Spektrofotometer

7,084 views

Published on

by FAJAR ADIYATAMA
don't forget to follow me
letsgosinjisekaie@gmail.com
or
visit
ILMU UNTUK SEMUA

  • Be the first to comment

Spektrofotometer

  1. 1. SAFE MOMENT
  2. 2. XI ANALIS KIMIA Kelompok 1 BAGIAN-BAGIAN UV-Vis PRINSIP KERJA UV-Vis JENIS SPEKTROFOTOMETER SPEKTROFOTOMETER PENGERTIAN SPEKTROFOTOMETRI KARAKTERISTIK SAMPLE SPEKTRO JOB SHEET
  3. 3. Spektrofotometri merupakan salah satu metode dalam kimia analisis yang digunakan untuk menentukan komposisi suatu sampel baik secara kuantitatif dan kualitatif yang didasarkan pada interaksi antara materi dengan cahaya.
  4. 4. Pengertian spektroskopi dan spektrofotometri pada dasarnya sama yaitu di dasarkan pada interaksi antara materi dengan radiasi elektromagnetik. Namun pengertian spektrofotometri lebih spesifik atau pengertiannya lebih sempit karena ditunjukan pada interaksi antara materi dengan cahaya (baik yang dilihat maupun tidak terlihat).
  5. 5. Spektrofotometer adalah alat untuk mengukur transmitan atau absorban suatu sampel sebagai fungsi panjang gelombang. Sedangkan metode pengukuran dengan menggunakan spektrofotometer ini digunakan sering disebut dengan spektrofotometri.
  6. 6. Bunyi Hukum Lambert-Beer Cahaya yang diserap diukur sebagai absorbansi (A) sedangkan cahaya yang hamburkan diukur sebagai transmitansi (T), dinyatakan dengan hukum lambert-beer berbunyi: “jumlah radiasi cahaya tampak (ultraviolet, inframerah dan sebagainya) yang diserap atau ditransmisikan oleh suatu larutan merupakan suatu fungsi eksponen dari konsentrasi zat dan tebal larutan”.
  7. 7. Hukum Lambert – Beer: Dengan : A = absorban Io = intensitas sinar datang I = intensitas sinar yang diteruskan a = tetapan absorptivitas l = panjang jalan sinar / kuvet c = konsentrasi
  8. 8.  Larutan senyawa berwarna mampu menyerap sinar tampak yang melalui larutan tersebut. Jumlah intensitas sinar yang diserap tergantung pada macam yang ada di dalam larutan, konsentrasi panjang jalan dan intensitas sinar yang diserap dinyatakan dalam Hukum Lambert-Beer yang sudah dijelaskan di atas.Warna zat yang menyerap menentukan panjang gelombang sinar yang akan diserap, warna yang diserap merupakan warna komplemen dari warna yang terlihar oleh mata.
  9. 9. Secara sederhana Instrumen spektrofotometri yang disebut spektrofotometer terdiri dari :
  10. 10. warna yang teramati Warna yang diserap Panjang gelombang Green Red 700 nm Blue-green Orange-red 600 nm Violet Yellow 550 nm Red-violet Yellow-green 530 nm Red Green 500 nm Orange Blue 450 nm Yellow Violet 400 nm
  11. 11. 1. Sumber Cahaya • a. Lampu Tungsten (Wolfram) • Lampu ini digunakan untuk mengukur sampel pada daerah tampak.Bentuk lampu ini mirip dengna bola lampu pijar biasa.Memiliki panjang gelombang antara 350-2200 nm.Spektrum radiasianya berupa garis lengkung.Umumnya memiliki waktu 1000jam pemakaian. • b. Lampu Deuterium • Lampu ini dipakai pada panjang gelombang 190-380 nm. Spektrum energy radiasinya lurus, dan digunakan untuk mengukur sampel yang terletak pada daerah uv. Memiliki waktu 500 jam pemakaian. Sumber cahaya pada spektrofotometer harus memiliki panacaran radiasi yang stabil dan intensitasnya tinggi. Sumber cahaya pada spektrofotometer UV-Vis ada dua macam :
  12. 12. 2. Monokromator Monokromator adalah alat yang akan memecah cahaya polikromatis menjadi cahaya tunggal (monokromatis) dengan komponen panjang gelombang tertentu.
  13. 13. 3. Kompartemen sampel  Kompartemen ini digunakan sebagai tempat diletakkannya kuvet.Kuvet merupakan wadah yang digunakan untuk menaruh sampel yang akan dianalisis. Pada spektrofotometer double beam, terdapat dua tempat kuvet. Satu kuvet digunakan sebagai tempat untuk menaruh sampel, sementara kuvet lain digunakan untuk menaruh blanko. Sementara pada spektrofotometer single beam, hanya terdapat satu kuvet.
  14. 14. 4. Detektor Detektor akan menangkap sinar yang diteruskan oleh larutan. Sinar kemudian diubah menjadi sinyal listrik oleh amplifier dan dalam rekorder dan ditampilkan dalam bentuk angka-angka pada reader (komputer). Syarat-syarat ideal sebuah detector adalah : -Mempunyai kepekaan tinggi -Respon konstan pada berbagai panjang gelombang -Waktu respon cepat dan sinyal minimum tanpa radiasi -Sinyal listrik yang dihasilkan harus sebanding dengan tenaga radiasi
  15. 15. 5. Visual display  Merupakan system baca yang memperagakan besarnya isyarat listrik, menyatakan dalam bentuk % Transmitan maupun Absorbansi.
  16. 16. ANALISA PHOSPAT DALAM AIR SUNGAI DAN LARUTAN STANDAR
  17. 17. SAMPLE • Larutan Standar Diammonium Hidrogen Phospat
  18. 18. Bahan • Aquadest • Diammonium hydrogen phospat • Ammonium molybdat • H2SO4 pekat • SnCl2.2H20 • gliserol
  19. 19. Alat • Spektrofotometer • Beaker glass • Labu ukur • Spatula • Pipet tetes • Gelas ukur • Kuvet • Gelas mineral • Pemanas elektrik • Timbangan
  20. 20. Produser Percobaan
  21. 21. 1. Tahap Kalibrasi Spektrofotometer • Membuat larutan blangko (aquadest) • Masukkan larutan blangko ke dalam kuvet yang bersih (jangan sampai tersentuh oleh tangan) • Memasang pada alat kemudian atur sehingga harga absorbasi = 0 dan transmitan = 100 pada panjang gelombang 590 nm
  22. 22. 2. Tahap Analisa Phospat (PO4 3-) 2.1 Membuat larutan standar phosphat • Menimbang (NH4)2 HPO4 • Memasukan (NH4)2 HPO4 kedalam labu ukur 250 ml • Melarutkannya dengan aquades hingga ambang batas
  23. 23. 2.2 Membuat larutan reagen Ammonium Molybdat dan SnCl2.2H2O • (NH4)6MO7O24.4H2O = 0,1738 gram dalam 250 cc aquadest • 14 cc H2SO4 pekat + 20 cc aquadest (didinginkan) • Kedua larutan dicampur dan diencerkan sampai 50 cc • SnCl2.2H2O • 1,25 gram dalam 50 cc gliserol, dipanaskan sebentar
  24. 24. Prosedur analisa phospat • Mengambil 50 cc sampel + 2 cc Ammonium molybdat + 5 tetes SnCl2.2H2O • Memasukkan larutan tersebut ke dalam kuvet • Memasang kuvet pada alat spektrofotometer dan mencatat hasilnya • Lakukan prosedur yang sama untuk larutan blangko
  25. 25. Any question?????
  26. 26. oleh Trans TiPi •Didukung Oleh Akua, Mayzon, Segar Sari Susu Soda Cast
  27. 27. Penerapan spektrofotometrik Hukum Beer : Absorbans, log (Po/P), radiasi monokromatik berbanding lurus dengan konsentrasi sutu spesies penyerap dalam larutan. Hukum Bouguer (Lambert) : Bayangkan suatu medium penyerap yang homogen dalam lapisan-lapisan yang sama tebal. Tiap lapisan menyerap radiasi monokromatik yang memasuki lapisan itu dalam fraksi yang sama seperti lapisan-lapisan lain. Dengan semuanya yang lain sama, maka absorbans itu berbanding lurus dengan panjang jalan yang melewati medium. Gabungan Hukum Lambert-Beer, sering di tuliskan sebagai A = abcatau A = εbc
  28. 28. • Fungsi reagent dalam percobaan spektrofotometri ini adalah untuk memunculkan karakteristik zat yang terdapat dalam larutan yang akan dianalisa. (Day,Jr.R.A.,Underwood, 1993). • Fungsi pengenceran adalah untuk meminimalisir kesalahan, karena hukum Beer berlaku pada larutan encer agar larutan dapat ditembus cahaya.

×