FILSAFAT ISLAMABU BAKAR AL-ROZYOleh :Ikfina Himmati Alfi BaitiSiti Fatimah Ma’rufSiti Mualimatus Sa’adah
BIOGARFI ABU BAKAR AL- ROZI Nama lengkap dari Abu Bakar Al Razi adalah Abu Bakar Muhammad IbnZakariya Ibn Yahya Ar-rozi. ...
Sebagai filosof yang masyhur, sudah barang tentu AbuBakar al-Razi memiliki lawan-lawan yang tak bisadianggap remeh. Beriku...
FILSAFAT ABU BAKAR AL-ROZIa) LOGIKA Abu Bakar Al- Rozi termasuk seorang rasionalis murni. Ia hanyamempercayai terhadap ke...
 Ungkapan Abu Bakar al-Razi di atas, dinilai telahmenyimpang dari agama. Penilaian tersebut jelasmerusak reputasi Abu Bak...
 Tiada tempat bagi wahyu atau intuisi mistis. Hanyaakal logis yg merupakan kriteria tunggalpengetahuan dan perilaku. Ia j...
B) METAFISIKAPokok pemikiran Abu Bakar Al Razi dalam pemikiran ini: AlamAbu Bakar Al Razi menolak ketidakperluan membukti...
BERIKUT 5 KEKALAN MENURUT ABU BAKAR AL-ROZI:1) Tuhan(al-Bary Ta’ala)Tuhan bersifat sempurna. Kehidupan berasal dari-Nya,se...
LANJUTAN....Manusia tidak akan mencapai dunia hakiki, kecualidengan filsafat. Ruh-ruh tetap akan berada di duniasampai mer...
4)Ruang Absolut(al-Makan al-Muthlaq)Ruang adalah tempat keberadaan materi. Karena ruangmerupakan tempat bagi materi, maka ...
C) THEOLOGIAbu Bakar al- Rozi dikenal sebagai seorang rasionalis murni,namun ia tetap bertuhan, hanya saja ia tidak mengak...
 Setelah menolak kenabian, Abu baka Al Rozi juga mengkritikagama secara umum. Ia menjelaskan kontradiksi-kontradiksikaum ...
FILSAFAT MORAL Adapun pemikiran Abu Bakar al-Razi tentang moral tertuangdalam bukunya Al-Thib Al-Ruhaniyah dan Al-Sirah a...
 Kebahagiaan, menurut Abu Bakar al-Razi adalahkembalinya apa yang telah tersingkir karena sesuatuyang berbahaya Selain i...
KESIMPULAN Al-razi sebenarnya filsuf yang hidup pada masapendewaan akal secara berlebihan, sebagaimana kaummu’tazilah yan...
PERTANYAAN Bagaimana menurut pendapat anda (kamisekelompok) mengenai pemikiran abu bakar arrazi??? Menurut kami: di satu...
DAFTAR PUSTAKAMustafa. Filsafat islam. CV. Pustaka Setia. Bandung.1997Nasution, hasyimsyah. Filsafat Islam. Gaya MediaPrat...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Filsafat islam (2)

888 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
888
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
40
Actions
Shares
0
Downloads
35
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Filsafat islam (2)

  1. 1. FILSAFAT ISLAMABU BAKAR AL-ROZYOleh :Ikfina Himmati Alfi BaitiSiti Fatimah Ma’rufSiti Mualimatus Sa’adah
  2. 2. BIOGARFI ABU BAKAR AL- ROZI Nama lengkap dari Abu Bakar Al Razi adalah Abu Bakar Muhammad IbnZakariya Ibn Yahya Ar-rozi. Ia lahir di Rayy pada tanggal 1 sya’ban251H/865 M. Ia cukup respek dengan ilmu kimia, sehingga tidak heran apabila keduamatanya buta akibat eksperiment yang dilakukan. Ia juga belajar ilmu kedokteran sehingga dikota kelahirannya ia dikenalsebagai dokter. Sebagai seorang ilmuan dan dokter ia seorang yang bermurah hati, dandermawan. Selain itu kemasyurannya tidak hanya di dunia timur saja,melainkan barat juga, hingga terkadang ia mendapat julukan The ArabicGalen. Al- Razi meninggal dunia pada tanggal 5 sya’ban 313 H/7 oktober 925M. Sampai meninggalnya ia belum dapat disembuhkan kebutaan matanya.
  3. 3. Sebagai filosof yang masyhur, sudah barang tentu AbuBakar al-Razi memiliki lawan-lawan yang tak bisadianggap remeh. Berikut lawan-lawan Abu Bakar al-Raziyang patut dicatat:1. Abu Hatim al-RaziMenurut Abu Hatim, Abu Bakar al-Razi lebihmengutamakan filsafat dari agama yang dianggapnyasebagai khurafat dan membawa kebodohan dan taqlid.2. Abu Qasim al-BalkhiMerupakan pimpinan kaum mu’tazilah Baghdad.Perbedaan dengan Abu Bakar al-Razi terutama mengenaiwaktu yang terdapat dala buku al-’Ilm al-Ilahi3. Ibn TammarMenolak tulisan Abu Bakar al-Razi dalam al-Thib al-Ruhani
  4. 4. FILSAFAT ABU BAKAR AL-ROZIa) LOGIKA Abu Bakar Al- Rozi termasuk seorang rasionalis murni. Ia hanyamempercayai terhadap kekuatan akal. Bahkan dalam dalam bidangkedokteran dan klinis, ia telah menemukan metode yang kuat dgnberpijak pd observasi dan eksperimen. Pemujaan Abu Bakar al Rozi trhadap akal tampak sangat jelas padahalaman pertama pada buku al-Tibb al-Ruhhani. Dalam bukunyatersebut Ia mengatakan “Tuhan, segala puji baginya, yang telahmemberi kita akal agar dengannya kita dapat memperoleh sebanyak-banyaknya manfaat, inilah karunia terbaik Tuhan kepada kita. Denganakal kita melihat segala yang berguna bagi kita dan yang membuat hidupkita baik dengan akal, kita dapat mengetahuia yg gelap, yg jauh dan ygtersembunyi dari kita, dengan alat iti pula kita dapat memperolehpengetahuan ttg Tuhan, suatu pengetahuan tertinggi yg kita peroleh.Jika akal sedemekian mulia dan penting, maka kita tidak bolehmelecehkannya, kita tidak boleh menentukannya, sebab akal adalahpenentu, atau mengendalikan sebab ia adalah pengendali, ataumemerintahkan sebab ia adalah pemerintah, tapi kita harus merujukkepadanya dalam segaka hal dan menentukan segala masalahdengannya, kita harus sesuai dengannya. ”
  5. 5.  Ungkapan Abu Bakar al-Razi di atas, dinilai telahmenyimpang dari agama. Penilaian tersebut jelasmerusak reputasi Abu Bakar al-Razi. Bahkan, HarunNasution mengatakan bahwa Abu Bakar al-Razi adalahfilosof muslim yang berani mengeluarkan pendapat-pendapatnya meskipun bertentangan dengan paham yangdianut umat islam. Hal tersebut membuat harun Nasution menyimpulkangagasan-gasan Abu Bakar al-Razi:a. Tidak percaya pada wahyub. Alquran bukan mu’jizatc. Tidak percaya pada nabi-nabid. Adanya hal-hal kekal selain Allah
  6. 6.  Tiada tempat bagi wahyu atau intuisi mistis. Hanyaakal logis yg merupakan kriteria tunggalpengetahuan dan perilaku. Ia juga menentangkenabian, wahyu, dan kecenderungan berpikirrasional Menurut Abu bakar Al Rozi, manusia lahir dengankemampuan yang sama untuk meraihpengetahuan. Hanya melalui pemupukankemampuan, manusia menjadi berbeda, ada yangmenggunakan akal untuk spekulasi dan belajar,ada yang mengabaikan, atau mengarahkan untukkehidupan praktis.
  7. 7. B) METAFISIKAPokok pemikiran Abu Bakar Al Razi dalam pemikiran ini: AlamAbu Bakar Al Razi menolak ketidakperluan membuktikankeberadaan alam, sebab ia tak terbukti dengan sendirinya,selain itu dia juga ingin menolak semua ajaran yangberanggapan bahwa alam adalah prinsip gerak dan penciptaan,dengan menunjukkan kontradiksi ajaran-ajaran itu. Ia jugaberpendapat bahwa tidak ada tempat untuk mengakui alamsebagai prinsip aksi dan gerak KekelanAl Razi membagi kekekalan dalam 5 bentuk. Dari kelima bentuktersebut ada yang hidup dan bergerak; yaitu tuhan dan ruh.Ada yang pasif dan tidak hidup; yaitu materi/ wujud. Dan terakhiryang tidak hidup , tidak bergerak, dan tidak pasif; yaitu ruangdan waktu Janin
  8. 8. BERIKUT 5 KEKALAN MENURUT ABU BAKAR AL-ROZI:1) Tuhan(al-Bary Ta’ala)Tuhan bersifat sempurna. Kehidupan berasal dari-Nya,sebagaimana sinar datang dari matahari. Ia mempunyaikepandaian yang sempurna dan murni. Allah Maha Penciptadan Pengatur seluruh alam. Alam diciptakan Allah bukan dr tidakada, tetapi dari bahan yang telah tersedia. Oleh karena itu,menurutnya alam itu tidak kadim, baru, meskipun materi asalnyakadim, sebab penciptaan dalam arti disusun dari bahan yangsudah ada.2) Ruh/jiwa universal(al-Nafs al-Kulliyat)Keabadian lain adalah ruh yang hidup tetapi bodoh/ materi jugakekal. Karena kebodohannya ruh mencintai materi dan membuatbentuk dirinya untuk memperoleh kebahagiaan materi. Tetapimateri menolak, sehingga Tuhan campur tangan membantu ruh.Dengan bantuan Tuhan membuat dunia dan menciptakan didalamnya bentuk-bentuk yang kuat yang di dalamnya ruh dapatmemperoleh kebahagiaan jasmani. Kemudian Tuhanmenciptakan manusia guna meyadarkan ruh dan menunjukkankepadanya bahwa dunia ini bukanlah dunia yang sebenarnyadalam arti hakiki.
  9. 9. LANJUTAN....Manusia tidak akan mencapai dunia hakiki, kecualidengan filsafat. Ruh-ruh tetap akan berada di duniasampai mereka disadarkan oleh filsafat akan rahasiadirinya kemudian diarahkan kepada dunia hakiki. Melaluifilsafat, manusia dapat memperoleh dunia yangsebenarnya.3) Materi Pertama(al-Hayula al-Ula )Kemutlakan materi pertama terdiri dari atom-atom yangtidak bisa dibagi lagi. Setiap atom mempunyai volumekalau tidak maka pengumpulan atom-atom tersebut tidakdapat terbentuk. Apabila dunia ini dihancurkan, maka iaakan terpisah-pisah dalam bentuk atom-atom. Dengandemikian materi berasal dari kekekalan karena tidakmungkin menyatakan sesuatu yang berasal dari ketiadaansesuatu.
  10. 10. 4)Ruang Absolut(al-Makan al-Muthlaq)Ruang adalah tempat keberadaan materi. Karena ruangmerupakan tempat bagi materi, maka ruang juga bersifat kekal.Ruang terbagi menjadi 2, yaitu ruang universal dan ruang relatif.Ruang universal adalah tidak terbatas dan tidak bergantungkepada dunia dan segala yang ada di dalamnya. Sedang ruangrelatif adalah kebalikannya5) Waktu Absolut(al-Zaman al-Muthlaq)Waktu adalah subtansi yang mengalir, ia adalah kekal.AbuBakar al-Razi selalu menolak bahwa waktu adalah jumlahgerak benda, karena jika demikian, maka tidak mungkin bagidua benda yang bergerak untuk bergerak dalam waktu yangsama dengan dua jumlah yang berbeda.Al Razi membagi waktu menjadi 2, yaitu waktu mutlak danrelatif. Waktu mutlak adalah keberlangsungan, kekal danbergerak. Sedang waktu relatif adalah waktu yang berlandaskangerak lingkungan, matahari dan bintang gemilang. Waktu initidak kekal, yang ia sebut sebagai al-waqt.
  11. 11. C) THEOLOGIAbu Bakar al- Rozi dikenal sebagai seorang rasionalis murni,namun ia tetap bertuhan, hanya saja ia tidak mengakui adanyawahyu dan kenabian. Berikut alasan Abu Bakar al-Razimelakukan penolakan terhadap wahyu dan nabi, menurutBadawi : Bahwa akal sudah memadai untuk membedakan antara yangbaik dan yang buruk, yang benar dan jahat, yang berguna danyang tak berguna. Melalui akal manusia dapat mengetahuiTuhan dan mengatur kehidupan kita sebaik-baiknya. Tidak ada keistimewaan bagi beberapa orang untukmembimbing semua orang, sebab setiap orang lahir dengankecerdasan yang sama, perbedaannya bukanlah padapembawaan alamiyah, tetapi karena pengembangan danpendidikan. Para nabi saling bertentangan terlebih dalam hal pembicaraanatas nama satu Tuhan yg sama.
  12. 12.  Setelah menolak kenabian, Abu baka Al Rozi juga mengkritikagama secara umum. Ia menjelaskan kontradiksi-kontradiksikaum yahudi, Kristen, Mani, dan Majusi. Keterikatan manusiaterhadap agama adalah karena meniru dan kebiasaan,kekuasaan ulama yang mengabdi pd negara, dan manifestasilahiriah agama, upacara-upacara, serta peribadatan ygmempengaruhi mereka yg sederhana dan naif. Abu baka Al Rozi juga mengkritik scr sistematik kitab wahyual-Quran dan Injil. Ia juga menolak terutama pd mu’jizat Al-Quran, baik karena gayanya maupun isinya dan yg lebihekstrim ia juga menegaskan bahwa mungkin menulis kitabyang lebih baik dalam gaya yang lebih baik pula. Ia lebih menyukai buku-buku ilmiah daripada kitab-kitabsuci, sebab buku-buku ilmiah lebih berguna bagi kehidupanmanusia daripada kitab suci. Bahkan, baginya buku-bukukedokteran, geometri, astronomi, dan logika lebih bergunadaripada Injil dan Al-Quran.
  13. 13. FILSAFAT MORAL Adapun pemikiran Abu Bakar al-Razi tentang moral tertuangdalam bukunya Al-Thib Al-Ruhaniyah dan Al-Sirah al-Falsafiyyah, bahwa tingkah laku mesti berdasarkan petunjukrasio dan hawa nafsu harus berada di bawah kendali akal danagama. Ia memperingatkan akan bahaya khamar yang dapat merusakakal dan melanggar ajaran agama, bahkan dapat mengakibatkanmenderita penyakit jiwa dan raga yang pada gilirannyamenghancurkan manusia. Berkaitan dengan jiwa, Abu Bakar al-Razi mengharuskanseorang dokter mengetahui kedokteran jiwa dan kedokterantubuh secara bersama-sama. Faktor jiwa menjadi salah satu dasar pengobatan bagi Abu Bakaral-Rozi. Menurutnya, terdapat hubungan yang erat antara tubuhdan jiwa. Sifat hasut atau dengki akan mendatangkan marabahaya bagimanusia secara kejiwaan dan tubuh
  14. 14.  Kebahagiaan, menurut Abu Bakar al-Razi adalahkembalinya apa yang telah tersingkir karena sesuatuyang berbahaya Selain itu Abu Bakar al-Razi, mengutuk cinta sebagaisuatu keberlebihan dan kelengahan, karena hal itumenghalangi orang untuk belajar lebih banyak danbekerja lebih baik. Keirihatian merupakan perpaduan dari kekikiran danketamakan. Orang yang iri hati adalah orang yangmerasa sedih bila orang lain menerima kebaikan,meskipun ia sendiri tidak mengalami keburukan. Dusta adalah kebiasaan buruk. Dusta terbagi menjadidua: untuk kebaikan bersifat terpuji, sedangkan untukkejahatan bersifat tercela. Jadi, nilai dusta bergantungpada niat.
  15. 15. KESIMPULAN Al-razi sebenarnya filsuf yang hidup pada masapendewaan akal secara berlebihan, sebagaimana kaummu’tazilah yang merupakan aliran theology dalam islam.Pemikiran filsafatnya tidak teratur dan sistematis, namunpada masanya ia dipandang sebagai pemikir ulung yangtegar dan liberal didalam islam. Bahkan, dalam sejarahdialah satu-satunya pemikir rasional murni yang sangatmempercayai kekuatan akal, bebes dari prasangka, danterlalu berani mengemukakan gagasan-gagasanfilosofinya.
  16. 16. PERTANYAAN Bagaimana menurut pendapat anda (kamisekelompok) mengenai pemikiran abu bakar arrazi??? Menurut kami: di satu sisi kami setuju akanpemikirannya dari segi kepercayaan dia akanadanya Tuhan, akan tetapi disisi lain kami kurangsetuju karena dia tidak mempercayai akan adanyawahyu juga kenabian. Selanjutnya dia hanyamempercayai adanya akal saja. Dan bagi kamiadanya kenabian dan wahyu itu mutlak ada.
  17. 17. DAFTAR PUSTAKAMustafa. Filsafat islam. CV. Pustaka Setia. Bandung.1997Nasution, hasyimsyah. Filsafat Islam. Gaya MediaPratama. Jakarta. 1999Syarif. Para Filosof muslim. Mizan. Bandung. 1996Zar, Sirajuddin. Filsafat Islan Filosof dan Filsafatnya.Rajawali Pers. Jakarta. 2010

×