Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Syekh Surkati dan
Perhimpunan al-Irsyad
By: Fadh Ahmad Arifan
MA Muhammadiyah 2 kota Malang
100 tahun Syekh Surkati
• Tanggal 15-17 Juni 2015 kemarin, Masyarakat
Sudan menyelenggarakan agenda
memperingati 100 tahun...
Profil Syekh Surkati
• Ahmad Surkati lahir di Desa Udfu, Jazirah Arqu,
daerah Dongula, Sudan pada tahun 1292 H/1875 M.
Dia...
Sebagai Guru, ulama dan Penulis yang
Produktif
• Di samping sebagai guru, pendidik, ulama, dan tokoh
pergerakan Islam, bel...
Pokok-pokok pemikiran Syekh Surkati
• Pemikiran Syeikh Surkati yang banyak dipengaruhi
oleh pembaharu Islam yaitu Muhammad...
Al-Irsyad
• Perhimpunan Al-Irsyad Islamiyyah adalah wadah
organisasi bagi komunitas arab non-Habaib.
Pendiri-pendiri al-Ir...
Amal usaha dan kader al-Irsyad
• Saat ini amal usaha dan pendidikan al-Irsyad
tersebar di Singapura, Jakarta, Bandung,
Cir...
Alm Munir
• Munir pernah menjadi Sekretaris al-Irsyad di kota
Batu, Jawa timur. Munir tertarik ajaran keagamaan
yang dibaw...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Syekh surkati dan al-Irsyad

304 views

Published on

Pendiri-pendiri al-Irsyad kebanyakan adalah pedagang, tetapi tokoh yang paling menonjol sepanjang sejarah adalah Syeikh as-Surkati

Published in: Leadership & Management
  • Be the first to comment

Syekh surkati dan al-Irsyad

  1. 1. Syekh Surkati dan Perhimpunan al-Irsyad By: Fadh Ahmad Arifan MA Muhammadiyah 2 kota Malang
  2. 2. 100 tahun Syekh Surkati • Tanggal 15-17 Juni 2015 kemarin, Masyarakat Sudan menyelenggarakan agenda memperingati 100 tahun Syeikh Ahmad As- Surkati berhijrah dan berdakwah ke wilayah nusantara, di Universitas Internasional Afrika, Khartoum. • Acara tersebut hadiri oleh Ketua LSM Syaikh As-Surkati di Sudan, Syaikh Abdul Basit Abdul Majid, keluarga Besar Syaikh As-Surkati dari Provinsi Donggola
  3. 3. Profil Syekh Surkati • Ahmad Surkati lahir di Desa Udfu, Jazirah Arqu, daerah Dongula, Sudan pada tahun 1292 H/1875 M. Dia diyakini masih keturunan Jabir bin Abdullah al- Ansari dari seorang bapak yang bernama Muhammad (Bisri Afandi, Pustaka al-Kautsar, 1999, hal 4) • Syeikh Surkati tiba di Indonesia bersama dua kawannya: Syeikh Muhammad Tayyib al-Maghribi dan Syeikh Muhammad bin Abdul hamid al-Sudani. Di negeri barunya ini, Syeikh Ahmad menyebarkan ide-ide baru dalam lingkungan masyarakat Islam Indonesia (Hidayatullah 6 September 2014)
  4. 4. Sebagai Guru, ulama dan Penulis yang Produktif • Di samping sebagai guru, pendidik, ulama, dan tokoh pergerakan Islam, beliau juga seorang penulis yang produktif. Beliau mampu menulis berbagai cabang ilmu di antaranya aqidah, ibadah, kandungan Al- Quran dan al-Hadits. • Sebagian karya-karyanya dibuat dalam rangka menyanggah paham keagamaan yang beliau anggap menyimpang dari Alquran dan as-Sunnah (Bisri Afandi, hal 39).
  5. 5. Pokok-pokok pemikiran Syekh Surkati • Pemikiran Syeikh Surkati yang banyak dipengaruhi oleh pembaharu Islam yaitu Muhammad Abduh • Syeikh Surkati lebih menekankan pemahaman dan penalaran dari pada hafalan. Kurikulum yang diterapkan baik dalam pendidikan non formal maupun dalam lembaga pendidikan tidak membedakan antara pelajaran agama dengan pelajaran umum. • Menurut Syeikh Surkati kebodohan harus diberantas. Dan berpendapat bahwa perbuatan mendidik dan mengajar adalah pekerjaan yang termulia di sisi Allah swt. (Nur Laily Mazkiyatul, Skripsi di IAIN Walisongo, 2004)
  6. 6. Al-Irsyad • Perhimpunan Al-Irsyad Islamiyyah adalah wadah organisasi bagi komunitas arab non-Habaib. Pendiri-pendiri al-Irsyad kebanyakan adalah pedagang, tetapi tokoh yang paling menonjol sepanjang sejarah adalah Syeikh as-Surkati (Deliar Noer, LP3ES, hal 73). • Secara kultur keagamaan ada kemiripan dengan Muhammadiyah, Persis, Wahdah Islamiyyah dan Hidayatullah.
  7. 7. Amal usaha dan kader al-Irsyad • Saat ini amal usaha dan pendidikan al-Irsyad tersebar di Singapura, Jakarta, Bandung, Cirebon, Pemalang, Purwokerto, Cilacap, Salatiga, Solo, Semarang, Malang dan Surabaya. • Al-Irsyad juga telah melahirkan tokoh-tokoh ternama seperti, Umar Hubeis, AR Baswedan, Ust Abu Bakar ba’asyir dan Munir bin Thalib (pejuang HAM).
  8. 8. Alm Munir • Munir pernah menjadi Sekretaris al-Irsyad di kota Batu, Jawa timur. Munir tertarik ajaran keagamaan yang dibawa al-Irsyad yang tidak ada pada ormas yang lain. Semangat reformis dan perjuangan yang telah ditorehkan al-Irsyad benar-benar menjiwai semangat juangnya Munir. • Seiring perjalanan waktu, hasil Muktamar ke 37 di Bandung menempatkan Munir sebagai anggota badan penasehat (Mustasyar) di al-Irsyad. (Willy Pramudya, Cak Munir, Engkau Tak pernah pergi, hal 82-83).

×