Pasar modal syariah

517 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
517
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
25
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pasar modal syariah

  1. 1. Pasar Modal SyariahAntara Syariah dan Spekulasi- IPO- Pasar Sekunder- Derivatif- Manipulasi SahamBismillahir Rahmanir RahiimAssalamu’alaikum wa rohmatullahi wa barokatuhuAgus Nizami (nizaminz@yahoo.com), mantan investor Pasar Modal serta bekerja di Sekuritas dari tahun 1997
  2. 2. Pasar Modal SyariahBeberapa Poin yang harus diperhatikan:• Islam Menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba• Riba: mengambil lebih untuk barang sejenis, misalnyamenjual emas dengan emas dengan timbangan yangberbeda, atau meminjamkan uang dengan bunga yangtelah ditetapkan• Jual-beli haram: Untung2an, Penipuan, Benda yang takpasti, benda yang tak ada, barang haram, mencegat• Islam mengharamkan hal yang mudlorot• Syubhat sebaiknya ditinggalkan
  3. 3. Pasar Modal Syariah: IPOIPO (Pasar Perdana) adalah penjualan saham/sebagiansaham yang dimiliki oleh satu perusahaan (Emiten)kepada investor lewat Bursa Efek.IPO Halal, tapi akan jadi haram jika ada penipuan/riba sbb:• Mendiskon modal investor baru• Mark-up modal/aset perusahaan• Perusahaan dibuat hanya untuk mengeruk uang investor
  4. 4. Pasar Modal Syariah: IPOIPO (Pasar Perdana) adalah penjualan saham/sebagiansaham yang dimiliki oleh satu perusahaan (Emiten)kepada investor lewat Bursa Efek.IPO Halal, tapi akan jadi haram jika ada penipuan/riba sbb:Jika nominal saham Rp 500, tapi Emiten menjual denganharga Rp 2000 atau lebih, ini seperti Riba. Riba: Kreditormeminjamkan Rp 500, tapi Debitor harus bayar lebih, misRp 700.Jika modal awal adalah Rp 100 juta, kemudian asetberkembang jadi 500 juta, maka modal emiten dinilai Rp500 juta, sedangkan modal investor baru, seandainya Rp2000, harus dihargai Rp 2000
  5. 5. Pasar Modal Syariah: IPOMendiskon modal Investor:Jika nominal saham Rp 500, tapi Emiten menjual denganharga Rp 2000 atau lebih, ini seperti Riba. Riba: Kreditormeminjamkan Rp 500, tapi Debitor harus bayar lebih, misRp 700.Jika modal awal adalah Rp 100 juta, kemudian asetberkembang jadi 500 juta, maka modal emiten dinilai Rp500 juta, sedangkan modal investor baru, seandainya Rp2000, harus dihargai Rp 2000
  6. 6. Pasar Modal Syariah: IPOMark-up Modal/Aset Emiten. Banyak perusahaan yang gopublic melakukan mark-up modal/aset perusahaan.Misalkan aset sebenarnya Rp 1 milyar, dimark-up hinggaRp 5 milyar, kemudian melempar 30% sahamnya senilaiRp 1,5 Milyar. Penipuan diharamkan dalam IslamPerusahaan dibuat asal jadi sekedar mengeruk uanginvestor. Ada beberapa perusahaan tanpa studikelayakan dapat IPO dan mengeruk uang investor, meskiperusahaan itu tak pernah untung dari awal berdiri(sebagian modal lari ke account pribadi pengusaha)hingga akhirnya bangkrut dan uang investor sirna.Pasar Modal Syariah hendaknya menghindari hal ini.
  7. 7. PMS: Pasar SekunderJual-beli saham tak lebih dari sekedar spekulasi (judi)antara spekulator saham.Jual-beli saham, di mana seorang membeli saham,kemudian 1-2 bulan kemudian menjual dengan harapandapat capital gain (padahal bisa rugi), tidak pernahterjadi di masa Rasulullah dan tak terdapat dalam HaditsJual-beli saham antar spekulator, bukanlah bisnis yangreal, karena pada saat terjadi jual-beli saham,perusahaan tersebut sudah tak dapat dana lagi. Uanghanya beredar di antara spekulator.Islam menyarankan kerjasama antara pengusaha denganpemodal. Bukan spekulasi antar pemodal. Syarikat salingmengenal, bukan sambil lalu (tidak jelas).
  8. 8. PMS: Pasar SekunderPenulis, sebagai seorang yang bekerja di PerusahaanPialang Saham (Broker) mengalami dan menyaksikansendiri bagaimana teman-teman serta nasabah rugi daripuluhan juta hingga milyaran rupiah hanya karena jual-beli saham. Bahkan ada yang sampai menjual mobil danrumahnya. Itukah yang dinamakan syariah?Seorang penjual saham untung, jika dia beli saham padaharga rendah, dan menjualnya pada harga tinggi. Padasaat itu, harus ada orang yang menjual pada harga rendahdan membeli pada harga tinggi. Saat dia untung, adaorang lain yang rugi
  9. 9. PMS: Pasar SekunderSaham bukan “Zero Sum Game”?Harga saham naik, spekulator untungHARGA WAKTURP 500RP 3000HARGAWAKTURP 500RP 500HARGAWAKTURP 3000RP 0Harga saham jatuh = semua rugiHarga saham tetap (meski fluktuatif)=Zero Sum Game
  10. 10. PMS: Pasar SekunderLikuiditas Pasar Modal Syariah?Dalam Islam, seorang Syarikat memang bukan pemodal 1-2 bulan (spekulator). Zaman Nabi, tak dikenal syarikatcuma 1-2 bulan saja untuk kemudian diganti dengansyarikat lain, dst.Jika ingin sekedar 1-2 bulan, simpan di Bank Syariah ataudi bawah bantal. Jika butuh uang, ambil dari bagi hasil,atau tarik modal setelah BEP, atau bicarakan dengansyarikatnya.
  11. 11. PMS: DerivatifIslam melarang jual-beli secara untung-untungan atausesuatu yang tak jelas (HR Muslim).Right adalah hak untuk membeli saham pada periodeakan datang pada harga tertentu. Misalnya seseorangbisa membeli saham 6 bulan kemudian pada harga Rp3000. Untuk itu, dia beli right dengan harga Rp 100. Jikaharga saham lebih tinggi, dia akan untung, jika tidak, diaakan rugi.Warrant adalah kebalikannya, hak untuk menjual sahampada periode akan datang pada harga tertentu.Semoga tidak ada istilah Right Syariah atau WarrantSyariah untuk hal yang sangat spekulatif tersebut
  12. 12. PMS: Beberapa KecuranganPada Pasar Modal Konvensional, ada beberapa strategi(baca: kecurangan) yang dapat dilakukan emiten,misalnya pada saat publik merupakan mayoritas,misalnya publik punya 2 juta saham dan emiten punya 1juta saham, emiten bisa melakukan reverse stock 2:1,sehingga publik punya 1 juta saham dan emiten punya 0,5juta saham. Setelah itu, dengan right issue 5:1, emitenmengeluarkan saham baru, jika publik tidak membelinya,maka dengan finansial engineering, emiten bisa punya 7,5juta saham sementara publik tetap 1 juta. Ada kasus yangterjadi seperti itu
  13. 13. PMS: Beberapa KecuranganEmiten atau pelaku pasar juga bisa melakukan rekayasaseperti:Menggoreng: Sekelompok pemain melakukan jual-beliuntuk menaikan harga, misalnya saham dari Rp 500dinaikan harganya jadi Rp 1000 (dlm beberapa hari)setelah publik masuk ikut membeli, baru saham tersebutdilepas.Mengguyur: Sekelompok pemain melakukan jual-beliuntuk menjatuhkan harga, misalnya saham dari Rp 1000dinaikan harganya jadi Rp 500 (dlm beberapa hari)setelah publik panik dan menjual, mereka akanmemborongnya.
  14. 14. PMS: Beberapa KecuranganAda kesan bahwa IPO adalah cara aman untuk mengeruk uang masyarakat.Seorang emiten, bisa memark-up asetnya mis: dari Rp 1 Milyar jadi Rp 5milyar, kemudian melepas 30% sahamnya senilai Rp 1,5 milyar ke publik.Emiten bisa mengambil riba sehingga saham yang Rp 1,5 milyar, pada IPOdijual 4 x lipat seharga Rp 6 milyar.Dengan lemahnya pengawasan, tak ada jaminan bahwa uang hasil IPO itubenar2 ditanamkan ke perusahaan, bukan lari ke rekening pribadi pemilik.Jika perusahaan bangkrut dan nilai saham jadi 0 rupiah, pemilik perusahaantidak dapat dituntut ke pengadilan.Sudah banyak kasus emiten yang akhirnya bangkrut atau merugi terussehingga tak pernah memberikan cash deviden.Banyak emiten yang memberikan deviden kurang dari 5% dari jumlah danayang dikeluarkan investor. Sebagian malah hanya memberikan devidenberupa sahamSemoga Pasar Modal Syariah bisa menghindarkan hal ini.
  15. 15. PMS: HarapanSemoga PMS bisa menjadi sarana bagi parapengusaha Muslim untuk mendapatkan modalbagi usahanya, serta investor dapat menanamkanuangnya secara aman dan mendapatkankeuntungan yang halal dan baik.Hendaknya PMS jangan sampai jadi alat bagiemiten nakal untuk mengeruk dana ummat IslamPMS jangan sampai jadi ajang spekulasi yangberbau judi.Wassalamu’alaikum wa rohmatullah wabarokatuhu

×