurangan, dalam waktu yang sangat cepat yaitu dalam satuan millisecond, nanosecond atau picosecond. Komputer yang paling cepat dapat melakukan operasi dalam waktu picosecond. Misalnya manusia dapat menyelesaikan suatu perhitungan pertambahan dalam waktu 1 detik. Bila kecepatan komputernya adalah picosecond maka 1 detik operasi pertambahan yang dilakukan oleh komputer akan diselesaikan oleh manusia dalam waktu 1 triliun detik atau 31709 tahun. Kemampuan komputer yang lain yang menakjubkan adalah ketepatannya. Kalau manusia lelah maka mentalnya akan luluh (mental fatique) yang akan berakibat kecenderungan untuk melakukan kesalahan. Misalnya saja anda diminta untuk melakukan perhitungan sebanyak 100.000 buah pertambahan yang akan diselesaikan dalam waktu 1 hari terus menerus tanpa berhenti, maka akan dijamin bahwa anda pasti akan melakukan kesalahan. Sebaliknya komputer tidak mempunyai mental dan tidak mengenal lelah, maka komputer tidak akan mengalami kesalahan. Tabel Satuan waktu kecepatan proses komputer. Satuan waktu Kecepatan Millisecond (ms) Ribu operasi per detik ( 1/1000) Microsecond (μs) Juta operasi per detik (1/1000.000) Nanosecond (ns) Milyard operasi per detik (1/1000.000.000) Picosecond (ps) Triliun operasi per detik (1/1000.000.000.000) Di sisi lain komputer akan melakukan kesalahan bilamana: 1. Komponennya rusak (metal fatique). 2. Data yang dimasukkan salah maka hasilnya akan salah. Suatu istilah di komputer yang cukup populer adalah GIGO singkatan dari Garbage in Garbage out yang berarti sampah yang masuk maka sampah pula yang keluar. Jadi jika data yang dimasukkan salah maka hasilnya akan salah sebaliknya jika data yang dimasukkan benar maka hasilnya akan benar (Gold in Gold out). Di samping komputer mempunyai kemampuan untuk beroperasi dengan cepat dan tepat, juga mempunyai kemampuan yang lain yaitu mempunyai ingatan (memory) yang besar. Tabel Satuan kapasitas memori komputer Satuan memori Kapasitas 1 Byte 8 bit atau 1 karakter 1 KB (Kilobyte) 1024 byte 1 MB (Megabyte) 1024 KB atau 1.048.576 byte 1 GB (Gigabyte) 1024 MB atau 1.048.576 byte atau 1.073.741.824 byte 1 Terabit 1.099.511.627.776 bit atau 137.438.953.472 byte Walaupun kelihatannya komputer lebih unggul dari manusia tetapi ada beberapa hal yang tidak bisa menyamai manusia. Manusia memiliki inisiatif dan dapat beradaptasi terhadap situasi yang tertentu, sedangkan komputer tidak dapat melakukan hal tersebut karena beroperasi secara pasti menurut program yang diberikan. Keunggulan manusia yang lain adalah manusia mempunyai perasaan untuk membuat pertimbangan dan peramalan sedangkan komputer tidak memiliki perasaan.
  3. 3. Jadi sebenarnya penggunaan komputer tidak seluruhnya menggantikan fungsi kerja dari manusia tetapi hanya sebagai alat bantu saja. Komputer merupakan perkembangan teknologi yang penting karena meningkatkan kemampuan dari manusia. Tabel Perbandingan kemampuan antara manusia dengan komputer. Hal yang dibandingkan Manusia Komputer Kecepatan Relatif lambat Sangat cepat Ketepatan Mudah salah Tepat Daya tahan memproses Cepat lelah Tidak kenal lelah Kemampuan mengingat Kurang akurat Akurat Kemampuan mengikuti perintah Kurang baik Baik Kemampuan berinisiatif dan beradaptasi Sangat baik Jelek Kemampuan membuat pertimbangan dan pera-malan Sangat baik Jelek 2. Perkembangan Perangkat Lunak Perkembangan software (perangkat lunak) telah tumbuh dengan sangat pesatnya sejak beredarnya komputer personal di pasaran. Dengan semakin murahnya komputer, semakin banyak orang yang memilikinya dan pemakai komputer membutuhkan bermacam-macam perangkat lunak untuk lebih mendayagunakan komputernya. Telah ribuan macam perangkat lunak yang tersedia di pasaran, terutama perangkat lunak paket (package software) yaitu program jadi untuk aplikasi tertentu. 2.1 Perangkat Lunak sebelum komputer generasi pertama a. 300 sm Sistem kode yang pertama Bangsa Yunani menggunakan sinyal obor untuk mengirimkan berita dari satu kota ke kota yang lain. Untuk masing-masing stasiun didirikan dua buah tembok setinggi 6 feet. Tiap-tiap tembok mempunyai 5 obor. Kombinasi obor yang ada di tembok pertama dengan yang ada di tembok kedua membentuk suatu huruf. Misalnya, dua buah obor dinyalakan pada tembok pertama dan tiga buah obor dinyalakan pada tembok kedua, menunjukkan huruf H. Tiap-tiap stasiun mempunyai tabel berbentuk matrik yang terdiri dari 5 baris dan 5 kolom. Tembok di sebelah kanan mewakili baris dari matrik dan tembok di sebelah kiri mewakili kolom dari matrik. Perpotongan antara baris dan kolom membentuk kode huruf yang dimaksud. Sistem ini disebut dengan polybius telegraph. b. 1842 Penulis perangkat lunak yang pertama Ada Augusta (1815-1853) anak perempuan dari seniman Lord Byron merupakan orang pertama yang menulis perangkat lunak, diterapkan pada Babbage's Analytical Engine. Nama Ada sekarang diabadikan pada nama sebuah bahasa komputer yaitu Ada. Pada tahun 1983, Ada merupakan satu-satunya bahasa komputer yang digunakan pada Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk mengatur dan mengendalikan alat-alat perang, taktik dan sistem strategi pertahanan. c. 1933 Program mekanik yang pertama Wallace J. Eckert (1902-1971) menggabungkan beberapa mesin akuntansi punch card IBM yang berbeda. Untuk menjalankan mesin ini sebagai satu kesatuan, Wallace J. Eckert membuat suatu program mekanik yang mengontrolnya. d. 1945 Kutu yang pertama Sewaktu mengembangkan komputer Harvard Mark II, suatu relay ditemukan rusak. Di dalam relay yang rusak ditemukan adanya sebuah kutu (bug) yang telah terjepit mati. Mulai saat itu, bila komputer tidak bekerja atau suatu program komputer mengalami kesalahan, para ahli mengatakan mereka sedang melakukan proses debugging (mencari kutu, yang dimaksud adalah mencari sebab kesalahannya). Debugging
  4. 4. berasal dari kata bug. Sampai sekarang istilah tersebut masih sangat populer. 2.2 Perangkat Lunak semasa komputer generasi pertama Pemrogram pada komputer generasi pertama kebanyakan adalah ahli teknik dan ahli matematika yang tertarik menggunakan komputer untuk menyelesaikan permasalahan di bidangnya. Program yang dibuat pada generasi ini dilakukan dengan cara menghubungkan beberapa sirkuit di dalam komputer atau dengan membuat program dalam machine language (bahasa mesin) yang disimpan di memori komputer secara permanen. Biasanya program tersebut sifatnya unik untuk suatu aplikasi tertentu dan bila akan digunakan untuk aplikasi yang lain, terpaksa harus memprogram sirkuit kembali atau menulis kembali program di dalam bahasa mesin. 2.3 Perkembangan bahasa pemrograman tingkat tinggi Memprogram dengan menghubungkan beberapa sirkuit komputer atau membuatnya dalam bahasa mesin merupakan pekerjaan yang sulit, karena si pembuat program harus mengetahui betul tentang seluk beluk jaringan kerja dari komputer tersebut. Hal ini menjadikan pemikiran untuk menciptakan suatu bahasa pemrograman yang lebih mudah. Bahasa tingkat tinggi (high level language) kemudian diciptakan untuk mengatasi hal tersebut. Pemrograman dengan bahasa tingkat tinggi dilakukan dengan menulis program dengan bahasa awam yang kemudian akan diterjemahkan oleh komputer ke dalam bahasa komputer. Bahasa tingkat tinggi yang telah dikembangkan adalah: - Fortran - Lisp - Algol - Cobol - Logo - APL - Basic - Pascal - Prolog - C - dan sebagainya. 2.4 Perkembangan perangkat lunak paket aplikasi Sejak beredarnya komputer personal, telah ribuan macam perangkat lunak untuk bermacam-macam keperluan aplikasi tersedia di pasaran guna memenuhi kebutuhan para pemakai komputer. Electric Pencil Pada tahun 1976, Michael Shrayer memperkenalkan suatu program pengolah kata (word processor) yang diberi nama Electric Pencil. Michael Shrayer yang tinggal di California adalah seorang programmer yang menjual program-program yang dibuat dengan komputer mikro Altair. Untuk keperluan menulis manual program-program yang dijualnya, Michael Shrayer membuat sebuah program pengolah kata dan lahirlah Electrical Pencil. Electrical Pencil pada mulanya hanya untuk komputer mikro Altair saja, tetapi kemudian dikembangkan untuk komputer- komputer mikro lainnya dan untuk sejumlah mesin printer. Electric Pencil merupakan paket pengolah kata yang pertama dan sampai 2 tahun kemudian merupakan satu-satunya paket pengolah kata yang beredar di pasaran. Word Star Pada tahun 1979 John Barnaby menulis program pengolah kata atas permintaan Seymour Rubinstein. Sebelum John Barnaby menulis program tersebut, Seymour Rubinstein telah mengunjungi beberapa penjual perangkat lunak untuk mengetahui keinginan masyarakat tentang perangkat lunak pengolah kata. Program paket pengolah kata tersebut kemudian disebut dengan Word Star dan langsung sukses di pasaran dengan perusahaannya bernama Micropo. Beberapa versi Word Star telah beredar di pasaran. VisiCalc Pada tanggal 11 Mei 1979 pada West Coast Computer Fair, paket program spread sheet komersial pertama yang dirancang untuk pemakai komputer personal telah diperkenalkan dengan nama VisiCalc (Visible Calculator atau Visual Calculator). Paket program ini mudah dijalankan dan banyak digunakan untuk analisa bisnis. VisiClac merupakan ide dari Daniel Bricklin dan dibuat oleh Robert Frankston. Daniel Bricklin adalah seorang lulusan MIT yang sudah bekerja sebagai software engineer di perusahaan komputer Digital Equipment Corporation (DEC) yang kemudian mengikuti kuliah kembali di Harvard Business School untuk mempelajari masalah bisnis. Sewaktu mengikuti kuliah, Daniel Bricklin membuat latihan untuk melihat efek dari kenaikan tingkat suku bunga terhadap biaya dan laba suatu
  5. 5. perusahaan. Perhitungan ini sangat lama dan menjemukan, karena harus dilakukan beberapa kali untuk data-data yang berbeda. Setiap kali satu bentuk data diubah untuk melihat efek keseluruhannya, maka hasil yang berhubungan dengan data tersebut harus dihitung ulang kembali. Walaupun sudah menggunakan kalkulator elektronik tetapi masih tetap lama dan menjemukan. Dari sini timbul suatu pemikiran untuk membuat suatu program yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Daniel Bricklin kemudian berdiskusi dengan temannya Robert Frankston yang juga seorang softaware engineer. Robert Frankstein kemudian mulai menulis program tersebut pada akhir tahun 1978 dan dipasarkan pada tahun 1979. VisiCalc pertama kali ditulis untuk komputer Apple. VisiCalc sukses besar di pasaran dan untuk tahun pertama saja telah terjual sebanyak 100.000 copy dengan harga sekitar $ 200 per copy. Dbase-II Wayne Ratliff, ahli teknik NASA menulis suatu program untuk aplikasi bisnis pada waktu-waktu senggangnya dan memasarkannya dengan nama Vulcan, tetapi tidak sukses di pasaran. Sementara itu George Tate, ahli dalam mereparasi komputer yang kemudian menjadi ahli pemasaran software bersama-sama dengan Hal Lachlee mengadakan kontrak dengan Wayne Ratliff untuk memasarkan Vulcan. Nama Vulcan kemudian diubah menjadi dBase-II, supaya seakann-akan merupakan software yang terbaru, hasil dari peningkatan dBase sebelumnya, padahal dBase-I tidak pernah ada. dBase-II tersebut dipasarkan pada tahun 1981 dengan nama perusahaan Ashton-Tate yang sebenarnya merupakan paket DBMS (Database Management Systems) yang mempunyai bahasa tingkat tinggi. dBase-II langsung menguasai pasaran dan menjadi program yang laris. dBase-II pertama kali digunakan untuk komputer 8-bit dengan sistem operasi CP/M. Bahasa dBase-II dikembangkan dengan versi 2.4 yang dapat digunakan selain untuk komputer 8-bit, juga untuk komputer 16-bit dengan operasi PC-DOS atau MS-DOS. Lotus 1-2-3 Lotus 1-2-3 merupakan suatu program paket yang berisi gabungan program-program spreadsheet, grafik dan kemampuan untuk mendapatkan informasi yaitu tiga bentuk program dalam satu program (sehingga dinamakan 1-2-3). Lotus 1-2-3 dipromosikan pada akhir tahun 1982 dan sampai bulan Juli tahun berikutnya telah terjual sekitar 60.000 copy dengan harga $ 495 per-copy. Lotus 1-2-3 ditulis oleh Mitchell Kapor, lulusan dari Yale University tahun 1971. Lotus 1-2-3 ditulis khusus untuk komputer mikro 16 bit IBM PC. 2.5 Perkembangan perangkat lunak sistem operasi Paket operasi ataupun program yang dibuat dengan high level language, seperti misalnya BASIC, FORTRAN, COBOL, C, dan lain sebagainya tidak akan dapat dijalankan kalau tidak ada perangkat lunak OS atau Operating System (Sistem Operasi) yang mendukungnya. Sistem operasi ini yang akan mengatur semua proses dari sistem komputer. Misalnya program aplikasi yang dibuat dengan suatu bahasa tinggi tertentu, memerintahkan hasil dicetak di printer, maka proses yang melakukannya adalah OS yang akan menghubungi printer untuk mencetak hasil tersebut. Sebagai analogi, misal anda akan meloncati suatu perintang, anda tinggal menghubungi otak dengan perintah 'loncat' dan otak akan mengatur semua proses meloncat tersebut dengan cara menghubungi bagian-bagian anggota badan yang diperlukan, seperti misalnya kaki. Sistem operasi ini dapat diibaratkan dengan otak yang mengatur semua sistem operasi tubuh anggota manusia. Begitu pentingnya sistem operasi di suatu sistem komputer, yang kadang-kadang menjadikan pedoman seseorang untuk menentukan pemilihan suatu komputer. Sistem Operasi pertama kali dikembangkan pada sekitar tahun 1954 di General Motor Research Laboratories untuk digunakan pada komputer IBM 701. Kemudian pada tahun 1955, programmer di General Motor Research bekerja sama dengan North America Aviation menulis OS (Operating Systems) untuk komputer IBM 704. Beberapa OS yang lainnya telah ditulis untuk komputer-komputer besar sejak dari tahun 1950 sampai dengan tahun 1960. OS tersebut terbatas penggunaannya yaitu hanya dapat dipergunakan untuk aplikasi pengolahan data secara sequential (urut) atau batch saja dan biasanya dirancang untuk satu macam komputer saja. Operating systems untuk komputer mini pertama kali dikembangkan pada tahun 1960 bersamaan dengan diproduksinya komputer-komputer mini. Sebelum tahun ini, OS hanya digunakan untuk komputer-komputer besar (mainframe). Pada bulan April 1964, IBM memperkenalkan OS yang disebut dengan OS/360 untuk dipergunakan pada semua seri komputer System 360. UNIX Pada tahun 1969, Ken Thompson dari Bell Laboratories menulis suatu OS yang disebut dengan UNIX yang diterapkan pada komputer PDP-7. Pada tahun 1973, UNIX dikembangkan dengan cara ditulis ulang dengan bahasa C, sehingga merupakan OS pertama yang ditulis dengan high level language. Sejak tahun tersebut, banyak orang yang memperkirakan bahwa UNIX akan menjadi OS yang paling populer dan akan banyak dipergunakan. UNIX merupakan OS untuk komputer 16-bit. UNIX pertama kali diterapkan di mainframe computer dan mini computer, tetapi sekarang telah banyak digunakan di micro computer. CP/M Pada tahun 1970, komputer mikro mulai dikembangkan dan bersamaan dengan itu, perusahaan Digital Research mengembangkan OS yang diterapkan di komputer mikro, yang disebut dengan CP/M. CP/M merupakan singkatan dari Control Program/Microprocessor atau ada yang menyebut dengan Control Program/Monitor.
  6. 6. CP/M merupakan OS yang paling populer untuk komputer mikro 8-bit yang mempergunakan microprocessor Zilog 80 (Z80) atau microprocessor Intel 8080. CP/M pada tahun 1976 diperbaiki dan lebih ditingkatkan dengan nama CP/M-80 dan karena popularitasnya dianggap sebagai standar OS untuk komputer 8-bit. Digital Research sampai sekarang telah mengembangkan OS yang lainnya diantaranya yaitu CP/M-86, CP/M Plus, Personal CP/M dan PC/NET. MS-DOS Sebelum tahun 1980, OS yang paling banyak digunakan dan dianggap sebagai standar dari OS adalah CP/M-80 buatan Digital Research. Tetapi sejak tahun 1980 Microsoft Corporation mengembangkan OS dengan nama MS-DOS (Microsoft Disk Operating System) untuk komputer 16-bit, popularitas CP/M tampaknya telah dikalahkan. Orang menganggap sekarang, bahwa MS-DOS sebagai standar OS untuk komputer 16-bit. Apalagi sejak IBM memilih MS-DOS untuk diterapkan pada IBM PC, yang kemudian diberi nama IBM PC-DOS. Sejak itu lebih dari 50 pabrik komputer menggunakan MS-DOS untuk diterapkan di komputernya. MS-DOS dipergunakan di komputer mikro yang menggunakan microprocessor Intel 8088 atau Intel 8086. Merasa bahwa CP/M-80 yang dipergunakan di komputer 8-bit mulai banyak ditinggalkan, dan orang mulai beralih ke komputer 16-bit dengan nama OS MS-DOS, Digital Research mengembangkan OS yang baru dengan nama CP/M-86 untuk komputer 16-bit yang mempergunakan microprocessor Intel 8086 atau Intel 8088 sebagai penyaing dari MS-DOS. OS lain yang dikembangkan oleh Microsoft adalah Xenix, yang sebenarnya adalah UNIX versi Microsoft untuk microprocessor Intel 8086, Zilog 8000 dan Motorola 68000. Microsoft Windows Microsoft memasarkan sistem operasi Windows versi pertama pada tahun 1985. Windows sebagai sebuah sistem operasi sebenarnya belum bekerja sepenuhnya sebagai suatu platform, tetapi masih bekerja di bawah DOS. Ini berarti sebelum Windows dioperasikan, sistem operasi DOS sudah harus digunakan terlebih dahulu yang kemudian Windows dipanggil melalui DOS tersebut. Kelebihan Windows dari DOS adalah kemudahannya untuk digunakan (user friendly) karena menggunakan sistem GUI, multitasking (yaitu dapat mengerjakan beberapa program serentak dalam bentuk windows yang dapat dipindah dari satu window ke windows yang lain), dan dapat mentransfer informasi diantara aplikasi atau dari satu window ke windows yang lainnya. Walaupun demikian, windows versi 1.0 ini tidak populer dan kurang diminati karena berbagai alasan berikut ini. Yang pertama adalah Windows 1.0 beroperasi dengan lambat disebabkan pada waktu itu processor yang digunakan kurang mendukung yaitu Intel 8088 dan 80286 yang kecepatannya masih rendah. Yang kedua adalah masih sedikitnya perangkat lunak yang ditulis untuk sistem operasi ini. IBM Operating Sytem/2 IBM OS/2 dibuat oleh IBM untuk mengatasi kekurangan dari IBM PC-DOS atau MS-DOS. Dengan microprocessor 80286 dan 80386, OS/2 dapat mengalamati memori di atas batas 640 KB yang tidak dapat dilakukan oleh IBM PC-DOS. OS/2 mempunyai beberapa kelebihan yaitu sebagai berikut: - Dapat mendukung beberapa aplikasi yang menggunakan memori sampai 16 MB. - Membuat manajemen basis data lebih mudah dengan menyediakan semua sarana-sarana untuk membuat basis data. - Dapat digunakan untuk network dengan dihubungkan pada beberapa host computer. - Dapat digunakan untuk multi-tasking, sehingga dapat berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi yang lain. Windows/386 Windows/386 diperkenalkan pada tahun 1988. Windows versi ini diharapkan dapat membuat pengguna komputer berpindah dari DOS ke Windows, karena sudah didukung oleh processor Intel 80386 yang sudah cukup cepat di komputer IBM PC/386. Kenyataannya minat pengguna masih belum berpaling dari DOS. Windows 3.0 Mulai tahun 1990, popularitas Windows melalui Windows 3.0 meningkat dengan cepat. Kalau tahun ini dianggap sebagai tahun kebangkitan Windows, maka sebenarnya Windows sudah tertinggal 6 tahun dari Apple Macintosh yang sudah terlebih dahulu menggunakan konsep GUI di tahun 1984. Keberhasilan Windows 3.0 tidak terlepas dari dukungan processor Intel 80486 yang sudah cukup cepat di komputer IBM PC/486. Setahun kemudian pada tahun 1991, Windows versi 3.1 diluncurkan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan di versi sebelumnya. Mosaic Pada tahun 1990-an, sistem Windows yang digunakan adalah versi 3.x. Windows 3.x ini tidak memiliki protokol yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol), untuk hubungan ke Internet, sehingga diperlukan perangkat lunak khusus jika seseorang ingin menjelajah ke Internet. Salah satu caranya adalah yang disebut dengan browser. Mosaic merupakan browser yang diperkenalkan pada tahun 1993. Mosaic merupakan browser Internet yang pertama di sistem Windows.
  7. 7. 3. Perkembangan Perangkat Keras Pengolahan data telah dilakukan oleh manusia sejak jaman dahulu kala. Manusia rasanya telah ditantang dengan suatu perhitungan- perhitungan untuk memecahkan bermacam-macam persoalan. Manusia telah berpikir untuk menemukan peralatan-peralatan yang dapat mengolah data dengan lebih tepat dan lebih cepat. Misalnya mungkin anda adalah salah satu dari jutaan manusia yang mempunyai dan mempergunakan kalkulator saku. Alat ini dapat melakukan perhitungan-perhitungan matematika, dapat memecahkan persoalan-persoalan keuangan, rumus-rumus, menghitung harga barang yang akan dijual, menghitung laba, menghitung volume suatu ruang dan sebagainya. Penggunaan alat ini sekarang terasa masih belum cukup memenuhi. Manusia masih terus berusaha menemukan alat-alat baru yang lebih canggih. Komputer sekarang adalah jawabannya. Mungkin komputer di masa mendatang akan terasa belum mencukupi lagi. Kehadiran komputer yang sekarang dianggap canggih ini tidak begitu saja muncul dengan tiba-tiba. Karena teknologi dari mulanya alat-alat yang paling sederhana, dikembangkan setahap demi setahap sampai hadirnya komputer. Alat pengolah data, mulai dari yang paling sederhana, sampai sekarang ini dapat digolongkan ke dalam 4 golongan yaitu: 1. Alat manual (manual-device), mempergunakan alat-alat sederhana, tangan masih memegang peranan penting. 2. Alat mekanik (mechanical-device) yaitu alat mekanik yang digerakkan secara manual dengan tangan. 3. Alat mekanik elektronik (electro mechanical-device) yaitu alat mekanik yang digerakkan oleh motor elektronik. 4. Alat elektronik (elektronic-device) yaitu alat yang bekerjanya secara elektronik. 3.1 Alat Manual Alat manual untuk mengolah data sudah dipergunakan orang sejak jaman primitif. 300.000 SM Tulang Manusia sudah menggunakan tulang-tulang untuk mengingat dan berkomunikasi, seperti misalnya menghitung umur, mengukur jarak. 30.000 - 14.000 SM Petroglyphs Pada jaman ini, bangsa Barbara menggunakan batu karang yang digores untuk mencatat data. Kadang-kadang batu karang ini digores membentuk gambar yang menunjukkan suatu kejadian. Batu karang yang digores ini sekarang disebut dengan petroglyphs. 9000 SM Lempengan Tanah Liat Lempengan tanah liat digunakan di Timur Tengah sebagai alat perhitungan. Lempengan-lempengan tanah liat ini mempunyai bentuk-bentuk yang berbeda menunjukkan bilangan sepuluh dan enampuluh. Sistem perhitungan ini sekarang digunakan dalam sistem kita untuk menunjukkan jam, menit dan detik. 5000 SM Tablet Tanah Liat Tablet-tablet tanah liat digunakan untuk perhitungan, kalender, rumus-rumus dan instruksi-instruksi untuk menghitung suatu nilai telah digunakan di Timur Tengah oleh bangsa Babylonia. Ahli-ahli arkeologi telah menyimpulkan dari hasil penelitian butir-butir tanah liat itu, bangsa Babylonia telah dapat menyelesaikan persamaan-persamaan aljabar yang rumit dan mendokumentasikan rumus-rumus dengan tahapan- tahapan instruksi. Instruksi-instruksi ini bahkan menggunakan variabel-variabel. 3500 SM Tablet Tanah Liat Tablet-tablet tanah liat juga digunakan di Timur Tengah oleh nenek moyang bangsa Sumeria untuk mencatat informasi. Bangsa Sumeria menggunakan alat yang berbentuk V untuk menuliskan huruf-huruf dan simbol-simbol pada tablet-tablet tanah liat yang lunak, kemudian dikeringkan supaya keras dan disimpan. Jenis penulisan ini disebut cuneiform. 2600 SM Tablet tanah liat dan papyrus Catatan tertua mengenai penerimaan, pembayaran, kontrak-kontrak transaksi dan pinjaman-pinjaman telah dilakukan oleh bangsa Babylonia dengan menggunakan tablet-tablet tanah liat dan disimpan pada tempayan yang berfungsi sebagai lemari arsip. Pada saat yang sama, bangsa Mesir juga melakukannya pada daun papyrus. Belum jelas sekarang apakah catatan akuntansi yang pertama kali dilakukan oleh bangsa Mesir dengan daun papyrusnya atau oleh bangsa Babylonia dengan butir-butir tanah liat. 2500 SM Abacus Suatu alat untuk menghitung supaya lebih cepat telah dibuat dan disebut abacus. Alat ini dianggap sebagai alat perhitungan digital yang pertama kali. Belum jelas sumber asli dari abacus, ada yang memperkirakan berasal dari negara Babylon, ada juga yang memperkirakan dari negeri Cina, atau berasal dari negara Mesir. Di jepang disebut dengan soroban. Di Uni Sovyet pada abad ke 16 digunakan untuk menghitung pajak, disebut dengan schyoty. Di negeri Cina disebut dengan nama suan pan. Di Yunani disebut dengan nama abakion.
  8. 8. 1900 SM Batu Terstruktur (Stonehenge) Stonehenge merupakan batu yang terstruktur di Salisbury Plain sebelah selatan Inggris, digunakan untuk observasi dan peramalan musim dan gerhana. 1200 SM Tali bersimpul (Quipus) Tali bersimpul yang disebut dengan quipus, digunakan oleh nenek moyang bangsa Peru digunakan untuk mencatat data administrasi, pajak dan penghitungan populasi. 400 SM Lempengan Kayu dan Kulit Binatang Bangsa Yunani dan Romawi mencatat data pada lempengan kayu yang permukaannya dilapis lilin. Alat penulisnya berupa kayu, tulang ataupun metal yang runcing. Bila catatan yang ada di lempengan kayu tersebut dianggap sudah tidak berguna lagi, maka dicairkan dan diratakan untuk dipergunakan lagi. Juga digunakan kulit binatang yang sudah dikeringkan untuk mencatat data transaksi seperti misalnya hutang-piutang, pengeluaran-pengeluaran atau barang-barang yang dimiliki. 1150 Kertas Penggunaan kertas untuk mencatat data digunakan di Eropa yang dipromosikan oleh Moors di Spanyol 1200 Abacus Abacus di negeri Cina dikembangkan dengan dasar sistem bilangan desimal. 1455 Alat Cetak Johan Gutenberg dari Mainz, Jerman menemukan alat cetak dan menerbitkan salinan-salinan Injil. Alat ini sangat populer di Eropa dan menerbitkan ide-ide dari percetakan, dasar dari alat cetak printer. 1614 Napier's Bones John Napier (1550-1617) ahli matematika Scotlandia menciptakan alat yang dibuat dari tulang untuk perhitungan perkalian, yang disebut dengan nama Napier's Bones. John Napier dianggap sebagai penemu perhitungan logarithma dan alatnya sebagai dasar dari mistar hitung. 1621 Oughtred's Slide Rule Ahli matematika Inggris, William Oughtred (1575-1660) memperkenalkan alatnya yang disebut dengan Oughtred's Slide Rule. Alat ini terdiri dari dua buah mistar yang terletak pada suatu pringan yang bisa digerakkan satu dengan yang lainnya. Dengan menggeser mistar pada posisi tertentu, bisa didapatkan hasil perkalian atau pembagian. Alat ini bekerja berdasarkan pada prinsip Napier's Bones. 3.2 Alat Mekanik Perkembangan dari alat manual ke alat mekanik, yaitu mekanik yang masih digerakkan oleh tangan, mulai dari tahun 1623. 1623 Mesin Penghitung yang Pertama Wilhem Schickard (1592-1635) di Jerman, merancang suatu mesin penghitung didasarkan pada Napier's Bones yang dapat melakukan perkalian, pembagian, menghitung logaritma dan sebaliknya. Mesin ini baru setengah jadi sudah terbakar dan belum sempat diperbaiki, Wilhelm Schickard sudah meninggal. 1642 Mesin Penghitung Otomatis yang Pertama Blaise Pascal (1623-1662) ahli matematika dan ahli filsafat besar dari Perancis, menciptakan pertama kali alat perhitungan dengan mesin secara mekanik. Alat ini disebut dengan nama Pascal's Machine Arithmetique atau juga dikenal dengan nama The Pascaline. Teknik alat ini sekarang masih digunakan pada komputer modern. Pada usia 18 tahun, Blaise Pascal berkeinginan membantu ayahnya mempermudah beban perhitungan yang harus dilakukan sebagai pejabat inspektur pajak di Rouen Perancis. Pascal membuat mesin perhitungan berukuran panjang 18 inchi, yang prinsip kerjasanya sama dengan meteran yang ada di taxi. Sepuluh angka dari 0 sampai dengan 9 diletakkan pada suatu roda. Dengan memutar satu putaran, gear akan memutar roda di sebelahnya satu angka secara otomatis. Mesin ini hanya dapat melakukan pertambahan dan pengurangan saja. 1666 Mesin Pengali yang Pertama Sir Samuel Morland (1625-1695) menciptakan mesin yang bisa melakukan pertambahan, pengurangan, pengalian dan pembagian tetapi tidak otomatis seperti The Pascaline.
  9. 9. 1673 Leibnitz's Calculating Machine Gottfried Wilhelm von Leibnitz (1646-1716) seorang ahli matematika dan filsafat dari Jerman mengembangkan mesin yang dibuat oleh Pascal. 1777 Mesin Logika yang pertama Charles Mahon (1753-1816) menciptakan suatu mesin berukuran saku yang disebut dengan Logic Demonstrator. Mesin ini dapat memecahkan problema numerik bentuk logika dan juga masalah-masalah probabilitas. Alat ini dianggap sebagai dasar komputer yang mempunyai kemampuan logika serta yang dapat mengambil keputusan. 1804 Mesin Kartu yang Pertama Joseph Marie Jacquard (1752-1834) penenun dari Perancis, menggunakan mesin tenun yang beroperasi dengan kartu punchcard secara otomatis. Mesin ini disebut dengan Jacquard's Loom. Penemuannya merupakan suatu revolusi di dalam industri pertenunan. Proses pertenunan dilakukan sesuai dengan instruksi dari kartu yang dilubangi, mengontrol pemilihan dari benang dan aplikasi dari rancangan yang dipilih. Prinsip alat ini kemudian banyak diterapkan pada mesin penghitung lainnya. 1820 Mesin penghitung komersial yang sukses yang pertama Charles Thomas de Colmar (1785-1870) membuat mesin penghitung arithmatika yang dijual secara komersial dan sukses serta memenangkan medali pada International Exhibiton di London tahun 1862. Sampai 30 tahun kemudian kira-kira 1500 mesin ini telah diproduksi. Prinsip kerja alat ini berdasarkan pada cara kerja alat Leibnitz's Calculating Machine. 1822 Babbage's Difference Engine Charles Babbage (1791-1871) ahli matematika dari Cambridge University di Inggris, diilhami dengan Charles Mahon's Logic Machine, menciptakan alat yang disebut dengan Babbage's Difference Engine. Karena adanya kesulitan keuangan, mesin ini belum sempat terselesaikan. 1833 Babbage's Analytical Engine Charles Babbage mengembangkan Babbage's Difference Engine dengan konsep yang lebih mendalam dan lebih umum. Mesin ini dinamakan Babbage's Analytical Engine. Karena nasib lagi, gara-gara kesulitan keuangan, mesin ini juga belum sempat terselesaikan. Tetapi bagaimanapun juga, sumbangan Charles Babbage sangat besar untuk komputer jaman sekarang. Prinsip kerja mesin ini yang merupakan dasar kerja dari komputer sekarang, termasuk peralatan input kartu punchcard, memori komputer, alat pencetak, konsep stored program dan sebagainya. Karena mesin ini Charles Babbage dianggap sebagai bapak komputer modern. Mesin ini dapat melakukan operasi pertambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Kecepatan mesin ini adalah 60 operasi pertambahan per detiknya. Rancangan asli dari mesin ini mempunyai ukuran yang sangat besar dengan tenaga penggeraknya menggunakan mesin lokomotif. Pada tahun 1991 museum ilmu pengetahuan London membangun kembali model mesin ini sesuai dengan rancang bangun aslinya. Biaya yang dikeluarkan adalah sebesar $600.000 dengan ukuran tinggi 6 kaki, panjang 10 kaki dan berat 3 ton. Konsep dari Babbage's Analytical Engine dapat dilihat pada diagram berikut. Gambar Konsep Kerja Babbage's Analytical Engine 1850 Mesin Penghitung dengan Keyboard yang Pertama D.D. Parmalee dari Amerika Selatan membuat mesin hitung dengan menggunakan keyboard. 1854 Aljabar Boolean yang Pertama George S. Boole (1815-1854) ahli logika dari Inggris dalam bukunya The Law of Thought yang dipublikasikan tahun 1854, mengetengahkan logika di dalam simbol-simbol matematika yang didasarkan pada 3 operasi logika AND, OR dan NOT. Teorinya sekarang mendasari cara kerja sirkuit di komputer. Penerapan aljabar Boolean pada sirkuit komputer adalah jika switch elektronik terbuka (arus terputus), diberi simbol 0, sedang bila switch elektronik tertutup (arus tersambung) diberi simbol 1. Hubungan logika switch tersebut adalah 0 dikatakan salah (false) dan 1 dikatakan benar (true) di dalam logika aljabar Boolean. Suatu output C akan mengandung arus, bilamana kedua switch A dan B tertutup (arus tersambung) dan digambarkan dengan pernyataan Boolean A AND B (ditulis dengan simbol A ∩B). Operator logika AND akan menghasilkan output arus, bila kedua switch yang lain tertutup. Bila salah satu switch terbuka, maka output tidak mengandung arus. Suatu output C, akan menghasilkan arus bila salah satu switch A atau switch B tertutup (arus tersambung) dan digambarkan dengan pernyataan aljabar Boolean A OR B. Operator logika OR akan menghasilkan output arus bila salah satu switch tertutup. Bila kedua switch semuanya terbuka
  10. 10. maka tidak didapatkan arus. 1868 The Adder Webb dari Amerika Serikat menciptakan mesin dengan nama The Adder yang berukuran saku, tetapi hanya bisa melakukan perhitungan pertambahan saja. 1869 Mesin Logika Aljabar Boolean yang Pertama William Jevons (1835-1882) melihat bahwa logika aljabar Boolean yang dikenalkan oleh George S. Boole pada tahun 1854 merupakan penemuan yang besar. William Jevons kemudian menciptakan mesin yang digunakan untuk memecahkan masalah-masalah yang rumit dengan prinsip aljabar Boolean. 1872 The Baldwin Frank S. Baldwin mulai memproduksi mesin hitung di Amerika Serikat. 1874 Odhner's Adding Machine W.T. Odhner dari Swedia membuat mesin hitung yang prinsip kerjanya sama dengan yang dibuat oleh Frank S. Baldwin. Mesin ini banyak digunakan sampai ditemukannya komputer sekitar tahun 1960. 1879 Mesin Pencatat Kas yang Pertama James Ritty dari Ohio membuat cash register dan sukses dipasarkan pada tahun 1884 oleh John H. Patterson dengan perusahaannya yang bernama National Cash Register Company. 1884 Mesin Penghitung dengan Alat Cetak yang Pertama William S. Burroughs (1857-1898) dari Amerika Serikat seorang pegawai bank membuat mesin hitung yang dilengkapi dengan alat cetak. Mesin ini diberi nama Burrough Adding and Listing Machine yang di-hak ciptakan pada tahun 1888 dan berhasil dipasarkan pada tahun 1891. 1885 Macaroni Box Dorr Eugene Felt dari Amerika Serikat membuat mesin hitung yang terkenal dengan nama Macaroni Box, karena dibuat dari kayu macaroni. 1887 The First Comptometer Kesuksesan Macaroni Box membuat Dorr Eugene Felt mengembangkan mesinnya dengan nama The First Comptometer. Dua tahun kemudian suatu alat pencetak ditambahkan pada alat tersebut. 1893 Mesin Hitung Saintifik yang Pertama Otto Steiger (1858-1923) dari Zurich mengembangkan suatu mesin hitung saintifik yang sukses dipasarkan. Antara tahun 1894 sampai tahun 1935 sejumlah 4655 buah mesin tersebut telah terjual dengan nama Millionaire. 1911 Monroe Calculator Jay Monroe dan Frank S. Baldwin mengembangkan mesin hitung dengan nama Monroe Calculator yang banyak digunakan sebagai alat hitung untuk pekerjaan bisnis pada masa tersebut. 2.3 Alat Mekanik Elektronik Perkambangan selanjutnya dari perangkat keras setelah alat mekanik adalah alat mekanik yang bekerja secara elektronik supaya bekerja lebih otomatis. 1890 Mesin Tabulasi PunchCard Mekanik-Elektronik yang Pertama Pada tahun 1890, seorang ahli statistik dari Buffalo, New York, Amerika Serikat, Dr Herman Hollerith (1860-1929), bekerja sama dengan biro sensus Amerika Serikat untuk mempercepat pengolahan data sensus. Sensus sebelumnya pada tahun 1880 membutuhkan waktu 7.5 tahun untuk menyelesaikan pengolahan datanya. Tabulasi secara manual dilakukan untuk memproses 50 juta rakyat pada tahun 1880 tersebut dan terbukti tidak efektif. Tahun 1887 Dr. Herman Hollerith telah membuat dan menyelesaikan mesinnya dengan menggunakan punchcard. Sensus pada tahun 1890 menggunakan punchcard berukuran 3 x 5 inchi untuk merekam data dan sebuah kotak digunakan untuk mengurutkan data. Kartu punchcard dimasukkan secara manual, dan secara elektronik mesin menghitung untuk mentabulasi data. Walaupun populasi meningkat mencapai 63 juta rakyat yang disensus, sensus pada tahun 1890 dapat diselesaikan hanya dalam waktu 2.5 tahun dengan penghematan biaya oleh biro sensus sebesar 55 juta. Dr. Hollerith mendapatkan royalti sebesar $ 40.000 untuk sensus tahun 1890 ini. Nilai sebesar ini merupakan
  11. 11. nilai yang besar pada tahun itu. Di samping itu Dr. Hollerith juga menyewakan mesinnya dengan royalti sebesar $650 untuk satu juta orang yang disensus oleh negara lain seperti Canada, Rusia, dan Austria. Tahun 1896, Dr. Heman Hollerith mendirikan perusahaan dengan nama Tabulating Machine Company yang bergerak dalam usaha penjualan mesinnya secara komersial. Perusahaan ini pada tahun 1911 bergabung dengan perusahaan-perusahaan lain menjadi perusahaan dengan nama Computing Tabulating Recording Company. Pada tahun 1924, CEO dari perusahaan ini yaitu Thomas J. Watson mengganti nama perusahaan menjadi nama yang terkenal sampai sekarang yaitu IBM (International Business Machine) Corporation. Thomas J. Watson meninggal pada umur 82 tahun di tahun 1956. Thomas J. Watson Jr. menggantikan ayahnya dan membawa si biru IBM (logo IBM berwarna biru) menjadi perusahaan komputer yang sukses. 1920 Mesin Penghitung Otomatis yang Pertama Leonardo Torres y Quevedo (1852-1936) dari Spanyol menciptakan suatu mesin penghitung yang otomatis. Permasalahan aritmatika diketikkan lewat suatu mesin ketik dan mesin penghitung ini secara otomatis akan menyebabkan mesin ketik mengetik kembali hasil dari penyelesaiannya. Pada waktu itu juga Leonardo Torres y Quevedo membuat mesin otomatis yang bisa mengambil keputusan yaitu mesin permainan catur. 1931 Komputer Analog yang pertama Dr. Vannevar Bush (1890-1974) di MIT (Massachussetts Institute of Technology) membuat komputer analog pertama untuk memecahkan persoalan persamaan diferensial. Mesin ini disebut dengan nama Differential Analyzer. 1938 Mesin Hitung Mekanik Elektronik yang Pertama George R. Stibiz menggunakan sirkuit mekanik-elektronik di Bell Laboratories untuk membuat Complex Calculator I. Mesin ini dikendalikan lewat keyboard untuk perhitungan teknik. 3.4 Alat Elekronik 1942 Komputer Digital Elektronik yang Pertama John V. Atanasoff, profesor matematika di Iowa State College bersama asistennya Clifford Berry, mengembangkan komputer ABC (Atanasoff- Berry Computer). Komputer ini merupakan komputer pertama yang menggunakan komponen tabung hampa udara. Komputer ini dibuat pertama kali pada tahun 1939 dan selesai pada tahun 1942. 1944 Harvard Mark I ASCC Profesor Howard Aiken (1900-1973), ahli matematika dari Harvard University, bekerja sama dengan beberapa peneliti lainnya, membuat komputer yang mampu melakukan operasi aritmatika dan logika secara otomatis. Komputer ini mulai dibuat tahun 1937 yang pada mulanya masih mekanik-elektronik, baru pada tahun 1944 secara elektronik dibuat oleh perusahaan IBM dengan nama Harvard Mark I Automatic Sequence-Controlled Calculator (ASCC). Harvard Mark I tingginya sekitar 8 feet dan panjangnya 55 feet, dapat melakukan perhitungan pertambahan atau pengurangan sebanyak 23 digit angka dalam waktu 0,3 detik dan perkalian 23 digit angka dalam waktu 6 detik. Berisi 760.000 spare-part (beberapa switch dan tabung-tabung) serta kira-kira 5000 mil kabel. 3.4.1 Komputer Generasi Pertama (1946-1959) Walaupun komputer sebelum tahun 1946 sudah elektronik, tetapi tidak dimasukkan sebagai komputer generasi pertama. Komputer generasi pertama dimulai pada tahun 1946. Yang termasuk komputer generasi ini adalah komputer elektronik yang menggunakan konsep Stored- program (operasi komputer dikontrol oleh program yang disimpan di memori komputer, sedang komputer elektronik sebelumnya program tidak dapat disimpan di memori komputer, hanya tiap-tiap instruksi dibacakan ke komputer, sedang program adalah kumpulan dari instruksi). Stored-program merupakan konsep yang cukup dramatis. Dengan stored-program tidak perlu merubah isi komponen dalam komputer untuk masing-masing aplikasi baru yang berbeda. Hanya program baru untuk aplikasi itu saja yang dibacakan ke komputer dan disimpan di memori komputer. Program dibuat dengan bahasa mesin, yang terdiri dari instruksi-instruksi angka 0 dan 1 di dalam urut-urutan tertentu. Komputer generasi pertama mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1. Komponen yang dipergunakan adalah tabung hampa udara (vacuum tube) untuk sirkuitnya. 2. Program hanya dapat dibuat dengan bahasa mesin (machine language). 3. Menggunakan konsep stored-program dengan memori utamanya adalah magnetic core storage. 4. Menggunakan simpanan luar magnetic tape dan magnetic disk. 5. Ukuran fisik komputer besar, memerlukan ruangan yang luas. 6. Cepat panas, sehingga diperlukan alat pendingin. 7. Prosesnya kurang cepat. 8. Simpanannya kecil.
  12. 12. 9. Membutuhkan daya listrik yang besar. 10. Orientasinya terutama pada aplikasi bisnis. 1946 Komputer Generasi Pertama yang Pertama Komputer generasi pertama telah selesai dibuat dengan nama ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Calculator). ENIAC mulai dibuat tahun 1942 di Moore School of Electrical Engineering (University of Pennsylvania) oleh Dr. John W. Mauchly dan J. Presper Eckert. ENIAC dibuat dengan tujuan utamanya membantu US Army untuk menghitung target sasaran bom, karena pada perang dunia ke-2 hanya 30% dari bom dapat mencapai sasaran dalam radius 300 m dari targetnya. ENIAC merupakan komputer yang berukuran fisik besar, membutuhkan lebih dari 500 meter persegi, volume 105 m3 terdiri dari 18.000 tabung hampa udara, 75.000 relay dan sakelar, 10.000 kapasitor dan 70.000 resistor. Berat ENIAC lebih dari 30 ton. ENIAC mempunyai suatu memori yang terdiri dari 20 buah accumulator, masing-masing accumulator dapat menyimpan 10 digit bilangan. Tiap digit bilangan membutuhkan 10 tabung hampa udara. Sebenarnya ENIAC tidak sepenuhnya merupakan komputer stored-program tetapi sudah dianggap sebagai komputer generasi pertama. ENIAC mampu melakukan 5000 buah pertambahan 10 digit dalam waktu 1 menit dan mampu melakukan 300 buah perkalian dalam waktu 1 menit. ENIAC dapat mengolah data dalam waktu sehari untuk pekerjaan yang dilakukan selama 30 hari oleh komputer sebelumnya atau 300 hari bila dikerjakan oleh tangan secara manual. Semua input dan output dilakukan dengan kartu punchcard. Pada tahun 1946 itu juga, Dr. John W. Mauchly dan J. Presper Eckert mendirikan perusahaan pembuatan komputer komersial dengan nama Eckert-Mauchly Computer Corporation. Tahun 1947 ENIAC dipindahkan ke pusat penelitian milik pemerintah Amerika Serikat yaitu Aberdeen Proving Ground, yang beroperasi sampai tahun 1955. 1947 Harvard Mark II Bulan Juli 1947 dibuat komputer Harvard Mark II yang mempunyai kemampuan 12 kali lebih besar dari Harvard Mark I. 1947 Transistor yang pertama Dr. John Bardeen, Dr. Walter H. Brattain, dan Dr. William Scockley di Bell Laboratories menemukan transistor yang nantinya merupakan komponen untuk komputer generasi kedua. 1948 IBM Selective Sequence Electronic Calculator Bulan Januari 1948 telah selesai dibuat komputer IBM Selective Sequence Electronic Calculator yang berisi 12.500 tabung dan 21.500 relay. 1949 Komputer yang sepenuhnya stored-program yang pertama Bulan Mei 1949 di Cambridge University Inggris telah dioperasikan sebuah komputer dengan nama EDSAC (Electronic Delayed Storage Automatic Computer), merupakan komputer pertama yang menggunakan strored-program. EDSAC mulai dibuat pada pertengahan tahun 1940 oleh ahli matematika terkenal John von Neumann (1903-1957) bersama-sama dengan H.H. Goldstine dan A.W. Burks. 1949 Harvard Mark III Bulan September 1949 Harvard Mark III dibuat dengan menggunakan memori drum magnetik (magnetic drum). 1950 Komputer Digital Elektronik Ukuran Besar di Inggris yang Pertama Alan M. Turing (1912-1945) di National Physical Laboratory, London telah selesai membuat komputer dengan nama ACE (Automatic Calculating Engine), yang pembuatannya dimulai tahun 1945. Komputer ini juga menggunakan kartu punchcard untuk peralatan input dan outputnya. 1950 SEC Di Electronic Computation Laboratory of Birkbeck College, Unviersity of London dibuat konstruksi dari komputer SEC (Simple Electronic Computer) yang menggunakan drum magnetik sebagai memori penyimpanannya. 1951 Komputer Komersial di Inggris yang Pertama Di Inggris diproduksi komputer komersial yang pertama dengan nama LEO (Lyon Electronic Office). 1951 Komputer yang Menggunakan Pita Magnetik yang Pertama Pada tahun 1949 perusahaan Sperry Rand Corporation membeli perusahaan Eckert-Mauchly Computer Corporation, yang kemudian pada bulan Maret 1951 menghasilkan komputer UNIVAC (Universal Automatic Computer) I. Komputer UNIVAC I merupakan komputer pertama yang menggunakan pita magnetik sebagai media input dan outputnya. Sejak tanggal 14 Juli 1951, UNIVAC I digunakan di biro sensus Amerika Serikat, bekerja non-stop sehari hampir 24 jam, seminggu 7 hari selama 12 tahun yaitu sampai tahun 1963. UNIVAC I merupakan komputer komersial pertama yang dijual. Tahun 1954 UNIVAC O diterapkan untuk aplikasi bisnis pada perusahaan General Electric di Louisville, Kentucky. Masuknya komputer ke aplikasi bisnis merupakan bidang yang baru untuk tahun tersebut, sekaligus merupakan faktor utama tumbuhnya industri komputer. Sebanyak 48 buah komputer UNIVAC I telah dipasang dan diterapkan.
  13. 13. 1952 Komputer yang Sepenuhnya Stored-Program di Amerika yang Pertama Komputer pertama di Amerika Serikat yang menggunakan stored-program adalah EDVAC (Electronic Disrete Variable Automatic Computer) dibuat oleh Moore School of Electrical Engineering. EDVAC digunakan pada Aberdeen Proving Ground sampai bulan Maret tahun 1963. EDVAC lebih kecil tetapi mempunyai kemampuan yang lebih besar dari EDSAC. EDVAC menggunakan strored-program. 1952 Komputer yang Menggunakan Core Memory yang Pertama Dr. Jay W. Forrester di MIT membuat komputer Whirlwind I yang merupakan komputer pertama menggunakan magnetic core memory. 1953 IBM 701 IBM memproduksi komputer IBM 701 yang merupakan komputer komersial berukuran besar. 1954 Komputer Komersial Generasi Pertama Paling Populer IBM memproduksi komputer IBM 650. Baik komputer IBM 701 maupun IBM 650 adalah komputer yang berorientasi pada aplikasi bisnis dan merupakan komputer yang paling populer sampai tahun 1959. IBM hanya mengharapkan membuat 50 buah komputer IBM 650 saja, tetapi permintaan pasar sangat mengejutkan. Ribuan komputer IBM 650 terjual pada usahawan Amerika yang mencoba meningkatkan teknologi pengolahan datanya. Kira-kira duapertiga dari pasar komputer dikuasai oleh IBM untuk tahun tersebut. IBM 650 menggunakan magnetic drum untuk simpanan luarnya dan peralatan input/output kartu punchcard. 1956 Komputer Menggunakan Simpanan Luar dengan Akses secara Random RAMAC 305 (random access methods of accounting and control) merupakan komputer pertama yang memungkinkan file disimpan di disk dengan akses secara random. Komputer ini menggunakan 50 disk magnetic yang dapat menyimpan 5 juta karakter dengan waktu akses untuk mencari record tertentu tidak lebih dari 1 detik. 1959 IBM 705 IBM 705 dibuat untuk menggantikan IBM 701. IBM 705 telah memantapkan IBM dalam industri pengolahan data. Komputer-komputer generasi pertama yang lainnya adalah: - UNIVAC II - Datamatic 1000 - Mark II, Mark III, IBM 702, IBM 704, IBM 709 - CRC, NCR 102A, NCR 102D - BIZMAC I, BIZMAC II 3.4.2 Komputer Generasi Kedua (1959-1964) Komputer generasi kedua mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1. Komponen yang dipergunakan adalah transistor untuk sirkuitnya, dikembangkan di Bell Laboratories pada tahun 1947. 2. Program dapat dibuat dengan bahasa tingkat tinggi (high level language) seperti FORTRAN, COBOL, ALGOL. 3. Kapasitas memori utama sudah cukup besar dengan pengembangan dari magnetic core storage, dapat menyimpan puluhan ribu karakter. 4. Menggunakan simpanan luar magnetic tape dan magnetic disk yang berbentuk removable disk atau disk pack. 5. Mempunyai kemampuan proses real-time dan time-sharing. Real-time dapat dilakukan karena menggunakan simpanan luar yang sifatnya direct access, seperti misalnya magnetic disk sehingga informasi yang dibutuhkan seketika dapat dihasilkan. Sedangkan time-sharing memungkinkan beberapa pemakai menggunakan komputer secara bersama-sama dan komputer akan membagi waktunya (time-sharing) untuk tiap-tiap pemakai. 6. Ukuran fisik komputer lebih kecil dibandingkan komputer generasi pertama. 7. Proses operasi sudah cepat, dapat memproses jutaan operasi per-detik. 8. Membutuhkan lebih sedikit daya listrik. 9. Orientasinya tidak hanya pada aplikasi bisnis tetapi juga ke aplikasi teknik. 1959 PDP-1 Perusahaan DEC (Digital Equipment Corporation) dengan pendirinya Ken Olsen bersama dengan saudaranya Stan Olsen dan Harlan Anderson mendemonstrasikan komputer PDP-1. Komputer generasi kedua lainnya yang diperkenalkan pada tahun 1959 adalah Honeywell 400. 1961 Virtual Memory yang Pertama Metoda virtual memory diusulkan oleh suatu grup di Manchester London dan kira-kira mulai awal tahun 1970 banyak komputer yang menerapkannya.
  14. 14. 1963 Komputer Mini Komersial yang Pertama Perusahaan DEC mulai menjual komputer mini yang pertama yaitu PDP-5 yang kemudian diikuti oleh komputer PDP-8. Komputer PDP-8 dianggap sebagai komputer mini komersial yang sukses karena harganya yang sebesar $18.000 cukup terjangkau. Komputer yang paling banyak digunakan pada generasi kedua ini adalah IBM 401 untuk aplikasi bisnis yang telah diproduksi sekitar 15.000 buah, IBM 1602 dan IBM 7094 untuk aplikasi teknik. Komputer-komputer generasi kedua yang lainnya adalah: - UNIVAC III, UNIVAC SS80, UNIVAC SS90, UNIVAC 1107 - Burroughs 200 - IBM 7070, IBM 7080, IBM 1400, IBM 1600 - NRC 300 - Honeywell 400, Honeywell 800 - CDC 1604, CDC 160A - GE 635, GE 645, GE 200 3.4.3 Komputer Generasi Ketiga (1964-1970) Komputer generasi ketiga mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: 1. Komponen yang dipergunakan adalah IC (Integrated Circuit) yang berbentuk hybrid integrated circuits dan monolhitic integrated circuits. Hybrid integrated circuit atau Solid Logic Technology (SLT) adalah transistor dan dioda yang diletakkan secara terpisah dalam satu tempat. Monolithic integrated circuits atau Monolithic System Technology (MST) adalah elemen-elemen sirkuit (transistor, resistor dan dioda) semuanya diletakkan bersama-sama dalam suatu chip. MST lebih kecil tetapi mempunyai kemampuan yang lebih besar dari LST. IC disebut juga dengan miniaturized circuits dan dibuat pertama kali pada tahun 1959 oleh Texas Instruments dan Fairchild semiconductor. 2. Peningkatan dari softwarenya. 3. Lebih cepat dan lebih tepat. Kecepatannya hampir 10.000 kali dari komputer generasi pertama. Ukuran kecepatannya adalah microseconds (jutaan operasi per detik) bahkan sampai nanoseconds (milyard operasi per detik). 4. Kapasitas memori komputer lebih besar, dapat menyimpan ratusan ribu karakter. 5. Menggunakan penyimpan luar yang sifatnya random access (dapat memasukkan record data secara random) yaitu magnetic disk yang berkapasitas besar (jutaan karakter). 6. Penggunaan listrik lebih hemat dibandingkan komputer generasi sebelumnya. 7. Memungkinkan untuk melakukan multiprocessing yaitu dapat memproses sejumlah data dari sumber-sumber yang berbeda pada waktu yang bersamaan dan multiprogramming yaitu dapat mengerjakan beberapa program sekaligus. 8. Pengembangan dari alat input-output yang menggunakan visual display terminal yang bisa menampilkan gambar dan grafik, dapat menerima dan mengeluarkan suara, serta penggunaan alat pembaca tinta magnetic yaitu MICR (Magnetic Ink Characters Recognition) reader. 9. Harga semakin murah dibandingkan dengan komputer generasi sebelumnya. 10. Kemampuan melakukan komunikasi data dari satu komputer dengan komputer lainnya misal lewat alat komunikasi telpon. 1964 Komputer Generasi Ketiga yang Pertama Pada tanggal 7 April 1964, IBM mengumumkan sebuah komputer baru yaitu IBM S/360 atau IBM System 360 menggunakan komponen IC. Dinamakan IBM S360 karena mampu melakukan operasi satu lingkaran penuh (360 derajat) yang maksudnya mampu melakukan proses yang dibutuhkan oleh aplikasi bisnis maupun aplikasi teknik. Sejumlah 33.000 komputer IBM S360 telah terjual. Mulai tahun 1964 perkembangan komputer telah begitu pesat dan dianggap sebagai awal komputer generasi ketiga. 1969 Komputer Mini 16 Bit Pertama Komputer mini 16 bit pertama telah dijual pada tahun 1969 dengan nama Nova yang dikembangkan sejak tahun 1968 oleh perusahaan Data General Corporation. Komputer-komputer generasi ketiga lain diantaranya adalah: - UNIVAC 1108, UNIVAC 9000 - Burroughs 5700, Burroughs 6700, Burroughs 7700 - NCR seri Century - GE 600, GE 235 - CDC 3000, CDC 6000, CDC 7000 - PDP-8, PDP-11 3.4.4 Komputer Generasi Keempat (sejak tahun 1970) Sejak dari generasi ketiga, orang sulit untuk membayangkan komputer generasi selanjutnya, karena sudah banyak sekali perkembangan- perkembangan yang telah terjadi yang sebelumnya tidak terpikirkan. Tetapi sejak tahun 1970 ada dua perkembangan yang kemudian dianggap sebagai komputer generasi keempat. Yang pertama adalah penggunaan Large Scale Integration (LSI) atau disebut juga dengan nama Bipolar Large Scale Integration. LSI merupakan
  15. 15. pemadatan beribu-ribu IC yang dijadikan satu dalam sebuah chip. Istilah chip digunakan untuk menunjukkan suatu lempengan persegi empat yang memuat rangkaian-rangkaian terpadu (integrated circuits), LSI kemudian dikembangkan menjadi VLSI (very large scale integration). Tabel Kepadatan dari IC Tingkat Kepadatan IC Jumlah Switch Periode Small-scale integration (SSI) 10 Awal tahun 1959 Medium-scale integration (MSI) 100 Akhir tahun 1959 Large-scale integration (LSI) 1000 Awal tahun 1970 Very-large-scale integration (VLSI) 100.000 Akhir tahun 1970 Yang kedua adalah dikembangkan komputer mikro yang menggunakan microprocessor dan semiconductor yang berbentuk chip untuk memori komputer (internal memory) sedang komputer generasi sebelumnya masih menggunakan magnetic core storage. Biaya untuk mengembangkan VLSI menghabiskan dana yang sangat besar sekitar dua sampai 5 milyar dolar. Pembuatan VLSI merupakan proses yang sangat rumit dan secara garis besar dapat digambarkan sebagai berikut. Pertama kali ahli teknik merancang sirkuit dari chip dengan bantuan CAD (Computer Aided Design) yang dihasilkan pita berisi bentuk dari rancangan sirkuit tersebut dan dihasilkan bentuk rancangan sirkuit di kaca tipis yang disebut dengan mask. Proses selanjutnya yang terpisah adalah mencairkan silikon murni yang dibentuk menjadi silinder kristal memanjang. Silinder kristal ini dipotong tipis-tipis yang dihasilkan irisan silikon tipis yang mudah pecah seperti kristal biasa yang disebut dengan wafer. Wafer kemudian diletakkan di atas suatu piringan berdiameter 3-5 inchi. Wafer tersebut dipanaskan dan akan dihasilkan suatu lapisan oksida. Setelah itu mask diletakkan di atas wafer dan dilakukan penyinaran ultraviolet. Proses ini disebut dengan photolithograoic process. Hasil dari proses ini adalah terbentuknya pola rancangan sirkuit di mask ke wafer. Mask diambil dan bagian di wafer yang bukan merupakan bagian dari sirkuit dibuang dan kemudian wafer dipanaskan dengan suatu gas temperatur tinggi. Bentuk yang melekat di oksida di wafer sekarang merupakan duplikasi dari bentuk pola sirkuit. Suatu IC biasanya terdiri dari beberapa lapis dari sirkuit sehingga proses ini diulang beberapa kali sebanyak jumlah lapisan sirkuit di chip. Lapisan-lapisan silikon yang membentuk sirkuit tersebut dicemari dengan cairan kimia tidak murni sehingga dihasilkan daerah konduksi positif dan negatif yang membentuk lapisan conductor dan insulator di sirkuit sehingga disebut dengan nama semiconductor. Wafer kemudian dipanaskan sehingga cairan kimia tersebut dapat meresap ke dalam lapisan-lapisan sirkuit. Sebagai hasil dari proses ini, sebuah wafer akan berisi sejumlah chip, berkisar dari 100 hingga 500 buah. Akhirnya suatu lapisan alumunium yang tipis diletakkan di atas permukaan wafer sebagai penghubung dengan dunia luarnya. Wafer kemudian dipotong-potong dengan menggunakan intan pemotong dan dihasilkan chip-chip yang sudah jadi dan dilakukan pengetesan terhada chip tersebut. Chip yang telah lolos dari pengetesan dimasukkan ke dalam rumahnya dan ditutup dengan penutup plastik keras. Rumah dari chip dapat berbentuk dual inline carrier (kemasan dengan dua baris kaki) atau square chip carrier (kemasan bujur sangkar dengan 4 baris kaki). Chip yang telah jadi tersebut sekarang telah berada di rumah atau kemasannya yang umumnya berwarna hitam. Teknologi pembuatan VLSI ini disebut dengan nama MOS teknologi sehingga VLSI ini disebut juga dengan nama MOS Chip atau Metal-Oxide Semiconductor chip, karena terdiri dari tiga bagian yaitu metal (berupa alumunium penghubung dunia luarnya), lapisan oksida (hasil dari pemanasan silikon murni) dan semiconductor (lapisan conductor dan insulator). 1970 Komputer Generasi Keempat yang pertama IBM 370 telah menggunakan LSI yang merupakan komputer generasi keempat yang pertama. 1971 Microprocessor yang Pertama Ahli-ahli teknik di perusahaan Intel Corporation telah berhasil mengembangkan chip microprocessor yang disebut dengan 4004. Perusahaan Intel menyebut 4004 sebagai Microprogramable Computer on a Chip. 1974 Komputer Mikro Komersial yang Pertama Perusahaan Micro Instrumentation and Telemetry Systems (MITS) Corporation memproduksi komputer mikro altair yang dijual komersial pertama dalam bentuk kit seharga kurang dari $ 400. Komputer mikro ini menggunakan 8080 microprocessor buatan perusahaan Intel. 1975 Komputer Super Komersial pertama Komputer Cray-1 dikirim ke Los Alamos National Laboratories yang merupakan komputer super (supercomputer) komersial yang pertama. 1977 Local Area Network yang Pertama Perusahaan Datapoint Corporation mengumumkan ARCNET yang merupakan Local Area Network. LAN adalah jaringan komputer yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang dihubungkan dengan kabel dalam satu area lokal. 1977 Personal Komputer yang Pertama
  16. 16. Sejak tahun 1977 komputer mikro merupakan perkembangn yang sangat penting dalam dunia komputer. Komputer mikro sejak tahun ini mempunyai bentuk fisik yang kecil dengan harga yang murah dapat terjangkau oleh masyarakat sehingga disebut dengan nama komputer personal (personal computer). Pada tahun 1977 telah beredar komputer personal di pasaran yaitu Apple II Computer, Radio Shack dan Commodore. Komputer mikro sekarang telah betul-betul memasyarakat. Yang dulu, komputer hanya dapat dimiliki oleh organisasi-organisasi saja karena harganya mahal, sekarang sudah dapat dimiliki oleh orang-orang pribadi dengan harga yang terjangkau. Apalagi dengan banyak beredarnya komputer-komputer compatible seperti misalnya Franklin buatan Amerika Serikat, Basis, Med Fly buatan Jerman, Lingo buatan Singapura, Multitech buatan Taiwan, merupakan kompatible dengan komputer Apple yang harganya lebih murah. Juga membanjirnya komputer-komputer yang kompatible dengan Apple dan IBM PC dari Taiwan dan Hongkong dengan hargar yang lebih murah lagi. 1981 Komputer Sistem Window dan Menggunakan Mouse Yang Pertama Xerox Corporation memperkenalkan komputer di atas meja (desk-top computer) yang dapat menampilkan beberapa bentuk di layar sekaligus dalam bentuk window dan menggunakan alat mouse yang pertama. Sekarang sistem-sistem yang terbaru banyak menggunakan ide tersebut. 1981 Komputer IBM PC yang Pertama Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan komputer mikro yang disebut dengan komputer personal IBM (IBM Personal Computer atau IBM PC). Komputer ini sukses besar di pasaran. Sampai pada akhir tahun 1982 sejumlah 835.000 IBM PC telah terjual. IBM PC yang pertama diperkenalkan ini diberi seri XT, sehingga dikenal dengan nama IBM PC/XT. Komputer ini menggunakan microprocessor buatan pabrik Intel yaitu Intel 8088 dengan kecepatan 5 sampai dengan 8 Mhz. Besarnya RAM (Random Access Memory) yang digunakan adalah sebesar 128 KB (Kilo Byte) sampai dengan 640 KB, dengan hard disk berkapasitas 10 MB (Mega Byte). Sistem operasi yang digunakan untuk komputer ini adalah MS DOS dan PC DOS. 1984 IBM PC/AT IBM PC/AT (Advance Technology) yang dikenalkan oleh IBM pada tahun 1984 merupakan seri kelanjutan dari IBM PC/XT. IBM PC/AT menggunakan microprocessor Intel 80286 dengan kecepatan 8 Mhz, RAM sebesar 256 KB samoai dengan 3 MB dan hard disk dengan kapasitas 20 MB dengan menggunakan sistem operasi PC DOS dan MS DOS. 1984 Macintosh dan GUI Pertama Perusahaan komputer Apple memperkenalkan produk yang diberi nama Apple Macintosh pada tahun 1984. Komputer ini menjadi komputer yang terkenal karena sangat mudah digunakan. Kemudahan dari komputer ini karena menggunakan konsep GUI (Graphical User Interface). Konsep GUI menggunakan interface WIMP (Windows, Icon, Menus, and Pointing Devices) yaitu menggunakan sistem windows dengan pointing device (misal mouse) untuk memilih pilihan yang ada di menu-menu pilihan atau dalam bentuk icons. 1987 IBM PS/2 IBM PS/2 model 30 dikenalkan pada tahun 1987 menggunakan microprocessor Intel 8086 dengan kecepatan 10 Mhz. Intel 8086 sebenarnya sudah dibuat pada tahun 1979 dan sudah dapat digunakan di komputer PC/XT pada tahun 1981. Akan tetapi pada tahun tersebut, Intel 8086 dianggap terlalu canggih untuk digunakan di komputer IBM PC/XT sehingga IBM memutuskan untuk menggunakan Intel 8088. Model lain dari IBM PS/2 adalah model 50 yang menggunakan Intel 80286. 1988 IBM PC/386 Komputer 32 Bit yang Pertama Seri selanjutnya dari IBM PC/AT adalah IBM PC/386 yang menggunakan microprocessor Intel 80386 (dengan kecepatan 16 sampai dengan 33 Mhz). IBM PS/2 model 60 juga menggunakan Intel 80386. Komputer IBM PC/386 yang menggunakan intel 80386 merupakan komputer 32-bit yang pertama. 1990 IBM PC/486 Seri selanjutnya setelah IBM PC/386 adalah IBM PC/486 yang menggunakan microprocessor Intel 80486 dengan kecepatan 25 sampai dengan 66 Mhz. 1997 Pentium II Microprocessor Intel banyak digunakan di komputer IBM PC dan kompatibelnya mulai dari Intel 8088, 80286, 80386, 80486 dan seri Pentium (dikenal dengan Intel P6). Beberapa seri Pentium adlah Pentium 66 (66 Mhz), pentium 75 (75 Mhz), Pentium 200 (200 Mhz). Pada bulan Mei 1997, perusahaan Intel memperkenalkan microprocessor Pentium II sebagai kelanjutan dari seri Pentium. Pentium II mempunyai seri Intel Pentium 233 Mhz, Intel Pentium 266 Mhz dan Intel Pentium 300 Mhz. Processor di komputer mikro umumnya menggunakan teknik CISC (Complex Instruction Set Computer). Dengan rancangan ini, instruksi- instruksi perhitungan yang kompleks akan dilakukan oleh processor, karena processor tersebut mempunyai sirkuit yang rumit diperlukan untuk itu. Akan tetapi untuk aplikasi-aplikasi yang tidak membutuhkan perhitungan rumit, seperti misalnya aplikasi multi-media yang melibatkan
  17. 17. banyak grafik dan suara. Untuk aplikasi yang sederhana sirkurit di CISC tidak dimanfaatkan sepenuhnya. Rancangan RISC (Reduced Instruction Set Computer) menggunakan sirkuit untuk perhitungan yang sederhana saja, sedang perhitungan yang kompleks tidak dilakukan oleh processornya tetapi dilakukan oleh perangkat lunaknya. Dulunya para ahli berpikir bahwa dengan menambahkan sirkuit untuk perhitungan kompleks di processor, waktu pemrosesan akan lebih cepat. Kenyataannya untuk aplikasi multimedia yang tidak banyak melibatkan perhitungan rumit, RISC lebih cepat dibandingkan CISC. Di samping itu, karena hanya melibatkan sirkuit untuk perhitungan yang sederhana, biaya pembuatan processor RISC lebih murah dibandingkan dengan biaya untuk CISC. Processor PowerPC menggunakan rancangan RISC. Processor lainnya yang terkenal menggunakan RISC adalah DEC Alpha. 3.4.5 Komputer Generasi Kelima Komputer generasi kelima sedang dalam pengembangan. Komponen yang dipergunakan adalah VLSI. Disamping VLSI juga sedang dilakukan pengembangan terhadap Josephson Junction, teknologi yang kemungkinan bisa menggantikan chip. Josephson Junction mempunyai kemampuan memproses trilyun operasi per detik, sedang teknologi chip hanya dapat memproses milyar operasi per detik. 4. Pengantar Sistem Informasi Informasi adalah salah satu jenis utama sumber daya yang tersedia bagi pimpinan atau manajer. Dalam hal ini informasi dapat dikelola seperti halnya sumber daya lainnya. Output informasi dari komputer digunakan oleh para manajer, non-manajer serta orang-orang dan organisasi- organisasi dalam lingkungan perusahaan. Manajer berada pada semua tingkat organisasional perusahaan, dan dalam semua area fungsional. Manajer melaksanakan berbagai fungsi dan peran, dan untuk berhasil, manajer memerlukan keahlian dalam komunikasi dan pemecahan masalah. Manajer perlu mengerti komputer (computer literate) tetapi yang lebih penting, mereka perlu mengerti informasi (information literate). Adalah hal yang sangat bermanfaat jika manajer mampu melihat unitnya sebagai suatu sistem yang terdiri dari beberapa subsistem dan berada dalam supersistem yang lebih besar. Pada dasarnya perusahaan adalah suatu sistem yang bersifat fisik, namun dikelola dengan menggunakan suatu sistem konseptual. Sistem konseptual itu terdiri dari suatu pengolah informasi yang mengubah data menjadi informasi dan menggambarkan sumber daya fisik. Manajer memastikan bahwa data mentah yang diperlukan terkumpul dan kemudian diproses menjadi informasi yang berguna. Harus dapat dipastikan bahwa informasi dalam bentuk yang tepat dapat disampaikan pada orang yang tepat dalam organisasi sehingga informasi tersebut dapat dimanfaatkan. Manajer dapat membuang informasi yang tidak berguna lagi dan menggantikannya dengan informasi yang mutakhir dan akurat. Seluruh aktivitas ini yaitu memperoleh informasi, menggunakannya seefektif mungkin, dan membuangnya pada saat yang tepat, disebut sebagai manajemen informasi. Beberapa alasan yang menyebabkan para manajer lebih memberikan perhatian pada pengelolaan informasi adalah: Kompleksitas kegiatan bisnis yang meningkat. Bisnis memang selalu kompleks tetapi saat ini lebih kompleks dari pada sebelumnya. Semua perusahaan terkena pengaruh ekonomi internasional dan bersaing dalam pasar internasional, teknologi bisnis menjadi semakin kompleks, batas waktu untuk bertindak semakin singkat, dan terdapat pula kendala-kendala sosial. Pengaruh ekonomi internasional. Perusahaan-perusahaan besar maupun kecil semua terkena pengaruh ekonomi yang dapat bersumber dari bagian dunia manapun. Pengaruh tersebut dapat terlihat pada nilai relatuf mata uang dari setiap negara, para pembeli akan melakukan pembelian di negara-negara di mana mata uang mereka memiliki nilai paling besar. Persaingan dunia. Perusahaan-perusahaan tidak lagi bersaing dalam wilayah geografisnya sendiri, tetapi persaingan terjadi pada skala dunia. Dampak dari persaingan ini dapat terlihat pada impor dari luar negeri. Kompleksitas teknologi yang meningkat. Perusahaan-perusahaan telah menggunakan teknologi dalam melakukan bisnisnya antara lain pemakaian bar code scanner, ATM, CCTV, robot dan berbagai peralatan otomatis lainnya. Batas waktu yang singkat. Semua tahap operasi bisnis sekarang dilaksanakan secara lebih cepat daripada sebelumnya. Para salesman melakukan pemasaran melalui telpon (telemarketing) untuk menghubungi pelanggan mereka dalam beberapa detik, perintah penjualan dikirim secara elektronik dari satu komputer ke komputer lainnya, dan pabrik membuat jadwal pengiriman material agar tiba tepat pada waktunya (just in time). Kendala-kendala sosial. Pada prinsipnya keputusan-keputusan bisnis harus didasarkan pada faktor-faktor ekonomis, tetapi keuntungan dan biaya sosial harus juga dipertimbangkan. Perluasan pabrik, produk baru, tempat penjualan baru, dan tindakan-tindakan serupa semuanya harus dipertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan.
  18. 18. Apakah Sistem Informasi itu? Menurut Lucas, sistem informasi didefinisikan sebagai sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan / atau untuk mengendalikan organisasi. Informasi adalah sesuatu yang nyata atau setengah nyata yang dapat mengurangi derajat ketidakpastian tentang suatu keadaan atau kejadian. Misal, informasi yang menyatakan bahwa cuaca besok akan bagus, akan mengurangi ketidakpastian kita mengenai jadi tidaknya pertandingan sepak bola dilakukan. Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya, dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produk atau pelayanan mereka. Bank menggunakan sistem informasi untuk mengolah cek-cek pelanggan dan membuat berbagai laporan rekening dan transaksi yang ada. Banyak perusahaan menggunakan sistem berbasis komputer untuk mempertahankan persediaan barang pada tingkat paling rendah agar konsisten dengan jenis barang yang tersedia. Siapa yang menggunakan sistem informasi? Banyak sistem informasi dijalankan tanpa menggunakan alat bantu komputer. Sistem ini bersifat sangat fleksibel karena prosedur pengolahannya relatif sederhana dan mudah untuk diubah. Sistem yang berbasis komputer bersifat lebih rumit dan sering terlihat sebagai sesuatu yang kaku serta sulit untuk diubah prosedurnya. Sebagian besar sistem informasi berbasis komputer terdapat dalam suatu organisasi dalam berbagai jenis. Anggota organisasi adalah pemakai informasi yang dihasilkan oleh sistem tersebut. Sistem informasi lebih banyak ditujukan untuk mendukung tugas pihak manajemen suatu organisasi. Menurut Anthony (1965) dalam bukunya Planning and Control System: A Framework Analysis, tingkat manajemen dapat dibedakan atas: Manajer pada tingkat tertinggi dalam hirarki organisasi, seperti direktur dan wakil direktur, sering disebut berada pada tingkat perencanaan strategis (strategic planning level). Istilah ini menunjukkan pengaruh yang ditimbulkan keputusan-keputusan tersebut pada seluruh organisasi pada tahun-tahun mendatang. Manajer tingkat menengah mencakup manajer wilayah, direktur produk dan kepala divisi. Tingkat mereka dinamakan tingkat pengendalian manajemen (management control level), yang berarti tanggung jawab untuk melaksanakan rencana dan memastikan tercapainya tujuan. Manajer tingkat bawah mencakup kepala departemen, supervisor dan pemimpin proyek, yang bertanggung jawab menyelesaikan rencana- rencana yang telah ditetapkan oleh para manajer di tingkat yang lebih tinggi. Tingkat terendah ini disebut tingkat pengendalian operasional yaitu tempat berlangsungnya operasi perusahaan. Istilah eksekutif sering digunakan untuk menggambarkan seorang manajer pada tingkat perencanaan strategis. Di beberapa perusahaan, direktur dan sejumlah wakil direktur membentuk suatu komite eksekutif yang menangani masalah-masalah besar yang dihadapi perusahaan. Saat merancang sistem informasi, penting untuk mempertimbangkan tingkatan manajer, karena hal ini dapat mempengaruhi sumber informasi dan cara penyajiannya. Berdasarkan sumber informasinya, para manajer pada tingkat perencanaan strategis lebih menekankan informasi lingkungan daripada para manajer di tingkat yang lebih bawah, dan para manajer di tingkat pengendalian operasional menganggap informasi internal sebagai informasi yang paling penting. Sedangkan berdasar bentuk penyajian informasi, manajer tingkat perencanaan strategis lebih memilih informasi dalam bentuk ringkas, sedangkan para manajer tingkat pengendalian operasional memilih bentuk yang lebih rinci. Secara konseptual pengaruh sumber informasi dan bentuk penyajian informasi terhadap tingkat manajerial tersebut di atas diyakini ada, akan tetapi sangat sedikit bukti pendukungnya. Area Fungsional. Di samping berbagai tingkat organisasi tersebut, manajer terdapat pula dalam berbagai area fungsional perusahaan di mana sumber daya dipisahkan menurut jenis pekerjaan yang dilakukan. Tiga area fungsional yang tradisionil adalah pemasaran, manufaktur dan keuangan. Fungsi tambahan yang menjadi semakin penting adalah sumber daya manusia dan jasa informasi / information technology. Dengan demikian manajer dapat dikelompokkan menurut tingkatan dan area fungsional dalam suatu perusahaan. Fungsi manajemen Walau tampak jelas perbedaan antara berbagai tingkatan manajemen dan area fungsional, semua manajer melaksanakan fungsi-fungsi yang sama dan memainkan peranan yang sama. Henry Fayol menyatakan bahwa manajer melaksanakan 5 fungsi-fungsi manajemen yaitu: 1. Manajer merencanakan (plan) apa yang akan mereka lakukan 2. Manajer mengorganisasikan (organize) untuk mencapai rencana tersebut 3. Manajer menyusun staf organisasi (staffing) mereka dengan sumber daya yang diperlukan
  19. 19. 4. Dengan sumber daya yang ada, mereka mengarahkan (direct) untuk melaksanakan rencana 5. Manajer mengendalikan (control) sumber daya, dan menjaganya agar tetap beroperasi secara optimal. Sumber Daya Informasi Sejumlah usaha awal dalam manajemen informasi terfokus pada data. Usaha tersebut sejalan dengan meluasnya penggunaan sistem manajemen basis data (database management systems), atau DBMS, selama tahun 1970 dan 1980-an. Perusahaan-perusahaan beralasan bahwa jika mereka mengelola data dengan menerapkan DBMS yang berdasarkan komputer, berarti mereka juga telah mengelola informasi mereka. Pandangan bahwa data dan informasi adalah sumber daya yang perlu dikelola dengan baik, seperti halnya sumber daya perusahaan lainnya, menggambarkan suatu pendekatan yang positif tentang penggunaan komputer. Akan tetapi timbul pula pandangan lain bahwa anda dapat mengelola informasi dengan mengelola sumber daya yang menghasilkan informasi. Dengan kata lain, dari pada berkonsentrasi pada input (data) dan output (informasi), perhatian seharusnya juga diberikan pada pengolah informasi (information processor) yang mengubah input menjadi output. Pengolah ini meliputi perangkat keras dan perangkat lunak, serta orang-orang yang mengembangkan, mengoperasikan, dan menggunakan sistem. Juga termasuk fasilitas yang digunakan untuk menyimpan sumber daya. Jenis-jenis sumber daya informasi Sumber daya informasi terdiri dari: Perangkat keras komputer Perangkat lunak komputer Para spesialis informasi Pemakai Fasilitas Basis data Informasi Saat para manajer perusahaan memutuskan untuk menggunakan informasi untuk mencapai keunggulan kompetitif, mereka harus menyadari tiap elemen tersebut sebagai sumber daya informasi. Contohnya, manajer harus mengerti bahwa pegawai yang mampu menerapkan komputer untuk permasalahan bisnis adalah sumber daya yang berharga, demikian pula dengan para pemakai di lingkungannya. Lalu, perusahaan harus mengelola sumber daya tersebut untuk mencapai hasil yang diinginkan. Beberapa aplikasi sistem informasi yang telah berhasil dikembangkan antara lain adalah sebagai berikut. Management Information Systems Kelompok MIS memiliki karakteristik sebagai berikut: 1. melakukan pengelolaan informasi secara terjadwal 2. berguna untuk membantu pengambilan keputusan pimpinan dalam pengelolaan tingkat teknis dan taktis 3. berkaitan erat dengan operasionalisasi proses usaha Lingkup kelompok MIS terdiri dari : 1. Sistem Pemrosesan Transaksi /Sistem Pemrosesan Operasional Sistem terkomputerisasi yang dibangun untuk secara langsung menunjang kelancaran tugas rutin para pelaksana tingkat Operasional, dapat diklasifikasikan ke dalam kelompok Sistem Pemrosesan Transaksi (SPT) atau Sistem Pemrosesan Operasional (SPO). Sesuai dengan peruntukannya, sistem seperti ini biasanya berujud otomatisasi proses yang sebelumnya dilakukan secara manual, dan termasuk jenis aplikasi real-time. Dengan otomatisasi proses ini diharapkan terjadi peningkatan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas operasional, serta peningkatan mutu pelayanan bagi para pelanggan dan pemakai jasa. Komputerisasi proses operasional ini juga akan menjaring data masukan, yang dapat diolah secara dijital untuk selanjutnya menghasilkan data dijital yang siap diumpankan ke Sistem yang berada pada tingkat yang lebih tinggi, yaitu Sistem Informasi Manajemen. Dengan demikian adanya Sistem Pemrosesan Transaksi akan lebih menjamin kualitas pengadaan, penyimpanan, pemrosesan, serta pendistribusian data. Semua ini terjadi karena peningkatan kelancaran arus data (karena secara langsung diproses komputer secara otomatis), keakuratan data (karena tidak ada proses konversi manual), kelengkapan data (karena komputer secara otomatis melakukan penyimpanan data), kelancaran penyampaian dan distribusi data (melalui hubungan langsung antara komputer di tingkat operasional dengan komputer di tingkat manajemen taktis) sehingga data dapat secara langsung ditransfer tanpa delay / on-line. 2. Management Information Systems MIS (Management Information Systems) merupakan perangkat lunak sistem informasi yang menunjang manajemen dengan menghasilkan suatu laporan yang terstruktur dalam suatu periode tertentu. Keluaran dari MIS dihasilkan secara rutin dan digunakan untuk mengontrol aktivitas, selain itu juga dapat digunakan untuk perencanaan dan pengorganisasian.
  20. 20. Secara konseptual, MIS berada satu tingkat di atas SPT/SPO. MIS tidak menekankan pada operasi harian tetapi lebih cenderung melakukan manajemen aktivitas yang mendukung operasi harian tersebut. Karakteristik Sistem Informasi Manajemen meliputi : 1. Menitikberatkan pada informasi dan ditujukan pada level manajer menengah 2. Adanya aliran informasi yang terstruktur 3. Integrasi bidang pengolahan data elektronis berdasarkan fungsi bisnis, misal SIM Produksi, SIM Pemasaran, SIM Personalia, dan sebagainya. 4. Dapat memberikan informasi dan laporan yang diperlukan, dengan menggunakan sebuah basis data. 3. Project Management Pekerjaan pengawasan pelaksanaan suatu proyek, baik yang berupa proyek pembangunan fisik maupun non fisik, memerlukan berbagai keterampilan khusus seperti pembuatan diagram pelaksanaan proyek, deskripsi detil pekerjaan, penetapan 'milestone' kemajuan pekerjaaan, penetapan bobot kemajuan, pembuatan chart pembantu lain, dan sebagainya. Semua ini diperlukan sebagai acuan pengawasan pelaksanaan proyek, yang biasanya juga terkait dengan termin-termin pembayaran. Di tengah pelaksanaan proyek, seringkali terjadi perubahan rencana pelaksanaan proyek, baik yang menyangkut jadwal, diagram pelaksanaan, maupun hal lainnya. Pada pelaksanaan pengelolaan proyek secara manual, semua perubahan ini harus dituangkan dalam bentuk pembuatan kembali semua diagram serta chart sehingga diagram dan chart yang baru dapat menggambarkan semua perubahan yang perlu. Pekerjaan ini sangat merepotkan, karena semua dampak perubahan harus terpetakan kembali dengan tepat. Dengan perangkat lunak Project Management, semua pekerjaan pengawasan suatu proyek, dapat dibantu dengan komputer, mulai dari proses pembuatan rencana pelaksanaan pekerjaan, pembuatan deskripsi detil tahap pekerjaan, penetapan milestone, bobot kemajuan, sampai dengan penetapan critical path secara otomatis. Perubahan yang terjadi di tengah jalan dapat dengan mudah diadaptasikan menjadi rencana pelaksanaan yang baru. Perangkat ini juga secara otomatis memberikan keluaran baku yang diperlukan dalam pengawasan kemajuan pelaksanaan pekerjaan. Executive Support Systems Kelompok ESS memiliki karakteristik sebagai berikut: 1. melakukan pengelolaan informasi secara tidak terjadwal 2. berguna untuk membantu proses pengambilan keputusan pimpinan dalam pengelolaan tingkat strategis. Lingkup kelompok ESS ini adalah: 1. Decision Support Systems (DSS) Konsep Sistem Pendukung Keputusan (SPK) atau Decision Support System (DSS) merupakan sistem interaktif berbasis komputer yang membantu pengambil keputusan dalam memanfaatkan data dan model untuk menyelesaikan masalah-masalah yang tidak terstruktur. Beberapa karakteristik kinerja Sistem Pendukung Keputusan adalah : 1. Sistem Pendukung Keputusan harus memberikan dukungan dalam pengambilan keputusan dengan penekanan pada keputusan semi terstruktur dan tidak terstruktur. 2. Sistem Pendukung Keputusan akan memberikan pengambilan keputusan yang mendukung seluruh tingkatan manajemen dan juga bantuan dalam integrasi antara tingkatan-tingkatan tersebut. 3. Sistem Pendukung Keputusan harus mendukung keputusan yang bersifat dependen maupun interdependen. 4. Sistem Pendukung Keputusan harus mendukung seluruh tahap dalam proses pengambilan keputusan. 5. Sistem Pendukung Keputusan harus mendukung suatu proses pengambilan keputusan akan tetapi tidak hanya tergantung pada proses tertentu. Karakteristik dasar sistem berbasis komputer dapat diuraikan sebagai berikut : 1. Menitikberatkan pada keputusan, terutama ditujukan pada manajer strategis dan pengambil keputusan. 2. Penekanan pada keluwesan penanganan masalah, penyesuaian dan tanggapan yang cepat. 3. Diusulkan dan dikendalikan penggunaannya oleh pemakai. 4. Mampu mendukung berbagai macam gaya kognitif dari pengambil keputusan. 2. Executive Information Systems (EIS) Sebelum adanya komputerisasi, pihak pimpinan sering menemui kesulitan dalam memperoleh informasi yang lengkap dan akurat dalam waktu singkat. Setelah dibangunnya Sistem Informasi Manajemen yang terkomputerisasi, keadaan yang sebaliknya yang akan terjadi. Informasi yang tercetak dalam format tertentu (biasanya dalam bentuk tabel-tabel yang sesuai dengan kebutuhan rutin manajemen) akan dihasilkan secara periodik, selain diperolehnya Basis Data yang telah terstruktur dengan baik. Informasi yang tersaji dengan cara ini, biasanya sangat cocok untuk kebutuhan Manajemen Tingkat Menengah / Taktis, yang memang untuk pelaksanaan tugasnya membutuhkan informasi dalam bentuk data kuantitatif yang tepat. Akan tetapi bagi Manajemen Tingkat Tertinggi / Strategis, yang lebih membutuhkan data dalam bentuk rekapitulatif, data yang tersaji seperti ini ibarat banjir informasi yang kurang memberi makna. Sistem Informasi Eksekutif adalah suatu sistem berbasis komputer yang dirancang untuk mendukung kebutuhan informasi bagi manajemen
  21. 21. strategis. Informasi yang diberikan oleh sistem ini adalah informasi strategis yang dapat digunakan untuk pelaksanaan pekerjaan sehari-hari. Informasi-informasi tersebut harus dapat diberikan secara terstruktur, mudah diakses, serta tidak memiliki kemampuan analisis model yang terlampau sulit. Pada prinsipnya sistem informasi eksekutif harus dapat memberikan informasi sedemikian rupa sehingga pihak manajemen dapat mengetahui keadaan sistem usahanya sehari-hari dan dapat mengajukan pertanyaan kepada para bawahannya tentang beberapa aspek pelaksanaan usaha. Beberapa karakteristik yang ada pada sistem informasi eksekutif adalah : 1. Sistem Informasi Eksekutif digunakan untuk melakukan 'tracking & control' pelaksanaan pekerjaan. 2. Dirancang sesuai dengan gaya kepemimpinan secara individual. 3. Memiliki kemampuan untuk menampilkan grafik dalam berbagai bentuk dan tabel, dalam satu bentuk tampilan. 4. Informasi yang dihasilkan, dirancang sedemikan rupa sehingga dapat segera dimengerti dan digunakan dalam keadaan mendesak. 5. Bersifat user friendly. 6. Memiliki kemampuan untuk memberikan informasi secara cepat. 7. Titik berat dari penerapan sistem informasi eksekutif adalah untuk menemukan permasalahan secara cepat ( tahap intelligent dari Herbert Simon ). 8. Sistem informasi eksekutif memiliki basis data terpadu 9. Sistem informasi eksekutif memiliki kemampuan untuk menyaring data, mengkompres data, dan melacak data yang bersifat kritis dengan cepat. Agar tujuan pengembangan sistem informasi eksekutif dapat tercapai dengan baik maka sistem tersebut harus memiliki sejumlah kemampuan tertentu. Pada prinsipnya kemampuan yang dimiliki harus dapat mendukung kegiatan operasional manajemen strategis sehari-hari dan mampu memberikan layanan informasi strategis secara baik. Kemampuan yang dimiliki sistem informasi eksekutif harus dapat menunjang kegiatan manajemen sehari-hari seperti kemampuan untuk berkomunikasi dengan manajemen lain, kemampuan untuk membuat agenda, kemampuan untuk melakukan analisis, kemampuan untuk memberikan informasi, dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut maka karakteristik kemampuan yang harus dimiliki adalah dalam hal : 1. Layanan informasi strategis 2. Appointment, meeting schedule 3. Reminder 4. Chat 5. E-Mail 6. Instruksi ke staf 7. Laporan staf 8. Review draft surat 9. Presentasi 10. Personal Database, fasilitas, proyek, keuangan 11. Hasil analisa, feasibility study. 3. Expert Systems (ES) Expert System merupakan sistem informasi berbasis komputer di mana pengetahuan direpresentasikan dalam data dan pemrosesan pengetahuan tersebut dilakukan dengan program. Istilah expert system ini diberikan karena sistem ini ditujukan untuk mereplikasi kemampuan dan keahlian manusia. Tujuannya adalah untuk membangun sistem yang memiliki kemampuan seperti atau lebih baik dari manusia, misalnya untuk mendignosis penyakit manusia. Basis pengetahuan yang dimiliki expert system berisi aturan, fakta, deskripsi obyek dan sebagainya. Pengetahuan ini dikodekan dalam bahasa pemrograman. Mesin inferensi dalam expert system akan menurunkan permasalahan yang ada dengan menggunakan basis pengetahuan yang dimilikinya. Permasalahan itu sendiri diinputkan melalui user interface. Pada akhirnya, mesin inferensi akan menghasilkan jawaban permasalahan lengkap dengan informasi yang dibutuhkan ataupun rekomendasi lainnya. Karena sukar untuk merepresentasikan seluruh fakta permasalah secara lengkap, umumnya domain permasalahan dalam expert system lebih sederhana dari permasalahan nyata sehingga akhirnya solusi yang dihasilkan menjadi terlalu sederhana dan tidak mencakup seluruh faktor. Hal ini dirasakan sebagai salah satu kelemahan dari expert system. Pembangunan expert system telah terbukti sukar dan mahal, sehingga banyak kritik yang menyatakan bahwa masalah yang dapat dipecahkan oleh suatu expert system hanyalah masalah yang sederhana sehingga nilai pemecahannya justru rendah. Sedangkan masalah yang rumit tidak dapat dipecahkan karena terlalu kompleks untuk suatu expert system. 4. Geographic Information Systems (GIS) Kemampuan komputer di bidang grafis, telah dimanfaatkan juga dalam proses pembuatan dan manipulasi peta, sehingga para profesional perpetaan sangat terbantu. Komputerisasi perpetaan pada mulanya masih terbatas pada dijitalisasi data gambar peta, kemudian dengan menggabungkan data peta dengan basis data teks, aplikasi ini telah berkembang menjadi Sistem Informasi Geografi yang terpadu dalam menyajikan gambar peta dan informasi yang terkait.
  22. 22. Dengan kemampuan penyajian informasi berbasiskan peta ini, maka pemanfaatan Sistem Informasi Geografi ternyata berkembang amat cepat, tidak lagi hanya terbatas di bidang perpetaan saja, akan tetapi meluas pada semua bidang yang memerlukan penyajian informasi dengan basis peta. Document Management Systems Kelompok DMS memiliki karakteristik sebagai berikut: 1. melakukan pengelolaan informasi dalam format teks 2. mengatur, melaksanakan, dan memantau distribusi dokumen termasuk status tindak lanjutnya. Lingkup kelompok DMS ini adalah: 1. Imaging Systems Managemen Information Systems (MIS) menyimpan dan mengolah data dalam bentuk yang sudah dikonversikan dalam representasi internal data komputer (numerik, karakter, data grafik, dsb). Sedangkan bentuk asli dari dokumennya serta besaran penting lain dari dokumen seperti tanda-tangan, cap, dsb. tidak dimungkinkan untuk dimasukkan sebagai data. Padahal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sering ditemui kebutuhan untuk menyimpan dokumen dalam bentuk yang mirip dengan aslinya, yang memuat juga logo perusahaan, tanda-tangan, cap perusahaan, gambar teknik, bahkan potret serta gambar lainnya. Untuk memenuhi keperluan penyimpanan suatu dokumen dalam bentuk yang mirip dengan aslinya, telah dikembangkan perangkat lunak Sistem Pengelolaan Citra Dokumen (SPCD) atau dikenal juga dengan sebutan populer Imaging Systems. Dalam sistem ini dokumen direkam dalam bentuk yang utuh, seperti halnya mesin copy. Hasil rekaman gambar ini berupa berkas/file yang kemudian disimpan dengan struktur penyimpanan tertentu, untuk selanjutnya dapat diakses oleh semua fihak yang berkepentingan sesuai dengan hak aksesnya masing-masing. Imaging Systems adalah suatu sistem berbasis komputer yang ditujukan untuk keperluan pengelolaan citra (image), pendokumentasian, dan pengarsipan kertas-kertas dokumen berukuran standar di lingkungan organisasi perusahaan. Pada dasarnya sistem ini mencakup pemakaian perangkat keras dan perangkat lunak untuk keperluan penyimpanan dan pengambilan kembali dokumen yang disimpan secara digital. Selain itu Imaging Systems juga mencakup sistem perangkat lunak untuk keperluan manajemen dokumen digital secara on-line. Oleh karenanya sistem ini dapat juga disebut sebagai Sistem Pengelolaan Dokumen Pengarsipan. Manfaat dan keuntungan yang dapat diperoleh dengan menerapkan Imaging Systems adalah : 1. meningkatnya produktivitas pekerja, 2. meningkatnya efisiensi pengolahan dokumen, 3. menyusutnya biaya penyimpanan dokumen, 4. menyusutnya biaya penanganan dokumen, 5. keamanan dokumen yang lebih terjamin, 6. sistem dan masa pakai data yang berjangka panjang (5-10 tahun). Teknologi yang mendukung sistem tersebut bersifat relatif baru dan berkembang secara cepat dalam beberapa tahun terakhir. Di Indonesia, beberapa distributor utama di bidang teknologi informasi baru saja memulai penjualan sistem dan perangkat lunak pencitraan tersebut. Karena itu jumlah sistem yang terpasang di Indonesia masih sedikit dan belum menunjukkan kondisi yang mapan. Akan tetapi, sistem pengelolaan citra dokumen ini telah diterapkan secara baik di lingkungan perusahaan dan industri di luar negeri. Hampir seluruh jenis kegiatan bisnis yang bersifat komersial, bidang pemerintahan, bidang kesehatan, dan bidang manufaktur telah berpartisipasi dalam menggunakan sistem tersebut. Komponen dasar untuk sistem pengelolaan citra dokumen adalah: 1. Sebuah stasiun pemayar (scanning station) untuk pemasukan dokumen, 2. Sistem pengelola citra (image server) untuk mengendalikan penyimpanan citra, 3. Suatu pengelola indeks (index server) untuk membuat sebuah basis data yang berisi nilai sebagai alat untuk mengenali citra yang disimpan, dan 4. Stasiun penampil (display) untuk menyajikan kembali dan mengolah citra yang tersimpan. Setelah proses pemayaran dilakukan, citra biasanya disimpan dalam media cakram magnetik (magnetic disc) dan dibiarkan untuk disimpan dalam perangkat tersebut selama citra masih sering dipergunakan. Jika kebutuhan terhadap dokumen tersebut sudah menurun, citra dokumen tersebut dipindahkan ke dalam media penyimpanan yang bersifat lebih permanen. Saat ini, media penyimpanan yang bersifat permanen hampir selalu diartikan sebagai cakram optik (optical disc). Walaupun begitu, media penyimpan dalam bentuk mikrofilm masih cukup sesuai untuk beberapa penggunaan. Suatu media cakram optik tunggal berukuran 5-1/4-inchi dapat memuat citra lebih dari 10.000 halaman dokumen, atau hampir sama dengan kemampuan lemari arsip berlaci empat. Untuk pemakaian secara besar-besaran, beberapa cakram optik digabungkan ke dalam sebuah bentuk jukebox yang dapat memuat lebih dari suatu terabyte data citra, atau lebih dari 10.000.000 halaman dokumen. Lingkup pemakaian Imaging Systems secara umum dapat diklasifikasikan menurut jenis dokumen yang dikelola, yaitu : • dokumen teknik • dokumen administrasi. Masalah penting yang berkaitan dengan sistem pengelolaan citra dokumen adalah penerapannya, yaitu bagaimana melakukan pengelolaan dan penggunaan citra dokumen itu sendiri. Dalam hal ini distributor/penjual sistem citra setidaknya menawarkan beberapa tingkat dukungan untuk penerapan, yaitu:
  23. 23. 1. Aplikasi sederhana yang dirancang untuk menyelesaikan masalah dasar organisasi dan distribusi. Banyak distributor sistem pengelola citra menjual perangkat lunak pengelola dokumen yang dirancang untuk mendukung tingkat ini. 2. Aplikasi antar-muka dengan basis data yang telah ada, contohnya Computerized Maintenance Management System (CMMS), yang memungkinkan para manajer dan pemakai untuk merancang aplikasi yang terpadu dengan sistem informasi yang telah ada. 3. Sarana pemrograman aplikasi yang mendukung penggunaan basis data yang telah ada termasuk juga antar-muka pada aplikasi lain seperti pengolah kata ataupun CAD. Dengan demikian pencitraan tersebut dapat dipadukan dengan keseluruhan sistem informasi perusahaan yang bersangkutan. Sebagian besar organisasi mulai menerapkan sistem pengelolaan citra dokumen dengan kasus sederhana, seperti mengambil suatu bundel, buku, atau halaman dari buku panduan pemeliharaan alat yang telah dicitrakan dan kemudian menyempurnakannya, sejalan dengan pemakaian. Dalam beberapa kasus, aplikasi dirancang dengan meniru sistem berdasarkan kertas biasa. Dalam keadaan lainnya aplikasi tersebut memberikan cara kerja yang sama sekali baru. Walaupun demikian, bagaimanapun bentuk terapan akhirnya, kegiatan perancangan dan pembangunan sistem pencitraan dokumen harus menyertakan pemakai sistem yang sebenarnya. 2. Workflow Dalam suatu lingkungan kantor yang masih didominasi oleh proses pekerjaan secara manual, seringkali dokumen harus diproses secara sekuensial. Terkadang terjadi penundaan waktu yang cukup lama di antara dua proses yang berurutan. Jika dokumen itu memiliki arti yang sangat penting maka adanya penundaan dalam pemrosesan akan mengakibatkan timbulnya kerugian atau dapat menimbulkan adanya konsekuensi biaya. Akan tetapi andaikan pemakai mengganti kertas dokumen dengan citra/gambar dokumen selama pemrosesan berlangsung, yaitu dengan cara melakukan proses pemayaran (scanning) pada saat dokumen selesai dibuat dan kemudian secara elektronik melakukan proses lebih lanjut maka pemrosesan dokumen tersebut akan berjalan secara lebih efisien. Pengertian aliran kerja (workflow) adalah untuk menunjukkan bagaimana suatu dokumen diproses dan diolah. Perangkat lunak Aliran Kerja / Workflow yang biasanya dipadukan dengan Sistem Pengolahan Citra Dokumen, akan mampu mengintegrasikan dan mengarahkan aliran (routing) dokumen secara otomatis, dalam bentuk elektronik, dari satu stasiun kerja ke stasiun kerja lainnya pada seluruh bagian organisasi. Dalam hal ini dokumen serta arsip dokumen tidak hanya disimpan dan diambil begitu saja, akan tetapi tetap digunakan untuk melakukan transaksi usaha secara aktual. Dengan demikian pekerjaan akan dapat diproses secara lebih cepat dengan menggunakan jaringan komputer lokal, dimana setiap orang dapat menggunakan arsip dan dokumen tersebut secara bersama-sama. Berdasarkan pengertian tersebut di atas, aliran kerja dapat digunakan untuk menentukan aliran dokumen dan aliran pekerjaan, yang dapat memperbaiki kualitas dan produktifitas perusahaan secara menyeluruh. Dapat dibayangkan bahwa pada kondisi sesungguhnya terdapat sejumlah orang yang dapat bekerja dengan menggunakan dokumen atau arsip yang sama pada saat yang bersamaan. Perangkat lunak aliran kerja (workflow) membolehkan pemakai untuk menulis program aplikasi, disebut dengan scripts, yang dapat mengarahkan dan mengalirkan dokumen untuk bergerak ke seluruh bagian organisasi. Scripts dapat memetakan dan mengendalikan seluruh dokumen yang masuk, serta dapat menentukan di bagian stasiun kerja yang mana citra dokumen tersebut akan ditampilkan dan citra apa saja yang dapat muncul di layar. Program scripts dapat melakukan seluruh proses tersebut, untuk setiap kategori dokumen. Dengan demikian, pemrosesan dokumen dapat dilakukan secara lebih cepat dan lebih efisien. Perangkat lunak workflow dapat menghilangkan adanya status informasi yang mengambang yaitu suatu kondisi yang terjadi bilamana dokumen penting bertumpuk di wadah masukan, sementara orang lain menunggu dokumen tertentu muncul. Sebaliknya dengan menu perangkat lunak workflow yang mudah dimengerti, akan sangat membantu pemakai untuk mengurut dan menjadwal dokumen yang akan diproses. Sehingga sistem secara otomatis akan mengumpulkan dan mendistribusikan citra dokumen ke dalam wadah masukan elektronik pemakai secara tepat. Manakala setiap petugas telah selesai memproses citra dokumen, dokumen tersebut akan diberikan kepada stasiun kerja lain secara otomatis dan demikian seterusnya. Bilamana pemrosesan selesai, petugas terakhir tidak perlu berjalan ke tempat penyimpanan arsip. Pengarsipan telah dilakukan pada saat dokumen dipayar dan diberi indeks, berikutnya seluruh dokumen akan disempurnakan oleh perangkat lunak workflow dan secara otomatis akan ditempatkan pada arsip yang tepat. Di samping melakukan pengendalian citra dokumen secara elektronik, perangkat lunak workflow dapat mengotomasikan sejumlah pekerjaan manajerial seperti menghitung produktifitas suatu ukuran, membuat laporan, dan menyesuaikan beban kerja serta jadwal petugas operasional. Untuk dokumen yang bersifat sensitif terhadap waktu, program scripts dari workflow dapat dirancang sedemikan rupa sehingga setiap citra dokumen akan memiliki kerangka waktu spesifik perioda pemrosesan pada setiap stasiun kerja. Jika dalam kerangka waktu tersebut citra dokumen tidak melewati stasiun kerja tertentu maka secara otomatis citra dokumen akan dialihkan ke supervisor, untuk mendapatkan perhatiannya. Teknik pemrograman seperti ini akan dapat menghapuskan kemacetan dalam aliran pekerjaan. Selain itu sistem dapat memberi peringatan kepada supervisor manakala seorang pemakai memerlukan bantuan pertolongan, disebabkan karena pemakai tersebut merupakan pegawai baru ataupun karena beban kerjanya terlalu besar. Perangkat lunak workflow memberikan fasilitas kemudahan untuk melakukan penyesuaian dengan kondisi perusahaan. Hal ini disebabkan karena scripts dari workflow dapat diubah, sesuai dengan kebutuhan dan prosedur operasi yang ada. Sehingga kegiatan perusahaan dapat berjalan baik dengan efisiensi dan produktifitas yang kontinyu. Perangkat lunak workflow akan mempercepat dan mempermudah seluruh kegiatan pemrosesan citra dokumen. Manfaat ini akan sangat membantu pegawai baru menjadi lebih cepat produktif dan menjadikan pegawai lama semakin efisien cara kerjanya. Disamping itu pihak manajemen akan lebih dapat mengendalikan seluruh prosedur kerja yang ada, karena tahap-tahap pemrosesan dokumen telah didefinisikan

×