POPULASIDAN SAMPEL
PopulasiMenurut Sugiyono : Populasi adalah wilayahgeneralisasi yang terdiri dari objek dan subjek yangmenjadi kuantitas da...
Populasi adalah objek atau subjek yang berada pada suatuwilayah dan memenuhi syarat-syarat tertentu berkaitandengan masala...
Jenis Populasia.   Populasi terbatas adalah mempunyai sumber data     yang jelas batasnya secara kuantitaif sehingga dapat...
Populasi Berdasarkan Sifat :     Populasi homogen ; Sumber data yang unsurnya     memiliki sifat yang sama dan tidak perlu...
SampelMenurut Suharsimi Arkunto : Sampel adalahbagian dari populasi (sebagian atau wakil populasiyang diteliti).Sampel pen...
Sampel adalah bagian dari populasi yang mempunyai ciri-ciri atau keadaan tertentu yang dimiliki
Keuntungan Sampel :Memudahkan peneliti, karena jumlah sampellebih sedikit dibanding populasi;Penelitian lebih efisien, dal...
Teknik Pengambilan SampelTeknik pengambilan sampel atau teknik sampling adalahsuatu cara pengambilan sampel yang represent...
Dua Macam Teknik Pengambilan         Sampling Probability sampling Nonprobability sampling
Teknik Sampling                            1. Simple random                               sampling;                       ...
1. Probability SamplingProbability sampling adalah teknik sampling yangmemberikan peluang yang sama pada setiap anggotapop...
Jenis2 Probability Samplinga.   Simple Random Sampling     Simple random sampling ialah cara pengambilan     sampel dari a...
b. Proportionate Stratified Random Sampling  ialah pengambilan sampel dari anggota populasi  secara acak dan berstrata sec...
c. Disproportionate stratified random sampling  ialah pengambilan sampel dari anggota populasi  secara acak dan berstrata ...
d. Area sampling  ialah teknik sampling yang dilakukan dengan cara  mengambil wakil dari setiap wilayah atau daerah  geogr...
2. Non Propability Sampling Ialah sampling yang tidak memberikan kesempatan (peluang) pada setiap anggota populasi untuk d...
a.   Sampling sistematis     ialah pengambilan sampel didasarkan atas     urutan dari populasi yang telah diberi nomor    ...
b. Sampling kuota  Teknik penentuan sampel dari populasi yang  mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (jatah)  yang di...
c. Sampling aksidental  ialah teknik penentuan sampel berdasarkan  spontanitas, artinya siapa saja yang secara tidak  seng...
d. Purposive Sampling  ialah sampling pertimbangan yaitu teknik  sampling yang digunakan peneliti jika peneliti  mempunyai...
e. Sampling jenuh  ialah teknik pengambilan sampel apabila semua  populasi digunakan sebagai sampel. Teknik ini  disebut j...
f. Snowball Sampling  ialah teknik sampling yang semula berjumlah kecil  kemudian anggota sampel (responden) mengajak  par...
Kesalahan Sampling dan     Kesalahan Non SamplingSudjana mengatakan bahwa berdasarkan pengalamanwaktu penelitian ada dua m...
1.Kesalahan SamplingAdapun cara melakukannya dengan jalan mengambilsampel berdasarkan sampel acak (random sampling) danmem...
2. Kesalahan Non-Sampling    Kesalahan ini dapat terjadi dalam setiap    penelitian, apakah itu berdasarkan sampling atauk...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Populasi

8,682 views

Published on

Published in: Education, Technology
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
8,682
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
274
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Populasi

  1. 1. POPULASIDAN SAMPEL
  2. 2. PopulasiMenurut Sugiyono : Populasi adalah wilayahgeneralisasi yang terdiri dari objek dan subjek yangmenjadi kuantitas dan karakteristik tertentu yangditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudianditarik kesimpulannya;Nawawi menyebutkan bahwa populasi adalah totalitassemua nilai yang mungkin, baik hasil menghitungmaupun pengukuran kuantitaif maupun kualitatif danpada karakteristik tertentu mengenai sekumpulanobjek yang lengkap;Riduwan dan Tita Lestari, populasi adalah keseluruhandari karakteristik atau unit hasil pengukuran yangmenjadi objek penelitian.
  3. 3. Populasi adalah objek atau subjek yang berada pada suatuwilayah dan memenuhi syarat-syarat tertentu berkaitandengan masalah penelitian;
  4. 4. Jenis Populasia. Populasi terbatas adalah mempunyai sumber data yang jelas batasnya secara kuantitaif sehingga dapat dihitung jumlahnya. Contoh ; Jumlah penduduk Kota Padang sebesar 2.500.000jiwab. Populasi Tak Terbatas (Tak Terhingga) Populasi tak terbatas yaitu sumber datanya tidak dapat ditentukan batas-batasnya sehingga relatif tidak dapat dinyatakan dalam bentuk jumlah; Contoh : Meneliti beberapa liter pasang surut air pada bulan purnama
  5. 5. Populasi Berdasarkan Sifat : Populasi homogen ; Sumber data yang unsurnya memiliki sifat yang sama dan tidak perlu mempersoalkan jumlahnya secara kuantitatif; Populasi heterogen : Sumber data yang unsurnya memiliki sifat atau keadaan yang berbeda (bervariasi) sehingga perlu ditetapkan batas- batasnya secara kualitatif dan kuantitatif;
  6. 6. SampelMenurut Suharsimi Arkunto : Sampel adalahbagian dari populasi (sebagian atau wakil populasiyang diteliti).Sampel penelitian adalah sebagian dari populasiyang diambil sebagai sumber data dan dapatmewakili seluruh populasi;Menurut Sugiyono, sampel adalah sebagian darikarakteristik yang dimiliki oleh populasi;
  7. 7. Sampel adalah bagian dari populasi yang mempunyai ciri-ciri atau keadaan tertentu yang dimiliki
  8. 8. Keuntungan Sampel :Memudahkan peneliti, karena jumlah sampellebih sedikit dibanding populasi;Penelitian lebih efisien, dalam artianpenghematan uang, waktu, dan tenaga;Lebih teliti dan cermat dalam pengumpulan data;Penelitian lebih efektif
  9. 9. Teknik Pengambilan SampelTeknik pengambilan sampel atau teknik sampling adalahsuatu cara pengambilan sampel yang representatif daripopulasi.
  10. 10. Dua Macam Teknik Pengambilan Sampling Probability sampling Nonprobability sampling
  11. 11. Teknik Sampling 1. Simple random sampling; 2. Proportionate statified random Probability sampling; Sampling 3. Disproportionat e stratified random sampling; 4. Area sampling TeknikSampling 1. Sampling sistematis; 2. Sampling kuota; 3. Sampling Non aksidental; Probability 4. Purposive Sampling sampling; 5. Sampling jenuh; 6. Snowball sampling
  12. 12. 1. Probability SamplingProbability sampling adalah teknik sampling yangmemberikan peluang yang sama pada setiap anggotapopulasi untuk dipilih menjadi anggota sampel.
  13. 13. Jenis2 Probability Samplinga. Simple Random Sampling Simple random sampling ialah cara pengambilan sampel dari anggota populasi dengan menggunakan acak tanpa memperhatikan strata (tingkatan) dalam anggota populasi tersebut. Hal ini dilakukan apabila anggota populasi dianggap homogen (sejenis) Contoh : Jumlah Pegawai yang mengikuti Jamsostek
  14. 14. b. Proportionate Stratified Random Sampling ialah pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata secara proporsional. Dilakukan ini apabila ada anggota populasi yang tidak sejenis (heterogen). misalnya : Jumlah parti yang menduduki kursi DPR
  15. 15. c. Disproportionate stratified random sampling ialah pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata tetapi ada sebagian ada yang kurang proporsional pembagiannya. Dilakukan ini apabila anggota populasi heterogen. Contoh ; Jumlah pegawai pada dinas kesehatan kota bandung
  16. 16. d. Area sampling ialah teknik sampling yang dilakukan dengan cara mengambil wakil dari setiap wilayah atau daerah geografis yang ada. contoh ; Peneliti melihat program imunisasi vit A bagi balita
  17. 17. 2. Non Propability Sampling Ialah sampling yang tidak memberikan kesempatan (peluang) pada setiap anggota populasi untuk dijadikan anggota ampel;
  18. 18. a. Sampling sistematis ialah pengambilan sampel didasarkan atas urutan dari populasi yang telah diberi nomor urut atau anggota sampel diambil dari populasi pada jarak interval waktu, ruang, dengan urutan yang seragam. Contoh : Jumlah populasi 140 pegawai. Sampel diambil, nomor genap atau ganjil.Sehingga peluang hanya pada nomor tertentu.
  19. 19. b. Sampling kuota Teknik penentuan sampel dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (jatah) yang dikendaki atau pengambilan sampel yang didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan tertentu peneliti; Contoh : Jatah bea siswa PPA dan BBM untuk komunikasi hanya 8 orang berbanding dengan jumlah semua mahasiswa komunikasi
  20. 20. c. Sampling aksidental ialah teknik penentuan sampel berdasarkan spontanitas, artinya siapa saja yang secara tidak sengaja bertemu dengan peneliti dan sesuai dengan karakteristiknya. Contoh : Peneliti ingin mengetahui sejauh mana ketertarikan masyarakat terhadap pasar modern Basko Grand Mall
  21. 21. d. Purposive Sampling ialah sampling pertimbangan yaitu teknik sampling yang digunakan peneliti jika peneliti mempunyai pertimbangan-pertimbangan tertentu didalam pengambilan sampelnya atau penentuan sampel untuk tujuan-tujuan tertentu. contoh : Model Kurikulum SMU Plus. Sampel yang diambil adalah guru, ahli bidang manajemen dan kurikulum, masyarakat berpengalaman, dan ahli pendidikan
  22. 22. e. Sampling jenuh ialah teknik pengambilan sampel apabila semua populasi digunakan sebagai sampel. Teknik ini disebut juga dengan metode sensus. Biasanya dilakukan untuk informan yang kurang dari 30 orang
  23. 23. f. Snowball Sampling ialah teknik sampling yang semula berjumlah kecil kemudian anggota sampel (responden) mengajak para sahabatnya untuk dijadikan sampel dan seterusnya sehingga jumlah sampel semakin membengkak jumlahnya (bola salju yang sedang menggelinding semakin jauh semakin besar)
  24. 24. Kesalahan Sampling dan Kesalahan Non SamplingSudjana mengatakan bahwa berdasarkan pengalamanwaktu penelitian ada dua macam kesalahan pokok yangperlu dicermati dan dapat terjadi, yaitu kesalahan sampingdan non sampling;
  25. 25. 1.Kesalahan SamplingAdapun cara melakukannya dengan jalan mengambilsampel berdasarkan sampel acak (random sampling) danmemperbesar ukuran sampel.
  26. 26. 2. Kesalahan Non-Sampling Kesalahan ini dapat terjadi dalam setiap penelitian, apakah itu berdasarkan sampling ataukah berdasarkan sensus. Beberapa penyebab terjadinya kesalah: Populasi tidak diidentifikasi sebagaimana mestinya; Populasi yang menyimpang dan populasi yang seharusnya dipelajari; Angket tidak dirumuskan sebagaimana mestinya yang memenuhi standar validitas; Istilah-istilah telah didefinisikan kurang tepat atau telah digunakan tidak secara konsistensi; Para responden tidak memberikan jawaban yang akurat

×