SlideShare a Scribd company logo
1 of 39
Kelompok 3
“ BAKTERI “
Anggota :
Nurul Fakhirah Irham
Nurul Izzah Sofia
Syifa Salsabila
Pengertian archaebacteria, Eubacteria,
dan bakteri
1. Archaebacteria, berasal dari bahasa Yunani yaitu
Archaio (kuno).
2. Eubacteria, berasal dari bahasa yunani yaitu Eu
(sejati). Meliputi sebagian besar organisme
prokariotik kosmopolit.
3. Bakteri dari kata Bakterion (batang kecil)
merupakan organisme uni seluler dan
prokariotik. Memiliki dinding tapi tidak
berklorofil.
Ciri-ciri bakteri
• Organisme mikroskopis, ukuran = 0,5 -
5µm namun ada juga yang berukuran 10-
100µm
• Contoh bakteri besar Epulopiscium
fishelsoni
• Contoh bakteri kecil Mycoplasma
Bentuk sel
dasar
Basil
Kokus
Spirilum
Perpaduan
Kokobasil
Vibrio
Spiroseta
Kumpulan
Agregat
kokus
Agregat
basil
Bentuk dasar sel
A. Basil = bentuknya
seperti batang (contoh :
Bacilus cereus)
B. Kokus = bentuknya
bulat ( contoh :
Nitrosococcus)
C. Spirilum = bentuknya
spiral (contoh :
Rhodospirillum rubrum)
Bentuk Perpaduan
1. Kokobasil berbentuk bulat
dan batang, contohnya
Coxiella burnetii
2. Vibrio berbentuk seperti
tanda koma, contohnya
Vibrio cholerae
3. Spiro setaberbentuk spiral
ulir seperti sekrup,
contohnya Treponema
pallidum
Bentuk Agregat (kumpulan)
Struktur Sel Bakteri
• Struktur dasar (dimiliki oleh hampir
semua jenis bakteri) Meliputi: dinding
sel, membran plasma, sitoplasma,
ribosom, DNA, dan granula
penyimpanan
• Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis
bakteri tertentu) Meliputi kapsul,
flagelum, pilus, fimbria, klorosom,
Vakuola gas dan endospora.
Struktur tubuh Bakteri
Struktur dasar
• Dinding sel, tersusun dari peptidoglikan
yaitu gabungan protein dan
polisakarida. Fungsinya
Mempertahankan dan melindungi sel
• Membran plasma, membran yang
menyelubungi sitoplasma tersusun atas
lapisan fosfolipid dan protein. Di bagian
dalam membran plasma terdapat
lekukan-lekukan yang disebut
mesosom.
• Mesosom, berfungsi untuk
menghasilkan energi, membentuk
dindin sel baru, menerima DNA saat
konjugasi
• Sitoplasma, adalah cairan koloid. Yang
mengandung melekul organik.
Fungsinya sebagai tempat terjadinya
reaksi metbolisme sel
• Ribosom, organel kecil yang tersebar
dalam sitoplasma, berfungsi dalam
sintesis protein
• Granula untuk menyimpan cadangan
makanan yang dibutuhkan.
• DNA, ada dua macam DNA kromosom
yang menentukan sebagian besar sifat
metabolisme bakteri berbentuk rantai
ganda melingkar dan DNA
nonkromosom yang hanya
manentukan sifat tertentu bakteri
berbentuk melingkar
Struktur Tambahan
• Capsul dan lendir, lapisan di luar
dinding sel pada jenis bakteri tertentu,
bila lapisannya tebal disebut kapsul
dan bila tipis disebut lapisan lendir.
Kapsul dan lapisan lendir tersusun atas
polisakarida dan air. Berfungsi untuk
pelindung dan penjaga sel, bantu
pelekatan sel dengan bakteri lain
• Flagelum, adalah bulu cambuk, dari
senyawa protei di dinding sel sebagai
alat gerak
• Klorosom, adalah struktur yang berada
tepat dibawah membran plasma dan
mengandung pigmen klorofil dan pigmen
lainnya untuk proses fotosintesis.
Klorosom hanya terdapat pada bakteri
yang melakukan fotosintesis.
• Flagelum, adalah bulu cambuk, dari
senyawa protei di dinding sel sebagai alat
gerak
a. Tubuh Atrik, tidak mempunyai flagel.
b. Monotrik, mempunyai satu flagel pada salah satu
ujungnya.
c. Lofotrik, mempunyai sejumlah flagel pada salah
satu ujungnya.
d. Amfitrik, mempunyai flagel pada kedua ujungnya.
e. Peritrik, mempunyai flagel pada seluruh
permukaan nya.
• Vakuola gas, terdapat pada bakteri yang
hidup di air dan berfotosintesis.
• Pilus dan fimbria, berbentuk seperti
rambut halus yang menonjol dari dinding
sel, mirip
dengan flagelum tetapi lebih
pendek, kaku dan berdiameter
lebih kecil dan tersusun dari
protein dan hanya terdapat
pada bakteri gram negatif.
Berfungsi membantu bakteri
menempel dengan bakteri
lainnya atau pada suatu
medium
Bakteri Gram
Dikembangkan oleh Hans Christian
gram, dibagi menjadi 3 (positif, negatif,
dan variabel) berdasarkan ketebalan
lapisan peptidoglikan dan dinding sel
dengan sistem pewarnaan
• Gram positif, bakteri yang
dinding selnya menyerap
warna violet dan lapisan
peptidoglikan tebal, contohnya
Eubacterium
• Gram negatif, bakteri yang
dinding selnya menyerap
warna merah, dan lapisan
peptidoglikan tipis, contohnya
Salmonella typhi
• Gram Variabel adalah gram
yang berubah dari positif
menjadi negatif
Penggolongan
Bakteri
Berdasarkan Cara
memperoleh
makanan
Autotrof Heterotrof
Berdasarkan
Kebutuhan
Oksigen
Aerob Anaerob
Berdasarkan cara memperoleh
makanan
Autotrof
Fotoautotrof
Kemoautotrof
Heterotrof
Saproba
Parasit
mutualisme
Autotrof, bakteri yang
dapat membuat
makannya sendiri, dari
senyawa anorganik
dengan menggunakan
energi yang berasal dari
cahaya matahari atau
energi kimia
Heterotrof, bakteri yang
mendapatkan bakteri dari
organisme lain secara
saproba, parasit, atau
bersimbiosis mutualisme
Autotrof
Fotoautotrof, energi berasal dari cahaya
matahari atau proses fotosintetis.
Memiliki pigmen fotosintetik, ada yang
menghasilkan belerang (Chlorobium)
dan tidak menghasilkan belerang
(Rhodospirillum)
• Kemoautotrof energi berasal dari energi kimia
yang berasal dari reaksi oksidasi senyawa
anorganik contohnya :
Bakteri belerang (Thiobacillus thiooxidans)
mengoksidasi sulfur jadi sulfat. Reaksi :
2S+2H2O+3O2 2H2SO4+energi
• Bakteri yang meng oksidasi amonia : bakteri
nitrifikasi
• Bakteri yang mereduksi senyawa nitrat
menjadi nitrit dan nitrit menjadi amonia :
Bakteri denitrifikasi
Thiobacillus thiooxidans
Heterotrof
• Saproba, mendapat makanan dengan
menguraikan organisme yang sudah
mati. Contoh, E.coli (pengurai sisa
makanan di usus besar
• Parasit, Mandapat makanan dari tubuh
organisme lain yang ditumpanginya.
Contoh, Mycobacterium tuberculosis
(TBC)
• Mutualisme, mendapat makanan dari
organisme lain, tetapi memberikan
keuntungan bagi organisme tsb.
Contoh, Rhizobium leguminosarum
yang hidup pada akar tanaman kacang
mendapatkan makana dari sel akar dan
mengikat nitrogen bebas di udara
untuk tumbuhan inang
Aerob
• Bakteri aerob, yaitu bakteri yang
menggunakan oksigen bebas dalam proses
respirasinya. Misal: Nitrosococcus,
Nitrosomonas dan Nitrobacter.
• Bakteri aerob obligat, yaitu bakteri yang
hanya dapat hidup dalam suasana
mengandung oksigen. Misal: Nitrobacter dan
Hydrogenomonas.
Anaerob
• Bakteri anaerob, yaitu bakteri yang tidak
menggunakan oksigen bebas dalam proses
respirasinya. Misal: Streptococcus lactis
• Bakteri anaerob obligat, yaitu bakteri yang
hanya dapat hidup dalam suasana tanpa oksigen.
Misal: Clostridium tetani. Bakteri ini penyebab
penyakit tetanus, oleh karena itu orang yang
terkena tetanus diberikan udara yang kaya
oksigen untuk mempercepat proses
penyembuhannya.
• Bakteri anaerob fakulatif, yaitu bakteri yang
dapat hidup dengan atau tanpa oksigen. Misal:
Escherichia coli, Salmonella thypose dan Shigella
Pertahanan Bakteri pada
lingkungan yang buruk
• Endospora
adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa
jenis bakteri gram positif yang terbentuk jika kondisi
lingkungan tidak menguntungkan bagi kehidupan
bakteri. Endospora mengandung sedikit sitoplasma,
materi genetik, dan ribosom. Dinding endospora
yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan
endospora tahan terhadap kekeringan, radiasi
cahaya, suhu tinggi dan zat kimia(impermeabel).
Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora
akan tumbuh menjadi sel bakteri baru.
Reproduksi
Bakteri
Aseksual Seksual
Aseksual
Dengan pembelahan
biner, dari satu jadi dua
kemudian empat dst.
Pembelahan terjadi
secara amitosis
(langsung) tidak
melalui tahap an seperti
mitosis. Pembelahan
berlangsung 1-3 jam
sekali dan melambat
bila kehabisan nutrisi
contoh E.coli
Seksual
• Melalui rekombinasi gen , yaitu
peristiwa bercampurnya sebagian gen
(DNA) dari dua sel bakteri yang
berbeda, sehingga menghasilkan gen
(DNA) rekombinan
• Melalui konjugasi, transduksi, atau
transformasi
Konjugasi
• Pemindahan materi
gen dari suatu sel
bakteri ke sel bakteri
yang lain secara
langsung melalui
jembatan konjugasi.
• Contoh : Salmonella
typhi
Transduksi
Rekomibinasi gen antara 2 sel bakteri dengan
menggunakan virus fag. Virus ini adalah
penginfeksi bakteri pada daur litik dan lisogenik
yang mengandung partikel DNA bakteri. Tanda
bakteri telah terinfeksi terjadi rekombinasi gen
pada bakteri yang terinfeksi fag.
Contoh : virus fag temperat
Transformasi
Rekombinasi gen yang terjadi melalui
pengambilan langsung sebagian materi gen
dari bakteri lain, yang dilakukan oleh suatu sel
bakteri.
Contoh : bakteri yang bertransformasi secara
alami (memproduksi enzim khusus)
Sterptococcus. Bakteri yang tidak bisa
bertranformasi secara alami : Heat shock
Klasifikasi bakteri
• Archaebacteria dinding selnya
mengandung peptidoglikan. RNA dan
protein penyusun ribosom mirip
dengan sel eukariot.
• Eubacteria, dinding selnya
mengandung peptidoglikan . Bersifat
kosmopolit di klasifikasikan
berdasarkan perbandingan urutan basa
khas pada RNA ribosom.
Archaebacteria
• Bakteri metanogen, penghasil metana
dengan cara mereduksi CO2 dan H2,
termasuk bakteri anaerob, hidup di
lumpur/rawa yang kurang oksigen.
Contoh : methanomonas
• bakteri halofil, hidup di lingkungan
dengan kadar garam tinggi sekitar 20%.
Contoh : Halobacterium
• Bakteri termofil/termoasidofil, termofil
hidup di lingkungan bersuhu panas,
sedangkan termoasidofil bersifat asam
karena mengandung sulfur. Kondisi
optimum untuk tumbuh 600 C- 800 C
dengan ph 2-4. contoh : Sulfolobus
Eubacteria
• Proteobacteria
 Bakteri ungu, memiliki bakterioklorofil
dalam membran plasma dapat
melakukan fotosintesis, tidak
menghasilkan oksigen, hidup secara
fotoaltrotof/fotoheterotrof contoh :
chromatium
 proteobacteria kemoautrotof
menyintesis makanannya dengan energi
kimia. Contoh : rhizodium leguminoserum.
 Proteobacteria kemoheterotrof, butuh
zat organik sebagai sumber karbon &
energi, hidup di saluran usus hewan
bersifat anaerob fakultatif, berbentuk
batang. Contoh : Salmonella sp.
• Bakteri gram positif, umumnya bersifat
kemoheterotrof, beberapa hidup secara
foto autrotof. Ada yang membentuk
endospora ( Bacilus sp.) dan ada yang
tidak membentuk endospora (
Mycoplasma sp.)
• Cyanobacteria, memilki klorofil berupa uni
seluler/ multi seluler, berdinding sel tebal,
mengandung gelatin dan memiliki sel-sel
khusus,sebagian besar tidak berflagela,
bersifat motil, bergerak secara meluncur.
Umumnya hidup di air tawar, selebihnya
hidup di air laut. Contoh : Anabaena sp.
• Spirochaeta, berbentuk heliks panjang
(hingga 0,25 mm), beberapa ada yang
hidup bebas dan parasit. Contoh : Borrelia
burgdorferi
• Chlamydia, tidak memiliki peptidoglikan
pada dinding sel, bersifat gram negatif dan
hidup parasit obligat di dalam sel
hewan/manusia. Contoh : Chlamydia
trachomatis

More Related Content

What's hot

PPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun Daun
PPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun DaunPPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun Daun
PPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun DaunAgustin Dian Kartikasari
 
MindMapping Biologi kelas VII Klasifikasi Makhluk Hidup
MindMapping Biologi kelas VII Klasifikasi Makhluk HidupMindMapping Biologi kelas VII Klasifikasi Makhluk Hidup
MindMapping Biologi kelas VII Klasifikasi Makhluk HidupBerliana Zain
 
Praktikum ketiga kelompok 4
Praktikum ketiga kelompok 4Praktikum ketiga kelompok 4
Praktikum ketiga kelompok 4Monalisa Pirade
 
Filum Coelenterata dan Ctenophora
Filum Coelenterata dan CtenophoraFilum Coelenterata dan Ctenophora
Filum Coelenterata dan CtenophoraSiskha Noor Komala
 
Acara 4 porifera
Acara 4 poriferaAcara 4 porifera
Acara 4 poriferaPT. SASA
 
PPT PTERIDOPHYTA (TUMBUHAN PAKU) PAKU PURBA, PAKU KAWAT, PAKU EKOR KUDA DAN P...
PPT PTERIDOPHYTA (TUMBUHAN PAKU) PAKU PURBA, PAKU KAWAT, PAKU EKOR KUDA DAN P...PPT PTERIDOPHYTA (TUMBUHAN PAKU) PAKU PURBA, PAKU KAWAT, PAKU EKOR KUDA DAN P...
PPT PTERIDOPHYTA (TUMBUHAN PAKU) PAKU PURBA, PAKU KAWAT, PAKU EKOR KUDA DAN P...Lana Karyatna
 
Buku panduan dan log book survei hiu
Buku panduan dan log book survei hiuBuku panduan dan log book survei hiu
Buku panduan dan log book survei hiuhendrakkp
 
Holothuroidea
HolothuroideaHolothuroidea
Holothuroideareskii13
 
RPP BIOLOGI KELAS X / KD 3.8 DAN 4.8 ( ANIMALIA )
RPP BIOLOGI KELAS X / KD 3.8 DAN 4.8   ( ANIMALIA )RPP BIOLOGI KELAS X / KD 3.8 DAN 4.8   ( ANIMALIA )
RPP BIOLOGI KELAS X / KD 3.8 DAN 4.8 ( ANIMALIA )almansyahnis .
 
KI, KD, BIOLOGI SMA KURIKULUM 2013
KI, KD, BIOLOGI SMA KURIKULUM 2013KI, KD, BIOLOGI SMA KURIKULUM 2013
KI, KD, BIOLOGI SMA KURIKULUM 2013almansyahnis .
 
Pengantar oseanografi
Pengantar oseanografiPengantar oseanografi
Pengantar oseanografinaufalulhaq2
 

What's hot (20)

Dinamika populasi
Dinamika populasiDinamika populasi
Dinamika populasi
 
PPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun Daun
PPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun DaunPPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun Daun
PPT Morfologi Tumbuhan - Daun dan Bangun Daun
 
MindMapping Biologi kelas VII Klasifikasi Makhluk Hidup
MindMapping Biologi kelas VII Klasifikasi Makhluk HidupMindMapping Biologi kelas VII Klasifikasi Makhluk Hidup
MindMapping Biologi kelas VII Klasifikasi Makhluk Hidup
 
Ppt Bakteri SMA
Ppt Bakteri SMA Ppt Bakteri SMA
Ppt Bakteri SMA
 
Praktikum ketiga kelompok 4
Praktikum ketiga kelompok 4Praktikum ketiga kelompok 4
Praktikum ketiga kelompok 4
 
Filum Coelenterata dan Ctenophora
Filum Coelenterata dan CtenophoraFilum Coelenterata dan Ctenophora
Filum Coelenterata dan Ctenophora
 
Ppt Vertebrata
Ppt VertebrataPpt Vertebrata
Ppt Vertebrata
 
Acara 4 porifera
Acara 4 poriferaAcara 4 porifera
Acara 4 porifera
 
Phaeophyta
PhaeophytaPhaeophyta
Phaeophyta
 
Pikp modul5&6-jenis ikan
Pikp modul5&6-jenis ikanPikp modul5&6-jenis ikan
Pikp modul5&6-jenis ikan
 
PPT PTERIDOPHYTA (TUMBUHAN PAKU) PAKU PURBA, PAKU KAWAT, PAKU EKOR KUDA DAN P...
PPT PTERIDOPHYTA (TUMBUHAN PAKU) PAKU PURBA, PAKU KAWAT, PAKU EKOR KUDA DAN P...PPT PTERIDOPHYTA (TUMBUHAN PAKU) PAKU PURBA, PAKU KAWAT, PAKU EKOR KUDA DAN P...
PPT PTERIDOPHYTA (TUMBUHAN PAKU) PAKU PURBA, PAKU KAWAT, PAKU EKOR KUDA DAN P...
 
Presentasi Jamur (fungi)
Presentasi Jamur (fungi)Presentasi Jamur (fungi)
Presentasi Jamur (fungi)
 
Bakteri
BakteriBakteri
Bakteri
 
Buku panduan dan log book survei hiu
Buku panduan dan log book survei hiuBuku panduan dan log book survei hiu
Buku panduan dan log book survei hiu
 
Holothuroidea
HolothuroideaHolothuroidea
Holothuroidea
 
RPP BIOLOGI KELAS X / KD 3.8 DAN 4.8 ( ANIMALIA )
RPP BIOLOGI KELAS X / KD 3.8 DAN 4.8   ( ANIMALIA )RPP BIOLOGI KELAS X / KD 3.8 DAN 4.8   ( ANIMALIA )
RPP BIOLOGI KELAS X / KD 3.8 DAN 4.8 ( ANIMALIA )
 
alga merah (rhodophyta)
alga merah (rhodophyta)alga merah (rhodophyta)
alga merah (rhodophyta)
 
KI, KD, BIOLOGI SMA KURIKULUM 2013
KI, KD, BIOLOGI SMA KURIKULUM 2013KI, KD, BIOLOGI SMA KURIKULUM 2013
KI, KD, BIOLOGI SMA KURIKULUM 2013
 
Pengantar oseanografi
Pengantar oseanografiPengantar oseanografi
Pengantar oseanografi
 
Adaptasi tumbuhan
Adaptasi tumbuhanAdaptasi tumbuhan
Adaptasi tumbuhan
 

Similar to Materi Bakteri biologi kelas 11

kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)
kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)
kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)Irma Suryani
 
Archaea Bacteria & Eu Bacteria.pptx
Archaea Bacteria & Eu Bacteria.pptxArchaea Bacteria & Eu Bacteria.pptx
Archaea Bacteria & Eu Bacteria.pptxMelisaPutriPane
 
Bab 4 eubacteria
Bab 4 eubacteriaBab 4 eubacteria
Bab 4 eubacteriaMURDJOKO
 
Bab 4 eubacteria
Bab 4 eubacteriaBab 4 eubacteria
Bab 4 eubacteriaMURDJOKO
 
Eubachteria dan Archaebacteria kelas X
Eubachteria dan Archaebacteria kelas XEubachteria dan Archaebacteria kelas X
Eubachteria dan Archaebacteria kelas XAlissa 02
 
archaebacteria & eubacteria
archaebacteria & eubacteriaarchaebacteria & eubacteria
archaebacteria & eubacteriaBertha Evania
 
Dewanti hasriani
Dewanti hasrianiDewanti hasriani
Dewanti hasrianidewwbeesy
 
Organisme prokariotik dan peranannya dalam kehidupan
Organisme prokariotik dan peranannya dalam kehidupanOrganisme prokariotik dan peranannya dalam kehidupan
Organisme prokariotik dan peranannya dalam kehidupanAdinda Raistiani Mawaddah
 
Modul Pengertian EUBACTERIA dan ARCHAEBACTERIA Full
Modul Pengertian EUBACTERIA dan ARCHAEBACTERIA FullModul Pengertian EUBACTERIA dan ARCHAEBACTERIA Full
Modul Pengertian EUBACTERIA dan ARCHAEBACTERIA FullAriefiandra Ariefiandra
 
Ciri ciri perkembangbiakan dan manfaat bakteri
Ciri ciri perkembangbiakan dan manfaat bakteriCiri ciri perkembangbiakan dan manfaat bakteri
Ciri ciri perkembangbiakan dan manfaat bakteriVinnyhayati
 
Archaebacteria dan Eubacteria new2.pptx
Archaebacteria dan Eubacteria new2.pptxArchaebacteria dan Eubacteria new2.pptx
Archaebacteria dan Eubacteria new2.pptxLovelyGraceRimba
 
Kingdom monera icew presentation
Kingdom monera icew presentationKingdom monera icew presentation
Kingdom monera icew presentationIseu Pranyoto
 
PPT KINGDOM MONERA X.pptx
PPT KINGDOM MONERA X.pptxPPT KINGDOM MONERA X.pptx
PPT KINGDOM MONERA X.pptxribkarohani
 
Monera sukses
Monera suksesMonera sukses
Monera suksesHaikalRFK
 
Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria
Perbedaan Archaebacteria dan EubacteriaPerbedaan Archaebacteria dan Eubacteria
Perbedaan Archaebacteria dan EubacteriaMuhibbudin Kamal
 

Similar to Materi Bakteri biologi kelas 11 (20)

Bakteri kelas X
Bakteri kelas XBakteri kelas X
Bakteri kelas X
 
kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)
kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)
kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)
 
Archaea Bacteria & Eu Bacteria.pptx
Archaea Bacteria & Eu Bacteria.pptxArchaea Bacteria & Eu Bacteria.pptx
Archaea Bacteria & Eu Bacteria.pptx
 
Bab 4 eubacteria
Bab 4 eubacteriaBab 4 eubacteria
Bab 4 eubacteria
 
Bab 4 eubacteria
Bab 4 eubacteriaBab 4 eubacteria
Bab 4 eubacteria
 
Eubachteria dan Archaebacteria kelas X
Eubachteria dan Archaebacteria kelas XEubachteria dan Archaebacteria kelas X
Eubachteria dan Archaebacteria kelas X
 
archaebacteria & eubacteria
archaebacteria & eubacteriaarchaebacteria & eubacteria
archaebacteria & eubacteria
 
Dewanti hasriani
Dewanti hasrianiDewanti hasriani
Dewanti hasriani
 
Organisme prokariotik dan peranannya dalam kehidupan
Organisme prokariotik dan peranannya dalam kehidupanOrganisme prokariotik dan peranannya dalam kehidupan
Organisme prokariotik dan peranannya dalam kehidupan
 
Bakteri
BakteriBakteri
Bakteri
 
Modul Pengertian EUBACTERIA dan ARCHAEBACTERIA Full
Modul Pengertian EUBACTERIA dan ARCHAEBACTERIA FullModul Pengertian EUBACTERIA dan ARCHAEBACTERIA Full
Modul Pengertian EUBACTERIA dan ARCHAEBACTERIA Full
 
Ciri ciri perkembangbiakan dan manfaat bakteri
Ciri ciri perkembangbiakan dan manfaat bakteriCiri ciri perkembangbiakan dan manfaat bakteri
Ciri ciri perkembangbiakan dan manfaat bakteri
 
Archaebacteria dan Eubacteria new2.pptx
Archaebacteria dan Eubacteria new2.pptxArchaebacteria dan Eubacteria new2.pptx
Archaebacteria dan Eubacteria new2.pptx
 
Kingdom monera icew presentation
Kingdom monera icew presentationKingdom monera icew presentation
Kingdom monera icew presentation
 
Biologi bakteri
Biologi bakteriBiologi bakteri
Biologi bakteri
 
PPT KINGDOM MONERA X.pptx
PPT KINGDOM MONERA X.pptxPPT KINGDOM MONERA X.pptx
PPT KINGDOM MONERA X.pptx
 
BAKTERI.ppt
BAKTERI.pptBAKTERI.ppt
BAKTERI.ppt
 
Monera sukses
Monera suksesMonera sukses
Monera sukses
 
Monera
Monera Monera
Monera
 
Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria
Perbedaan Archaebacteria dan EubacteriaPerbedaan Archaebacteria dan Eubacteria
Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria
 

More from fahira_ila

Simple dan past participle
Simple dan past participleSimple dan past participle
Simple dan past participlefahira_ila
 
Sistem peredaran darah manusia
Sistem peredaran darah manusiaSistem peredaran darah manusia
Sistem peredaran darah manusiafahira_ila
 
Ahlak membesuk orang sakit akidah
Ahlak membesuk orang sakit akidahAhlak membesuk orang sakit akidah
Ahlak membesuk orang sakit akidahfahira_ila
 
Kisah teladan nabi ulul azmi
Kisah teladan nabi ulul azmiKisah teladan nabi ulul azmi
Kisah teladan nabi ulul azmifahira_ila
 
Kewarganegaraan negara indonesia
Kewarganegaraan negara indonesiaKewarganegaraan negara indonesia
Kewarganegaraan negara indonesiafahira_ila
 

More from fahira_ila (7)

Simple dan past participle
Simple dan past participleSimple dan past participle
Simple dan past participle
 
Sistem peredaran darah manusia
Sistem peredaran darah manusiaSistem peredaran darah manusia
Sistem peredaran darah manusia
 
Monokotil
MonokotilMonokotil
Monokotil
 
Ahlak membesuk orang sakit akidah
Ahlak membesuk orang sakit akidahAhlak membesuk orang sakit akidah
Ahlak membesuk orang sakit akidah
 
Kisah teladan nabi ulul azmi
Kisah teladan nabi ulul azmiKisah teladan nabi ulul azmi
Kisah teladan nabi ulul azmi
 
Kewarganegaraan negara indonesia
Kewarganegaraan negara indonesiaKewarganegaraan negara indonesia
Kewarganegaraan negara indonesia
 
Hibah
HibahHibah
Hibah
 

Recently uploaded

Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...NiswatuzZahroh
 
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdfBuku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdfWahyudinST
 
Catatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
Catatan di setiap Indikator Fokus PerilakuCatatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
Catatan di setiap Indikator Fokus PerilakuHANHAN164733
 
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup BangsaDinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup BangsaEzraCalva
 
5. HAK DAN KEWAJIBAN JEMAAH indonesia.pdf
5. HAK DAN KEWAJIBAN JEMAAH indonesia.pdf5. HAK DAN KEWAJIBAN JEMAAH indonesia.pdf
5. HAK DAN KEWAJIBAN JEMAAH indonesia.pdfWahyudinST
 
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin LimAsi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin LimNodd Nittong
 
Materi pembelajaran tentang MISIOLOGI.pptx
Materi pembelajaran tentang MISIOLOGI.pptxMateri pembelajaran tentang MISIOLOGI.pptx
Materi pembelajaran tentang MISIOLOGI.pptxoperatorsttmamasa
 
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdfrpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdfGugunGunawan93
 
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptxKeberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptxLeniMawarti1
 
Pelatihan Asesor 2024_KEBIJAKAN DAN MEKANISME AKREDITASI PAUD TAHUN 2024 .pdf
Pelatihan Asesor 2024_KEBIJAKAN DAN  MEKANISME AKREDITASI PAUD TAHUN 2024 .pdfPelatihan Asesor 2024_KEBIJAKAN DAN  MEKANISME AKREDITASI PAUD TAHUN 2024 .pdf
Pelatihan Asesor 2024_KEBIJAKAN DAN MEKANISME AKREDITASI PAUD TAHUN 2024 .pdfEmeldaSpd
 
Hakikat Penciptaan Manusia - Al-Quran Hadits
Hakikat Penciptaan Manusia - Al-Quran HaditsHakikat Penciptaan Manusia - Al-Quran Hadits
Hakikat Penciptaan Manusia - Al-Quran HaditsBismaAdinata
 
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdfAKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdfHeriyantoHeriyanto44
 
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptxKeberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptxLeniMawarti1
 
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptxMata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptxoperatorsttmamasa
 
Panduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdf
Panduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdfPanduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdf
Panduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdfandriasyulianto57
 
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptxUNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptxFranxisca Kurniawati
 
Modul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum MerdekaModul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum MerdekaAbdiera
 
Silabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.doc
Silabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.docSilabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.doc
Silabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.docNurulAiniFirdasari1
 
Diagram Fryer Pembelajaran Berdifferensiasi
Diagram Fryer Pembelajaran BerdifferensiasiDiagram Fryer Pembelajaran Berdifferensiasi
Diagram Fryer Pembelajaran BerdifferensiasiOviLarassaty1
 
Program Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdf
Program Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdfProgram Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdf
Program Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdfwaktinisayunw93
 

Recently uploaded (20)

Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
Pembuktian rumus volume dan luas permukaan bangung ruang Tabung, Limas, Keruc...
 
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdfBuku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
 
Catatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
Catatan di setiap Indikator Fokus PerilakuCatatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
Catatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
 
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup BangsaDinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
 
5. HAK DAN KEWAJIBAN JEMAAH indonesia.pdf
5. HAK DAN KEWAJIBAN JEMAAH indonesia.pdf5. HAK DAN KEWAJIBAN JEMAAH indonesia.pdf
5. HAK DAN KEWAJIBAN JEMAAH indonesia.pdf
 
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin LimAsi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
Asi Eksklusif Dong - buku untuk para ayah - Robin Lim
 
Materi pembelajaran tentang MISIOLOGI.pptx
Materi pembelajaran tentang MISIOLOGI.pptxMateri pembelajaran tentang MISIOLOGI.pptx
Materi pembelajaran tentang MISIOLOGI.pptx
 
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdfrpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
 
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptxKeberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
 
Pelatihan Asesor 2024_KEBIJAKAN DAN MEKANISME AKREDITASI PAUD TAHUN 2024 .pdf
Pelatihan Asesor 2024_KEBIJAKAN DAN  MEKANISME AKREDITASI PAUD TAHUN 2024 .pdfPelatihan Asesor 2024_KEBIJAKAN DAN  MEKANISME AKREDITASI PAUD TAHUN 2024 .pdf
Pelatihan Asesor 2024_KEBIJAKAN DAN MEKANISME AKREDITASI PAUD TAHUN 2024 .pdf
 
Hakikat Penciptaan Manusia - Al-Quran Hadits
Hakikat Penciptaan Manusia - Al-Quran HaditsHakikat Penciptaan Manusia - Al-Quran Hadits
Hakikat Penciptaan Manusia - Al-Quran Hadits
 
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdfAKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK.pdf
 
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptxKeberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
 
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptxMata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
Mata Kuliah Etika dalam pembelajaran Kristen.pptx
 
Panduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdf
Panduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdfPanduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdf
Panduan Mengisi Dokumen Tindak Lanjut.pdf
 
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptxUNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
UNSUR - UNSUR, LUAS, KELILING LINGKARAN.pptx
 
Modul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum MerdekaModul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka
 
Silabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.doc
Silabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.docSilabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.doc
Silabus Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas X.doc
 
Diagram Fryer Pembelajaran Berdifferensiasi
Diagram Fryer Pembelajaran BerdifferensiasiDiagram Fryer Pembelajaran Berdifferensiasi
Diagram Fryer Pembelajaran Berdifferensiasi
 
Program Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdf
Program Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdfProgram Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdf
Program Roots Indonesia/Aksi Nyata AAP.pdf
 

Materi Bakteri biologi kelas 11

  • 1.
  • 2. Kelompok 3 “ BAKTERI “ Anggota : Nurul Fakhirah Irham Nurul Izzah Sofia Syifa Salsabila
  • 3. Pengertian archaebacteria, Eubacteria, dan bakteri 1. Archaebacteria, berasal dari bahasa Yunani yaitu Archaio (kuno). 2. Eubacteria, berasal dari bahasa yunani yaitu Eu (sejati). Meliputi sebagian besar organisme prokariotik kosmopolit. 3. Bakteri dari kata Bakterion (batang kecil) merupakan organisme uni seluler dan prokariotik. Memiliki dinding tapi tidak berklorofil.
  • 4. Ciri-ciri bakteri • Organisme mikroskopis, ukuran = 0,5 - 5µm namun ada juga yang berukuran 10- 100µm • Contoh bakteri besar Epulopiscium fishelsoni • Contoh bakteri kecil Mycoplasma
  • 6. Bentuk dasar sel A. Basil = bentuknya seperti batang (contoh : Bacilus cereus) B. Kokus = bentuknya bulat ( contoh : Nitrosococcus) C. Spirilum = bentuknya spiral (contoh : Rhodospirillum rubrum)
  • 7. Bentuk Perpaduan 1. Kokobasil berbentuk bulat dan batang, contohnya Coxiella burnetii 2. Vibrio berbentuk seperti tanda koma, contohnya Vibrio cholerae 3. Spiro setaberbentuk spiral ulir seperti sekrup, contohnya Treponema pallidum
  • 9. Struktur Sel Bakteri • Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri) Meliputi: dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan • Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu) Meliputi kapsul, flagelum, pilus, fimbria, klorosom, Vakuola gas dan endospora.
  • 11. Struktur dasar • Dinding sel, tersusun dari peptidoglikan yaitu gabungan protein dan polisakarida. Fungsinya Mempertahankan dan melindungi sel • Membran plasma, membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid dan protein. Di bagian dalam membran plasma terdapat lekukan-lekukan yang disebut mesosom.
  • 12. • Mesosom, berfungsi untuk menghasilkan energi, membentuk dindin sel baru, menerima DNA saat konjugasi • Sitoplasma, adalah cairan koloid. Yang mengandung melekul organik. Fungsinya sebagai tempat terjadinya reaksi metbolisme sel • Ribosom, organel kecil yang tersebar dalam sitoplasma, berfungsi dalam sintesis protein
  • 13. • Granula untuk menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkan. • DNA, ada dua macam DNA kromosom yang menentukan sebagian besar sifat metabolisme bakteri berbentuk rantai ganda melingkar dan DNA nonkromosom yang hanya manentukan sifat tertentu bakteri berbentuk melingkar
  • 14. Struktur Tambahan • Capsul dan lendir, lapisan di luar dinding sel pada jenis bakteri tertentu, bila lapisannya tebal disebut kapsul dan bila tipis disebut lapisan lendir. Kapsul dan lapisan lendir tersusun atas polisakarida dan air. Berfungsi untuk pelindung dan penjaga sel, bantu pelekatan sel dengan bakteri lain • Flagelum, adalah bulu cambuk, dari senyawa protei di dinding sel sebagai alat gerak
  • 15. • Klorosom, adalah struktur yang berada tepat dibawah membran plasma dan mengandung pigmen klorofil dan pigmen lainnya untuk proses fotosintesis. Klorosom hanya terdapat pada bakteri yang melakukan fotosintesis. • Flagelum, adalah bulu cambuk, dari senyawa protei di dinding sel sebagai alat gerak a. Tubuh Atrik, tidak mempunyai flagel. b. Monotrik, mempunyai satu flagel pada salah satu ujungnya. c. Lofotrik, mempunyai sejumlah flagel pada salah satu ujungnya. d. Amfitrik, mempunyai flagel pada kedua ujungnya. e. Peritrik, mempunyai flagel pada seluruh permukaan nya.
  • 16. • Vakuola gas, terdapat pada bakteri yang hidup di air dan berfotosintesis. • Pilus dan fimbria, berbentuk seperti rambut halus yang menonjol dari dinding sel, mirip dengan flagelum tetapi lebih pendek, kaku dan berdiameter lebih kecil dan tersusun dari protein dan hanya terdapat pada bakteri gram negatif. Berfungsi membantu bakteri menempel dengan bakteri lainnya atau pada suatu medium
  • 17. Bakteri Gram Dikembangkan oleh Hans Christian gram, dibagi menjadi 3 (positif, negatif, dan variabel) berdasarkan ketebalan lapisan peptidoglikan dan dinding sel dengan sistem pewarnaan
  • 18. • Gram positif, bakteri yang dinding selnya menyerap warna violet dan lapisan peptidoglikan tebal, contohnya Eubacterium • Gram negatif, bakteri yang dinding selnya menyerap warna merah, dan lapisan peptidoglikan tipis, contohnya Salmonella typhi • Gram Variabel adalah gram yang berubah dari positif menjadi negatif
  • 20. Berdasarkan cara memperoleh makanan Autotrof Fotoautotrof Kemoautotrof Heterotrof Saproba Parasit mutualisme Autotrof, bakteri yang dapat membuat makannya sendiri, dari senyawa anorganik dengan menggunakan energi yang berasal dari cahaya matahari atau energi kimia Heterotrof, bakteri yang mendapatkan bakteri dari organisme lain secara saproba, parasit, atau bersimbiosis mutualisme
  • 21. Autotrof Fotoautotrof, energi berasal dari cahaya matahari atau proses fotosintetis. Memiliki pigmen fotosintetik, ada yang menghasilkan belerang (Chlorobium) dan tidak menghasilkan belerang (Rhodospirillum)
  • 22. • Kemoautotrof energi berasal dari energi kimia yang berasal dari reaksi oksidasi senyawa anorganik contohnya : Bakteri belerang (Thiobacillus thiooxidans) mengoksidasi sulfur jadi sulfat. Reaksi : 2S+2H2O+3O2 2H2SO4+energi • Bakteri yang meng oksidasi amonia : bakteri nitrifikasi • Bakteri yang mereduksi senyawa nitrat menjadi nitrit dan nitrit menjadi amonia : Bakteri denitrifikasi Thiobacillus thiooxidans
  • 23. Heterotrof • Saproba, mendapat makanan dengan menguraikan organisme yang sudah mati. Contoh, E.coli (pengurai sisa makanan di usus besar • Parasit, Mandapat makanan dari tubuh organisme lain yang ditumpanginya. Contoh, Mycobacterium tuberculosis (TBC)
  • 24. • Mutualisme, mendapat makanan dari organisme lain, tetapi memberikan keuntungan bagi organisme tsb. Contoh, Rhizobium leguminosarum yang hidup pada akar tanaman kacang mendapatkan makana dari sel akar dan mengikat nitrogen bebas di udara untuk tumbuhan inang
  • 25. Aerob • Bakteri aerob, yaitu bakteri yang menggunakan oksigen bebas dalam proses respirasinya. Misal: Nitrosococcus, Nitrosomonas dan Nitrobacter. • Bakteri aerob obligat, yaitu bakteri yang hanya dapat hidup dalam suasana mengandung oksigen. Misal: Nitrobacter dan Hydrogenomonas.
  • 26. Anaerob • Bakteri anaerob, yaitu bakteri yang tidak menggunakan oksigen bebas dalam proses respirasinya. Misal: Streptococcus lactis • Bakteri anaerob obligat, yaitu bakteri yang hanya dapat hidup dalam suasana tanpa oksigen. Misal: Clostridium tetani. Bakteri ini penyebab penyakit tetanus, oleh karena itu orang yang terkena tetanus diberikan udara yang kaya oksigen untuk mempercepat proses penyembuhannya. • Bakteri anaerob fakulatif, yaitu bakteri yang dapat hidup dengan atau tanpa oksigen. Misal: Escherichia coli, Salmonella thypose dan Shigella
  • 27. Pertahanan Bakteri pada lingkungan yang buruk • Endospora adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif yang terbentuk jika kondisi lingkungan tidak menguntungkan bagi kehidupan bakteri. Endospora mengandung sedikit sitoplasma, materi genetik, dan ribosom. Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan endospora tahan terhadap kekeringan, radiasi cahaya, suhu tinggi dan zat kimia(impermeabel). Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri baru.
  • 29. Aseksual Dengan pembelahan biner, dari satu jadi dua kemudian empat dst. Pembelahan terjadi secara amitosis (langsung) tidak melalui tahap an seperti mitosis. Pembelahan berlangsung 1-3 jam sekali dan melambat bila kehabisan nutrisi contoh E.coli
  • 30. Seksual • Melalui rekombinasi gen , yaitu peristiwa bercampurnya sebagian gen (DNA) dari dua sel bakteri yang berbeda, sehingga menghasilkan gen (DNA) rekombinan • Melalui konjugasi, transduksi, atau transformasi
  • 31. Konjugasi • Pemindahan materi gen dari suatu sel bakteri ke sel bakteri yang lain secara langsung melalui jembatan konjugasi. • Contoh : Salmonella typhi
  • 32. Transduksi Rekomibinasi gen antara 2 sel bakteri dengan menggunakan virus fag. Virus ini adalah penginfeksi bakteri pada daur litik dan lisogenik yang mengandung partikel DNA bakteri. Tanda bakteri telah terinfeksi terjadi rekombinasi gen pada bakteri yang terinfeksi fag. Contoh : virus fag temperat
  • 33. Transformasi Rekombinasi gen yang terjadi melalui pengambilan langsung sebagian materi gen dari bakteri lain, yang dilakukan oleh suatu sel bakteri. Contoh : bakteri yang bertransformasi secara alami (memproduksi enzim khusus) Sterptococcus. Bakteri yang tidak bisa bertranformasi secara alami : Heat shock
  • 34. Klasifikasi bakteri • Archaebacteria dinding selnya mengandung peptidoglikan. RNA dan protein penyusun ribosom mirip dengan sel eukariot. • Eubacteria, dinding selnya mengandung peptidoglikan . Bersifat kosmopolit di klasifikasikan berdasarkan perbandingan urutan basa khas pada RNA ribosom.
  • 35. Archaebacteria • Bakteri metanogen, penghasil metana dengan cara mereduksi CO2 dan H2, termasuk bakteri anaerob, hidup di lumpur/rawa yang kurang oksigen. Contoh : methanomonas • bakteri halofil, hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi sekitar 20%. Contoh : Halobacterium
  • 36. • Bakteri termofil/termoasidofil, termofil hidup di lingkungan bersuhu panas, sedangkan termoasidofil bersifat asam karena mengandung sulfur. Kondisi optimum untuk tumbuh 600 C- 800 C dengan ph 2-4. contoh : Sulfolobus
  • 37. Eubacteria • Proteobacteria  Bakteri ungu, memiliki bakterioklorofil dalam membran plasma dapat melakukan fotosintesis, tidak menghasilkan oksigen, hidup secara fotoaltrotof/fotoheterotrof contoh : chromatium  proteobacteria kemoautrotof menyintesis makanannya dengan energi kimia. Contoh : rhizodium leguminoserum.
  • 38.  Proteobacteria kemoheterotrof, butuh zat organik sebagai sumber karbon & energi, hidup di saluran usus hewan bersifat anaerob fakultatif, berbentuk batang. Contoh : Salmonella sp. • Bakteri gram positif, umumnya bersifat kemoheterotrof, beberapa hidup secara foto autrotof. Ada yang membentuk endospora ( Bacilus sp.) dan ada yang tidak membentuk endospora ( Mycoplasma sp.)
  • 39. • Cyanobacteria, memilki klorofil berupa uni seluler/ multi seluler, berdinding sel tebal, mengandung gelatin dan memiliki sel-sel khusus,sebagian besar tidak berflagela, bersifat motil, bergerak secara meluncur. Umumnya hidup di air tawar, selebihnya hidup di air laut. Contoh : Anabaena sp. • Spirochaeta, berbentuk heliks panjang (hingga 0,25 mm), beberapa ada yang hidup bebas dan parasit. Contoh : Borrelia burgdorferi • Chlamydia, tidak memiliki peptidoglikan pada dinding sel, bersifat gram negatif dan hidup parasit obligat di dalam sel hewan/manusia. Contoh : Chlamydia trachomatis