Domain name system

723 views

Published on

Published in: Technology
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Domain name system

  1. 1. Domain Name System DNSDNS adalah distribute database system yangdigunakan untuk pencarian nama komputer(nama resolution) di jaringan yangmenggunakan TCP/IP (Tranmission ControlProtokol / Internet Protokol)
  2. 2. Keunggulan DNS :- Mudah, DNS sangat mudah karena user tidak perlu direpotkan lagi untuk mengingat IP address sebuah komputer cukup dengan host name (nama komputer)- Konsisten, IP addres sebuah komputer bisa berubah tetapi host name sebuah komputer tidak berubah- Simple, user hanya menggunakan satu nama domain untuk baik di internet maupun di intranet
  3. 3. Konsep DNSDNS adalah sebuah aplikasi untuk menukarkannama komputer ke alamat ip dan sebaliknya.DNS diimplementasikan oleh sebuah softwarebernama BIND (Berkeley Internet NameDomain). BIND dalam pekerjaan sehari-haridinamakan named. Cara kerja DNS sebagaiberikut :
  4. 4. DNS server terdiri dari tiga jenis yaitu : Cache Jenis ini tidak mempunyai data nama-nama host dari domain tertentu. Ia hanya mencari jawaban dari beberapa DNS server terdekat. Setelah jawaban didapatkan, datanya disimpan dalam cache untuk keperluan mendatang. DNS server cache merupakan yang paling mudah untuk dikonfigurasi.
  5. 5.  Primary (master) Sesuai dengan namanya, primary (untuk versi 4.x) atau master (untuk versi 8.x) adalah pemegang daftar lengkap dari sebuah domain yang dikelolanya. Server ini memegang otoritas penuh atas domainnya. Misalkan server ns1.itb.ac.id memegang otoritas penuh atas domain *.itb.ac.id. Otoritas penuh di sini berarti server ini yang bertanggung jawab untuk ditanyai nama-nama host berdomain itb.ac.id dan sub-sub domain dibawahnya. Selain itu hanya server ini yang dapat membuat sub-domain di bawah itb.ac.id.
  6. 6.  Secondary (slave) Server ini adalah backup dari primary server. Sama seperti primary, secondary juga memuat daftar lengkap sebuah domain. Hubungan antara primay dan secondary ini kurang lebih seperti mirror. Bila ada perubahan di primary server, secondary terus mengikutinya secara periodik. Oleh karena itu, secondary memerlukan izin dari primary untuk melakukan sinkronisasi ini. Sinkronisasi ini lazimnya disebut sebagai zona transfer. Secondary diperlukan sebagai backup bila Primary crash atau sibuk dan untuk mempermudah pendelegasian.
  7. 7. Struktur DNS terbagi atas :- Root- Level Domain Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada distruktur hirarki yang disebut dengan level. Level paling atas disebut di hirarki disebut dengan root domain. Root domain diekspresikan berdasarkan periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”)- Top- Level Domain Top-level doman dapat berisi second level domains dan host
  8. 8. Berikut ini contoh top- leve domain : com = organisasi komersial edu = institusi pendidikan dan universitas org = organisasi non profit net = network (backbone internet) gov = organisasi pemerintah non militer mil = organisasi pemerinta militer num = no telepon xx = dua huruf kode negara (.id = indonesia, sg= singapuran, au = australia, dll)
  9. 9. - Second Level Domain berisi host dan domain lain, yang disebut subdomain,- Host Names domain name yang digunakan host name akan menciptakan fully qualified domain name
  10. 10. Bagaimana DNS Bekerja ?- DNS bertugas menerjemahkan nama komputer ke IP Address (memetakan).- Client DNS disebut resolvers- Server DNS disebut name servers- Resolver mengirimkan permintaan ke name server berupa queri dan name server akan memproses dengan cara mengecek ke lokal database DNS, menghubungi name server lainnya atau mengirimkan message failure jika ternyata pemintaan client tidak ditemukan
  11. 11. Proses tersebut sering disebut Forward LookupQuery, yaitu permintaan dari client dengan caramemetakan nama komputer (host) IP Address.

×