SlideShare a Scribd company logo
1 of 43
Download to read offline
TUGAS AGAMA KRISTEN 
Merangkum Isi Buku : 
The Purpose Driven Life - What on Earth Am I Here for? by Rick 
Warren 
Nama : 
Kelas: 1B 
NIM: 14.1.1. 
AKPER ADI HUSADA 
2014
RANGKUMAN BUKU 
HARI ke-1 
IT ALL STARTS WITH GOD ( SEGALA SESUATU DIAWALI 
OLEH TUHAN) 
Ini Bukan Tentang Anda 
Jika Anda ingin tahu mengapa Anda ditempatkan di planet ini, kamu harus memulainya 
dengan TUHAN. Anda dilahirkan oleh rencana-Nya (maksud & tujuan-Nya) dan bagi rencana- 
Nya. Note:kata aslinya dalam bahasa Inggris adalah "purpose" yg artinya adalah alasan di 
belakang eksistensi sesuatu 
Memfokuskan pada diri sendiri tidak akan pernah mengungkap maksud & tujuan hidup 
kita. Anda harus memulainya dengan TUHAN, penciptamu. Anda ada hanya karena TUHAN 
menghendaki bahwa Anda ada. Anda diciptakan oleh TUHAN dan untuk TUHAN - dan hingga 
Anda memahami hal itu, hidup tidak akan pernah masuk akal. 
Banyak orang mencoba memanfaatkan TUHAN untuk aktualisasi diri mereka sendiri, tapi hal itu 
tidak alamiah dan akan berakhir dengan kegagalan. Hidup adalah tentang membiarkan TUHAN 
memakai kamu untuk rencana-rencana-Nya. 
Menjadi orang sukses dan memenuhi tujuan hidupmu sama sekali berbeda. Anda bisa 
saja meraih semua tujuan pribadimu, menjadi orang yang sukses luar biasa menurut standar 
dunia, akan tetapi tetap kehilangan tujuan-tujuan yang ditetapkan TUHAN dengan menciptakan 
Anda. Buku ini akan mengajar kamu untuk memfokuskan pada apa yang paling penting: menjadi 
apa yang TUHAN ciptakan. Note: bahasa Inggris: becoming what GOD created you to be 
Untuk menemukan tujuan hidupmu: Bertanyalah pada TUHAN. 
TUHAN bukan saja titik awal hidupmu; DIA adalah sumber hidup itu. 
Alkitab berkata, "Di dalam Kristuslah kita menemukan siapa diri kita dan untuk apa kita 
hidup. Jauh sebelum kita mendengar tentang Kristus dan harapan kita bangkitkan, Ia telah 
melihat kita, telah merancang kita untuk kehidupan mulia, bagian dari seluruh tujuan yang 
Ia kerjakan dalam setiap hal dan setiap orang." 
Tiga pemahaman mengenai tujuan Anda [ada]: 
1. Anda menemukan jati diri dan tujuan Anda [ada] melalui suatu hubungan dengan Yesus 
Kristus 
(Efesus 1:11) 
2. TUHAN telah memikirkan Anda jauh sebelum Anda pernah memikirkan DIA. Tujuan-Nya 
untuk kehidupan kamu telah ada sebelum kamu dikandung. Ia telah merancang sebelum Anda
ada, tanpa masukan dari Anda. Anda boleh saja memilih karier, pasangan hidup, hobi, dan 
banyak bagian lain dalam kehidupan Anda, tetapi Anda tidak dapat memilih tujuan hidup Anda. 
(Efesus 1: 4-5) 
c. Tujuan hidup Anda sesuai dengan tujuan yang jauh lebih besar, dan menyangkut Alam 
Semesta yang telah dirancang Tuhan untuk selamanya (kekekalan) 
(Efesus 1:10,11) 
Tanpa TUHAN hidup tidak ada artinya (tidak bermakna). 
HARI ke- 2 YOU ARE NOT AN ACCI DENT ( ANDA BUKANLAH KEBET ULAN ) 
Anda bukanlah suatu kebetulan. 
Jauh sebelum Anda dikandung orang tua Anda, Anda telah dikandung dalam 
pikiran TUHAN. Anda hidup karena TUHAN berkehendak menciptakan Anda. TUHAN 
menentukan setiap rincian tubuh Anda. Dia juga menentukan bakat-bakat alamiah yang hendak 
Anda miliki dan keunikan pribadi Anda. 
Karena TUHAN menciptakan Anda untuk suatu alasan, Dia juga memutuskan kapan 
Anda akan dilahirkan dan berapa lama Amda akan hidup. TUHAN juga merencanakan di mana 
Anda akan dilahirkan dan di mana Anda akan hidup untuk maksud dan tujuan-Nya. Ras dan 
kebangsaan Anda bukan sebuah kebetulan. Tidak ada satu hal pun di dalam hidup Anda adalah 
kebetulan. Semuanya adalah untuk sebuah maksud dan tujuan. 
TUHAN tidak pernah melakukan apapun secara tidak sengaja, dan Dia tidak pernah 
membuat kesalahan. Ia mempunyai alasan untuk setiap ciptaan-Nya. Setiap orang dirancang 
dengan sebuah maksud dan tujuan dalam pikiran-Nya. 
Motif TUHAN menciptakan Anda adalah kasih-Nya. TUHAN telah memikirkan Anda 
bahkan sebelum Ia menciptakan dunia ini. Kenyataannya, itulah alasan Ia menciptakannya. 
TUHAN merancang lingkungan planet ini hanya 
agar kita dapat hidup di dalamnya. Kita adalah fokus kasih-Nya dan yang paling berharga dari 
seluruh ciptaan-Nya. 
Mengapa TUHAN melakukan semua ini? Mengapa Ia menyempatkan menciptakan sebuah jagad 
raya bagi kita? Karena Ia adalah TUHAN kasih. Anda diciptakan sebagai sebuah obyek kasih 
TUHAN. TUHAN membuat Anda agar Ia dapat mengasihi Anda. Ini adalah kebenaran untuk 
dijadikan fondasi hidupmu. 
Alkitab berkata," TUHAN adalah kasih." Kasih adalah esensi dari karakter TUHAN. Ia 
berkehendak menciptakan Anda untuk mengungkapkan kasih-Nya. 
Ada TUHAN yag membuat Anda untuk sebuah alasan, dan hidupmu memiliki makna yang 
sangat dalam! Kita menemukan makna dan maksud dan tujuan itu hanya ketika kita menjadikan 
TUHAN titik acuan hidup kita. 
HARI ke-3 WHAT DRIVES YOUR LIFE (APAkah YANG MENGgerakkan keHIDUPan Anda )
Aku memperhatikan bahwa motivasi dasar untuk berhasil adalah kekuatan pendorong rasa 
iri hati dan kecemburuan! 
(PENGKHOTBAH 4:4 (LB)) 
Manusia yang tidak mempunyai tujuan ibarat kapal tanpa kemudi---suatu kesia-siaan, 
kehampaan,bukan manusia yang sebenarnta. 
(THOMAS CARLYLE) 
Note: drives di sini diartikan sebagai sesuatu yang memandu, mengendalikan, mengarahkan 
Setiap orang dikendalikan oleh sesuatu. Ada ratusan keadaan, nilai-nilai, dan emosi yang dapat 
mengendalikan hidupmu. Ada lima hal yang paling umum: 
1. Banyak orang dikendalikan rasa bersalah. 
Orang-orang yang dikendalikan rasa bersalah dimanipulasi oleh ingatan masa lalu dan 
membiarkan masa lalu mengendalikan masa depan mereka. 
Maksud dan tujuan TUHAN tidak dibatasi masa lalumu. Dia mengubah seorang pembunuh 
bernamaMusa menjadi seorang pemimpin dan seorang pengecut bernama Gideon menjadi 
seorang pahlawanpemberani, dan Dia berkuasa melakukan perkara-perkara ajaib dengan sisa 
hidupmu juga. 
2. Banyak orang dikendalikan dendam dan kemarahan. 
Mereka terus berpegang pada luka batin dan tidak pernah melupakannya. Bukannya melepaskan 
penderitaan mereka melalui pengampunan, mereka mengorek-ngorek luka itu lagi dan lagi di 
benak mereka. Dendam selalu menyakiti kamu lebih dari orang yang menyakiti kamu. Mereka 
yang menyakiti kamu di masa lalu tidak dapat terus menyakitimu kecuali kamu terus berpegang 
pada luka batin itu melalui dendam. Masa lalumu adalah masa lalu! Tidak ada yang 
mengubahnya. Belajarlah dari masa lalumu, dan lepaskan. 
3. Banyak orang dikendalikan rasa takut. 
Orang-orang yang dikendalikan rasa takut sering kehilangan kesempatan-kesempatan besar 
karena mereka takut bertualang. Kamu harus melawan rasa takutmu dengan senjata iman dan 
kasih. 
4. Banyak orang dikendalikan materialisme. 
Hal ini mengendalikan orang untuk selalu menginginkan 
lebih berdasarkan kesalahpahaman bahwa memiliki lebih akan membuat lebih bahagia, lebih 
penting,dan lebih aman, tapi semua itu tidak benar. harta hanya menyediakan kebahagiaan 
sesaat. 
5. Kekayaan dapat hilang dalam sekejap melalui beragam faktor yang tak terkendali. 
Keamanan yang sesungguhnya hanya dapat ditemukan dalam sesuatu yang tidak pernah bisa 
diambil darimu - yaitu hubunganmu dengan TUHAN. 
Banyak orang dikendalikan oleh kebutuhan akan persetujuan. Mereka mengijinkan 
ekspektasiekspektasi orangtua atau pasangan atau anak-anak atau guru atau teman-teman 
mengendalikan hidup mereka. 
Tidak ada yang lebih penting daripada mengetahui maksud dan tujuan TUHAN bagi hidupmu, 
dan tidak ada yang bisa memberi kompensasi untuk ketidaktahuan itu- tidak kesuksesan, 
kekayaan, popularitas, atau kesenangan. Tanpa suatu maksud dan tujuan, hidup seperti gerakan 
tanpa arti, kegiatan tanpa arah, dan peristiwa tanpa alasan. 
Keuntungan dari hidup yang dikendalikan tujuan:
 Mengetahui tujuanmu memberi makna pada hidupmu. Tanpa TUHAN, hidup tidak 
memiliki tujuan, dan tanpa tujuan, hidup tidak mempunyai makna. Tanpa makna, hidup 
tidak mempunyai arti penting atau harapan. Tragedi terbesar bukanlah kematian, tapi 
hidup tanpa tujuan. Harapan sangat esensial bagi hidupmu seperti udara dan air. Kamu 
membutuhkan harapan untuk bisa mengatasi [apapun]. Harapan datang dari memiliki 
suatu tujuan. 
 Mengetahui tujuanmu menyederhanakan hidupmu. Hal itu mendefinisikan apa yang 
kamu 
lakukan dan apa yang tidak kamu lakukan, kegiatan apa yang esensial dan apa yang tidak. Tanpa 
tujuan yang jelas kamu tidak memiliki landasan untuk keputusan-keputusan, alokasi waktumu, 
dan pemanfaatan sumber dayamu. 
 Mengetahui tujuanmu memfokuskan hidupmu. Ia mengkonsentrasikan usaha dan 
energimu padaapa yang penting. Kamu menjadi efektif dengan cara menjadi selektif. 
Tanpa suatu tujuan yang jelas, kamu akan terus mengubah arah, pekerjaan, hubungan, 
gereja, atau hal-hal eksternal lain - berharap masing-masing perubahan itu akan 
menyelesaikan kebingunganmu atau mengisi kekosongan hatimu. Jika kamu ingin 
hidupmu mempunyai dampak, fokuskan! Lakukan hanya apa yang paling penting. 
 Mengetahui tujuanmu memotivasi hidupmu. Tujuan selalu menghasilkan gairah. Tidak 
ada yang memberi energi seperti suatu tujuan yang jelas. 
 Mengetahui tujuanmu menyiapkanmu bagi keabadian. Apa yang paling penting tidak 
akan berupaapa yang orang lain katakan tentang hidupmu, tapi apa yang TUHAN 
katakan. Hidup untuk menciptakan suatu warisan duniawi adalah suatu tujuan yang picik. 
Pemanfaatan waktu yang lebih bijaksana adalah membangun suatu warisan surgawi. 
Kamu ditaruh di sini untuk menyiapkan diri bagi keabadian. 
Yang paling penting nantinya adalah: Apakah kamu menerima bahwa apa yang Yesus 
lakukan untukmu dan pakah kamu belajar untuk mengasihi dan mempercayai-Nya? 
Apakah yang kamu lakukan dengan hidupmu - semua karunia, talenta, kesempatan, 
energi, hubungan, dan sumber daya yang TUHAN berikan padamu? 
HARI ke- 4MADE TO LAST FOREVER ( DICIPTAKAN UNTUK KEKALAN ) 
Tuhan telah ... menanamkan kekekalan dalam hati manusia.
(PENGKHOTBAH 3:11 (NLT)) 
Tentunya Tuhan tidak menciptakan suatu makhluk seperti manusia hanya untuk hidup 
sehari! Tidal,tidak manusia diciptakan untuk kekekalan 
(ABRAHAM LINCOLN) 
Kehidupan bukan hanya yang ada sekarang. 
Hidup saat ini adalah persiapan untuk yang berikutnya. Kamu diciptakan untuk kekal 
selamanya. Alkitab berkata bahwa TUHAN telah menanamlan kekekalan di dalam hati manusia. 
Kamu memiliki naluri alamiah yang merindukan hidup abadi karena TUHAN merancangmu, 
dalam citranya, untuk hidup selamanya. Tubuh duniawimu hanyalah sebuah tempat tinggal 
mentara untuk rohmu. Alkitab menyebut tubuh duniawimu sebuah "tenda", tetapi mengacu 
kepada tubuh masa depanmu sebagai sebuah "rumah". 
Jika hidup di bumi menawarkan banyak pilihan, sedangkan kekekalan menawarkan 
hanya dua: surga atau neraka. Jika kamu belajar mengasihi dan mempercayai Anak TUHAN, 
Yesus, kamu akan diundang untuk menghabiskan sepanjang kekekalan bersama-Nya. Namun, 
jika kamu menolak kasih, pengampunan, dan keselamatan dari-Nya, kamu akan menghabiskan 
sepanjang kekekalan terpisah dari TUHAN selamanya. 
Ketika kamu sepenuhnya memahami bahwa ada sesuatu yang lebih dalam hidup daripada 
sekedar di sini dan sekarang, dan kamu menyadari bahwa hidup adalah persiapan untuk 
kekekalan, kamu akan mulai hidup secara berbeda. Kamu akan mulai hidup dengan kesadaran 
akan kekekalan sehingga banyak kegiatan, tujuan, dan bahkan masalah yang tadinya tampak 
begitu penting, akan kelihatan tidak layak bagi perhatianmu. Semakin dekat kepada TUHAN 
hidupmu, semakin kecil tampaknya segala hal yang lain. 
Ketika kamu hidup dalam kesadaran akan kekekalan, nilai- nilai kamu berubah. Kamu 
menggunakan waktu dan uangmu dengan lebih bijaksana. Kamu menempatkan prioritas yang 
lebih tinggi pada hubungan dan karakter dibandingkan ketenaran atau kekayaan atau prestasi 
atau bahkan kesenangan. 
Prioritasmu diatur ulang. TUHAN mempunyai sebuah maksud tujuan bagi hidupmu di bumi, tapi 
hal itu tidak berakhir di sini. Rencana-Nya melibatkan jauh lebih banyak daripada beberapa 
dekade yang akan kamu habiskan di planet ini. 
Seperti sembilan bulan yang kamu habiskan dalam kandungan ibumu bukanlah akhir tapi 
merupakan persiapan untuk hidup, demikian juga hidup ini adalah persiapan untuk yang 
berikutnya. Jika kamu mempunyai hubungan dengan TUHAN melalui Yesus, kamu tidak perlu 
takut terhadap kematian. Kematian adalah pintu ke kekekalan. Kematian akan menjadi hari 
kelahiranmu ke dalam hidup kekal 
HARI ke- 5 
SEEI NG LI FE FROM GOD'S VI EW (Memandang Ke hidupan dari Sudut Pandang T uhan ) 
Apakah arti hidupmu? 
(YAKOBUS 4:148)
Kita tidak melihat hal- hal sebagaimana adanya, kita melihatnya seperti keadaan kita. 
(ANAIS NIN) 
Cara kamu memandang kehidupan membentuk kehidupanmu. 
Perspektifmu akan mempengaruhi bagaimana kamu menginvestasikan waktumu, 
menggunakan uangmu, memanfaatkan talentamu,dan menghargai relasi-relasimu. 
Jika ditanya bagaimana kamu menggambarkan hidup, citra apa yang akan muncul di benakmu? 
Citra itulah metafora/kiasan hidupmu. Itula pandangan tentang hidup yang kamu pegang, secara 
sadar atau tidak sadar, di dalam benakmu. Itulah gambaran tentang bagaimana hidup bekerja dan 
apa yang kamu harapkan darinya. Kiasan hidupmu yang tak terucap mempengaruhi hidupmu 
lebih dari yang kamu sadari. Ia menentukan ekspektasi-ekspektasimu, nilai-nilaimu, relasi-relasimu, 
tujuan- tujuanmu,dan prioritas-prioritasmu. Jika kamu berpikir hidup adalah sebuah 
pesta, nilai utamamu dalam hidup adalah bersenang-senang. Jika kamu berpikir hidup adalah 
sebuah balapan, kamu akan menghargai kecepatan dan mungkin akan selalu tergesa-gesa. Jika 
kamu memandang hidup sebagai sebuah maraton, kamu akan menghargai ketahanan. Jika kamu 
melihat hidup sebagai sebuah pertempuran atau permainan, memenangkan sesuatu akan menjadi 
sangat penting bagimu. 
. Hidup di bumi adalah sebuah Ujian. 
TUHAN secara berkesinambungan menguji karakter, iman, ketaatan, kasih, integritas, 
dan loyalitas umat-Nya. TUHAN menguji Abraham dengan memintanya mengorbankan 
anaknya. TUHAN menguji Yakub dengan membuatnya harus bekerja tambahan sekian tahun 
untuk mendapatkan Rahel menjadi istrinya. Adam dan Hawa tidak lulus ujian di Taman Eden. 
Daud tidak lulus ujian dari TUHAN dalam beberapa peristiwa. Tapi Alkitab juga memberi kita 
banyak contoh tentang orang-orang yang berhasil melalui ujian besar seperti Yusuf, Rut, Ester, 
dan Daniel. 
TUHAN secara berkesinambungan melihat responmu terhadap orang, masalah, 
keberhasilan,konflik, penyakit, kekecewaan, dan bahkan cuaca! Kamu akan diuji dengan banyak 
perubahan, janji yang tertunda, masalah-masalah yang mustahil, doa yang tak terjawab, kritik 
yang tidak layak kamu terima, dan bahkan tragedi yang tidak masuk akal. TUHAN menguji 
imanmu melalui masalah, menguji pengharapanmu dengan bagaimana kamu menangani harta 
milik, dan menguji kasihmumelalui orang lain. 
Sebuah ujian yang sangat penting adalah bagaimana kamu bertindak ketika kamu tidak 
merasakan kehadiran TUHAN dalam hidupmu. Kadang-kadang TUHAN dengan sengaja 
mundur, dan kita tidak merasakan kedekatan-Nya. Raja Hizkia telah menikmati suatu 
persekutuan yang akrab dengan TUHAN, tapi pada suatu titik kritis dalam hidupnya, TUHAN 
meninggalkannya sendiri untuk menguji karakternya, mengungkap kelemahan, dan 
menyiapkannya untuk tanggung jawab yang lebih besar. 
Setiap hari adalah hari yang penting, dan setiap detik adalah sebuah kesempatan 
bertumbuh untuk memperdalam karaktermu, menunjukkan kasih, atau bergantung pada TUHAN. 
TUHAN menghendaki kamu lulus ujian dalam hidup, jadi Ia tidak pernah mengijinkan ujian 
yang kamu hadapi lebih berat dari karunia yang Ia berikan kepadamu untuk mengatasinya. Setiap 
kali kamu lulus ujian,TUHAN memperhatikan dan membuat rencana-rencana untuk memberimu 
ganjaran di kekekalan. 
Hidup di bumi adalah sebuah Amanat (kepercayaan). Kita tidak pernah benar-benar 
memiliki apapun selama masa tinggal kita yang singkat di bumi. TUHAN hanya meminjamkan 
bumi kepada kita selama kita di sini. Segala yang kita nikmati harus diperlakukan sebagai sebuah 
amanat yang TUHAN tempatkan di tangan kita.
Di akhir hidupmu di bumi, kamu akan dievaluasi dan diberi ganjaran sesuai dengan 
bagaimana kamu menangani apa yang TUHAN percayakan kepadamu. Banyak orang gagal 
menyadari bahwa uang adalah sebuah ujian dan amanat dari TUHAN. TUHAN menggunakan 
keuangan untuk mengajar kita mempercayai-Nya, dan bagi kebanyakan orang, uang adalah ujian 
terbesar. TUHAN melihat bagaimana kita menggunakan uang untuk menguji seberapa dapat 
dipercaya-nya kita. 
Hidup adalah sebuah ujian dan sebuah amanat, dan makin banyak TUHAN memberimu, 
TUHANberharap kamu makin bertanggung jawab. 
HARI ke- 6 
LI FE I S A T EMPORARY ASSI GNMENT ( HI DUP ADALAH SEBUAH PENUGASAN SEMENT ARA ) 
Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku 
mengetahui betapa fananya aku! 
(MAZMUR 39:5) 
Hanya untuk sementara aku tinggal di bumi ini. 
(MAZMUR 119:19(TEV)) 
Hidup di bumi adalah sebuah penugasan sementara. 
Untuk memanfaatkan hidupmu dengan sebaikbaiknya, kamu tidak pernah boleh lupa dua 
kebenaran ini: Pertama, dibandingkan dengan kekekalan, hidup ini teramat singkat. Kedua, bumi 
hanyalah sebuah tempat tinggal sementara. Jadi jangan terlalu terikat. 
. TUHAN berkata anak-anak-Nya harus berpikir dengan cara berbeda tentang hidup 
dibandingkan dengan orang-orang tidak percaya. Orang-orang percaya mengerti bahwa ada yang 
jauh lebih besar dalam hidup daripada sekedar beberapa tahun kita hidup di planet ini. Jati dirimu 
ada di kekekalan, dan kampung halamanmu adalah surga. Ketika kamu menggenggam kebenaran 
ini, kamu akan berhenti mencemaskan tentang "memiliki segalanya" di bumi. 
Alkitab berkata, "Kita adalah duta-duta Kristus." TUHAN memperingatkan kita agar tidak 
terlalu terikat pada apa yang di sekitar kita karena itu hanya sementara. Kenyataan bahwa bumi 
bukanlah rumah akhir kita menjelaskan mengapa, sebagai pengikut Yesus, kita mengalami 
kesusahan, kesedihan, dan penolakan di dunia ini. Hal itu juga menjelaskan mengapa beberapa 
janji TUHAN seolah tidak terpenuhi, beberapa doa tampak tidak terjawab, dan 
beberapa keadaan seperti tidak adil. Kita tidak sepenuhnya bahagia di sini karena memang tidak 
seharusnya demikian! Bumi bukanlah rumah akhir kita; kita diciptakan untuk sesuatu yang jauh 
lebih baik. Kamu akan memiliki saat-saat bahagia di sini, tapi tidak sebanding dengan apa yang 
TUHANtelah rencanakan bagimu. Mengasumsikan bahwa tujuan TUHAN bagi hidupmu adalah 
kelimpahan materi atau keberhasilan populer seperti didefinisikan dunia adalah sebuah kesalahan 
fatal. Jutaan orang setia telah menjadi martir, kehilangan segalanya, atau mati tanpa 
apa-apa. Tapi akhir hidup bukanlah akhir segalanya. Di mata TUHAN, pahlawan-pahlawan iman 
terhebat bukanlah mereka yang mencapai kelimpahan, keberhasilan, dan kuasa dalam hidup ini, 
tapi mereka yang memperlakukan hidup ini sebagai penugasan sementara dan melayani dengan 
setia,berharap pada upah yang dijanjikan di surga. Waktumu di bumi bukanlah cerita lengkap 
hidupmu.Kamu harus menunggu sampai mencapai surga untuk keseluruhan babnya. Diperlukan 
iman untukhidup di bumi sebagai perantau.
Ketika hidup menjadi berat, ketika kamu dilanda keraguan, atau ketika kamu berpikir apakah 
hidup bagi Kristus sungguh sebanding usahamu, ingatlah bahwa kamu belum sampai di rumah. 
Saatkematian, kamu tidak akan meninggalkan rumah - kamu akan pulang ke rumah 
HARI ke- 7 
T HE REASON FOR EVERY T HI NG ( ALASAN UNT UK SEGALA SESUAT U ) 
Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia , dan kepada Dia: bagi Dialah kemuliaan 
sampai selama lamanya!. 
(ROMA 11: 36 ) 
Tuhan membuat segala sesuatu untuk tujuan- tujuan-Nya. 
(AMSAL 16:4 (NLT)) 
Semuanya adalah untuk Dia 
Tujuan terutama alam semesta adalah untuk menunjukkan kemuliaan TUHAN. Apakah 
kemuliaan TUHAN itu? Kemuliaan TUHAN adalah pengungkapan kebaikan-Nya dan semua 
kualitas intrinsik dan kekal-Nya. Di manakah kemuliaan TUHAN? Lihat sekelilingmu. 
Segalanya yang diciptakan TUHAN mencerminkan kemuliaan-Nya dengan satu dan lain cara. 
Ciptaan menyatakan kemuliaan Pencipta kita. Kemuliaan TUHAN paling baik dapat 
dilihat dalam Yesus Kristus. Ia memancarkan sifat TUHAN. Karena TUHAN menciptakan 
segalanya, Ia berhak atas semua kemuliaan itu. Di seluruh alam semesta, hanya dua dari ciptaan 
TUHAN yang gagal membawa kemuliaan bagi-Nya: malaikat-malaikat yang jatuh dan kita, 
manusia. Semua dosa, di akarnya, adalah gagal memuliakan TUHAN dan mencintai apapun 
yang lain lebih dari TUHAN. 
Hidup bagi kemuliaan TUHAN adalah prestasi terbaik yang dapat kita capai dengan hidup kita. 
Jadi,kemuliaan TUHAN harus menjadi tujuan terutama di dalam hidup kita. 
Bagaimana aku dapat memuliakan TUHAN? 
Yesus menghormati TUHAN dengan memenuhi maksud-tujuan-Nya di bumi. Kita 
menghormatiTUHAN dengan cara yang sama. Ketika apapun dalam ciptaan memenuhi maksud-tujuannya, 
itu akan membawa kemuliaan bagi TUHAN. Ada banyak cara untuk memuliakan 
TUHAN, tapi semua itu bisa diringkas dalam kelima maksud-tujuan TUHAN bagi hidupmu. 
1. Kita memuliakan TUHAN dengan menyembah-Nya. 
TUHAN menginginkan penyembahan kita dimotivasi oleh kasih, ucapan syukur, dan 
kegembiraan,bukan tugas. Penyembahan jauh melebihi memuji, menyanyi, dan berdoa kepada 
TUHAN.Penyembahan adalah sebuah gaya hidup dalam menikmati TUHAN, mengasihi-Nya, 
dan memberidiri kita untuk digunakan bagi maksud-tujuan-Nya. 
2. Kita memuliakan TUHAN dengan mengasihi orang-orang percaya lainnya. 
Mengikuti Kristus bukan sekedar percaya; tapi juga termasuk menjadi bagian dan belajar 
untukmengasihi keluarga TUHAN. 
3. Kita memuliakan TUHAN dengan menjadi serupa dengan Kristus. 
TUHAN ingin kita bertumbuh dalam kedewasaan rohani, menjadi serupa dengan Yesus 
dalam cara kita berpikir, merasakan, dan bertindak.
4. Kita memuliakan TUHAN dengan melayani orang lain dengan talenta-talenta kita. 
TUHAN tidak memberimu kemampuan untuk maksud-tujuan yang egois. Semua itu diberikan 
untuk menguntungkan orang lain, seperti halnya orang lain diberi kemampuan untuk 
keuntunganmu. 
5. Kita memuliakan TUHAN dengan bercerita tentang TUHAN kepada orang lain. 
TUHAN tidak menghendaki kasih-Nya dan maksud-tujuan-Nya dirahasiakan. Ia 
mengharapkan kitamembaginya dengan orang lain, memperkenalkan Yesus kepada mereka, 
membantu mereka menemukan maksud-tujuan mereka, dan menyiapkan mereka bagi akhir 
keabadiannya. 
Untuk Apakah Hidup Anda? 
Menjalani sisa hidupmu bagi kemuliaan TUHAN akan membutuhkan perubahan dalam 
prioritasmu, jadwal, relasi, dan segalanya. Hal itu kadangkala akan berarti memilih jalan yang 
susah dan bukan yang mudah. TUHAN akan memberimu apa yang kamu butuhkan jika kamu 
mau memilih untuk hidup bagi Dia. Hidup yang sesungguhnya dimulai dengan mengabdikan 
dirimu seluruhnya kepada Yesus Kristus. Yang perlu kamu lakukan adalah pertama, percaya. 
Percayalah bahwa TUHAN mengasihimu dan menciptakanmu untuk maksud-tujuan-Nya. 
Percayalah kamu bukan kebetulan. Percayalah kamu diciptakan untuk kekal. Percayalah 
TUHAN telah memilihmu untuk memiliki hubungan dengan Yesus, yang mati di atas kayu salib 
bagimu. Percayalah bahwa bahwa tak peduli apa yang telah kamu 
lakukan, TUHAN ingin mengampunimu. Kedua, terimalah. Terimalah Yesus dalam hidupmu 
sebagaiTUHAN dan Juruselamatmu. Terimalah pengampunan-Nya atas dosa-dosamu. Terimalah 
Roh-Nya,yang akan memberimu kuasa untuk memenuhi maksud-tujuan hidupmu. 
PURPOSE ( TUJUAN ) #1 YOU WERE PLANNED FOR GOD'S 
PLEASURE ( ANDA DIRANCANG UNTUK KESENANGAN 
TUHAN ) 
Karena Tuhan telah menanam mereka seperti pohon tarbantin yang kuat bagi kemuliaan- 
Nya. 
(YESAYA 61:3 (LB)) 
HARI ke- 8 Planned for God's Pleasure ( Dirancang untuk 
Kesenangan Tuhan ) 
Kamu direncanakan bagi kegembiraan TUHAN. Membawa suak cita bagi TUHAN, 
hidup bagikegembiraan-Nya, adalah maksud-tujuan hidupmu yang pertama. Ketika kamu 
sepenuhnya memahami hal ini, kamu tidak akan pernah lagi bermasalah dengan perasaan tidak 
berharga. Jika kamu sedemikian pentingnya bagi TUHAN, dan Ia menganggapmu cukup 
berharga untuk dimilikinya selama-lamanya, signifikansi apa lagi yang lebih besar yang bisa 
kamu miliki? Kamu adalah anakTUHAN, dan kamu menyenangkan TUHAN lebih dari segala 
sesuatu yang lain yang Ia pernahciptakan. Salah satu karunia yang TUHAN telah berikan 
padamu adalah kemampuan menikmati kesenangan. 
Dia memberimu lima indera dan emosi agar kamu dapat mengalaminya. Ia menghendaki 
kamu menikmati hidup, bukan sekedar bertahan hidup. Alasan mengapa kamu bisa menikmati 
kesenanganadalah TUHAN membuatmu menurut citra-Nya. 
Kita sering lupa bahwa TUHAN mempunyai emosi juga. Ia merasakan hal-hal sangat mendalam.
Alkitab menceritakan bahwa TUHAN berduka, cemburu dan marah, dan merasakan belas 
kasihan, kasihan, sedih, dan simpati seperti juga kebahagiaan, kegembiraan, dan kepuasan. 
TUHAN mengasihi, girang, senang, bersuka cita, menikmati, dan bahkan tertawa (Kej. 6:6; Kel. 
20:5, Ul.32:36, Hak. 2:20, 1Raj. 10:9, 1Taw. 16:27, Maz. 2:4, 5:5, 18:19, 35:27, 37:23; 103:13, 
104:31, Yeh.5:13, 1Yoh. 4:16). 
Menyenangkan TUHAN disebut "penyembahan". Segala hal yang kamu lakukan yang 
menyenangkan TUHAN adalah suatu tindakan penyembahan. 
Penyembahan jauh melebihi musik. 
Penyembahan mendahului musik. Adam menyembah [TUHAN] di Taman Eden, tapi 
musik tidak disebutkan hingga Kejadian 4:21 dengan lahirnya Yubal. 
Penyembahan tidak berhubungan dengan gaya atau volume atau kecepatan sebuah lagu. TUHAN 
menyukai semua jenis musik karena Ia menciptakan semuanya - cepat dan lambat, keras dan 
lembut, lama dan baru. Tidak ada nada kristiani, yang ada hanyalah lirik kristiani. 
Penyembahan bukanlah bagi kepentinganmu. Kita menyembah untuk kepentingan TUHAN. 
Ketikakita menyembah, tujuan kita adalah menyenangkan TUHAN, bukan diri kita sendiri. 
Penyembahan bukan sebagian dari hidupmu; [penyembahan] adalah hidupmu. Dalam 
Alkitab, orang orang memuji TUHAN saat kerja, di rumah, dalam pertempuran, di penjara, dan 
bahkan di tempat tidur! Pujian seharusnya menjadi kegiatan pertama ketika kamu membuka 
matamu pagi hari dan kegiatan terakhir ketika kamu menutup mata di malam hari. 
Bagaimana mungkin melakukan segalanya bagi kemuliaan TUHAN? Dengan melakukan segala 
sesuatu seperti melakukannya bagi Yesus dan dengan bercakap-cakap dengan TUHAN terus 
menerus ketika melakukannya. 
Ketika kamu pertama kali jatuh cinta kepada kekasihmu, kamu memikirkannya terus menerus: 
saat makan pagi, berkendara, di kelas, di supermarket, di pom bensin - kamu tidak bisa berhenti 
17 memikirkannya! Kamu sering bicara kepada diri sendiri tentangnya dan memikirkan segala 
hal yangkamu sukai tentang dia. Itulah penyembahan yang sesungguhnya - jatuh cinta kepada 
Yesus. 
HARI ke- 9 What Makes God Smile? ( Apakah yang Membuat 
Tuhan Tersenyum? ) 
Kiranya Tuhan tersenyum atasmu ... 
(BILANGAN: 6:25 (NLT)) 
Tersenyumlah kepada hamba-Mu; dan ajarilah aku cara hidup yang benar. 
(MAZMUR 119:135 (MSG)) 
Senyum TUHAN adalah tujuan hidupmu. 
Karena menyenangkan TUHAN adalah maksud-tujuan pertama hidupmu, tugasmu yang 
terpenting adalah menemukan bagaimana caranya melakukannya. 
Alkitab memberikan kita teladan yang jelas dari sebuah kehidupan yang memberikan 
kegembiraan bagi TUHAN. Nama orangnya adalah Nuh.
Pada jaman Nuh, seluruh dunia telah mengalami kebangkrutan moral. Setiap orang hidup 
bagi kesenangan mereka sendiri, bukan [kesenangan] TUHAN. TUHAN menjadi begitu jijik 
dengan manusia sehingga ia mempertimbangkan untuk menghapusnya. Tapi ada satu orang yang 
membuat TUHAN tersenyum. Alkitab berkata bahwa Nuh adalah kegembiraan bagi TUHAN. 
TUHAN berkata bahwa orang ini menyenangkan-Nya. Ia membuat-Nya tersenyum. TUHAN 
akan memulai lagi dengan keluarganya. Karena Nuh menyenangkan TUHAN, kamu dan aku 
sekarang hidup. Dari hidupnya kita mempelajari kelima tindakan penyembahan yang membuat 
TUHAN tersenyum. 
TUHAN tersenyum ketika kita mengasihi-Nya di atas segalanya. Nuh mengasihi 
TUHAN lebih dari segala sesuatu di dunia, bahkan ketika tidak ada orang lain [yang mengasihi 
TUHAN demikian]! 
. TUHAN tersenyum ketika kita percaya kepada-Nya sepenuhnya. Nuh 
menyenangkan TUHAN karena ia percaya kepada TUHAN, bahkan ketika hal itu tidak masuk 
akal. Alkitab berkata bahwa oleh iman, Nuh membangun sebuah kapal di atas daratan yang 
kering. Ia diperingatkan tentang sesuatu yang tidak bisa dilihatnya, dan bertindak pada sesuatu 
yang diperintahkankepadanya....Hasilnya, Nuh menjadi akrab dengan TUHAN. 
Percaya kepada TUHAN sepenuhnya berarti memiliki iman bahwa Ia tahu yang terbaik bagi 
hidupmu.Percaya adalah suatu tindakan penyembahan. Seperti orangtua senang ketika anak-anak 
merekapercaya akan kasih dan kebijaksanaan mereka, imanmu membuat TUHAN 
bahagia. 
TUHAN tersenyum ketika kita menaati-Nya sepenuh hati. Alkitab menceritakan 
bahwa Nuhmelakukan segalanya tepat seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya. 
Perhatikan bahwa Nuh taat sepenuhnya (tidak ada instruksi yang diabaikan) dan tepat 
(sebagaimana dan pada waktu TUHAN menghendaki diselesaikan). Ia menaati TUHAN sepenuh 
hati. Itu artinya melakukan apapun yang diminta TUHAN tanpa keberatan atau keraguan. 
TUHAN tidak berhutang penjelasan ataupun alasan bagi segala hal yang diminta-Nya untuk 
kamu lakukan. Pemahaman bisa menunggu, tapi ketaatan tidak. Pada kenyataannya, kamu tidak 
akan pernah mengerti beberapa perintah sampai kamu menaatinya dulu. Ketaatan membuka 
pemahaman. Mengapa ketaatan begitu menyenangkan TUHAN? Karena itu membuktikan kamu 
benar-benarmengasihi-Nya. Yesus berkata, "Jika kamu mengasihi Aku, kamu akan melakukan 
perintah-perintah-Ku." 
TUHAN tersenyum ketika kita memuji dan mengucap syukur kepada-Nya terus 
menerus. Tindakan pertama Nuh setelah selamat dari air bah adalah mengungkapkan syukurnya 
kepada TUHAN dengan mempersembahnkan korban bakaran. Karena pengorbanan Yesus, kita 
tidak mempersembahkan korban binatang seperti Nuh. Sebaliknya kita diperintahkan untuk 
mempersembahkan bagi TUHAN "persembahan pujian" dan "persembahan syukur". Kita 
memuji TUHAN karena siapa Dia, dan kita mengucap syukur kepada TUHAN untuk apa yang Ia 
telah lakukan. Ketika kita memberi TUHAN kesenangan, hati kita dipenuhi sukacita! 
TUHAN tersenyum ketika kita menggunakan kemampuan kita. Seperti orangtua 
yang bangga, TUHAN secara khusus sangat menikmati melihat kamu menggunakan talenta dan 
kemampuan yangtelah diberikan-Nya kepadamu. Kamu tidak memuliakan atau menyenangkan 
TUHAN dengan menyembunyikan kemampuanmu atau dengan mencoba menjadi orang lain. 
Kamu menyenangkan-Nya dengan menjadi dirimu. Mulailah gunakan [kemampuanmu] bagi 
kesenangan TUHAN.
HARI ke-10 The Heart of Worship ( Inti Penyembahan ) 
Serahkanlah dirimu kepada Allah ... serakanlah dirimu sepenuhnya untuk dipakai bagi 
tujuan- tujuan yang benar. 
(ROMA 6:13(TEV)) 
Inti Penyembahan adalah Penyerahan 
Jantung ibadah adalah berserah. Dalam kebudayaan yang kompetitif dewasa ini, kita 
diajar untuk tidak pernah menyerah dan tidak pernah mengalah - jadi kita tidak banyak 
mendengar tentang berserah. Tapi berserah kepada TUHAN adalah jantung penyembahan. Kita 
memberi diri kita kepada-Nya, bukan oleh karena ketakutan atau kewajiban, tapi dalam kasih, 
"karena Ia telah lebih dulu mengasihi kita". Paulus berkata, "Karena itu, saudara-saudara, 
demi kemurahan TUHAN aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan 
tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada TUHAN: 
itu adalah ibadahmu yang sejati." Ibadah yang sesungguhnya - menyenangkan TUHAN - 
terjadi ketika kamu memberi dirimu sepenuhnya kepada TUHAN. 
Perhatikan kata kunci "persembahan" dalam ayat tadi. Mempersembahkan dirimu kepada 
TUHAN adalah makna apa itu ibadah. 
Ada tiga penghalang yang menghalangi kita berserah penuh kepada TUHAN: ketakutan, 
kesombongan, dan kebingungan. 
Apakah aku bisa mempercayai TUHAN? Kamu tidak akan berserah kepada TUHAN kecuali 
kamumempercayai-Nya, tapi kamu tidak bisa mempercayai-Nya hingga kamu mengenal-Nya 
lebih baik. 
Mengakui keterbatasan kita. Penghalang kedua untuk berserah penuh adalah kesombongan 
kita. Kita tidak mau mengakui bahwa kita hanyalah ciptaan dan tidak mengendalikan segala 
sesuatu. Keinginan itu - untuk memegang kendali penuh - adalah penyebab banyak tekanan 
dalam hidup kita. Hidup adalah pergumulan, tapi apa yang banyak orang tidak sadari adalah 
pergumulan kita, seperti pergumulan Yakub, sesungguhnya adalah pergumulan dengan TUHAN. 
Kita ingin menjadi TUHAN, dan tidak mungkin kita memenangkan pergumulan itu. Kita bukan 
TUHAN dan tidak pernah akan menjadi TUHAN. 
Makna berserah. Berserah kepada TUHAN bukan penyerahan pasif, fatalisme, atau sebuah 
dalih bagi kemalasan. Itu (berserah) bukan menerima status quo. Itu (berserah) bisa berarti 
sebaliknya: mengorbankan hidupmu atau menderita dalam rangka mengubah apa yang perlu 
diubah. Semakin kita membiarkan TUHAN mengambil alih kita, semakin kita menjadi diri kita 
yang sejati - karena Ia menciptakan kita. 
Berserah yang sejati adalah berkata,"Bapa, jika masalah, kesakitan, penyakit, atau keadaan ini 
dibutuhkan untuk menggenapi maksud-tujuan dan kemuliaan-Mu dalam hidupku atau [hidup] 
oranglain, kumohon jangan ambil." Tingkat kedewasaan ini tidak datang dengan mudah. 
Berserah adalahkerja keras, suatu peperangan yang berat melawan sifat egois kita. 
Berkat berserah. Ketika kamu sepenuhnya menyerahkan hidupmu kepada TUHAN, pertama,
kamu mengalami damai sejahtera. Kemudian, kamu mengalami kemerdekaan. Ketiga, kamu 
mengalami kuasa TUHAN dalam hidupmu. Godaan-godaan yang berat dan masalah-masalah 
yang tak tertanggungkan dapat dikalahkan Kristus ketika diberikan kepada-Nya. 
Ketika Yosua mendekati pertempuran terbesar dalam hidupnya, ia bertemu TUHAN, jatuh dalam 
penyembahan di hadapan-Nya, dan menyerahkan rencana-rencananya. Penyerahan itu membawa 
kepada kemenangan yang menakjubkan di Yeriko. [Hal] ini adalah paradoks: Kemenangan 
datang melalui berserah. Berserah tidak melemahkanmu; [berserah] menguatkanmu. 
Orang-orang yang berserah adalah [orang-orang] yang dipakai TUHAN. Tidak ada yang lebih 
berkuasa dari sebuah hidup berserah di dalam tangan TUHAN. 
Cara hidup terbaik. Kamu dirancang untuk menyembah TUHAN - dan jika kamu gagal 
menyembah- Nya, kamu akan menciptakan ilah-ilah untuk kamu beri hidupmu. Ilah-ilah itu bisa 
pendapat atau harapan orang lain, uang, dendam, ketakutan, tau kesombongan, hawa nafsu, atau 
egomusendiri. Kamu bebas memilih kepada siapa kamu berserah, tapi kamu tidak bebas dari 
konsekuensinya. Berserah bukan cara terbaik untuk hidup; [berserah] adalah satu-satunya cara 
untuk hidup. Saat-saat paling bijaksanamu adalah [saat-saat] ketika kamu berkata ya kepada 
TUHAN. 
Kadang-kadang perlu bertahun-tahun, tapi pada akhirnya kamu menemukan bahwa penghalang 
terbesar bagi berkat TUHAN dalam hidupmu bukan orang lain, [penghalang] itu adalah dirimu 
sendiri 
- kehendakmu, kesombonganmu yang bandel, dan ambisi pribadimu. Jika TUHAN akan 
melakukan pekerjaan hebat-Nya di dalam kamu, [pekerjaan] itu akan bermula dengan ini. Jadi 
berikan semuanya 
kepada TUHAN: penyesalan masa lalumu, ketakutanmu, mimpimu, kelemahanmu, 
kebiasaanmu, 
lukamu, dan penolakanmu. Taruh Yesus Kristus di kursi pengemudi hidupmu dan lepaskan 
tanganmu dari kemudi. 
Ketika kamu memutuskan untuk hidup berserah sepenuhnya, keputusan itu akan diuji. 
Kadangkadang 
hal itu berarti melakukan tugas-tugas yang tidak nyaman, tidak populer, mahal, atau tampak 
tidak mungkin. 
Bill Bright, pendiri Campus Crusade for Christ, berkata,"Ketika saya masih seorang pria muda, 
saya 
membuat sebuah kontrak dengan TUHAN. Saya secara harafiah menuliskannya dan 
menandatanganinya dengan nama saya di bawahnya. [Kontrak] itu berkata,'Mulai hari ini dan 
seterusnya, saya adalah seorang budak dari Yesus Kristus.'" 
Pernahkan kamu menandatangani sebuah kontrak seperti itu dengan TUHAN? Atau kamu masih 
berdebat dan bergumul dengan TUHAN atas hak-Nya untuk melakukan pada hidupmu sesuai 
kehendak-Nya? Sekaranglah waktumu untuk berserah - kepada kasih karunia, kasih, dan hikmat 
TUHAN. 
HARI ke- 11 Becoming Best Friends with God ( Menjadi Sahabat 
Karib Tuhan / Bersahabat dengan Tuhan ) 
Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak- 
Nya, lebih- lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh 
hidupnya.
(ROMA 5:10) 
TUHAN ingin menjadi sahabatmu. 
Hubunganmu dengan TUHAN memiliki banyak aspek berbeda: TUHAN adalah Pencipta 
dan Pembuatmu, TUHAN dan Tuanmu, Hakim, Penebus, Bapa, Juruselamat, dan banyak lagi. 
Tapi kebenaran yang paling mengejutkan adalah ini: TUHAN yang Maha Besar rindu menjadi 
Sahabatmu! 
MENJADI SEORANG SAHABAT TUHAN 
Melalui percakapan terus-menerus. Persahabatan dengan TUHAN dibangun dengan 
membagisemua pengalaman hidupmu dengan-Nya. Ia ingin dilibatkan dalam setiap kegiatan, 
setiap percakapan, setiap masalah, dan bahkan setiap pemikiran. 
Suatu kesalahpahaman yang umum adalah bahwa "menghabiskan waktu dengan TUHAN" 
berarti sendiri dengan Dia. Tentu, seperti yang diteladankan Yesus, kamu membutuhkan waktu 
sendiri dengan TUHAN, tapi itu hanya sebagian kecil waktu sadarmu. Setiap hal yang kamu 
lakukan bisa menjadi "menghabiskan waktu dengan TUHAN" jika Ia diundang untuk menjadi 
bagian dari [hal] itu dan kamu terus menyadari kehadiran-Nya. 
Kunci dari persahabatan dengan TUHAN bukanlah mengubah apa yang kamu lakukan, tapi 
mengubah sikapmu terhadap apa yang kamu lakukan. Apa yang biasanya kamu lakukan untuk 
dirimu sendiri mulai kamu lakukan untuk TUHAN, entah itu makan, mandi, bekerja, bersantai, 
ataumembuang sampah. 
Melalui meditasi terus-menerus. Memikirkan Firman-Nya sepanjang harimu disebut 
meditasi.Alkitab berulang- ulang mendorong kita untuk merenungkan siapa TUHAN, apa yang Ia 
telah lakukan,dan apa yang Ia telah katakan. Kamu tidak bisa mengasihi TUHAN kecuali kamu 
mengenal-Nya, dankamu tidak bisa mengenal-Nya tanpa mengenal Firman-Nya. 
Ketika kamu memikirkan sebuah masalah terus-menerus dalam benakmu, itu disebut kuatir. 
Ketikakamu memikirkan Firman TUHAN terus-menerus dalam benakmu, itu disebut meditasi. 
Jika kamutahu bagaimana kuatir, kamu sudah tahu bagaimana bermeditasi! Kamu hanya perlu 
memindahkanperhatian dari msalah-masalahmu ke ayat-ayat Alkitab. 
Sahabat berbagi rahasia, dan TUHAN akan membagi rahasia-rahasia-Nya dengan kamu jika 
kamu mengembangkan kebiasaan memikirkan Firman-Nya sepanjang hari. Makin lama kamu 
meninjauulang apa yang TUHAN telah katakan, kamu akan makin memahami "rahasia" 
kehidupan ini yang banyak orang tidak tahu. 
Doa membiarkanmu bicara kepada TUHAN; meditasi membiarkan TUHAN bicara kepadamu. 
Keduanya sangat esensial untuk menjadi seorang sahabat TUHAN. 
HARI ke- 12 Developing Your Friendship With God 
( Mengembangkan Persahabatanmu dengan Tuhan ) 
Dengan orang jujur Ia bergaul erat. 
(AMSAL 3:22) 
Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. 
(YAKOBUS 4:8)
Aku harus memilih untuk jujur kepada TUHAN. TUHAN tidak mengharapkan kamu 
sempurna, tapi Ia menghendaki kejujuran penuh. Dalam Alkitab, sahabat-sahabat TUHAN jujur 
tentang perasaanperasaan mereka, seringkali mengeluh, menduga-duga, menuduh, dan 
membantah Pencipta mereka. Namun, TUHAN tidak tampak terganggu oleh keterus-terangan 
itu; malah Ia mendorongnya. 
TUHAN mendengarkan dengan sabar banyak tuduhan Daud bahwa Ia tidak adil, mengkhianati, 
dan menelantarkan. TUHAN tidak membunuh Yeremia ketika ia menuduh TUHAN 
menjebaknya. Ayub diijinkan mengeluarkan kepahitannya selama penderitaannya, dan pada 
akhirnya, TUHAN membelanya oleh karena kejujurannya. 
Untuk menjadi sahabat TUHAN, kamu harus jujur kepada TUHAN, membagi perasaanmu yang 
sesungguhnya, bukan apa yang kamu pikir seharusnya kamu rasakan atau katakan. 
Kepahitan adalah penghalang terbesar bagi persahabatan dengan TUHAN: Untuk apa aku mau 
menjadi sahabat TUHAN jika Ia mengijinkan ini [terjadi]? Sadarilah bahwa TUHAN selalu 
bertindak bagi kebaikanmu, bahkan ketika itu menyakitkan dan kamu tidak memahaminya. 
Melepaskan kemarahanmu dan mengungkapkan perasaanmu adalah langkah pertama menuju 
kesembuhan. Untuk membimbing kita dalam kejujuran yang blak-blakan, TUHAN memberi kita 
kitab Mazmur - manual penyembahan, penuh dengan amarah, kehilangan kendali, keraguan, 
ketakutan, kepahitan, dan kerinduan-kerinduan mendalam digabungkan dengan ucapan syukur, 
pujian, dan pernyataan -pernyataan iman. TUHAN menginginkanmu menyembah-Nya - tanpa 
menahan apapun dari apa yang kamu rasakan. 
Aku harus memilih untuk menaati TUHAN dalam iman. 
Kita adalah sahabat-sahabat TUHAN, tapi kita bukanlah kesetaraan-Nya. Ia adalah pemimpin 
kita yang mengasihi, dan kita mengikuti-Nya. Kita menaati TUHAN, bukan karena kewajiban 
atau ketakutan atau paksaan, tapi karena kita mengasihi-Nya dan percaya bahwa Ia tahu apa yang 
terbaik bagi kita. Kita mau mengikut Kristus oleh karena rasa syukur atas semua yang telah 
dilakukan-Nya bagi kita, dan semakin dekat kita mengikut-Nya, semakin dalam persahabatan 
kita. 
Karena kita telah diampuni dan dibebaskan, kita taat oleh kasih - dan ketaatan kita membawa 
sukacita yang besar! 
Persahabatan sejati tidak pasif; ia bertindak. Ketika Yesus meminta kita untuk mengasihi orang 
lain, menolong yang membutuhkan, membagi sumber daya kita, menjaga hidup kita kudus, 
memberi pengampunan, dan membawa orang lain kepada-Nya, kasih memotivasi kita untuk taat 
segera. 
Kita sering ditantang untuk melakukan "perkara-perkara besar" bagi TUHAN. Sebenarnya, 
TUHAN lebih senang ketika kita melakukan perkara-perkara kecil bagi-Nya oleh ketaatan dalam 
kasih. Hal itu mungkin tidak diperhatikan orang lain, tapi TUHAN memperhatikannya dan 
menganggapnya sebagai tindakan penyembahan. Bahkan melalui tindakan-tindakan sederhana 
seperti mengatakan kebenaran, bersikap baik, dan menguatkan orang lain, kita membuat 
TUHAN tersenyum. TUHAN menyimpan sebagai suatu yang sangat berharga tindakan-tindakan 
ketaatan yang sederhana lebih dari doa-doa, pujian, atau persembahan kita. 
Aku harus memilih untuk menghargai apa yang TUHAN hargai. Semakin kamu menjadi 
sahabat TUHAN, semakin kamu akan peduli tentang hal-hal yang dipedulikan-Nya, berduka 
oleh hal-hal yang membuat-Nya berduka, dan bersukacita oleh hal-hal yang menyenangkan-Nya.
Apa yang paling dipedulikan TUHAN? Penebusan umat-Nya. Untuk menjadi sahabat TUHAN, 
kamu harus peduli tentang semua orang di sekitarmu yang dipedulikan TUHAN. Sahabat-sahabat 
TUHAN menceritakan TUHAN kepada teman-teman mereka. 
Aku harus menginginkan persahabatan dengan TUHAN lebih dari segala sesuatu. 
Kerinduan Yakub akan berkat TUHAN dalam hidupnya begitu mendalah sehingga ia bergumul 
dengan TUHAN semalaman, berkata, "Aku tidak akan membiarkan Engkau pergi, jika Engkau 
tidak memberkati aku." 
Bagian paling menakjubkan dari cerita itu adalah bahwa TUHAN, yang maha kuasa, 
mengijinkan Yakub menang! TUHAN tidak tersinggung ketika kita "bergumul" dengan-Nya, 
karena pergumulan membutuhkan kontak pribadi dan mendekatkan kita kepada-Nya! 
Persahabatan yang akrab dengan TUHAN adalah sebuah pilihan, bukan kebetulan. Kamu harus 
dengan sengaja mencarinya. 
Kamu mungkin pernah sangat bersemangat terhadap TUHAN di masa lalu tapi kehilangan 
kerinduan itu. Itulah masalah orang-orang Kristen di Efesus - mereka telah meninggalkan cinta 
pertama mereka. Mereka melakukan semua hal yang benar, tapi oleh kewajiban, bukan kasih. 
Jika kamu tengah mengalami pergeseran-pergeseran secara spiritual, jangan terkejut ketika 
TUHAN mengijinkan penderitaan dalam hidupmu. 
Penderitaan adalah bahan bakar kerinduan - ia memberi kita tenaga dengan intensitas untuk 
mengubah yang dalam keadaan normal tidak kita miliki. Masalah-masalahmu bukanlah 
hukuman; [masalah-masalah] itu adalah panggilan bangun dari TUHAN yang mengasihi. Ada 
suatu cara yang mudah untuk membangkitkan lagi kerinduanmu kepada TUHAN: mulailah 
meminta TUHAN untuk memberikannya kepadamu, dan terus minta sampai kamu 
mendapatkannya. Doakan ini sepanjang harimu: "Yesus terkasih, lebih dari segala sesuatu, aku 
mau mengenalmu secara akrab." 
HUBUNGANMU YANG PALING PENTING 
Tidak ada - mutlak tidak ada - yang lebih penting daripada membangun sebuah persahabatan 
dengan TUHAN. Itu adalah sebuah hubungan yang berlanjut selama-lamanya. Apakah kamu 
telah 
kehilangan hal terpenting dalam hidup? Kamu bisa melakukan sesuatu untuk itu mulai sekarang. 
Ingat, itu pilihanmu. Kamu dekat kepada TUHAN sedekat yang kamu pilih. 
HARI ke- 13 Worship That Pleases God ( Penyembahan yang 
Menyenangkan Tuhan ) 
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan 
segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. 
(MARKUS 12:30 ) 
TUHAN menghendaki Anda Seutuhnya. 
Ia meminta segenap hatimu, segenap jiwamu, segenap akal budimu, dan segenap 
kekuatanmu. Ia menginginkan kesetiaanmu sepenuhnya, bukan potongan-potongan kecil 
hidupmu. 
Seorang perempuan Samaria pernah mencoba membantah Yesus tentang waktu, tempat, 
dan cara terbaik untuk penyembahan. Yesus menanggapi bahwa perkara-perkara eksternal ini 
tidak relevan. 
Di mana kamu menyembah tidak sepenting mengapa kamu menyembah dan seberapa banyak 
dari dirimu kamu persembahkan kepada TUHAN ketika kamu menyembah. Jenis ibadah yang
menyenangkan TUHAN memiliki empat karakteristik: 
TUHAN senang ketika ibadah kita akurat. Ibadah harus berdasarkan kebenaran Kitab Suci, 
bukan pendapat-pendapat kita tentang TUHAN. Yesus berkata kepada perempuan Samaria 
tersebut, "..penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan 
kebenaran;sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian." 
"Menyembah dalam kebenaran" berarti menyembah TUHAN sebagaimana sesungguhnya Ia 
diungkapkan dalam Alkitab. 
TUHAN senang ketika ibadah kita otentik. Penyembahan adalah rohmu merespon Roh 
TUHAN. 
Ketika Yesus berkata, "Kasihilah TUHAN TUHAN-mu dengan segenap hatimu dan dengan 
segenap jiwamu", Ia memaksudkan bahwa penyembahan harus murni dan dari hati. Pujian tanpa 
hati bukan pujian sama sekali! Itu tidah berharga, sebuah penghinaan kepada TUHAN. 
TUHAN memberimu emosi agar kamu dapat menyembah-Nya dengan perasaan mendalam - tapi 
emosi-emosi itu harus murni, tidak palsu. TUHAN membenci kemunafikan. Ia menghendaki 
kasihmu yang jujur, murni. 
Ibadah yang menyenangkan TUHAN emosional secara mendalam dan doktrinal secara 
mendalam. Kita menggunakan baik hati maupun otak kita. Pengalih terbesar dalam 
penyembahan adalah dirimu sendiri - kepentinganmu dan kecemasanmu akan apa yang orang 
lain pikirkan tentang kamu. 
Cara menyembah yang terbaik adalah yang paling otentik menampilkan kasihmu kepada 
TUHAN, 
berdasarkan latar belakang dan kepribadian yang diberikan TUHAN kepadamu. 
Gary Thomas mengenali sembilan cara orang mendekati TUHAN: 
• Naturalis paling terinspirasi untuk mengasihi TUHAN di alam terbuka, dengan setting alami. 
• Sensatis mengasihi TUHAN dengan indera mereka dan menghargai pelayanan-pelayanan 
penyembahan yang indah yang melibatkan penglihatan, rasa, bau, dan sentuhan, bukan 
hanya telinga mereka. 
• Tradisionalis mendekat kepada TUHAN melalui ritual-ritual, liturgi, lambang- lambang, dan 
struktur yang tidak berubah. 
• Asetik memilih mengasihi TUHAN dalam kesunyian dan kesederhanaan. 
• Aktivis mengasihi TUHAN dengan menantang kejahatan, melawan ketidak-adilan, dan 
bekerja untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. 
• Pemeduli mengasihi TUHAN dengan mengasihi orang lain dan memenuhi kebutuhan 
mereka. 
• Antusiastis mengasihi TUHAN melalui perayaan. 
• Kontemplatifis mengasihi TUHAN melalui pemujaan. 
• Intelektual mengasihi TUHAN dengan mempelajari dengan otak mereka. 
Kamu tidak memuliakan TUHAN dengan menjadi orang yang tidak pernah dimaksudkan 
TUHAN bagimu. TUHAN ingin kamu menjadi dirimu sendiri. 
TUHAN senang ketika penyembahan kita penuh perhatian. Perintah Yesus untuk 
"mengasihi 
TUHAN dengan segenap akal budimu" diulang empat kali dalam Perjanjian Baru. TUHAN tidak 
senang dengan nyanyian himne yang tanpa berpikir, doa klise yang mekanis, atau seruan "Puji 
TUHAN" yang asal-asalan, karena kita tidak dapat memikirkan hal lain untuk dikatakan saat itu. 
Jika penyembahan tanpa akal budi, ia tidak bermakna.
TUHAN senang ketika penyembahan kita praktis. Alkitab berkata, "...mempersembahkan 
tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada TUHAN: itu 
adalah ibadahmu yang sejati." Mengapa TUHAN menghendaki tubuhmu? Mengapa Ia tidak 
berkata,"Persembahkan rohmu"? Karena tanpa tubuhmu kamu tidak dapat melakukan apa-apa di 
planet ini. TUHAN menginginkan kamu menjadi persembahan yang hidup. Ia ingin kamu hidup 
bagi-Nya! TUHAN senang dengan persembahan penyembahan yang berbeda-beda: ucapan 
syukur, pujian, kerendahan hati, pertobatan, persembahan uang, doa, pelayanan kepada orang 
lain, dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan. 
Yang harus dibayar untuk penyembahan adalah pemusatan pada diri kita sendiri. Kamu tidak 
bisa meninggikan TUHAN dan dirimu sendiri pada saat yang bersamaan. 
Ketika Yesus berkata, "Kasihilah TUHAN TUHAN-mu dengan segenap kekuatanmu," Ia 
menunjukkan bahwa penyembahan membutuhkan usaha dan tenaga. [Penyembahan] tidak selalu 
nyaman, dan kadangkala penyembahan adalah sebuah tindakan berani dari kemauan - sebuah 
pengorbanan sukarela. 
Ketika kamu memuji TUHAN bahkan ketika kamu sedang tidak ingin, ketika kamu bangun dari 
tempat tidur untuk menyembah waktu kamu letih, atau ketika kamu menolong orang lain ketika 
kamu kehabisan tenaga, kamu mempersembahkan sebuah korban penyembahan kepada 
TUHAN. Itu menyenangkan TUHAN! 
Matt Redman, seorang pemimpin penyembahan di Inggris, telah menulis sebuah lagu klasik 
"Hati 
Penyembahan": 
Aku akan membawakan-Mu lebih dari sebuah lagu, 
karena lagu itu sendiri bukanlah yang Engkau minta. 
Engkau menyelidiki jauh lebih di dalam 
daripada bagaimana hal-hal tampak 
Engkau melihat ke dalam hatiku. 
Jantung masalahnya adalah tentang hati. 
HARI ke- 14 When God Seems Distant ( Ketika Tuhan Terasa Jauh ) 
Tuhan menyembunyikan Diri- Nya Dari Umat-Nya, Tetapi aku percaya kepada- Nya dan 
menaruh pengharapan di dalam Dia. 
(YESAYA 8:17 (TEV)) 
TUHAN benar- benar ada, apapun yang Anda rasakan. 
Mudah untuk menyembah TUHAN ketika segalanya berjalan dengan baik dalam 
hidupmu. 
Tingkat terdalam dari penyembahan adalah memuji TUHAN meskipun menderita, 
mengucap syukur kepada TUHAN dalam pencobaan, percaya kepada-Nya ketika dicobai, 
berserah sementara menderita, dan mengasihi-Nya ketika Ia tampak jauh. 
Persahabatan sering diuji oleh perpisahan dan kesunyian; kamu terpisah oleh jarak fisik atau 
kamu tidak bisa bicara. Phillip Yancey dengan bijaksana menulis,"Hubungan apapun melibatkan 
waktu kedekatan dan waktu berjauhan, dan dalam suatu hubungan dengan TUHAN, betapapun
akrabnya, pendulumnya akan berayun dari satu sisi ke sisi yang lain." Saat itulah penyembahan 
menjadi sulit. 
Untuk mendewasakan persahabatanmu, TUHAN akan mengujinya dengan periode-periode 
perpisahan seolah-olah - saat-saat ketika rasanya Ia telah menelantarkan atau 
melupakanmu. 
Daud sering mengeluhkan ketidakhadiran TUHAN. Tentu TUHAN tidak benar-benar 
meninggalkan Daud, dan Ia tidak meninggalkanmu. Ia telah berjanji berulang kali, "Aku tidak 
akan pernah meninggalkanmu atau menelantarkanmu." Tapi TUHAN tidak menjanjikan "kamu 
akan selalu merasakan kehadiranku". Kenyataannya, TUHAN mengakui bahwa kadang-kadang 
Ia menyembunyikan wajahnya dari kita. 
Hal itu menyakitkan dan mendukakan, tapi mutlak vital bagi perkembangan imanmu. 
Ketika TUHAN tampak jauh, kamu mungkin merasa bahwa Ia marah padamu atau 
menghukummu oleh karena suatu dosa. Memang dosa memutuskan hubungan persekutuan yang 
akrab antara kita dan TUHAN. Tapi seringkali perasaan terlantar atau terasing dari TUHAN ini 
tidak ada hubungannya dengan dosa. Hal itu adalah sebuah ujian iman - satu [ujian] yang kita 
semua harus hadapi: Akankah kamu terus mengasihi, percaya, taat, dan menyembah TUHAN, 
bahkan ketika kamu tidak merasakan kehadiran-Nya atau bukti kasat mata bagi pekerjaan-Nya 
dalam hidupmu? 
Kesalahan umum yang dibuat orang-orang Kristen dalam penyembahan dewasa ini 
adalah mencari sebuah pengalaman bukannya mencari TUHAN. 
Ketika kamu adalah bayi Kristen, TUHAN memberimu banyak emosi-emosi menguatkan dan 
sering menjawab doa-doa paling kekanak-kanakan dan egois - agar kamu tahu Ia ada. Tapi 
ketika kamu bertumbuh dalam iman, Ia akan menyapihmu dari ketergantungan-ketergantungan 
ini. 
Situasi-situasi yang paling akan menekan imanmu adalah saat-saat ketika hidup 
berantakan dan 
TUHAN tidak dapat ditemukan. Ini terjadi pada Ayub. Dalam satu hari ia kehilangan segalanya - 
keluarganya, bisnisnya, kesehatannya, dan segala harta miliknya. Yang paling melemahkan - 
dalam tiga puluh tujuh pasal, TUHAN tidak berkata apa-apa! 
Bagaimana kamu menyembah TUHAN ketika kamu tidak mengerti apa yang sedang terjadi 
dalam hidupmu dan TUHAN diam? Bagaimana kamu tetap terhubung dalam sebuah krisis tanpa 
komunikasi? Bagaimana kamu tetap memandang Yesus ketika matamu penuh airmata? Kamu 
lakukan apa yang Ayub lakukan: "Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan 
mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, katanya: "Dengan telanjang aku 
keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN 
yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" 
Katakan kepada TUHAN tepat bagaimana yang kamu rasakan. Curahkan isi hatimu kepada 
TUHAN. TUHAN dapat mengatasi keraguan, kemarahan, ketakutan, duka, kebingungan, dan 
pertanyaan-pertanyaanmu. Tahukah kamu bahwa mengakui keputus-asaanmu kepada TUHAN 
dapat menjadi sebuah pernyataan iman? 
Fokus pada siapa TUHAN - kodrat-Nya yang tidak berubah. Terlepas dari keadaan dan 
bagaimana perasaanmu, bergantunglah pada karakter TUHAN yang tidak berubah. Ingatkan 
dirimu pada apa yang kamu ketahui benar selama-lamanya tentang TUHAN: Ia baik, Ia 
mengasihiku, Ia bersertaku, Ia tahu apa yang kualami, Ia peduli, dan Ia punya sebuah rencana 
yang baik bagi hidupku.
Percaya TUHAN memegang janji-janji-Nya. Dalam waktu kekeringan rohani kamu harus 
dengan sabar mengandalkan janji-janji TUHAN, bukan emosi-emosimu, dan sadarlah bahwa Ia 
sedang membawamu ke suatu tingkat kedewasaan yang lebih dalam. Sebuah persahabatan yang 
berdasarkan emosi sesungguhnya adalah dangkal. 
Ingat apa yang TUHAN telah lakukan bagimu. Anak TUHAN mati bagimu! Ini adalah alasan 
terbesar bagi penyembahan. Yesus memberikan segalanya agar kamu bisa memiliki segalanya. 
Itu saja sudah layak bagi ucapan syukur dan pujianmu terus-menerus. Jangan pernah lagi 
mencari-cari 
apa yang kamu harus syukuri. 
PURPOSE ( TUJUAN ) #2 YOU WERE FORMED FOR GOD'S 
FAMILY ( ANDA DIBENTUK UNTUK MENJADI KELUARGA 
ALLAH ) 
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting- rantingnya. 
(YOHANES 15:5) 
Demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus ; tetapi kita 
masing- masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. 
(ROMA 12:5)
HARI ke- 15 You Were Formed for God's Family cx( Anda dibentuk 
untuk menjadi keluarga Allah ) 
Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah ---- yang bagi- Nya dan oleh- Nya segala 
sesuatu dijadikan--,yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan. 
(IBRANI 2:10) 
Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut 
anak- anak Allah, dan memang kita adalah anak- anak Allah. 
(YOHANES 3:1 ) 
Kamu dibentuk bagi keluarga TUHAN. 
TUHAN menghendaki sebuah keluarga, dan Ia menciptakanmu untuk menjadi bagian 
darinya. Inilah maksud-tujuan TUHAN yang kedua bagi hidupmu, yang direncanakan-Nya 
sebelum kamu dilahirkan. Karena TUHAN adalah kasih, Ia menganggap sangat berharga suatu 
hubungan. Kodrat-Nya sendiri adalah relasional, dan Ia mengidentifikasi diri dalam istilah- istilah 
keluarga: Bapa, Anak, dan Roh. Tritunggal adalah hubungan TUHAN kepada diri-Nya sendiri. 
[Tritunggal] adalah pola sempurna bagi keselarasan relasional. 
KEUNTUNGAN-KEUNTUNGAN BERADA DALAM KELUARGA TUHAN 
Begitu kamu secara rohani dilahirkan ke dalam keluarga TUHAN, kamu diberikan beberapa 
kado ulang tahun yang menakjubkan: nama keluarga, keserupaan keluarga, hak-hak istimewa 
keluarga, akses intim keluarga, dan warisan keluarga. Alkitab berkata, "..jikalau kamu anak, 
maka kamu juga adalah ahli-ahli waris oleh TUHAN." 
Sebagai anak-anak TUHAN kita mendapatkan bagian dari harta karun keluarga. Apa yang 
termasuk harta warisan itu? Pertama, kita akan bersama-sama TUHAN selamanya. Kedua, kita 
akan diubahkan sepenuhnya menjadi seperti Kristus. Ketiga, kita akan dibebaskan dari segala 
kesakitan, kematian, dan penderitaan. Keempat, kita akan diberi penghargaan dan ditugasi posisi 
pelayanan. 
Kelima, kita akan mendapat bagian dari kemuliaan Kristus. 
Alkitab berkata, "..untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar 
dan tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu." Ini berarti bahwa warisan kekalmu 
tidak ternilai, murni, tetap, dan terlindungi. Itulah yang harus kamu nanti-nantikan dan usahakan. 
BAPTISAN: IDENTIFIKASI DENGAN KELUARGA TUHAN 
Baptisan bukanlah sebuah ritual opsional, yang bisa ditunda-tunda atau diundur. 
[Baptisan] itu menegaskan masuknya kamu dalam keluarga TUHAN. [Baptisan] itu secara 
terbuka mengumumkan kepada dunia,"Aku tidak malu menjadi bagian dari keluarga TUHAN." 
Mengapa baptisan begitu penting? Karena ia melambangkan maksud-tujuan kedua TUHAN bagi 
hidupmu: berpartisipasi dalam persekutuan keluarga kekal TUHAN. 
Pembaptisanmu mendeklarasikan imanmu, berbagi penguburan dan kebangkitan Kristus, 
melambangkan kematianmu dari hidupmu yang lama, dan mengumumkan hidup barumu dalam
Kristus. [Pembaptisanmu] juga merupakan perayaan masuknya kamu ke dalam keluarga 
TUHAN. 
Baptisan tidak menjadikanmu anggota keluarga TUHAN; hanya iman dalam Kristus yang 
melakukannya. Baptisan menunjukkan bahwa kamu bagian dari keluarga TUHAN. 
HAK ISTIMEWA TERBESAR DALAM HIDUP 
Alkitab berkata, "Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka 
semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara." Resapilah 
kebenaran yang ajaib itu. Kamu adalah bagian dari keluarga TUHAN, dan karena Yesus 
menguduskan kamu, TUHAN bangga karenamu! Dimasukkan dalam keluarga TUHAN adalah 
penghormatan tertinggi dan hak istimewa terbesar yang pernah kamu terima. Tidak ada yang 
mendekati. Kapan saja kamu merasa tidak penting, tidak dikasihi, atau tidak aman, ingatlah 
kamu termasuk di mana. 
HARI ke- 16 What Matters Most ( Hal yang paling Penting ) 
Tidak peduli apa pun yang aku katakan, yang aku percaya, dan yang aku lakukan, tanpa 
kasih tidak ada artinya. 
(1 KORINTUS 13:38 (MSG)) 
Kasih berarti hidup dengan cara yang Tuhan perintahkan kepada kita. Seperti telah engkau 
dengar sejak awal, perintah- Nya adalah ini: Jalanilah kehidupan yang penuh kasih. 
(2 YOHANES 1:6 (NCY))
Hidup adalah tentang kasih. 
Karena TUHAN adalah kasih, pelajaran paling penting yang Ia ingin kamu pelajari di 
bumi adalah bagaimana mengasihi. 
Belajar mengasihi dengan tidak egois bukanlah sebuah tugas gampang. Karena itulah kita 
diberikan seluruh masa hidup untuk mempelajarinya. Tentu TUHAN ingin kita mengasihi semua 
orang, tapi Ia secara khusus memperhatikan bagaimana kita belajar mengasihi orang lain dalam 
keluarga-Nya. 
Mengapa mereka mendapatkan prioritas dalam kasih? Karena TUHAN ingin keluarga- 
Nya dikenal oleh kasihnya lebih dari segala hal yang lain. Yesus berkata bahwa kasih kita 
kepada satu sama lain - bukan kepercayaan-kepercayaan doktrinal kita - adalah kesaksian 
terbesar kita kepada dunia. Ia berkata, "Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu 
adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." 
Di surga kita akan menikmati keluarga TUHAN selama-lamanya, tapi terlebih dahulu kita punya 
suatu pekerjaan berat untuk dilakukan di bumi ini untuk mempersiapkan diri kita bagi kasih yang 
abadi. TUHAN melatih kita dengan memberi kita "tanggung jawab keluarga", dan yang paling 
utama dari [tanggung jawab] ini adalah mempraktekkan mengasihi satu sama lain. 
TUHAN ingin kamu berada dalam persekutuan yang teratur dan akrab dengan orang-orang 
percaya lain agar kamu dapat mengembangkan keterampilan mengasihi. Kasih tidak dapat 
dipelajari dalam isolasi. Kamu harus berada di sekitar orang-orang - yang menyebalkan, tidak 
sempurna, dan membuat frustrasi. Melalui persekutuan kita belajar tiga kebenaran yang penting. 
PEMANFAATAN HIDUP YANG TERBAIK ADALAH KASIH 
Kasih seharusnya menjadi prioritas teratasmu; tujuan utama, dan ambisi terbesarmu. Kasih 
bukan satu bagian baik dalam hidupmu; ia adalah bagian terpenting. Alkitab berkata, "Kejarlah 
kasih itu.." 
Hubungan harus memiliki prioritas dalam hidupmu di atas segala hal yang lain. Mengapa? 
Hidup tanpa kasih sesungguhnya tidak ada harganya. Paul menyatakan pokok hal ini, "Dan 
sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku 
untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku." 
Empat dari Sepuluh Perintah TUHAN berurusan dengan hubungan kita kepada TUHAN dan 
enam sisanya berurusan dengan hubungan kita dengan orang lain. Tapi ke-sepuluh-nya mengenai 
hubungan! Kemudian, Yesus meringkas apa yang paling berarti bagi TUHAN dalam dua 
pernyataan: kasihilah TUHAN dan kasihilah orang-orang. Ia berkata, "Kasihilah TUHAN 
TUHAN-mu dengan segenap hatimu....Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan 
hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu 
sendiri." Setelah belajar mengasihi TUHAN (penyembahan), belajar mengasihi orang lain adalah 
maksud-tujuan kedua dari hidupmu. 
Kesibukan adalah musuh besar hubungan. Kita jadi disibukkan dengan mencari nafkah, 
mengerjakan pekerjaan kita, membayar tagihan, dan mencapai sasaran-sasaran seolah-olah 
tugas-tugas inilah titik pokok hidup. Padahal bukan. Pokok hidup adalah belajar mengasihi - 
TUHAN dan sesama. Hidup minus kasih sama dengan nol. 
Kasih akan ada selama-lamanya. Satu alasan lain TUHAN menyuruh kita menjadikan kasih 
prioritas utama kita adalah karena ia abadi: "Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, 
pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih." 
Kasih meninggalkan suatu warisan. Bagaimana kamu memperlakukan orang lain, bukan 
kekayaanmu atau prestasimu, adalah dampak paling awet yang bisa kamu tinggalkan di bumi.
Seperti kata Bunda Teresa,"Bukan apa yang kamu lakukan, tapi seberapa besar kasih yang kamu 
taruh di dalamnya yang berarti." Kasih adalah rahasia warisan yang bertahan. 
Ketika hidup di bumi akan berakhir, orang tidak mengelilingi diri mereka dengan benda-benda. 
Apa yang kita inginkan di sekeliling kita adalah orang - orang-orang yang kita kasihi dan 
mempunyai hubungan dengan kita. Pada saat-saat terakhir kita, kita semua menyadari bahwa 
hubungan adalah tentang apa hidup itu. Hikmat adalah mempelajari kebenaran itu lebih cepat 
dari yang lain. Jangan tunggu sampai kamu di tempat tidur kematianmu untuk mengetahui bahwa 
tidak ada hal yang lebih berarti [dari hubungan]. 
Kita akan dievaluasi berdasarkan kasih kita. Alasan berikutnya untuk menjadikan belajar 
mengasihi sasaran hidupmu adalah bahwa berdasarkan itulah kita akan dievaluasi di alam 
kekekalan. Satu cara TUHAN mengukur kedewasaan rohani adalah dengan mutu 
hubunganhubunganmu. Yesus berkata, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu 
yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah 
melakukannya untuk Aku." 
Mengetahui hal ini, kusarankan bahwa ketika kamu bangun setiap pagi, kamu berlutut di sisi 
tempat tidurmu, atau duduk di tepinya, dan berdoa begini:"TUHAN, entah aku menyelesaikan 
apapun hari ini, aku ingin memastikan bahwa aku memberi waktu mengasihi-Mu dan orang lain 
- karena itulah makna hidup. Aku tidak mau membuang percuma hari ini." 
UNGKAPAN KASIH YANG TERBAIK ADALAH WAKTU 
Pentingnya perkara dapat diukur dari berapa banyak waktu yang kita mau investasikan pada 
[perkara tersebut]. 
Waktu adalah karunia paling berharga karena kamu hanya memiliki suatu porsi darinya. Kamu 
bisa menghasilkan lebih banyak uang, tapi kamu tidak dapat menghasilkan lebih banyak waktu. 
Ketika kamu memberi seseorang waktumu, kamu memberi mereka suatu bagian dari hidupmu 
yang tidak akan pernah kamu dapatkan lagi. Waktumu adalah hidupmu. Itulah mengapa hadiah 
terbesar yang dapat kamu berikan kepada seseorang adalah waktumu. 
Esensi kasih bukanlah apa yang kita pikirkan atau lakukan atau sediakan bagi orang lain, tapi 
seberapa besar kita berikan diri kita. Pria, khususnya, sering tidak memahami hal ini. Banyak 
yang telah berkata, "Aku tidak mengerti istri dan anak-anakku. Aku sediakan semua yang 
mereka butuhkan. Apa lagi yang mereka inginkan?" Mereka menginginkan kamu! Matamu, 
telingamu, waktumu, perhatianmu, kehadiranmu, fokusmu - waktumu. Tidak ada yang dapat 
menggantikan itu. 
Kado kasih yang paling diinginkan bukanlah permata atau mawar atau coklat. [Kado] itu adalah 
perhatian yang fokus. Kasih berkonsentrasi secara begitu mendalam pada orang lain sehingga 
kamu melupakan dirimu sendiri pada saat itu. Kapan saja kamu memberi waktumu, kamu 
membuat sebuah pengorbanan, dan pengorbanan adalah esensi kasih. 
Kamu dapat memberi tanpa mengasihi, tapi kamu tidak dapat mengasihi tanpa memberi: 
"..Karena begitu besar kasih TUHAN akan dunia ini sehingga Ia memberikan..." Kasih berarti 
menyerahkan - menyerahkan kesukaan-kesukaanku, kenyamananku, sasaran-sasaranku, 
keamananku, uangku, tenagaku, atau waktuku bagi kepentingan orang lain. 
WAKTU TERBAIK UNTUK MENGASIHI ADALAH SEKARANG 
Mengapa sekarang adalah waktu terbaik untuk mengungkapkan kasih? Karena kamu 
tidak tahu 
berapa lama kamu akan mempunyai kesempatan itu. Keadaan berubah. Orang mati. Anak-anak
tumbuh dewasa. Kamu tidak memiliki jaminan akan hari esok. Jika mau ingin mengungkapkan 
kasih, kamu sebaiknya melakukannya sekarang. 
Pemanfaatan hidup terbaik adalah kasih. Ungkapan kasih terbaik adalah waktu. Waktu terbaik 
untuk mengasihi adalah sekarang. 
HARI ke- 17 A Place to Belong ( Menjadi Anggota Tubuh Kristus / 
Suatu Tempat Bernaung / Tempat Untuk Menjadi Anggota ) 
Kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang- orang 
kudus dan anggota- anggota keluarga Allah. 
(EFESUS 2:198 (LB)) 
Engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah 
yang hidup ,tiang penopang dan dasar kebenaran. 
(1 TIMOTIUS 3:15B (GWT)) 
Kamu dipanggil untuk menjadi bagian [dari sesuatu], bukan hanya percaya. 
Kita diciptakan bagi komunitas, diukir bagi persekutuan, dan dibentuk bagi sebuah 
keluarga, dan 
tidak satupun dari kita dapat memenuhi maksud-tujuan dan rencana TUHAN sendirian. 
Sementara hubunganmu dengan Kristus adalah pribadi, TUHAN tidak pernah memaksudkannya 
menjadi privasi. Dalam keluarga TUHAN kamu dihubungkan ke setiap orang percaya lain, dan 
kita akan menjadi bagian dari satu sama lain selama-lamanya. 
Mengikut Kristus termaksud menjadi bagian [dari sesuatu], bukan hanya mempercayai. Kita 
adalah anggota-anggota tubuh-Nya - yaitu gereja. C.S. Lewis mencatat bahwa kata membership 
(keanggotaan) berakar dari Kekristenan, tapi dunia telah mengosongkannya dari makna aslinya. 
Bagi Paulus, menjadi "anggota" gereja berarti menjadi sebuah organ vital dari sebuah tubuh, 
sebuah bagian dari Tubuh Kristus yang sangat penting dan saling terhubung. Gereja adalah 
sebuah tubuh, bukan bangunan; sebuah organisme, bukan organisasi. 
Agar organ-organ tubuhmu memenuhi maksud-tujuannya, mereka harus dihubungkan ke 
tubuhmu. Hal yang sama terjadi bagimu sebagai bagian dari Tubuh Kristus. Kamu diciptakan 
bagi sebuah peran spesifik, tapi kamu akan kehilangan maksud-tujuan kedua hidupmu jika kamu 
tidak termasuk dalam sebuah gereja lokal yang hidup. Kamu menemukan peranmu dalam hidup 
melalui hubunganmu dengan orang lain. Alkitab berkata,"Sebab sama seperti pada satu tubuh 
kita memiliki banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, 
demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing 
adalah anggota yang seorang terhadap yang lain." 
Terputus dan terpisah dari nyawa sebuah tubuh lokal, kehidupan rohanimu akan layu dan 
akhirnya berakhir. Inilah mengapa gejala pertama kemerosotan rohani biasanya adalah kehadiran 
yang tidak konsisten pada kebaktian-kebaktian penyembahan dan persekutuan-persekutuan 
lainnya. Kapan saja kita menjadi ceroboh dalam hal persekutuan, segala hal yang lain mulai 
merosot juga.
Gereja adalah agenda TUHAN bagi dunia. Gereja tidak dapat dihancurkan dan akan terus 
ada selama-lamanya. Ia akan hidup lebih lama dari alam semesta ini, dan demikian juga halnya 
dengan peranmu di dalamnya. Orang yang berkata,"Aku tidak butuh gereja," adalah entah arogan 
atau bodoh. Gereja begitu signifikan sehingga Yesus mati di atas kayu salib baginya. "..Kristus 
mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya." Aku tidak dapat membayangkan 
berkata kepada Yesus, "Aku mengasihimu, tapi aku tidak suka istrimu." Atau "Aku 
menerimamu, tapi aku menolak tubuhmu." Tapi kita melakukannya kapan saja kita menjauhkan 
atau merendahkan atau mengeluh tentang gereja. Sebaliknya, TUHAN memerintahkan kita 
mengasihi gereja sebagaimana Yesus [mengasihi gereja]. Alkitab berkata,"..kasihilah saudara-saudaramu.." 
Yang menyedihkan, banyak orang Kristen memanfaatkan gereja tapi tidak 
mengasihinya. 
PERSEKUTUAN LOKALMU 
Kecuali bagi beberapa pengecualian penting yang mengacu kepada semua orang percaya 
sepanjang sejarah, hampir setiap kali kata gereja digunakan dalam Alkitab, ia mengacu kepada 
sebuah jemaatlokal yang terlihat. 
Alkitab berkata seorang Kristen tanpa sebuah rumah gereja adalah seperti sebuah organ 
tanpa sebuah tubuh, seekor domba tanpa kawanan, atau seorang anak tanpa keluarga. 
Budaya masa kini yang individualis mandiri telah menciptakan banyak yatim-piatu rohani - 
"bunny believers" (orang percaya seperti kelinci) yang melompat dari satu gereja ke gereja lain 
tanpa identitas, tanggung jawab, atau komitmen. Banyak yang percaya seseorang dapat menjadi 
seorang "kristen yang baik" tanpa bergabung dengan (atau bahkan menghadiri) sebuah gereja 
lokal, tapi TUHAN sangat tidak setuju. 
MENGAPA KAMU MEMBUTUHKAN SEBUAH KELUARGA GEREJA 
Sebuah keluarga gereja mengidentifikasimu sebagai seorang percaya yang murni. 
Kamu bukanlah Tubuh Kristus sendirian. Kamu membutuhkan orang lain untuk mengungkapkan 
itu. Bersama-sama, tidak terpisah, kita adalah Tubuh-Nya. 
Sebuah keluarga gereja mengeluarkanmu dari isolasi egoisme. Gereja lokal adalah 
kelas untuk mempelajari bagaimana bergaul dengan baik dalam keluarga TUHAN. ia adalah 
sebuah lab bagi praktek kasih yang tidak mementingkan diri sendiri dan simpatik. Sebagai 
seorang anggota yang berpartisipasi kamu belajar untuk mempedulikan orang lain dan berbagi 
pengalaman dengan orang lain: "..jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; 
jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersuka cita." Hanya dalam kontak rutin 
dengan orang-orang percaya biasa dan tidak sempurna kita dapat mempelajari persekutuan yang 
sesungguhnya dan mengalami kebenaran 
Perjanjian Baru yaitu terhubungkan dan bersandar pada satu sama lain. 
Persekutuan alkitabiah adalah berkomitmen terhadap satu sama lain seperti kepada Yesus 
Kristus. TUHAN mengharapkan kita memberi hidup kita bagi satu sama lain. 
Banyak orang Kristen yang mengetahui Yohanes 3:16 tidak menyadari 1 Yohanes 3:16: "...Ia 
telah menyerahkan nyawa-Nya bagi kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita bagi 
saudara-saudara kita." Inilah jenis kasih pengorbanan yang TUHAN harapkan kamu tunjukkan 
kepada orang percaya yang lain - suatu kemauan untuk mengasihi mereka dalam cara yang sama 
dengan [cara] Yesus mengasihi kamu.
Sebuah keluarga gereja menolongmu mengembangkan otot rohani. Kamu tidak akan pernah 
bertumbuh dewasa hanya dengan menghadiri kebaktian penyembahan dan menjadi penonton 
yang pasif. Hanya partisipasi dalam kehidupan penuh sebuah gereja lokal yang membangun otot 
rohani. 
Kita diperintahkan untuk saling mengasihi, saling mendoakan, saling menguatkan, saling 
menegur, saling menyapa, saling melayani, saling mengajar, menerima satu sama lain, saling 
menghormati, menanggung beban satu sama lain, saling mengampuni, saling mementingkan satu 
sama lain, setia satu sama lain, dan banyak lagi tugas-tugas serupa. Inilah keanggotaan 
alkitabiah! Inilah "tanggung jawab keluarga"-mu yang TUHAN harapkan kamu penuhi melalui 
sebuah persekutuan lokal. 
Kita membutuhkan lebih dari Alkitab agar bertumbuh; kita membutuhkan orang percaya yang 
lain. 
Kita bertumbuh lebih cepat dan lebih kuat dengan saling belajar terhadap satu sama lain 
dan bertanggung jawab terhadap satu sama lain. Ketika yang lain berbagi apa yang TUHAN 
ajarkan 
kepada mereka, aku belajar dan bertumbuh juga. 
Tubuh Kristus membutuhkan kamu. TUHAN mempunyai sebuah peran unik bagimu untuk 
kamu jalankan dalam keluarga-Nya. Inilah yang disebut "pelayanan"-mu dan TUHAN telah 
memberimu karunia bagi tugas ini. 
Persekutuan lokalmu adalah tempat yang TUHAN rancang bagimu untuk menemukan, 
mengembangkan, dan menggunakan karunia-karuniamu. Kamu mungkin juga mempunyai 
pelayanan yang lebih luas, tapi itu adalah tambahan bagi pelayananmu di sebuah tubuh lokal. 
Kamu akan berbagi dalam misi Kristus di dunia. Ketika Yesus berjalan di bumi, TUHAN 
bekerja melalui tubuh fisik Kristus; sekarang Ia menggunakan tubuh rohani-Nya. Gereja adalah 
alat TUHAN di bumi. Sebagai anggota-anggota tubuh Kristus, kita adalah tangan-Nya, kaki- 
Nya, mata-Nya, dan hati-Nya. Ia bekerja melalui kita di dunia. 
Sebuah keluarga gereja akan menahanmu agar tidak tergelincir. Tidak satupun dari kita 
kebal godaan. Pada situasi yang tepat, kamu dan aku bisa berbuat dosa. TUHAN mengetahui hal 
ini, jadi Ia telah menugasi kita sebagai pribadi tanggung jawab untuk menjaga satu sama lain 
agar tetap di jalur [yang benar]. Alkitab berkata, "Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain 
setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang 
menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa." Kita masing-masing dipanggil dan diperintahkan 
untuk terlibat dalam hidup orang lain. Jika kamu tahu ada orang yang sedang goyah secara 
rohani sekarang, adalah tanggung jawabmu untuk mengejar mereka dan membawa mereka 
kembali ke dalam persekutuan. Yakobus berkata,"Saudara-saudaraku, jika ada di antara kamu 
yang menyimpang dari kebenaran dan ada seorang yang membuat dia berbalik, ." 
Sebuah keuntungan dari gereja lokal adalah ia juga menyediakan perlindungan dari 
pemimpinpemimpin rohani. TUHAN memberi para gembala-pemimpin tanggung jawab untuk 
menjaga, melindungi, mempertahankan, dan merawat keadaan rohani kawanannya. 
Setan sangat menyukai orang-orang percaya yang terpisah, tercabut dari hidup Tubuh, terisolir 
dari keluarga TUHAN, dan tidak dipertanggungjawabkan oleh pemimpin rohani, karena ia tahu 
mereka tidak terlindungi dan tidak berdaya melawan taktiknya. 
SEMUANYA ADA DI GEREJA 
TUHAN menciptakan gereja untuk memenuhi lima kebutuhan terdalammu: sebuah maksud-tujuan 
untuk hidup, orang untuk hidup bersama, prinsip-prinsip hidup, profesi untuk dijalani, dan 
tenaga untuk bertahan hidup.
Maksud-tujuan TUHAN bagi gereja-Nya identik dengan kelima maksud-tujuan-Nya bagimu. 
Penyembahan menolongmu fokus kepada TUHAN; persekutuan menolongmu menghadapi 
permasalahan hidup; pemuridan menolongmu mempertahankan imanmu; pelayanan 
menolongmu menemukan talentamu; penginjilan menolongmu memenuhi misimu. Tidak ada 
tempat lain di bumi 
seperti gereja! 
PILIHANMU 
Kamu dapat menghabiskan sepanjang hidupmu mencari gereja yang sempurna, tapi kamu tidak 
akan pernah menemukannya. Kamu dipanggil untuk mengasihi orang berdosa, sama seperti 
TUHAN lakukan. 
Kamu menjadi seorang Kristen dengan memberi dirimu kepada Kristus, tapi kamu menjadi 
seorang anggota gereja dengan memberi dirimu kepada sebuah kelompok orang percaya yang 
spesifik. 
Keputusan pertama membawa keselamatan; yang kedua membawa persekutuan. 
Pokok renungan: Aku dipanggil untuk menjadi bagian, tidak hanya percaya. 
HARI ke- 18 Experiencing Life Together ( Menjalani Kehidupan 
Bersama ) 
Kamu masing- masing adalah bagian dari Tubuh Kristus, dan kamu dipilih untuk hidup 
bersama dalam damai sejahtera. 
(KOLOSE 3:15 (CEV)) 
Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya apabila saudara- saudara diam bersama dengan 
rukun! 
(MAZMUR 133: 1) 
Hidup dimaksudkan untuk dibagi. 
TUHAN memaksudkan bagi kita untuk mengalami hidup bersama. Alkitab menyebut 
pengalaman yang dibagi ini persekutuan. 
Persekutuan sejati lebih dari sekedar muncul dalam kebaktian. [Persekutuan] adalah mengalami 
hidup bersama. Ia memasukkan kasih yang tidak mementingkan diri sendiri, berbagi dengan 
jujur, pelayanan praktis, pemberian pengorbanan, penguatan yang simpatik, dan semua perintah 
"saling satu sama lain" yang ditemukan dalam Perjanjian Baru. 
Ketika menyangkut persekutuan, ukuran penting: Lebih kecil lebih baik. Kamu dapat 
menyembah dengan kerumunan orang, tapi kamu tidak bisa bersekutu dengannya. Ketika sebuah 
kelompok menjadi lebih besar dari sepuluh orang, seseorang berhenti berpartisipasi - biasanya 
orang paling pendiam - dan sebagian kecil orang akan mendominasi kelompok tersebut. 
Yesus melayani dalam konteks sebuah kelompok kecil murid-murid. Ia bisa memilih lebih, tapi 
Ia tahu dua belas adalah ukuran maksimum yang dapat kamu punyai dalam sebuah kelompok 
kecil jika setiap orang harus dapat berpartisipasi.
Tubuh Kristus, seperti tubuhmu sendiri, sesungguhnya adalah sekumpulan sel kecil. Hidup 
Tubuh Kristus, seperti tubuhmu, dikandung dalam sel-sel tersebut. Untuk alasan inilah, setiap 
orang Kristen perlu terlibat dalam sebuah kelompok kecil di dalam gereja mereka, entah sebuah 
kelompok persekutuan di rumah, sebuah kelas sekolah Minggu, atau Pendalaman Alkitab. Jika 
kamu menganggap gerejamu adalah sebuah kapal, maka kelompok-kelompok kecil itu adalah 
sekocisekoci yang terikat padanya. 
TUHAN telah membuat sebuah janji yang luar biasa tentang kelompok-kelompok kecil orang-orang 
percaya: "Sebab dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di 
tengahtengah mereka." Sayangnya, bahkan berada dalam sebuah kelompok kecil tidak menjamin 
kamu akan mengalami komunitas yang nyata. Apa perbedaan antara persekutuan sejati dan yang 
palsu? 
Dalam persekutuan yang sejati orang mengalami otentisitas. Persekutuan itu asli, dari hati ke 
hati, kadang-kadang mencurahkan isi hati, berbagi. Ia terjadi ketika orang bersikap jujur tentang 
siapa mereka dan apa yang sedang terjadi dalam hidup mereka. 
Bersikap otentik membutuhkan baik keberanian maupun kerendahan hati. Itu berarti menghadapi 
ketakutan kita akan diekspos, penolakan, dan dilukai lagi. Kita hanya bertumbuh dengan 
mengambil 
resiko, dan resiko yang paling sukar adalah bersikap jujur terhadap diri kita sendiri dan orang 
lain. 
Dalam persekutuan sejati orang mengalami mutualisme. Mutualisme adalah seni memberi 
dan menerima. Ia berarti saling bergantung. Mutualisme adalah jantung persekutuan: 
membangun 
hubungan yang timbal balik, berbagi tanggung jawab, dan saling menolong. 
Semua kita lebih konsisten dalam iman kita ketika orang lain berjalan bersama kita dan 
menguatkan kita. Alkitab memerintahkan tanggung jawab timbal balik, penguatan 
timbal balik, pelayanan timbal balik, dan penghormatan timbal balik. Lebih dari lima puluh kali 
dalam Perjanjian Baru kita diperintahkan untuk melakukan tugas-tugas berbeda bagi "satu sama 
lain" dan "masing-masing". 
Kamu tidak bertanggung jawab untuk semua orang dalam Tubuh Kristus, tapi kamu bertanggung 
jawab kepada mereka. TUHAN mengharapkan kamu melakukan apa saja yang kamu bisa untuk 
menolong mereka. 
Dalam persekutuan sejati orang mengalami simpati. Simpati bukanlah memberi nasihat atau 
menawarkan bantuan cepat; simpati adalah masuk dan berbagi penderitaan orang lain. Simpati 
berkata, "Aku mengerti apa yang sedang kamu alami, dan apa yang kamu rasakan tidaklah aneh 
atau gila." 
Simpati memenuhi dua kebutuhan manusia yang mendasar: kebutuhan untuk dimengerti dan 
kebutuhan untuk mendapatkan pengesahan bagi perasaanmu. Setiap kali kamu mengerti dan 
mengiakan perasaan seseorang, kamu membangun persekutuan. Ada tingkatan-tingkatan yang 
berbeda persekutuan, dan masing-masing tepat bagi waktu yang berbeda. Tingkatan paling 
sederhana persekutuan adalah persekutuan berbagi dan persekutuan mempelajari Firman 
TUHAN bersama-sama. Tingkatan yang lebih dalam adalah persekutuan melayani, seperti ketika 
kita melayani bersama-sama dalam perjalanan misi atau proyek amal. 
Tingkat yang paling dalam dan intens adalah persekutuan menderita, dimana kita saling 
memasuki penderitaan dan berduka dan saling menanggung beban. 
Adalah dalam waktu-waktu krisis yang berat, duka, dan keraguan kita paling saling 
membutuhkan.
Kita membutuhkan sebuah kelompok kecil sahabat untuk memiliki iman dalam TUHAN bagi 
kita dan untuk menegakkan kita. 
Dalam persekutuan sejati orang mengalami belas kasihan. Persekutuan adalah sebuah tempat 
kasih karunia, dimana kesalahan tidak dikorek-korek tapi dihapuskan. Persekutuan terjadi ketika 
belas kasihan menang melawan keadilan. 
Kamu tidak bisa memiliki persekutuan tanpa pengampunan. TUHAN memperingatkan, 
"..ampunilah seorang terhadap yang lain apa bila seorang menaruh dendam terhadap yang lain.." 
karena kepahitan dan dendam selalu menghancurkan persekutuan. Karena kita adalah orang-orang 
yang tidak sempurna dan penuh dosa, kita tak terhindarkan saling melukai ketika bersama 
untuk waktu yang cukup lama. Kadangkala kita saling melukai dengan sengaja kadang tidak 
sengaja, tapi yang manapun, diperlukan sejumlah besar belas kasihan dan kasih karunia untuk 
menciptakan dan mempertahankan persekutuan. 
Belas kasihan TUHAN bagi kita dalah motivasi untuk menunjukkan belas kasihan bagi orang 
lain. 
Kapan saja kamu dilukai seseorang, kamu punya sebuah pilihan untuk diambil: Akankah aku 
menggunakan tenaga dan emosiku untuk dendam atau untuk pemecahan? Kamu tidak bisa 
melakukan keduanya. 
Banyak orang enggan menunjukkan belas kasihan karena mereka tidak mengerti perbedaan 
antara kepercayaan dan pengampunan. Pengampunan adalah melupakan masa lalu. Kepercayaan 
terkait dengan sikap di masa yang akan datang. 
Pengampunan harus segera, entah seseorang memintanya atau tidak. Kepercayaan harus 
dibangun bersama waktu. Kepercayaan membutuhkan sebuah track record. Jika seseorang 
melukaimu berulangkali, kamu diperintahkan TUHAN untuk langsung mengampuninya, tapi 
kamu tidak diharapkan untuk terus membiarkan mereka melukaimu. Mereka harus membuktikan 
mereka telah berubah bersama waktu. Tempat terbaik untuk memulihkan kepercayaan adalah di 
dalam konteks yang mendukung dari sebuah kelompok kecil yang menawarkan baik penguatan 
maupun tanggung jawab. 
HARI ke- 19 Cultivating Community ( Mengembangkan Komunitas ) 
Komunitas membutuhkan komitmen. Dibutuhkan kejujuran (harus terus terang) dan bisa 
menegur orang lain yang salah dengan roh lemah lembut dan penuh kesabaran. Selanjutnya,
dibutuhkan kerendahan hati (karena keangkuhan menghalangi kasih karunia Allah dari hidup 
kita). Kerendahan hati bukanlah merendahkan diri, melainkan memikirkan orang lain lebih 
banyak. Mengembangkan komunitas membutuhkan penghormatan (menghormati perbedaan-perbedaan 
kita)-dan bersabar terhadap orang-orang yang membuat kita kesal (BEKK/ butuh 
ekstra kasih karunia)bahkan. Mengembangkan komunitas juga membutuhkan kerahasiaan-Tuhan 
membenci gosip!!! Yang terakhir dibutuhkan frekuensi dalam suatu komunitas. 
Pertanyaan diskusi: Bagaimana aku dapat membantu mengembangkan karakteristik sebuah 
komunitas sejati dalam kelompok kecilku dan gerejaku? 
Jawaban saya: dengan menjaga rahasia, tidak bergosip, sabar menghadap banyak orang yang 
terkadang BEKK.. 
HARI ke- 20 Restoring Broken Fellowship ( Memulihkan Persekutuan yang Retak ) 
Kemampuan kita bergaul dengan orang lain merupakan tanda bahwa kita dewasa rohani. Kita 
harus seia sekata dan jangan ada perpecahan sama sekali. Oleh karena itu, kita harus belajar 
menjadi seorang pendamai. Pendamaian itu bukan menghindari konflik dan bukan juga 
penenangan. Ada 7 langkah alkitabiah untuk memulihkan persekutuan, yaitu: Berbicara pada 
Tuhan sebelum berbicara kepada orang itu, selalu ambil inisiatif, bersimpatilah terhadap 
perasaan-perasaan mereka, akuilah bagian anda dalam konflik tersebut, serang masalahnya 
bukan orangnya, bekerjasamalah sebanyak mungkin, tekankan rekonsiliasi bukan resolusi. 
Pertanyaan diskusi: Dengan siapa aku perlu memulihkan sebuah persekutuan yang rusak hari ini? 
Jawaban saya: dengan teman-teman dan saudara saya. 
HARI ke- 21 Protecting Your Church ( Melindungi Gerejamu / Melindungi Gereja Anda ) 
Menjaga kesatuan gereja kita merupakan tugas kita. Banyak cara yang bisa kita lakukan, yaitu: 
focus pada apa kesamaan yang kita miliki, bukan perbedaan-perbedaan kita. Realistislah dalam 
harapan kita, pilihlah untuk menguatkan bukan mengkritik, tolak mendengarkan gossip, 
praktikkan metode Tuhan bagi penyelesaian konflik serta dukunglah pendeta dan pemimpin-pemimpin 
kita. 
Pertanyaan diskusi: apa yang sebagai pribadi kulakukan untuk melindungi persatuan dalam 
keluarga gerejaku sekarang ini? 
Jawaban saya: saya pribadi yang terpenting itu tidak mendengarkan gossip, karena saya sering 
mendengar gossip dari orang-orang di sekitar saya, meskipun bukan saya yang bergosip. 
PURPOSE (TUJUAN) #3 YOU WERE CREATED TO BECOME LIKE CHRIST ( ANDA 
DICIPTAKAN UNTUK MENJADI SERUPA DENGAN KRISTUS ) 
HARI ke- 22 Created to Become Like Christ ( Diciptakan untuk Menjadi Serupa Dengan 
Kristus )
Kita diciptakan untuk menjadi serupa dengan Kristus. Tujuan akhir Tuhan bagi kehidupan kita di 
bumi bukanlah kenyamanan, tapi pengembangan karakter. Dan kita ada itu bagi tujuan Tuhan. 
Ingatlah bahwa Roh Tuhan bekerja di dalam kita, kita harus bekerja sama dengan karya Roh 
Kudus (ketaatan membuka pintu pada kuasa Tuhan)- majulah dalam kelemahan kita, lakukan 
yang benar bagaimanapun takutnya perasaan kita. Kedewasaan rohani yang sejati adalah tentang 
belajar mengasihi seperti Yesus tanpa berada dalam hubungan dengan orang lain. 
Pertanyaan diskusi: di bagian hidupku yang mana aku perlu memohon kuasa Roh Kudus untuk 
menjadi seperti Kristus hari ini? 
Jawaban saya: Di bidang pelayanan 
HARI ke- 23 How We Grow ( Bagaimana Kita Bertumbuh ) 
Kita harus ingin bertumbuh, memutuskan bertumbuh, berusaha bertumbuh, dan bersikeras dalam 
bertumbuh. Pertumbuhan rohani adalah suatu usaha bersama antara kita dan Roh Kudus. Untuk 
mengubah kehidupan, kita harus mengubah cara berpikir kita dalam menentukan cara kita 
merasa dan cara kita merasa mempengaruhi cara kita bertindak. Kita harus mengembangkan 
pikiran Kristus, caranya dengan berhenti memiliki pemikiran yang egois, mulai berpikir secara 
dewasa. 
Pertanyaan diskusi: Dimana aku perlu berhenti berpikir dengan caraku dan mulai berpikir dengan 
cara Tuhan? 
Jawaban: dalam iman dan pengharapan saya. Saya sering kali mengandalkan kekuatan dan 
memakai logika saya dalam banyak hal yang saya lakukan. 
HARI ke- 24 Transformed by Truth ( Diubah oleh Kebenaran ) 
Kebenaran akan mentransformasikan kita dengan cara mengikuti firman Tuhan, kita harus 
menerima otoritasNya, kita harus mengasimilasikan kebenaranNya(mengisi pikiran dengan 
Firman Tuhan-menerimanya, membacanya, mempelajarinya, mengingat dan merenungkannya), 
dan kita harus menerapkan prinsip-prinsip firman Tuhan. 
Pertanyaan diskusi: Apa yang Tuhan telah perintahkan kepadaku melalui firmanNya yang belum 
aku lakukan? 
Jawaban saya: mengasihi musuh. Masih sulit bagi saya mengasihi orang-orang yang 
menyebalkan (BEKK). 
HARI ke- 25 Transformed by Trouble ( Diubah Melalui Masalah ) 
Tuhan mempunya tujuan dalam setiap masalah.Tuhan menggunakan keadaan-keadaan untuk 
mengembangkan karakter kita. Tuhan menggunakan masalah untuk menarik kita datang lebih 
dekat padaNya. Allah turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi kita
(dalam hidup belum tentu semua yang kita alami baik loh)-Tujuan Tuhan jauh lebih besar 
daripada masalah-masalah, penderitaan dan bahkan dosa kita, dan ingat ini semua janji buat 
anak-anak Tuhan loh… 
Pertanyaan diskusi: masalah apa dalam hidup anda yang telah menyebabkan pertumbuhan 
terbesar dalam diri anda? 
Jawaban saya: masalah waktu dulu rumah kami dimaling besar-besaran saya kelas 3 SMA waktu 
itu. 
HARI ke- 26 Growing Through Temptation ( Bertumbuh Melalui Pencobaan ) 
Setiap pencobaan adalah sebuah kesempatan untuk melakukan kebaikan. Tidak sulit untuk 
mengasihi orang yang cantik dan mengasihi anda (ckckck). Kita belajar damai sejahtera sejati di 
dalam kita, bukan dengan membuat hal-hal berjalan seperti rencana kita, tetapi dengan 
mengizinkan terjadi waktu-waktu kekacauan atau kebingungan. Setiap kali kita mengalahkan 
sebuah cobaan, kita menjadi semakin seperti Kristus. Ada langkah- langkah praktis untuk 
mengatasi pencobaan, yaitu: jangan mau diintimidasi-pencobaan hanya menjadi sebuah dosa 
ketika kita menyerah kepadanya, kenali pola pencobaan kita dan bersiaplah terhadapnya, dan 
mintalah pertolongan Tuhan. Pencobaan membuat kita selalu bergantung pada Tuhan. 
Pertanyaan diskusi: kualitas karakter serupa Kristus apa yang dapat kukembangkan dengan 
mengalahkan godaan umum yang kuhadapi? 
Jawaban saya: mungkin yang bisa saya kembangkan yaitu kasih saya terhadap orang lain. 
HARI ke- 27 Defeating Temptation ( Mengalahkan Cobaan ) 
Selalu ada jalan keluar. Ada 4 kunci alkitabiah untuk mengalahkan pencobaan, yaitu: palingkan 
perhatian kita pada hal lain-Mengabaikan suatu godaan jauh lebih efektif daripada melawannya 
(isilah pikiran kita dengan firman Tuhan dan pikiran-pikiran baik lainnya-jangan biarkan sampah 
masuk ke dalam pikiran anda tanpa saringan! Selektiflah! Pilih dengan hati-hati apa yang anda 
pikirkan!) , ungkapkan pergumulan kita kepada seorang teman atau kelompok pendukung yang 
rohani, lawanlah iblis, dan sadarilah kerentanan kita. 
Pertanyaan diskusi: siapa yang dapat aku minta untuk menjdi seorang partner rohani untuk 
membantuku mengalahkan sebuah pencobaan yang gencar dengan berdoa untukku? 
Jawaban saya: kelompok kecil saya ^^ 
HARI ke- 28 It Takes Time ( Diperlukan Waktu ) 
Tidak ada jalan pintas menuju kedewasaan, semuanya memerlukan waktu. Pertumbuhan itu 
bertahap. Kita tidak dapat bertumbuh tanpa sikap rendah hati dan mau diajar. Pertumbuhan 
seringkali menyakitkan dan menakutkan. Karakter kita adalah total penjumlahan dari kebiasaan-kebiasaan 
kita. Oleh karena itu, jangan tergesa-gesa! Percayalah bahwa TUHAN sedang bekerja 
dalam hidup kita bahkan ketika kita tidak merasakannya! Simpan sebuah buku catatan atau 
jurnal tentang pelajaran-pelajaran yang didapat! Bersabarlah terhadap Tuhan dengan diri kita 
sendiri! Jangan kecil hati! Tuhan belum selesai dengan kita, jadi teruslah maju!!! 
PBPGINFWMY(Please be patient, God is Not Finished With Me Yet!) 
Pertanyaan diskusi: dalam bidang mana daripertumbuhan rohaniku aku perlu lebih sabar dan 
tekun?
Jawaban saya: dalam pengerjaan PA di kelompok kecil yang butuh kesabaran dan kepekaan 
dalam menggali Firman Tuhan. 
PURPOSE ( TUJUAN ) #4 YOU WERE SHAPED FOR SERVING GOD ( ANDA 
DIBENTUK UNTUK MELAYANI TUHAN ) 
HARI ke- 29 Accepting Your Assigment ( Menerima Tugas Anda / Menerima Penugasanmu ) 
Kita ditaruh di bumi untuk memberi kontribusi. Kita diciptakan untuk melayani Tuhan, kita 
diselamatkan untuk melayani Tuhan juga-hati yang diselamatkan adalah hati yang ingin 
melayani, kita disembuhkan untuk menolong orang lain, kita diberkati untuk menjadi berkat. 
Kitapun dipanggil untuk melayani Tuhan (setiap pelayanan berarti, karena kita semua saling 
bergantung terhadap satu sama lain untuk berfungsi. Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk 
melayani Tuhan (pelayanan itu adalah inti kehidupan kristiani) dan melalui pelayananlah kita 
menemukan arti kehidupan kita. Apa yang berarti bukanlah durasi kehidupan anda, melainkan 
donasi kehidupan anda; bukan berapa lama anda hidup, melainkan bagaimana anda hidup. 
Pertanyaan diskusi: apa yang menahanku untuk menerima panggilan Tuhan untuk melayaniNya? 
Jawaban saya: saya takut itu menyita waktu saya lebih, sehingga kuliah saya terganggu. 
HARI ke- 30 Shaped for Serving God ( Dibentuk untuk Melayani Tuhan ) 
Kita dibentuk untuk melayani Tuhan. Tuhan tidak akan member kita kemampuan, minat, bakat, 
karunia, kepribadian dan pengalaman hidup kecuali Ia bermaksud menggunakannya bagi 
kemuliaanNya. Tuhan akan mengaruniakan kita SHAPE(Spiritual Gifts/ karunia rohani, 
heart/hati, abilities/kemampuan, personality/kepribadian, experience/pengalaman). Dengan 
SHAPE, karunia rohani kita akan terbuka, mendengarkan suara rohani kita. Lebih baik sedikit 
barang dengan disertai takut akan Tuhan daripada banyak harta dengan disertai kecemasan. 
Pertanyaan diskusi: dalam cara apa aku bisa melihat diriku bergairah melayani orang lain dan 
menyukainya? 
Jawaban saya: saya suka mendoakan orang.. 
HARI ke- 31 Understanding Your Shape ( Memahami Shape Anda / Memahami Shape- mu ) 
Hanya kita yang bisa menjadi diri kita (tidak ada duplikasi diri kita di dunia ini). SHAPE: 
menerapkan kemampuan-kemampuan kita (bakat alamiah sejak lahir) dan kita harus melakukan 
segalanya bagi kemuliaan Tuhan. Jadikan tujuan kita untuk menjadi pembangun kerajaan dan 
bukan hanya pembangun kekayaan. Selanjutnya apa yang kita mampu lakukan, Tuhan kehendaki 
untuk kita lakukan juga. Kemampuan-kemampuan kita tidak diberikan hanya untuk mencari 
nafkah, Tuhan memberikannya kepada kita untuk pelayanan kita. SHAPE: menggunakan 
kepribadian kita, memanfaatkan waktu pengalaman kita 
Pertanyaan diskusi: kemampuan atau pengalaman pemberian Tuhan apa yang dapat aku 
tawarkan bagi gerejaku? 
Jawaban saya: pengalaman rumah saya dimaling dan pelayanan multimedia saya di gereja dulu.
HARI ke- 32 Using What God Gave You ( Memakai Apa yang Tuhan Berikan kepadamu / 
memakai Apa yang Tuhan Berikan kepada Anda ) 
Tuhan layak mendapatkan yang terbaik dari kita. Caranya temukan SHAPE kita (periksa 
karunia-karunia dan kemampuan-kemampuan yang kita miliki), terima dan nikmati SHAPE kita-hindarilah 
pembandingan, tolak pembesar-besaran, dan carilah persetujuan Tuhan.Terakhir terus 
kembangkan SHAPE kita. 
Pertanyaan diskusi: bagaimana aku dapat memanfaatkan sebaik-baiknya apa yang Tuhan telah 
berikan padaku? 
Jawaban saya: dengan cepat tanggap meresponi sesuatu yang diminta orang untuk saya lakukan 
(dimana saya bisa melakukannya-karena saya diberi talenta oleh Tuhan demikian). 
HARI ke- 33 How Real Servants Act ( Bagaimana Pelayan Sejati Bertindak / Bagaimana 
Seorang Hamba Sejati Bertindak ) 
Kita melayani Tuhan dengan melayani sesame karena Tuhan mengukur kebesaran kita dengan 
berapa banyak orang yang kita layani, bukan berapa banyak orang melayani kita. Oleh karena 
itu, sangatlah penting memiliki hati sebagai hamba. Pelayan-pelayan sejati menyediakan diri 
mereka untuk melayani, pelayan-pelayan sejati memperhatikan kebutuhan, pelayan-pelayan 
sejati melakukan yang terbaik dengan apa yang mereka miliki, pelayan-pelayan sejati melakukan 
setiap tugas dengan dedikasi yang sama, pelayan-pelayan sejati setia pada pelayanan mereka dan 
pelayan-pelayan sejati menjaga kerendahhatian. 
Pertanyaan diskusi: manakah dari keenam karakteristik pelayan sejati yang paling manantang 
bagiku? 
Jawaban saya: melakukan yang terbaik dengan apa yang mereka miliki 
HARI ke- 34 Thinking Like a Servant ( Berpikir Seperti Seorang Hamba ) 
Pelayanan bermula dari pikiran kita yang seharusnya seperti seorang hamba. Ada 5 sikap pelayan 
sejati, yaitu: lebih memikirkan orang lain daripada dirinya sendiri, berpikir seperti seorang 
penjaga, bukan pemilik; memikirkan pekerjaan mereka, bukan apa yang dikerjakan orang lain; 
medasarkan jati diri mereka di dalam Kristus (semakin sedikit mempromosikan diri), 
memandang pelayanan sebagai sebuah gedung, bukan sebuah kewajiban. 
Pertanyaan diskusi: apakah aku biasanya lebih mementingkan dilayani atau mencari cara untuk 
melayani orang lain? 
Jawaban saya:biasanya mementingkan dilayani saya. 
HARI ke- 35 God's Power in Your Weakness ( Kuasa Tuhan dalam Kelemahan Anda / Kuasa 
Tuhan dalam Kelemahanmu)
Tuhan sangat suka memakai orang-orang yang lemah karena Tuhan memiliki perspektif yang 
berbeda mengenai kelemahan-kelemahan kita. Dia mau menunjukkan kuasaNya melalui segala 
kelemahan-kelemahan kita. Tuhan tidak pernah dibatasi oleh keterbatasan-keterbatasan kita. 
Marilah kita akui segala kelemahan-kelemahan kita dihadapan Tuhan. Jika ingin Tuhan memakai 
kita, kita harus tahu siapa Tuhan dan siapa kita sebenarnya. Cukupkan diri dengan kelemahan-kelemahan 
kita (ungkapan iman pada kebaikan Tuhan), bagikan kelemahan-kelemahan kita 
sejujurnya. Dan ternyata ada kemuliaan dalam kelemahan-kelemahan kita. 
Pertanyaan diskusi: apakah aku sedang membatasi kuasa Tuhan dalam hidupku dengan mencoba 
menyembunyikan kelemahan-kelemahanku? 
Jawaban saya: sejujurnya iya. 
PURPOSE (TUJUAN) #5 YOU WERE MADE FOR A MISSION ( ANDA DICIPTAKAN 
UNTUK SEBUAH MISI ) 
HARI ke- 36 Made for a Mission ( Diciptakan untuk Sebuah Misi ) 
Kita diciptakan untuk sebuah misi (memperkenalkan orang-orang kepada Tuhan). Beberapa 
alasan mengapa misi itu begitu penting, yaitu: misi kita adalah kelanjutan misi Yesus di bumi, 
misi kita adalah sebuah hak istimewa yang luar biasa (kehormatan luar biasa bisa dipakai 
Tuhan), menceritakan pada orang lain bagaimana mereka dapat memiliki hidup kekal adalah hal 
terbesar yang dapat kita lakukan bagi mereka, misi kita memiliki makna penting yang kekal, 
misimemberi hidup kita bermakna. 
Pertanyaan diskusi: ketakutan-ketakutan apa yang menghalangiku memenuhi misi yang Tuhan 
buat untuk kuselesaikan? Apa yang menghalangiku menceritakan kabar baik kepada sesame? 
Jawaban saya: saya takut dijauhi, dan yang menghalangi saya adalah kemampuan saya untuk 
bicara yang kurang baik pada orang. 
HARI ke- 37 Sharing Your Life Message ( Membagikan Pesan Hidupmu/ Membagikan Pesan 
kehidupan Anda ) 
Ketika kita menjadi orang yang percaya, kita juga menjadi utusan Tuhan. Pesan kehidupan kita 
memiliki 4 bagian penting, yaitu: kesaksian, pelajaran kehidupan, semangat rohani, dan kabar 
baik. Pesan hidup kita ternyata termasuk kesaksian kita, pesan hidup kita termasuk pelajaran-pelajaran 
hidup kita, pesan hidup termasuk membagikan semangat rohani kita, pesan hidup kita 
termasuk kabar baik. 
Pertanyaan diskusi; ketika aku mengingat cerita pribadiku, kepada siapa Tuhan ingin 
membaginya? 
Jawaban saya: kepada teman-teman saya. 
HARI ke- 38 Becoming A World-Class Christian ( Menjadi Orang Kristen Kelas Dunia )
Tugas agama kristen
Tugas agama kristen
Tugas agama kristen
Tugas agama kristen
Tugas agama kristen
Tugas agama kristen

More Related Content

What's hot

Counterfeit Gods part 3 - Success & Achievement
Counterfeit Gods part 3 - Success & AchievementCounterfeit Gods part 3 - Success & Achievement
Counterfeit Gods part 3 - Success & AchievementJohan Setiawan
 
Melatih Ritme Harian 2 - Coram Deo-Examen & Spiritual Transformation
Melatih Ritme Harian  2 - Coram Deo-Examen & Spiritual TransformationMelatih Ritme Harian  2 - Coram Deo-Examen & Spiritual Transformation
Melatih Ritme Harian 2 - Coram Deo-Examen & Spiritual TransformationJohan Setiawan
 
The Me I Want to Be 5 Memperdalam Hubungan Saya + Rhythms of Grace
The Me I Want to Be 5 Memperdalam Hubungan Saya + Rhythms of GraceThe Me I Want to Be 5 Memperdalam Hubungan Saya + Rhythms of Grace
The Me I Want to Be 5 Memperdalam Hubungan Saya + Rhythms of GraceJohan Setiawan
 
Emotionally Healthy Church: Menerima Karunia Keterbatasan
Emotionally Healthy Church: Menerima Karunia KeterbatasanEmotionally Healthy Church: Menerima Karunia Keterbatasan
Emotionally Healthy Church: Menerima Karunia KeterbatasanJohan Setiawan
 
Motivasi yang benar
Motivasi yang benarMotivasi yang benar
Motivasi yang benarMelky G
 
The Call 5 - God's Enablement, My Experience
The Call 5 - God's Enablement, My ExperienceThe Call 5 - God's Enablement, My Experience
The Call 5 - God's Enablement, My ExperienceJohan Setiawan
 
The Me I Want to Be 3 Memperbarui Pikiran Saya + Wonderstruck
The Me I Want to Be 3 Memperbarui Pikiran Saya + WonderstruckThe Me I Want to Be 3 Memperbarui Pikiran Saya + Wonderstruck
The Me I Want to Be 3 Memperbarui Pikiran Saya + WonderstruckJohan Setiawan
 
Melatih Ritme Harian 1 - Sacred Rhytms & Waktu Teduh
Melatih Ritme Harian 1 - Sacred Rhytms & Waktu TeduhMelatih Ritme Harian 1 - Sacred Rhytms & Waktu Teduh
Melatih Ritme Harian 1 - Sacred Rhytms & Waktu TeduhJohan Setiawan
 
The Me I Want to Be - 1 Menemukan Identitas Saya
The Me I Want to Be - 1 Menemukan Identitas SayaThe Me I Want to Be - 1 Menemukan Identitas Saya
The Me I Want to Be - 1 Menemukan Identitas SayaJohan Setiawan
 
Gereja & Reformasi Hidup
Gereja & Reformasi HidupGereja & Reformasi Hidup
Gereja & Reformasi HidupJohan Setiawan
 
Missio dei – misi allah
Missio dei – misi allahMissio dei – misi allah
Missio dei – misi allahLucky Singal
 
Menjadi terang yang efektif
Menjadi terang yang efektifMenjadi terang yang efektif
Menjadi terang yang efektifYohanes Ratu Eda
 
SHAPE Wrap up & Whats next
SHAPE Wrap up & Whats nextSHAPE Wrap up & Whats next
SHAPE Wrap up & Whats nextJohan Setiawan
 
Battlefield Of The Mind Five Mengenal Suara Nya
Battlefield Of The Mind Five Mengenal Suara NyaBattlefield Of The Mind Five Mengenal Suara Nya
Battlefield Of The Mind Five Mengenal Suara Nyarobby chandra
 
GoGOD! Experiencing God!
GoGOD! Experiencing God!GoGOD! Experiencing God!
GoGOD! Experiencing God!SABDA
 

What's hot (20)

SHAPE Experiences
SHAPE ExperiencesSHAPE Experiences
SHAPE Experiences
 
Counterfeit Gods part 3 - Success & Achievement
Counterfeit Gods part 3 - Success & AchievementCounterfeit Gods part 3 - Success & Achievement
Counterfeit Gods part 3 - Success & Achievement
 
Melatih Ritme Harian 2 - Coram Deo-Examen & Spiritual Transformation
Melatih Ritme Harian  2 - Coram Deo-Examen & Spiritual TransformationMelatih Ritme Harian  2 - Coram Deo-Examen & Spiritual Transformation
Melatih Ritme Harian 2 - Coram Deo-Examen & Spiritual Transformation
 
The Me I Want to Be 5 Memperdalam Hubungan Saya + Rhythms of Grace
The Me I Want to Be 5 Memperdalam Hubungan Saya + Rhythms of GraceThe Me I Want to Be 5 Memperdalam Hubungan Saya + Rhythms of Grace
The Me I Want to Be 5 Memperdalam Hubungan Saya + Rhythms of Grace
 
Emotionally Healthy Church: Menerima Karunia Keterbatasan
Emotionally Healthy Church: Menerima Karunia KeterbatasanEmotionally Healthy Church: Menerima Karunia Keterbatasan
Emotionally Healthy Church: Menerima Karunia Keterbatasan
 
Prinsip Harta
Prinsip HartaPrinsip Harta
Prinsip Harta
 
Hidup Bersama Firman
Hidup Bersama FirmanHidup Bersama Firman
Hidup Bersama Firman
 
Motivasi yang benar
Motivasi yang benarMotivasi yang benar
Motivasi yang benar
 
The Call 5 - God's Enablement, My Experience
The Call 5 - God's Enablement, My ExperienceThe Call 5 - God's Enablement, My Experience
The Call 5 - God's Enablement, My Experience
 
The Me I Want to Be 3 Memperbarui Pikiran Saya + Wonderstruck
The Me I Want to Be 3 Memperbarui Pikiran Saya + WonderstruckThe Me I Want to Be 3 Memperbarui Pikiran Saya + Wonderstruck
The Me I Want to Be 3 Memperbarui Pikiran Saya + Wonderstruck
 
Melatih Ritme Harian 1 - Sacred Rhytms & Waktu Teduh
Melatih Ritme Harian 1 - Sacred Rhytms & Waktu TeduhMelatih Ritme Harian 1 - Sacred Rhytms & Waktu Teduh
Melatih Ritme Harian 1 - Sacred Rhytms & Waktu Teduh
 
Growing through Reading
Growing through ReadingGrowing through Reading
Growing through Reading
 
The Me I Want to Be - 1 Menemukan Identitas Saya
The Me I Want to Be - 1 Menemukan Identitas SayaThe Me I Want to Be - 1 Menemukan Identitas Saya
The Me I Want to Be - 1 Menemukan Identitas Saya
 
Gereja & Reformasi Hidup
Gereja & Reformasi HidupGereja & Reformasi Hidup
Gereja & Reformasi Hidup
 
Missio dei – misi allah
Missio dei – misi allahMissio dei – misi allah
Missio dei – misi allah
 
Menjadi terang yang efektif
Menjadi terang yang efektifMenjadi terang yang efektif
Menjadi terang yang efektif
 
SHAPE Wrap up & Whats next
SHAPE Wrap up & Whats nextSHAPE Wrap up & Whats next
SHAPE Wrap up & Whats next
 
Battlefield Of The Mind Five Mengenal Suara Nya
Battlefield Of The Mind Five Mengenal Suara NyaBattlefield Of The Mind Five Mengenal Suara Nya
Battlefield Of The Mind Five Mengenal Suara Nya
 
Waktu Bersama Tuhan
Waktu Bersama TuhanWaktu Bersama Tuhan
Waktu Bersama Tuhan
 
GoGOD! Experiencing God!
GoGOD! Experiencing God!GoGOD! Experiencing God!
GoGOD! Experiencing God!
 

Viewers also liked

Pendidikan Agama Kristen Kelas XI kurikulum 2013
Pendidikan Agama Kristen Kelas XI kurikulum 2013Pendidikan Agama Kristen Kelas XI kurikulum 2013
Pendidikan Agama Kristen Kelas XI kurikulum 2013Christina Dwi Rahayu
 
Nilai-Nilai Kristiani Berdasarkan Buah-Buah Roh
Nilai-Nilai Kristiani Berdasarkan Buah-Buah RohNilai-Nilai Kristiani Berdasarkan Buah-Buah Roh
Nilai-Nilai Kristiani Berdasarkan Buah-Buah RohTita Rosita
 
Tugas agama kristen
Tugas agama kristenTugas agama kristen
Tugas agama kristendimas_aria
 
Kurikulum 2013 kelas iv sd
Kurikulum 2013 kelas iv sdKurikulum 2013 kelas iv sd
Kurikulum 2013 kelas iv sdSuneo Suneo
 
Kbk sma c. pendidikan agama kristen
Kbk sma c. pendidikan agama kristenKbk sma c. pendidikan agama kristen
Kbk sma c. pendidikan agama kristenJasmin Jasin
 
Pel. 11 Membela Kehidupan
Pel. 11 Membela KehidupanPel. 11 Membela Kehidupan
Pel. 11 Membela KehidupanKornelis Ruben
 
Buku Agama Katolik Kelas 8 Kurikulum 2013
Buku Agama Katolik Kelas 8 Kurikulum 2013Buku Agama Katolik Kelas 8 Kurikulum 2013
Buku Agama Katolik Kelas 8 Kurikulum 2013Kornelis Ruben
 
Bukan orang kristen biasa (Tokoh Paulus)
Bukan orang kristen biasa (Tokoh Paulus)Bukan orang kristen biasa (Tokoh Paulus)
Bukan orang kristen biasa (Tokoh Paulus)Naomi Fortuna
 
Buku siswa agama_kristen_sma kelas x kurikulum 2013_[blogerkupang.com]
Buku siswa agama_kristen_sma kelas x kurikulum 2013_[blogerkupang.com]Buku siswa agama_kristen_sma kelas x kurikulum 2013_[blogerkupang.com]
Buku siswa agama_kristen_sma kelas x kurikulum 2013_[blogerkupang.com]Randy Ikas
 
Bg agama kristen_sma kelas xi kurikulum 2013_[blogerkupang.com]
Bg agama kristen_sma kelas xi kurikulum 2013_[blogerkupang.com]Bg agama kristen_sma kelas xi kurikulum 2013_[blogerkupang.com]
Bg agama kristen_sma kelas xi kurikulum 2013_[blogerkupang.com]Randy Ikas
 
Bab 8 agama dan hubungan etnik
Bab 8 agama dan hubungan etnikBab 8 agama dan hubungan etnik
Bab 8 agama dan hubungan etnikFarid Hasan
 
Pendidikan Agama Kristen Kelas X Kurikulum 2013
Pendidikan Agama Kristen Kelas X Kurikulum 2013Pendidikan Agama Kristen Kelas X Kurikulum 2013
Pendidikan Agama Kristen Kelas X Kurikulum 2013Christina Dwi Rahayu
 
Gambar allah yang terlihat
Gambar allah yang terlihatGambar allah yang terlihat
Gambar allah yang terlihatslametwiyono
 

Viewers also liked (15)

Pendidikan Agama Kristen Kelas XI kurikulum 2013
Pendidikan Agama Kristen Kelas XI kurikulum 2013Pendidikan Agama Kristen Kelas XI kurikulum 2013
Pendidikan Agama Kristen Kelas XI kurikulum 2013
 
Nilai-Nilai Kristiani Berdasarkan Buah-Buah Roh
Nilai-Nilai Kristiani Berdasarkan Buah-Buah RohNilai-Nilai Kristiani Berdasarkan Buah-Buah Roh
Nilai-Nilai Kristiani Berdasarkan Buah-Buah Roh
 
Tugas agama kristen
Tugas agama kristenTugas agama kristen
Tugas agama kristen
 
Kurikulum 2013 kelas iv sd
Kurikulum 2013 kelas iv sdKurikulum 2013 kelas iv sd
Kurikulum 2013 kelas iv sd
 
Kbk sma c. pendidikan agama kristen
Kbk sma c. pendidikan agama kristenKbk sma c. pendidikan agama kristen
Kbk sma c. pendidikan agama kristen
 
Pel. 11 Membela Kehidupan
Pel. 11 Membela KehidupanPel. 11 Membela Kehidupan
Pel. 11 Membela Kehidupan
 
Buku Agama Katolik Kelas 8 Kurikulum 2013
Buku Agama Katolik Kelas 8 Kurikulum 2013Buku Agama Katolik Kelas 8 Kurikulum 2013
Buku Agama Katolik Kelas 8 Kurikulum 2013
 
Bukan orang kristen biasa (Tokoh Paulus)
Bukan orang kristen biasa (Tokoh Paulus)Bukan orang kristen biasa (Tokoh Paulus)
Bukan orang kristen biasa (Tokoh Paulus)
 
Buku siswa agama_kristen_sma kelas x kurikulum 2013_[blogerkupang.com]
Buku siswa agama_kristen_sma kelas x kurikulum 2013_[blogerkupang.com]Buku siswa agama_kristen_sma kelas x kurikulum 2013_[blogerkupang.com]
Buku siswa agama_kristen_sma kelas x kurikulum 2013_[blogerkupang.com]
 
Soal kelas 6
Soal kelas 6Soal kelas 6
Soal kelas 6
 
Bg agama kristen_sma kelas xi kurikulum 2013_[blogerkupang.com]
Bg agama kristen_sma kelas xi kurikulum 2013_[blogerkupang.com]Bg agama kristen_sma kelas xi kurikulum 2013_[blogerkupang.com]
Bg agama kristen_sma kelas xi kurikulum 2013_[blogerkupang.com]
 
Bab 8 agama dan hubungan etnik
Bab 8 agama dan hubungan etnikBab 8 agama dan hubungan etnik
Bab 8 agama dan hubungan etnik
 
Pendidikan Agama Kristen Kelas X Kurikulum 2013
Pendidikan Agama Kristen Kelas X Kurikulum 2013Pendidikan Agama Kristen Kelas X Kurikulum 2013
Pendidikan Agama Kristen Kelas X Kurikulum 2013
 
Gambar allah yang terlihat
Gambar allah yang terlihatGambar allah yang terlihat
Gambar allah yang terlihat
 
Tugas makalah agama
Tugas makalah agamaTugas makalah agama
Tugas makalah agama
 

Similar to Tugas agama kristen

Discover Your Life Purpose
Discover Your Life PurposeDiscover Your Life Purpose
Discover Your Life PurposeJohan Setiawan
 
Apakah-Cinta-itu-Buta.ppt
Apakah-Cinta-itu-Buta.pptApakah-Cinta-itu-Buta.ppt
Apakah-Cinta-itu-Buta.pptHansTobing
 
It All Starts With God.pptx
It All Starts With God.pptxIt All Starts With God.pptx
It All Starts With God.pptxYenitaaLa
 
Bina Pranikah: Persahabatan Rohani
Bina Pranikah: Persahabatan RohaniBina Pranikah: Persahabatan Rohani
Bina Pranikah: Persahabatan RohaniJohan Setiawan
 
Revolusi hati 2015-sabda-bintang 5
Revolusi hati 2015-sabda-bintang 5Revolusi hati 2015-sabda-bintang 5
Revolusi hati 2015-sabda-bintang 5SABDA
 
Mengenal Yang Mahakudus
Mengenal Yang MahakudusMengenal Yang Mahakudus
Mengenal Yang MahakudusJohan Setiawan
 
Membangun Sebuah Keluarga Kristen
Membangun Sebuah Keluarga KristenMembangun Sebuah Keluarga Kristen
Membangun Sebuah Keluarga KristenFansisko Manatar
 
Experiencing God (Johan Setiawan).pdf
Experiencing God (Johan Setiawan).pdfExperiencing God (Johan Setiawan).pdf
Experiencing God (Johan Setiawan).pdfJohan Setiawan
 
Arti melayani
Arti melayaniArti melayani
Arti melayaniSABDA
 
PPT TUGAS AGAMA KRISTEN KELAS SMA NEGERI
PPT TUGAS AGAMA KRISTEN KELAS SMA NEGERIPPT TUGAS AGAMA KRISTEN KELAS SMA NEGERI
PPT TUGAS AGAMA KRISTEN KELAS SMA NEGERIYonatanAndreasxtpg1
 
Spiritualitas Pernikahan
Spiritualitas PernikahanSpiritualitas Pernikahan
Spiritualitas PernikahanJohan Setiawan
 
Knowing your calling.pptx
Knowing your calling.pptxKnowing your calling.pptx
Knowing your calling.pptxGlennMaramis
 
Bahagia dengan aturan allah
Bahagia dengan aturan allahBahagia dengan aturan allah
Bahagia dengan aturan allahTeddie Sukmana
 
Becoming The Next Sessi 1 Siapakah Aku
Becoming The Next Sessi 1 Siapakah AkuBecoming The Next Sessi 1 Siapakah Aku
Becoming The Next Sessi 1 Siapakah Akurobby chandra
 

Similar to Tugas agama kristen (20)

Discover Your Life Purpose
Discover Your Life PurposeDiscover Your Life Purpose
Discover Your Life Purpose
 
Apakah-Cinta-itu-Buta.ppt
Apakah-Cinta-itu-Buta.pptApakah-Cinta-itu-Buta.ppt
Apakah-Cinta-itu-Buta.ppt
 
It All Starts With God.pptx
It All Starts With God.pptxIt All Starts With God.pptx
It All Starts With God.pptx
 
Spiritualitas Pernikahan
Spiritualitas PernikahanSpiritualitas Pernikahan
Spiritualitas Pernikahan
 
Bina Pranikah: Persahabatan Rohani
Bina Pranikah: Persahabatan RohaniBina Pranikah: Persahabatan Rohani
Bina Pranikah: Persahabatan Rohani
 
Revolusi hati 2015-sabda-bintang 5
Revolusi hati 2015-sabda-bintang 5Revolusi hati 2015-sabda-bintang 5
Revolusi hati 2015-sabda-bintang 5
 
Mengenal Yang Mahakudus
Mengenal Yang MahakudusMengenal Yang Mahakudus
Mengenal Yang Mahakudus
 
Membangun Sebuah Keluarga Kristen
Membangun Sebuah Keluarga KristenMembangun Sebuah Keluarga Kristen
Membangun Sebuah Keluarga Kristen
 
Ingat panggilanmu
Ingat panggilanmuIngat panggilanmu
Ingat panggilanmu
 
Ingat panggilanmu
Ingat panggilanmuIngat panggilanmu
Ingat panggilanmu
 
Experiencing God (Johan Setiawan).pdf
Experiencing God (Johan Setiawan).pdfExperiencing God (Johan Setiawan).pdf
Experiencing God (Johan Setiawan).pdf
 
Arti melayani
Arti melayaniArti melayani
Arti melayani
 
PPT TUGAS AGAMA KRISTEN KELAS SMA NEGERI
PPT TUGAS AGAMA KRISTEN KELAS SMA NEGERIPPT TUGAS AGAMA KRISTEN KELAS SMA NEGERI
PPT TUGAS AGAMA KRISTEN KELAS SMA NEGERI
 
On Being A Servant of God
On Being A Servant of GodOn Being A Servant of God
On Being A Servant of God
 
Spiritualitas Pernikahan
Spiritualitas PernikahanSpiritualitas Pernikahan
Spiritualitas Pernikahan
 
Guru - Wakil Tuhan
Guru - Wakil TuhanGuru - Wakil Tuhan
Guru - Wakil Tuhan
 
Knowing your calling.pptx
Knowing your calling.pptxKnowing your calling.pptx
Knowing your calling.pptx
 
Bahagia dengan aturan allah
Bahagia dengan aturan allahBahagia dengan aturan allah
Bahagia dengan aturan allah
 
Mengenal yang Mahakudus
Mengenal yang MahakudusMengenal yang Mahakudus
Mengenal yang Mahakudus
 
Becoming The Next Sessi 1 Siapakah Aku
Becoming The Next Sessi 1 Siapakah AkuBecoming The Next Sessi 1 Siapakah Aku
Becoming The Next Sessi 1 Siapakah Aku
 

Tugas agama kristen

  • 1. TUGAS AGAMA KRISTEN Merangkum Isi Buku : The Purpose Driven Life - What on Earth Am I Here for? by Rick Warren Nama : Kelas: 1B NIM: 14.1.1. AKPER ADI HUSADA 2014
  • 2. RANGKUMAN BUKU HARI ke-1 IT ALL STARTS WITH GOD ( SEGALA SESUATU DIAWALI OLEH TUHAN) Ini Bukan Tentang Anda Jika Anda ingin tahu mengapa Anda ditempatkan di planet ini, kamu harus memulainya dengan TUHAN. Anda dilahirkan oleh rencana-Nya (maksud & tujuan-Nya) dan bagi rencana- Nya. Note:kata aslinya dalam bahasa Inggris adalah "purpose" yg artinya adalah alasan di belakang eksistensi sesuatu Memfokuskan pada diri sendiri tidak akan pernah mengungkap maksud & tujuan hidup kita. Anda harus memulainya dengan TUHAN, penciptamu. Anda ada hanya karena TUHAN menghendaki bahwa Anda ada. Anda diciptakan oleh TUHAN dan untuk TUHAN - dan hingga Anda memahami hal itu, hidup tidak akan pernah masuk akal. Banyak orang mencoba memanfaatkan TUHAN untuk aktualisasi diri mereka sendiri, tapi hal itu tidak alamiah dan akan berakhir dengan kegagalan. Hidup adalah tentang membiarkan TUHAN memakai kamu untuk rencana-rencana-Nya. Menjadi orang sukses dan memenuhi tujuan hidupmu sama sekali berbeda. Anda bisa saja meraih semua tujuan pribadimu, menjadi orang yang sukses luar biasa menurut standar dunia, akan tetapi tetap kehilangan tujuan-tujuan yang ditetapkan TUHAN dengan menciptakan Anda. Buku ini akan mengajar kamu untuk memfokuskan pada apa yang paling penting: menjadi apa yang TUHAN ciptakan. Note: bahasa Inggris: becoming what GOD created you to be Untuk menemukan tujuan hidupmu: Bertanyalah pada TUHAN. TUHAN bukan saja titik awal hidupmu; DIA adalah sumber hidup itu. Alkitab berkata, "Di dalam Kristuslah kita menemukan siapa diri kita dan untuk apa kita hidup. Jauh sebelum kita mendengar tentang Kristus dan harapan kita bangkitkan, Ia telah melihat kita, telah merancang kita untuk kehidupan mulia, bagian dari seluruh tujuan yang Ia kerjakan dalam setiap hal dan setiap orang." Tiga pemahaman mengenai tujuan Anda [ada]: 1. Anda menemukan jati diri dan tujuan Anda [ada] melalui suatu hubungan dengan Yesus Kristus (Efesus 1:11) 2. TUHAN telah memikirkan Anda jauh sebelum Anda pernah memikirkan DIA. Tujuan-Nya untuk kehidupan kamu telah ada sebelum kamu dikandung. Ia telah merancang sebelum Anda
  • 3. ada, tanpa masukan dari Anda. Anda boleh saja memilih karier, pasangan hidup, hobi, dan banyak bagian lain dalam kehidupan Anda, tetapi Anda tidak dapat memilih tujuan hidup Anda. (Efesus 1: 4-5) c. Tujuan hidup Anda sesuai dengan tujuan yang jauh lebih besar, dan menyangkut Alam Semesta yang telah dirancang Tuhan untuk selamanya (kekekalan) (Efesus 1:10,11) Tanpa TUHAN hidup tidak ada artinya (tidak bermakna). HARI ke- 2 YOU ARE NOT AN ACCI DENT ( ANDA BUKANLAH KEBET ULAN ) Anda bukanlah suatu kebetulan. Jauh sebelum Anda dikandung orang tua Anda, Anda telah dikandung dalam pikiran TUHAN. Anda hidup karena TUHAN berkehendak menciptakan Anda. TUHAN menentukan setiap rincian tubuh Anda. Dia juga menentukan bakat-bakat alamiah yang hendak Anda miliki dan keunikan pribadi Anda. Karena TUHAN menciptakan Anda untuk suatu alasan, Dia juga memutuskan kapan Anda akan dilahirkan dan berapa lama Amda akan hidup. TUHAN juga merencanakan di mana Anda akan dilahirkan dan di mana Anda akan hidup untuk maksud dan tujuan-Nya. Ras dan kebangsaan Anda bukan sebuah kebetulan. Tidak ada satu hal pun di dalam hidup Anda adalah kebetulan. Semuanya adalah untuk sebuah maksud dan tujuan. TUHAN tidak pernah melakukan apapun secara tidak sengaja, dan Dia tidak pernah membuat kesalahan. Ia mempunyai alasan untuk setiap ciptaan-Nya. Setiap orang dirancang dengan sebuah maksud dan tujuan dalam pikiran-Nya. Motif TUHAN menciptakan Anda adalah kasih-Nya. TUHAN telah memikirkan Anda bahkan sebelum Ia menciptakan dunia ini. Kenyataannya, itulah alasan Ia menciptakannya. TUHAN merancang lingkungan planet ini hanya agar kita dapat hidup di dalamnya. Kita adalah fokus kasih-Nya dan yang paling berharga dari seluruh ciptaan-Nya. Mengapa TUHAN melakukan semua ini? Mengapa Ia menyempatkan menciptakan sebuah jagad raya bagi kita? Karena Ia adalah TUHAN kasih. Anda diciptakan sebagai sebuah obyek kasih TUHAN. TUHAN membuat Anda agar Ia dapat mengasihi Anda. Ini adalah kebenaran untuk dijadikan fondasi hidupmu. Alkitab berkata," TUHAN adalah kasih." Kasih adalah esensi dari karakter TUHAN. Ia berkehendak menciptakan Anda untuk mengungkapkan kasih-Nya. Ada TUHAN yag membuat Anda untuk sebuah alasan, dan hidupmu memiliki makna yang sangat dalam! Kita menemukan makna dan maksud dan tujuan itu hanya ketika kita menjadikan TUHAN titik acuan hidup kita. HARI ke-3 WHAT DRIVES YOUR LIFE (APAkah YANG MENGgerakkan keHIDUPan Anda )
  • 4. Aku memperhatikan bahwa motivasi dasar untuk berhasil adalah kekuatan pendorong rasa iri hati dan kecemburuan! (PENGKHOTBAH 4:4 (LB)) Manusia yang tidak mempunyai tujuan ibarat kapal tanpa kemudi---suatu kesia-siaan, kehampaan,bukan manusia yang sebenarnta. (THOMAS CARLYLE) Note: drives di sini diartikan sebagai sesuatu yang memandu, mengendalikan, mengarahkan Setiap orang dikendalikan oleh sesuatu. Ada ratusan keadaan, nilai-nilai, dan emosi yang dapat mengendalikan hidupmu. Ada lima hal yang paling umum: 1. Banyak orang dikendalikan rasa bersalah. Orang-orang yang dikendalikan rasa bersalah dimanipulasi oleh ingatan masa lalu dan membiarkan masa lalu mengendalikan masa depan mereka. Maksud dan tujuan TUHAN tidak dibatasi masa lalumu. Dia mengubah seorang pembunuh bernamaMusa menjadi seorang pemimpin dan seorang pengecut bernama Gideon menjadi seorang pahlawanpemberani, dan Dia berkuasa melakukan perkara-perkara ajaib dengan sisa hidupmu juga. 2. Banyak orang dikendalikan dendam dan kemarahan. Mereka terus berpegang pada luka batin dan tidak pernah melupakannya. Bukannya melepaskan penderitaan mereka melalui pengampunan, mereka mengorek-ngorek luka itu lagi dan lagi di benak mereka. Dendam selalu menyakiti kamu lebih dari orang yang menyakiti kamu. Mereka yang menyakiti kamu di masa lalu tidak dapat terus menyakitimu kecuali kamu terus berpegang pada luka batin itu melalui dendam. Masa lalumu adalah masa lalu! Tidak ada yang mengubahnya. Belajarlah dari masa lalumu, dan lepaskan. 3. Banyak orang dikendalikan rasa takut. Orang-orang yang dikendalikan rasa takut sering kehilangan kesempatan-kesempatan besar karena mereka takut bertualang. Kamu harus melawan rasa takutmu dengan senjata iman dan kasih. 4. Banyak orang dikendalikan materialisme. Hal ini mengendalikan orang untuk selalu menginginkan lebih berdasarkan kesalahpahaman bahwa memiliki lebih akan membuat lebih bahagia, lebih penting,dan lebih aman, tapi semua itu tidak benar. harta hanya menyediakan kebahagiaan sesaat. 5. Kekayaan dapat hilang dalam sekejap melalui beragam faktor yang tak terkendali. Keamanan yang sesungguhnya hanya dapat ditemukan dalam sesuatu yang tidak pernah bisa diambil darimu - yaitu hubunganmu dengan TUHAN. Banyak orang dikendalikan oleh kebutuhan akan persetujuan. Mereka mengijinkan ekspektasiekspektasi orangtua atau pasangan atau anak-anak atau guru atau teman-teman mengendalikan hidup mereka. Tidak ada yang lebih penting daripada mengetahui maksud dan tujuan TUHAN bagi hidupmu, dan tidak ada yang bisa memberi kompensasi untuk ketidaktahuan itu- tidak kesuksesan, kekayaan, popularitas, atau kesenangan. Tanpa suatu maksud dan tujuan, hidup seperti gerakan tanpa arti, kegiatan tanpa arah, dan peristiwa tanpa alasan. Keuntungan dari hidup yang dikendalikan tujuan:
  • 5.  Mengetahui tujuanmu memberi makna pada hidupmu. Tanpa TUHAN, hidup tidak memiliki tujuan, dan tanpa tujuan, hidup tidak mempunyai makna. Tanpa makna, hidup tidak mempunyai arti penting atau harapan. Tragedi terbesar bukanlah kematian, tapi hidup tanpa tujuan. Harapan sangat esensial bagi hidupmu seperti udara dan air. Kamu membutuhkan harapan untuk bisa mengatasi [apapun]. Harapan datang dari memiliki suatu tujuan.  Mengetahui tujuanmu menyederhanakan hidupmu. Hal itu mendefinisikan apa yang kamu lakukan dan apa yang tidak kamu lakukan, kegiatan apa yang esensial dan apa yang tidak. Tanpa tujuan yang jelas kamu tidak memiliki landasan untuk keputusan-keputusan, alokasi waktumu, dan pemanfaatan sumber dayamu.  Mengetahui tujuanmu memfokuskan hidupmu. Ia mengkonsentrasikan usaha dan energimu padaapa yang penting. Kamu menjadi efektif dengan cara menjadi selektif. Tanpa suatu tujuan yang jelas, kamu akan terus mengubah arah, pekerjaan, hubungan, gereja, atau hal-hal eksternal lain - berharap masing-masing perubahan itu akan menyelesaikan kebingunganmu atau mengisi kekosongan hatimu. Jika kamu ingin hidupmu mempunyai dampak, fokuskan! Lakukan hanya apa yang paling penting.  Mengetahui tujuanmu memotivasi hidupmu. Tujuan selalu menghasilkan gairah. Tidak ada yang memberi energi seperti suatu tujuan yang jelas.  Mengetahui tujuanmu menyiapkanmu bagi keabadian. Apa yang paling penting tidak akan berupaapa yang orang lain katakan tentang hidupmu, tapi apa yang TUHAN katakan. Hidup untuk menciptakan suatu warisan duniawi adalah suatu tujuan yang picik. Pemanfaatan waktu yang lebih bijaksana adalah membangun suatu warisan surgawi. Kamu ditaruh di sini untuk menyiapkan diri bagi keabadian. Yang paling penting nantinya adalah: Apakah kamu menerima bahwa apa yang Yesus lakukan untukmu dan pakah kamu belajar untuk mengasihi dan mempercayai-Nya? Apakah yang kamu lakukan dengan hidupmu - semua karunia, talenta, kesempatan, energi, hubungan, dan sumber daya yang TUHAN berikan padamu? HARI ke- 4MADE TO LAST FOREVER ( DICIPTAKAN UNTUK KEKALAN ) Tuhan telah ... menanamkan kekekalan dalam hati manusia.
  • 6. (PENGKHOTBAH 3:11 (NLT)) Tentunya Tuhan tidak menciptakan suatu makhluk seperti manusia hanya untuk hidup sehari! Tidal,tidak manusia diciptakan untuk kekekalan (ABRAHAM LINCOLN) Kehidupan bukan hanya yang ada sekarang. Hidup saat ini adalah persiapan untuk yang berikutnya. Kamu diciptakan untuk kekal selamanya. Alkitab berkata bahwa TUHAN telah menanamlan kekekalan di dalam hati manusia. Kamu memiliki naluri alamiah yang merindukan hidup abadi karena TUHAN merancangmu, dalam citranya, untuk hidup selamanya. Tubuh duniawimu hanyalah sebuah tempat tinggal mentara untuk rohmu. Alkitab menyebut tubuh duniawimu sebuah "tenda", tetapi mengacu kepada tubuh masa depanmu sebagai sebuah "rumah". Jika hidup di bumi menawarkan banyak pilihan, sedangkan kekekalan menawarkan hanya dua: surga atau neraka. Jika kamu belajar mengasihi dan mempercayai Anak TUHAN, Yesus, kamu akan diundang untuk menghabiskan sepanjang kekekalan bersama-Nya. Namun, jika kamu menolak kasih, pengampunan, dan keselamatan dari-Nya, kamu akan menghabiskan sepanjang kekekalan terpisah dari TUHAN selamanya. Ketika kamu sepenuhnya memahami bahwa ada sesuatu yang lebih dalam hidup daripada sekedar di sini dan sekarang, dan kamu menyadari bahwa hidup adalah persiapan untuk kekekalan, kamu akan mulai hidup secara berbeda. Kamu akan mulai hidup dengan kesadaran akan kekekalan sehingga banyak kegiatan, tujuan, dan bahkan masalah yang tadinya tampak begitu penting, akan kelihatan tidak layak bagi perhatianmu. Semakin dekat kepada TUHAN hidupmu, semakin kecil tampaknya segala hal yang lain. Ketika kamu hidup dalam kesadaran akan kekekalan, nilai- nilai kamu berubah. Kamu menggunakan waktu dan uangmu dengan lebih bijaksana. Kamu menempatkan prioritas yang lebih tinggi pada hubungan dan karakter dibandingkan ketenaran atau kekayaan atau prestasi atau bahkan kesenangan. Prioritasmu diatur ulang. TUHAN mempunyai sebuah maksud tujuan bagi hidupmu di bumi, tapi hal itu tidak berakhir di sini. Rencana-Nya melibatkan jauh lebih banyak daripada beberapa dekade yang akan kamu habiskan di planet ini. Seperti sembilan bulan yang kamu habiskan dalam kandungan ibumu bukanlah akhir tapi merupakan persiapan untuk hidup, demikian juga hidup ini adalah persiapan untuk yang berikutnya. Jika kamu mempunyai hubungan dengan TUHAN melalui Yesus, kamu tidak perlu takut terhadap kematian. Kematian adalah pintu ke kekekalan. Kematian akan menjadi hari kelahiranmu ke dalam hidup kekal HARI ke- 5 SEEI NG LI FE FROM GOD'S VI EW (Memandang Ke hidupan dari Sudut Pandang T uhan ) Apakah arti hidupmu? (YAKOBUS 4:148)
  • 7. Kita tidak melihat hal- hal sebagaimana adanya, kita melihatnya seperti keadaan kita. (ANAIS NIN) Cara kamu memandang kehidupan membentuk kehidupanmu. Perspektifmu akan mempengaruhi bagaimana kamu menginvestasikan waktumu, menggunakan uangmu, memanfaatkan talentamu,dan menghargai relasi-relasimu. Jika ditanya bagaimana kamu menggambarkan hidup, citra apa yang akan muncul di benakmu? Citra itulah metafora/kiasan hidupmu. Itula pandangan tentang hidup yang kamu pegang, secara sadar atau tidak sadar, di dalam benakmu. Itulah gambaran tentang bagaimana hidup bekerja dan apa yang kamu harapkan darinya. Kiasan hidupmu yang tak terucap mempengaruhi hidupmu lebih dari yang kamu sadari. Ia menentukan ekspektasi-ekspektasimu, nilai-nilaimu, relasi-relasimu, tujuan- tujuanmu,dan prioritas-prioritasmu. Jika kamu berpikir hidup adalah sebuah pesta, nilai utamamu dalam hidup adalah bersenang-senang. Jika kamu berpikir hidup adalah sebuah balapan, kamu akan menghargai kecepatan dan mungkin akan selalu tergesa-gesa. Jika kamu memandang hidup sebagai sebuah maraton, kamu akan menghargai ketahanan. Jika kamu melihat hidup sebagai sebuah pertempuran atau permainan, memenangkan sesuatu akan menjadi sangat penting bagimu. . Hidup di bumi adalah sebuah Ujian. TUHAN secara berkesinambungan menguji karakter, iman, ketaatan, kasih, integritas, dan loyalitas umat-Nya. TUHAN menguji Abraham dengan memintanya mengorbankan anaknya. TUHAN menguji Yakub dengan membuatnya harus bekerja tambahan sekian tahun untuk mendapatkan Rahel menjadi istrinya. Adam dan Hawa tidak lulus ujian di Taman Eden. Daud tidak lulus ujian dari TUHAN dalam beberapa peristiwa. Tapi Alkitab juga memberi kita banyak contoh tentang orang-orang yang berhasil melalui ujian besar seperti Yusuf, Rut, Ester, dan Daniel. TUHAN secara berkesinambungan melihat responmu terhadap orang, masalah, keberhasilan,konflik, penyakit, kekecewaan, dan bahkan cuaca! Kamu akan diuji dengan banyak perubahan, janji yang tertunda, masalah-masalah yang mustahil, doa yang tak terjawab, kritik yang tidak layak kamu terima, dan bahkan tragedi yang tidak masuk akal. TUHAN menguji imanmu melalui masalah, menguji pengharapanmu dengan bagaimana kamu menangani harta milik, dan menguji kasihmumelalui orang lain. Sebuah ujian yang sangat penting adalah bagaimana kamu bertindak ketika kamu tidak merasakan kehadiran TUHAN dalam hidupmu. Kadang-kadang TUHAN dengan sengaja mundur, dan kita tidak merasakan kedekatan-Nya. Raja Hizkia telah menikmati suatu persekutuan yang akrab dengan TUHAN, tapi pada suatu titik kritis dalam hidupnya, TUHAN meninggalkannya sendiri untuk menguji karakternya, mengungkap kelemahan, dan menyiapkannya untuk tanggung jawab yang lebih besar. Setiap hari adalah hari yang penting, dan setiap detik adalah sebuah kesempatan bertumbuh untuk memperdalam karaktermu, menunjukkan kasih, atau bergantung pada TUHAN. TUHAN menghendaki kamu lulus ujian dalam hidup, jadi Ia tidak pernah mengijinkan ujian yang kamu hadapi lebih berat dari karunia yang Ia berikan kepadamu untuk mengatasinya. Setiap kali kamu lulus ujian,TUHAN memperhatikan dan membuat rencana-rencana untuk memberimu ganjaran di kekekalan. Hidup di bumi adalah sebuah Amanat (kepercayaan). Kita tidak pernah benar-benar memiliki apapun selama masa tinggal kita yang singkat di bumi. TUHAN hanya meminjamkan bumi kepada kita selama kita di sini. Segala yang kita nikmati harus diperlakukan sebagai sebuah amanat yang TUHAN tempatkan di tangan kita.
  • 8. Di akhir hidupmu di bumi, kamu akan dievaluasi dan diberi ganjaran sesuai dengan bagaimana kamu menangani apa yang TUHAN percayakan kepadamu. Banyak orang gagal menyadari bahwa uang adalah sebuah ujian dan amanat dari TUHAN. TUHAN menggunakan keuangan untuk mengajar kita mempercayai-Nya, dan bagi kebanyakan orang, uang adalah ujian terbesar. TUHAN melihat bagaimana kita menggunakan uang untuk menguji seberapa dapat dipercaya-nya kita. Hidup adalah sebuah ujian dan sebuah amanat, dan makin banyak TUHAN memberimu, TUHANberharap kamu makin bertanggung jawab. HARI ke- 6 LI FE I S A T EMPORARY ASSI GNMENT ( HI DUP ADALAH SEBUAH PENUGASAN SEMENT ARA ) Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku! (MAZMUR 39:5) Hanya untuk sementara aku tinggal di bumi ini. (MAZMUR 119:19(TEV)) Hidup di bumi adalah sebuah penugasan sementara. Untuk memanfaatkan hidupmu dengan sebaikbaiknya, kamu tidak pernah boleh lupa dua kebenaran ini: Pertama, dibandingkan dengan kekekalan, hidup ini teramat singkat. Kedua, bumi hanyalah sebuah tempat tinggal sementara. Jadi jangan terlalu terikat. . TUHAN berkata anak-anak-Nya harus berpikir dengan cara berbeda tentang hidup dibandingkan dengan orang-orang tidak percaya. Orang-orang percaya mengerti bahwa ada yang jauh lebih besar dalam hidup daripada sekedar beberapa tahun kita hidup di planet ini. Jati dirimu ada di kekekalan, dan kampung halamanmu adalah surga. Ketika kamu menggenggam kebenaran ini, kamu akan berhenti mencemaskan tentang "memiliki segalanya" di bumi. Alkitab berkata, "Kita adalah duta-duta Kristus." TUHAN memperingatkan kita agar tidak terlalu terikat pada apa yang di sekitar kita karena itu hanya sementara. Kenyataan bahwa bumi bukanlah rumah akhir kita menjelaskan mengapa, sebagai pengikut Yesus, kita mengalami kesusahan, kesedihan, dan penolakan di dunia ini. Hal itu juga menjelaskan mengapa beberapa janji TUHAN seolah tidak terpenuhi, beberapa doa tampak tidak terjawab, dan beberapa keadaan seperti tidak adil. Kita tidak sepenuhnya bahagia di sini karena memang tidak seharusnya demikian! Bumi bukanlah rumah akhir kita; kita diciptakan untuk sesuatu yang jauh lebih baik. Kamu akan memiliki saat-saat bahagia di sini, tapi tidak sebanding dengan apa yang TUHANtelah rencanakan bagimu. Mengasumsikan bahwa tujuan TUHAN bagi hidupmu adalah kelimpahan materi atau keberhasilan populer seperti didefinisikan dunia adalah sebuah kesalahan fatal. Jutaan orang setia telah menjadi martir, kehilangan segalanya, atau mati tanpa apa-apa. Tapi akhir hidup bukanlah akhir segalanya. Di mata TUHAN, pahlawan-pahlawan iman terhebat bukanlah mereka yang mencapai kelimpahan, keberhasilan, dan kuasa dalam hidup ini, tapi mereka yang memperlakukan hidup ini sebagai penugasan sementara dan melayani dengan setia,berharap pada upah yang dijanjikan di surga. Waktumu di bumi bukanlah cerita lengkap hidupmu.Kamu harus menunggu sampai mencapai surga untuk keseluruhan babnya. Diperlukan iman untukhidup di bumi sebagai perantau.
  • 9. Ketika hidup menjadi berat, ketika kamu dilanda keraguan, atau ketika kamu berpikir apakah hidup bagi Kristus sungguh sebanding usahamu, ingatlah bahwa kamu belum sampai di rumah. Saatkematian, kamu tidak akan meninggalkan rumah - kamu akan pulang ke rumah HARI ke- 7 T HE REASON FOR EVERY T HI NG ( ALASAN UNT UK SEGALA SESUAT U ) Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia , dan kepada Dia: bagi Dialah kemuliaan sampai selama lamanya!. (ROMA 11: 36 ) Tuhan membuat segala sesuatu untuk tujuan- tujuan-Nya. (AMSAL 16:4 (NLT)) Semuanya adalah untuk Dia Tujuan terutama alam semesta adalah untuk menunjukkan kemuliaan TUHAN. Apakah kemuliaan TUHAN itu? Kemuliaan TUHAN adalah pengungkapan kebaikan-Nya dan semua kualitas intrinsik dan kekal-Nya. Di manakah kemuliaan TUHAN? Lihat sekelilingmu. Segalanya yang diciptakan TUHAN mencerminkan kemuliaan-Nya dengan satu dan lain cara. Ciptaan menyatakan kemuliaan Pencipta kita. Kemuliaan TUHAN paling baik dapat dilihat dalam Yesus Kristus. Ia memancarkan sifat TUHAN. Karena TUHAN menciptakan segalanya, Ia berhak atas semua kemuliaan itu. Di seluruh alam semesta, hanya dua dari ciptaan TUHAN yang gagal membawa kemuliaan bagi-Nya: malaikat-malaikat yang jatuh dan kita, manusia. Semua dosa, di akarnya, adalah gagal memuliakan TUHAN dan mencintai apapun yang lain lebih dari TUHAN. Hidup bagi kemuliaan TUHAN adalah prestasi terbaik yang dapat kita capai dengan hidup kita. Jadi,kemuliaan TUHAN harus menjadi tujuan terutama di dalam hidup kita. Bagaimana aku dapat memuliakan TUHAN? Yesus menghormati TUHAN dengan memenuhi maksud-tujuan-Nya di bumi. Kita menghormatiTUHAN dengan cara yang sama. Ketika apapun dalam ciptaan memenuhi maksud-tujuannya, itu akan membawa kemuliaan bagi TUHAN. Ada banyak cara untuk memuliakan TUHAN, tapi semua itu bisa diringkas dalam kelima maksud-tujuan TUHAN bagi hidupmu. 1. Kita memuliakan TUHAN dengan menyembah-Nya. TUHAN menginginkan penyembahan kita dimotivasi oleh kasih, ucapan syukur, dan kegembiraan,bukan tugas. Penyembahan jauh melebihi memuji, menyanyi, dan berdoa kepada TUHAN.Penyembahan adalah sebuah gaya hidup dalam menikmati TUHAN, mengasihi-Nya, dan memberidiri kita untuk digunakan bagi maksud-tujuan-Nya. 2. Kita memuliakan TUHAN dengan mengasihi orang-orang percaya lainnya. Mengikuti Kristus bukan sekedar percaya; tapi juga termasuk menjadi bagian dan belajar untukmengasihi keluarga TUHAN. 3. Kita memuliakan TUHAN dengan menjadi serupa dengan Kristus. TUHAN ingin kita bertumbuh dalam kedewasaan rohani, menjadi serupa dengan Yesus dalam cara kita berpikir, merasakan, dan bertindak.
  • 10. 4. Kita memuliakan TUHAN dengan melayani orang lain dengan talenta-talenta kita. TUHAN tidak memberimu kemampuan untuk maksud-tujuan yang egois. Semua itu diberikan untuk menguntungkan orang lain, seperti halnya orang lain diberi kemampuan untuk keuntunganmu. 5. Kita memuliakan TUHAN dengan bercerita tentang TUHAN kepada orang lain. TUHAN tidak menghendaki kasih-Nya dan maksud-tujuan-Nya dirahasiakan. Ia mengharapkan kitamembaginya dengan orang lain, memperkenalkan Yesus kepada mereka, membantu mereka menemukan maksud-tujuan mereka, dan menyiapkan mereka bagi akhir keabadiannya. Untuk Apakah Hidup Anda? Menjalani sisa hidupmu bagi kemuliaan TUHAN akan membutuhkan perubahan dalam prioritasmu, jadwal, relasi, dan segalanya. Hal itu kadangkala akan berarti memilih jalan yang susah dan bukan yang mudah. TUHAN akan memberimu apa yang kamu butuhkan jika kamu mau memilih untuk hidup bagi Dia. Hidup yang sesungguhnya dimulai dengan mengabdikan dirimu seluruhnya kepada Yesus Kristus. Yang perlu kamu lakukan adalah pertama, percaya. Percayalah bahwa TUHAN mengasihimu dan menciptakanmu untuk maksud-tujuan-Nya. Percayalah kamu bukan kebetulan. Percayalah kamu diciptakan untuk kekal. Percayalah TUHAN telah memilihmu untuk memiliki hubungan dengan Yesus, yang mati di atas kayu salib bagimu. Percayalah bahwa bahwa tak peduli apa yang telah kamu lakukan, TUHAN ingin mengampunimu. Kedua, terimalah. Terimalah Yesus dalam hidupmu sebagaiTUHAN dan Juruselamatmu. Terimalah pengampunan-Nya atas dosa-dosamu. Terimalah Roh-Nya,yang akan memberimu kuasa untuk memenuhi maksud-tujuan hidupmu. PURPOSE ( TUJUAN ) #1 YOU WERE PLANNED FOR GOD'S PLEASURE ( ANDA DIRANCANG UNTUK KESENANGAN TUHAN ) Karena Tuhan telah menanam mereka seperti pohon tarbantin yang kuat bagi kemuliaan- Nya. (YESAYA 61:3 (LB)) HARI ke- 8 Planned for God's Pleasure ( Dirancang untuk Kesenangan Tuhan ) Kamu direncanakan bagi kegembiraan TUHAN. Membawa suak cita bagi TUHAN, hidup bagikegembiraan-Nya, adalah maksud-tujuan hidupmu yang pertama. Ketika kamu sepenuhnya memahami hal ini, kamu tidak akan pernah lagi bermasalah dengan perasaan tidak berharga. Jika kamu sedemikian pentingnya bagi TUHAN, dan Ia menganggapmu cukup berharga untuk dimilikinya selama-lamanya, signifikansi apa lagi yang lebih besar yang bisa kamu miliki? Kamu adalah anakTUHAN, dan kamu menyenangkan TUHAN lebih dari segala sesuatu yang lain yang Ia pernahciptakan. Salah satu karunia yang TUHAN telah berikan padamu adalah kemampuan menikmati kesenangan. Dia memberimu lima indera dan emosi agar kamu dapat mengalaminya. Ia menghendaki kamu menikmati hidup, bukan sekedar bertahan hidup. Alasan mengapa kamu bisa menikmati kesenanganadalah TUHAN membuatmu menurut citra-Nya. Kita sering lupa bahwa TUHAN mempunyai emosi juga. Ia merasakan hal-hal sangat mendalam.
  • 11. Alkitab menceritakan bahwa TUHAN berduka, cemburu dan marah, dan merasakan belas kasihan, kasihan, sedih, dan simpati seperti juga kebahagiaan, kegembiraan, dan kepuasan. TUHAN mengasihi, girang, senang, bersuka cita, menikmati, dan bahkan tertawa (Kej. 6:6; Kel. 20:5, Ul.32:36, Hak. 2:20, 1Raj. 10:9, 1Taw. 16:27, Maz. 2:4, 5:5, 18:19, 35:27, 37:23; 103:13, 104:31, Yeh.5:13, 1Yoh. 4:16). Menyenangkan TUHAN disebut "penyembahan". Segala hal yang kamu lakukan yang menyenangkan TUHAN adalah suatu tindakan penyembahan. Penyembahan jauh melebihi musik. Penyembahan mendahului musik. Adam menyembah [TUHAN] di Taman Eden, tapi musik tidak disebutkan hingga Kejadian 4:21 dengan lahirnya Yubal. Penyembahan tidak berhubungan dengan gaya atau volume atau kecepatan sebuah lagu. TUHAN menyukai semua jenis musik karena Ia menciptakan semuanya - cepat dan lambat, keras dan lembut, lama dan baru. Tidak ada nada kristiani, yang ada hanyalah lirik kristiani. Penyembahan bukanlah bagi kepentinganmu. Kita menyembah untuk kepentingan TUHAN. Ketikakita menyembah, tujuan kita adalah menyenangkan TUHAN, bukan diri kita sendiri. Penyembahan bukan sebagian dari hidupmu; [penyembahan] adalah hidupmu. Dalam Alkitab, orang orang memuji TUHAN saat kerja, di rumah, dalam pertempuran, di penjara, dan bahkan di tempat tidur! Pujian seharusnya menjadi kegiatan pertama ketika kamu membuka matamu pagi hari dan kegiatan terakhir ketika kamu menutup mata di malam hari. Bagaimana mungkin melakukan segalanya bagi kemuliaan TUHAN? Dengan melakukan segala sesuatu seperti melakukannya bagi Yesus dan dengan bercakap-cakap dengan TUHAN terus menerus ketika melakukannya. Ketika kamu pertama kali jatuh cinta kepada kekasihmu, kamu memikirkannya terus menerus: saat makan pagi, berkendara, di kelas, di supermarket, di pom bensin - kamu tidak bisa berhenti 17 memikirkannya! Kamu sering bicara kepada diri sendiri tentangnya dan memikirkan segala hal yangkamu sukai tentang dia. Itulah penyembahan yang sesungguhnya - jatuh cinta kepada Yesus. HARI ke- 9 What Makes God Smile? ( Apakah yang Membuat Tuhan Tersenyum? ) Kiranya Tuhan tersenyum atasmu ... (BILANGAN: 6:25 (NLT)) Tersenyumlah kepada hamba-Mu; dan ajarilah aku cara hidup yang benar. (MAZMUR 119:135 (MSG)) Senyum TUHAN adalah tujuan hidupmu. Karena menyenangkan TUHAN adalah maksud-tujuan pertama hidupmu, tugasmu yang terpenting adalah menemukan bagaimana caranya melakukannya. Alkitab memberikan kita teladan yang jelas dari sebuah kehidupan yang memberikan kegembiraan bagi TUHAN. Nama orangnya adalah Nuh.
  • 12. Pada jaman Nuh, seluruh dunia telah mengalami kebangkrutan moral. Setiap orang hidup bagi kesenangan mereka sendiri, bukan [kesenangan] TUHAN. TUHAN menjadi begitu jijik dengan manusia sehingga ia mempertimbangkan untuk menghapusnya. Tapi ada satu orang yang membuat TUHAN tersenyum. Alkitab berkata bahwa Nuh adalah kegembiraan bagi TUHAN. TUHAN berkata bahwa orang ini menyenangkan-Nya. Ia membuat-Nya tersenyum. TUHAN akan memulai lagi dengan keluarganya. Karena Nuh menyenangkan TUHAN, kamu dan aku sekarang hidup. Dari hidupnya kita mempelajari kelima tindakan penyembahan yang membuat TUHAN tersenyum. TUHAN tersenyum ketika kita mengasihi-Nya di atas segalanya. Nuh mengasihi TUHAN lebih dari segala sesuatu di dunia, bahkan ketika tidak ada orang lain [yang mengasihi TUHAN demikian]! . TUHAN tersenyum ketika kita percaya kepada-Nya sepenuhnya. Nuh menyenangkan TUHAN karena ia percaya kepada TUHAN, bahkan ketika hal itu tidak masuk akal. Alkitab berkata bahwa oleh iman, Nuh membangun sebuah kapal di atas daratan yang kering. Ia diperingatkan tentang sesuatu yang tidak bisa dilihatnya, dan bertindak pada sesuatu yang diperintahkankepadanya....Hasilnya, Nuh menjadi akrab dengan TUHAN. Percaya kepada TUHAN sepenuhnya berarti memiliki iman bahwa Ia tahu yang terbaik bagi hidupmu.Percaya adalah suatu tindakan penyembahan. Seperti orangtua senang ketika anak-anak merekapercaya akan kasih dan kebijaksanaan mereka, imanmu membuat TUHAN bahagia. TUHAN tersenyum ketika kita menaati-Nya sepenuh hati. Alkitab menceritakan bahwa Nuhmelakukan segalanya tepat seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya. Perhatikan bahwa Nuh taat sepenuhnya (tidak ada instruksi yang diabaikan) dan tepat (sebagaimana dan pada waktu TUHAN menghendaki diselesaikan). Ia menaati TUHAN sepenuh hati. Itu artinya melakukan apapun yang diminta TUHAN tanpa keberatan atau keraguan. TUHAN tidak berhutang penjelasan ataupun alasan bagi segala hal yang diminta-Nya untuk kamu lakukan. Pemahaman bisa menunggu, tapi ketaatan tidak. Pada kenyataannya, kamu tidak akan pernah mengerti beberapa perintah sampai kamu menaatinya dulu. Ketaatan membuka pemahaman. Mengapa ketaatan begitu menyenangkan TUHAN? Karena itu membuktikan kamu benar-benarmengasihi-Nya. Yesus berkata, "Jika kamu mengasihi Aku, kamu akan melakukan perintah-perintah-Ku." TUHAN tersenyum ketika kita memuji dan mengucap syukur kepada-Nya terus menerus. Tindakan pertama Nuh setelah selamat dari air bah adalah mengungkapkan syukurnya kepada TUHAN dengan mempersembahnkan korban bakaran. Karena pengorbanan Yesus, kita tidak mempersembahkan korban binatang seperti Nuh. Sebaliknya kita diperintahkan untuk mempersembahkan bagi TUHAN "persembahan pujian" dan "persembahan syukur". Kita memuji TUHAN karena siapa Dia, dan kita mengucap syukur kepada TUHAN untuk apa yang Ia telah lakukan. Ketika kita memberi TUHAN kesenangan, hati kita dipenuhi sukacita! TUHAN tersenyum ketika kita menggunakan kemampuan kita. Seperti orangtua yang bangga, TUHAN secara khusus sangat menikmati melihat kamu menggunakan talenta dan kemampuan yangtelah diberikan-Nya kepadamu. Kamu tidak memuliakan atau menyenangkan TUHAN dengan menyembunyikan kemampuanmu atau dengan mencoba menjadi orang lain. Kamu menyenangkan-Nya dengan menjadi dirimu. Mulailah gunakan [kemampuanmu] bagi kesenangan TUHAN.
  • 13. HARI ke-10 The Heart of Worship ( Inti Penyembahan ) Serahkanlah dirimu kepada Allah ... serakanlah dirimu sepenuhnya untuk dipakai bagi tujuan- tujuan yang benar. (ROMA 6:13(TEV)) Inti Penyembahan adalah Penyerahan Jantung ibadah adalah berserah. Dalam kebudayaan yang kompetitif dewasa ini, kita diajar untuk tidak pernah menyerah dan tidak pernah mengalah - jadi kita tidak banyak mendengar tentang berserah. Tapi berserah kepada TUHAN adalah jantung penyembahan. Kita memberi diri kita kepada-Nya, bukan oleh karena ketakutan atau kewajiban, tapi dalam kasih, "karena Ia telah lebih dulu mengasihi kita". Paulus berkata, "Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan TUHAN aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada TUHAN: itu adalah ibadahmu yang sejati." Ibadah yang sesungguhnya - menyenangkan TUHAN - terjadi ketika kamu memberi dirimu sepenuhnya kepada TUHAN. Perhatikan kata kunci "persembahan" dalam ayat tadi. Mempersembahkan dirimu kepada TUHAN adalah makna apa itu ibadah. Ada tiga penghalang yang menghalangi kita berserah penuh kepada TUHAN: ketakutan, kesombongan, dan kebingungan. Apakah aku bisa mempercayai TUHAN? Kamu tidak akan berserah kepada TUHAN kecuali kamumempercayai-Nya, tapi kamu tidak bisa mempercayai-Nya hingga kamu mengenal-Nya lebih baik. Mengakui keterbatasan kita. Penghalang kedua untuk berserah penuh adalah kesombongan kita. Kita tidak mau mengakui bahwa kita hanyalah ciptaan dan tidak mengendalikan segala sesuatu. Keinginan itu - untuk memegang kendali penuh - adalah penyebab banyak tekanan dalam hidup kita. Hidup adalah pergumulan, tapi apa yang banyak orang tidak sadari adalah pergumulan kita, seperti pergumulan Yakub, sesungguhnya adalah pergumulan dengan TUHAN. Kita ingin menjadi TUHAN, dan tidak mungkin kita memenangkan pergumulan itu. Kita bukan TUHAN dan tidak pernah akan menjadi TUHAN. Makna berserah. Berserah kepada TUHAN bukan penyerahan pasif, fatalisme, atau sebuah dalih bagi kemalasan. Itu (berserah) bukan menerima status quo. Itu (berserah) bisa berarti sebaliknya: mengorbankan hidupmu atau menderita dalam rangka mengubah apa yang perlu diubah. Semakin kita membiarkan TUHAN mengambil alih kita, semakin kita menjadi diri kita yang sejati - karena Ia menciptakan kita. Berserah yang sejati adalah berkata,"Bapa, jika masalah, kesakitan, penyakit, atau keadaan ini dibutuhkan untuk menggenapi maksud-tujuan dan kemuliaan-Mu dalam hidupku atau [hidup] oranglain, kumohon jangan ambil." Tingkat kedewasaan ini tidak datang dengan mudah. Berserah adalahkerja keras, suatu peperangan yang berat melawan sifat egois kita. Berkat berserah. Ketika kamu sepenuhnya menyerahkan hidupmu kepada TUHAN, pertama,
  • 14. kamu mengalami damai sejahtera. Kemudian, kamu mengalami kemerdekaan. Ketiga, kamu mengalami kuasa TUHAN dalam hidupmu. Godaan-godaan yang berat dan masalah-masalah yang tak tertanggungkan dapat dikalahkan Kristus ketika diberikan kepada-Nya. Ketika Yosua mendekati pertempuran terbesar dalam hidupnya, ia bertemu TUHAN, jatuh dalam penyembahan di hadapan-Nya, dan menyerahkan rencana-rencananya. Penyerahan itu membawa kepada kemenangan yang menakjubkan di Yeriko. [Hal] ini adalah paradoks: Kemenangan datang melalui berserah. Berserah tidak melemahkanmu; [berserah] menguatkanmu. Orang-orang yang berserah adalah [orang-orang] yang dipakai TUHAN. Tidak ada yang lebih berkuasa dari sebuah hidup berserah di dalam tangan TUHAN. Cara hidup terbaik. Kamu dirancang untuk menyembah TUHAN - dan jika kamu gagal menyembah- Nya, kamu akan menciptakan ilah-ilah untuk kamu beri hidupmu. Ilah-ilah itu bisa pendapat atau harapan orang lain, uang, dendam, ketakutan, tau kesombongan, hawa nafsu, atau egomusendiri. Kamu bebas memilih kepada siapa kamu berserah, tapi kamu tidak bebas dari konsekuensinya. Berserah bukan cara terbaik untuk hidup; [berserah] adalah satu-satunya cara untuk hidup. Saat-saat paling bijaksanamu adalah [saat-saat] ketika kamu berkata ya kepada TUHAN. Kadang-kadang perlu bertahun-tahun, tapi pada akhirnya kamu menemukan bahwa penghalang terbesar bagi berkat TUHAN dalam hidupmu bukan orang lain, [penghalang] itu adalah dirimu sendiri - kehendakmu, kesombonganmu yang bandel, dan ambisi pribadimu. Jika TUHAN akan melakukan pekerjaan hebat-Nya di dalam kamu, [pekerjaan] itu akan bermula dengan ini. Jadi berikan semuanya kepada TUHAN: penyesalan masa lalumu, ketakutanmu, mimpimu, kelemahanmu, kebiasaanmu, lukamu, dan penolakanmu. Taruh Yesus Kristus di kursi pengemudi hidupmu dan lepaskan tanganmu dari kemudi. Ketika kamu memutuskan untuk hidup berserah sepenuhnya, keputusan itu akan diuji. Kadangkadang hal itu berarti melakukan tugas-tugas yang tidak nyaman, tidak populer, mahal, atau tampak tidak mungkin. Bill Bright, pendiri Campus Crusade for Christ, berkata,"Ketika saya masih seorang pria muda, saya membuat sebuah kontrak dengan TUHAN. Saya secara harafiah menuliskannya dan menandatanganinya dengan nama saya di bawahnya. [Kontrak] itu berkata,'Mulai hari ini dan seterusnya, saya adalah seorang budak dari Yesus Kristus.'" Pernahkan kamu menandatangani sebuah kontrak seperti itu dengan TUHAN? Atau kamu masih berdebat dan bergumul dengan TUHAN atas hak-Nya untuk melakukan pada hidupmu sesuai kehendak-Nya? Sekaranglah waktumu untuk berserah - kepada kasih karunia, kasih, dan hikmat TUHAN. HARI ke- 11 Becoming Best Friends with God ( Menjadi Sahabat Karib Tuhan / Bersahabat dengan Tuhan ) Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak- Nya, lebih- lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidupnya.
  • 15. (ROMA 5:10) TUHAN ingin menjadi sahabatmu. Hubunganmu dengan TUHAN memiliki banyak aspek berbeda: TUHAN adalah Pencipta dan Pembuatmu, TUHAN dan Tuanmu, Hakim, Penebus, Bapa, Juruselamat, dan banyak lagi. Tapi kebenaran yang paling mengejutkan adalah ini: TUHAN yang Maha Besar rindu menjadi Sahabatmu! MENJADI SEORANG SAHABAT TUHAN Melalui percakapan terus-menerus. Persahabatan dengan TUHAN dibangun dengan membagisemua pengalaman hidupmu dengan-Nya. Ia ingin dilibatkan dalam setiap kegiatan, setiap percakapan, setiap masalah, dan bahkan setiap pemikiran. Suatu kesalahpahaman yang umum adalah bahwa "menghabiskan waktu dengan TUHAN" berarti sendiri dengan Dia. Tentu, seperti yang diteladankan Yesus, kamu membutuhkan waktu sendiri dengan TUHAN, tapi itu hanya sebagian kecil waktu sadarmu. Setiap hal yang kamu lakukan bisa menjadi "menghabiskan waktu dengan TUHAN" jika Ia diundang untuk menjadi bagian dari [hal] itu dan kamu terus menyadari kehadiran-Nya. Kunci dari persahabatan dengan TUHAN bukanlah mengubah apa yang kamu lakukan, tapi mengubah sikapmu terhadap apa yang kamu lakukan. Apa yang biasanya kamu lakukan untuk dirimu sendiri mulai kamu lakukan untuk TUHAN, entah itu makan, mandi, bekerja, bersantai, ataumembuang sampah. Melalui meditasi terus-menerus. Memikirkan Firman-Nya sepanjang harimu disebut meditasi.Alkitab berulang- ulang mendorong kita untuk merenungkan siapa TUHAN, apa yang Ia telah lakukan,dan apa yang Ia telah katakan. Kamu tidak bisa mengasihi TUHAN kecuali kamu mengenal-Nya, dankamu tidak bisa mengenal-Nya tanpa mengenal Firman-Nya. Ketika kamu memikirkan sebuah masalah terus-menerus dalam benakmu, itu disebut kuatir. Ketikakamu memikirkan Firman TUHAN terus-menerus dalam benakmu, itu disebut meditasi. Jika kamutahu bagaimana kuatir, kamu sudah tahu bagaimana bermeditasi! Kamu hanya perlu memindahkanperhatian dari msalah-masalahmu ke ayat-ayat Alkitab. Sahabat berbagi rahasia, dan TUHAN akan membagi rahasia-rahasia-Nya dengan kamu jika kamu mengembangkan kebiasaan memikirkan Firman-Nya sepanjang hari. Makin lama kamu meninjauulang apa yang TUHAN telah katakan, kamu akan makin memahami "rahasia" kehidupan ini yang banyak orang tidak tahu. Doa membiarkanmu bicara kepada TUHAN; meditasi membiarkan TUHAN bicara kepadamu. Keduanya sangat esensial untuk menjadi seorang sahabat TUHAN. HARI ke- 12 Developing Your Friendship With God ( Mengembangkan Persahabatanmu dengan Tuhan ) Dengan orang jujur Ia bergaul erat. (AMSAL 3:22) Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. (YAKOBUS 4:8)
  • 16. Aku harus memilih untuk jujur kepada TUHAN. TUHAN tidak mengharapkan kamu sempurna, tapi Ia menghendaki kejujuran penuh. Dalam Alkitab, sahabat-sahabat TUHAN jujur tentang perasaanperasaan mereka, seringkali mengeluh, menduga-duga, menuduh, dan membantah Pencipta mereka. Namun, TUHAN tidak tampak terganggu oleh keterus-terangan itu; malah Ia mendorongnya. TUHAN mendengarkan dengan sabar banyak tuduhan Daud bahwa Ia tidak adil, mengkhianati, dan menelantarkan. TUHAN tidak membunuh Yeremia ketika ia menuduh TUHAN menjebaknya. Ayub diijinkan mengeluarkan kepahitannya selama penderitaannya, dan pada akhirnya, TUHAN membelanya oleh karena kejujurannya. Untuk menjadi sahabat TUHAN, kamu harus jujur kepada TUHAN, membagi perasaanmu yang sesungguhnya, bukan apa yang kamu pikir seharusnya kamu rasakan atau katakan. Kepahitan adalah penghalang terbesar bagi persahabatan dengan TUHAN: Untuk apa aku mau menjadi sahabat TUHAN jika Ia mengijinkan ini [terjadi]? Sadarilah bahwa TUHAN selalu bertindak bagi kebaikanmu, bahkan ketika itu menyakitkan dan kamu tidak memahaminya. Melepaskan kemarahanmu dan mengungkapkan perasaanmu adalah langkah pertama menuju kesembuhan. Untuk membimbing kita dalam kejujuran yang blak-blakan, TUHAN memberi kita kitab Mazmur - manual penyembahan, penuh dengan amarah, kehilangan kendali, keraguan, ketakutan, kepahitan, dan kerinduan-kerinduan mendalam digabungkan dengan ucapan syukur, pujian, dan pernyataan -pernyataan iman. TUHAN menginginkanmu menyembah-Nya - tanpa menahan apapun dari apa yang kamu rasakan. Aku harus memilih untuk menaati TUHAN dalam iman. Kita adalah sahabat-sahabat TUHAN, tapi kita bukanlah kesetaraan-Nya. Ia adalah pemimpin kita yang mengasihi, dan kita mengikuti-Nya. Kita menaati TUHAN, bukan karena kewajiban atau ketakutan atau paksaan, tapi karena kita mengasihi-Nya dan percaya bahwa Ia tahu apa yang terbaik bagi kita. Kita mau mengikut Kristus oleh karena rasa syukur atas semua yang telah dilakukan-Nya bagi kita, dan semakin dekat kita mengikut-Nya, semakin dalam persahabatan kita. Karena kita telah diampuni dan dibebaskan, kita taat oleh kasih - dan ketaatan kita membawa sukacita yang besar! Persahabatan sejati tidak pasif; ia bertindak. Ketika Yesus meminta kita untuk mengasihi orang lain, menolong yang membutuhkan, membagi sumber daya kita, menjaga hidup kita kudus, memberi pengampunan, dan membawa orang lain kepada-Nya, kasih memotivasi kita untuk taat segera. Kita sering ditantang untuk melakukan "perkara-perkara besar" bagi TUHAN. Sebenarnya, TUHAN lebih senang ketika kita melakukan perkara-perkara kecil bagi-Nya oleh ketaatan dalam kasih. Hal itu mungkin tidak diperhatikan orang lain, tapi TUHAN memperhatikannya dan menganggapnya sebagai tindakan penyembahan. Bahkan melalui tindakan-tindakan sederhana seperti mengatakan kebenaran, bersikap baik, dan menguatkan orang lain, kita membuat TUHAN tersenyum. TUHAN menyimpan sebagai suatu yang sangat berharga tindakan-tindakan ketaatan yang sederhana lebih dari doa-doa, pujian, atau persembahan kita. Aku harus memilih untuk menghargai apa yang TUHAN hargai. Semakin kamu menjadi sahabat TUHAN, semakin kamu akan peduli tentang hal-hal yang dipedulikan-Nya, berduka oleh hal-hal yang membuat-Nya berduka, dan bersukacita oleh hal-hal yang menyenangkan-Nya.
  • 17. Apa yang paling dipedulikan TUHAN? Penebusan umat-Nya. Untuk menjadi sahabat TUHAN, kamu harus peduli tentang semua orang di sekitarmu yang dipedulikan TUHAN. Sahabat-sahabat TUHAN menceritakan TUHAN kepada teman-teman mereka. Aku harus menginginkan persahabatan dengan TUHAN lebih dari segala sesuatu. Kerinduan Yakub akan berkat TUHAN dalam hidupnya begitu mendalah sehingga ia bergumul dengan TUHAN semalaman, berkata, "Aku tidak akan membiarkan Engkau pergi, jika Engkau tidak memberkati aku." Bagian paling menakjubkan dari cerita itu adalah bahwa TUHAN, yang maha kuasa, mengijinkan Yakub menang! TUHAN tidak tersinggung ketika kita "bergumul" dengan-Nya, karena pergumulan membutuhkan kontak pribadi dan mendekatkan kita kepada-Nya! Persahabatan yang akrab dengan TUHAN adalah sebuah pilihan, bukan kebetulan. Kamu harus dengan sengaja mencarinya. Kamu mungkin pernah sangat bersemangat terhadap TUHAN di masa lalu tapi kehilangan kerinduan itu. Itulah masalah orang-orang Kristen di Efesus - mereka telah meninggalkan cinta pertama mereka. Mereka melakukan semua hal yang benar, tapi oleh kewajiban, bukan kasih. Jika kamu tengah mengalami pergeseran-pergeseran secara spiritual, jangan terkejut ketika TUHAN mengijinkan penderitaan dalam hidupmu. Penderitaan adalah bahan bakar kerinduan - ia memberi kita tenaga dengan intensitas untuk mengubah yang dalam keadaan normal tidak kita miliki. Masalah-masalahmu bukanlah hukuman; [masalah-masalah] itu adalah panggilan bangun dari TUHAN yang mengasihi. Ada suatu cara yang mudah untuk membangkitkan lagi kerinduanmu kepada TUHAN: mulailah meminta TUHAN untuk memberikannya kepadamu, dan terus minta sampai kamu mendapatkannya. Doakan ini sepanjang harimu: "Yesus terkasih, lebih dari segala sesuatu, aku mau mengenalmu secara akrab." HUBUNGANMU YANG PALING PENTING Tidak ada - mutlak tidak ada - yang lebih penting daripada membangun sebuah persahabatan dengan TUHAN. Itu adalah sebuah hubungan yang berlanjut selama-lamanya. Apakah kamu telah kehilangan hal terpenting dalam hidup? Kamu bisa melakukan sesuatu untuk itu mulai sekarang. Ingat, itu pilihanmu. Kamu dekat kepada TUHAN sedekat yang kamu pilih. HARI ke- 13 Worship That Pleases God ( Penyembahan yang Menyenangkan Tuhan ) Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. (MARKUS 12:30 ) TUHAN menghendaki Anda Seutuhnya. Ia meminta segenap hatimu, segenap jiwamu, segenap akal budimu, dan segenap kekuatanmu. Ia menginginkan kesetiaanmu sepenuhnya, bukan potongan-potongan kecil hidupmu. Seorang perempuan Samaria pernah mencoba membantah Yesus tentang waktu, tempat, dan cara terbaik untuk penyembahan. Yesus menanggapi bahwa perkara-perkara eksternal ini tidak relevan. Di mana kamu menyembah tidak sepenting mengapa kamu menyembah dan seberapa banyak dari dirimu kamu persembahkan kepada TUHAN ketika kamu menyembah. Jenis ibadah yang
  • 18. menyenangkan TUHAN memiliki empat karakteristik: TUHAN senang ketika ibadah kita akurat. Ibadah harus berdasarkan kebenaran Kitab Suci, bukan pendapat-pendapat kita tentang TUHAN. Yesus berkata kepada perempuan Samaria tersebut, "..penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran;sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian." "Menyembah dalam kebenaran" berarti menyembah TUHAN sebagaimana sesungguhnya Ia diungkapkan dalam Alkitab. TUHAN senang ketika ibadah kita otentik. Penyembahan adalah rohmu merespon Roh TUHAN. Ketika Yesus berkata, "Kasihilah TUHAN TUHAN-mu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu", Ia memaksudkan bahwa penyembahan harus murni dan dari hati. Pujian tanpa hati bukan pujian sama sekali! Itu tidah berharga, sebuah penghinaan kepada TUHAN. TUHAN memberimu emosi agar kamu dapat menyembah-Nya dengan perasaan mendalam - tapi emosi-emosi itu harus murni, tidak palsu. TUHAN membenci kemunafikan. Ia menghendaki kasihmu yang jujur, murni. Ibadah yang menyenangkan TUHAN emosional secara mendalam dan doktrinal secara mendalam. Kita menggunakan baik hati maupun otak kita. Pengalih terbesar dalam penyembahan adalah dirimu sendiri - kepentinganmu dan kecemasanmu akan apa yang orang lain pikirkan tentang kamu. Cara menyembah yang terbaik adalah yang paling otentik menampilkan kasihmu kepada TUHAN, berdasarkan latar belakang dan kepribadian yang diberikan TUHAN kepadamu. Gary Thomas mengenali sembilan cara orang mendekati TUHAN: • Naturalis paling terinspirasi untuk mengasihi TUHAN di alam terbuka, dengan setting alami. • Sensatis mengasihi TUHAN dengan indera mereka dan menghargai pelayanan-pelayanan penyembahan yang indah yang melibatkan penglihatan, rasa, bau, dan sentuhan, bukan hanya telinga mereka. • Tradisionalis mendekat kepada TUHAN melalui ritual-ritual, liturgi, lambang- lambang, dan struktur yang tidak berubah. • Asetik memilih mengasihi TUHAN dalam kesunyian dan kesederhanaan. • Aktivis mengasihi TUHAN dengan menantang kejahatan, melawan ketidak-adilan, dan bekerja untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. • Pemeduli mengasihi TUHAN dengan mengasihi orang lain dan memenuhi kebutuhan mereka. • Antusiastis mengasihi TUHAN melalui perayaan. • Kontemplatifis mengasihi TUHAN melalui pemujaan. • Intelektual mengasihi TUHAN dengan mempelajari dengan otak mereka. Kamu tidak memuliakan TUHAN dengan menjadi orang yang tidak pernah dimaksudkan TUHAN bagimu. TUHAN ingin kamu menjadi dirimu sendiri. TUHAN senang ketika penyembahan kita penuh perhatian. Perintah Yesus untuk "mengasihi TUHAN dengan segenap akal budimu" diulang empat kali dalam Perjanjian Baru. TUHAN tidak senang dengan nyanyian himne yang tanpa berpikir, doa klise yang mekanis, atau seruan "Puji TUHAN" yang asal-asalan, karena kita tidak dapat memikirkan hal lain untuk dikatakan saat itu. Jika penyembahan tanpa akal budi, ia tidak bermakna.
  • 19. TUHAN senang ketika penyembahan kita praktis. Alkitab berkata, "...mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada TUHAN: itu adalah ibadahmu yang sejati." Mengapa TUHAN menghendaki tubuhmu? Mengapa Ia tidak berkata,"Persembahkan rohmu"? Karena tanpa tubuhmu kamu tidak dapat melakukan apa-apa di planet ini. TUHAN menginginkan kamu menjadi persembahan yang hidup. Ia ingin kamu hidup bagi-Nya! TUHAN senang dengan persembahan penyembahan yang berbeda-beda: ucapan syukur, pujian, kerendahan hati, pertobatan, persembahan uang, doa, pelayanan kepada orang lain, dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Yang harus dibayar untuk penyembahan adalah pemusatan pada diri kita sendiri. Kamu tidak bisa meninggikan TUHAN dan dirimu sendiri pada saat yang bersamaan. Ketika Yesus berkata, "Kasihilah TUHAN TUHAN-mu dengan segenap kekuatanmu," Ia menunjukkan bahwa penyembahan membutuhkan usaha dan tenaga. [Penyembahan] tidak selalu nyaman, dan kadangkala penyembahan adalah sebuah tindakan berani dari kemauan - sebuah pengorbanan sukarela. Ketika kamu memuji TUHAN bahkan ketika kamu sedang tidak ingin, ketika kamu bangun dari tempat tidur untuk menyembah waktu kamu letih, atau ketika kamu menolong orang lain ketika kamu kehabisan tenaga, kamu mempersembahkan sebuah korban penyembahan kepada TUHAN. Itu menyenangkan TUHAN! Matt Redman, seorang pemimpin penyembahan di Inggris, telah menulis sebuah lagu klasik "Hati Penyembahan": Aku akan membawakan-Mu lebih dari sebuah lagu, karena lagu itu sendiri bukanlah yang Engkau minta. Engkau menyelidiki jauh lebih di dalam daripada bagaimana hal-hal tampak Engkau melihat ke dalam hatiku. Jantung masalahnya adalah tentang hati. HARI ke- 14 When God Seems Distant ( Ketika Tuhan Terasa Jauh ) Tuhan menyembunyikan Diri- Nya Dari Umat-Nya, Tetapi aku percaya kepada- Nya dan menaruh pengharapan di dalam Dia. (YESAYA 8:17 (TEV)) TUHAN benar- benar ada, apapun yang Anda rasakan. Mudah untuk menyembah TUHAN ketika segalanya berjalan dengan baik dalam hidupmu. Tingkat terdalam dari penyembahan adalah memuji TUHAN meskipun menderita, mengucap syukur kepada TUHAN dalam pencobaan, percaya kepada-Nya ketika dicobai, berserah sementara menderita, dan mengasihi-Nya ketika Ia tampak jauh. Persahabatan sering diuji oleh perpisahan dan kesunyian; kamu terpisah oleh jarak fisik atau kamu tidak bisa bicara. Phillip Yancey dengan bijaksana menulis,"Hubungan apapun melibatkan waktu kedekatan dan waktu berjauhan, dan dalam suatu hubungan dengan TUHAN, betapapun
  • 20. akrabnya, pendulumnya akan berayun dari satu sisi ke sisi yang lain." Saat itulah penyembahan menjadi sulit. Untuk mendewasakan persahabatanmu, TUHAN akan mengujinya dengan periode-periode perpisahan seolah-olah - saat-saat ketika rasanya Ia telah menelantarkan atau melupakanmu. Daud sering mengeluhkan ketidakhadiran TUHAN. Tentu TUHAN tidak benar-benar meninggalkan Daud, dan Ia tidak meninggalkanmu. Ia telah berjanji berulang kali, "Aku tidak akan pernah meninggalkanmu atau menelantarkanmu." Tapi TUHAN tidak menjanjikan "kamu akan selalu merasakan kehadiranku". Kenyataannya, TUHAN mengakui bahwa kadang-kadang Ia menyembunyikan wajahnya dari kita. Hal itu menyakitkan dan mendukakan, tapi mutlak vital bagi perkembangan imanmu. Ketika TUHAN tampak jauh, kamu mungkin merasa bahwa Ia marah padamu atau menghukummu oleh karena suatu dosa. Memang dosa memutuskan hubungan persekutuan yang akrab antara kita dan TUHAN. Tapi seringkali perasaan terlantar atau terasing dari TUHAN ini tidak ada hubungannya dengan dosa. Hal itu adalah sebuah ujian iman - satu [ujian] yang kita semua harus hadapi: Akankah kamu terus mengasihi, percaya, taat, dan menyembah TUHAN, bahkan ketika kamu tidak merasakan kehadiran-Nya atau bukti kasat mata bagi pekerjaan-Nya dalam hidupmu? Kesalahan umum yang dibuat orang-orang Kristen dalam penyembahan dewasa ini adalah mencari sebuah pengalaman bukannya mencari TUHAN. Ketika kamu adalah bayi Kristen, TUHAN memberimu banyak emosi-emosi menguatkan dan sering menjawab doa-doa paling kekanak-kanakan dan egois - agar kamu tahu Ia ada. Tapi ketika kamu bertumbuh dalam iman, Ia akan menyapihmu dari ketergantungan-ketergantungan ini. Situasi-situasi yang paling akan menekan imanmu adalah saat-saat ketika hidup berantakan dan TUHAN tidak dapat ditemukan. Ini terjadi pada Ayub. Dalam satu hari ia kehilangan segalanya - keluarganya, bisnisnya, kesehatannya, dan segala harta miliknya. Yang paling melemahkan - dalam tiga puluh tujuh pasal, TUHAN tidak berkata apa-apa! Bagaimana kamu menyembah TUHAN ketika kamu tidak mengerti apa yang sedang terjadi dalam hidupmu dan TUHAN diam? Bagaimana kamu tetap terhubung dalam sebuah krisis tanpa komunikasi? Bagaimana kamu tetap memandang Yesus ketika matamu penuh airmata? Kamu lakukan apa yang Ayub lakukan: "Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" Katakan kepada TUHAN tepat bagaimana yang kamu rasakan. Curahkan isi hatimu kepada TUHAN. TUHAN dapat mengatasi keraguan, kemarahan, ketakutan, duka, kebingungan, dan pertanyaan-pertanyaanmu. Tahukah kamu bahwa mengakui keputus-asaanmu kepada TUHAN dapat menjadi sebuah pernyataan iman? Fokus pada siapa TUHAN - kodrat-Nya yang tidak berubah. Terlepas dari keadaan dan bagaimana perasaanmu, bergantunglah pada karakter TUHAN yang tidak berubah. Ingatkan dirimu pada apa yang kamu ketahui benar selama-lamanya tentang TUHAN: Ia baik, Ia mengasihiku, Ia bersertaku, Ia tahu apa yang kualami, Ia peduli, dan Ia punya sebuah rencana yang baik bagi hidupku.
  • 21. Percaya TUHAN memegang janji-janji-Nya. Dalam waktu kekeringan rohani kamu harus dengan sabar mengandalkan janji-janji TUHAN, bukan emosi-emosimu, dan sadarlah bahwa Ia sedang membawamu ke suatu tingkat kedewasaan yang lebih dalam. Sebuah persahabatan yang berdasarkan emosi sesungguhnya adalah dangkal. Ingat apa yang TUHAN telah lakukan bagimu. Anak TUHAN mati bagimu! Ini adalah alasan terbesar bagi penyembahan. Yesus memberikan segalanya agar kamu bisa memiliki segalanya. Itu saja sudah layak bagi ucapan syukur dan pujianmu terus-menerus. Jangan pernah lagi mencari-cari apa yang kamu harus syukuri. PURPOSE ( TUJUAN ) #2 YOU WERE FORMED FOR GOD'S FAMILY ( ANDA DIBENTUK UNTUK MENJADI KELUARGA ALLAH ) Akulah pokok anggur dan kamulah ranting- rantingnya. (YOHANES 15:5) Demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus ; tetapi kita masing- masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. (ROMA 12:5)
  • 22. HARI ke- 15 You Were Formed for God's Family cx( Anda dibentuk untuk menjadi keluarga Allah ) Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah ---- yang bagi- Nya dan oleh- Nya segala sesuatu dijadikan--,yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan. (IBRANI 2:10) Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak- anak Allah, dan memang kita adalah anak- anak Allah. (YOHANES 3:1 ) Kamu dibentuk bagi keluarga TUHAN. TUHAN menghendaki sebuah keluarga, dan Ia menciptakanmu untuk menjadi bagian darinya. Inilah maksud-tujuan TUHAN yang kedua bagi hidupmu, yang direncanakan-Nya sebelum kamu dilahirkan. Karena TUHAN adalah kasih, Ia menganggap sangat berharga suatu hubungan. Kodrat-Nya sendiri adalah relasional, dan Ia mengidentifikasi diri dalam istilah- istilah keluarga: Bapa, Anak, dan Roh. Tritunggal adalah hubungan TUHAN kepada diri-Nya sendiri. [Tritunggal] adalah pola sempurna bagi keselarasan relasional. KEUNTUNGAN-KEUNTUNGAN BERADA DALAM KELUARGA TUHAN Begitu kamu secara rohani dilahirkan ke dalam keluarga TUHAN, kamu diberikan beberapa kado ulang tahun yang menakjubkan: nama keluarga, keserupaan keluarga, hak-hak istimewa keluarga, akses intim keluarga, dan warisan keluarga. Alkitab berkata, "..jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris oleh TUHAN." Sebagai anak-anak TUHAN kita mendapatkan bagian dari harta karun keluarga. Apa yang termasuk harta warisan itu? Pertama, kita akan bersama-sama TUHAN selamanya. Kedua, kita akan diubahkan sepenuhnya menjadi seperti Kristus. Ketiga, kita akan dibebaskan dari segala kesakitan, kematian, dan penderitaan. Keempat, kita akan diberi penghargaan dan ditugasi posisi pelayanan. Kelima, kita akan mendapat bagian dari kemuliaan Kristus. Alkitab berkata, "..untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu." Ini berarti bahwa warisan kekalmu tidak ternilai, murni, tetap, dan terlindungi. Itulah yang harus kamu nanti-nantikan dan usahakan. BAPTISAN: IDENTIFIKASI DENGAN KELUARGA TUHAN Baptisan bukanlah sebuah ritual opsional, yang bisa ditunda-tunda atau diundur. [Baptisan] itu menegaskan masuknya kamu dalam keluarga TUHAN. [Baptisan] itu secara terbuka mengumumkan kepada dunia,"Aku tidak malu menjadi bagian dari keluarga TUHAN." Mengapa baptisan begitu penting? Karena ia melambangkan maksud-tujuan kedua TUHAN bagi hidupmu: berpartisipasi dalam persekutuan keluarga kekal TUHAN. Pembaptisanmu mendeklarasikan imanmu, berbagi penguburan dan kebangkitan Kristus, melambangkan kematianmu dari hidupmu yang lama, dan mengumumkan hidup barumu dalam
  • 23. Kristus. [Pembaptisanmu] juga merupakan perayaan masuknya kamu ke dalam keluarga TUHAN. Baptisan tidak menjadikanmu anggota keluarga TUHAN; hanya iman dalam Kristus yang melakukannya. Baptisan menunjukkan bahwa kamu bagian dari keluarga TUHAN. HAK ISTIMEWA TERBESAR DALAM HIDUP Alkitab berkata, "Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara." Resapilah kebenaran yang ajaib itu. Kamu adalah bagian dari keluarga TUHAN, dan karena Yesus menguduskan kamu, TUHAN bangga karenamu! Dimasukkan dalam keluarga TUHAN adalah penghormatan tertinggi dan hak istimewa terbesar yang pernah kamu terima. Tidak ada yang mendekati. Kapan saja kamu merasa tidak penting, tidak dikasihi, atau tidak aman, ingatlah kamu termasuk di mana. HARI ke- 16 What Matters Most ( Hal yang paling Penting ) Tidak peduli apa pun yang aku katakan, yang aku percaya, dan yang aku lakukan, tanpa kasih tidak ada artinya. (1 KORINTUS 13:38 (MSG)) Kasih berarti hidup dengan cara yang Tuhan perintahkan kepada kita. Seperti telah engkau dengar sejak awal, perintah- Nya adalah ini: Jalanilah kehidupan yang penuh kasih. (2 YOHANES 1:6 (NCY))
  • 24. Hidup adalah tentang kasih. Karena TUHAN adalah kasih, pelajaran paling penting yang Ia ingin kamu pelajari di bumi adalah bagaimana mengasihi. Belajar mengasihi dengan tidak egois bukanlah sebuah tugas gampang. Karena itulah kita diberikan seluruh masa hidup untuk mempelajarinya. Tentu TUHAN ingin kita mengasihi semua orang, tapi Ia secara khusus memperhatikan bagaimana kita belajar mengasihi orang lain dalam keluarga-Nya. Mengapa mereka mendapatkan prioritas dalam kasih? Karena TUHAN ingin keluarga- Nya dikenal oleh kasihnya lebih dari segala hal yang lain. Yesus berkata bahwa kasih kita kepada satu sama lain - bukan kepercayaan-kepercayaan doktrinal kita - adalah kesaksian terbesar kita kepada dunia. Ia berkata, "Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi." Di surga kita akan menikmati keluarga TUHAN selama-lamanya, tapi terlebih dahulu kita punya suatu pekerjaan berat untuk dilakukan di bumi ini untuk mempersiapkan diri kita bagi kasih yang abadi. TUHAN melatih kita dengan memberi kita "tanggung jawab keluarga", dan yang paling utama dari [tanggung jawab] ini adalah mempraktekkan mengasihi satu sama lain. TUHAN ingin kamu berada dalam persekutuan yang teratur dan akrab dengan orang-orang percaya lain agar kamu dapat mengembangkan keterampilan mengasihi. Kasih tidak dapat dipelajari dalam isolasi. Kamu harus berada di sekitar orang-orang - yang menyebalkan, tidak sempurna, dan membuat frustrasi. Melalui persekutuan kita belajar tiga kebenaran yang penting. PEMANFAATAN HIDUP YANG TERBAIK ADALAH KASIH Kasih seharusnya menjadi prioritas teratasmu; tujuan utama, dan ambisi terbesarmu. Kasih bukan satu bagian baik dalam hidupmu; ia adalah bagian terpenting. Alkitab berkata, "Kejarlah kasih itu.." Hubungan harus memiliki prioritas dalam hidupmu di atas segala hal yang lain. Mengapa? Hidup tanpa kasih sesungguhnya tidak ada harganya. Paul menyatakan pokok hal ini, "Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku." Empat dari Sepuluh Perintah TUHAN berurusan dengan hubungan kita kepada TUHAN dan enam sisanya berurusan dengan hubungan kita dengan orang lain. Tapi ke-sepuluh-nya mengenai hubungan! Kemudian, Yesus meringkas apa yang paling berarti bagi TUHAN dalam dua pernyataan: kasihilah TUHAN dan kasihilah orang-orang. Ia berkata, "Kasihilah TUHAN TUHAN-mu dengan segenap hatimu....Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Setelah belajar mengasihi TUHAN (penyembahan), belajar mengasihi orang lain adalah maksud-tujuan kedua dari hidupmu. Kesibukan adalah musuh besar hubungan. Kita jadi disibukkan dengan mencari nafkah, mengerjakan pekerjaan kita, membayar tagihan, dan mencapai sasaran-sasaran seolah-olah tugas-tugas inilah titik pokok hidup. Padahal bukan. Pokok hidup adalah belajar mengasihi - TUHAN dan sesama. Hidup minus kasih sama dengan nol. Kasih akan ada selama-lamanya. Satu alasan lain TUHAN menyuruh kita menjadikan kasih prioritas utama kita adalah karena ia abadi: "Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih." Kasih meninggalkan suatu warisan. Bagaimana kamu memperlakukan orang lain, bukan kekayaanmu atau prestasimu, adalah dampak paling awet yang bisa kamu tinggalkan di bumi.
  • 25. Seperti kata Bunda Teresa,"Bukan apa yang kamu lakukan, tapi seberapa besar kasih yang kamu taruh di dalamnya yang berarti." Kasih adalah rahasia warisan yang bertahan. Ketika hidup di bumi akan berakhir, orang tidak mengelilingi diri mereka dengan benda-benda. Apa yang kita inginkan di sekeliling kita adalah orang - orang-orang yang kita kasihi dan mempunyai hubungan dengan kita. Pada saat-saat terakhir kita, kita semua menyadari bahwa hubungan adalah tentang apa hidup itu. Hikmat adalah mempelajari kebenaran itu lebih cepat dari yang lain. Jangan tunggu sampai kamu di tempat tidur kematianmu untuk mengetahui bahwa tidak ada hal yang lebih berarti [dari hubungan]. Kita akan dievaluasi berdasarkan kasih kita. Alasan berikutnya untuk menjadikan belajar mengasihi sasaran hidupmu adalah bahwa berdasarkan itulah kita akan dievaluasi di alam kekekalan. Satu cara TUHAN mengukur kedewasaan rohani adalah dengan mutu hubunganhubunganmu. Yesus berkata, "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku." Mengetahui hal ini, kusarankan bahwa ketika kamu bangun setiap pagi, kamu berlutut di sisi tempat tidurmu, atau duduk di tepinya, dan berdoa begini:"TUHAN, entah aku menyelesaikan apapun hari ini, aku ingin memastikan bahwa aku memberi waktu mengasihi-Mu dan orang lain - karena itulah makna hidup. Aku tidak mau membuang percuma hari ini." UNGKAPAN KASIH YANG TERBAIK ADALAH WAKTU Pentingnya perkara dapat diukur dari berapa banyak waktu yang kita mau investasikan pada [perkara tersebut]. Waktu adalah karunia paling berharga karena kamu hanya memiliki suatu porsi darinya. Kamu bisa menghasilkan lebih banyak uang, tapi kamu tidak dapat menghasilkan lebih banyak waktu. Ketika kamu memberi seseorang waktumu, kamu memberi mereka suatu bagian dari hidupmu yang tidak akan pernah kamu dapatkan lagi. Waktumu adalah hidupmu. Itulah mengapa hadiah terbesar yang dapat kamu berikan kepada seseorang adalah waktumu. Esensi kasih bukanlah apa yang kita pikirkan atau lakukan atau sediakan bagi orang lain, tapi seberapa besar kita berikan diri kita. Pria, khususnya, sering tidak memahami hal ini. Banyak yang telah berkata, "Aku tidak mengerti istri dan anak-anakku. Aku sediakan semua yang mereka butuhkan. Apa lagi yang mereka inginkan?" Mereka menginginkan kamu! Matamu, telingamu, waktumu, perhatianmu, kehadiranmu, fokusmu - waktumu. Tidak ada yang dapat menggantikan itu. Kado kasih yang paling diinginkan bukanlah permata atau mawar atau coklat. [Kado] itu adalah perhatian yang fokus. Kasih berkonsentrasi secara begitu mendalam pada orang lain sehingga kamu melupakan dirimu sendiri pada saat itu. Kapan saja kamu memberi waktumu, kamu membuat sebuah pengorbanan, dan pengorbanan adalah esensi kasih. Kamu dapat memberi tanpa mengasihi, tapi kamu tidak dapat mengasihi tanpa memberi: "..Karena begitu besar kasih TUHAN akan dunia ini sehingga Ia memberikan..." Kasih berarti menyerahkan - menyerahkan kesukaan-kesukaanku, kenyamananku, sasaran-sasaranku, keamananku, uangku, tenagaku, atau waktuku bagi kepentingan orang lain. WAKTU TERBAIK UNTUK MENGASIHI ADALAH SEKARANG Mengapa sekarang adalah waktu terbaik untuk mengungkapkan kasih? Karena kamu tidak tahu berapa lama kamu akan mempunyai kesempatan itu. Keadaan berubah. Orang mati. Anak-anak
  • 26. tumbuh dewasa. Kamu tidak memiliki jaminan akan hari esok. Jika mau ingin mengungkapkan kasih, kamu sebaiknya melakukannya sekarang. Pemanfaatan hidup terbaik adalah kasih. Ungkapan kasih terbaik adalah waktu. Waktu terbaik untuk mengasihi adalah sekarang. HARI ke- 17 A Place to Belong ( Menjadi Anggota Tubuh Kristus / Suatu Tempat Bernaung / Tempat Untuk Menjadi Anggota ) Kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang- orang kudus dan anggota- anggota keluarga Allah. (EFESUS 2:198 (LB)) Engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup ,tiang penopang dan dasar kebenaran. (1 TIMOTIUS 3:15B (GWT)) Kamu dipanggil untuk menjadi bagian [dari sesuatu], bukan hanya percaya. Kita diciptakan bagi komunitas, diukir bagi persekutuan, dan dibentuk bagi sebuah keluarga, dan tidak satupun dari kita dapat memenuhi maksud-tujuan dan rencana TUHAN sendirian. Sementara hubunganmu dengan Kristus adalah pribadi, TUHAN tidak pernah memaksudkannya menjadi privasi. Dalam keluarga TUHAN kamu dihubungkan ke setiap orang percaya lain, dan kita akan menjadi bagian dari satu sama lain selama-lamanya. Mengikut Kristus termaksud menjadi bagian [dari sesuatu], bukan hanya mempercayai. Kita adalah anggota-anggota tubuh-Nya - yaitu gereja. C.S. Lewis mencatat bahwa kata membership (keanggotaan) berakar dari Kekristenan, tapi dunia telah mengosongkannya dari makna aslinya. Bagi Paulus, menjadi "anggota" gereja berarti menjadi sebuah organ vital dari sebuah tubuh, sebuah bagian dari Tubuh Kristus yang sangat penting dan saling terhubung. Gereja adalah sebuah tubuh, bukan bangunan; sebuah organisme, bukan organisasi. Agar organ-organ tubuhmu memenuhi maksud-tujuannya, mereka harus dihubungkan ke tubuhmu. Hal yang sama terjadi bagimu sebagai bagian dari Tubuh Kristus. Kamu diciptakan bagi sebuah peran spesifik, tapi kamu akan kehilangan maksud-tujuan kedua hidupmu jika kamu tidak termasuk dalam sebuah gereja lokal yang hidup. Kamu menemukan peranmu dalam hidup melalui hubunganmu dengan orang lain. Alkitab berkata,"Sebab sama seperti pada satu tubuh kita memiliki banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain." Terputus dan terpisah dari nyawa sebuah tubuh lokal, kehidupan rohanimu akan layu dan akhirnya berakhir. Inilah mengapa gejala pertama kemerosotan rohani biasanya adalah kehadiran yang tidak konsisten pada kebaktian-kebaktian penyembahan dan persekutuan-persekutuan lainnya. Kapan saja kita menjadi ceroboh dalam hal persekutuan, segala hal yang lain mulai merosot juga.
  • 27. Gereja adalah agenda TUHAN bagi dunia. Gereja tidak dapat dihancurkan dan akan terus ada selama-lamanya. Ia akan hidup lebih lama dari alam semesta ini, dan demikian juga halnya dengan peranmu di dalamnya. Orang yang berkata,"Aku tidak butuh gereja," adalah entah arogan atau bodoh. Gereja begitu signifikan sehingga Yesus mati di atas kayu salib baginya. "..Kristus mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya." Aku tidak dapat membayangkan berkata kepada Yesus, "Aku mengasihimu, tapi aku tidak suka istrimu." Atau "Aku menerimamu, tapi aku menolak tubuhmu." Tapi kita melakukannya kapan saja kita menjauhkan atau merendahkan atau mengeluh tentang gereja. Sebaliknya, TUHAN memerintahkan kita mengasihi gereja sebagaimana Yesus [mengasihi gereja]. Alkitab berkata,"..kasihilah saudara-saudaramu.." Yang menyedihkan, banyak orang Kristen memanfaatkan gereja tapi tidak mengasihinya. PERSEKUTUAN LOKALMU Kecuali bagi beberapa pengecualian penting yang mengacu kepada semua orang percaya sepanjang sejarah, hampir setiap kali kata gereja digunakan dalam Alkitab, ia mengacu kepada sebuah jemaatlokal yang terlihat. Alkitab berkata seorang Kristen tanpa sebuah rumah gereja adalah seperti sebuah organ tanpa sebuah tubuh, seekor domba tanpa kawanan, atau seorang anak tanpa keluarga. Budaya masa kini yang individualis mandiri telah menciptakan banyak yatim-piatu rohani - "bunny believers" (orang percaya seperti kelinci) yang melompat dari satu gereja ke gereja lain tanpa identitas, tanggung jawab, atau komitmen. Banyak yang percaya seseorang dapat menjadi seorang "kristen yang baik" tanpa bergabung dengan (atau bahkan menghadiri) sebuah gereja lokal, tapi TUHAN sangat tidak setuju. MENGAPA KAMU MEMBUTUHKAN SEBUAH KELUARGA GEREJA Sebuah keluarga gereja mengidentifikasimu sebagai seorang percaya yang murni. Kamu bukanlah Tubuh Kristus sendirian. Kamu membutuhkan orang lain untuk mengungkapkan itu. Bersama-sama, tidak terpisah, kita adalah Tubuh-Nya. Sebuah keluarga gereja mengeluarkanmu dari isolasi egoisme. Gereja lokal adalah kelas untuk mempelajari bagaimana bergaul dengan baik dalam keluarga TUHAN. ia adalah sebuah lab bagi praktek kasih yang tidak mementingkan diri sendiri dan simpatik. Sebagai seorang anggota yang berpartisipasi kamu belajar untuk mempedulikan orang lain dan berbagi pengalaman dengan orang lain: "..jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersuka cita." Hanya dalam kontak rutin dengan orang-orang percaya biasa dan tidak sempurna kita dapat mempelajari persekutuan yang sesungguhnya dan mengalami kebenaran Perjanjian Baru yaitu terhubungkan dan bersandar pada satu sama lain. Persekutuan alkitabiah adalah berkomitmen terhadap satu sama lain seperti kepada Yesus Kristus. TUHAN mengharapkan kita memberi hidup kita bagi satu sama lain. Banyak orang Kristen yang mengetahui Yohanes 3:16 tidak menyadari 1 Yohanes 3:16: "...Ia telah menyerahkan nyawa-Nya bagi kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita bagi saudara-saudara kita." Inilah jenis kasih pengorbanan yang TUHAN harapkan kamu tunjukkan kepada orang percaya yang lain - suatu kemauan untuk mengasihi mereka dalam cara yang sama dengan [cara] Yesus mengasihi kamu.
  • 28. Sebuah keluarga gereja menolongmu mengembangkan otot rohani. Kamu tidak akan pernah bertumbuh dewasa hanya dengan menghadiri kebaktian penyembahan dan menjadi penonton yang pasif. Hanya partisipasi dalam kehidupan penuh sebuah gereja lokal yang membangun otot rohani. Kita diperintahkan untuk saling mengasihi, saling mendoakan, saling menguatkan, saling menegur, saling menyapa, saling melayani, saling mengajar, menerima satu sama lain, saling menghormati, menanggung beban satu sama lain, saling mengampuni, saling mementingkan satu sama lain, setia satu sama lain, dan banyak lagi tugas-tugas serupa. Inilah keanggotaan alkitabiah! Inilah "tanggung jawab keluarga"-mu yang TUHAN harapkan kamu penuhi melalui sebuah persekutuan lokal. Kita membutuhkan lebih dari Alkitab agar bertumbuh; kita membutuhkan orang percaya yang lain. Kita bertumbuh lebih cepat dan lebih kuat dengan saling belajar terhadap satu sama lain dan bertanggung jawab terhadap satu sama lain. Ketika yang lain berbagi apa yang TUHAN ajarkan kepada mereka, aku belajar dan bertumbuh juga. Tubuh Kristus membutuhkan kamu. TUHAN mempunyai sebuah peran unik bagimu untuk kamu jalankan dalam keluarga-Nya. Inilah yang disebut "pelayanan"-mu dan TUHAN telah memberimu karunia bagi tugas ini. Persekutuan lokalmu adalah tempat yang TUHAN rancang bagimu untuk menemukan, mengembangkan, dan menggunakan karunia-karuniamu. Kamu mungkin juga mempunyai pelayanan yang lebih luas, tapi itu adalah tambahan bagi pelayananmu di sebuah tubuh lokal. Kamu akan berbagi dalam misi Kristus di dunia. Ketika Yesus berjalan di bumi, TUHAN bekerja melalui tubuh fisik Kristus; sekarang Ia menggunakan tubuh rohani-Nya. Gereja adalah alat TUHAN di bumi. Sebagai anggota-anggota tubuh Kristus, kita adalah tangan-Nya, kaki- Nya, mata-Nya, dan hati-Nya. Ia bekerja melalui kita di dunia. Sebuah keluarga gereja akan menahanmu agar tidak tergelincir. Tidak satupun dari kita kebal godaan. Pada situasi yang tepat, kamu dan aku bisa berbuat dosa. TUHAN mengetahui hal ini, jadi Ia telah menugasi kita sebagai pribadi tanggung jawab untuk menjaga satu sama lain agar tetap di jalur [yang benar]. Alkitab berkata, "Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan "hari ini", supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa." Kita masing-masing dipanggil dan diperintahkan untuk terlibat dalam hidup orang lain. Jika kamu tahu ada orang yang sedang goyah secara rohani sekarang, adalah tanggung jawabmu untuk mengejar mereka dan membawa mereka kembali ke dalam persekutuan. Yakobus berkata,"Saudara-saudaraku, jika ada di antara kamu yang menyimpang dari kebenaran dan ada seorang yang membuat dia berbalik, ." Sebuah keuntungan dari gereja lokal adalah ia juga menyediakan perlindungan dari pemimpinpemimpin rohani. TUHAN memberi para gembala-pemimpin tanggung jawab untuk menjaga, melindungi, mempertahankan, dan merawat keadaan rohani kawanannya. Setan sangat menyukai orang-orang percaya yang terpisah, tercabut dari hidup Tubuh, terisolir dari keluarga TUHAN, dan tidak dipertanggungjawabkan oleh pemimpin rohani, karena ia tahu mereka tidak terlindungi dan tidak berdaya melawan taktiknya. SEMUANYA ADA DI GEREJA TUHAN menciptakan gereja untuk memenuhi lima kebutuhan terdalammu: sebuah maksud-tujuan untuk hidup, orang untuk hidup bersama, prinsip-prinsip hidup, profesi untuk dijalani, dan tenaga untuk bertahan hidup.
  • 29. Maksud-tujuan TUHAN bagi gereja-Nya identik dengan kelima maksud-tujuan-Nya bagimu. Penyembahan menolongmu fokus kepada TUHAN; persekutuan menolongmu menghadapi permasalahan hidup; pemuridan menolongmu mempertahankan imanmu; pelayanan menolongmu menemukan talentamu; penginjilan menolongmu memenuhi misimu. Tidak ada tempat lain di bumi seperti gereja! PILIHANMU Kamu dapat menghabiskan sepanjang hidupmu mencari gereja yang sempurna, tapi kamu tidak akan pernah menemukannya. Kamu dipanggil untuk mengasihi orang berdosa, sama seperti TUHAN lakukan. Kamu menjadi seorang Kristen dengan memberi dirimu kepada Kristus, tapi kamu menjadi seorang anggota gereja dengan memberi dirimu kepada sebuah kelompok orang percaya yang spesifik. Keputusan pertama membawa keselamatan; yang kedua membawa persekutuan. Pokok renungan: Aku dipanggil untuk menjadi bagian, tidak hanya percaya. HARI ke- 18 Experiencing Life Together ( Menjalani Kehidupan Bersama ) Kamu masing- masing adalah bagian dari Tubuh Kristus, dan kamu dipilih untuk hidup bersama dalam damai sejahtera. (KOLOSE 3:15 (CEV)) Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya apabila saudara- saudara diam bersama dengan rukun! (MAZMUR 133: 1) Hidup dimaksudkan untuk dibagi. TUHAN memaksudkan bagi kita untuk mengalami hidup bersama. Alkitab menyebut pengalaman yang dibagi ini persekutuan. Persekutuan sejati lebih dari sekedar muncul dalam kebaktian. [Persekutuan] adalah mengalami hidup bersama. Ia memasukkan kasih yang tidak mementingkan diri sendiri, berbagi dengan jujur, pelayanan praktis, pemberian pengorbanan, penguatan yang simpatik, dan semua perintah "saling satu sama lain" yang ditemukan dalam Perjanjian Baru. Ketika menyangkut persekutuan, ukuran penting: Lebih kecil lebih baik. Kamu dapat menyembah dengan kerumunan orang, tapi kamu tidak bisa bersekutu dengannya. Ketika sebuah kelompok menjadi lebih besar dari sepuluh orang, seseorang berhenti berpartisipasi - biasanya orang paling pendiam - dan sebagian kecil orang akan mendominasi kelompok tersebut. Yesus melayani dalam konteks sebuah kelompok kecil murid-murid. Ia bisa memilih lebih, tapi Ia tahu dua belas adalah ukuran maksimum yang dapat kamu punyai dalam sebuah kelompok kecil jika setiap orang harus dapat berpartisipasi.
  • 30. Tubuh Kristus, seperti tubuhmu sendiri, sesungguhnya adalah sekumpulan sel kecil. Hidup Tubuh Kristus, seperti tubuhmu, dikandung dalam sel-sel tersebut. Untuk alasan inilah, setiap orang Kristen perlu terlibat dalam sebuah kelompok kecil di dalam gereja mereka, entah sebuah kelompok persekutuan di rumah, sebuah kelas sekolah Minggu, atau Pendalaman Alkitab. Jika kamu menganggap gerejamu adalah sebuah kapal, maka kelompok-kelompok kecil itu adalah sekocisekoci yang terikat padanya. TUHAN telah membuat sebuah janji yang luar biasa tentang kelompok-kelompok kecil orang-orang percaya: "Sebab dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengahtengah mereka." Sayangnya, bahkan berada dalam sebuah kelompok kecil tidak menjamin kamu akan mengalami komunitas yang nyata. Apa perbedaan antara persekutuan sejati dan yang palsu? Dalam persekutuan yang sejati orang mengalami otentisitas. Persekutuan itu asli, dari hati ke hati, kadang-kadang mencurahkan isi hati, berbagi. Ia terjadi ketika orang bersikap jujur tentang siapa mereka dan apa yang sedang terjadi dalam hidup mereka. Bersikap otentik membutuhkan baik keberanian maupun kerendahan hati. Itu berarti menghadapi ketakutan kita akan diekspos, penolakan, dan dilukai lagi. Kita hanya bertumbuh dengan mengambil resiko, dan resiko yang paling sukar adalah bersikap jujur terhadap diri kita sendiri dan orang lain. Dalam persekutuan sejati orang mengalami mutualisme. Mutualisme adalah seni memberi dan menerima. Ia berarti saling bergantung. Mutualisme adalah jantung persekutuan: membangun hubungan yang timbal balik, berbagi tanggung jawab, dan saling menolong. Semua kita lebih konsisten dalam iman kita ketika orang lain berjalan bersama kita dan menguatkan kita. Alkitab memerintahkan tanggung jawab timbal balik, penguatan timbal balik, pelayanan timbal balik, dan penghormatan timbal balik. Lebih dari lima puluh kali dalam Perjanjian Baru kita diperintahkan untuk melakukan tugas-tugas berbeda bagi "satu sama lain" dan "masing-masing". Kamu tidak bertanggung jawab untuk semua orang dalam Tubuh Kristus, tapi kamu bertanggung jawab kepada mereka. TUHAN mengharapkan kamu melakukan apa saja yang kamu bisa untuk menolong mereka. Dalam persekutuan sejati orang mengalami simpati. Simpati bukanlah memberi nasihat atau menawarkan bantuan cepat; simpati adalah masuk dan berbagi penderitaan orang lain. Simpati berkata, "Aku mengerti apa yang sedang kamu alami, dan apa yang kamu rasakan tidaklah aneh atau gila." Simpati memenuhi dua kebutuhan manusia yang mendasar: kebutuhan untuk dimengerti dan kebutuhan untuk mendapatkan pengesahan bagi perasaanmu. Setiap kali kamu mengerti dan mengiakan perasaan seseorang, kamu membangun persekutuan. Ada tingkatan-tingkatan yang berbeda persekutuan, dan masing-masing tepat bagi waktu yang berbeda. Tingkatan paling sederhana persekutuan adalah persekutuan berbagi dan persekutuan mempelajari Firman TUHAN bersama-sama. Tingkatan yang lebih dalam adalah persekutuan melayani, seperti ketika kita melayani bersama-sama dalam perjalanan misi atau proyek amal. Tingkat yang paling dalam dan intens adalah persekutuan menderita, dimana kita saling memasuki penderitaan dan berduka dan saling menanggung beban. Adalah dalam waktu-waktu krisis yang berat, duka, dan keraguan kita paling saling membutuhkan.
  • 31. Kita membutuhkan sebuah kelompok kecil sahabat untuk memiliki iman dalam TUHAN bagi kita dan untuk menegakkan kita. Dalam persekutuan sejati orang mengalami belas kasihan. Persekutuan adalah sebuah tempat kasih karunia, dimana kesalahan tidak dikorek-korek tapi dihapuskan. Persekutuan terjadi ketika belas kasihan menang melawan keadilan. Kamu tidak bisa memiliki persekutuan tanpa pengampunan. TUHAN memperingatkan, "..ampunilah seorang terhadap yang lain apa bila seorang menaruh dendam terhadap yang lain.." karena kepahitan dan dendam selalu menghancurkan persekutuan. Karena kita adalah orang-orang yang tidak sempurna dan penuh dosa, kita tak terhindarkan saling melukai ketika bersama untuk waktu yang cukup lama. Kadangkala kita saling melukai dengan sengaja kadang tidak sengaja, tapi yang manapun, diperlukan sejumlah besar belas kasihan dan kasih karunia untuk menciptakan dan mempertahankan persekutuan. Belas kasihan TUHAN bagi kita dalah motivasi untuk menunjukkan belas kasihan bagi orang lain. Kapan saja kamu dilukai seseorang, kamu punya sebuah pilihan untuk diambil: Akankah aku menggunakan tenaga dan emosiku untuk dendam atau untuk pemecahan? Kamu tidak bisa melakukan keduanya. Banyak orang enggan menunjukkan belas kasihan karena mereka tidak mengerti perbedaan antara kepercayaan dan pengampunan. Pengampunan adalah melupakan masa lalu. Kepercayaan terkait dengan sikap di masa yang akan datang. Pengampunan harus segera, entah seseorang memintanya atau tidak. Kepercayaan harus dibangun bersama waktu. Kepercayaan membutuhkan sebuah track record. Jika seseorang melukaimu berulangkali, kamu diperintahkan TUHAN untuk langsung mengampuninya, tapi kamu tidak diharapkan untuk terus membiarkan mereka melukaimu. Mereka harus membuktikan mereka telah berubah bersama waktu. Tempat terbaik untuk memulihkan kepercayaan adalah di dalam konteks yang mendukung dari sebuah kelompok kecil yang menawarkan baik penguatan maupun tanggung jawab. HARI ke- 19 Cultivating Community ( Mengembangkan Komunitas ) Komunitas membutuhkan komitmen. Dibutuhkan kejujuran (harus terus terang) dan bisa menegur orang lain yang salah dengan roh lemah lembut dan penuh kesabaran. Selanjutnya,
  • 32. dibutuhkan kerendahan hati (karena keangkuhan menghalangi kasih karunia Allah dari hidup kita). Kerendahan hati bukanlah merendahkan diri, melainkan memikirkan orang lain lebih banyak. Mengembangkan komunitas membutuhkan penghormatan (menghormati perbedaan-perbedaan kita)-dan bersabar terhadap orang-orang yang membuat kita kesal (BEKK/ butuh ekstra kasih karunia)bahkan. Mengembangkan komunitas juga membutuhkan kerahasiaan-Tuhan membenci gosip!!! Yang terakhir dibutuhkan frekuensi dalam suatu komunitas. Pertanyaan diskusi: Bagaimana aku dapat membantu mengembangkan karakteristik sebuah komunitas sejati dalam kelompok kecilku dan gerejaku? Jawaban saya: dengan menjaga rahasia, tidak bergosip, sabar menghadap banyak orang yang terkadang BEKK.. HARI ke- 20 Restoring Broken Fellowship ( Memulihkan Persekutuan yang Retak ) Kemampuan kita bergaul dengan orang lain merupakan tanda bahwa kita dewasa rohani. Kita harus seia sekata dan jangan ada perpecahan sama sekali. Oleh karena itu, kita harus belajar menjadi seorang pendamai. Pendamaian itu bukan menghindari konflik dan bukan juga penenangan. Ada 7 langkah alkitabiah untuk memulihkan persekutuan, yaitu: Berbicara pada Tuhan sebelum berbicara kepada orang itu, selalu ambil inisiatif, bersimpatilah terhadap perasaan-perasaan mereka, akuilah bagian anda dalam konflik tersebut, serang masalahnya bukan orangnya, bekerjasamalah sebanyak mungkin, tekankan rekonsiliasi bukan resolusi. Pertanyaan diskusi: Dengan siapa aku perlu memulihkan sebuah persekutuan yang rusak hari ini? Jawaban saya: dengan teman-teman dan saudara saya. HARI ke- 21 Protecting Your Church ( Melindungi Gerejamu / Melindungi Gereja Anda ) Menjaga kesatuan gereja kita merupakan tugas kita. Banyak cara yang bisa kita lakukan, yaitu: focus pada apa kesamaan yang kita miliki, bukan perbedaan-perbedaan kita. Realistislah dalam harapan kita, pilihlah untuk menguatkan bukan mengkritik, tolak mendengarkan gossip, praktikkan metode Tuhan bagi penyelesaian konflik serta dukunglah pendeta dan pemimpin-pemimpin kita. Pertanyaan diskusi: apa yang sebagai pribadi kulakukan untuk melindungi persatuan dalam keluarga gerejaku sekarang ini? Jawaban saya: saya pribadi yang terpenting itu tidak mendengarkan gossip, karena saya sering mendengar gossip dari orang-orang di sekitar saya, meskipun bukan saya yang bergosip. PURPOSE (TUJUAN) #3 YOU WERE CREATED TO BECOME LIKE CHRIST ( ANDA DICIPTAKAN UNTUK MENJADI SERUPA DENGAN KRISTUS ) HARI ke- 22 Created to Become Like Christ ( Diciptakan untuk Menjadi Serupa Dengan Kristus )
  • 33. Kita diciptakan untuk menjadi serupa dengan Kristus. Tujuan akhir Tuhan bagi kehidupan kita di bumi bukanlah kenyamanan, tapi pengembangan karakter. Dan kita ada itu bagi tujuan Tuhan. Ingatlah bahwa Roh Tuhan bekerja di dalam kita, kita harus bekerja sama dengan karya Roh Kudus (ketaatan membuka pintu pada kuasa Tuhan)- majulah dalam kelemahan kita, lakukan yang benar bagaimanapun takutnya perasaan kita. Kedewasaan rohani yang sejati adalah tentang belajar mengasihi seperti Yesus tanpa berada dalam hubungan dengan orang lain. Pertanyaan diskusi: di bagian hidupku yang mana aku perlu memohon kuasa Roh Kudus untuk menjadi seperti Kristus hari ini? Jawaban saya: Di bidang pelayanan HARI ke- 23 How We Grow ( Bagaimana Kita Bertumbuh ) Kita harus ingin bertumbuh, memutuskan bertumbuh, berusaha bertumbuh, dan bersikeras dalam bertumbuh. Pertumbuhan rohani adalah suatu usaha bersama antara kita dan Roh Kudus. Untuk mengubah kehidupan, kita harus mengubah cara berpikir kita dalam menentukan cara kita merasa dan cara kita merasa mempengaruhi cara kita bertindak. Kita harus mengembangkan pikiran Kristus, caranya dengan berhenti memiliki pemikiran yang egois, mulai berpikir secara dewasa. Pertanyaan diskusi: Dimana aku perlu berhenti berpikir dengan caraku dan mulai berpikir dengan cara Tuhan? Jawaban: dalam iman dan pengharapan saya. Saya sering kali mengandalkan kekuatan dan memakai logika saya dalam banyak hal yang saya lakukan. HARI ke- 24 Transformed by Truth ( Diubah oleh Kebenaran ) Kebenaran akan mentransformasikan kita dengan cara mengikuti firman Tuhan, kita harus menerima otoritasNya, kita harus mengasimilasikan kebenaranNya(mengisi pikiran dengan Firman Tuhan-menerimanya, membacanya, mempelajarinya, mengingat dan merenungkannya), dan kita harus menerapkan prinsip-prinsip firman Tuhan. Pertanyaan diskusi: Apa yang Tuhan telah perintahkan kepadaku melalui firmanNya yang belum aku lakukan? Jawaban saya: mengasihi musuh. Masih sulit bagi saya mengasihi orang-orang yang menyebalkan (BEKK). HARI ke- 25 Transformed by Trouble ( Diubah Melalui Masalah ) Tuhan mempunya tujuan dalam setiap masalah.Tuhan menggunakan keadaan-keadaan untuk mengembangkan karakter kita. Tuhan menggunakan masalah untuk menarik kita datang lebih dekat padaNya. Allah turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi kita
  • 34. (dalam hidup belum tentu semua yang kita alami baik loh)-Tujuan Tuhan jauh lebih besar daripada masalah-masalah, penderitaan dan bahkan dosa kita, dan ingat ini semua janji buat anak-anak Tuhan loh… Pertanyaan diskusi: masalah apa dalam hidup anda yang telah menyebabkan pertumbuhan terbesar dalam diri anda? Jawaban saya: masalah waktu dulu rumah kami dimaling besar-besaran saya kelas 3 SMA waktu itu. HARI ke- 26 Growing Through Temptation ( Bertumbuh Melalui Pencobaan ) Setiap pencobaan adalah sebuah kesempatan untuk melakukan kebaikan. Tidak sulit untuk mengasihi orang yang cantik dan mengasihi anda (ckckck). Kita belajar damai sejahtera sejati di dalam kita, bukan dengan membuat hal-hal berjalan seperti rencana kita, tetapi dengan mengizinkan terjadi waktu-waktu kekacauan atau kebingungan. Setiap kali kita mengalahkan sebuah cobaan, kita menjadi semakin seperti Kristus. Ada langkah- langkah praktis untuk mengatasi pencobaan, yaitu: jangan mau diintimidasi-pencobaan hanya menjadi sebuah dosa ketika kita menyerah kepadanya, kenali pola pencobaan kita dan bersiaplah terhadapnya, dan mintalah pertolongan Tuhan. Pencobaan membuat kita selalu bergantung pada Tuhan. Pertanyaan diskusi: kualitas karakter serupa Kristus apa yang dapat kukembangkan dengan mengalahkan godaan umum yang kuhadapi? Jawaban saya: mungkin yang bisa saya kembangkan yaitu kasih saya terhadap orang lain. HARI ke- 27 Defeating Temptation ( Mengalahkan Cobaan ) Selalu ada jalan keluar. Ada 4 kunci alkitabiah untuk mengalahkan pencobaan, yaitu: palingkan perhatian kita pada hal lain-Mengabaikan suatu godaan jauh lebih efektif daripada melawannya (isilah pikiran kita dengan firman Tuhan dan pikiran-pikiran baik lainnya-jangan biarkan sampah masuk ke dalam pikiran anda tanpa saringan! Selektiflah! Pilih dengan hati-hati apa yang anda pikirkan!) , ungkapkan pergumulan kita kepada seorang teman atau kelompok pendukung yang rohani, lawanlah iblis, dan sadarilah kerentanan kita. Pertanyaan diskusi: siapa yang dapat aku minta untuk menjdi seorang partner rohani untuk membantuku mengalahkan sebuah pencobaan yang gencar dengan berdoa untukku? Jawaban saya: kelompok kecil saya ^^ HARI ke- 28 It Takes Time ( Diperlukan Waktu ) Tidak ada jalan pintas menuju kedewasaan, semuanya memerlukan waktu. Pertumbuhan itu bertahap. Kita tidak dapat bertumbuh tanpa sikap rendah hati dan mau diajar. Pertumbuhan seringkali menyakitkan dan menakutkan. Karakter kita adalah total penjumlahan dari kebiasaan-kebiasaan kita. Oleh karena itu, jangan tergesa-gesa! Percayalah bahwa TUHAN sedang bekerja dalam hidup kita bahkan ketika kita tidak merasakannya! Simpan sebuah buku catatan atau jurnal tentang pelajaran-pelajaran yang didapat! Bersabarlah terhadap Tuhan dengan diri kita sendiri! Jangan kecil hati! Tuhan belum selesai dengan kita, jadi teruslah maju!!! PBPGINFWMY(Please be patient, God is Not Finished With Me Yet!) Pertanyaan diskusi: dalam bidang mana daripertumbuhan rohaniku aku perlu lebih sabar dan tekun?
  • 35. Jawaban saya: dalam pengerjaan PA di kelompok kecil yang butuh kesabaran dan kepekaan dalam menggali Firman Tuhan. PURPOSE ( TUJUAN ) #4 YOU WERE SHAPED FOR SERVING GOD ( ANDA DIBENTUK UNTUK MELAYANI TUHAN ) HARI ke- 29 Accepting Your Assigment ( Menerima Tugas Anda / Menerima Penugasanmu ) Kita ditaruh di bumi untuk memberi kontribusi. Kita diciptakan untuk melayani Tuhan, kita diselamatkan untuk melayani Tuhan juga-hati yang diselamatkan adalah hati yang ingin melayani, kita disembuhkan untuk menolong orang lain, kita diberkati untuk menjadi berkat. Kitapun dipanggil untuk melayani Tuhan (setiap pelayanan berarti, karena kita semua saling bergantung terhadap satu sama lain untuk berfungsi. Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk melayani Tuhan (pelayanan itu adalah inti kehidupan kristiani) dan melalui pelayananlah kita menemukan arti kehidupan kita. Apa yang berarti bukanlah durasi kehidupan anda, melainkan donasi kehidupan anda; bukan berapa lama anda hidup, melainkan bagaimana anda hidup. Pertanyaan diskusi: apa yang menahanku untuk menerima panggilan Tuhan untuk melayaniNya? Jawaban saya: saya takut itu menyita waktu saya lebih, sehingga kuliah saya terganggu. HARI ke- 30 Shaped for Serving God ( Dibentuk untuk Melayani Tuhan ) Kita dibentuk untuk melayani Tuhan. Tuhan tidak akan member kita kemampuan, minat, bakat, karunia, kepribadian dan pengalaman hidup kecuali Ia bermaksud menggunakannya bagi kemuliaanNya. Tuhan akan mengaruniakan kita SHAPE(Spiritual Gifts/ karunia rohani, heart/hati, abilities/kemampuan, personality/kepribadian, experience/pengalaman). Dengan SHAPE, karunia rohani kita akan terbuka, mendengarkan suara rohani kita. Lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan Tuhan daripada banyak harta dengan disertai kecemasan. Pertanyaan diskusi: dalam cara apa aku bisa melihat diriku bergairah melayani orang lain dan menyukainya? Jawaban saya: saya suka mendoakan orang.. HARI ke- 31 Understanding Your Shape ( Memahami Shape Anda / Memahami Shape- mu ) Hanya kita yang bisa menjadi diri kita (tidak ada duplikasi diri kita di dunia ini). SHAPE: menerapkan kemampuan-kemampuan kita (bakat alamiah sejak lahir) dan kita harus melakukan segalanya bagi kemuliaan Tuhan. Jadikan tujuan kita untuk menjadi pembangun kerajaan dan bukan hanya pembangun kekayaan. Selanjutnya apa yang kita mampu lakukan, Tuhan kehendaki untuk kita lakukan juga. Kemampuan-kemampuan kita tidak diberikan hanya untuk mencari nafkah, Tuhan memberikannya kepada kita untuk pelayanan kita. SHAPE: menggunakan kepribadian kita, memanfaatkan waktu pengalaman kita Pertanyaan diskusi: kemampuan atau pengalaman pemberian Tuhan apa yang dapat aku tawarkan bagi gerejaku? Jawaban saya: pengalaman rumah saya dimaling dan pelayanan multimedia saya di gereja dulu.
  • 36. HARI ke- 32 Using What God Gave You ( Memakai Apa yang Tuhan Berikan kepadamu / memakai Apa yang Tuhan Berikan kepada Anda ) Tuhan layak mendapatkan yang terbaik dari kita. Caranya temukan SHAPE kita (periksa karunia-karunia dan kemampuan-kemampuan yang kita miliki), terima dan nikmati SHAPE kita-hindarilah pembandingan, tolak pembesar-besaran, dan carilah persetujuan Tuhan.Terakhir terus kembangkan SHAPE kita. Pertanyaan diskusi: bagaimana aku dapat memanfaatkan sebaik-baiknya apa yang Tuhan telah berikan padaku? Jawaban saya: dengan cepat tanggap meresponi sesuatu yang diminta orang untuk saya lakukan (dimana saya bisa melakukannya-karena saya diberi talenta oleh Tuhan demikian). HARI ke- 33 How Real Servants Act ( Bagaimana Pelayan Sejati Bertindak / Bagaimana Seorang Hamba Sejati Bertindak ) Kita melayani Tuhan dengan melayani sesame karena Tuhan mengukur kebesaran kita dengan berapa banyak orang yang kita layani, bukan berapa banyak orang melayani kita. Oleh karena itu, sangatlah penting memiliki hati sebagai hamba. Pelayan-pelayan sejati menyediakan diri mereka untuk melayani, pelayan-pelayan sejati memperhatikan kebutuhan, pelayan-pelayan sejati melakukan yang terbaik dengan apa yang mereka miliki, pelayan-pelayan sejati melakukan setiap tugas dengan dedikasi yang sama, pelayan-pelayan sejati setia pada pelayanan mereka dan pelayan-pelayan sejati menjaga kerendahhatian. Pertanyaan diskusi: manakah dari keenam karakteristik pelayan sejati yang paling manantang bagiku? Jawaban saya: melakukan yang terbaik dengan apa yang mereka miliki HARI ke- 34 Thinking Like a Servant ( Berpikir Seperti Seorang Hamba ) Pelayanan bermula dari pikiran kita yang seharusnya seperti seorang hamba. Ada 5 sikap pelayan sejati, yaitu: lebih memikirkan orang lain daripada dirinya sendiri, berpikir seperti seorang penjaga, bukan pemilik; memikirkan pekerjaan mereka, bukan apa yang dikerjakan orang lain; medasarkan jati diri mereka di dalam Kristus (semakin sedikit mempromosikan diri), memandang pelayanan sebagai sebuah gedung, bukan sebuah kewajiban. Pertanyaan diskusi: apakah aku biasanya lebih mementingkan dilayani atau mencari cara untuk melayani orang lain? Jawaban saya:biasanya mementingkan dilayani saya. HARI ke- 35 God's Power in Your Weakness ( Kuasa Tuhan dalam Kelemahan Anda / Kuasa Tuhan dalam Kelemahanmu)
  • 37. Tuhan sangat suka memakai orang-orang yang lemah karena Tuhan memiliki perspektif yang berbeda mengenai kelemahan-kelemahan kita. Dia mau menunjukkan kuasaNya melalui segala kelemahan-kelemahan kita. Tuhan tidak pernah dibatasi oleh keterbatasan-keterbatasan kita. Marilah kita akui segala kelemahan-kelemahan kita dihadapan Tuhan. Jika ingin Tuhan memakai kita, kita harus tahu siapa Tuhan dan siapa kita sebenarnya. Cukupkan diri dengan kelemahan-kelemahan kita (ungkapan iman pada kebaikan Tuhan), bagikan kelemahan-kelemahan kita sejujurnya. Dan ternyata ada kemuliaan dalam kelemahan-kelemahan kita. Pertanyaan diskusi: apakah aku sedang membatasi kuasa Tuhan dalam hidupku dengan mencoba menyembunyikan kelemahan-kelemahanku? Jawaban saya: sejujurnya iya. PURPOSE (TUJUAN) #5 YOU WERE MADE FOR A MISSION ( ANDA DICIPTAKAN UNTUK SEBUAH MISI ) HARI ke- 36 Made for a Mission ( Diciptakan untuk Sebuah Misi ) Kita diciptakan untuk sebuah misi (memperkenalkan orang-orang kepada Tuhan). Beberapa alasan mengapa misi itu begitu penting, yaitu: misi kita adalah kelanjutan misi Yesus di bumi, misi kita adalah sebuah hak istimewa yang luar biasa (kehormatan luar biasa bisa dipakai Tuhan), menceritakan pada orang lain bagaimana mereka dapat memiliki hidup kekal adalah hal terbesar yang dapat kita lakukan bagi mereka, misi kita memiliki makna penting yang kekal, misimemberi hidup kita bermakna. Pertanyaan diskusi: ketakutan-ketakutan apa yang menghalangiku memenuhi misi yang Tuhan buat untuk kuselesaikan? Apa yang menghalangiku menceritakan kabar baik kepada sesame? Jawaban saya: saya takut dijauhi, dan yang menghalangi saya adalah kemampuan saya untuk bicara yang kurang baik pada orang. HARI ke- 37 Sharing Your Life Message ( Membagikan Pesan Hidupmu/ Membagikan Pesan kehidupan Anda ) Ketika kita menjadi orang yang percaya, kita juga menjadi utusan Tuhan. Pesan kehidupan kita memiliki 4 bagian penting, yaitu: kesaksian, pelajaran kehidupan, semangat rohani, dan kabar baik. Pesan hidup kita ternyata termasuk kesaksian kita, pesan hidup kita termasuk pelajaran-pelajaran hidup kita, pesan hidup termasuk membagikan semangat rohani kita, pesan hidup kita termasuk kabar baik. Pertanyaan diskusi; ketika aku mengingat cerita pribadiku, kepada siapa Tuhan ingin membaginya? Jawaban saya: kepada teman-teman saya. HARI ke- 38 Becoming A World-Class Christian ( Menjadi Orang Kristen Kelas Dunia )