Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
TUGAS SOFSKILL ANALISIS
INVESTASI DAN MANAJEMEN
PORTOFOLIO DAN
PEREKONOMIAN INDONESIA
Nama : Ester Valentin
NPM : 22213984
Kelas : 1EB18
4-2
PENGERTIAN
PORTOFOLIO
 Portofolio adalah teori yang
menunjukkan  sekumpulan berbagai
surat berharga  atau aset yang dimil...
PENGERTIAN
INVESTASI
 Investasi merupakan komitmen atas sejumlah
dana atau sumber daya lain yang dilakukan saat
ini denga...
MELAKUKAN
INVESTASI
 Return merupakan tingkat keuntungan investasi
yang terdiri dari :
a. expected return (return yang di...
PORTOFOLIO INVESTASI
:
Menentukan kebijakan investasi
Analisis Sekuritas
Pembentukan Portofolio
Melakukan Revisi Porto...
FAKTOR-FAKTOR INVESTASI
LANGSUNG DENGAN PORTOFOLIO
 Tingkat pengembalian yang diharapkan (Expected
Rate Of Return)
 Rama...
PEMILIHAN PORTOFOLIOPEMILIHAN PORTOFOLIO
 Beberapa konsep dasar
- Portofolio Efisien dan Portofolio Optimal
- Fungsi util...
PORTOFOLIO EFISIEN DAN
OPTIMAL
 Portofolio efisien bisa diartikan sebagai:
1. Portofolio yang bisa memberikan return
maks...
FUNGSI UTILITAS & KURVA INDIFERENSFUNGSI UTILITAS & KURVA INDIFERENS
 Dalam ilmu ekonomi, fungsi utilitas sering diartika...
PENGERTIAN RETURNPENGERTIAN RETURN
 Return adalah imbalan atas keberanian investor
menanggung risiko, serta komitmen wakt...
PENGERTIAN RISIKOPENGERTIAN RISIKO
 Risiko adalah kemungkinan perbedaan antara
return aktual yang diterima dengan return ...
PENGERTIAN RISIKOPENGERTIAN RISIKO
 Risiko juga bisa dibedakan menjadi dua jenis:
1. Risiko dalam konteks aset tunggal.
-...
CONTOH 1
4-14
JAWAB 1
4-15
JIKA PROBABILITAS TDK DIKETAHUIJIKA PROBABILITAS TDK DIKETAHUI
4-16
CONTOH 2
4-17
JAWAB 2
4-18
MODEL PORTOFOLIO MARKOWITZMODEL PORTOFOLIO MARKOWITZ
Membentuk portofolio dengan model
Markowitz lebih baik dibanding
mem...
DIVERSIFIKASIDIVERSIFIKASI
 Untuk menurunkan risiko portofolio, investor
perlu melakukan ‘diversifikasi’, dengan
membentu...
DIVERSIFIKASI:DIVERSIFIKASI:
MARKOWITZMARKOWITZ
 Kontribusi penting dari ajaran
Markowitz adalah bahwa risiko
portofolio ...
DIVERSIFIKASI:DIVERSIFIKASI:
MARKOWITZMARKOWITZ
 Di samping ukuran kovarians, dalam
perhitungan risiko portofolio kita ju...
DIVERSIFIKASI:DIVERSIFIKASI:
MARKOWITZMARKOWITZ
 Ukuran korelasi biasanya dilambangkan
dengan (ρi,j
) dan berjarak (berko...
DIVERSIFIKASI:DIVERSIFIKASI:
MARKOWITZMARKOWITZ
 Korelasi Vs manfaat pengurangan
risiko:
1. Penggabungan dua buah sekurit...
ESTIMASI RETURNESTIMASI RETURN
PORTOFOLIOPORTOFOLIO
 Return yang diharapkan dari suatu
portofolio bisa diestimasi dengan
...
ESTIMASI RETURNESTIMASI RETURN
PORTOFOLIO: CONTOHPORTOFOLIO: CONTOH
 Sebuah portofolio yang terdiri dari 3 jenis
saham AB...
ESTIMASI RISIKOESTIMASI RISIKO
PORTOFOLIOPORTOFOLIO
 Dalam menghitung risiko portofolio, ada
tiga hal yang perlu ditentuk...
ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:
KASUS 2 SEKURITASKASUS 2 SEKURITAS
 Rumus yang dipakai adalah (rum...
ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:
KASUS 2 SEKURITAS (CONTOH)KASUS 2 SEKURITAS (CONTOH)
 Portofolio y...
ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:
KASUS 2 SEKURITAS (CONTOH)KASUS 2 SEKURITAS (CONTOH)
 Berikut adal...
ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:
KASUS N SEKURITASKASUS N SEKURITAS
 Bagaimana jika jumlah aset yan...
ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:
KASUS N SEKURITASKASUS N SEKURITAS
 Penulisan rumus di atas barang...
MODEL INDEKS TUNGGALMODEL INDEKS TUNGGAL
 Perhitungan risiko portofolio dengan model
Markowitz seperti dalam tabel di ata...
MODEL INDEKS TUNGGALMODEL INDEKS TUNGGAL
 Penghitungan risiko yang mempengaruhi
return sekuritas dalam model indeks
tungg...
PEREKONOMIAN
INDONESIA
Sistem perekonomian adalah sistem
yang digunakan oleh suatu negara
untuk mengalokasikan sumber daya...
Perbedaan mendasar antara sebuah
sistem ekonomi dengan sistem
ekonomi lainnya adalah bagaimana
cara sistem itu mengatur f...
PEREKONOMIAN
NASIONAL
Sistem perekonomian Indonesia saat ini
adalah sistem perekonomian nasional
kerakyatan yang mulai ber...
Dalam sistem perekonomian
kerakyatan, pemerintah hanya
berperan sebagai pencipta iklim sehat
yang memungkinkan tumbuh dan...
SISTEM
PEREKONOMIAN
Sistem Ekonomi Pasar (Kapitalisme)
Di dalam sistem ini setiap orang
diberi kebebasan unutk
melaksanak...
 Sistem Ekonomi Terencana (Sosialisme)
Di dalam sistem ekonomi sosialis
pemerintah diharuskan memiliki dan
menggunakan se...
 Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ini timbul sebagai akibat dari
kegagalan sistem ekonomi pasar yang
terlalu ketat, demikia...
INDONESIA DIMASA
KINI
Indonesia adalah Negara yang
terkenal akan keajaiban alamnya
yang sungguh membuat takjub
seluruh du...
Perekonomian Indonesia saat ini
menurut IMF Ekonomi Indonesia
2012 Tumbuh 6,3%, Dana Moneter
Internasional (IMF) memperki...
Namun, lembaga keuangan
internasional ini menaikkan proyeksi
pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun
ini menjadi 6,4% dari pre...
MENURUT MENTERI
BUMN
meyakini ekonomi Indonesia pada
2012 dapat mengalahkan ekonomi
Spanyol.
ekonomi Indonesia belakanga...
PDB Indonesia pada akhir 2011
menembus 800 miliar dolar AS,
berarti mengalahkan ekonomi
Belanda yang mencapai 700 miliar
...
DAMPAK POSITIF
Pertumbuhan ekonomi global, memiliki
dampak positif terhadap kondisi
ekonomi Indonesia. Kondisi ekonomi
AS ...
Secara historis perkembangan kondisi
ekspor Indonesia tersebut memiliki
kaitan yang cukup erat dengan
perkembangan ekonomi...
menentukan daya beli konsumen dalam
mengkonsumsi ekspor negara
berkembang termsuk Indonesia.
Sampai akhir Juli’2010 angka
...
DAMPAK NEGATIF
Dampak negatif yang paling cepat
dirasakan sebagai akibat dari krisis
perekonomian global adalah pada
sekto...
Penurunan indeks harga saham di
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai
sekitar 50,0 persen, dan depresiasi nilai
tukar rupiah...
Itulah gambaran tentang perekonomian
di Negara ini Negara Indonesia,
bagaimanapun keadaannya semoga
dari segala hal positi...
REVERENSI
 http://
id.berita.yahoo.com/dahlan-ekonomi-indonesia-2012-kala
 http://www.indonesiafinancetoday.com/read/148...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Tugas pak antoni

285 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Tugas pak antoni

  1. 1. TUGAS SOFSKILL ANALISIS INVESTASI DAN MANAJEMEN PORTOFOLIO DAN PEREKONOMIAN INDONESIA
  2. 2. Nama : Ester Valentin NPM : 22213984 Kelas : 1EB18 4-2
  3. 3. PENGERTIAN PORTOFOLIO  Portofolio adalah teori yang menunjukkan  sekumpulan berbagai surat berharga  atau aset yang dimiliki oleh seorang investasor.  JIka seorang memiliki 10 jenis surat berharga yang terdiri dari saham  dan obligasi dan lainnya  “potofolio”  Jadi portofolio adalah gabungan beberapa investasi surat berharga dengan diversifikasi tertentu.  Harga pasar portofolio adalah penaksiran konsessus padar akan nilai portofolio. 4-3
  4. 4. PENGERTIAN INVESTASI  Investasi merupakan komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lain yang dilakukan saat ini dengan tujuan agar dapat memperoleh keuntungan di masa mendatang atau bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan investor (kesejahteraan moneter) (Kasmir, 2001).  Sedangkan menurut Sharpe, Alexander, dan Bailey (1997), investasi dalam arti luas adalah mengorbankan dolar sekarang untuk dolar pada masa depan, dengan dua atribut berbeda yang melekat yaitu risiko dan waktu. 4-4
  5. 5. MELAKUKAN INVESTASI  Return merupakan tingkat keuntungan investasi yang terdiri dari : a. expected return (return yang diharapkan) b. realized return (return aktual)  Risiko merupakan kemungkinan return aktual berbeda dengan return yang diharapkan yang terdiri dari : a. risiko sistematis (systematic risk) atau risiko pasar (general risk) b. risiko tidak sistematis (unsystematic risk) atau risiko perusahaan (risiko spesifik) 4-5
  6. 6. PORTOFOLIO INVESTASI : Menentukan kebijakan investasi Analisis Sekuritas Pembentukan Portofolio Melakukan Revisi Portofolio Evaluasi Kinerja Portofolio 4-6
  7. 7. FAKTOR-FAKTOR INVESTASI LANGSUNG DENGAN PORTOFOLIO  Tingkat pengembalian yang diharapkan (Expected Rate Of Return)  Ramalan mengenai keadaan di masa yang akan datang  Tingkat bunga  Biaya investasi  Tingkat pendapatan nasional dan perubahan- perubahannya 4-7
  8. 8. PEMILIHAN PORTOFOLIOPEMILIHAN PORTOFOLIO  Beberapa konsep dasar - Portofolio Efisien dan Portofolio Optimal - Fungsi utilitas dan kurva indiferens - Aset berisiko dan aset bebas risiko  Model portofolio MARKOWITZ - Memilih portofolio optimal - Memilih kelas aset optimal 4-8
  9. 9. PORTOFOLIO EFISIEN DAN OPTIMAL  Portofolio efisien bisa diartikan sebagai: 1. Portofolio yang bisa memberikan return maksimal pada tingkat risiko tertentu 2. Portofolio yang bisa memberikan risiko minimal pada tingkat return tertentu  Portofolio optimal merupakan portofolio yang dipilih seorang investor dari sekian banyak pilihan yang ada pada kumpulan portofolio efisien, sesuai dengan preferensinya terhadap tingkat return maupun risiko. 4-9
  10. 10. FUNGSI UTILITAS & KURVA INDIFERENSFUNGSI UTILITAS & KURVA INDIFERENS  Dalam ilmu ekonomi, fungsi utilitas sering diartikan sebagai suatu fungsi matematis yang menunjukkan nilai dari semua alternatif pilihan yang ada  Semakin tinggi nilai suatu alternatif pilihan, semakin tinggi utilitas alternatif tersebut  Dalam konteks manajemen portofolio, fungsi utilitas menunjukkan preferensi seorang investor terhadap berbagai pilihan investasi dengan masing-masing risiko dan tingkat return yang diharapkan 4-10
  11. 11. PENGERTIAN RETURNPENGERTIAN RETURN  Return adalah imbalan atas keberanian investor menanggung risiko, serta komitmen waktu dan dana yang telah dikeluarkan oleh investor.  Return juga merupakan salah satu motivator orang melakukan investasi.  Sumber-sumber return terdiri dari dua komponen: 1. Yield 2. Capital gains (loss)  Dengan demikian, return total investasi adalah: Return total = yield + capital gains (loss) (4.1) 11 - 20
  12. 12. PENGERTIAN RISIKOPENGERTIAN RISIKO  Risiko adalah kemungkinan perbedaan antara return aktual yang diterima dengan return yang diharapkan.  Sumber-sumber risiko suatu investasi terdiri dari: 1. Risiko suku bunga 2. Risiko pasar 3. Risiko inflasi 4. Risiko bisnis 5. Risiko finansial 6. Risiko likuiditas 7. Risiko nilai tukar mata uang 8. Risiko negara (country risk) 4-12
  13. 13. PENGERTIAN RISIKOPENGERTIAN RISIKO  Risiko juga bisa dibedakan menjadi dua jenis: 1. Risiko dalam konteks aset tunggal. - Risiko yang harus ditanggung jika berinvestasi hanya pada satu aset saja. 2. Risiko dalam konteks portofolio aset. a. Risiko sistematis (risiko pasar/risiko umum). - Terkait dengan perubahan yang terjadi di pasar dan mempengaruhi return seluruh saham yang ada di pasar. b. Risiko tidak sistematis (risiko spesifik). - Terkait dengan perubahan kondisi mikro perusahaan, dan bisa diminimalkan dengan melakukan diversifikasi. 4-13
  14. 14. CONTOH 1 4-14
  15. 15. JAWAB 1 4-15
  16. 16. JIKA PROBABILITAS TDK DIKETAHUIJIKA PROBABILITAS TDK DIKETAHUI 4-16
  17. 17. CONTOH 2 4-17
  18. 18. JAWAB 2 4-18
  19. 19. MODEL PORTOFOLIO MARKOWITZMODEL PORTOFOLIO MARKOWITZ Membentuk portofolio dengan model Markowitz lebih baik dibanding membentuk portofolio dengan pendekatan naif (acak). Dengan menggunakan model Markowitz investor bisa memanfaatkan semua informasi yang tersedia sebagai dasar pembentukan portofolio yang optimal 4-19
  20. 20. DIVERSIFIKASIDIVERSIFIKASI  Untuk menurunkan risiko portofolio, investor perlu melakukan ‘diversifikasi’, dengan membentuk portofolio sedemikian rupa hingga risiko dapat diminimalkan tanpa mengurangi return yang diharapkan.  Diversifikasi bisa dilakukan dengan: 1. Diversifikasi random. - Memilih aset yang akan dimasukkan dalam portofolio secara acak. 2. Diversifikasi model Markowitz. - Memilih aset yang dimasukkan dalam portofolio berdasar berbagai informasi dan karakteristik aset. 4-20
  21. 21. DIVERSIFIKASI:DIVERSIFIKASI: MARKOWITZMARKOWITZ  Kontribusi penting dari ajaran Markowitz adalah bahwa risiko portofolio tidak boleh dihitung dari penjumlahan semua risiko aset-aset yang ada dalam portofolio, tetapi harus dihitung dari kontribusi risiko aset tersebut terhadap risiko portofolio, atau diistilahkan dengan kovarians.  Kovarians adalah suatu ukuran absolut yang menunjukkan sejauh mana return dari dua sekuritas dalam portofolio cenderung untuk bergerak secara bersama-sama. 4-21
  22. 22. DIVERSIFIKASI:DIVERSIFIKASI: MARKOWITZMARKOWITZ  Di samping ukuran kovarians, dalam perhitungan risiko portofolio kita juga harus memperhatikan besarnya korelasi antar aset.  Koefisien korelasi adalah suatu ukuran statistik yang menunjukkan pergerakan bersamaan relatif (relative comovements) antara dua variabel.  Dalam konteks diversifikasi, ukuran ini akan menjelaskan sejauhmana return dari suatu sekuritas terkait satu dengan lainnya. 4-22
  23. 23. DIVERSIFIKASI:DIVERSIFIKASI: MARKOWITZMARKOWITZ  Ukuran korelasi biasanya dilambangkan dengan (ρi,j ) dan berjarak (berkorelasi) antara +1,0 sampai –1,0, dimana:  Korelasi Vs manfaat pengurangan risiko: 1. Penggabungan dua sekuritas yang berkorelasi positif sempurna (+1,0) tidak akan memberikan manfaat pengurangan risiko. 2. Penggabungan dua sekuritas yang berkorelasi nol, akan mengurangi risiko portofolio secara signifikan. 4-23
  24. 24. DIVERSIFIKASI:DIVERSIFIKASI: MARKOWITZMARKOWITZ  Korelasi Vs manfaat pengurangan risiko: 1. Penggabungan dua buah sekuritas yang berkorelasi negatif sempurna (- 1,0) akan menghilangkan risiko kedua sekuritas tersebut. 2. Dalam dunia nyata, ketiga jenis korelasi ekstrem tersebut (+1,0; 0,0; dan –1,0) sangat jarang terjadi. Oleh karena itu, investor tidak akan bisa menghilangkan sama sekali risiko portofolio. Hal yang bisa dilakukan adalah ‘mengurangi’ risiko portofolio. 4-24
  25. 25. ESTIMASI RETURNESTIMASI RETURN PORTOFOLIOPORTOFOLIO  Return yang diharapkan dari suatu portofolio bisa diestimasi dengan menghitung rata-rata tertimbang dari return yang diharapkan dari masing-masing aset individual yang ada dalam portofolio.  Rumusnya adalah: (4.10) 4-25 ∑= = n 1i )E(RW)E(R iip
  26. 26. ESTIMASI RETURNESTIMASI RETURN PORTOFOLIO: CONTOHPORTOFOLIO: CONTOH  Sebuah portofolio yang terdiri dari 3 jenis saham ABC, DEF dan GHI menawarkan return yang diharapkan masing-masing sebesar 15%, 20% dan 25%.  Misalnya, prosentase dana yang diinvestasikan pada saham ABC sebesar 40%, saham DEF 30% dan saham GHI 30%.  Maka, return yang diharapkan: E(Rp) = 0,4 (0,15) + 0,3 (0,2) + 0,3 (0,25) = 0,195 atau 19,5% 4-26
  27. 27. ESTIMASI RISIKOESTIMASI RISIKO PORTOFOLIOPORTOFOLIO  Dalam menghitung risiko portofolio, ada tiga hal yang perlu ditentukan, yaitu: 1. Varians setiap sekuritas 2. Kovarians antara satu sekuritas dengan sekuritas lainnya 3. Bobot portofolio untuk masing-masing sekuritas 4-27
  28. 28. ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO: KASUS 2 SEKURITASKASUS 2 SEKURITAS  Rumus yang dipakai adalah (rumus 4.11): dimana: σp = standar deviasi portofolio wA = bobot portofolio pada aset A ρA,B = koefisien korelasi aset A dan B 4-28 2/12222 ])()()(2[ BAABBABBAAp WWWW σσρσσσ +++=
  29. 29. ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO: KASUS 2 SEKURITAS (CONTOH)KASUS 2 SEKURITAS (CONTOH)  Portofolio yang terdiri dari saham A dan B masing-masing menawarkan return sebesar 10% dan 25%; serta standar deviasi masing-masing sebesar 30% dan 60%.  Alokasi dana investor pada kedua aset tersebut masing-masing sebesar 50% untuk setiap aset. Perhitungannya adalah sbb: σp = [(0,5)2 (0,3)2 + (0,5)2 (0,6)2 + 2 (0,5) (0,5) (ρA,B ) (0,3) (0,6)]1/2 = [0,0225 + 0,09 + (0,09) (ρA,B )]1/2 = [0,1125 + 0,09 (ρA,B )]1/2 4-29
  30. 30. ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO: KASUS 2 SEKURITAS (CONTOH)KASUS 2 SEKURITAS (CONTOH)  Berikut adalah tabel risiko portofolio A dan B jika dihitung dalam berbagai skenario koefisien korelasi: 4-30 ρA,B [0.1125 + 0,09 (ρA,B )] 1/2 σp +1,0 [0,1125 + (0,09) (1,0)] 1/2 45,0% +0,5 [0,1125 + (0,09) (0,5)] 1/2 39,8% +0,2 [0,1125 + (0,09) (0,2)] 1/2 36,1% 0 [0,1125 + (0,09) (0,0)] 1/2 33,5% -0,2 [0,1125 + (0,09) (-0,2)] 1/2 30,7% -0,5 [0,1125 + (0,09) (-0,5)] 1/2 25,9% -1,0 [0,1125 + (0,09) (-1,0)] 1/2 15%
  31. 31. ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO: KASUS N SEKURITASKASUS N SEKURITAS  Bagaimana jika jumlah aset yang dimasukkan dalam portofolio lebih dari 2 sekuritas (n sekuritas)?  Rumus untuk menghitungnya akan menjadi lebih rumit (4.12): 4-31 ∑ ∑∑ = == += n 1i n 1i p 2 W n j jijiii WW 1 22 σσσ i ≠ j
  32. 32. ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO:ESTIMASI RISIKO PORTOFOLIO: KASUS N SEKURITASKASUS N SEKURITAS  Penulisan rumus di atas barangkali tampak sedikit rumit. Untuk itu, rumus tersebut bisa digambarkan dalam bentuk matriks berikut: 4-32     ASET 1ASET 1   ASET 2ASET 2   ASET 3ASET 3   ASET NASET N ASET 1ASET 1 W1 W1 σ1 σ 1 W1 W2 σ12 W1 W3 σ13 W1 WN σ1N ASET 2ASET 2 W2 W1 σ12 W2 W2 σ2 σ 2 W2 W3 σ23 W2 WN σ2N ASET 3ASET 3 W3 W1 σ13 W2 W3 σ23 W3 W3 σ3 σ3 W3 WN σ3N ASET NASET N WN W1 σN1 WN W1 σN1 WN W1 σN1 WN WN σN σN
  33. 33. MODEL INDEKS TUNGGALMODEL INDEKS TUNGGAL  Perhitungan risiko portofolio dengan model Markowitz seperti dalam tabel di atas, tampaknya tetap saja rumit, terutama jika jumlah aset (n) sangat banyak.  Untuk itu, W. Sharpe menemukan model indeks tunggal, yang mengkaitkan perhitungan return setiap aset pada return indeks pasar, atau ditulis dengan rumus berikut: Ri = αi + βi RM + ei (4.15) 4-33
  34. 34. MODEL INDEKS TUNGGALMODEL INDEKS TUNGGAL  Penghitungan risiko yang mempengaruhi return sekuritas dalam model indeks tunggal melibatkan dua komponen utama, yaitu: 1. Komponen risiko yang mempengaruhi return sekuritas yang terkait dengan keunikan perusahaan; dilambangkan dengan αI 2. Komponen risiko yang mempengaruhi return yang terkait dengan pasar; dilambangkan dengan βI 4-34
  35. 35. PEREKONOMIAN INDONESIA Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. 4-35
  36. 36. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut 4-36
  37. 37. PEREKONOMIAN NASIONAL Sistem perekonomian Indonesia saat ini adalah sistem perekonomian nasional kerakyatan yang mulai berlaku sejak terjadinya reformasi sejak tahun 1998. Tekad pemerintah ini ditetapkan dalam ketetapan MPR Indonesia nomor IV/MPR/1999 yang mengatur mengenai garis-garis besar haluan Negara 4-37
  38. 38. Dalam sistem perekonomian kerakyatan, pemerintah hanya berperan sebagai pencipta iklim sehat yang memungkinkan tumbuh dan berkembangnya dunia usaha di Indonesia, sedangkan kegiatan ekonomi dipegang secara aktif oleh masyarakat. 4-38
  39. 39. SISTEM PEREKONOMIAN Sistem Ekonomi Pasar (Kapitalisme) Di dalam sistem ini setiap orang diberi kebebasan unutk melaksanakan kegiatan perekonomian, baik dalam hal kegiatan menjual dan membeli barang yang mereka inginkan serta kebebasan dalam memiliki faktor- faktor produksi 4-39
  40. 40.  Sistem Ekonomi Terencana (Sosialisme) Di dalam sistem ekonomi sosialis pemerintah diharuskan memiliki dan menggunakan seluruh faktor produksi, namun kepemilikkan pemerintah atas faktor-faktor produksi tersebut hanyalah sementara. 4-40
  41. 41.  Sistem Ekonomi Campuran Sistem ini timbul sebagai akibat dari kegagalan sistem ekonomi pasar yang terlalu ketat, demikian juga halnya dengan sistem ekonomi terencana, tidak mampu menghilangkan kelas- kelas dalam masyarakat sehingga muncullah sistem ekonomi campuran 4-41
  42. 42. INDONESIA DIMASA KINI Indonesia adalah Negara yang terkenal akan keajaiban alamnya yang sungguh membuat takjub seluruh dunia, dan dipandang sebagai Negara maju oleh sebagian Negara di dunia. Namun bagaimanakah jika dilihat dari sudut pandang perekonomiannya? 4-42
  43. 43. Perekonomian Indonesia saat ini menurut IMF Ekonomi Indonesia 2012 Tumbuh 6,3%, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2012 sebesar 6,3%, jauh di bawah target pemerintah 6,7% akibat perlambatan ekspor. 4-43
  44. 44. Namun, lembaga keuangan internasional ini menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 6,4% dari prediksi sebelumnya 6,2%. Proyeksi pertumbuhan 2011 juga masih lebih rendah dibandingkan target pemerintah yang sebesar 6,5%. 4-44
  45. 45. MENURUT MENTERI BUMN meyakini ekonomi Indonesia pada 2012 dapat mengalahkan ekonomi Spanyol. ekonomi Indonesia belakangan ini terus menunjukkan peningkatan tercermin dari kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB 4-45
  46. 46. PDB Indonesia pada akhir 2011 menembus 800 miliar dolar AS, berarti mengalahkan ekonomi Belanda yang mencapai 700 miliar dolar AS Dan dilihat dari sektor pertanian, pertanian (budidaya tanaman dan ternak) merupakan salah satu kegiatan yang paling awal dikenal peradaban manusia dan mengubah total bentuk kebudayaan 4-46
  47. 47. DAMPAK POSITIF Pertumbuhan ekonomi global, memiliki dampak positif terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Kondisi ekonomi AS dan Jepang sebagai proxi ekonomi dunia yang meningkat berpengaruh terhadap perkembangan ekspor Indonesia yang terus meningkat. Sampai dengan akhir semester kedua 2010, Ekspor Indonesia meningkat 17,2% YoY. 4-47
  48. 48. Secara historis perkembangan kondisi ekspor Indonesia tersebut memiliki kaitan yang cukup erat dengan perkembangan ekonomi kedua negara tersebut . Laju penguatan pertumbuhan ekonomi AS, sampai saat ini meskipun sedikit melambat namun masih dalam trend yang terus meningkat. Perbaikan angka penyerapan tenaga kerja serta turunnya angka pengangguran AS, 4-48
  49. 49. menentukan daya beli konsumen dalam mengkonsumsi ekspor negara berkembang termsuk Indonesia. Sampai akhir Juli’2010 angka pengangguran AS telah mencapai 9,6% atau menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 10,1%. 4-49
  50. 50. DAMPAK NEGATIF Dampak negatif yang paling cepat dirasakan sebagai akibat dari krisis perekonomian global adalah pada sektor keuangan melalui aspek sentimen psikologis maupun akibat merosotnya likuiditas global 4-50
  51. 51. Penurunan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai sekitar 50,0 persen, dan depresiasi nilai tukar rupiah disertai dengan volatilitas yang meningkat. Sepanjang tahun 2008, nilai tukar rupiah telah terdepresiasi sebesar 17,5 persen. Kecenderungan volatilitas nilai tukar rupiah tersebut masih akan berlanjut hingga tahun 2009 dengan masih berlangsungnya upaya penurunan utang (deleveraging) dari lembaga keuangan global. 4-51
  52. 52. Itulah gambaran tentang perekonomian di Negara ini Negara Indonesia, bagaimanapun keadaannya semoga dari segala hal positif atau pun hal negatif nya ada yang dapat di ambil manfaatnya untuk bisa memajukan dan mensejahterakan bangsa Indonesia. 4-52
  53. 53. REVERENSI  http:// id.berita.yahoo.com/dahlan-ekonomi-indonesia-2012-kala  http://www.indonesiafinancetoday.com/read/14838/IMF-E    http://repository.binus.ac.id/content/F0384/F038456 95 4-53

×