Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Tafsir QS. an-Naas (Juz 30)

18,581 views

Published on

Anas bin Malik ra, berkata: “Kaum Yahudi membuatkan makanan bagi Rasulullah SAW. Setelah dimakan Rasulullah sakit keras, sahabat-sahabatnya mengira itu akibat perbuatan Yahudi. Maka turunlah Jibril membawa dua surat ini (Al-Falaq dan An-Naas) dan mereka memohonkan perlindungan beliau dengan membaca kedua surat tersebut. Seketika itu juga Rasulullah SAW keluar menemui sahabat –sahabatnya dalam keadaan sehat bugar.” (Asbabun Nuzul Imam Suyuthi)

Published in: Education
  • Be the first to comment

Tafsir QS. an-Naas (Juz 30)

  1. 1. Tafsir QS. An-Naas Oleh: Fais al-Fatih Halaqoh Politeknik TEDC Bandung
  2. 2. QS An-Naas 1-6 1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. 2. Raja manusia. 3. Sembahan manusia. 4. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, 5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, 6. dari (golongan) jin dan manusia.
  3. 3. Asbabun Nuzul • Anas bin Malik ra, berkata: “Kaum Yahudi membuatkan makanan bagi Rasulullah SAW. Setelah dimakan Rasulullah sakit keras, sahabat-sahabatnya mengira itu akibat perbuatan Yahudi. Maka turunlah Jibril membawa dua surat ini (Al-Falaq dan An-Naas) dan mereka memohonkan perlindungan beliau dengan membaca kedua surat tersebut. Seketika itu juga Rasulullah SAW keluar menemui sahabat – sahabatnya dalam keadaan sehat bugar.” (Asbabun Nuzul Imam Suyuthi)
  4. 4. Tafsir QS. An-Naas 1-6 Dalam surat ini terkandung permohonan perlindungan kepada Allah SWT dengan bertawasul (menggunakan perantara) 3 nama-Nya: • Ar-Raab (ayat 1) • Al-Malik (ayat 2) • Al-Ilah (ayat 3)
  5. 5. Ar-Raab • bermakna Allah SWT adalah pencipta, pengatur penjaga dan pemberi rezeki • menauhidkan Allah pada hal tsb disebut dengan tauhid Rububiyah • seseorang yang memiliki keyakinan bahwa wali-wali tertentu bisa mengabulkan permohonan berupa harta, jodoh atau anak maka dia telah mentekutukan Allah dalam rububiyah- Nya
  6. 6. Al-Malik • merupakan salah satu dari Asmaul Husna yang bermakna pemilik kerajaan yang sempurna dan kekuasaan yang mutlak.
  7. 7. Al-Illah • menegaskan Allah adalah satu-satunya yang harus disembah oleh manusia dengan berbagai macam peribadatan. • ibadah ada dua jenis: zhahir (shalat, doa, zakat, puasa, haji, menyembelih qurban, dll) dan batin (khusyu', raja', khouf, cinta dll) • barangsiapa yang meniatkan salah satu ibadah tsb kepada selain Allah maka dia telah berbuat syirik • contoh syirik lainnya: memohon doa di kuburan wali, menggunakan jimat
  8. 8. Mengapa saat memohon perlindungan kepada-Nya kita diajarkan untuk menyebut nama-nama-Nya yang indah? Mengapa saat memohon perlindungan lewat surat al-Falaq, hanya disebut satu nama Allah saja, yaitu Rabb, sedangkan pada surat An-Naas disebut 3 nama-Nya?
  9. 9. • pada QS. An-Naas ancamannya dapat mencelakakan manusia baik di dunia maupun di akhirat • setan itu tersembunyi, ancamannya sangat halus, bisa berupa kata-kata yang tak dapat didengar secara zhahir, sehingga sulit untuk dideteksi • sasarannya adalah hati, dimana hati manusia merupakan raja dari seluruh anggota tubuh. • "Sesungguhnya di dalam tubuh ini ada segumpal daging, jika ia baik maka baiklah seluruh tubuhnya, jika ia rusak maka rusaklah seluruh tubuhnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati (HR. Bukhari dan Muslim)
  10. 10. • orang yang selamat di akhirat adalah orang yang datang menjumpai Allah dengan hati yang bersih (Qolbun Saliim). Bersih dari penyakit syubhat dan syahwat. • Syubhat adalah bisikan-bisikan syaitan terhadap seorang hamba sehingga dia meyakini kebenaran sebagai kebatilan, yang sunnah sebagai bid'ah dan sebaliknya. • syahwat adalah bisikan syaitan untuk mengikuti segala yang diinginkan oleh jiwa, mesikupun harus menentang aturan- Nya, maka lama kelamaan hatinya akan menganggap hal tersebut sebagal sesuatu yang biasa.
  11. 11. Hati manusia Benteng Sifat-sifat manusia Pintu-pintu Syaitan Musuh Zikir, Iman, Isti’adzah Perbekalan, Perisai dan Senjata
  12. 12. Lebih berbahaya syaitan yang berbentuk jin atau manusia?
  13. 13. Syaitan dari kalangan Jin • Bisikan jin itu tidak dapat kita ketahui bagaimana terjadinya, tetapi dapat jika kita jumpai bekas-bekas dan pengaruhnya dalam realitas jiwa dan kehidupan nyata. • permusuhan iblis terhadap manusia sudah dimulai sejak masa Nabi Adam as. • iblis menyulut peperangan karena masalah penciptaan manusia, karena kesombongan, kedengkian dan dendam iblis terhadap manusia. (QS. Al- Isra: 61-65) • Allah menjadikan bagi kita iman sebagai perisai, zikir sebagai perbekalan dan isti'adzah sebagai senjata. • "Syaitan itu tetap berada pada hati anak Adam. Apabila dia mengingat Allah Ta'ala, syaitan itu bersembunyi. Dan apabila ia lalai, syaitan itu membisikinya." (HR. Bukhari)
  14. 14. Qarin • Qarin adalah syaitan dari kalangan jin yang menyertai manusia sejak lahir. • Qarin biasanya menghiasi kehidupan manusia dengan keburukan. • Rasulullah SAW bersabda, “Tak seorang pun dari kalian, kecuali telah diberi satu Qarin”. Para sahabat bertanya, “Termasuk engkau ya Rasulullah?”, beliau menjawab, “Ya, hanya saja Allah SWT menolongku sehingga Qarin-ku telah tunduk dan mendorongku kepada kebaikan.” (Tafsir Ibnu Katsir)
  15. 15. Syaitan dari kalangan Manusia • kawan yang jahat, membisikkan kejahatan ke dalam hati dan pikiran kawannya • ajudan, asisten, mentri, pejabat, politikus membisikkan kepada penguasa sehingga ia terus melakukan kesewenang-wenangan dan kerusakan di muka bumi • provokator menghiasi perkataannya sedemikian rupa sehingga tampak seolah-olah apa yang dikatakannya adalah kebenaran yang nyata • penjaja syahwat seperti penyanyi, penghibur dll membisikkan dan menghembuskan perkataan yang bisa membangkitkan syahwat • ada lagi..?
  16. 16. Kesimpulan • Sikap paling baik adalah bersandar kepada kekuatan yang tak ada kekuatan yang sebenarnya selain kekuatan-Nya. Bersandar kepada Ar-Raab, Al-Malik, Al-Illah. • Kejahatan yang bersandar pada bisikan syaitan yang biasa bersembunyi, akan lemah, mundur, bersembunyi dan bertekuk lutut bila berhadapan dengan perlindungan Allah. • segala puji bagi Allah sejak awal hingga akhir. Hanya kepada-Nyalah kita menaruh kepercayaan dan mengharapkan pertolongan. Dialah satu-satunya tempat mohon pertolongan karena dia Maha Penolong.
  17. 17. Keutamaan Surat An-Naas • “Bukankah kamu perhatikan beberapa ayat yang diturunkan pada malam ini dan tiada bandingannya sama sekali? Yaitu surat Al-Falaq dan An-Naas.” (HR. Muslim) • Abu Sa’id Al-Khudriy ra berkata: “Rasulullaah SAW selalu berlindung diri dari gangguan jin dan manusia sehingga turunlah surat Al-Falaq dan An-Naas. Setealh turun dua surat itu beliau membacanya dan meninggalkan doa yang lain selain dua surat tsb.” (HR. Tirmidzi) • Aisyah ra berkata: “Apabila Rasulullah SAW hendak tidur, beliau menghimpun kedua telapak tangannya, kemudian meniupnya tiga kali seraya membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas. Setelah itu beliau mengusapkan telapak tangannya ke seluruh badannya sejauh yang terjangkau oleh tangan beliau dengan memulai dari kepala dan wajah, lalu badan bagian depan. Beliau melakukan itu sebanyak 3 kali.” (HR. Muslim)
  18. 18. Daftar Pustaka • Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir • Tafsir Surat An-Naas dalam Fii Zhilaalil Qur’an karya Sayyid Quthb • Riyadush Shalihin karya Imam Nawawi • Tafsir Surat An-Naas karya ustadz Abu Yahya Agus bin Robi’ Al-Bakaasy dalam http://muslim.or.id/al-quran/tafsir- surat-an-naas.html

×