Successfully reported this slideshow.
Mesin
Daihatsu Training Center
6-1
I. SARINGAN UDARA (AIR CLEANER)
SASARAN: Mengerti sepenuhnya cara-cara pemeriksaan, mem...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-2
MEMBERSIHKAN ELEMEN SARINGAN
CARA MELEPAS ELEMEN
1. Lepaskan elemen aringan dari bak
(1...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-3
3. Membersihkan elemen saringan
udara dengan udara tekan.
(1). Dengan menggunakan pisto...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-4
II. OLI MESIN
- MEMBANTU MESIN BERPUTAR DENGAN LEMBUT
SASARAN : Mengerti betul cara mem...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-5
MENGGANTI OLI MESIN
MENGURAS
1. Periksa suhu mesin.
Apabila mesin dingin panaskan
denga...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-6
MENGISI OLI KEMBALI
1. Mengisi oli mesin
(1). Buka tutup lobang pengisi oli
dan tuangka...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-7
III. SARINGAN OLI
- MEMBERSIHKAN KOTORAN PADA OLI MESIN
SASARAN : Mengerti benar-benar ...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-8
MENGGANTI SARINGAN OLI
MEMBUKA
Buka saringan oli
(1). Berhubungan oli didalam saringan
...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-9
IV. TALI KIPAS
- MENERUSKAN TENAGA KEUNIT –UNIT PEMBANTU
SASARAN : Mengerti betul cara ...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-10
MENGGANTI TALI KIPAS
MEMBUKA
1. Kendorkan beberapa putaran baut
panjang alternator, da...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-11
PEMASANGAN
1. Memasang tali kipas
(1). Pasanglah tali kipas pada puli
poros engkol dan...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-12
V. RADIATOR
- MEMBUANG PANAS DARI AIR PENDINGIN YANG PANAS
SASARAN : Agar mengerti sep...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-13
MENGGANTI RADIATOR
MEMBUKA
1. Kuras air dalam radiator.
Semprotkan udara pada sisitem ...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-14
5. Lepaskan slang penyalur dari radiator. Ujungnya ini dimasukkan kedalam tangki cadan...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-15
4. Isi radiator dengan air pendingin.
(1). Untuk mengeluarkan udara dari sistem pendin...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-16
MENGGANTI AIR PENDINGIN MESIN
Sebelum mengisi air pendingin, sistem pendingin perlu di...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-17
VI. POMPA AIR
- MEMOMPA AIR PENDINGIN KE SELURUH SISTEM PENDINGIN
SASARAN : Mengerti s...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-18
MENGGANTI POMPA AIR
MELEPAS
1. Buang air pendingin radiator untuk pembuangan air pendi...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-19
MEMASANG
1. Pasang pompa air pada blok
silinder dengan gasket baru.
(1). Berilah perek...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-20
VII. TERMOSTAT
- MENGONTROL ALIRAN AIR PENDINGIN PADA SISTEM PENDINGINAN
SASARAN: Meng...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-21
MENGGANTI TERMOSTAT
MEMBUKA
1. Buka air pendingin.
Air pendingin tidak perlu dibuang
s...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-22
PEMASANGAN
1. Bersihkan pipa saluran keluar air dan permukan pemasangan dengan rumah t...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-23
VIII. TEKANAN KOMPRESI SILINDER
- MEMBANTU AGAR MESIN BEKERJA DENGAN EFISIEN
SASARAN :...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-24
MENGUKUR TEKANAN KOMPRESI
1. Hidupkan mesin dan biarkan menjadi panas.
Panaskan mesin ...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-25
5. Mengukur kompresi
(1). Mengukur kompresi adalah pekerjaan yang harus dilakukan dua ...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-26
IX. CELAH KATUP
- MENJAMIN KEHALUSAN MESIN
SASARAN : Mengerti sepenuhnya cara-cara men...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-27
MENYETEL CELAH KATUP
1. Hidupkan mesin dan panaskan samapi temperatur bekerja
Biarkan ...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-28
4. Tempatkan silinder No1 pada posisi titik Mati Atas dari langkah kompresi
(1). Putar...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-29
5. Periksa celah katup menggunakan ketebalan (feeler) yang telah ditentukan bila perlu...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-30
(3). Celah katup dalam keadaan baik apabila pengukur dapat didorong masuk pada waktu
b...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-31
6. Pasang kembali tutup kepala silinder
(1). Bersihkan bagian tempat pemasangan dari k...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-32
X. WAKTU PENGAPIAN
- MENJAMIN MESIN BEKERJA DENGAN EFESIEN
SASARAN : Untuk mengerti se...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-33
PEMERIKSAAN DAN PENYETELAN WAKTU PENGAPIAN
1. Hidupkan mesin dan panaskan
Panaskan mes...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-34
4. Periksa pengaturan oktan selektor dari
distributor (kalau ada).
Buka tutup oktan se...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-35
(2). Jika alur pada puli poros engkol tidak
bertepatan dengan tanda saat
pengapian seb...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-36
7. Cek sekali lagi putaran idling
(1). Jika saat pengapian tidak singkron,
hal ini dap...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-37
11. Lakukan test jalan untuk menyetel octane
selector.
(1). Masukkan gigi tinggi (gigi...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-38
XI. DISTRIBUTOR
- MEMBERI TEGANGAN TINGGI DALAM BERBAGAI KONDISI MESIN.
SASARAN : Untu...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-39
MENGGANTI DISTRIBUTOR
MEMBUKA
1. Tempatkan silinder no 1 pada posisi saat
pengapian se...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-40
4. Lepaskan kabel koil pengapian
5. buka baut pengikat distributor dan
keluarkan distr...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-41
PEMASANGAN
1. Cocokkan slot dari pompa oli
(1). Perhatikan lubang di blok
silinder dim...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-42
3. Pasang klem distributor
baut hanya dikencangkan
dengan jari sebab kemudian
akan ada...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-43
7. Pasang tutup distributor .
Pasang tutup distributor dan kunci
dengan klip penjepit....
Mesin
Daihatsu Training Center
6-44
XII. PLATINA DISTRIBUTOR
- BEKERJA MENYALURKAN TEGANGAN TINGGI PADA SAAT YANG TEPAT
SA...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-45
GAYA SENTRIFUGAL DAN VAKUM YANG MEMAJUKAN SAAT PENGAPIAN SECARA OTOMATIS
SENTRIFUGAL A...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-46
MENGGANTI PLATINA
MEMBUKA
1. Untuk pekerjaan berikut lihat bab
XI tentang “DISTRIBUTOR...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-47
PEMASANGAN
1. Pasang platina baru
pada distributor
Hati-hati tidak boleh ada
oli atau ...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-48
3. Stel celah blok karet
(1). Putar puli poros engkol dengan
tangan sampai nok sejajar...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-49
4. Periksalah dwell angle dengan dwell
meter
(1). Hubungkan kabel dwell meter
kepada t...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-50
6. Pasangkan rotor berikut tutupnya
(1). Bersihkan rotor dengan lap dan
periksa apakah...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-51
XIII. BUSI
- MERUBAH LISTRIK MENJADI API
SASARAN : Memahami sepenuhnya prosedur memeri...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-52
PEMERIKSAAN DAN PENYETELAN CELAH ELECTRODA BUSI
MELEPASKAN
1. Lepaskan kabel tegangan ...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-53
4. Bersihkan busi dengan alat
pembersih busi.
(1).Untuk membersihkan busi
cukup dengan...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-54
(2). Bila celah terlalu lebar, bengkokkan
elektroda massa sejajar dengan
elektroda ten...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-55
XIV. SARINGAN BAHAN BAKAR
- MEMISAHKAN KOTORAN DALAM BAHAN BAKAR
SASARAN : Dapat memah...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-56
MENGGANTI SARINGAN BENSIN
MELEPAS
1. Lepaskan klem slang bensin dari pipa.
Kembang kle...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-57
POMPA BENSIN
- MENGALIRKAN BENSIN KE KARBURATOR
SASARAN : Memahami sepenuhnya prosedur...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-58
MENGGANTI POMPA BENSIN
MELEPASKAN
1. Lepaskan klem hisap dan
buang dengan tang dan
lep...
Mesin
Daihatsu Training Center
6-59
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Mesin bst daihatsu training center

1,968 views

Published on

  • Be the first to comment

Mesin bst daihatsu training center

  1. 1. Mesin Daihatsu Training Center 6-1 I. SARINGAN UDARA (AIR CLEANER) SASARAN: Mengerti sepenuhnya cara-cara pemeriksaan, membersihkan dan mengganti elemen saringan udara FUNGSI: Udara yang masuk ke mesin mengandung debu dan bend-bnda lain yang akan menyumbat saluran karburator, mempercepat keausan silinder mesin serta mengotori oli. Saringan udara menyaring debu dan kotoran lainnya yang terkandung didalam udara yang melalui filter (saringan) yang didalamnya terdapat alat penyaring udara, sehingga debu dan kotoran tidak dapat masuk kedalam karburator dan silinder mesin. Apabila filter tersumbat kotoran, aliran udara akan terbatas yang mengakibatkan terganggunya kerja karburator.
  2. 2. Mesin Daihatsu Training Center 6-2 MEMBERSIHKAN ELEMEN SARINGAN CARA MELEPAS ELEMEN 1. Lepaskan elemen aringan dari bak (1). Buka mur kupu-kupu (wingnut) dan klem pengikatnya (2). Angkat dan buka tutp saringan 2. Memeriksa elemen saringan (1) Apabila elemen penuh debu dan kotoran, elemen harus diganti. (2) Elemen saringan yang sudah harus diganti secara periodik tidak efektif lagi bila hanya dibersihkan dan karenannya lebih baik diganti. (3) Elemen saringan yang mengandung air atau oli harus diganti karena debu atau pasir yang ada di dalamnnya sulit dibersihkan dengan udara tekan.
  3. 3. Mesin Daihatsu Training Center 6-3 3. Membersihkan elemen saringan udara dengan udara tekan. (1). Dengan menggunakan pistol peniup udara (air blow gun) tiupkan udara tekan dari bagian dalam ke bagian luar elemen untuk membersihkan debu-debu dan pasir pada elemen. (2). Selanjutnya bersihkan bagian luar lalu sekali lagi dari bagian dalam. Jangan sekali-kali mengarahkan ujung pistol penutup kepada sesorang atau bermain-main (bersenda gurau) dengan alat tersebut 4. Membersihkan bagian dalam bak saringan. (1). Pertama-tama pakailah kain untuk menghapus debu pada bagian dalam bak saringan. Kemudian tiupkan udara tekan pada bak tersebut. Usahakan benar-benar agar jangan ada kotoran yang masuk ke dalam karburator. (2). Periksa apakah perapat pada bak atau pada tutup tidak lepas/melejit. Jika terlepas, perbaikilah bila pemasangannya tidak betul. Perapat yang terpasang tidak betul (melejit) mengakibatkan udara yang masuk ke dalam bak saringan tidak tersaring. PEMASANGAN 1. Merakit saringan udara (1). Pasanglah elemen dengan tepat pada bak saringan lalu pasang tutup saringan. Perhatikan bahwa tanda panah pada tutup dan pada saluran masuk, harus betul-betul lurus satu garis (2) Pasangkan klem dan kencankan mur kupu-kupu dengan tangan
  4. 4. Mesin Daihatsu Training Center 6-4 II. OLI MESIN - MEMBANTU MESIN BERPUTAR DENGAN LEMBUT SASARAN : Mengerti betul cara memeriksa tinggi permukaan serta cara mengganti oli FUNGSI : Oli dengan sifatnya yang kental dan halus, tidak hanya sekedar mengurangi keausan dan gesekkan pada pisto (torak), bantalan dan bagian-bagian yang berputar. Oli juga membantu menahan suhu tinggi, gas bertekanan tinggi maupun membantu memindahkan panas dari bagian yang bersuhu tinggi ke karter (panci oli) selanjutnya dipindahkan keluar udara. Oli mencegah keroposnya bagian yang terbuat dari logam, merupakan bantalan bagi bagian yang berputar serta menyerap zat-zat yang merusak dari hasil pembakaran di dalam mesin. Setelah melakukan tugas-tugas ini, maka oli kehilangan efektifitasnya dan karena itu harus diganti secara periodik.
  5. 5. Mesin Daihatsu Training Center 6-5 MENGGANTI OLI MESIN MENGURAS 1. Periksa suhu mesin. Apabila mesin dingin panaskan dengan cara menghidupkan mesin beberapa menit. Menguras oli mesin, pada saat mesin masih panas, sesaat setelah dipergunakan, adalah sangat berbahaya , karena oli tersebut dapat membakar anggota badan ketika menguras oli. karena biarkan mesin dingin terlebih dahulu. Jika bagian atas tangki radiator masih terasa panas berarti mesin masih terlalu panas untuk dikuras olinya. 2. Menguras oli mesin (1) Angkat kendaraan dan tempatkan panci penampung di bawah lubang pembuang oli. kendaraan harus dalam keadaan rata (2) Kendorkan sumbat beberapa putaran menggunakan kunci (3) Sambil menekankan sumbat terhadap karter (panci oli). sumbat diputar lalu tariklah segera (4). Kuras oli sampai habis 3. Pasang kembali sumbat pengurasnya. (1). Periksa apakah gasket dari sumbat tidak terlepas atau rusak. Kemudian kencangkan sumbat baik-baik. Untuk mencegah agar sumbat tidak longgar, pasanglah baik-baik (2). Bersihkan setiap oli disekitar sumbat sebelum kendaraan diturunkan.
  6. 6. Mesin Daihatsu Training Center 6-6 MENGISI OLI KEMBALI 1. Mengisi oli mesin (1). Buka tutup lobang pengisi oli dan tuangkan oli secukupnya. Bersihkan setiap oli yang menetes (2). Pasang kembali tutup lobang pengisi oli. 2. Periksa tinggi permukaan oli (1). Hidupkan mesin beberapa menit sebagai pemanasan. Jika lampu peringatan tekanan oli tidak mati setelah mesin hidup berarti pengisian oli kurang . segera mematikan mesinnya. Untuk kendaraaan yang menggunakan pengukur tekanan oli, jarum penunjuk harus bergerak (2). Matikan mesin dan tunggu kira- kira 3 menit sebelum memeriksa tinggi permukaan oli dengan tangkai pengukur permukaan oli (stick oil). Periksa tinggi permukaan pada saat kendaraan berada dalam rata (tidak miring). Lihat tinggi permukaan oli dengan tangkai pengukur permukaan oli pada tangkai. Bersihkan tangkai pengukur dengan lap bersih masukkan kembali dan angkat keluar lalau baca kembali. (3). Jika tinggi permukaan oli dibawah tanda L tambah oli lalu periksa kembali dengan cara yang sama. 3. Periksa kembali pekerjaan anda. (1). Periksa sekali lagi apakah tidak terdapat kebocoran pada pembuang oli. (2). Periksa bahwa tutup pengisi oli terpasang dengan sempurna dan bahwa tangkai pengukur oli sudah dinasukkan kembali dengan baik.
  7. 7. Mesin Daihatsu Training Center 6-7 III. SARINGAN OLI - MEMBERSIHKAN KOTORAN PADA OLI MESIN SASARAN : Mengerti benar-benar cara-cara mengganti saringan oli. FUNGSI : Sementara oli sedang dipakai, karbon yang dihasilkan dari reaksi pembakaran dalam mesin serta serbuk logam masuk kedalam oli sehingga oli menjadi kotor. Apabila kotoran tersebut menumpuk, ia akan menyebabkan bagian-bagian yang berputar cepat aus dan tergores. Karena itulah dipasangkan saringan oli untuk menahan kotoran dan membuang kotoran tersebut dari oli. Berhubung kotoran yang demikian akan menumpuk didalam saringan (filter), saringan perlu diganti secara periodik.
  8. 8. Mesin Daihatsu Training Center 6-8 MENGGANTI SARINGAN OLI MEMBUKA Buka saringan oli (1). Berhubungan oli didalam saringan akan mengucur keluar apabila saringan dilepaskan, taruhlah penampung oli dibawahnya. (2). Pakailah kunci SST saringan oli (09228-22020) untuk membuka saringan oli. MEMASANG 1. Pasang kembali saringan oli baru. (1) Membersihkan permukaan bracket saringan. Lepas gasket karet lama yang menempel pada bracket saringan. (2) Periksa apakah pada saringan baru terdapat gasket karet dan lumasilah dengan oli. (3) Pasangkanlah saringan yang baru baik-baik, cukup dengan tenaga tangan saja. Jangan menggunakan SST atau alat lain untuk memasang saringan yang baru. 2. Isi oli dan cek tinggi permukaannya 3. Memeriksa kebocoran oli. Hidupkan mesin dan periksa kebocoran oli dengan pandangan mata dan rabalah dengan tangan.
  9. 9. Mesin Daihatsu Training Center 6-9 IV. TALI KIPAS - MENERUSKAN TENAGA KEUNIT –UNIT PEMBANTU SASARAN : Mengerti betul cara mengganti dan cara menyetel kekencangan tali kipas (drive belt) FUNGSI : Tali kipas meneruskan tenaga mesin dari puli poros engkol untuk menggerakkan bagian-bagian pembantu mesin yang lain seperti pompa air kipas, dan alternator. Biasanya tali kipas baru masih elastis, tetapi elastisnya hilang setelah dipergunakan.
  10. 10. Mesin Daihatsu Training Center 6-10 MENGGANTI TALI KIPAS MEMBUKA 1. Kendorkan beberapa putaran baut panjang alternator, dan baut penyetelannya. 2. Melepas tali kipas. (1). Tariklah tali kipas di antara puli poros engkol dan popmpa air, doronglah alternator ke arah mesin sejauh mungkin, tali kipas akan mengendor. (2). Lepaskan tali kipas dari puli alternator, kemudian dari puli pompa air dan puli poros engkol. 3. Memeriksa tali kipas. Ganti tali kipas apabila ternyata aus, terkelupas atau retak-retak bagian dalamnya. TALI KIPASYANG AUS NORMAL
  11. 11. Mesin Daihatsu Training Center 6-11 PEMASANGAN 1. Memasang tali kipas (1). Pasanglah tali kipas pada puli poros engkol dan pulki pompa air, kemudian pada puli alternator. (2). Jika tali kipas terlalu tegang sehingga sulit masuk ke puli alternator, gunakan obeng untuk memasukkannya. 2. Menyetel keterangan tali kipas. (1). Kencangkanlah baut penyetel ketegangan tali kipas sampai alternator tidak dapat ditari kebelakang (2). Masukkan batang pengungkit diantara blok silinder dan alternator, kemudian ungkitlah alternator kebelakang. jangan mengungkit pada tutup valve timing (3). Saat tangan yang satu mengungkit alterntor, periksalah tegangan tali kipas dengan tangan yang lain. (4). Jika ketegangan tali kipas kurang, setel hingga ukuran standar, sambil menekan batang pengungkit sedikit demi sedikit. (5). Jika ketegangan tali kipas sudah sesuai dengan stadar, kencangkanlah baut penyetelnya. 1. Setel tali ipas yang baru sedikit lebih kencang. 2. Kekendoran akan menyebabkan tali kipas slip, tetapi bila terlalu tegang , bantalan alternator dan popmpa air akan cepat aus. Karena itu kekencangannya harus menurut standar. 3. Kencangkan baut-baut alternator. Kencangkanlah baik-baik baut alternator dan penyetelnya.
  12. 12. Mesin Daihatsu Training Center 6-12 V. RADIATOR - MEMBUANG PANAS DARI AIR PENDINGIN YANG PANAS SASARAN : Agar mengerti sepenuhnya cara mengganti radiator dan mengganti air pendingin mesin. FUNGSI : Radiator membuang panas dari air pendingin yang panas yang telah beredar melalui sistem pendingin. Jika sistem perapat cukup baik dimana tidak terdapat kebocoran, air pendingin tidak akan mudah habis. Untuk tujuan ini pabrik telah membuat campuran bahan pendingin agar tahan lama. Disamping penjagaan terhadap pembekuan, pendingin yang tahan lama ini juga berfungsi mencegah karat atas bagian-bagian yang terbuat dari logam pada sistem pendingin. Namun sejalan dengan waktu efektifitasnya akan menurun dan air pendingin harus diganti pada waktu-waktu tertentu.
  13. 13. Mesin Daihatsu Training Center 6-13 MENGGANTI RADIATOR MEMBUKA 1. Kuras air dalam radiator. Semprotkan udara pada sisitem pendingin apabila radiator dan mesin panas sehingga air pendingin menjadi dingin sebelum dikuras. 2. Tempatkan penampung air di bawah radiator, kemudian kendorkan sumbat bebrapa putaran. Jika air pendingin tahan lama (long life cocolant) akan dipakai kembali, penampung air harus bersih 3. Untuk mempercepat pengurasan, bukalah tutup radiatornya. 4 Lepaskan slang radiator. (1). Buka klem-klem jenis pegas seperlunya (jangan berlebihan). (2). Kendorkan klem-klem jenis kwat dengan kunci soket 10 mm (3). Jika slang menempel pada pipa sehingga sukar dilepas, gunakan obeng kecil untuk membukanya Jika radiator terpaksa dikuras selagi panas, tekanan harus dikurangi dengan cara sebagai berikut : 1. Tutuplah tutup radiator demikian rupa dengan kain lap lalu putar perlahan-lahan berlawanan putaran jarum jam jika diputar cepat cepat, ada kemungkinan tangan terbakar uap panas yang keluar tiba-tiba. 2. Segera setelah uap mulai keluar pemutaran tutup dihentikan 3. Apabila uap tidak keluar lagi, tutup diputar sekali lagi sampai uap mulai keluar kembali. 4. Ulangi pekerjaan diatas sampai tutup radiator berputar 90° dimana mulai terasa tahanan. Jika tidak ada lagi uap yang keluar berarti tekanan sudah berkurang. gambar gambar gambar gambar gambar gambar
  14. 14. Mesin Daihatsu Training Center 6-14 5. Lepaskan slang penyalur dari radiator. Ujungnya ini dimasukkan kedalam tangki cadangan agar air pendingin tidak mengalir keluar tangki cadangan. 6. Lepaskan baut-baut selubung kipas (fan shroud) lalu lepaskan selubungnya 7. Lepaskan baut-baut dudukan radiator dan lepaskan radiatornya 1. Berhubung inti radiator (core) dan sirip-siripnya mudah rusak, hati-hatilah melepas radiator agar tidak membentur bagian-bagian lain. 2. Untuk kerusakan kecil dari sirip perbaikilah menggunakan 2 obeng PEMASANGAN 1. Pasang radiator dan selubung kipas Hati-hati jangan sampai merusak sirip-sirip pada waktu memasang radiator 2. Memasang slang-slang Pasang slang demikian rupa sehingga mentok penahan. Pasangkan klem-klem pengikat slang antara ujung pipa dan penahan Hati-hati jangan mengeraskan skrup klem berlebihan 3. Sambungkan slang penyalur air penyalur gambar gambar gambar gambar
  15. 15. Mesin Daihatsu Training Center 6-15 4. Isi radiator dengan air pendingin. (1). Untuk mengeluarkan udara dari sistem pendingin. kendorkan klem pada slang bypass (atau slang masuk ke heater) dan lepaskan slang dari saluran keluar sambungan rumah termostat. (2). Isi radiator dengan air pendingin kembali sampai air mulai keluar dari sambungan rumah termostat. Pada waktu mengisi radiator udara didalam saluran air pendingin mesin sebagian akan keluar melalui lubang katup pada termostat (lihat pasal VII untuk lebih jelasnya), tetapi memakan waktu lama, karena itu, apabila pada waktu reparasi diperlukan pengurasan air pendingin, maka keluarkanlah udara dari saluran air pendingin mesin. Jika tidak, mesin dapat rusak karena kekurangan pendinginan. (3). Sambungkan kembali slang pada union penyalur air keluar rumah termostat lalu kencangkan klemnya. (1) Isi kembali radiator dengan air hingga tangki penuh kemudioan hidupkan mesin selama beberapa menit. (2) Jika permukaan air turun, tambah lagi airnya. (3) Apabila air tidak turun, tutup radiator dipasang. Turunnya air berarti masih terdapat udara yang berusaha keluar. 5. Periksa tinggi air didalam tangki cadangan. Tambah air apabila permukannya berada dibawah tanda “Full” Kecuali pada waktu memperbaiki sistem pendingin, memeriksa tinggi air didalam tangki cadangan, tutup radiator tidak perlu dibuka . 6. Periksa kembali setelah pekerjaan selesai. (1). Semua baut, klem dan sumbat telah terpasang baik. (2). Tidak terdapat kebocoran pada sambungan-sambungan sistem pendingin gambar gambar gambar
  16. 16. Mesin Daihatsu Training Center 6-16 MENGGANTI AIR PENDINGIN MESIN Sebelum mengisi air pendingin, sistem pendingin perlu dibilas. Pembilasan bisa dilkukan apabila terdapat cukup lubang pembilasan. 1. Buka sumbat pengering baik pada radiator maupun pada blok silinder mesin, biarkan air keluar. Gunakan dua kunci untuk membuka sumbat penguras pada blok silinder agar kran tidak berputar. 2. Bilas (siram) sistem pendingi dengan air. (1). Masukkan slang air ke lubang pengisi radiator dan biarkan air mengalir. (2). Bilas radiator sampai air yang keluar dari lubang radiator menjadi jernih . 3. Kencangkan kembali sumbat-sumbat penguras pada radiator dan blok silinder Pakai dua kunci untuk mengencangkan sumbat pada blok silinder 4. Buka baut-baut tangki cadangan lalu lepaskan tangki. (1). Buka tutup tangki lalu tangki dibalik agar air keluar (2). Bilas tangki dengan air kemudian dipasang kembali. 5. Isi sistem pendingin dengan LLC (bahan pendingin tahan lama). (1). Tuangkan LLC sebanyak 0.5 liter ke dalam tangki cadangan lalu isi air samapi tanda FULL (penuh) (2). Lepaskan selang bypass dari union (penyambung) agar udara keluar dari saluran pendingin mesin .(Lihat pasal pengganti radiator hal 16). (3). Isi ½ dari kapasitas radiator dengan LLC (50% unutk pembekuan sampai suhu –35°). (4). Isi kembali radiator dengan air hingga bahan pendingin mulai merembes keluar dari unuion (sambungan) (5). Hubungkan kembali slang by pass dan kencangkan klemnya kemudian teruskan isi dengan air sampai penuh. (6). Hidupkan mesin beberapa menit dan periksa bahwa tinggi air tidak berubah. Lalu pasang tutup radiator. 6. Periksa bahwa sumbat-sumbat dan klem-klem telah kencang pemasangannya. gambar gambar
  17. 17. Mesin Daihatsu Training Center 6-17 VI. POMPA AIR - MEMOMPA AIR PENDINGIN KE SELURUH SISTEM PENDINGIN SASARAN : Mengerti sepenuhnya tentang cara-cara mengganti pompa. FUNGSI : Dengan daya yang dipindahkan dari puli poros engkol melalui tali kipas, pompa air mengirimkan air pendingin kekantong-kantong air untuk mesin dari tangki bawah radiator. Air pendingin yang menjadi panas sewaktu mesin, mengalir kembali ke tangki atas radiator setelah melalui kepala silinder dan termostat. gambar
  18. 18. Mesin Daihatsu Training Center 6-18 MENGGANTI POMPA AIR MELEPAS 1. Buang air pendingin radiator untuk pembuangan air pendingin lihat bab V. 2. Lepaskan tali kipas pompa ,lihat bab IV 3. Lepaskan selubung kipas sebelah atas kipas dan puli. Hati-hati jangan sampai merusak sirip-sirip radiator. 4. Kendorkan klem-klem pada slang pompa,lalu lepaskan slang. 5. Buka baut-baut pompa. (1). Berhubung mungkin panjang baut berbeda-beda, berilah catatan waktu akan dibuka. Sebaiknya dicatat mengapa dipakai baut panjang/pendek, atau bentuk bautnya dsb.) (2). Jika gasket pompa menempel, pelepasannya dilakukan dengan memukul puli pompa dengan palu plastik. 6. Bersihkan bagian tempat pemasangan pompa air buka gasket lamandengan alat pengerik gasket (gasket scaper) gambar gambar gambar
  19. 19. Mesin Daihatsu Training Center 6-19 MEMASANG 1. Pasang pompa air pada blok silinder dengan gasket baru. (1). Berilah perekat gasket sama rata dikedua bagian dari gasket ditempel pada blok silinder. (2). Pasang pompa air dan kencangkan baut dengan tangan untuk meyakinkan bahwa baut terpasang dengan benar pada dratnya. Jika baut terpasang miring tidak bisa diputar dengan tangan, jangan dipaksakan dikeraskan dengan kunci soket, atau sejenisnya. 2. Mengencangkan baut-baut pompa. Kencangkan baut-baut bergantian dan sama kuat. Akhirnya kencangkan pada momen spesifikasi. 3. hubungkan semua selang dan kencangkan klem-klemnya 4. Pasang puli, kipas dan selubung kipas. 5. Pasang tali kipas Untuk penyetelan kekencangan tali kipas, lihat bab IV. 6. Isi radiator dengan air pendingin . lihat bab V 7. Periksa sekali lagi stelah pekerjaan selesai seluruhnya. (1). Periksa bahwa tidak ada kebocoran dari tempat-tempat pemasangan pompa air atau sambungan- sambungan slang. (2). Periksa bahwa semua baut dan mur terkunci dengan aman. tabel gambar
  20. 20. Mesin Daihatsu Training Center 6-20 VII. TERMOSTAT - MENGONTROL ALIRAN AIR PENDINGIN PADA SISTEM PENDINGINAN SASARAN: Mengetahui sepenuhnya cara-cara membuka dan mengganti termostat. FUNGSI : Pada waktu mesin dingin, termostat menutup aliran air pendingin dari radiator ke mesin sehingga memungkinkan pemanasan mesin lebih cepat. Pada saat mesin menjadi panas dan suhu pendingin meningkat , katup termostat terbuka sehingga air pendingin dapat mengalir melalui radiator. Suhu air pendingin dapat mengalir melalui radiator. Suhu air pendingin diatur antara 80-100°C.
  21. 21. Mesin Daihatsu Training Center 6-21 MENGGANTI TERMOSTAT MEMBUKA 1. Buka air pendingin. Air pendingin tidak perlu dibuang seluruhnya, cukup separuhnya saja. 2. Lepaskan slang masuk radiator 3. Buka baut-baut rumah termostat dan lepaskan pipa saluran keluar dari rumah termostat. 4. Keluarkan termostat. Termostat diganti dengan yang baru apabila katup tidak dapa menutup rapat lagi. 5. Memeriksa termostat. (1). Ada 2 jenis termostat, bersuhu rendah atau bersuhu tinggi. Ini dapat dilihat pada tanda yang terdapat pada lens termostat. (2). Tempatkan termostat pada tempat air,lalu perlahan-lahan suhu dipertinggi. Termostat harus diganti apabila katup membuka terlalu sedikit atau apabila katup tidak menutup dengan rapat, setelah termostat dalam keadaan dingin JENIS TERMOSTAT SUHU PERMUKAAN KATUP LANGKAH PEMBUKAAN KATUP Suhu rendah Suhu tinggi 80-84°C 86-90°C Diatas 8 mm pada 95° Diatas 8mm pada 100°C.
  22. 22. Mesin Daihatsu Training Center 6-22 PEMASANGAN 1. Bersihkan pipa saluran keluar air dan permukan pemasangan dengan rumah termostat. apabila menggunakan pengikis gasket, hti-hati jangan sampai bagian-bagian aluinium ikut terkikis. 2. Memasang termostat. Pasang termostat sebaik-baiknya pada rumah termostat. 3. Pasang gasket baru pada permukaan. (1).Sebagai usaha mencegah kebocoran, berilah perapat cair pada gasket baru. (2).Kencangkan baut-baut secara bergantian dan sama kuat ; dengan menggunakan kunci momen, kencangkan baut pada momen spesifikasi. 4. Pasang slang masuk radiator dan klem. 5. Isi radiator dengan air pendingin. Lihat bab V 6. Periksa kembali setelah pekerjaan selesai. (1).Hidupkan mesin dan periksa kebocoran pada semua sambungan 2). Periksa apakah baut, klem slang dan sumbat penguras telah dikencangkan dengan baik GAMBAR
  23. 23. Mesin Daihatsu Training Center 6-23 VIII. TEKANAN KOMPRESI SILINDER - MEMBANTU AGAR MESIN BEKERJA DENGAN EFISIEN SASARAN : Agar mengerti sepenuhnya tentang car-cara mengukur kompresi (tekanan) mesin FUNGSI : Kompresi (tekanan) yang cukup tinggi perlu bagi campuran udara dan bahan bakar sehingga dapat terbakar secara efisien pada waktu terjadi pembakaran dengan mengukur kompresi kerapatan antara cincin torak (ring-ring piston) dan dinding silinder serta persinggungan antara katup dan dudukannya dapat diketahui.
  24. 24. Mesin Daihatsu Training Center 6-24 MENGUKUR TEKANAN KOMPRESI 1. Hidupkan mesin dan biarkan menjadi panas. Panaskan mesin sampai jarum penunjuk pada alat pengukur suhu melwati tanda pertengahan. 2. Buka semua busi. (1). Pegang tutup busi dan ditarik Jangan menarik kabel busi itu sendiri karena dapat merusak kawat tahanan yang ada didalam (2). Pakailah kunci busi dalam usaha membuka busi. Karena busi dapat dipergunakan untuk mencari penyebab suatu gangguan, nomer silinder masing- masing busi perlu dicacat untuk digunakan sebagai pedoman nanti 3. Lepaskan kabel tegangan tinggi dari koil pembakaan (ignition coil) untuk mencegah shock karena adanya arus tegangan tinggi yang terjadi selama operasi mesin 4. Pasangkan tacometer (1). Hubungkan kabel listrik tacometer ke maing-masing terminal positif dan negatif baterai. Hati-hati bahwa kutub-kutub terminal baterai jangan sampai tertukar. (2). Hubungkan baterai penerima dari racometer ke terminal negatif. (3). setel tacometer sesuai petunjuk instruksi
  25. 25. Mesin Daihatsu Training Center 6-25 5. Mengukur kompresi (1). Mengukur kompresi adalah pekerjaan yang harus dilakukan dua orang (2). Seorang (asisten ) duduk dikursi pengemudi ambil menekan pedal gas sampai habis. Ini dimaksudkan agar katup trotel terbuka lebar. (3). Tehnisi lainnya mendorong alat pengukur kompresi sekuat-kuatnya kelubang busi, lalu menyuruh asistennya memutar mesin (dengan starter). (4). Asisten menekan pedal gas sepenuhnya dan memutar mesin. (5). Teknisi mencatat angka pembacaan yang tertinggi setelah jarum pengukur kompresi stabil, lalu memberi aba-aba kepada asisten unutk mematikan mesin. Perhatikan tacometer untuk memeriksa bahwa kecepatan putaran selama pengukuran kompresi tidak melebihi 250 rpm, ganti baterai dengan sepengetahuan instruktor (6). Ikuti prosedur diatas unutk pengukuran kompresi pada silinder-silindere ynag lain. Jika hasil pengukuran menunjukkan angka diatas limit, ulangi lagi proses tersebut unutuk meyakinkan. Jika kompresi pada salah satu silinder atau lebih ternyata rendah, tuang sejumlah oli mesin ke dalam silinder melalui lubang busi, lalu ukur kembali kompresinya. jika penambahan oli membantu perbaikan kompresi, kemungkinan terdapat kerusakan atau keausan pada cincin torak dan /atau lubang sekunder. Jika tekanna tetap rendah setelah ditambah oli mesin , mungkin katup menempel atau duduknya katup tidak sempurna , atau terdapat kebocoran pada gasket. UNTUK REFERENSI
  26. 26. Mesin Daihatsu Training Center 6-26 IX. CELAH KATUP - MENJAMIN KEHALUSAN MESIN SASARAN : Mengerti sepenuhnya cara-cara menyetel dan memeriksa celah katup. FUNGSI : Agar terdapat operasi mesin yang efisien apabila katup menutup, agar tertutup rapat sekali dengan dudukannya. Untuk menjamin keadaan demikian, terdapat celah yang disebut celah katup” (clearance) diantara katup dalam keadaan tertutup dan tuas (roker). Dengan celah ini, katup akan kembali kedudukannya tanpa gangguan selama mesin bekerja walaupun terdapat pemuaian dari komponen tertentu.
  27. 27. Mesin Daihatsu Training Center 6-27 MENYETEL CELAH KATUP 1. Hidupkan mesin dan panaskan samapi temperatur bekerja Biarkan mesin panas sampai penunjuk suhu air melampaui tanda pertengahan . 2. Buka tutup kepala silinder. Untuk membuka tutup kepala silinder, pertama bukalah bagian bagian komponen , bak saringan udara, slang PVC, braket kabel gas dan sebagainya. Kumpulkan komponen-komponen dan baut-baut sejenis sehingga tidak akan salah pada waktu memasang kembali. 3. Periksa momen baut-baut kepala silinder dan baut-baut pengikat penumbuk katup (1). Dengan menggunakan kunci momen ceklah apakah momennya sesuai spesifikasi dimulai dari baut-baut kepala silinder, kemudian baut-baut penumbuk katup. (2). Pengencangan dilakukan menurut nomer pada gambar agar tidk terjadi pembengkokan silinder.
  28. 28. Mesin Daihatsu Training Center 6-28 4. Tempatkan silinder No1 pada posisi titik Mati Atas dari langkah kompresi (1). Putar puliporos engkol searah jarum jam hingga alur V pada puli lurus dengan tanda waktu 0. kalau perlu busi dibuka semua karena ini memungkinkan poros engkol berputar dengan mudah apabila tidak terjadi kompresi (2). Buka tutup distributor dan cek bahwa elektroda rotor distel searah dengan terminal kabel tekanan tinggi untuk sislinder No 1 pada tutup distributor . Jika sama arahnya , silinder No1 berada pada posisi Titik Mati dari Langkah kompresi. (3). Jika elektroda rotor distributor 180° berlawanan , maka poros engkol diputar 360° Pada mesin 4 atau 6 silinder biasa, cara yang sederhanan untuk menetukan apakah silinder No 1 berada pada posisi TMA (Titik Mati Atas) tanpa membuka tutup distributor adalah sebagai berikut, asalkan kepala silinder belum pernah diganti : (1). Tempatkan alur V pada puli poros engkol sejajar dengan tanda waktu 0 . Jika kedua pusrod katup hisap dan buang dari silinder No.1 dapat diputar dengan mudah dengan jari. Berarti silinder no 1 berda pada posisi TMA (Titik Mati Atas) langkah kompresi. (2). Jika salah satu pusrod tidak bisa diputar, putarlah pusrod-pusrod kartu hisap dan buang dari silinder No,4 (untuk mesin 6 silinder (segaris), adalah pusrod silinder no 6) Jika kedua pusrod silinder No 4 tersebut berputar dengan mudah, berarti silinder No 4 berada pada posisi TMA langkah kompresi. Maka putarlah puli poros engkol 360° searah jarum jam. (3). Jika TMA tidak bisa dibetulkan demikian, pengecekan dilakukan dengan jalan membuka tutup distributor seperti diterangkan sebelumnya. Untuk Referensi
  29. 29. Mesin Daihatsu Training Center 6-29 5. Periksa celah katup menggunakan ketebalan (feeler) yang telah ditentukan bila perlu disetel. (1). Pada waktu silinder no 1 berada pada poisi TMA dari langkah kompresi, pengecekan celah katup dapat dilakukan seperti terlihat seperti gambar disamping. Katup-katup yang dapat disetel dan lokasinya berbeda-beda tergantug dari jenis mesin, desain katup dan pengaturannya. Karena itu lihat prosedur yang ada pada pada buku pedoman reparasi masing- masing jenis. 1. Kecuali jika diinstrusikan melakukan penyetelan pada waktu mesin dingin, pemeriksaan celahkatup dilakukan setelah mesin dipanasi untuk mengetahui efesiensi mesin pada kondisi pengendaraan yang sebenarnya. 2. Spesifikasi “dingin” untuk celah-celah katup seperti terdapat pada buku pedoman reparasi, umumnya berlaku untuk mesin dingin pada waktu kepala silinder telah lepas. Setelah mesin dipanasi, pakailah spesifikasi “panas” pada waktu melakukan penyetelan. 3. Penyetelan celah katup untuk kedua kondisi, dingin dan panas , sebaiknya dilakukan pada waktu mesin tidak hidup. Pengecekan yang dilakukan pada wktu mesin hidup dapat merusak alat pengukurketebalan (feeler). (Untuk mesin jenis OHC (Poros kam diatas), oli akan terpercik, karen itu penyetelan dilakukan pada waktu mesin mati. (2). Sisipkan alat pengukur ketebalan dengan ketebebalan spesifikasi diantara batang katup dan lengan penumbuk katup dan lengan penumbuk katup, lalu periksa celah yang ada.
  30. 30. Mesin Daihatsu Training Center 6-30 (3). Celah katup dalam keadaan baik apabila pengukur dapat didorong masuk pada waktu berusaha menemukan adanya gesekan (tahanan kecil). Jika celah terlalu besar atau terlalu kecil, kendorkan mur pengunci dan lakukan penyetelan dengan memutar sekrup. Kendorkan mur pengunci Putar kekanan bila terlalu kendor dan putar kekiri bila terlalu kencang Cek kekencangan sambil menahan sekerup Kencagkan mur bila celah katup sudah rapat. 1. Cek sekali lagi celah katup setelah mur pengunci dikencangkan. 2. Jika sekerup penyetel berputar bersama-sama dengan mur pengunci, stel kembali dan kencangkan mur pengunci segera. 3. Penyetelan dilakukan dengan hati-hati berhubung katup hisap dan katup buang tidak mempunyai selah spesifikasi yang sama. (4). Putar kembali puli poros engkol searah jaru jam 360° sehingga alur V pada puli sejajar dengan tanda waktu 0 berati (silinder no 4 dalam posisi TMA langkah kompresi), celah katup dari silinder-silinder yang lain harus diperiksa seperti pengecekan terlebih dahulu.
  31. 31. Mesin Daihatsu Training Center 6-31 6. Pasang kembali tutup kepala silinder (1). Bersihkan bagian tempat pemasangan dari kepala silinder tutupnya, bersihkan oi dan kotoran dengan kain. (2). Pasang gasket tutup kepala silinder pada tutup dengan tepat , lalu pasang tutup pada kepala silinder. (3). Pasang kembali bak saringan udara, slang pVC, kabel gas, dll pada tempat semula. 7. Periksa kembali setelah pekerjaan selesai (1). Periksa bahwa tidak ada bagian yang tertinggal dan bahwa semua mur dan baut telah dikencangkan. (2). Cek bersama instruktor hal-hal berikut : Terbuka dan tertutupnya katup trotel (katup gas); Putaran idling mesin
  32. 32. Mesin Daihatsu Training Center 6-32 X. WAKTU PENGAPIAN - MENJAMIN MESIN BEKERJA DENGAN EFESIEN SASARAN : Untuk mengerti sepenuhnya tentang cara-cara penecekan dan penyetelan saat pengapian (ignition timing) FUNGSI : mesin bensin bekerja dengan pembakaran bensin dan campuran udra yang ditekan setelah langklah hisap serta terbakar oleh bunga api busi. Bunga api yang menyebabkan letusan disebut “saat pengapian (ignition timing) dan diatur oleh pembukaan platina dalam distributor. Waktupengapian harus disetel sedemikian rupa sehingga tidak terlalu cepat dan juga tidak terlalu lambat sebab akan menurunkan efisiensi mesin.
  33. 33. Mesin Daihatsu Training Center 6-33 PEMERIKSAAN DAN PENYETELAN WAKTU PENGAPIAN 1. Hidupkan mesin dan panaskan Panaskan mesin sampai suhu air melewati tanda pertengahan 2. Matikan mesin dan hubungkan tacometer. (1). Hubugkan kabel timing light keterminal-terminal baterai Periksa apakah hubungan tidak salah (2). Hubungkan kabel-penerima tacometer, keterminal negatip koil pengapian. (3). Stel tacometer seperti diinstruksikan instruktor. 3. Hubungkan timing light (1). Hubungkan kabel timing light kesemua terminal baterai. (2). Hubungkan kabel tegangan tinggi kekabel busi silinder no 1 1. tanyakan kepada instruktor mengenai cara menggunakan timing light berhubung penggunannya mungkin berbeda-bedatergantung dari pabriknya. 2. Lampu waktu hanya boleh menyela apabila sedang dalam keadaan dipakai ; sebab apabila terus menyala stroboscope tidak akan tahan lama.
  34. 34. Mesin Daihatsu Training Center 6-34 4. Periksa pengaturan oktan selektor dari distributor (kalau ada). Buka tutup oktan selector dan periksa apakah garis penyetel pada tombol pemilih dan ujung sekrup pemasangan segaris. Jika tidak, lakukan penyetelan dengan memutar tombol pemilih. Periksa betul-betul bahwa alat pemilih terpasang dengan baik , sebab jika tidak , tidak dapat dilakukan pemeriksaan atas waktu pengapian secara sempurna. 5. hidupkan mesin dan periksa putaran idling Jika tacometer menunjukkan rpme yang berbeda dari rpm spesifikasi, maka lakukanpenyetelan dengan memutar sekrup pemyetel kecepatan idling. 1. jika idling terlalu tinggi, mekanisme advancer, (alat untuk memajukan) akan bekerja yang berarti tidak mungkin melakukan penyetelan atas saat pengapian. 2. Sekrup penyetel karborator berbeda beda menurut jenis mesin, juga terdapat berbagai sekrup penyetel tergantung pada tujuannya. Karena itu tanyakanlah kepada instruktor petunjuk-petunjuk apabila akan melakukan penyetelan. 3. AC dimatikan pada waktu melakukan penyetelan putaran idling. 6. Periksa saat pengapian mengunakan timing light. (1). Soroti tanda waktu pada tutup roda gigi waktu menggunakan timing light untuk melihat apakah alur V pada puli poros engkol bertepatan dengan tanda (sudut) saat pengapian. Jika tanda saat pengapian kotor sehingga pembacaan sulit dilakukan, matikan mesin dan tanda waktu dibersihkan dengan kain. Untuk pembacaan yang lebih jelas, berikan kapur tanda tersebut
  35. 35. Mesin Daihatsu Training Center 6-35 (2). Jika alur pada puli poros engkol tidak bertepatan dengan tanda saat pengapian sebagaimana menurut spesifikasi, kendorkan baut klem distributor sedemikian hingga dapat diputar dengan mudah. (3). Sementara saat pengapian disoroti dengan timing light, putar rumah distributor sedikit demi sedikit dalam usaha meluruskan alur V pada puli poros engkol dengan tanda waktu pengapian spesifikasi. Jangan mneyetel saat pengapian dengan memutar alat pemilih oktan. 4). Kencangkan dengan baik-baik baut klem distributor dan cek kembali saat pengapian.
  36. 36. Mesin Daihatsu Training Center 6-36 7. Cek sekali lagi putaran idling (1). Jika saat pengapian tidak singkron, hal ini dapat mempengaruhi rpm idling pada waktu disetel . (2). Jika putaran idling tidak berada didalam limit spesifikasi, stel dan periksa kembali saat pengapian menurut cara seperti diterangkan pada angka 6 (hal 37-38) 8. Periksa kerja dari governor advance Lepaskan slang vakum dari diagfragma advancer lalu sumbat bagian ujungnya. Soroti tanda pengapian dengan timing light dan pada waktu putaran mesin mulai bertambah , cek bahwa alur V pada puli poros engkol menjadi maju (advance). 9. Periksa gerakan advancer vakum Pasang kembali slang vakum. Perhatikan apakah tombol pemilih oktan bergerak mundur maju pada waktu rpm mesin berubah 10. Lepaskan tachometer dan timing light.
  37. 37. Mesin Daihatsu Training Center 6-37 11. Lakukan test jalan untuk menyetel octane selector. (1). Masukkan gigi tinggi (gigi 4). Setelah mencapai sekitar 30 km /jam, tekan pedal gas sampai habis untuk menambah kecepatan sehingga terdapat sedikit pengelitikan mesin pada tahap permulaan. Namun hal ini akan berangsur-angsur hilang dengan bertambahnya kecepatan. (2). Jika terdapat penggelitikan mesin (engine knock) yang terlalu lama , lakukan penyetelan dengan jalan memutar tombol pemilih oktan ke R (memperlambat). Jika tidak terdapat penggelitikan , putar ke arah A (advance/ maju) Penggelitikan mesin yang terlalu lama tidak hanya akan menurunkan kemampuan kerja mesin, tetapi juga akan merusak busi dan piston. Karena itu pnyetelan oktan selektor dengan benar adalah penting sekali. Berhubungan penyetelan oktan selector memerlukan pengalaman, ikutilah petunjuk-petunjuk dari instruktor Oktan selektor adalah suatu mekanisme untuk menyetal saat Pengapian optimum bagi suatu bahan bakar untuk mencapai pengapian yang paling efisien dari campuran udara atau bahan bakar. Untuk referensi
  38. 38. Mesin Daihatsu Training Center 6-38 XI. DISTRIBUTOR - MEMBERI TEGANGAN TINGGI DALAM BERBAGAI KONDISI MESIN. SASARAN : Untuk mengerti sepenuhnya cara-cara mengganti distributor FUNGSI : Distributor menyediakan arus ber voltase yang dibangkitkan oleh koil pengapian, untuk busi di masing-masing silinder menurut urutan pengapian, mekanismenya adalah sbb: 1. Platina menghubung dan memutuskan arus dari baterai ke koil pengapian . 2. Governor sentrifugal berfungsi mempercepat saat pengapian sesuai dengan putaran mesin 3. Advancer vakum yang mengatur waktu pengapian sesuai dengan perubahan beban mesin.
  39. 39. Mesin Daihatsu Training Center 6-39 MENGGANTI DISTRIBUTOR MEMBUKA 1. Tempatkan silinder no 1 pada posisi saat pengapian sebelum TMA dari langkah kompresi. (1). Putar puli poros engkol searah jarum jam hingga alur V dari puli bertepatan dengan tanda waktu pengapian spesifikasi. (2). Lihat bagian IX mengenai “celah katup” untuk mengetahui cara pengecekan posisi TMA dari langkah kompresi. 2. Lepaskan kabel tegangan tinggi dari busi koil dan pengapian. Kabel tegangan tinggi ditarik pada tutupnya, jangan sekali-kali menarik kabel saja karena dapat merusak bagian dalam kabel. 3. Buka klip pengunci dengan jari lalu buka tutup distributor.
  40. 40. Mesin Daihatsu Training Center 6-40 4. Lepaskan kabel koil pengapian 5. buka baut pengikat distributor dan keluarkan distributor
  41. 41. Mesin Daihatsu Training Center 6-41 PEMASANGAN 1. Cocokkan slot dari pompa oli (1). Perhatikan lubang di blok silinder dimana terpasang ditributor untuk melihat apakah slot pompa oli bertepatan dengan tanda (lubang oli) pada body pompa oli. (2). Jika slot tidak bertepatan dengan tanda dimaksud, putar poros pompa oli dengan memasukkan obeng kedalam slot. 2. Pasang Distributor pada blok silinder. (1). Dorong ditributor ke dalam blok silinder sampai terdapat kurang lebih 30 mm antara flens distributor dan blok silinder. Dengan mengusahakan advancer distributor tetap paralel terhadap blok silinder, rotor diputar kira-kira 10° ke arah busi no 3. (2). Dorong distributor sepenuhnya ke dalam blok silinder, jika pemasangan benar, maka rotor akan menghadap ke arah busi no 2 dan flens distributor akan berhubungan rapat dengan blok silinder. (3). Perhubungan yang tidak rapat antara flens distributor dan blok silinder berarti poros distributor tidak tersambung dengan baik dengan poros pompa oli dalam hal seperti ini, diperlukan pemasangan kembali. Jika distributor tidak terpasang dengan sempurna pada blok silinder, pompa oli tidak akan berfungsi yang akan mengakibatkan mesin berhenti bekerja.
  42. 42. Mesin Daihatsu Training Center 6-42 3. Pasang klem distributor baut hanya dikencangkan dengan jari sebab kemudian akan ada penyetelan saat pengpian 4. Pasang kabel oli pengapian dan slang vakum. 5. Buka rotor dan lepaskan tutup rotor untuk sementara. 6. Stel saat pengapian. (1). Hidupkan swit kontak jangan memutar motor starter (2). Pastikan bahwa nok (cam) membukakan platina dan bahwa bunga api meloncat dari platina pada saat body distributor diputar sedikit ke arah yang berlawanan dengan jarum jam. Selama platina terbuka, tidak akan terjadi bungan api, karena itu putar body distributor searah jarum jam sampai platina menutup. (3). Putar body distributor kembali ke posisi dimana platina tertutup. Kemudian sekali lagi putar body distributor berlawanan dengan jarum jam hingga sampai pada posisi dimana platina terbuka sedikit, lalu kencangkan baut klem distributor.
  43. 43. Mesin Daihatsu Training Center 6-43 7. Pasang tutup distributor . Pasang tutup distributor dan kunci dengan klip penjepit. 8. Pasang kembali kabel tegangan tinggi ke semua busi. Kabel-kabel tegangan tinggi dihubungkan dengan busi urutan searah jarum jam dari distributor pada urutan pengapian 1-3-4-2 9. Hidupkan mesin dan cek saat pengapian menggunakan timing light. Mengenai cara-cara perbaikan dan penyetelan saat pengapian lihat bagian X “saat pengapian”. Setelah mesin dihidupkan, jika lampu petunjuk tekanan oli rendah tidak mati, berarti pompa oli tidak bekerja. Dalam hal ini mesin harus dimatikan segera.
  44. 44. Mesin Daihatsu Training Center 6-44 XII. PLATINA DISTRIBUTOR - BEKERJA MENYALURKAN TEGANGAN TINGGI PADA SAAT YANG TEPAT SASARAN Untuk mengerti sepenuhnya cara-cara mengganti paltina (braker point) dan pemeliharaan yang regular atas distributor. FUNGSI Sebagai mana diterangkan sebelumnnya, platina berfungsi memutuskan arus listrik yang kekoil pengapian. Semakin jauh jarak yang ditempuh oleh kendaraan, platina mulai terbakar karena percikan yang mengakibatkan jalannya arus lisrik ke koil pengapian tersendat-sendat serta mengakibatkan pemakaina bahan bakar yang boros dikarenakan kurangnya tegangan tinggi (arus kuat ) pada koil . Karenaitulah platina harus diganti secara periodik. Sejalan dengan penggantian platina, perlu pemgecekan atas distributor dan advancer untuk melihat apakah berjalan dengan baik.
  45. 45. Mesin Daihatsu Training Center 6-45 GAYA SENTRIFUGAL DAN VAKUM YANG MEMAJUKAN SAAT PENGAPIAN SECARA OTOMATIS SENTRIFUGAL ADVANCE Sentrifugal advance terdiri dari sepasang pemberat (weight) yang dibiarkan berada di dekat poros ditributor oleh per. Gaya sentrifugal mengakibatkan pemberat keluarpada saat putaran mesin bertambah : pemberat tersebut dihubungkan dengan nok (cam) sehingga semakin jauh bergerak, semakin epat platina terbuka. VAKUM ADVANCE Vakum advance bekerja dengan adanya manifold hisap (intake manifold). Pada waktu manifold terbuka sebagian, vakum menarik diafragma. Hal ini akan mempercepat waktu pengapian dengan tergeraknya platina yang menghubungkan dengan nok. Dengan trotel terbuka penuh, penarikan atas diagragma berkurang dan berkurangnya vakum advance.
  46. 46. Mesin Daihatsu Training Center 6-46 MENGGANTI PLATINA MEMBUKA 1. Untuk pekerjaan berikut lihat bab XI tentang “DISTRIBUTOR” (1). Lepaskan kabel tegangan tinggi dari busi dan koil pengapian (2). Buka tutup distributor beserta kabel-kabel tegangan tinggi. (3). Buka rotor dan tutupnya 2. Buka kabel platina (1). Buka kabel koil pengapian dan kenorkan mur pengunci pada baut terminal (lihat gambar) tiga atau empat putaran (2). Gunakan tang kecil untuk menarik kabel platina dari baut terminal. 3. buka platina dari distributor. Kendorkan sekerup-sekerup platina menggunakan tang kecil lalu tarik platina
  47. 47. Mesin Daihatsu Training Center 6-47 PEMASANGAN 1. Pasang platina baru pada distributor Hati-hati tidak boleh ada oli atau gemuk pada tempat persentuhan. (1). Gunakan tang kecil dalam usaha memasang plat platina sehingga skerup pemasangan platina tetap masuk ke dalam alur. (2). Dengan menggunakan obeng sekrup-sekrup platina dipotong sebagian 2. Pasanglah kabel platina (1). Hubungkan kabel platina ke baut terminal lalu kencangkan mur pengunci. (2). Pasang kabel koil pengapian pada baut terminal, sisipkan cincin plat dan cincin pengunci, lalu kencangkan mur
  48. 48. Mesin Daihatsu Training Center 6-48 3. Stel celah blok karet (1). Putar puli poros engkol dengan tangan sampai nok sejajar dengan blok karet. (2). Masukkan alat pengukur ketebalan yang sudah disiapkan dengan ketebalan tertentu diantara blok dan karet nok. Masukan obeng ke slot pada platina dan lakukan penyetelan dengan memutar palat platina sampai sampai platina berada pada posisi akan mulai terbuka. (3). Lakukan pengencangan terakhir terhadap kedua sekerup pada plat platina, lalu sekali lagi besarnya celah. Jika alat pengukur ketebalan dimasukkan antara platina dalam usaha penyetelan celah, maka oli yang ada pada alat pengukur kan menempel pada platina dan ini akan meneyebabkan tempat persentuhan platina terbakar sebelum waktunya. Jangan lupa menggunakan celah blok karet untuk menyetel celah platina.
  49. 49. Mesin Daihatsu Training Center 6-49 4. Periksalah dwell angle dengan dwell meter (1). Hubungkan kabel dwell meter kepada terminal platina dari distributor dan kabel lain dari meter keterminal baterai Terdapat perbedaan pada masing- masing dwell angle meter. Ikutilah instruksi yang diberikan pabrik pembuat. (2). Sambil memperhatikan meter, naikkan putaran beberapa detik dan catatlah harga-harga yang ditunjukkan meter. (3). Bila ukuran dwell angle lebih besar dari spesifikasi, kurangi celah blok karet. Mengatur dwell angle dengan cara : Celah blok karet (rubbing blok) menjadi : lebih dari spesifikasi Lebih rapat Kurang dari spesifikasi Lebih lebar Naikkan putaran mesin sebentar saja sambil melihat ukuran dwell angle. Jangan melakukan pengukuran lebih dari 30 detik. Setiap kali pengaturan blok karet dilakukan jangan lupa mengencangkan sekrup pengikat plat dasar platina dengan baik. 5. Olesilah cam lobe gemuk serba guna. Bila gemuk terlalu banyak akan berhamburan kepaltina menyebabkan keausan yang lebih cepat . Jumlah yang cocok asal kena kepala sudah cukup. Dwelll angle adalah sudut dalam antara pembukaan dan penutupan platina dan juga disebut sudut tutup kam. Dengan mengukur sudut ini dengan dwell angle meter (biasanya dipasang menjadi satu dengan tacometer) celah pkatina dapat dilihat apakah benar atau tidak. Untuk Referensi
  50. 50. Mesin Daihatsu Training Center 6-50 6. Pasangkan rotor berikut tutupnya (1). Bersihkan rotor dengan lap dan periksa apakah rusak . (2). Setelah rotor dipasang , putar sepenuh arah jarum jam dan periksa apakah dengan cepat kembali kembali keposisi semula . Bila kembalinya lambat mungkin advancer rusak. 7 Periksalah celah distributor dan kabel tegangan tinggi dab pasanglah distributor. (1). Dengan sirkuit tester, ukurlah tahanan kabel tegangan tinggi, bila tahanan lebih besar dari spesifikasi mungkin bagian dalam kabel telah terputus. Ikutilah instruksi yang diberikan dalam pemakaian sirkuit tester, mungkin terdapat perbedaan yang tergantung pabrik pembuat. (2). Bersihkan tutup distributor dengan lap dan lakukan pemeriksaan di bawah pada ilustrasi 8 Hubungkan kabel dengan koil pengapian dan busi. Hubungkan sesuai dengan urutan pengapaian 1-3-4-2 9. Hidupkanlah mesin dan periksa saat pengapian.
  51. 51. Mesin Daihatsu Training Center 6-51 XIII. BUSI - MERUBAH LISTRIK MENJADI API SASARAN : Memahami sepenuhnya prosedur memeriksa dan mengganti busi FUNGSI : Busi menghasilkan bunga api listrik untuk membakar campuran bahan bakar udara dalam silinder dan terjadilah letupan dengan temperatur diatas 2000°C dan tekanan lebih dari 40 kg/jam2. Pemakaian terus menerus menyebabkan elektrode terkikis dan celah akan bertambah dan susah menghasilkan bunga api listrik . Dalam keadaan seperti ini sisa pembakaran diujung insulator dan lektrode cenderung mengendap, hambatan loncatan api listrik , Supaya pembakaran campuran uadara bahan bakar baik, busi pada saat tertentu harus dibersihkan atau diganti.
  52. 52. Mesin Daihatsu Training Center 6-52 PEMERIKSAAN DAN PENYETELAN CELAH ELECTRODA BUSI MELEPASKAN 1. Lepaskan kabel tegangan tinggi dari busi. menarik harus pada tutup jangan pada kabel 2. Gunakan kunci busi untuk melepaskan busi. 3. Periksa kondisi dari busi . Bila kondisi lain dari normal seperti dijelaskan dibawah ini mintalah instruksi lebih lanjut dari pembimbing. NORMAL Insulator nose berwarna cokelat atau abu-abu . menggunakan bensin tanpa timah, warna busi jadi putih atau keabu- abuan tapi ini normal. OVERHEATING Insulator nose agak putih kekuning- kuningan. Elektroda terbakar atau ungu. Elektroda cepat aus jfhkjjf ENDAPAN KARBON Insulator dan elektroda tertutup dengan keras oleh endapan sisa karbon. KERAK OLI Basah, sisa oli pada insulator dan elektroda . Agak kehitaman diakibatkan bensin/pelumas.
  53. 53. Mesin Daihatsu Training Center 6-53 4. Bersihkan busi dengan alat pembersih busi. (1).Untuk membersihkan busi cukup dengan tekanan jari pada terminal dan gerakan melingkar. Dengan demikian elektode tengah dan insulator dibagian elektrode negatif yang biasanya kotor dapat dibersihkan (2). Teruskan pembersihan sampai elektrode tengah dan insulator bersih dari kotoran. (3).Setelah bersih, semprot dengan angin agar compound pembersih terbuang. Penggantian busi secara berkala disebabkan busi terkikis atau terbakar dalam pemakaian yang lama. Tipe busi baru harus sesuai dengan tipe menurut spesifikasi mesin. 5. Mengatur celah busi dengan plug gap gauge (1). Sisipkan gauge yang tebalnya sesuai spesifikasi antara elektrode tengah dan elektrode massa untuk melihat celah.
  54. 54. Mesin Daihatsu Training Center 6-54 (2). Bila celah terlalu lebar, bengkokkan elektroda massa sejajar dengan elektroda tengah. Bila menggunakan busi baru, aturlah terlebih dahulu celahnya SALAH BENAR PEMASANGAN 1. Pasangkan semua busi.Masukkan busi pada kunci busi dan masukkan ditempatnya pada kepala silinder dengan tangan Perhatikan agar ulir tidak rusak saat memasang busi pada keala silinder dan aluminium. 2. Hubungkan kabel tegangan tinggi pada busi menurut urutan pengapian. SALAH BENAR
  55. 55. Mesin Daihatsu Training Center 6-55 XIV. SARINGAN BAHAN BAKAR - MEMISAHKAN KOTORAN DALAM BAHAN BAKAR SASARAN : Dapat memahami prosedur mengganti saringan bahan bakar FUNGSI : Bensin didalam tangki bisa saja mengandung kotoran atau terdapat air, bila terbawa kedalam karburator menyebabkan tersumbat sehingga mesin tidak bisa hidup. Saringan bahan bakar memisahkan kotoran dari bensin sehingga akumulasi pada karburator dapat dicegah.
  56. 56. Mesin Daihatsu Training Center 6-56 MENGGANTI SARINGAN BENSIN MELEPAS 1. Lepaskan klem slang bensin dari pipa. Kembang klem dengan tang dan tarik keluar dari pipa saringan. 2. Lepaskan saringan dari pemegangnya dan tarik slang keluar. Panah menunjukkan arah aliran bensin yang diberikan pada waktu melepaskan slang catatlah mana pemasukan dan mana pengeluaran. PEMASANGAN 1. Hubungkan slang kesaringan yang baru. Hubungkan slang masuk dan keluar dengan tepat pada saringan seperti ditunjukkan oleh panah pada saringan. 2. Pasangkan saringan pada pemegangnnya 3. Pasang klem pada tempatnya. Jangan menempatkan klem tepat pada lekukan penahan pada pipa SALAH BAIK
  57. 57. Mesin Daihatsu Training Center 6-57 POMPA BENSIN - MENGALIRKAN BENSIN KE KARBURATOR SASARAN : Memahami sepenuhnya prosedur penggantian pompa bensin FUNGSI : Karena karburator berfungsi mencapur bensin dan udara ditempatkan diatas dan agak jauh dari tangki, dibutuhkan pompa bensin. Pompa penghisap artinya terdapat bagian yang vakum dan mengirimkan ke karburator dengan tekanan tertentu
  58. 58. Mesin Daihatsu Training Center 6-58 MENGGANTI POMPA BENSIN MELEPASKAN 1. Lepaskan klem hisap dan buang dengan tang dan lepaskan slang dari pompa. Tempatkan sebuah panci dibawah slang untuk menampung bensin keluar setelah slang dilepaskan. 2. Lepaskan mur pengikat pompa bensin. (1). Gunakan kunci sok untuk melepaskan mur gerigi pada pompa (seri mesin K). (2). Bila baut ikut berputar gunakan kontra mur untuk memasangkan baut sdengan baik pada blok silinder. (3). Gunakan scrapper untuk membersihkan permukaan bagian blok silinder tempat pemasngan gasket. PEMASANGAN 1. Pasang pompa bensin pada blok silinder berikut gasket dan insulator. (1). Tempatkan insulator antara gasket. Insulator berfungsi menghalangi panas dari silinder blok. (2). Kencangkan mur pompa secara bergantian. Gunakan selalu gasket dan mur gerigi yang baru. 2. Hubungkan kedua selang dan pasangkan klem pada slang. Pemasangan klem yang tidak baik bisa menyebabkan bensin bocor dan menimbulkan bahaya kebakaran 3. Periksa bocor bensin Hidupkan mesin lakukan pemeriksaan visuil dan sentuhan pada setiap bagian apakah terdapat bensin.
  59. 59. Mesin Daihatsu Training Center 6-59

×