BAB I                                PENDAHULUANA. Latar Belakang       Undang-Undang      Nomor    25   Tahun    2004   t...
B. Tujuan, Sasaran dan Keluaran       Tujuan, sasaran dan keluaran yang ingin dicapai dari kegiatan adalah sepertidisajika...
BAB II                            RENCANA KERJA TIM EKPD                            PELAKSANAAN EKPD 2011A. PENGERTIAN1. P...
Panduan EKPD 2011 | 10(outcome). Untuk menentukan indikator tersebut, maka suatu parameter harusmemenuhi lima kaidah, yait...
11. Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi.Panduan EKPD 2011 | 11Selain itu, terdapat pula 3 prioritas nasional lai...
C. MEKANISME PELAKSANAAN EKPD 20111. Evaluasi terhadap capaian prioritas pembangunan sampai dengan 2010 dan 2011  sesuai d...
Indikator kinerja yang memiliki target kinerja tahunan dalam RPJMN 2010-2014 akandiidentifikasi oleh Tim Sekretariat Nasio...
Angka Harapan Hidup                  Tahun        U                           Persentase penduduk ber-KB               %  ...
risetPrioritas Lainnya 1      Kesejahteraan rakyat        IPM                                          Indeks          U  ...
BAB III                                      PENUTUP       Hingga pertengahan Juni 2011 tim EKPD Provinsi Riau telah mengu...
Laporan Awal EKPD 2011 Provinsi Riau
Laporan Awal EKPD 2011 Provinsi Riau
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Laporan Awal EKPD 2011 Provinsi Riau

1,239 views

Published on

Laporan Awal EKPD 2011 Provinsi Riau

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,239
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
54
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Laporan Awal EKPD 2011 Provinsi Riau

  1. 1. BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem PerencanaanPembangunan Nasional telah mengamanatkan 5 (lima) tujuan pelaksanaan sistemperencanaan pembangunan nasional, yaitu: (1) untuk mendukung koordinasi antar pelakupembangunan; (2) menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi antar daerah,antar ruang, antar waktu, dan antar fungsi pemerintah, serta antara pusat dan daerah; (3)menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan,dan pengawasan; (4) mengoptimalkan partisipasi masyarakat; dan (5) menjamintercapainya penggunaan sumberdaya secara efisien, efektif, berkeadilan, danberkelanjutan. Mengacu pada 5 (lima) tujuan tersebut, maka dalam Rencana Strategis (Renstra)Bappenas dijelaskan bahwa pelaksanaan tugas Kementerian PPN/Bappenas mencakup 4peran yang saling terkait, yaitu peran sebagai: (1) pengambil kebijakan/keputusan (policymaker) dengan penjabaran pengendalian dan evaluasi terhadap pelaksanaan rencanapembangunan; (2) koordinator; (3) think-tank; dan (4) administrator dengan penjabaranpenyusunan dan pengelolaan laporan hasil pemantauan terhadap pelaksanaan rencanapembangunan dan penyusunan laporan hasil evaluasi.Dengan demikian, salah satu peran utama Bappenas adalah melakukan evaluasiterhadap pelaksanaan rencana pembangunan. Sebagai tindak lanjut dari peran tersebuttelah diterbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 39 Tahun 2006 tentang Tata CaraPengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan, yang didalamnyamencakup evaluasi ex-ante, on-going, dan ex-post. Terkait dengan peran utama Bappenas diatas, maka evaluasi tahunan terhadappelaksanaan Peraturan Presiden No. 5 Tahun 2010 tentang Rencana PembangunanJangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 mutlak diperlukan, demikian jugapencapaian di tiap daerah.
  2. 2. B. Tujuan, Sasaran dan Keluaran Tujuan, sasaran dan keluaran yang ingin dicapai dari kegiatan adalah sepertidisajikan pada Tabel I. TABEL I : TUJUAN, SASARAN DAN KELUARAN KEGIATAN No Tujuan Sasaran Keluaran 1 Untuk melengkapi 1. Tersedianya baseline data Dokumen data dasar baseline data 2009 dan 2009 dan hasil evaluasi evaluasi dan dokumen mengetahui tingkat terhadap capaian prioritas hasil evaluasi terhadap pencapaian prioritas nasional 2010 dan 2011 capaian prioritas nasional 2010 dan 2011 berdasarkan RPJMN 2010- nasional 2010 dan 2011 berdasarkan RPJMN 2014 di tiap daerah. berdasarkan RPJMN 2010-2014 di tiap 2010-2014 di tiap daerah. daerah. 2. Tersedianya informasi dasar untuk merumuskan kebijakan terutama yang berupa langkah penanganan segera, baik oleh pemerintah maupun oleh pemerintah daerah. 2 Untuk mengetahui 1. Tersedianya hasil evaluasi Dokumen hasil evaluasi relevansi isu strategis, yang menunjukkan relevansi terhadap isu sasaran, arah kebijakan, kesesuaian dan atau strategis, sasaran, arah dan strategi ketidaksesuaian antara isu kebijakan, dan strategi pengembangan dalam strategis, sasaran, arah pengembangan dalam RPJMN 2010-2014 kebijakan, dan strategi RPJMN 2010-2014 dengan kondisi daerah pengembangan dalam dengan kondisi daerah. RPJMN 2010-2014 dengan kondisi daerah. 2. Tersedianya informasi dasar untuk melakukan revisi RPJMN oleh pemerintah dan revisi RPJMD oleh pemerintah daerah. 3 Untuk mengetahui 1. Tersedianya hasil evaluasi Dokumen hasil evaluasi masalah spesifik melalui terhadap masalah spesifik terhadap masalah evaluasi tematik di tiap melalui evaluasi tematik di spesifik melalui evaluasi daerah tiap daerah. tematik di tiap daerah. 2. Tersedianya informasi dasar bagi pemerintah maupun pemerintah daerah dalam merumuskan langkah kebijakan mengatasi masalah spesifik melalui evaluasi tematik di tiap daerah.
  3. 3. BAB II RENCANA KERJA TIM EKPD PELAKSANAAN EKPD 2011A. PENGERTIAN1. Pengertian Monitoring dan Evaluasi Evaluasi pembangunan sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 25 Tahun 2004tentang SPPN merupakan salah satu dari empat tahapan perencanaan pembangunannasional, yang meliputi: (1) penyusunan rencana; (2) penetapan rencana; (3)pengendalian pelaksanaan rencana; dan (4) evaluasi pelaksanaan rencana.Menurut PP No. 39 Tahun 2006, monitoring adalah kegiatan mengamati perkembanganpelaksanaan rencana pembangunan, mengidentifikasi serta mengantisipasipermasalahan yang timbul dan/atau akan timbul untuk dapat diambil tindakan sedinimungkin. Sedangkan evaluasi adalah rangkaian kegiatan membandingkan realisasimasukan (input), keluaran (output), dan hasil (outcome) terhadap rencana dan standar.Adapun kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh suatuorganisasi dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikankepadanya.Sebagai suatu tahapan dalam perencanaan pembangunan nasional, evaluasi harusdilakukan secara sistematis dan komprehensif sehingga dapat mengidentifikasi sampaisejauh mana tingkat pencapaian sasaran, tujuan, dan kinerja pembangunan nasionalterhadap target-target yang telah ditetapkan. Keberhasilan kinerja pembangunan nasionalharus didukung oleh kinerja pembangunan daerah.2. Indikator Kinerja. Indikator kinerja adalah uraian ringkas yang menggambarkan tentang suatu kinerjayang akan diukur dalam pelaksanaan suatu kebijakan terhadap tujuannya. Indikatormerupakan ukuran kuantitatif dan kualitatif, dalam perumusan indikator yang harusmemenuhi asumsi keterukuran.Dalam EKPD 2011, indikator kinerja dari tujuan/sasaran pembangunan daerahmerupakan indikator dampak (impact) yang pencapaiannya didukung melalui pencapaianindikator hasil
  4. 4. Panduan EKPD 2011 | 10(outcome). Untuk menentukan indikator tersebut, maka suatu parameter harusmemenuhi lima kaidah, yaitu: Specific. Indikator dapat diidentifikasi dengan jelas; Measurable. Jelas dan dapat diukur dengan skala penilaian tertentu yang disepakati,dapat berupa pengukuran secara kuantitas, kualitas dan biaya; Attainable. Dapat dicapai; Relevant. Mencerminkan keterkaitan secara langsung dan logis antara target outputdalam rangka mencapai target outcome yang ditetapkan; serta antara target outcomedalam rangka mencapai target impact yang ditetapkan; Timely. Tepat Waktu.Setelah melalui pengelompokan dan pemilihan, serangkaian indikator-indikator yangterpilih selanjutnya akan dijadikan patokan dalam melakukan pengukuran kinerja padatahapan selanjutnya.B. KOMPONEN PELAKSANAAN EKPD 2011Komponen pelaksanaan EKPD 2011, terdiri dari:1. Evaluasi Terhadap Capaian Prioritas Nasional 2010 dan 2011 BerdasarkanRPJMN 2010 - 2014.Evaluasi kinerja terhadap capaian pembangunan nasional di daerah berdasarkansasaran utama pembangunan daerah pada Buku III RPJMN dengan komponen sebagaiberikut: 1. Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola; 2. Pendidikan; 3. Kesehatan; 4. Penanggulangan Kemiskinan; 5. Ketahanan Pangan; 6. Infrastruktur; 7. Iklim Investasi dan Iklim Usaha; 8. Energi; 9. Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana; 10. Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, & Pasca-konflik; dan
  5. 5. 11. Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi.Panduan EKPD 2011 | 11Selain itu, terdapat pula 3 prioritas nasional lainnya, yaitu: 1. Kesejahteraan Rakyat; 2. Politik, Hukum, dan Keamanan; 3. Perekonomian.2. Relevansi isu strategis, sasaran, arah kebijakan dan strategi pengembangandalam RPJMN 2010-2014.Evaluasi relevansi isu strategis, sasaran, arah kebijakan dan strategi pengembangandalam mendukung pencapaian kinerja pembangunan di masing-masing provinsi.3. Evaluasi Tematik.Hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh Perguruan Tinggi yang merupakan isu strategisProvinsi dan perlu ditindaklanjuti rekomendasi kebijakannya oleh Pemerintah.Berdasarkan komponen evaluasi tersebut diatas, maka kerangka kerja pelaksanaanEKPD 2011 dapat dilihat pada Gambar 1 di bawah ini. GAMBAR I Kerangka Kerja Pelaksanaan EKPD 2011
  6. 6. C. MEKANISME PELAKSANAAN EKPD 20111. Evaluasi terhadap capaian prioritas pembangunan sampai dengan 2010 dan 2011 sesuai dengan RPJMN 2010-2014 GAMBAR 2 Langkah 1: Identifikasi Capaian 2009, 2010 dan 2011 Tim Sekretariat Nasional, telah mengidentifikasi sejumlah indikator yang akan dievaluasi serta telah mengidentifikasi capaian 2009, 2010 dan 2011 dari masing-masing indikator tersebut. Tim EKPD Provinsi diharapkan dapat melengkapi data yang belum terisi dalam tabel indikator. Terdapat 2 alternatif cara pengisian data: 1) Melengkapi data yang telah diisi oleh Tim Sekretariat Nasional dengan sumber data yang sama, atau 2) Mengganti data yang telah ada dengan sumber data 2009, 2010 dan 2011 yang sama. Langkah 2: Identifikasi Capaian 2010 dan Target 2010 – Capaian 2011 dan Target 2011
  7. 7. Indikator kinerja yang memiliki target kinerja tahunan dalam RPJMN 2010-2014 akandiidentifikasi oleh Tim Sekretariat Nasional. Beberapa indikator yang memiliki targetkinerja 2010 dan 2011 dalam RPJMN adalah:  P e rtum buha n e konom i  Tingka t Ke m is kina n  Angka P e nga nggura n  Angka ke m a tia n ba yi  Ra ta-rata lama sekolah  Angka ha ra pa n hidup(Sumber data target kinerja adalah RKP 2010 dan RKP 2011)Khusus untuk capaian 2011 diutamakan untuk menganalisis indikator yangmemiliki target kinerja diatas. Namun, dipersilakan untuk menambah indikatorselain 6 indikator di atas.Komponen indikator yang dievaluasi adalah: Keter Satua angan No Prioritas Nasional Indikator n Indika tor 1 Reformasi Birokrasi Persentase kasus korupsi yang % U dan Tata Kelola tertangani dibandingkan dengan yang dilaporkan Persentase kab/ kota yang % U memiliki peraturan daerah pelayanan satu atap Persentase kab/kota yang % U memiliki pelaporan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Persentase kab/kota yang telah % U memiliki e-procurement Persentase kab/kota yang telah % U memiliki Perda Transparansi 2 Pendidikan Rata-rata Lama Sekolah Tahun U Angka Partisipasi Murni (SD/MI) % P Angka Partisipasi Kasar (SD/MI) % P Angka melek aksara 15 tahun % P keatas 3 Kesehatan Angka Kematian Bayi per U 1000 kelahir an hidup
  8. 8. Angka Harapan Hidup Tahun U Persentase penduduk ber-KB % U (contraceptive prevalence rate) Laju pertumbuhan penduduk % P 4 Penanggulangan Persentase penduduk miskin % U Kemiskinan Tingkat pengangguran terbuka % U 5 Ketahanan Pangan PDRB Sektor Pertanian Rp U Nilai Tukar Petani Rp P Produksi Padi Ton P Jumlah Penyuluh Pertanian Orang P 6 Infrastruktur % panjang jalan nasional Baik % U dalam kondisi: Sedan % U g Buruk % U Jumlah Pembangunan Rumah Unit U Sederhana/Provinsi Perda RTRW Provinsi Unit U Persentase kab/kota yang telah % P mensahkan Perda RTRW 7 Iklim Investasi dan Persentase kredit UMKM % U Iklim Usaha Nilai Realisasi Investasi PMA US$ U Juta Nilai Realisasi Investasi PMDN Rp U Milyar Jumlah alokasi kredit perbankan Rp M P Jumlah tabungan masyarakat Rp M P 8 Energi Rasio Elektrifikasi % U 9 Lingkungan Hidup Persentase luas lahan rehabilitasi % U dan Pengelolaan dalam hutan terhadap lahan kritis Bencana Frekuensi terjadi bencana Kali/T P hn Persentase ruang terbuka hijau % P (RTH) di Ibukota Provinsi Persentase pembentukan Badan % P Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kab/kota/provinsi10 Daerah Tertinggal, Indeks Gini U Terdepan, Terluar, Jumlah Kabupaten Tertinggal Kab U dan Pasca Konflik Kemiskinan % P11 Kebudayaan, Jumlah paten (HAKI) Unit U Kreatifitas, Inovasi Jumlah dosen peneliti PTN/PTS Orang P dan Teknologi Jumlah perpustakaan Buah P Jumlah hasil riset dari lembaga Buah P
  9. 9. risetPrioritas Lainnya 1 Kesejahteraan rakyat IPM Indeks U Pendapatan per kapita Rp juta / U tahun Penyandang masalah sosial % P Gizi Buruk % P 2 Politik, Hukum, dan Indeks kriminalitas Indeks U Keamanan Persentase penyelesaian kasus % P kejahatan konvensional Persentase penyelesaian kasus % P kejahatan transnasional 3 Perekonomian Pertumbuhan ekonomi % U Inflasi % P Perkembangan PAD % P Pertumbuhan Ekspor % P Pertumbuhan Impor % P Catatan:  Ke te ra nga n indika tor o U = Utama o P = Pendukung  Indika tor uta m a a da la h m e rupa ka n fokus a na lis is  Indika tor pe ndukung a da la h indika tor ya ng m e ndukung a na lis is te rha da p indicator utama.  Indika tor da n ta rge t kine rja pe r provins i a ka n di be ri an terpisah dari panduan ini. k
  10. 10. BAB III PENUTUP Hingga pertengahan Juni 2011 tim EKPD Provinsi Riau telah mengumpulkanbeberapa data dukung yang berkaiatan dengan evaluasi I, II dan III salah satu contoh datadukung untuk evaluasi tematik, yakni hasil penelitian yang dikeluarkan Perguruan Tinggidan hasil penelitian kerja sama disampaikan dalam tabel berikut. Demikian laporan awal ini disusun dengan harapan dapat menjadi acuan bagi timdalam menyusun draft Laporan akhir nantinya.

×