METODE PENELITIAN KOMUNIKASI CIRI – CIRI PENELITIAN KUALITATIF           ILMU KOMUNIKASIFAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLI...
Kata PengantarPuji syukur kami ucapkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat-Nyakepada kami dalam pembuata...
Bab I                                             Pendahuluan       Pada makalah “Varian-varian Kontemporer Penelitian Sos...
Bab II                                                 ISIPengertian Penelitian Kualitatif        Penelitian kualitatif ad...
Perbedaan Penelitian Kualitatif dan KuantitatifPengertian Metode Penelitian Kualitatif : Proses Penelitian untuk memahami ...
6    Sampel            Sampel kecil merupakan         sample besar, karena aturan                       ciri pendekatan ku...
Paradigma Penelitian Adalah : seperangkat kepercayaan atau keyakinan dasar yang menuntunseseorang dalam bertindak dalam ke...
menerangkan, dan menguraikan keteraturan dunia tempat mereka hidup. Seorang        peneliti kualitatif yang menerapkan sud...
Bab III                                              Kesimpulan       Penelitian kualitatif bertujuan meneliti tentang ses...
Daftar PustakaBungin Burhan, 2001. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Jakarta PT. RajawaliGrafindo Persada (hal 48-71)Goog...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Makalah mpk ii

1,751 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,751
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
16
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Makalah mpk ii

  1. 1. METODE PENELITIAN KOMUNIKASI CIRI – CIRI PENELITIAN KUALITATIF ILMU KOMUNIKASIFAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ANDALAS 2012/2013
  2. 2. Kata PengantarPuji syukur kami ucapkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat-Nyakepada kami dalam pembuatan dan penyusunan makalah dalam mata kuliah “Kajian Mediadan Budaya” dengan materi “Media, Kebudayaan dan Ideologi”.Pembuatan makalah ini merupakan salah satu syarat penilaian dalam matakuliah ini, dalampenyusunan makalah ini masih banyak terdapat kekurangan maka dari itu kami memohonkritik dan saran dari dosen pembimbing. penulis
  3. 3. Bab I Pendahuluan Pada makalah “Varian-varian Kontemporer Penelitian Sosial “ disebutkan bahwaditingkat metodologi terdapat 2 mazhab penelitian social yaitu : (1) Pendekatan penelitiankuantitatif dan (2) pendekatan penelitian kualitatif. Keduanya lahir dan berkembang biaksebagai konsekuensi logis dari perbedaan asumsi masing – masing tentang hakikat realitassocial maupun hakikat manusia itu sendiri. Perbedaan antara keduanya bukan saja ditingkatteknis kemetodean tetapi juga ditingkat paradigma beserta tujuan penelitian yang hendakdituju . Akibatnya adalah wajar bila keduanya memiliki idiom-idiom khas yang sekaligusmenunjukkan identitas diri masing-masing yang berbeda satu sama lain. Pada penelitian social yang tergolong berpendekatan kuantitatif misalnya terdapatberbagai istilah kunci yang selama ini dipandang sedemikian melekat sebagai atributpenelitian kuantitatif itu sendiri. Misalnya istilah factor,variable,instrument pengukuran,validitas , reliabilitas, objektivitas dan sebagainya. Itu bisa disebut sebagai idiom-idiom jatidiri yang memang khas dipunyai oleh pendekatan penelitian kuantitatif. Khusus pada formatpenelitian, survey juga terdapat idiom-idiom yang menunjukkan karakteristik esensial dirinya, seperti istilah responden, populasi dan sampel berserta teknik samplingnya itu sendiri. Berbagai idiom yang lazim dan digunakan dalam tradisi penelitian kuantitatifumumnya tidak berlaku atau tepatnya tidak relevan serta kurang lazim dipakai dalam kontekspenelitian kualitatif. Hal iitu dikarenakan perbedaan paradigma dan tata cara teknismetodologis yang diperlukan. Idiom-idiom khas yang mencerminkan identitas esensial sesuaihakikat penelitiann kualitatif , antara lain tercermin pada penggunaan istilah informan (bukan responden ),, penggunaan istilah kredibilitas ( bukan validitas internal ) ,, pengunaanistilah transferabilitas ( bukan validitas eksternal ) , penggunaan istilah dependabilitas ( bukanreliabilitas ) dan masih banyak yang lainnya.
  4. 4. Bab II ISIPengertian Penelitian Kualitatif Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptifberupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati,demikianlah pendapat Bogdan dan Guba, sementara itu Kirk dam Miller mendefinisikanpenelitian kualitatif sebagai tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yang secarafundamental bergantung pada pengamatan pada manusia dalam kawasannya sendiri danberhubungan dengan orang-orang tersebut dalam bahasanya dan dalam peristilahannya. Fraenkel danWallen menyatakan bahwa penelitian yang mengkaji kualitas hubungan,kegiatan, situasi, atau material disebut penelitian kualitatif, dengan penekanan kuat padadeskripsi menyeluruh dalam menggambarkan rincian segala sesuatu yang terjadi pada suatukegiatan atau situasi tertentuTeknik penelitian yang populer digunakan dalam penelitian kualitatif adalah: observasi partisipatif, yakni peneliti sebagai pengamat sekaligus sebagai partisipan penelitian; dan wawancara mendalam, yakni peneliti menggali informasi secara utuh, menyeluruh, dan mendalam untuk memperoleh pandangan, pemikiran, dan keyakinan subjek, responden, atau informan serta untuk memperoleh sistem yang berlaku dalam pranata suatu komunitas yang diteliti.Karakteristik penelitian kualitatif dapat dikemukakan berikut ini. Penelitian kualitatif bersifat alamiah (naturalistic), yakni latar langsung sebagai sumber data dan peneliti sebagai instrumen kunci (key instrument). Data penelitian kualitatif bersifat deskriptif, yakni data berupa kata-kata dan gambar yang diperoleh dari transkripsi wawancara, catatan lapangan, foto,videotape, dokumen pribadi, dokumen resmi, memo, dan dokumen-dokumen lainnya. Di samping hasil, penelitian kualitatif menekankan proses, yakni proses yang terjadi dan berlangsung pada sumber data (subjek/informan, objek, dan responden) beserta keseluruhan konteks yang melingkupinya, di samping data yang dihasilnyannya. Analisis data penelitian kualitatif cenderung secara induktif untuk memperoleh abstraksi dari keseluruhan data yang diperoleh. Penelitian kualitatif menggali makna kehidupan berdasarkan perspektif partisipan, yakni berdasarkan proses subjek mengkonstruk atau menyusun makna dan berdasarkan proses mendeskrispsikan makna yang disusn subjek
  5. 5. Perbedaan Penelitian Kualitatif dan KuantitatifPengertian Metode Penelitian Kualitatif : Proses Penelitian untuk memahami yang didasarkanpada tradisi penelitian yang khas. Meneliti tentang Manusia atau Masyarakat.PERBEDAAN PENELITIAN KUALI DAN KUANTINo Perbedaan Kualitatif Kuantitatif1 Konsep yang menekankan pada makna, mementingkan adanya variabel- berhubungan penalaran, definisi suatu variabel sebagai obyek dengan pendekatan situasi tertentu (dalam penelitian dan variabel-variabel konteks tertentu), lebih tersebut harus didefenisikan banyak meneliti hal-hal dalam bentuk operasionalisasi yang berhubungan dengan variable masing-masing. kehidupan sehari-hari2 Dasar Teori dasar teori sebagai pijakan pendekatan ini berpijak pada ialah adanya interaksi apa yang disebut dengan simbolik dari suatu gejala fungsionalisme struktural, dengan gejala lain yang realisme, positivisme, ditafsir berdasarkan pada behaviourisme dan empirisme budaya yang bersangkutan yang intinya menekankan pada dengan cara mencari hal-hal yang bersifat kongkrit, makna semantis universal uji empiris dan fakta-fakta yang dari gejala yang sedang nyata. diteliti.3 Tujuan Tujuan utama penelitian Sebaliknya pendekatan yang menggunakan kuantitatif bertujuan untuk pendekatan kualitatif ialah menguji teori, membangun mengembangkan fakta, menunjukkan hubungan pengertian, konsep-konsep, antar variable, memberikan yang pada akhirnya deskripsi statistik, menaksir dan menjadi teori, tahap ini meramalkan hasilnya. dikenal sebagai “grounded theory research”.4 Desain desainnya bersifat umum, desainnya harus terstruktur, dan berubah-ubah / baku, formal dan dirancang berkembang sesuai dengan sematang mungkin sebelumnya. situasi di lapangan.5 Data data bersifat deskriptif, datanya bersifat kuantitatif / maksudnya data dapat angka-angka statistik ataupun berupa gejala-gejala yang koding-koding yang dapat dikategorikan ataupun dikuantifikasi dalam bentuk lainnya, seperti foto, dokumen, artefak dan catatan-catatan lapangan pada saat penelitian dilakukan.
  6. 6. 6 Sampel Sampel kecil merupakan sample besar, karena aturan ciri pendekatan kualitatif statistik mengatakan bahwa karena pada pendekatan semakin sample besar akan kualitatif penekanan semakin merepresentasikan pemilihan sample kondisi riil. didasarkan pada kualitasnya bukan jumlahnya.7 Teknik eknik observasi atau eknik yang dipakai akan dengan melakukan berbentuk observasi terstruktur, observasi terlibat langsung, survei dengan menggunakan seperti yang dilakukan oleh kuesioner, eksperimen dan para peneliti bidang eksperimen semu. antropologi dan etnologi sehingga peneliti terlibat langsung dengan yang diteliti8 Hubungan dengan peneliti tidak mengambil peneliti mengambil jarak yang diteliti jarak dengan yang diteliti. dengan yang diteliti.9 Analisa Data bersifat induktif dan bersifat deduktif, uji empiris berkelanjutan yang tujuan teori yang dipakai dan akhirnya menghasilkan dilakukan setelah selesai pengertian-pengertian, pengumpulan data secara tuntas konsep-konsep dan dengan menggunakan sarana pembangunan suatu teori statistik, seperti korelasi, uji t, baru, contoh dari model analisa varian dan covarian, analisa kualitatif ialah analisa faktor, regresi linear analisa domain, analisa dll.nya. taksonomi, analisa komponensial, analisa tema kultural, dan analisa komparasi konstan (grounded theory research).PERSAMAAN PENELITIAN KUALI DAN KUANTI :Inferensi Melibatkan inferensi detil-detil pengamatan empiris ke suatu kesimpulan umum.Keterbukaan Menerapkan metode pengumpulan data yang sistematis dan terbuka hingga bisa dinilai pihak lain.Perbandingan Membandingkan data, mencari kesamaan dan perbedaan untuk menemukan pola tertentu pada data.Koreksi Menggunakan prosedur untuk menghindari kesalahan analisis dan penarikan inferensi.
  7. 7. Paradigma Penelitian Adalah : seperangkat kepercayaan atau keyakinan dasar yang menuntunseseorang dalam bertindak dalam kehidupan sehari-hari.Kegunaan Paradigma dalam penelitian kualitatif: 1. mengetahui apa yang harus diteliti 2. pernyataan apa yang harus di kemukakan 3. kaidah2 apa yang harus diikuti.Perbedaan penggunaan dasar teoriDasar Teori Kualitatif : Kuantitatif : dasar teori sebagai pijakan pendekatan ini berpijak pada ialah adanya interaksi apa yang disebut dengan simbolik dari suatu gejala fungsionalisme struktural, dengan gejala lain yang realisme, positivisme, ditafsir berdasarkan pada behaviourisme dan empirisme budaya yang bersangkutan yang intinya menekankan pada dengan cara mencari hal-hal yang bersifat kongkrit, makna semantis universal uji empiris dan fakta-fakta yang dari gejala yang sedang nyata. diteliti.Persamaan Penggunaan Teori :Sama-sama menggunakan teori yang berhubungan dengan gejala sosial yang terjadi.Pendekatan Penelitian : sebuah alat untuk mengidentifikasi arah tujuan dari penelitiankualitatif. Misalnya, pendekatan fenomenologis, pendekatan interaksi simbolik, budaya, dll. - Pendekatan fenomenologis. Dalam pandangan fenomenologis, peneliti berusaha memahami arti peristiwa dan kaitan-kaitannya terhadap orang-orang biasa dalam situasi-situasi tertentu. - Pendekatan interaksi simbolik. Dalam pendekatan interaksi simbolik diasumsikan bahwa objek orang, situasi dan peristiwa tidak memiliki pengertian sendiri, sebaliknya pengertian itu diberikan kepada mereka. Pengertian yang dlberikan orang pada pengalaman dan proses penafsirannya bersifat esensial serta menentukan. - Pendekatan kebudayaan. Untuk menggambarkan kebudayaan menurut perspektif ini seorang peneliti mungkin dapat memikirkan suatu peristiwa di mana manusia diharapkan berperilaku secara baik. Peneliti dengan pendekatan ini mengatakan bahwa bagaimana sebaiknya diharapkan berperilaku dalam suatu latar kebudayaan. - Pendekatan etnometodologi. Etnometodologi berupaya untuk memahami bagaimana masyarakat memandang, menjelaskan dan menggambarkan tata hidup mereka sendiri. Etnometodologi berusaha memahami bagaimana orang-orang mulai melihat,
  8. 8. menerangkan, dan menguraikan keteraturan dunia tempat mereka hidup. Seorang peneliti kualitatif yang menerapkan sudut pandang ini berusaha menginterpretasikan kejadian dan peristiwa sosial sesuai dengan sudut pandang dari objek penelitiannya..Prinsip2 Penelitian Kualitatif : - mengungkap gejala ttg permasalahan yang akan diteliti - pengujian epindensi2 data induktif yang menggambarkan adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan - mengemukakan alasan2 penting dan layaknya masalah untuk diteliti Apa yang terjadi dengan fenomena tersebut Bagaimana mereka melakukannya Apa makna bagi mereka Bagaimana mereka menafsirkannya dan mengungkapkan hal ini pada orang lain Bagaimana kita menafsirkan dan mendokumentasikan cara mereka bertindak Apa yang mereka ceritakan kepada kita megenai hal2 yang mereka ketahui Bagaimana mereka membenarkan tindakannya Apa hubungannya antara kita dengan mereka - Data penunjang keaslian penelitian bahwa penelitian tsb belum ditelti sebelumnya, atau melanjutkan penelitian sebelumnya - Relevansi masalah yang diteliti dengan permasalahan yang lebih luas - Manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian - Bersifat subjektif - Post positivisme
  9. 9. Bab III Kesimpulan Penelitian kualitatif bertujuan meneliti tentang sesuatu, menggunakan prosedurilmiah;, dan menghasilkan temuan penelitian. Pada umumnya, tugas pokok guru adalahmendidik, mengajar, dan mentransfer pengetahuan dan tugas pokok wartawan adalahmelaporkan perisitwa sebagaimana adanya. Penelitian kualitatif disebut ilmiah berdasarkan kriteria bahwa penelitian kualitatifmerupakan penyelidikan empiris yang ketat dan sistematis berlandaskan data (bukandidasarkan kriteria peneltian ilmiah adalah penelitian dengan pola kerjad eduktif danmenguji hipotesis). Penelitian kualitatif tidak dimaksudkan untuk menggeneralisakan temuannya padapopulasi karena penelitian kualitit tidak bertitik tolak dari sampel. Dalam penelitian kualitatifdigunakan terma transferabilitas, yakni hasil penelitian kualitatif dapat ditransfer ke latar lainatau subyek lain yang memiliki kesamaan atau kemiripan karakteristik. Penelitian kualitatif meneliti secara objektif pernyataan subjektif para subjeknya.Tujuan penelitian kualitatif untuk memperoleh pengetahuan yang terungkap dari persepktifdalam para pelakunya, bukan menilai subjek & latarnya dengan kriteria dari luar diri pelaku.Peneliti dipandu dengan catatan lapangan dan refleksi objektif dan subjektif peneliti saatmengumpulkan data.
  10. 10. Daftar PustakaBungin Burhan, 2001. Metodologi Penelitian Kuantitatif, Jakarta PT. RajawaliGrafindo Persada (hal 48-71)Google, pengertian penelitian kualitatifGoogle, perbedaan penelitian kuliatatif dan kuantitatif

×