02 3 Desentralisasi Stbm Muara Enim

2,514 views

Published on

Published in: Health & Medicine
  • Be the first to comment

02 3 Desentralisasi Stbm Muara Enim

  1. 1. DESENTRALISASI PELAKSANAAN STBM DI KABUPATEN MUARA ENIM K A B UP A TE N M U S I B A N Y U A S IN # MU A R A L E M AT AN G # SU K A M E R IN D U # SU N G A I R O T AN # DA NA U T AMP AN G # PA Y A A N G U S SU KAD AN A # KE P A LE M B A N G # SU K A R A MI # DA NA U RA T A # # P E N A N D IN G A N G E LU M B A N G HA R A P AN JA YA # T A LA N G U B I # M O D O N G # A N J U N G M IR IN G ## T PA N D A N M O D O N G T A N JU N G D A LA M # # M U AR A # SU N G AI # K E L U B U K L IN G G A U AL A I # LE M B A K IR IL G # IN SU K A M A JU R B E L I M B IN G E # M O # BUL A NG G A U N G AS A M K P R A B U M U L IH B A R A T # N GU N U N G M E G N G # A K A B UP A TE N M US I R A W A S # T E BA T A G U NG # G # O TA N J U N G T E R A N G P R A B U M U L IH T IM U R # N E # T U LA K B A N D U N G S ID O M U L Y O P # # LU B U K R A M A N U B A # # KEN C AN A M U LY A K E # U JA N M AS S U M B E R R A H A Y UA U R DU R I KE K AYU A G U NG K # # PAG A R AG U N G # TA N J U N G R A M A N # SU M BE R M U L YA # # KO T A M U AR A E NIM B E R IN G I N# KE L AH AT # TA N J U N G E N IM K A B UP A TE N LA HA T A # D A R M O J A R U T SEL EM A N # A B E K # TA N J U N G A G UN G E M B A W A N G# KAB U P AT EN O G A N K E M E R IN G U LU KE LA H A T # PER EP AU Disampaikan dalam rangka : # # MU A R A D A N A U KE B A TU R A JA SEMINAR SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) SEM EN D O TA N J U N G R A Y A # # TE N A M BU NG KU K AKSI TERPADU UNTUK KUALITAS HIDUP YANG LEBIH BAIK # AR E M A N T A I # # TA N J U N G A G U N G TA N J U N G T E B A T # T A N J U N G T IG A DISELENGGARAKAN OLEH PROGRAM SAFE WATER SYSTEM (SWS/AMA TIRTA) & ENVIRONMENTAL SERVICE PROGRAM (ESP) P R O P IN S I B E N G K U L U DI JAKARTA CONVENTION CENTER (JCC) 18 JUNI 2009
  2. 2. Serasan Sekundang KAB. BANYUASIN PALEMBANG Posisi Geografis Penukal Utara Muara Belida 4º-6º LS & 104º-106 BT Abab Sungai ADM. PEMERINTAHAN : Rotan Luas wilayah 9.238,77 Km2 Penukal Gelumbang 22 Kec. 287 Desa (260 desa definitif Talang Ubi Keadaa & 27 desa persiapan) & 16 Kelurahan ± 183 Km dari Palembang Tanah ( 303 Desa/Kel ) n Abang Menanti umum KAB. MURA Benakat Lembak ku Gn. Megang ng Da Ujan Mas . Rb Rambang Muara Enim T HA Lubai KECAMATAN PERCONTOHAN LA PEREKONOMIAN GERAKAN PENDEKATAN B. Lawang Kidul KA PDRB : Rp. 9,7 Triliun CLTS DIKAB.MUARA ENIM Pendapatan Perkapita Rp. 8,3 Juta KAB. OKU Pertumbuhan Ekonomi : 4,07 % Tanjung Agung PENDUDUK : Semende Penduduk = 629.623 jiwa, Darat Laut Pertumbuhan Pddk = 1,4% / tahun Semende Darat Tengah TOPOGRAFI : Semende Darat Ulu • Dataran Tinggi > 750 M DPL : Kec.SDU, SDT, SDL &Tanjung Agung. KAB. • Dataran Sedang 100 – 500 M DPL : Kec. Tanjung Agung OKU SELATAN PROP. BENGKULU • Dataran Rendah : 18 Kecamatan dan sebagian daerah rawa yang berada pada sepanjang pesisir Sungai Musi & Lematang
  3. 3. Study Banding CLTS DPMU Muara Enim Ke Negara India dan Bangladesh
  4. 4. Visit Study ke India & Bangladesh 2004 Pelatihan CLTS Regional di Kab. Ma.Enim Th.2005 Puskesmas Lembak lokasi pelatihan CLTS 3 Ds tempat pelatihan dan 1 Ds (Ds. Babat) Reflikasi dlm 4 minggu berhasil ODF Pim. PKM Lembak mengembangkan keseluruh desa HASIL DIHARAPKAN wilayah kerjanya Th. 2010 Kab. Ma. Enim (18 Desa) dlm Deklarasi & Pencanangan Free Open Defication 1 Th ODF Gerakan CLTS di Prop. Sumsel Oleh GUberur Sumsel 31 Juli Th 2006 PELATIHAN CLTS bagi petugas RENCANA KEDEPAN Setiap Kecamatan TINDAK LANJUT Kecamatan dlm th. 2008 akan pemicu Setiap Kecamatan Kab.M.Enim Dg Dana an CLTS diseluruh th. 2007 hrs memicu APBD 2007 Desa yg ada diwiah min. 5 desa x 21 Kec (21 Kec =105 org) Kerja masing2l = 105 desa
  5. 5. DESA BABAT KEC. LEMBAK MERUPAKAN DESA UJI COBA CLTS DAN DALAM IV MINGGU TELAH FREE OPEN DEFECATION No MINGGU JML JAMBAN YG JML KK DIBANGUN PENGGUNA 1. Minggu I 26 Unit 59 KK 2. Minggu II 48 Unit 125 KK 3. Minggu III 37 Unit 92 KK 4. Minggu IV 18 Unit 44 KK 5. Sebelum CLTS 39 Unit 59 KK (16%) Total 168 Unit 379 KK
  6. 6. 4 TIM GERAKAN PEMBERANTASAN TA’I YG DIBENTUK OLEH MASYARAKAT DESA BABAT UNTUK MEMBANTU MEMBANGUN JAMBAN PADA WARGA MASYARAKAT YG TIDAK MAMPU SECARA FISIK ( LANJUT USIA, JANDA DLL) SECARA SWADAYA TANPA SUBSIDI DARI LUAR/PEMERINTAH TIM . I Bpk. TIM. 3 Anhar Cs Bpk. Ermeli Cs TIM. 2 Bpk. TIM. 4 Bpk. Sangkut Cs Sucipto Cs
  7. 7. Trimakasih penggerak CLTS desa kami telah memiliki jamban buatan sendiri
  8. 8. Acara Deklarasi Desa Babat Wilayah sadar Jamban Juli 2005 Kunjungan dan wawancara Mr. Andy Robinson & Mr. Devi dg masyarakat
  9. 9. PERKEMBANGAN CLTS DI KECAMATAN LEMBAK TAHUN 2006 ( 14 DESA TELAH FREE OPEN DEFECATION ) Se be lum Se s udah CLTS CLTS Kecam atan Babat Tj. Bunut Ibul Kem ang G aungAsam Petanang TL. Nangka Alai Suka Indah Lem bak Lb. G etam Sialingan Tj. Tiga TL. Balai TL.Beliung Tl.Enau Tapus S. Durian Tj. Baru 100 Lb. Sim antung 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0
  10. 10. Sebelum Sesudah CLTS CLTS SEMUA TELAH FREE OPEN DEFECATION (ODF) TAHUN 2007 18 DESA DI KECAMATAN LEMBAK Kecam atan Babat Tj. Bunut Ibul Kem ang G aungAsam Petanang TL. Nangka Alai Suka Indah Lem bak Lb. G etam Sialingan Tj. Tiga TL. Balai TL.Beliung Tl.Enau Tapus S. Durian Tj. Baru Lb. Sim antung 0 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10
  11. 11. Gubernur Sumatera Selatan, Dierjen Pengendelaian Penyakit & Penyehatan Lingkungan Dep Kes RI, dan Deputi SDM & Kebudayaan Bappenas disambut dengan tari selamat datang di Kab. Muara Enim dalam rangka pencanangan pendekatan CLTS di Propinsi Sumatera Selatan 31 Juli 2006
  12. 12. PENCANANGAN GERAKAN CLTS TINGKAT PROPINSI SUMSEL OLEH GUBERNUR DI KAB. MUARA ENIM TANGGAL 31 JULI 2006
  13. 13. KEMAJUAN KEGIATAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DI KAB. MUARA ENIM TAHUN 2008 Jumlah Jumlah Kegiatan Sanitasi Total Berbsis Masyarakat desa KK (STBM/CLTS di Kab. Muara Enim s/d Des 2008 N yang Desa Jumlah Jumlah Akses KK Akses Desa Yg O ada yg di Jamban Jamban Thdp KK Thdp sudah picu Sebelum setelah Jamban Jamban 100 % CLTS CLTS CLTS Sebelum Setelah (ODF) CLTS CLTS 1 303 172.718 165 40.787 56.548 40.787 77.047 19
  14. 14. DESENTRALISASI PELAKSANAAN STBM DI KABUPATEN MUARA ENIM Latar Belakang Pencanangan gerakan CLTS di Propinsi Sumatera Selatan tanggal 31 Juli 2006 oleh Gubernur Sumatera Selatan Satu keunggulan Kab. Muara Enim dalam mengimplementasikan CLTS adalah adanya respon pemerintah Daerah untuk menjadikan CLTS sebagai pendekatan dalam program sanitasi (sejak Deklarasi dan Pencanangan Gerakan CLTS di Prop. Sumatera Selatan oleh Gubernur Sumatera Selatan 31 Juli 2006) Tahun anggaran 2007 Pemda mengalokasikan Dana APBD untuk Pengembangan CLTS di Kab. Muara Enim khusus untuk pelatihan bagi 105 petugas Kecamatan ( 21 Kecamatan diluar Kec. Lembak) masing masing Kec. 5 orang yang terdiri dari Pimpinan Puskesmas, Kasi PMD Kecamatan, Kacabdin Pendidikan Kecamatan dan Sanitarian Puskesmas
  15. 15. Kebijakan Pemda Kab. Muara Enim dalam Pengembangan STB/CLTS • Pembentukan Tim Koordinasi CLTS tingkat Kabupaten Muara Enim melalui SK Bupati dengan anggota Dinas/Instansi Terkait • Di Tingkat Kabupaten Muara Enim juga ada Tim Fasilitaor/Pelatih CLTS yg dibentuk oleh Kepala Dinas Kesehatan, terdiri dari Staf dinas Kesehatan dan Tim Fasilitator/CFT yang telah terlatih, untuk melatih petugas Kecamatan • Ditingkat Kecamatan dibentuk tim pemicu Kecamatan dengan SK Camat • Ditingkat Desa dibentuk tim kerja CLTS desa dengan SK Kepala Desa
  16. 16. DUKUNGAN KEBIJAKAN PEMDA DALAM PENGEMBANGAN GERAKAN CLTS DI KAB. MUARA ENIM Pemerintah Kabupaten (SK Tim Kerja CLTS Bappeda, Dinkes, Kantor PMD, Diknas, Dinas Cipta Karya, Bag. Kesejahteran-Setda, PKK) Dinas Kesehatan (Leading Sector) (SK Tim Fasilitator/Pemicu CLTS Dinkes dan CFT - WSLIC) Tingkat Kecamatan (Puskesmas sbg Leading Sector) (SK Tim Pemicu CLTS Puskesmas, Sanitarian, PMD Kecamatan & Cabdin Diknas) Tingkat Desa (SK Tim Kerj CLTSDesa (Kades, Bidan Desa, Natural Leader, Kader Posyandu/PKK)
  17. 17. PERAN & FUNGSI KESEHATAN DALAM IMPLEMENTASI GERAKAN CLTS/STBM DI KABUPATEN MUARA ENIM Penetapan Sosialisasi Pelatihan Pemicuan Implem Monitoring Kebijakan entasi Pemda √ (M Enim) Enim) Dinkes Kab √ √ √ √ (M Enim) Enim) (M Enim) Enim) (M Enim) Enim) (M Enim) Enim) Puskesmas/ Pustu √ √ √ √ √ (M Enim) Enim) (M Enim) Enim) (M Enim) Enim) (M Enim) Enim) (M Enim) Enim) Bidan Desa √ √ √ (M Enim) Enim) (M Enim) Enim) (M Enim) Enim) Kepala Desa & √ √ (M Enim) Enim) (M Enim) Enim) Natural Leader
  18. 18. Strategi Pemda Kab. Muara Enim dalam Pengembangan STBM/CLTS • Bupati Muara Enim menginstruksikan kepada para camat untuk membentuk Tim CLTS tingkat kecamatan ( melalui SK Camat ) yang anggotanya petugas kecamatan yang telah di latih untuk dapat mengembangkan CLTS diwilayahnya masing-masing • Setiap Kecamatan diwajibkan melakukan pemicuan CLTS minimal 5 desa masing-masing Kecamatan, tahun 2007 sudah diadakan pemicuan pada 105 desa dan direncanakan tahun 2008 seluruh desa di Kabupaten Muara Enim telah selesai diadakan pemicuan CLTS • Desa Free Open Defecation (ODF) Desa yang telah Free Open Defecation (ODF) khusus di Kecamatan Lembak di tingkatkan menjadi desa Siaga dengan bermacam program Kesehatan antara lain mengadakan sarana air bersih untuk seluruh desa oleh Pemkab Muara Enim
  19. 19. Peserta Pelatihan Pendekatan CLTS bagi petugas Kecamatan dalam Kabupaten Muara Enim sebanyak 105 orang dalam 21 Kecamatan (Pimp. Puskesmas, Kasi PMD Kec.,PKK Kec, Kacabdin Pendidikan Kec., dan Sanitarian Puskesmas) Angkatan 1 Angkatan 2 Angkatan 3
  20. 20. Suasana pelatihan STBM/CLTS Lintas sektoral Tingkat Kecamatan di Kab. Muara Enim
  21. 21. Pelatihan Pendekatan CLTS bagi petugas Kecamatan di kunjungi pejabat WSLIC-2 Pusat ( Bpk. Samilan & Bpk. Heru)
  22. 22. IKRAR KAMI SELURUH CAMAT DAN PIMPINAN PUSKESMAS DALAM KABUPATEN MUARA ENIM BERIKRAR : KAMI SELURUH CAMAT DAN PIMPINAN PUSKESMAS SIAP BELAJAR DAN MENERAPKAN KEBERHASILAN MASYARAKAT DESA DI KECAMATAN LEMBAK YANG TELAH BERHASIL BEBAS BUANG AIR BESAR TIDAK DI SEMBARANG TEMPAT, MELALUI METODE PENDEKATAN CLTS. KAMI SELURUH CAMAT DAN PIMPINAN PUSKESMAS MENDUKUNG TERWUJUDNYA DESA SIAGA UNTUK MENUJU MUARA ENIM SEHAT 2008 DAN SUMATERA SELATAN SEHAT 2008. KAMI SELURUH CAMAT DAN PIMPINAN PUSKESMAS SIAP UNTUK MENUMBUH KEMBANGKAN SEMANGAT KEMANDIRIAN MASYARAKAT DI WILAYAH KAMI. KAMI SELURUH CAMAT DAN PIMPINAN PUSKESMAS SIAP SELALU UNTUK MEMBINA, MEMFASILITASI DAN MELAYANI KEBUTUHAN SERTA ASPIRASI MASYARAKAT. SEMOGA TEKAD KAMI INI AKAN MENDAPATKAN KEMUDAHAN DAN RIDHA DARI ALLAH SWT.
  23. 23. Faktor Pendukung dalam Pengembangan STBM/CLTS di Kab Muara Enim Masyarakat membutuhkan desa yang bersih, aman dan sehat. Dengan demikian ada peluang untuk memicu kesadaran masyarakat membangun jamban Bila digali dengan benar ternyata masyarakat mampu untuk berkontribusi terhadap pembangunan sarana sanitasi untuk keperluannya sendiri Material untuk bahan pembuatan jamban yang sederhana dan tetap hygienis tersedia di desa tanpa harus dibeli Pola hidup Gotong royong masih melekat di Masyarakat desa Tersedia lahan yang cukup luas untuk membangun sarana jamban keluarga
  24. 24. SUASANA PEMICUAN CLTS DILAKSANAKAN TIM KAB. MUARA ENIM
  25. 25. PELAKSANAAN RENCANA TINDAK LANJUT SETELAH PEMICUAN CLTS DI DESA
  26. 26. GERAKAN SEPONTAN DARI MASYARAKAT SETELAH TERPICU CLTS
  27. 27. GERAKAN CLTS BERAWAL DARI JAMBAN SEDERHANA YG DIBANGUN SESUAI DENGAN KEMAMPUAN MASYARAKAT
  28. 28. GERAKAN CLTS MASYARAKAT MULAI MEMBANGUN JAMBAN YG PERMANEN
  29. 29. Trimakasih Tim CLTS Desa saat ini kami telah mempunyai jamban bikinan sendiri
  30. 30. DESA PELAKSANA GERAKAN CLTS
  31. 31. Faktor Penghambat dalam Pengembangan STB/CLTS di Kab Muara Enim Budaya Subsidi masih melekat kuat dimasyarakat , shg setiap ada pemicuan CLTS dan rembug desa masyarakat selalu beranggapan mendapat bantuan Belum maksimalnya dukungan birokrasi ditingkat kecamatan dan desa untuk kegiatan CLTS (note: CLTS merupakan pendekatan “multi-sektor”) Adanya proyek yg tidak sejalan dgn CLTS (Subsidi jamban bergulir, BLT, dsb) Sebagian masyarakat masih beranggapan Jamban masih belum menjadi kebutuhan Adanya rotasi birokrsi ditingkat kecamatan sihingga mempengaruhi kegiatan dan perkembangan CLTS didaera tersebut
  32. 32. KESIMPULAN 1. GERAKAN CLTS MERUPAKAN SALAH SATU PENDEKATAN UNTUK MENINGKATKAN AKSES MASYARAKAT TERHADAP SARANA JAMBAN KELUARGA DAPAT TERBUKTI. 2. PERLU DUKUNGAN KEBIJAKA YANG KUAT BAIK OLEH PEMERINTAH KABUPATEN, KECAMATAN, DESA DAN TOKOH MASYARAKAT . 3. SOSIALISASI , PELATIHAN DAN PEMICUAN CLTS KUNCI KEBERHASILAN PERCEPATAN PENING KATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT

×