Peserta didik

355 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
355
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Peserta didik

  1. 1. Budaya dan Kebudayaan menentukan arah, isi dan proses pendidikan.  Peserta didik merupakan salah satu komponen pendidikan.  Peserta didik menjadi pendukung dari kebudayaan yang ada di dalamnya.  Materi yang dipelajari anak-anak adalah budaya, cara belajar, cara berpakaian, cara berbicara juga merupakan budaya. 
  2. 2.        Definisi Budaya Definisi dan Hakikat Peserta Didik Perkembangan Budaya Di Bidang Pendidikan Indonesia Pengaruh Positif Budaya Asing Terhadap Pelajar Indonesia Pengaruh Negatif Budaya Asing Terhadap Pelajar Indonesia Faktor-faktor masuknya budaya asing Antisipasi budaya asing yang masuk
  3. 3. o Bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) o Bahasa Inggris,kebudayaan disebut culture yang berasal dari kata latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan o Unsur-unsur potensi budaya yaitu pikiran (cipta), rasa dan kehendak (karsa)
  4. 4. o Cipta ilmu pengetahuan o Rasa o Dengan karsa manusia menghendaki kesempurnaan karya seni hidup, kemuliaan dan kebahagiaan sehingga berkembanglah kehidupan beragama dan kesusilaan o Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi
  5. 5. Secara etimologi peserta didik dalam bahasa arab disebut dengan Tilmidz jamaknya adalah Talamid, yang artinya adalah “murid”.  Dalam bahasa arab dikenal juga dengan istilah Thalib, jamaknya adalah Thullab, yang artinya adalah “mencari”, maksudnya adalah “orangorang yang mencari ilmu”. 
  6. 6.  Menurut pasal 1 ayat 4 UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan dirinya melalui proses pendidikan pada jalur jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
  7. 7. Peserta didik  Peserta didik  Peserta didik  Peserta didik differentiations  Peserta didik Rohani  Peserta didik  Dunianya sendiri. Perkembangan Kebutuhan individual Unsur (Jasmani dan Potensi
  8. 8. Perkembangan budaya di Indonesia sejalan dengan perkembangan IPTEK yang sangat pesat saat ini.  Budaya belajar siswa mempunyai keterkaitan dengan prestasi belajar, sebab dalam budaya belajar mengandung kebiasaan belajar dan cara-cara belajar yang dianut oleh siswa. Pada umumnya setiap orang (siswa) bertindak berdasarkan force of habit (menurut kebiasaannya) sekalipun ia tahu, bahwa ada cara lain yang mungkin lebih menguntungkan. 
  9. 9. › Semakin cepatnya penguasaan tekhnologi › › › › › oleh kalangan pelajar Indonesia. Meningkatkan kreatifitas dan ruang berkarya pada Pelajar Indonesia. Mengenal budaya asing sebagai ruang pembelajaran. Proses pembelajaran dengan menggunakan homeschooling. Konsep pembelajaran menggunakan multimedia. Penggunaan bahasa asing.
  10. 10. Tindak kriminal, narkoba, tawuran, perkosaan, pergaulan bebas terjadi karena generasi muda meniru kebudayaan asing yang menurut mereka sudah tidak tabu lagi untuk diikuti.  Cara berpakaian. 
  11. 11. Kurangnya Penjagaan yang ketat di wilayah gerbang Indonesia  Lifestyle yang berkiblat pada barat.  Penyalagunakan Teknologi. 
  12. 12. Bersikap kritis dan teliti  Perluas Ilmu pengetahuan (IPTEK)  Harus sesuai dengan Norma-norma yang berlaku di Indonesia  Tanamkan “Aku Cinta Indonesia”  Meningkatkan Keimanan dan ketakwaan 
  13. 13. Kebudayaan menyangkut seluruh cara hidup dan kehidupan manusia yang diciptakan oleh manusia ikut mempengaruhi pendidikan dan perkembangan peserta didik. Sebaliknya pendidikan juga dapat mengubah kebudayaan  Kebudayaan masa kini kemungkinan dapat mengakibatkan pergeseran paradigma pendidikan, dari sekolah ke masyarakat yang luas.  Kebudayaan yang masuk ke Indonesia perlu ditertibkan dengan cara, memilah tayangan televisi dan memberantas kebudayaan yang merusak remaja. 

×