Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kandungan Kalimat Syahadat (Madlulusy Syahadah)

22,597 views

Published on

apa saja kandungan kalimat syahadat?

Published in: Spiritual

Kandungan Kalimat Syahadat (Madlulusy Syahadah)

  1. 1. Kandungan KalimatSyahadat (Madlulusysyahadah) Oleh: Fais al-Fatih
  2. 2. Kandungan kalimat syahadat Ikrar (iqrar) Sumpah (qasm) Perjanjian yang teguh (mitsaq)
  3. 3. Ikrar (Iqrar)  Suatu pernyataan seorang Muslim tentang keyakinannya.  Pernyataan ini sangat kuat karena didukung oleh Allah SWT, malaikat dan orang yang berilmu (para nabi dan orang mukmin).  Konsekuensinya  menegakkan dan memperjuangkan apa yang kita ikrarkan
  4. 4. ْ‫م‬ُ‫َه‬‫ت‬َّ‫ي‬ِ‫ر‬ُ‫ذ‬ ْ‫م‬ِ‫ه‬ِ‫ور‬ُ‫ه‬ُ‫ظ‬ ‫ن‬ِ‫م‬ َ‫م‬َ‫د‬‫آ‬ ‫ي‬ِ‫ن‬َ‫ب‬ ‫ن‬ِ‫م‬ َ‫ك‬ُّ‫ب‬َ‫ر‬ َ‫ذ‬َ‫خ‬َ‫أ‬ ْ‫ذ‬ِ‫َإ‬‫و‬ٰ‫ى‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ْ‫م‬ُ‫َه‬‫د‬َ‫ه‬ ْ‫ش‬َ‫َأ‬‫و‬ ۛ ‫ا‬َ‫ن‬ْ‫د‬ِ‫ه‬ َ‫ش‬ ۛ ٰ‫ى‬َ‫َل‬‫ب‬ ‫وا‬ُ‫ال‬َ‫ق‬ ۖ ْ‫م‬ُ‫ك‬ِ‫ب‬َ‫ر‬ِ‫ب‬ ُ‫ت‬ ْ‫س‬َ‫ل‬َ‫أ‬ ْ‫م‬ِ‫ه‬ِ‫س‬ُ‫ف‬‫ن‬َ‫أ‬َ‫م‬ْ‫و‬َ‫ي‬ ‫وا‬ُ‫ول‬ُ‫ق‬َ‫ت‬ ‫ن‬َ‫أ‬ِ‫ة‬َ‫م‬‫َا‬‫ي‬ِ‫ق‬ْ‫ال‬ َ‫ين‬ِ‫ل‬ِ‫ف‬‫ا‬َ‫غ‬ ‫ا‬َ‫ذ‬ َٰ‫ه‬ ْ‫ن‬َ‫ع‬ ‫ا‬َّ‫ن‬ُ‫ك‬ ‫ا‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ Dan (ingatlah), ketikaTuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anakAdam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku iniTuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaanTuhan)“ (QS.Al-A’raf: 172)
  5. 5. Sumpah (qasm)  Pernyataan kesediaan menerima akibat atau resiko apa pun dalam mengamalkan syahadah.  Muslim yang ber-syahadah berarti siap dan bertanggung jawab dalam menegakkan Islam.  Pelanggaran terhadap sumpah  kemunafikan  neraka jahannam
  6. 6. ِ َّ‫اّلل‬ ُ‫ول‬ ُ‫س‬َ‫ر‬َ‫ل‬ َ‫ك‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ُ‫َد‬‫ه‬ ْ‫ش‬َ‫ن‬ ‫وا‬ُ‫ال‬َ‫ق‬ َ‫ون‬ُ‫ق‬ِ‫ف‬‫َا‬‫ن‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ َ‫ك‬َ‫ء‬‫َا‬‫ج‬ ‫ا‬َ‫ذ‬ِ‫إ‬َ‫ك‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ُ‫م‬َ‫ل‬ْ‫َع‬‫ي‬ ُ َّ‫َاّلل‬‫و‬ ۗ َ‫ين‬ِ‫ق‬ِ‫ف‬‫َا‬‫ن‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ُ‫َد‬‫ه‬ ْ‫َش‬‫ي‬ ُ َّ‫َاّلل‬‫و‬ ُ‫ه‬ُ‫ول‬ ُ‫س‬َ‫ر‬َ‫ل‬َ‫ون‬ُ‫ب‬ِ‫ذ‬‫ا‬َ‫ك‬َ‫ل‬ ِ‫إ‬ ۚ ِ َّ‫اّلل‬ ِ‫يل‬ِ‫ب‬ َ‫س‬ ‫ن‬َ‫ع‬ ‫وا‬ُّ‫َد‬‫ص‬َ‫ف‬ ً‫ة‬َّ‫ن‬ُ‫ج‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬َ‫ن‬‫َا‬‫م‬ْ‫ي‬َ‫أ‬ ‫وا‬ُ‫ذ‬َ‫خ‬َّ‫ات‬َ‫ون‬ُ‫َل‬‫م‬ْ‫َع‬‫ي‬ ‫وا‬ُ‫ن‬‫ا‬َ‫ك‬ ‫َا‬‫م‬ َ‫ء‬‫ا‬ َ‫س‬ ْ‫م‬ُ‫ه‬َّ‫ن‬ Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: "Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah". Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; danAllah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta. Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan. (QS. Al-Munafiqun: 1-2)
  7. 7. Perjanjian yang teguh (mitsaq)  Janji setia untuk mendengar dan taat dalam segala keadaan.  Mendengar dan taat terhadap semua perintah Allah SWT yang terkandung dalam Kitabullah atau Sunnah Rasul.
  8. 8. َ‫ون‬ُ‫ن‬ِ‫م‬ْ‫ؤ‬ُ‫م‬ْ‫َال‬‫و‬ ِ‫ه‬ِ‫ب‬َّ‫ر‬ ‫ن‬ِ‫م‬ ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ل‬ِ‫إ‬ َ‫ل‬ِ‫نز‬ ُ ‫أ‬ ‫َا‬‫م‬ِ‫ب‬ ُ‫ول‬ ُ‫س‬َّ‫ر‬‫ال‬ َ‫َن‬‫م‬‫آ‬ِ‫ه‬ِ‫ت‬َ‫ك‬ِ‫ئ‬ َ‫ََل‬‫م‬َ‫و‬ ِ َّ‫اّلل‬ِ‫ب‬ َ‫َن‬‫م‬‫آ‬ ٌّ‫ل‬ُ‫ك‬ ۚ ِ‫ه‬ِ‫ل‬ ُ‫س‬ُّ‫ر‬ ‫ن‬ِ‫م‬ ٍ‫د‬َ‫ح‬َ‫أ‬ َ‫ن‬ْ‫ي‬َ‫ب‬ ُ‫ق‬ِ‫ر‬َ‫ف‬ُ‫ن‬ َ‫َل‬ ِ‫ه‬ِ‫ل‬ ُ‫س‬ُ‫ر‬َ‫و‬ ِ‫ه‬ِ‫ب‬ُ‫ت‬ُ‫َك‬‫و‬ۖ ‫َا‬‫ن‬ْ‫ع‬َ‫ط‬َ‫َأ‬‫و‬ ‫َا‬‫ن‬ْ‫ع‬ِ‫م‬ َ‫س‬ ‫وا‬ُ‫ال‬َ‫َق‬‫و‬ ۚ ُ‫ر‬‫ي‬ِ‫ص‬َ‫م‬ْ‫ال‬ َ‫ك‬ْ‫ي‬َ‫ل‬ِ‫َإ‬‫و‬ ‫َا‬‫ن‬َّ‫ب‬َ‫ر‬ َ‫ك‬َ‫ن‬‫ا‬َ‫ر‬ْ‫ف‬ُ‫غ‬ Rasul telah beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepadaAllah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami yaTuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali". (QS.Al-Baqarah: 285)
  9. 9. Iman + Islam Janji Setia Sumpah Ikrar
  10. 10. IMAN Ucapan (qaul) Membenarkan (tashdiq) Perbuatan (‘amal)
  11. 11. Ucapan (qaul)  Ucapan yang senantiasa keluar dari lidahnya selalu baik dan penuh dengan hikmah.  Syahadah diucapkan dengan penuh kebanggan iman dan berangkat dari semangat isyhadu biannaa muslimin.
  12. 12. Membenarkan (tashdiq)  Membenarkan dengan hati tanpa keraguan.  Yakin dan menerima tanpa rasa berat atau ada pilihan lain yang didatangkan oleh Allah SWT.
  13. 13. َّ‫م‬ُ‫ث‬ ِ‫ه‬ِ‫ل‬‫و‬ ُ‫س‬َ‫ر‬َ‫و‬ ِ َّ‫اّلل‬ِ‫ب‬ ‫وا‬ُ‫ن‬َ‫م‬‫آ‬ َ‫ين‬ِ‫ذ‬َّ‫ال‬ َ‫ون‬ُ‫ن‬ِ‫م‬ْ‫ؤ‬ُ‫م‬ْ‫ال‬ ‫َا‬‫م‬َّ‫ن‬ِ‫إ‬ْ‫م‬ِ‫ه‬ِ‫ل‬‫َا‬‫و‬ْ‫م‬َ‫أ‬ِ‫ب‬ ‫وا‬ُ‫د‬َ‫ه‬‫َا‬‫ج‬َ‫و‬ ‫وا‬ُ‫ب‬‫ا‬َ‫ت‬ْ‫ر‬َ‫ي‬ ْ‫م‬َ‫ل‬ ُ‫ق‬ِ‫د‬‫ا‬َّ‫ص‬‫ال‬ ُ‫م‬ُ‫ه‬ َ‫ك‬ِ‫ئ‬َٰ‫ول‬ ُ ‫أ‬ ۚ ِ َّ‫اّلل‬ ِ‫يل‬ِ‫ب‬ َ‫س‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫م‬ِ‫ه‬ِ‫س‬ُ‫ف‬‫ن‬َ‫َأ‬‫و‬َ‫ون‬ Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalanAllah. Mereka itulah orang-orang yang benar. (QS.Al-Hujurat: 15)
  14. 14. Perbuatan (‘amal)  Perbuatan yang termotivasi dari hati yang ikhlas dan kepahaman akan syari’at Allah SWT.  Perbuatan  cermin kesucian hati dan upaya untuk menggapai ridho Ilahi.  Perbuatan  sikap mental dan moral Islami yang dapat dijadikan teladan
  15. 15. ِ‫ر‬ِ‫خ‬ ْ‫اْل‬ ِ‫م‬ْ‫و‬َ‫ي‬ْ‫ال‬ِ‫ب‬َ‫و‬ ِ َّ‫اّلل‬ِ‫ب‬ ‫ا‬َّ‫ن‬َ‫م‬‫آ‬ ُ‫ول‬ُ‫َق‬‫ي‬ ‫َن‬‫م‬ ِ‫اس‬َّ‫ن‬‫ال‬ َ‫ن‬ِ‫م‬َ‫و‬َ‫ين‬ِ‫ن‬ِ‫م‬ْ‫ؤ‬ُ‫م‬ِ‫ب‬ ‫م‬ُ‫ه‬ ‫َا‬‫م‬َ‫و‬ Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian," pada hal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. (QS.Al-Baqarah: 8)
  16. 16. َّ‫ن‬ِ‫إ‬ ۚ ‫ا‬ْ‫و‬َ‫غ‬ْ‫ط‬َ‫ت‬ َ‫ََل‬‫و‬ َ‫ك‬َ‫ع‬َ‫م‬ َ‫اب‬َ‫ت‬ ‫َن‬‫م‬َ‫و‬ َ‫ت‬ْ‫ر‬ِ‫م‬ ُ ‫أ‬ ‫َا‬‫م‬َ‫ك‬ ْ‫م‬ِ‫ق‬َ‫ت‬ ْ‫اس‬َ‫ف‬َ‫ون‬ُ‫َل‬‫م‬ْ‫ع‬َ‫ت‬ ‫َا‬‫م‬ِ‫ب‬ ُ‫ه‬‫ير‬ِ‫ص‬َ‫ب‬ َ‫و‬ ُ‫ر‬‫ا‬َّ‫ن‬‫ال‬ ُ‫م‬ُ‫ك‬ َّ‫َس‬‫م‬َ‫ت‬َ‫ف‬ ‫وا‬ُ‫م‬َ‫ل‬َ‫ظ‬ َ‫ين‬ِ‫ذ‬َّ‫ال‬ ‫ى‬َ‫ل‬ِ‫إ‬ ‫وا‬ُ‫ن‬َ‫ك‬ْ‫ر‬َ‫ت‬ َ‫ََل‬‫و‬ْ‫ن‬ِ‫م‬ ِ َّ‫اّلل‬ ِ‫ن‬‫و‬ُ‫د‬ ‫ن‬ِ‫م‬ ‫م‬ُ‫ك‬َ‫ل‬ ‫َا‬‫م‬ َ‫ون‬ُ‫ر‬َ‫ص‬‫ن‬ُ‫ت‬ َ‫َل‬ َّ‫م‬ُ‫ث‬ َ‫ء‬‫َا‬‫ي‬ِ‫ل‬ْ‫و‬َ‫أ‬ Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah, kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan. (QS. Al-Baqarah: 8)
  17. 17. Istiqamah Keberanian (syaja’ah) Ketenangan (ithmi’nan) Optimis (tafa’ul)
  18. 18. Keberanian (syaja’ah)  Keberanian muncul  yakin sebagai hambaAllah yang selalu dibela dan didukung oleh-Nya.  Tidak takut menghadapi tantangan hidup, siap berjuang demi menegakkan kebenaran.  Keberanian bersumber dari keyakinan terhadap qadha dan qadhar Allah SWT.
  19. 19. Ketenangan (ithmi’nan)  Ketenangan muncul dari keyakinan pada perlindungan dariAllah SWT.  Dengan senantiasa ingat pada-Nya dan berpegang pada petunjuk- Nya, ketenangan akan selalu hidup di dalam hatinya.
  20. 20. Optimis (tafa’ul)  Optimisme muncul karena yakin bahwa masa depan adalah milik orang beriman.  Kemenangan umat Islam dan kehancuran kaum kuffar sudah pasti.  Orang beriman menyadari bahwa amal perbuatan yang dilakukan tidak akan sia-sia.
  21. 21. َّ‫م‬ُ‫ث‬ ُ َّ‫اّلل‬ ‫َا‬‫ن‬ُّ‫ب‬َ‫ر‬ ‫وا‬ُ‫ال‬َ‫ق‬ َ‫ين‬ِ‫ذ‬َّ‫ال‬ َّ‫ن‬ِ‫إ‬‫وا‬ُ‫م‬‫ا‬َ‫ق‬َ‫ت‬ ْ‫اس‬ْ‫ي‬َ‫ل‬َ‫ع‬ ُ‫ل‬َّ‫ز‬َ‫ن‬َ‫ت‬َ‫ت‬‫وا‬ُ‫ن‬َ‫ز‬ْ‫ح‬َ‫ت‬ َ‫ََل‬‫و‬ ‫وا‬ُ‫اف‬َ‫خ‬َ‫ت‬ َّ‫َل‬َ‫أ‬ ُ‫ة‬َ‫ك‬ِ‫ئ‬ َ‫ََل‬‫م‬ْ‫ال‬ ُ‫م‬ِ‫ه‬ ْ‫م‬ُ‫ت‬‫ن‬ُ‫ك‬ ‫ي‬ِ‫ت‬َّ‫ال‬ ِ‫ة‬َّ‫ن‬َ‫ج‬ْ‫ال‬ِ‫ب‬ ‫وا‬ُ‫ر‬ِ‫ش‬ْ‫ب‬َ‫َأ‬‫و‬َ‫ون‬ُ‫د‬َ‫وع‬ُ‫ت‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬َ‫َل‬‫و‬ ۖ ِ‫ة‬َ‫ر‬ِ‫خ‬ ْ‫اْل‬ ‫ي‬ِ‫ف‬َ‫و‬ ‫َا‬‫ي‬ْ‫ن‬ُّ‫الد‬ ِ‫ة‬‫َا‬‫ي‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ ‫ي‬ِ‫ف‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬ُ‫َاؤ‬‫ي‬ِ‫ل‬ْ‫و‬َ‫أ‬ ُ‫ن‬ْ‫ح‬َ‫ن‬ْ‫م‬ُ‫ك‬َ‫َل‬‫و‬ ْ‫م‬ُ‫ك‬ ُ‫س‬ُ‫ف‬‫ن‬َ‫أ‬ ‫ي‬ِ‫َه‬‫ت‬ ْ‫ش‬َ‫ت‬ ‫َا‬‫م‬ ‫َا‬‫ه‬ ‫َا‬‫م‬ ‫َا‬‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬َ‫ون‬ُ‫ع‬َّ‫د‬َ‫ت‬ ٍ‫ور‬ُ‫ف‬َ‫غ‬ ْ‫ن‬ِ‫م‬ ً‫َل‬ُ‫ز‬ُ‫ن‬ٍ‫يم‬ِ‫ح‬َّ‫ر‬ Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialahAllah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikanAllah kepadamu". Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dariTuhanYang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Fushshilat: 30-32)
  22. 22. Sesungguhnya surgaku terletak di hatiku. Dimana pun aku berada, ia selalu bersamaku. Sesungguhnya kematianku adalah syahid bagiku. Penjara adalah berkhalwat bagiku. Pengusiran adalah rihlah (travelling) bagiku. ~IbnuTaimiyyah rahimahullah~
  23. 23. Syahadah Iman Istiqamah Kebahagiaan
  24. 24. ُ‫ك‬َ‫ر‬‫و‬ُ‫ج‬ ُ ‫أ‬ َ‫ن‬ْ‫و‬َّ‫َف‬‫و‬ُ‫ت‬ ‫َا‬‫م‬َّ‫ن‬ِ‫َإ‬‫و‬ ۗ ِ‫ت‬ْ‫و‬َ‫م‬ْ‫ال‬ ُ‫ة‬َ‫ق‬ِ‫ئ‬‫ا‬َ‫ذ‬ ٍ‫س‬ْ‫ف‬َ‫ن‬ ُّ‫ل‬ُ‫ك‬َ‫ح‬ِ‫ز‬ْ‫ح‬ُ‫ز‬ ‫َن‬‫م‬َ‫ف‬ ۖ ِ‫ة‬َ‫م‬‫َا‬‫ي‬ِ‫ق‬ْ‫ال‬ َ‫م‬ْ‫و‬َ‫ي‬ ْ‫م‬ ُّ‫الد‬ ُ‫َاة‬‫ي‬َ‫ح‬ْ‫ال‬ ‫َا‬‫م‬َ‫و‬ ۗ َ‫ز‬‫ا‬َ‫ف‬ ْ‫د‬َ‫ق‬َ‫ف‬ َ‫ة‬َّ‫ن‬َ‫ج‬ْ‫ال‬ َ‫ل‬ِ‫خ‬ْ‫د‬ ُ ‫َأ‬‫و‬ ِ‫ار‬َّ‫ن‬‫ال‬ ِ‫ن‬َ‫ع‬ِ‫ور‬ُ‫ر‬ُ‫غ‬ْ‫ال‬ ُ ‫َا‬‫ت‬َ‫م‬ َّ‫َل‬ِ‫إ‬ ‫َا‬‫ي‬ْ‫ن‬ Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (QS.Ali Imran: 185)
  25. 25. Pedoman  Al-Qur’anul Kariim  Lembaga Kajian ManhajTarbiyah. 2009. ModulTarbiyah Islamiyah. Jakarta: Robbani Press

×