Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kelompok 5

707 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

Kelompok 5

  1. 1. KOMPOSISI DALAM FOTOGRAFI Oleh : KELOMPOK 5 WESSY YUNIA SARI 1010861010 NURKHALILA FAJRINI 1010862010 LATIFAH GUSRI 1010862011 ANGGUN RAHMA TIARA 1010863009 MALIKI 1010861005 Program Studi Ilmu KomunikasiFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas 2012
  2. 2. KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nyapenulis dapat menyelesaikan tugas ini, serta tak lupa salawat beriring salampenulis sampaikan pada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita padadunia yang penuh ilmu pengetahuan seperti saat sekarang ini. Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing mata kuliahFOTOGRAFI, yang telah memberikan bimbingan dan petunjuk dalam pembuatanmakalah ini, dan kepada rekan-rekan sekalian yang telah memberikan masukandan sarannya. Penulis menyadari tulisan ini masih jauh dari sempurna dan memilikibanyak kekurangan. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari Ibudosen dan rekan-rekan supaya untuk kedepannya penulis dapat menghasilkantulisan yang lebih baik. Terakhir penulis berharap makalah ini dapat bermanfaatbagi kita semua. Padang, September 2012 PENULIS i
  3. 3. DAFTAR ISIKATA PENGANTAR................................................................................................... iDAFTAR ISI............................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN....................................................................................... 1 1.1 Latar belakang ……………………………………………………………… 1 1.2 Rumusan Masalah …………………………………………………………. 2 1.3 Tujuan ……………………………………………………………………….. 2 BAB II PEMBAHASAN……………………………………………………………….. 3 2.1 PENGERTIAN KOMPOSISI DALAM FOTOGRAFI………………….3 2.2 Tujuan dari Komposisi dalam fotografi ………………………………… 5 2.3 Prinsip atau unsure-unsur komposisi fotografi ………………………… 5 2.4 Jenis-jenis Komposisi fotografi ………………………………………….. 10 BAB III PENUTUP……………………………………………………………………29 DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………. 30 ii
  4. 4. BAB I PENDAHULUAN1.1 LATAR BELAKANG Pesatnya kemajuan teknologi di era sekarang sangat berpengaruh dengan presepsi danpola pikir manusia begitu pula dengan dunia Fotografiyang menjadi semakin kritis dalam menilaisuatu karya foto. Sebuah karya foto yang baik adalah sebuah foto yang memiliki komposisi fotografiyang jelas diantaranya adalah memperhatikan sisi makna, fokus, warna,dan posisi Objek /penempatan Objek. Pentingnya Komposisi Dalam Fotografi menjadikan seseorang yang ingin berkecimpungdibidang fotografi haruslah mengerti teori komposisi dalam fotografi jika tidak maka orang ituakan susah untuk menghasilkan sebuah karyafotografiyang baik dan berkualitas. Menurut pakar fotografi, Anto Djoemairi, di dalam fotografi, menyusun komposisimempunyai pengertian atau batasan sebagai upaya menyusun elemen-elemen foto yang esensialseperti bentuk, nada, warna, pola dan tekstur di dalam batasan suatu ruang. Tujuannya untukmengorganisasikan berbagai komponen foto yang saling berlainan, menjadi sedemikian rupasehingga gambar tersebut menjadi suatu kesatuan yang saling mengisi, serta mendukung satusama lainnya dengan demikian, menjadi enak dipandang. Komposisi secara sederhana diartikan sebagai cara menata elemen-elemen dalam gambar,elemen-elemen ini mencakup garis, shape, form, warna, terang dan gelap. Cara anda menatakomposisi dalam jendela bidik akan diinterprestasikan kemudian setelah foto anda tersebutdicetak. Yang paling utama dari aspek komposisi adalah menghasilkan visual impact- sebuahkemampuan untuk menyampaikan perasaan yang anda inginkan untuk berekspresi dalam fotoanda. Dengan demikian anda perlu menata sedemikian rupa agar tujuan anda tercapai, apakah ituuntuk menyampaikan kesan statis dan diam atau sesuatumengejutkan, beda, eksentrik. Dalam
  5. 5. komposisi klasik selalu ada satu titik perhatian yang pertama menarik perhatian.Hal ini terjadikarena penataan posisi, subordinasi, kontras cahaya atau intensitas subjek dibandingkansekitarnya atau pengaturan sedemikian rupa yang membentuk arah yang membawa perhatianpengamat pada satu titik. Jadi, Seorang Fotografer dituntut dan harus bisa menyusun, menata dan mengatur unsurseni, sehingga dari unsur tersebut bisa menghasilkan hasil yang memuaskan untuk bisaditampilkan kedalam khalayak publik. Untuk itu, penulis akan menjabarkan komposisi dalam fotografi, tujuan darikomposisi dalam fotografi serta apa saja komposisi yang harus diperhatikan dalamdunia fotografi. Karena dalam dunia fotografi, komposisi mempunyai peranan yangpenting dalam menghasilkan hasil karya fotografi yang baik.1.2 RUMUSAN MASALAH Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah : 1. Mengetahui komposisi dalam fotografi. 2. Mengetahui tujuan dari komposisi dalam fotografi. 3. Mengetahui pembagian komposisi dalam fotografi .1.3 TUJUAN Tujuan dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai salah satu tugas kelompok dalam mata kuliah fotografi, serta mampu menjawab dan memahami rumusan masalah dalam makalah ini.
  6. 6. BAB II ISIDalam fotografi ada 4 unsur yang menjadi bagian utama yaitu ;. Teknis : menyangkut masalah jenis kamera yang digunakan, bukaan diafragma, kecepatan bukaan, pemilihan white balance dan sebagainya.. Komposisi ; penempatan objek dalam foto yang menghasilkan sebuah foto yang tidak biasa.. Posisi ; yaitu menyangkut posisi pengambilan foto apakah diambil dengan berdiri, jongkok, di atas pohon atau apa saja.. Momen ; foto yang baik adalah foto yang diambil dalam momen yang tepat. Bila memotret pemandangan misalnya, tentu diperlukan momen yang tepat untuk merekam keindahan pemandangan yang kita inginkan.Dari keempat unsur itu, komposisi adalah unsur yang paling fleksibel dan nyaristidak ada aturan yang mengikat karena semua kemudian kembali kepada rasa sipemotret. 2.1 PENGERTIAN KOMPOSISI DALAM FOTOGRAFI KOMPOSISI = SUSUNAN, dalam bahasan seni rupa dan fotografi komposisiberarti susunan gambar dalam batasan satu ruang (Soelarko, 1990:19). KOMPOSISI secara sederhana diartikan sebagai cara menata elemen-elemendalam gambar, elemen-elemen ini mencakup garis, shape, form, warna, terang dangelap (Sanyoto, 2004). KOMPOSISI adalah susunan objek foto secara keseluruhan pada bidanggambar, sehingga objek menjadi pusat perhatian (FOI=Focus of Interest) (Veriasa,
  7. 7. 2006). Komposisi secara sederhana diartikan sebagai cara menata elemen-elemendalam gambar, elemen-elemen ini mencakup garis, bentuk, warna, terang dangelap. Yang paling utama dari aspek komposisi adalah menghasilkan visual impact(sebuah kemampuan untuk menyampaikan perasaan yang anda inginkan untukberekspresi dalam foto). Dengan komposisi, foto akan tampak lebih menarik danenak dipandang dengan pengaturan letak dan perbandingan objek-objek yangmendukung dalam suatu foto. Dengan demikian perlu menata sedemikian rupaagar tujuan dapat tercapai, apakah itu untuk menyampaikan kesan statis dandiam atau sesuatu mengejutkan.Dalam komposisi selalu ada satu titik perhatianyang pertama menarik perhatian. Komposisi adalah susunan objek foto secara keseluruhan pada bidang gambarsehingga objek menjadi pusat perhatian (POI=Point of Interest). Dengan mengaturkomposisi foto, kita juga dapat membangun "mood" suatu foto dan keseimbangankeseluruhan objek.Berbicara komposisi, selalu terkait dengan kepekaan dan "rasa"(sense). Untuk itu sangat diperlukan upaya untuk melatih kepekaan kita agardapat memotret dengan komposisi yang baik Prinsip efektif foto adalah, dengan memfokus apa yang ingin disampaikan.Objek utama harus ditonjolkan dan pisahkan objek yang tidak penting ataumengganggu.Pilihlah Latar belakang (background) yang sederhana. Bila latarbelakan dirasa akan mengganggu objek bisa menggunakan cara pengaburan latarbelakang. Usahakan objek menghadap cahaya. Sertakan latar depan (foreground)agar memiliki kesan kedalaman gambar. Yang paling utama dari aspek komposisi adalah menghasilkan visual impact-sebuah kemampuan untuk menyampaikan perasaan yang anda inginkan untukberekspresi dalam foto anda. Dengan demikian anda perlu menata sedemikianrupa agar tujuan anda tercapai, apakah itu untuk menyampaikan kesan statis dandiam atau sesuatumengejutkan, beda, eksentrik.
  8. 8. Dalam komposisi klasik selalu ada satu titik perhatian yang pertama menarikperhatian (Poi).Hal ini terjadi karena penataan posisi, subordinasi, kontras cahayaatau intensitas subjek dibandingkan sekitarnya atau pengaturan sedemikian rupayang membentuk arah yang membawa perhatian pengamat pada satu titik.Secarakeseluruhan, komposisi klasik yang baik memiliki proporsi yangmenyenangkan.Ada keseimbangan antara gelap dan terang, antara bentuk padatdan ruang terbuka atau warna-warna cerah dengan warna-warna redup. Pada kesempatan-kesempatan tertentu, bila dibutuhkan mungkin anda akanmembutuhkan komposisi anda seluruhnya simetris. Seringkali gambar yang andabuat lebih dinamis dan secara visual lebih menarik bila anda menempatkan subjekditengah.Anda harus menghindari sebuah garis pembagi biarpun itu vertikal. 2.2 Tujuan mengatur komposisi dalam fotografi 1. Dengan mengatur komposisi foto, kita juga dapat membangun “mood” suatu foto dan keseimbangan keseluruhan objek foto. 2. Menyusun perwujudan ide menjadi sebuah penyusunan gambar yang baik sehingga terwujud sebuah kesatuan (unity) dalam karya. 3. Melatih kepekaan mata untuk menangkap berbagai unsur dan mengasah rasa estetik dalam pribadi pemotret. 2.3 PRINSIP KOMPOSISI ATAU UNSUR-UNSUR PEMBENTUK KOMPOSISI a) GARIS Fotografer yang baik kerap menggunakan garis pada karya-karya mereka untuk membawa perhatian pengamat pada subjek utama.Garis juga dapat menimbulkan kesan kedalaman dan memperlihatkan gerak pada gambar.Ketika garis-garis itu sendiri digunakan sebagai subjek, yang terjadi adalah gambar-gambar menjadi menarik perhatian.Tidak penting apakah garis itu lurus, melingkar atau melengkung, membawa mata keluar dari gambar.Yang penting garis-garis itu menjadi dinamis.
  9. 9. Perpaduan objek dan Garisb) BENTUK Komposisi ini biasanya dipakai fotografer untuk memberikan penekanan secara visual kualitas abstrak terhadap sebuah objek foto. Biasanya bentuk yang paling sering dijadikan sebagai komposisi adalah kotak dan lingkaran.c) SHAPE
 Salah satu formula paling sederhana yang dapat membuat sebuah foto menarik perhatian adalah dengan memberi prioritas pada sebuah elemen visual. Shape adalah salah satunya. Kita umumnya menganggap shape sebagai outline yang tercipta karena sebuah shape terbentuk, pada intinya, subjek foto, gambar dianggap memiliki kekuatan visual dan kualitas abstrak. Untuk membuat shape menonjol, anda harus mampu memisahkan shape tersebut dari lingkungan sekitarnya atau dari latar belakang yang terlalu ramai. Untuk membuat kontras kuat antara shape dan sekitarnya yang membentuk shape tersebut. Kontras ini dapat terjadi sebagai akibat dari perbedaan gelap terang atau perbedaan warna.
Sebuah shape tentu saja tidak berdiri sendiri. Ketika masuk
  10. 10. kedalam sebuah pemandangan yang berisi dua atau lebih shape yang sama, kita juga dapat meng-crop salah satu shape untuk memperkuat kualitas gambar.d) Form
 Ketika shape sendiri dapat mengindentifikasikan objek, masih diperlukan form untuk memberi kesan padat dan tiga dimensi. Hal ini merupakan faktor penting untuk menciptakan kesan kedalaman dan realitas. Kualitas ini tercipta dari bentukan cahaya dan tone yang kemudian membentuk garis-garis dari sebuah objek. Faktor penting yang menentukan bagaimana form terbentuk adalah arah dan kualitas cahaya yang mengenai objek tersebut. Pengaturan tone yang tepate) Tekstur
 Sebuah foto dengan gambar teksur yang menonjol dapat merupakan sebuah bentuk kreatif dari shape atau pattern. Jika memadai, tekstur akan memberikan realisme pada foto, membawa kedalaman dan kesan tiga dimensi ke subyek anda.
Tekstur dapat terlihat jelas pada dua sisi yang berbeda. Ada tekstur yang dapat ditemukan bila kita mendekatkan diri pada subyek untuk memperbesar apa yang kita lihat, misalnya bila kita ingin memotret tekstur permukaan sehelai daun. Ada pula saat dimana kita harus mundur karena subyek yang kita tuju adalah pemandangan yang sangat luas. Tekstur juga muncul ketika cahaya
  11. 11. menerpa sebuah permukaan dengan sudut rendah, membentuk bayangan yang sama dalam area tertentu.
Memotret tekstur dianggap berhasil bila pemotret dapat mengkomunikasikan sedemikian rupa sehingga pengamat foto seolah dapat merasakan permukaan tersebut bila menyentuhnya. Sama seperti pattern, tekstur paling baik ditampilkan dengan beberapa variasi dan nampak melebar hingga keluar batas gambar. Menonjolkan Teksturf) Patterns
Pattern yang berupa pengulangan shape, garis dan warna adalah elemenvisual lainnya yang dapat menjadi unsur penarik perhatian utama.Keberadaan pengulangan itu menimbulkan kesan ritmik dan harmoni dalamgambar. Tapi, terlalu banyak keseragaman akan mengakibatkan gambarmenjadi membosankan. Rahasia penggunaan pattern adalah menemukanvariasi yang mampu menangkap perhatian pemerhati.
Pattern biasanyapaling baik diungkapkan dengan merata. Walaupun pencahayaan dan sudutbidikan kamera membuat sebuah gambar cenderung kurang kesankedalamannya dan memungkinkan sesuatu yang berulangkali menjadimenonjol.
  12. 12. susunan "Pattern"Berikut ringkasan komposisi dalam Fotografi yang perlu diperhatikan khususnyabagi para pemula :1. Makna ( Feel & Soul )Makna menjadi salah satu komposisi fotografi yang harus diperhatikan karenajika sebuah foto tidak memperhatikan makna maka karya itu akan menjadi biasa-biasa saja tidak akan seistimewa foto yang memiliki makna. Contoh sebuah fotoyang memiliki makna adalah Seorang pelajar yang sedang mengerjakan soal ujiandengan keringat di sekujur kepalanya itu menandakan bahwa pelajar tersebutsedang berpikir keras dalam menjawab soal ujian.2. FokusFokus pada fotografi adalah menentukan fokus objek atau fokus pandangan (point of interest ) dari sebuah foto dimana objek utama harus diberikanpenekanan berupa fokus yang tajam dengan latar yang sedikit blur atau warnayang lebih terang dari objek lainnya .3. WarnaWarna pada fotografi menjadi sangat penting terutama dalam pengambilanbrightness dan contrast yaitu besarnya pengaturan cahaya apakah terang ataugelap dan kekuatan warna atau contrast karena warna akan menghasilkan suatupresepsi dan emosi yang berbeda-beda pada sebuah foto.4. Posisi Objek / Penempatan Objekmenentukan posisi atau penempatan objek pada sebuah foto sangatlah pentingkarena sebuah foto jika memiliki komposisi penempatan objek yang benar maka
  13. 13. hasil foto tersebut akan terlihat simetris dan seimbang. Perhatikan keseimbanganvertical dan horisontalnya lihat pada garis yang melentang apakah sudahseimbang dan simetris. 2.4 Jenis-jenis Komposisi Jenis-jenis komposisi yang dapat digunakan Rule of thirds
Bayangkan ada garis-garis panduan yang membentuk sembilan buah empat persegi panjang yang sama besar pada sebuah gambar. Elemen-elemen gambar yang muncul di sudut-sudut persegi panjang pusat akan mendapat daya tarik maksimum. Rule of thirdsPakem ini sudah sangat lama digunakan, bahkan sejak fotografi belum ada,yaitu di lukisan. Pada intinya mata kita merasa suatu lukisan / foto lebih indahapabila point of interest diletakkan di persinggungan garis vertikal & horizontalyang membagi bidang menjadi 3. Gampangnya : subyek utama harus kitaletakkan di posisi yang dilingkari di ilustrasi di bawah ini :
  14. 14. Penyebab utamanya berusaha dijelaskan oleh para ahli dengan ketertarikanmanusia pada deret fibonacci dan deret aritmatik lainnya. Entah bagaimanakomposisi tubuh manusia banyak terkait dengan deret ini, dan hal yangdianggap artistik oleh mata manusia juga terkait dengan deret ini. Dari segalamacam perumusan ini muncullah “Rule of Third”.Apa itu “subyek utama” dalam Rule of third yang dijelaskan diatas? Subyekutama dapat berupa : Bagian dari pemandangan yang menonjol, misalnya batu berwarna merah yang menonjol. Atau sapi di lapangan rumput yang hijau. Bisa juga model dalam pemotretan human interest dengan background pemandangan alam. Dalam pemotretan macro ini bisa berarti juga si obyek (misalnya serangga), atau titik tengah dari bunga yang kita potret, atau mata dari serangga dalam macro super close. Dalam pemotretan portrait ini bisa berarti wajah si model, atau juga mata si model. dllKita coba lihat contoh-nya dalam foto.
  15. 15. Rule of Third - Sample 1Dalam contoh diatas wajah dan mata menjadi subyek utama. Oleh sebab itudiletakkan di perpotongan garis vertikal paling kiri dan horizontal paling kanan.Semua garis vertikal maupun horisontal membagi foto menjadi 3 bagian yangkurang lebih sama besar. Rule of third - Sample 2Pada foto macro diatas subyeknya adalah lady bug / kepik berwarna kuning.Kepik ini merupakan bagian yang paling menonjol dari seluruh bagian foto. Matakita langsung tertarik dengan keberadaannya. Oleh sebab itulah ia diletakkan dititik persilangan di kanan bawah, sesuai dengan “aturan” rule of third.Salah satu bentuk lain dari penggunaan rule of third adalah bagaimana kitameletakkan horizon pada pemotretan landscape. Komposisi yang seringdigunakan oleh awam adalah meletakkan horizon tepat di tengah foto. Akibatnya
  16. 16. foto cenderung kurang menarik. Rule of third mengajarkan agar kita meletakkanhorizon di garis horisontal (pembagi foto menjadi 3 bagian) atas atau bawah.Pemilihan garis atas atau bawah umumnya ditentukan mana yang lebihmenarik, langit atau daratannya. Rule of third - Sample 3Pada contoh diatas horizon diletakkan di garis pembagi 1/3 bawah (walau tidaksangat tepat disana). Hal ini dikarenakan aspek yang ingin ditonjolkan dalamfoto ini adalah langit yang memiliki awan yang berlapis dan warna warni yangcemerlang. Lain halnya dengan contoh dibawah ini : Rule of third - Sample 4Pada contoh ini langit tidak memiliki aspek yang menonjol, biru tanpa awan.Sedangkan di bagian bawah perpaduan warna hijau kuning dan biru nampaklebih artistik. Oleh sebab itu pilihannya adalah meletakkan horizon di 1/3 bagianatas agar porsi daratan lebih besar dibandingkan langit, dengan demikian lebihmendominasi foto.Rule of third kembali lagi hanyalah pakem / teori, ada berbagai kondisi dimana
  17. 17. rule of third tidak sepenuhnya berlaku. Misalnya : Rule of third - Sample 5Pada foto ini horizon diletakkan kurang lebih di tengah foto. Siluet tanah lotyang menonjol membuat keseimbangan sedikit berubah, oleh sebab itu walauhorizon terletak di tengah foto masih terasa seimbang. Selain itu meletakkanhorizon di tengah menjadikan siluet lebih menonjol.Komposisi memegang peranan yang cukup besar dalam menghasilkan foto yangbagus dengan foto yang biasa. Karena dengan mengatur komposisi yang sesuaidengan kondisi yang ada kita akan bisa menghasilkan foto yang lebih dinamisdan enak untuk dinikmati.Ada beberapa aturan dasar komposisi yang bisa kita pelajari dan nanti bisa kitaterapkan di lapangan sesuai dengan kondisi yang ada.Aturan 1/3 (rule of third)Dengan menggunakan aturan 1/3 ini kita bisa menghasilkan gambar yang lebihdinamis dimana perhatian orang yang menikmati foto kita nanti tidak akanterpaku di satu sisi yang statis di tengah.Aturan ini membagi frame menjadi 9 bagian dengan 2 garis hayalan horisontaldan 2 garis hayalan vertikal. Kita bisa menempatkan subyek utama gambar disalah satu pertemuan garis hayalan tersebut.dengan meletakan subyek utama tidak di tengah gambar membuat orang yang
  18. 18. melihat foto akan lebih berkesempatan untuk mengekspolasi seluruh frame. obyek ditengah cenderung statisKesalahan orang yang baru mempelajari fotografi adalah menepatkan subyek ditengah, walau juga tidak salah karena memang tidak ada salah dan benar didalam fotografi. Tapi dengan menempatkan subyek di tengah, mata kita hanyaakan terpaku di tengah frame dan tidak banyak mengeksplorasi daerah lainnya. horizon di 1/3 bawahkita juga bisa mengatur bagian utama dari foto pemandangan kita diantara garishayalan tadi. Seperti contoh kita bisa meletakan horizon langit di antara garishayalan di 1/3 bagian bawah apabila di kita melihat bagian atas mempunyaiobyek yang lebih menarik.
  19. 19. horizon di 1/3 atasatau meletakan horizon di 1/3 bagian atas bila dibagian bawah mempunyai obyekyang lebih menarik, seperti batuan pada tepi danau di bawahUntuk mempermudah penempatan komposisi menggunakan aturan 1/3 ini dibeberapa kamera keluaran terbaru sudah dilengkapi fasilitas garis pembagi diLive view nya. Sehingga kita bisa lebih mudah meletakan subyek utama melaluigaris panduan tadi. Format : Horizon atau Vertikal
Proporsi empat persegi panjang pada viewinder memungkinkan kita untuk melakukan pemotretan dalam format landscape/horizontal atau vertikal/portrait. Perbedaan pengambilan format dapat menimbulkan efek berbeda pada komposisi akhir. Lihatlah pada jendela bidik secara horizontal maupun vertikal dan tentukan keputusan kreatif untuk hasil terbaik.
  20. 20. Format HorizonKeep it simple
Dalam beberapa keadaan, pilihan terbaik adalah keep itsimple. Sangat sulit bagi orang yang melihat sebuah foto apabila terlalubanyak titik yang menarik perhatian. Umumnya makin ?ramai? sebuahgambar, makin kurang menarik gambar itu. Cobalah berkonsentrasi padasatu titik perhatian dan maksimalkan daya tariknya. simpel dengan 1 PoiPicture scale
Sebuah gambar yang nampak biasa namun menjadi menarikkarena ada sebuah titik kecil yang menarik perhatian. Dengan pemotretanlandscape atau monument, kembangkan daya tarik pemotretan denganmenambahkan obyek yang diketahui besarnya sebagai titik perhatianuntuk memberikan kesan perbandingan skala.
  21. 21. Becak sebagai Picture scaleHorizons
Merubah keseimbangan langit dan tanah dapat mengubahpemandangan gambar secara radikal. Bila gambar hampir dipenuhi olehlangit akan memberikan kesan polos terbuka dan lebar tapi bila langithanya disisakan sedikit di bagian atas gambar, akan timbul kesan penuh.Leading lines
Garis yang membawa mata orang yang melihat foto ke dalamgambar atau melintas gambar. Umumnya garis-garis ini berbentuk:
Garis-garis yang terlihat secara fisik misalnya marka jalan atau tidakterlihat secara langsung misalnya bayangan, refleksi.
  22. 22. susunan garis yang ritmik• Be different
Barangkali ada bidikan-bidikan lain yang dapat diambil selain pendekatan dari depan dan memotret paralel ke tanah. Bergerak mendekat dari yang diduga seringkali menghasilkan efek yang menarik.• Colour
Membuat bagian dari gambar menonjol dari background. Cara utama untuk memperoleh hal ini adalah memperoleh subyek yang warna atau nadanya berbeda secara radikal dengan background. objek yang kontras• Framing
Bila subyek secara khusus mempunyai bentuk yang kuat, penuh
  23. 23. frame dengan subyek. Baik itu dengan cara menggunakan lensa dengan fokus lebih panjang atau bergerak mendekati subyek. atau menjadikan objek disekililingnya menjadi bingkai terhadap Point if Interest dinding sebagai frame • Shooting position
Ketika kita merasa jenuh dengan komposisi yang itu-itu saja, cobalah meurbah sudut pandang sepenuhnya. Misalnya posisi duduk ke posisi berdiri atau pengambilan bidikan dari atas atau bawah dari subyek. • Number of subject
Pemotretan dengan banyak subyek yang relatif seragam, kurang menarik dari pandangan komposisi. Temukanlah salah satu subyek yang “berbeda” diantara sekian banyak subyek tersebut. Berbeda diartikan berbeda gerakan, bentuk dan warna.25 Tips Komposisi Dalam FotografiPada subbab sebelumnya (jabaran diatas) telah dijelaskan tentang elemen-elemenkomposisi dalam fotografi yaitu garis, bentuk, wujud, tekstur dan pola.Selanjutnya akan dibahas tentang tips-tips komposisi agar gambar yangdihasilkan lebih bagus dan menarik untuk dilihat.Salah satumasalah yang palingumum yang dihadapifotografer pemula adalahbagaimana menemukankomposisiobjek yang bagus dalam gambar. Seperti halnya
  24. 24. makanan, komposisi adalah masalah selera masing-masing fotografer akan tetapiada beberapa standar yang telah disepakati untuk panduan komposisi yang baik.Berikut adalah 25 tips yang diambil dari berbagai referensi untuk menghasilkankomposisi yang menarik, akan tetapi ini hanya lah panduan saja bukanmerupakan suatu aturan yang baku karena masalah komposisi adalah masalahselera masing-masing fotografer.1. Identifikasi objek yang ingin ditonjolkan dengan menerapkan fokus yang jelasterhadap objek. Kemera memberikan fokus yang jelas pada objek yang ditonjolkan2. Tarik perhatian ke objek utama dalam gambar dengan menggunakan warna,cahaya pada objek, membingkai objek dalam jendela atau pintu, dll.3. Terlalu banyak menampilkan objek pendukung akan membuat gambar terlihatseperti penuh dan komposisi nya berantakkan. Buang objek pendukung yangtidak membantu dalam penyampaian pesan dalam gambar yang ditampilkan,usahakan sesederhana mungkin karena simple is best. Gambar sederhana tanpa banyak objek pendukung
  25. 25. 4. Hilangkan hal-hal yang tidak berhubungan dengan objek utama atau ubahsudut pengambilan gambar agar hal yang tidak berhubungan tersebut tidaktampak dalam gambar. Hal-hal yang tidak berhubungan dengan objek harus dihilangkan5. Periksa ruang kosong dalam gambar, jangan terlalu banyak meninggalkanruang kosong karena hal tersebut akan mengecilkan objek utama. Gambar sebelah kiri terlalu banyak ruang kosong pada objek utama. Setelah dikomposisi ulang gambar terlihat lebih menarik (gambar sebelah kanan)6. Penuhi frame dengan objek utama dan tidak perlu menambahkan latarbelakang (background) untuk memperkuat pesan dalam gambar. Objek utama memenuhi frame gambar7. Periksa tepi dari frame gambar, jangan sampai tangan dan kaki objek terpotongtanpa alasan yang kuat.
  26. 26. 8. Periksa apakah ada sesuatu yang muncul ke dalam gambar dari samping.Apakah ada cabang pohon, kabel listrik, dll yang masuk ke dalam bidangbidikkan yang dapat mengalihkan perhatian ke objek utama? Ubah sudutpengambilan gambar untuk menghilangkan hal-hal tersebut.9. Manfaatkan penggunaan titik pandang (Point of View, POV) agar gambar lebihmenarik. Jangan terlalu terpaku dengan pengambilan gambar dari depan objek. Gambar diambil dari titik pandang bawah10. Gunakan rule of third. Bayangkan garis imajiner yang membagi gambarmenjadi sembilan bagian yang sama kemudian tempatkan objek pada titik potonggarisnya. Objek berada pada titik potong garis
  27. 27. 11. Jika ingin memotret manusia, usahakan mata berada diatas garis tengah. Mata berada diatas garis tengah gambar12. Upayakan keseimbangan objek. Perhatikan komposisi dan tentukan apakahada bagian yang miring dari sudut pandang pemerhati gambar.13. Mata akan tertuju kepada bagian yang lebih terang dari gambar, jaditempatkan objek utama pada bagian yang lebih terang. Bendera sebagai objek utama berada pada bagian yang lebih terang14. Tegaskan latar depan (foreground) objek dan perhatikan background, jangansampai ada hal-hal mengganggu objek utama.15. Untuk memperkuat kesan yang tinggi, potret objek secara vertikal dan untukmemperkuat kesan yang lebar, potret objek secara horizontal.16. Gunakan pola, khususnya pola yang berulang akan membuat gambar lebihmenarik.
  28. 28. Pola berulang dalam gambar17. Manfaatkan garis (leading line) untuk mengarahkan mata ke bagian yangingin dituju. Pemanfaatan garis untuk mengarahkan mata18. Gambar dengan elemen kurva S bagus digunakan untuk mengarahkan mata. Contoh gambar dengan kurva S
  29. 29. 19. Perhatikan posisi kamera terhadap mata objek yang akan dipotret. Sebagaicontoh, posisi jongkok untuk memotret anak-anak agar kamera sejajar denganmata anak-anak. Kamera dan mata anak-anak dalam posisi sejajar20. Pastikan adapemisahan antarabeberapa mata objek untuk menghindaripenggabungan enak dipandang.21. Hindari meletakkan objek pada bagian tengah foto tanpa alasan yang kuat(gunakan aturan Rule of Third).22. Hindari meletakkan garis horizontal pada bagian tengah foto. Garis horizontal berada diatas garis tengah23. Hindari memotret garis horizontal yang melewati kepala manusia atau hewan.24. Jangan biarkan garis horizontal bergabung dengan objek penting dalamgambar.25. Sesaat sebelum mengambil gambar perhatikan lagi di jendela bidik (viewfinder), pastikan tidak ada hal yang terlewatkan dan pastikan sesuai dengankeinginan
  30. 30. BAB III PENUTUPSebuah karya foto yang baik adalah sebuah foto yang memiliki komposisifotografi yang jelas diantaranya adalah memperhatikan sisi makna, fokus,warna,dan posisi Objek / penempatan Objek. Maka dari itu, perlunya KomposisiDalam Fotografi menjadikan seseorang yang ingin berkecimpung dibidangfotografi haruslah mengerti teori komposisi dalam fotografi jika tidak maka orangitu akan susah untuk menghasilkan sebuah karyafotografiyang baik danberkualitas.Dalam fotografi terdapat unsur-unsur atau elemen-elemen komposisi dalamfotografi yaitu garis, bentuk, wujud, tekstur dan pola. Selain itu, ada beberapajenis-jenis komposisi yang digunakan, salah satunya rule of third. Demikiansekiranya ringkasan intikomposisi fotografi yang paling penting jika anda inginmenghasilkan sebuah karya foto yang baik ( terutama pemula ).
  31. 31. Daftar pustaka• http://fotografiyuda.wordpress.com/seputar-fotografi/komposisi-dasar-dan-sudut-pengambilan-gambar-camera-angle/• http://muhuck.wordpress.com/2011/12/04/pentingnya-komposisi-dalam-fotografi/• www.LandscapeIndonesia.com

×