Sebuah Konsep Bisnis yang akan mengubah pandangan Anda  dalam mendapatkan penghasilan Sama seperti saya sekitar 3 tahun la...
Eric_kurniadi@yahoo.co.id  <ul><li>Alkisah disuatu desa , hidup dua sahabat yang bernama Embro dan Pipo, mereka sedang mem...
[email_address] <ul><li>Mereka tidak takut untuk bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita mereka, tanpa putus asa mereka t...
Eric_kurniadi@yahoo.co.id  <ul><li>Hingga suatu hari kesempatan itu datang, Desa mereka membutuhkan 2 orang pembawa Air......
[email_address] <ul><li>Karena desa mereka membutuhkan air yang lebih banyak, Kepala Desa menugaskan mereka untuk mengambi...
[email_address] <ul><li>Mereka dibayar sesuai dengan banyaknya air yang mereka bawa.. </li></ul><ul><li>Dan mereka mengamb...
[email_address] <ul><li>Embro dan Pipo pun segera melakukan pekerjaan tersebut dengan penuh semangat.. </li></ul><ul><li>S...
[email_address] <ul><li>Disore hari mereka mendapatkan upahnya </li></ul><ul><li>Embro merasa senang dengan pekerjaannya s...
[email_address] <ul><li>Bahkan ia pun juga memperbesar ember yang ia punya sehingga air yang ia tampung akan lebih besar l...
[email_address] <ul><li>Embro yakin dengan uang yang sebesar itu tak lama lagi ia akan membeli sapi dan rumah yang ia idam...
[email_address] <ul><li>Lain halnya denga Pipo, ia merasa tidak nyaman dengan cara yang ia lakukan sekarang, ia mencari ca...
Eric_kurniadi@yahoo.co.id  <ul><li>Suatu hari pipo mendapat suatu gagasan.. </li></ul><ul><li>Ia membangun suatu saluran p...
[email_address] <ul><li>Ia sangat antusias dengan gagasan ini lalu ia menceritakan ini ke sahabatnya Embro, dan mengajakny...
[email_address] <ul><li>Embro yakin dengan menggunakan Ember yang lebih besar dan lebih sering ia bekerja, ia mendapatkan ...
[email_address] <ul><li>Pipo akhirnya memutuskan untuk mewujudkan sendiri gagasannya itu... Sambil ia bekerja mengangkut e...
[email_address] <ul><li>Dibutuhkan modal yang tidak sedikit, hampir sebagian pendapatannya digunakan untuk membangun salur...
[email_address] Tapi Pipo tahu bahwa ia akan menikmati hasilnya kelak... Sementara itu Embro sudah mempunyai penghasilan 2...
[email_address] <ul><li>Namun tanpa disadari kondisi badan Embro semakin membungkuk karena beban yang terlalu berat oleh e...
[email_address] <ul><li>Semakin hari semakin sedikit air yang ia bisa bawa, karena tenaganya berkurang seiring bertambahny...
[email_address] <ul><li>Bulan berganti bulan, tahun berganti tahun </li></ul><ul><li>Dan Akhirnya Pipo berhasil mengelesai...
[email_address] <ul><li>Kini tanpa harus bersusah payah mengangkut ember, Pipo mendapatkan uang yang lebih banyak, air ter...
[email_address] <ul><li>Pipo pun puas dan bangga atas hasil yang ia capai bahkan penghasilannya kian mengalir tanpa henti ...
[email_address] <ul><li>Setelah melihat cerita Embro dan Pipo, sebenarnya cerita mereka melambangkan kehidupan kita. Peker...
Cara Embro  <ul><li>Embro menggunakan ember, ia harus membawa air pulang pergi dari Mata Air ke Desa, untuk ditukarkan den...
[email_address] <ul><li>Dalam kehidupan yang normal sangatlah wajar jika kita ingin meningkatkan penghasilan kita harus be...
[email_address] <ul><li>Sebagian besar dari kita menukarkan waktu kita dengan uang... </li></ul><ul><li>Namun seperti haln...
[email_address] <ul><li>Dan yang lebih sulit  jika kita tidak bisa lagi membarterkan waktu kita dengan uang dengan alasan ...
Cara Pipo  <ul><li>Pipo menggunakan sebagian waktu yang dimilikinya untuk membangun ASET, saluran pipa yang ia tahu ini ak...
[email_address] <ul><li>Dia tahu pada suatu hari nanti pada saat penghasilannya terhenti, saluran pipa ini yang akan mengh...
Cara Pipo <ul><li>Pipo telah menunjukkan kepada kita bahwa untuk mendapatkan penghasilan tidak harus dengan membarterkan w...
Bagaimana Dengan Anda ?  <ul><li>Siapa yang ingin anda Ikuti? </li></ul><ul><li>Pipo Atau Embro </li></ul><ul><li>Saya yak...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Infomedia1edit

631 views

Published on

Published in: Business, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
631
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
32
Actions
Shares
0
Downloads
52
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Infomedia1edit

  1. 1. Sebuah Konsep Bisnis yang akan mengubah pandangan Anda dalam mendapatkan penghasilan Sama seperti saya sekitar 3 tahun lalu, diberitahukan konsep bisnis ini, terimakasih untuk Bp. Sebastian Adhi, SH yang telah memberikan pandangan baru bagi saya. Eric Created Monday, 2 March 07 NEXT
  2. 2. Eric_kurniadi@yahoo.co.id <ul><li>Alkisah disuatu desa , hidup dua sahabat yang bernama Embro dan Pipo, mereka sedang membicarakan tentang ambisi mereka untuk mempunyai kehidupan yang lebih baik, tentang impian-impian mereka... </li></ul><ul><li>Mereka ingin mencari pekerjaan... </li></ul>
  3. 3. [email_address] <ul><li>Mereka tidak takut untuk bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita mereka, tanpa putus asa mereka terus mencari gagasan baru untuk mendapat kesempatan tersebut. </li></ul>
  4. 4. Eric_kurniadi@yahoo.co.id <ul><li>Hingga suatu hari kesempatan itu datang, Desa mereka membutuhkan 2 orang pembawa Air... </li></ul>
  5. 5. [email_address] <ul><li>Karena desa mereka membutuhkan air yang lebih banyak, Kepala Desa menugaskan mereka untuk mengambil air di mata gunung lalu mengirimkannya ke tempat penampungan air yang ada di desa tersebut. </li></ul>
  6. 6. [email_address] <ul><li>Mereka dibayar sesuai dengan banyaknya air yang mereka bawa.. </li></ul><ul><li>Dan mereka mengambil baik kesempatan ini... </li></ul>
  7. 7. [email_address] <ul><li>Embro dan Pipo pun segera melakukan pekerjaan tersebut dengan penuh semangat.. </li></ul><ul><li>Setiap hari dari pagi hingga sore mereka bergegas mengambil air dari mata air ke desa </li></ul><ul><li>Mereka bekerja keras untuk mengambil sebanyak mungkin air yang ada </li></ul>
  8. 8. [email_address] <ul><li>Disore hari mereka mendapatkan upahnya </li></ul><ul><li>Embro merasa senang dengan pekerjaannya sekarang ia merasa akan mendapatkan yang ia impikan.. </li></ul>
  9. 9. [email_address] <ul><li>Bahkan ia pun juga memperbesar ember yang ia punya sehingga air yang ia tampung akan lebih besar lagi, sehingga ia bisa mendapatkan lebih banyak uang lagi </li></ul>
  10. 10. [email_address] <ul><li>Embro yakin dengan uang yang sebesar itu tak lama lagi ia akan membeli sapi dan rumah yang ia idam-idamkan </li></ul>
  11. 11. [email_address] <ul><li>Lain halnya denga Pipo, ia merasa tidak nyaman dengan cara yang ia lakukan sekarang, ia mencari cara yang lebih nyaman untuk mendapatkan lebih banyak uang </li></ul>
  12. 12. Eric_kurniadi@yahoo.co.id <ul><li>Suatu hari pipo mendapat suatu gagasan.. </li></ul><ul><li>Ia membangun suatu saluran pipa dari mata air langsung ke tempat penampungan air di desa, dengan cara ini ia dapat membawa lebih banyak air tanpa menggunakan ember... </li></ul>
  13. 13. [email_address] <ul><li>Ia sangat antusias dengan gagasan ini lalu ia menceritakan ini ke sahabatnya Embro, dan mengajaknya bekerjasama... Tetapi Embro tidak sependapat ia merasa mampu untuk mendapat lebih banyak uang dari pada sekarang </li></ul>
  14. 14. [email_address] <ul><li>Embro yakin dengan menggunakan Ember yang lebih besar dan lebih sering ia bekerja, ia mendapatkan penghasilan yang melimpah.. Dan itu terbukti... </li></ul>
  15. 15. [email_address] <ul><li>Pipo akhirnya memutuskan untuk mewujudkan sendiri gagasannya itu... Sambil ia bekerja mengangkut ember, sambil ia membangun saluran pipa tersebut pada waktu libur atau waktu luangnya, Pipo mengerti bahwa tidaklah mudah untuk membangun saluran pipa tersebut, banyak tantangan yang ia hadapi... </li></ul>
  16. 16. [email_address] <ul><li>Dibutuhkan modal yang tidak sedikit, hampir sebagian pendapatannya digunakan untuk membangun saluran pipa tersebut, banyak orang mengolok-oloknya dan mengatakan itu perbuatan yang sia-sia </li></ul><ul><li>Pada bulan-bulan pertama hasilnya belum kelihatan </li></ul>
  17. 17. [email_address] Tapi Pipo tahu bahwa ia akan menikmati hasilnya kelak... Sementara itu Embro sudah mempunyai penghasilan 2X lipat dari Pipo, sudah mempunyai sapi dan rumah, gaya hidupnya pun sudah mulai berubah, ia sering menghabiskan waktu sepulang kerja di bar, menikmati hasil jerih payahnya dari kerjanya...
  18. 18. [email_address] <ul><li>Namun tanpa disadari kondisi badan Embro semakin membungkuk karena beban yang terlalu berat oleh embernya </li></ul><ul><li>Dan dari raut mukanya ia terlihat kelelahan... </li></ul>
  19. 19. [email_address] <ul><li>Semakin hari semakin sedikit air yang ia bisa bawa, karena tenaganya berkurang seiring bertambahnya usia... </li></ul>
  20. 20. [email_address] <ul><li>Bulan berganti bulan, tahun berganti tahun </li></ul><ul><li>Dan Akhirnya Pipo berhasil mengelesaikan saluran pipanya... </li></ul>
  21. 21. [email_address] <ul><li>Kini tanpa harus bersusah payah mengangkut ember, Pipo mendapatkan uang yang lebih banyak, air terus mengalir tanpa henti bahkan pada saat ia tidur, makan , ataupun saat ia pergi berlibur... </li></ul>
  22. 22. [email_address] <ul><li>Pipo pun puas dan bangga atas hasil yang ia capai bahkan penghasilannya kian mengalir tanpa henti seiring air yang mengalir... </li></ul>
  23. 23. [email_address] <ul><li>Setelah melihat cerita Embro dan Pipo, sebenarnya cerita mereka melambangkan kehidupan kita. Pekerjaan yang mereka lakukan melambangkan pekerjaan yang dilakukan oleh kebanyakan orang dalam mendapatkan penghasilan </li></ul>
  24. 24. Cara Embro <ul><li>Embro menggunakan ember, ia harus membawa air pulang pergi dari Mata Air ke Desa, untuk ditukarkan dengan uang. </li></ul><ul><li>Untuk Meningkatkan penghasilan : Lebih giat lagi, Lembur, memperbesar Ember </li></ul>
  25. 25. [email_address] <ul><li>Dalam kehidupan yang normal sangatlah wajar jika kita ingin meningkatkan penghasilan kita harus bekerja lebih keras, misalnya dengan bekerja lembur, meningkatkan karier/jabatan yang lebih tinggi </li></ul>
  26. 26. [email_address] <ul><li>Sebagian besar dari kita menukarkan waktu kita dengan uang... </li></ul><ul><li>Namun seperti halnya Embro... </li></ul><ul><li>Kita memiliki waktu yang terbatas untuk dibarterkan dengan uang, dan tidak mungkin kita menbarterkan semua waktu kita untuk bekerja </li></ul>
  27. 27. [email_address] <ul><li>Dan yang lebih sulit jika kita tidak bisa lagi membarterkan waktu kita dengan uang dengan alasan usia, kesehatan , ataupun alasan lainnya hingga penghasilan anda terhenti. </li></ul>
  28. 28. Cara Pipo <ul><li>Pipo menggunakan sebagian waktu yang dimilikinya untuk membangun ASET, saluran pipa yang ia tahu ini akan menghasilkan penghasilan yang tidak terbatas dan </li></ul><ul><li>berkesinambungan </li></ul>
  29. 29. [email_address] <ul><li>Dia tahu pada suatu hari nanti pada saat penghasilannya terhenti, saluran pipa ini yang akan menghasilkan untuk dia, serta dapat diwariskan ke keturunannya </li></ul><ul><li>Ia hanya perlu bekerja keras 1 kali saja </li></ul>
  30. 30. Cara Pipo <ul><li>Pipo telah menunjukkan kepada kita bahwa untuk mendapatkan penghasilan tidak harus dengan membarterkan waktu anda dengan uang, ada cara lain yang lebih baik </li></ul><ul><li>Cerita ini dikutip dari buku ‘Membangun Saluran Pipa Kekayaan’, terimakasih untuk JDE, PT. Jaringan Dwi Eka untuk animasinya </li></ul>
  31. 31. Bagaimana Dengan Anda ? <ul><li>Siapa yang ingin anda Ikuti? </li></ul><ul><li>Pipo Atau Embro </li></ul><ul><li>Saya yakin anda juga ingin mengikuti Pipo untuk membangun saluran pipa bagi diri Anda sendiri, </li></ul><ul><li>Tetapi SALURAN PIPA APA YANG </li></ul><ul><li>BISA ANDA BUAT SAAT INI ?” </li></ul><ul><li>Apa pendapat Anda tentang Cerita Embro & Pipo ini? ijinkan saya mengetahuinya dengan memberikan pendapat anda via email saya </li></ul><ul><li>Atau hubungi saya untuk kita bicarakan lebih lanjut, atau mengatur janji temu. </li></ul><ul><li>Leonardus Eric </li></ul><ul><li>Jl. Kav. DKI blok E7, No.12 </li></ul><ul><li>Jakarta Timur Hp. +62-818 0609 3006, </li></ul><ul><li>Ph. +6221-70100225(flexy) , </li></ul><ul><li>Email : eric_kurniadi@yahoo.co.id   </li></ul>Nb.: Saya akan kirim Infomedia selanjutnya hanya jika anda menghubungi saya, via email atau tlp…

×