Akreditasi smk instrmn assesor

7,190 views

Published on

2 Comments
8 Likes
Statistics
Notes
  • SMK nasional dukuhturi mau mengajukan akreditasi mohon doanya mudah2an lancar
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • sipp
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
7,190
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
340
Comments
2
Likes
8
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Akreditasi smk instrmn assesor

  1. 1. DOKUMEN 3333 I. STANDAR ISI 1. Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Melaksanakan kurikulum berdasarkan 9 (sembilan) muatan  A. KTSP.  B. Melaksanakan kurikulum berdasarkan 8 (delapan) muatan KTSP.  C. Melaksanakan kurikulum berdasarkan 7 (tujuh) muatan KTSP. Melaksanakan kurikulum berdasarkan 6 (enam) atau kurang  D. muatan KTSP.  E. Tidak melaksanakan KTSP. A. Juknis Dibuktikan dengan adanya dokumen KTSP yang meliputi 9 muatan: Yang dimaksud 9 muatan KTSP adalah: 1) Mata Pelajaran wajib. 2) Kegiatan pengembangan diri. 3) Muatan local 4) Pengaturan beban belajar. 5) Ketuntasan belajar. 6) Kenaikan kelas dan kelulusan. 7) Penjurusan. 8) Kecakapan hidup, dan 9) Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global. B. Pendukung Pelaksanaan kurikulum berdasarkan muatan KTSP (Isi menurut apa yang terjadi di sekolah/madrasah saudara). No. Muatan KTSP 1 Mata Pelajaran 1) ___________________________ 11) ___________________________ 2) ___________________________ 12) ___________________________ 3) ___________________________ 13) ___________________________ 4) ___________________________ 14) ___________________________ 5) ___________________________ 15) ___________________________ 6) ___________________________ 16) ___________________________ 7) ___________________________ 17) ___________________________ 8) ___________________________ 18) ___________________________ 9) ___________________________ 19) ___________________________ 10) __________________________ 20) ___________________________ 2 Muatan lokal: 1) ________________________ hal. 1/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  2. 2. 2) ________________________ 3) ________________________ 3 Kegiatan pengembangan diri: 1) ___________________________ 6) ___________________________ 2) ___________________________ 7) ___________________________ 3) ___________________________ 8) ___________________________ 4) ___________________________ 9) ___________________________ 5) ___________________________ 10) ___________________________ 4 Pengaturan beban belajar* 5 Ketuntasan belajar (KKM)**: 1) ________________ KKM= _____ 11) ________________ KKM= _____ 2) ________________ KKM= _____ 12) ________________ KKM= _____ 3) ________________ KKM= _____ 13) ________________ KKM= _____ 4) ________________ KKM= _____ 14) ________________ KKM= _____ 5) ________________ KKM= _____ 15) ________________ KKM= _____ 6) ________________ KKM= _____ 16) ________________ KKM= _____ 7) ________________ KKM= _____ 17) ________________ KKM= _____ 8) ________________ KKM= _____ 18) ________________ KKM= _____ 9) ________________ KKM= _____ 19) ________________ KKM= _____ 10) _______________ KKM= _____ 20) ________________ KKM= _____ 6 Kriteria kenaikan kelas: 1) ______________________________________________________ 2) ______________________________________________________ 3) ______________________________________________________ 4) ______________________________________________________ Kriteria kelulusan: 1) ______________________________________________________ 2) ______________________________________________________ 3) ______________________________________________________ 4) ______________________________________________________ 7 Penjurusan*** : Nama kompetensi keahlian: ______________________________ Nomor kode : ______________________________ hal. 2/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  3. 3. 8 Pendidikan kecakapan hidup: 9 Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dalam bentuk: _________________________________________________________ _________________________________________________________ Keterangan : * Lampirkan kalender akademik dan jadwal pelajaran ** Isi dengan singkatan mata pelajaran dan KKM *** Tuliskan nama dan nomor kode kompetensi keahlian sesuai dengan spektrum keahlian pendidikan menengah kejuruan (Keputusan Dirjen Mandikdasmen Nomor 251/C/KEP/MN/2008).C. Asesor: Bukti 1, cek daftar isi di KTSP dan lihat uraiannya 2. cek realisasinya termasuk pelaksanaan praktek di Industri (prakerin) Urutan diatas sdh logis, A=1-9,B=1-7(dan 8 atau 9),C=1-6,dan 7 atau 8 atau 9, D=1-5 dan 6 atau 7 atau 8 atau 9. E=kurang dari 5 Catatan : Item suplemen yang sesuai: No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan Bukti Semua kompetensi keahlian menggunakan 2.1 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sesuai SNP Tidak ada (KTSP) 2. KTSP dikembangkan oleh program keahlian dengan melibatkan berbagai pihak sesuai dengan tahapan penyusunan KTSP. Mengembangkan KTSP bersama seluruh guru mata pelajaran, DU/DI  A. atau Dunia Industri, konselor, dan komite Sekolah/Madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan. Mengembangkan KTSP bersama perwakilan guru mata pelajaran,  B. DU/DI, konselor, dan komite Program Keahlian atau penyelenggara lembaga pendidikan. Mengembangkan KTSP bersama seluruh dan atau perwakilan guru  C. mata pelajaran,DU/DI dan komite Sekolah/Madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan tanpa melibatkan konselor. Mengembangkan KTSP bersama seluruh atau perwakilan guru mata  D. pelajaran tanpa melibatkan DU/DI, konselor, dan komite Sekolah/Madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan.  E. Tidak mengembangkan kurikulum. A. Juknis Pengembangan KTSP dibuktikan dengan ketersediaan dokumen Standar Kompetensi Keahlian Nasional Indonesia (SKKNI), Standar Kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI), dan berita acara rapat dari berbagai pihak sebagai bukti keterlibatan pihak terkait. Bagi sekolah/madrasah yang belum memiliki komite sekolah/madrasah, dapat digantikan oleh yayasan atau lembaga penyelenggara pendidikan atau sejenisnya. hal. 3/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  4. 4. B. Pendukung Ketersediaan dokumen pengembangan KTSP (Isi jenis dokumen yang relevan dengan pengembangan kurikulum).1. Daftar nama institusi dan orang yang dilibatkan dalam pengembangan KTSP. No. Nama Institusi 1 2 3 4 5 C. Asesor: -Adanya daftar peserta yang akan diuandang, berdasarkan kualifikasi yang lengkap -Adanya undangan, daftar hadir dan notulen rapat. -Dokumen SKKNI, SK-KD, SKL dan SI, Spektruk Kejuruan (permendiknas no.28 tahun 2009 -Berita acara rapat semua unsur terkait -Adanya dokumen KTSP hasil pengembangan -Catatan : Dokumen aktifitas terdiri dari; penyusunan dan pengesahan Catatan: Item suplemen yang sesuai: HasilNo. Bunyi Instrumen Tambahan Bukti Kajian2.2 Semua kompetensi keahlian telah menggunakan Sesuai 1. Adanya Perubahan nama, yaitu penamaan kompetensi keahlian berdasarkan Program Keahlian menjadi Surat Edaran Dirjen Mandikdasmen No. Kompetensi Keahlian. 251/C/Kep/MN/ 2008 Tahun 2008 tentang 2. Adanya dokumen Spektrum Spektrum Pendidikan Menengah Kejuruan Keahlian.2.3 Sesuai SE. Dirjen Mandikdasmen No. SK KD mata pelajaran pada Program Normatif 3444/C.C5/PR/2009 tanggal 31 dan Adaptif yang digunakan di sekolah ini telah Juli 2009 tentang SKKD dan sesuai dengan Permen Diknas No. 22 tahun Rincian Materi Pembelajaran 2006 tentang Standar Isi Adaptif SMK2.4 SK KD mata pelajaran pada program produktif Sesuai yang digunakan di sekolah ini telah sesuai Dokumen Permendiknas No. 28 dengan Permen Diknas nomor 28 tahun 2009 tahun 2009 tentang SK KD SMK/MAK3. Kurikulum Program Keahlian dikembangkan sesuai dengan mekanisme penyusunan KTSP. Mekanisme penyusunan kurikulum dilakukan melalui 7 kegiatan  A. pokok. Mekanisme penyusunan kurikulum dilakukan melalui 5-6 kegiatan  B. pokok. Mekanisme penyusunan kurikulum dilakukan melalui 3-4 kegiatan  C. pokok. Mekanisme penyusunan kurikulum dilakukan melalui 1-2 kegiatan  D. pokok. hal. 4/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  5. 5.  E. Tidak mengembangkan kurikulum. A. Juknis Mekanisme penyusunan KTSP melalui 7 kegiatan pokok sebagai berikut: 1) melibatkan tim penyusun (guru, DU/DI, konselor, kepala sekolah/madrasah, dan komite sekolah/madrasah); 2) dilakukan melalui workshop; 3) kegiatan reviu dan revisi; 4) menghadirkan narasumber; 5) tahap finalisasi; 6) pemantapan dan penilaian; serta 7) dokumentasi hasil penyusunan kurikulum. Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pengembangan kurikulum (seperti undangan, daftar hadir workshop, dokumen pelaksanaan kegiatan penyusunan kurikulum, dan dokumen hasil penyusunan kurikulum).. B. Pendukung Proses penyusunan KTSP. No. Mekanisme yang dilalui dalam penyusunan KTSP 1 2 3 4 5 B. Asesor:: Bukti: -Adanya SK Kepala Sekolah tentang pembentukan Panitia Penyusunan KTSP. -Adanya undangan daftar hadir peserta (DU/DI, guru, nara sumber dll.), notulen rapat. -Surat tugas dari pimpinan DU/DI (foto copy), untuk perwakilan DU/DI yg hadir. -Adanya jadwal kegiatan workshop ( termasuk didlmnya ada kegiatan review dan revisi, kegiatan finalisasi dan pemantapan/penilaian). -Adanya dokumen hasil penyusunan KTSP -Pedoman Penilaian sbb: A=1-7, B=1-4 dan 5 atau 6 dilengkapi dgn(7wajib), C=1-2 dan atau 3,4,5,6 dilengkapi dgn(7wajib), D=1, dan atau 2,3,4,5,6 dilengkapi dgn(7wajib), E=KTSP BSNP =0 Catatan : Item suplemen yang sesuai: No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Bukti Tambahan Semua Kurikulum program Sesuai Dokumen hasil 2.6 Produktif dilakukan sinkronisasi Sinkronisasi dengan oleh pihak sekolah dengan DU/DI hal. 5/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  6. 6. DU/DI 4. Kurikulum program keahlian dilaksanakan berdasarkan prinsip perbaikan layanan pembelajaran, pengayaan layanan pembelajaran, pendayagunaan kondisi alam, serta pendayagunaan kondisi sosial dan budaya. Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan prinsip perbaikan layanan pembelajaran, pengayaan layanan  A. pembelajaran, pendayagunaan kondisi alam, serta pendayagunaan kondisi sosial dan budaya. Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan prinsip  B. perbaikan layanan pembelajaran, pengayaan layanan pembelajaran, dan pendayagunaan kondisi alam. Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan prinsip  C. perbaikan layanan pembelajaran dan pengayaan layanan pembelajaran. Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan prinsip  D. perbaikan layanan pembelajaran. Program Keahlian melaksanakan kurikulum Tidak menggunakan  E. prinsip tersebut. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen remedial untuk prinsip perbaikan layanan pembelajaran (dalam RPP). Jawaban dibuktikan dengan dokumen tambahan jam pembelajaran untuk prinsip pengayaan layanan pembelajaran. Jawaban dibuktikan dengan dokumen pembelajaran di alam untuk prinsip mendayagunakan kondisi alam. Jawaban dibuktikan dengan dokumen kegiatan sosial dan budaya untuk prinsip mendayagunakan kondisi sosial budaya B. Pendukung Daftar nama dokumen layanan pembelajaran dlm rangka pelaksanaan kurikulum. No. Nama Dokumen 1 2 3 4 5 6 … C. Assesor memeriksa bukti keberadaan: program remedial dan bukti keterlaksanaan ( kartu hasil remedial) dokumen pengayaan termasuk tambahan jam pembelajaran dokumen pembelajaran di alam terbuka (prinsip pendayagunaan kondisi alam), misalnya:pembelajaran disekitar halaman sekolah, pembelajaran dengan hal. 6/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  7. 7. menggunakan metode karyawisata (misalnya: museum, kebun raya, taman biologi), program out bond pada RPP dll. dokumen kegiatan sosial dan budaya(pembelajaran maupun pengem-bangan diri), contoh :bazaar, pentas seni, pameran, foto-foto kegiatan dll. 5. Penyusunan silabus pembelajaran muatan lokal melibatkan berbagai pihak. Melibatkan guru, komite sekolah/madrasah atau penyelenggara  A. lembaga pendidikan, dinas pendidikan, dan instansi terkait di daerah dan DU/DI. Melibatkan guru, komite sekolah/madrasah atau penyelenggara  B. lembaga pendidikan, dan dinas pendidikan. Melibatkan guru dan komite sekolah/madrasah atau penyelenggara  C. lembaga pendidikan.  D. Hanya melibatkan guru.  E. Tidak menyusun kurikulum muatan lokal. A. Juknis; Jawaban dibuktikan dengan adanya silabus mata pelajaran muatan lokal, dan bukti tertulis dari pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunannya (seperti undangan, daftar hadir rapat, dan dokumen hasil rapat). B. Pendukung Muatan lokal yang dilakukan program keahlian. a) _____________________________________________________ b) _____________________________________________________ c) _____________________________________________________ d) …….. No. Pihak-pihak yang terlibat dalam proses penyusunan muatan lokal 1 2 3 4 C. Asesor: : -Mulok yang diwajibkan lebih dari 2 yaitu:bhs.sunda dan PLH,ditambah 1 mulok wajib (minimal) disesuaikan dengan kebutuhan program keahlian (bisa produktif ataupun yang lain misalnya bahasa asing). -Adanya silabus mulok dan ukti pendukung lainnya yang harus ada:undangan, daftar hadir, surat tugas perwakilan DU/DI dan atau nara sumber, notulen rapat . -Pedoman Penilaian, sbb: A= minimal 3 mulok (bhs sunda, PLH, dan mulok sesuai kebutuhan KK) dengan melibatkan komponen dalam instrumen A B= minimal 3 mulok (bhs sunda, PLH, dan mulok sesuai kebutuhan KK) dengan melibatkan komponen dalam instrumen B C= minimal 3 mulok (bhs sunda, PLH, dan mulok sesuai kebutuhan KK) dengan melibatkan komponen dalam juknis C D= minimal 3 mulok (bhs sunda, PLH, dan mulok sesuai kebutuhan KK)sesuai instrument D E= minimal 2 mulok (bhs sunda dan PLH) sesuai instrument E (pedoman tsb di atas tidak relevan dg butir pertanyaan dan juknis)? Catatan : Item suplemen yang sesuai: hal. 7/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  8. 8. No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan Bukti Sekolah mengembangkan mata Tidak ada 3.9 pelajaran muatan lokal sesuai dengan Sesuai kebutuhan kompetensi keahlian6. Program Keahlian melaksanakan program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.  A. Melaksanakan 4 jenis atau lebih program ekstrakurikuler.  B. Melaksanakan 3 jenis program ekstrakurikuler.  C. Melaksanakan 2 jenis program ekstrakurikuler.  D. Melaksanakan 1 jenis program ekstrakurikuler.  E. Tidak melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler. A Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya program pengembangan diri berupa kegiatan ekstrakurikuler seperti kepramukaan, kepemimpinan, Palang Merah Remaja (PMR), Karya Ilmiah Remaja (KIR), sanggar seni, dan lain-lain B. Pendukung Jenis-jenis program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler yang dimiliki program keahlian. a) _____________________________________________________ b) _____________________________________________________ c) _____________________________________________________ d) _____________________________________________________ C. Asesor:: Bukti yang harus ada : - Adanya SK Kepala Sekolah ttg penetapan Ekstra Kurikuler - Adanya SK Kep.Seko ttg Pembina Ekstra Kurikuler - Program dan pelaksanaan kegiatan Pengembangan diri( kegiatan ekstra kurikuler) - Daftar jenis program ekstra kurikuler, termasuk nama pembimbing ekstra kurikuler Ekstra kurikuler sama dengan juknis, termasuk ekskul olah raga (tambahan) Catatan : Item suplemen yang sesuai: No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan Bukti Sekolah Program kerja pengembangan diri yang melaksanakan berorientasi pada DU/DI berskala Ada program Internasional, dengan bukti : 3.10 tambahan pengembangan diri 1. Adanya brosur ketenagakerjaan bukti berupa bimbingan diluar negeri karier, kreativitas hal. 8/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  9. 9. dan konseling yang 2. Menghadirkan nara sumber dari berorientasi di DU/DI berskala Internasional DU/DI skala 3. Memanfaatkan teknologi Internasional Cyber/Internet. 7. Program Keahlian melaksanakan program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan konseling.  A. Melaksanakan 4 jenis atau lebih jenis konseling.  B. Melaksanakan 3 jenis program konseling.  C. Melaksanakan 2 jenis program konseling.  D. Melaksanakan 1 jenis program konseling.  E. Tidak melaksanakan kegiatan konseling. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan konseling tentang kehidupan karir kejuruan, belajar, pribadi, dan sosial (ada dokumen konseling). B. Pendukung Jenis-jenis program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan konseling yang dimiliki program keahlian. a) _____________________________________________________ b) _____________________________________________________ c) _____________________________________________________ d) _____________________________________________________ C. Asesor: : Bukti yang harus ada : - Adanya SK Kepala Sekolah ttg penentuan jenis Conselor - Adanya SK Kep.Seko ttg pengangkatan petugas BP dan BK - Program dan pelaksanaan kegiatan Pengembangan diri( kegiatan Konseling) - Daftar jenis program konseling, termasuk nama Konselor Catatan : Item suplemen yang sesuai: No Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan Bukti Sekolah melaksanakan Program kerja pengembangan diri yang program pengembangan berorientasi pada DU/DI berskala Internasional, diri berupa bimbingan Ada dengan bukti : 3.10 karier, kreativitas dan tambahan 1. Adanya brosur ketenagakerjaan diluar negeri konseling yang bukti 2. Menghadirkan nara sumber dari DU/DI berorientasi di DU/DI berskala Internasional skala Internasional 3. Memanfaatkan teknologi Cyber/Internet. hal. 9/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  10. 10. 8. Program praktek kerja industri (Prakerin) dilaksanakan sesuai dengan alokasi waktu pada struktur kurikulum. Siswa melakukan prakerin selama 2 bulan (setara 500jam atau  A. lebih), mengikuti jam kerja karyawan/pegawai. Siswa melakukan prakerin 2 bulan , tidak mengikuti jam kerja  B. karyawan/pegawai. Siswa melakukan prakerin kurang dari 2 bulan , mengikuti jam  C. kerja karyawan/pegawai. Siswa melakukan prakerin kurang dari 2 bulan ,tidak mengikuti jam  D. kerja karyawan/pegawai.  E. Siswa tidak melakukan prakerin. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan data tentang pelaksanaan prakerin siswa di DU/DI (seperti adanya jadwal pelaksanaan, dan surat keterangan bahwa siswa telah melaksanakan prakerin). B. Pendukung Data Prakerin siswa di DU/DI No Nama DU/DI Jumlah Siswa Waktu Prakerin Lama Prakerin Alamat yang Prakerin 1 2 3 Dst C. Asesor: Bukti : -Adanya program dan jadwal kegiatan prakerin siswa di DU/DI -Adanya data industry tempat prakerin siswa di DU/DI. -Adanya journal Prakerin siswa -Adanya sertifikat prakerin Catatan tambahan:a. Tujuan utama prakerin antara lain adalah; meningkatkan etos kerja siswa dan promosi/memasarkan kompetensi siswa.b. Prakerin selain dapat dilakukan di Industri, dapat juga dilakukan di Unit Produksi Sekolah dengan syarat UP tersebut telah mempunyai manajemen dan faktor lainnya yang sesuai dengan industric. Pelaksanaan Prakerin di DU/DI yang berskala Internasional.(3.10) 9. Program Keahlian menerapkan kegiatan pembelajaran sesuai dengan ketentuan beban belajar yang tertuang pada lampiran Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006. Menerapkan 3 ketentuan beban belajar sesuai dengan  A. Permendiknas dan program pengayaan  B. Menerapkan 3 ketentuan beban belajar sesuai dengan hal. 10/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  11. 11. Permendiknas Menerapkan 2 ketentuan beban belajar sesuai dengan  C. Permendiknas Menerapkan 1 ketentuan beban belajar sesuai dengan  D. Permendiknas Tidak menerapkan ketentuan beban belajar sesuai dengan  E. permendiknas. A. Juknis Tatap muka adalah kegiatan pembelajaran berupa proses interaksi antara siswa dengan guru. Jawaban dibuktikan dengan adanya kesesuaian alokasi waktu: 1) satu jam pembelajaran tatap muka selama 45 menit; 2) jumlah jam pembelajaran per minggu 36 jam; dan 3) jumlah minggu efektif per tahun 38 minggu. (dapat dilihat pada kalender akademik dan jadwal pelajaran) B. Pendukung Beban belajar yang ditetapkan oleh program keahlian. No. Pembelajaran Jumlah 1 Satu jam tatap muka …………………….menit 2 Jumlah pembelajaran per minggu …………………… jam 3 Jumlah minggu efektif per tahun …………………… mingguC. Asesor: : Bukti :1. Adanya kelender pendidikan untuk mengecek :a. kegiatan hari efektif/pembelajaran dan kegiatan lainnya termasuk evaluasi.b. Untuk mengecek jumlah minggu efektif per semester dan per tahun (jumlah minggu/tahun minimal 38 minggu sesuai petunjuk KTSP).2. Jadwal pembelajaran untuk mengecek: a. Jam tatap muka per-mata pelajaran ( 45menit/jam pelajaran) b. Jumlah jam pembelajaran minimum/minggu (minimal 36jam+4jam)TM3. Adanya struktur kurikulum yang memuat jumlah jam total selama 3 atau 4 tahun 10. Guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur untuk mencapai kompetensi yang diberikan kepada siswa maksimal 60% dari alokasi waktu tiap mata pelajaran. Sebanyak 76% ⎯ 100% guru mata pelajaran memberikan penugasan  A. terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur Sebanyak 51% ⎯ 75% guru mata pelajaran memberikan penugasan  B. terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur Sebanyak 26% ⎯ 50% guru mata pelajaran memberikan penugasan  C. terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur  D. Sebanyak 1% ⎯ 25% guru mata pelajaran memberikan penugasan hal. 11/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  12. 12. terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur Tidak ada guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur  E. dan kegiatan mandiri tidak terstruktur A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan jumlah guru yang memberikan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur (dilakukan pengecekan terhadap dokumen pemberian tugas, hasil pekerjaan siswa, nilai tugas dan sejenisnya, dan pemberian tugas dari guru kepada siswa untuk membaca dan mengerjakan topik tertentu). B. Pendukung Data guru yang memberikan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tdk terstruktur kepada siswa. No Jenis Tugas Terstruktur dan Kelas Jumlah guru Kegiatan Mandiri tdk terstruktur 1 2 3 4 Dst Jumlah ……… Jumlah seluruh guru ……… orang C. Asesor: Nama Tugas Keberadaan Terstruktur dan No Nama Mt.Pelajara Keterangan PT dan atau TMTT atau Tugas Mandiri Guru n Tdk Terstruktur Ada tdk 1 2 3 Dst Jumlah Persentase ……%Bukti :- Adanya data jumlah guru yang memberikan tugas terstruktur dan atau KMTT- Adanya dokumen pemberian tugas- Adanya hasil pekerjaan siswa- Adanya nilai pekerjaan siswa- Persentase dihitung dengan jumlah guru yang memberikan Penugasan terstruktur(PT) dan atau Tugas Mandiri Tidak Terstruktur(TMTT) dibagi dengan jumlah gur.- Jenis tugas terstruktur dan TMTT untuk setiap mata pelajaran tertuang dalam RPP.- Wawancara kepada guru dan siswa secara sampling11. Program Keahlian melaksanakan proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan sesuai dengan ketentuan dalam struktur kurikulum. Proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan didasarkan  A. pada silabus, RPP, dan alokasi waktu 192 jam pelajaran. Proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan didasarkan  B. pada silabus, RPP. hal. 12/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  13. 13. Proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan didasarkan  C. pada salah satu silabus atau RPP saja. Proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan berdasarkan  D. alokasi waktu 192 jam pelajaran. Tidak melaksanakan proses pembelajaran mata pelajaran  E. kewirausahaan. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen silabus, RPP, dan alokasi jam pelajaran kewirausahaan dalam jadwal pelajaran selama 192 jam. B. Pendukung Kosong C. Asesor: Bukti : -Lihat struktur kurikulum, silabus, program tahunan dan program semester. -Lihat pada RPP yang ada ( jumlah jam selama 3 tahun) -Lihat pada jadwal pelajaran 12. Pelaksanaan pembelajaran seluruh mata pelajaran di Program keahlian memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Sebanyak 76% ⎯ 100% mata pelajaran dalam pelaksanaan  A. pembelajarannya memanfaatkan TIK Sebanyak 51% ⎯ 75% mata pelajaran dalam pelaksanaan  B. pembelajarannya memanfaatkan TIK Sebanyak 26% ⎯ 50% mata pelajaran dalam pelaksanaan  C. pembelajarannya memanfaatkan TIK Sebanyak 1% ⎯ 25% mata pelajaran dalam pelaksanaan  D. pembelajarannya memanfaatkan TIK Tidak ada mata pelajaran dalam pelaksanaan pembelajarannya  E. memanfaatkan TIK. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pembelajaran pada setiap mata pelajaran yang memanfaatkan TIK dan jenis TIK yang digunakan (seperti: komputer (laptop), penggunaan power point, LCD, e- learning, pemanfaatan bahan ajar dari internet, dsb). B. Pendukung Daftar mata pelajaran yang memanfaatkan TIK No Nama mata pelajaran Jenis TIK 1 2 3 Dst C. Asesor:: No Pemanfaatan TIK Nama mata pelajaran Jenis TIK Ada Tdk. 1 2 3 hal. 13/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  14. 14. Dst Bukti : -Adanya data mata pelajaran yang menggunakan TIK -Adanya dokumen pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan TIK (soft copy bahan ajar, Transparansi dsb,). -Adanya dokumen tentang TIK yang digunakan (LCD, OHP, dll.) -Persentase dihitung dengan jumlah mata pelajaran yg menggunakan TIK dibagi jumlah seluruh mata pelajaran x 100% -Contoh : Jumlah mt pelajaran (Tek&Rekayasa); Normatif=5 mapel, Adaptif=8 mapel, Produktif=2 mapel dan Mulok=3 mapel, jumlah =18 mapel Penggunaan OHP dan Transparansi masuk dalam kategori TIK. Catatan: Item suplemen yang sesuai No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan Bukti Guru menerapkan pembelajaran berbasis Sesuai SNPi 3.5 Tidak ada Penambahan Bukti TIK Semua guru mampu mengoperasikan alat Sesuai SNP 5.7 Tidak ada Penambahan Bukti bantu pembelajaran berbasis TIK.13. KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah dan diketahui oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Depag. Sudah disahkan kepala sekolah/madrasah dengan pertimbangan  A. komite sekolah/madrasah atau penyelenggaran pendidikan serta diketahui oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Depag. Sudah disahkan kepala sekolah/madrasah dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah atau penyelenggara pendidikan,  B. namun belum diketahui Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Depag. Sudah disahkan kepala sekolah, namun tanpa pertimbangan  C. komite sekolah/madrasah atau penyelenggara pendidikan dan tidak diketahui oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Depag  D. Belum disyahkan kepala sekolah/madrasah.  E. Belum dikembangkan. A. Juknis KTSP telah disahkan kepala sekolah/madrasah dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah atau penyelenggara pendidikan dan diketahui oleh Dinas Pendidikan Provinsi, atau Kanwil Depag. Jawaban dibuktikan dengan dokumen KTSP yang dilengkapi dengan silabus seluruh mata pelajaran. B. Pendukung Kosong… C. Asesor:Bukti : -Dokumen KTSP yang telah disyahkan Oleh  Kepala Sekolah/ Kapala MAK dan Komite Sekolah/Komite MAK serta diketahui oleh;  Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota / Kakandepag Kab/Kota  Kepala Dinas Pendidikan Propinsi/Kanwil Depag, atau Atas Nama hal. 14/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  15. 15. 14. Dalam mengembangkan KTSP, guru/kelompok guru dalam program keahlian secara aktif menyusun silabus.  A. Sebanyak 76%-100% guru secara aktif menyusun silabus.  B. Sebanyak 51%-75% guru secara aktif menyusun silabus.  C. Sebanyak 26%-50% guru secara aktif menyusun silabus.  D. Sebanyak 1%-25% guru secara aktif menyusun silabus.  E. Tidak ada guru yang aktif mengembangkan silabus. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen silabus dan dokumen proses penyusunan silabus setiap mata pelajaran yang disusun sendiri oleh guru atau kelompok guru (seperti daftar hadir atau berita acara penyusunan silabus). B. Pendukung Kosong…. C. Asesor:: Hasil Pengemb.Slbs Silabus hasil No Nama Guru Mt.Pelajaran ada tdk Pengembangan 1 2 Dst Jumlah ……… Persentase Bukti : - Adanya dokumen bukti hasil penyusunan silabus kelompok guru meliputi antara lain: bukti hasil analisis dan atau bukti hasil pengkajian tentang;  Urutan SK, urutan KD dalam SK,  Kesesuaian SK-KD, Urutan SK-KD hasil analisis dank ode kompetensi(khusus Produktif), Pemetaan SI/Pemetaan SK-KD,  Silabus hasil perbaikan yang ditanda tangani oleh guru-guru yang menganalisis - Adanya undangan, daftar hadir dan notulen rapat dan atau berita acara. - Adanya data jumlah guru yang menyusun silabus. - Persentase dihitung: Jumlah guru yg mengembangkan silabus dibagi jumlah seluruh guru dikali 100%. 15. Guru mengembangkan silabus mata pelajaran sesuai dengan langkah-langkah pada panduan penyusunan KTSP.  A. Sebanyak 76%-100% silabus KTSP.pelajaran dikembangkan sesuai dengan panduan penyusunan mata  B. Sebanyak 51%-75% silabus mata pelajaran dikembangkan sesuai dengan panduan penyusunan KTSP.  C. Sebanyak 26-50% silabus mata pelajaran dikembangkan sesuai dengan panduan penyusunan KTSP.  D. Sebanyak 1%-25% silabus mata pelajaran dikembangkan sesuai dengan panduan penyusunan KTSP. hal. 15/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  16. 16.  E. Tidak ada silabus mata pelajaran yang dikembangkan. A. Juknis Tujuh langkah pengembangan silabus: 1) Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar (pemetaan). 2) Mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran. 3) Mengembangkan kegiatan pembelajaran. 4) Merumuskan indikator pencapaian kompetensi. 5) Menentukan jenis penilaian. 6) Menentukan alokasi waktu, dan 7) Menentukan sumber belajar. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen silabus yang dikembangkan sesuai langkah pengembangan silabus. B. Pendukung Dokumen pengembangan silabus (Isi jenis dokumen yang relevan dengan kegiatan pengembangan silabus). Ketersediaan* No. Jenis kegiatan ada tdk 1 Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar (pemetaan) 2 Mengidentifikasi materi pokok/ pembelajaran 3 Mengembangkan kegiatan pembelajaran 4 Merumuskan indikator pencapaian kompetensi 5 Menentukan jenis penilaian 6 Menentukan alokasi waktu 7 Menentukan sumber belajar Keterangan : *Isilah tanda ceklis (√ )pada kolom jawaban “Ketersediaan” C. Asesor:: No Mt Pelajaran Nama Guru Bukti silabus berisi kegiatan 1 s.d. 7 Jmlh.keg.yg benar Ada Tidak ada (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 2 3 Dst Jumlah Persentase:(5)/(3) x 100% …………% Bukti: ( Apabila 7 kegiatan benar dianggap ada, dan bila salah dianggap tdk ada -Adanya data guru yg mengembangkan silabus, -Lihat 7 kegiatan pengembangan silabus (Khusus SMK) -Persentase dihitung : dari jumlah silabus mata pelajaran yang dikembangakan dengan 7 kegiatan yang benar dibagi dengan jumlah seluruh mata pelajaran dikali 100%Format Silabus (SMK) Contoh;NAMA SEKOLAH : SMK ..................MATA PELAJARAN : KewirausahaanKELAS/SEMESTER : X/1 dan 2STANDAR KOMPETENSI : 1. Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausahaKODE KOMPETENSI : A.KWU.01ALOKASI WAKTU : 52 x 45 menit hal. 16/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  17. 17. Alokasi Waktu Sumber BelajarKomp.Dasar Indikator Materi Keg.Pembljrn Penilaian TM PS PI Keg.1 Keg.2 Keg.3 Keg.4 Keg.6 Keg.6 Keg.7Apabila silabus Produktif, maka Kode Kompetensi dilihat pada Spektrum, misal ;Teknik Kendaraan Ringan (020), untuk Dasar Kompetensi KejuruanNAMA SEKOLAH : SMK..................MATA PELAJARAN : Dasar Kompetensi Kejururan TKR (020)KELAS/SEMESTER : X/1STANDAR KOMPETENSI : 1. Memahami dasar-dasar mesinKODE KOMPETENSI : 020.DKK.01ALOKASI WAKTU : 12 x 45 menit 16. Program keahlian mengembangkan silabus berdasarkan standar isi, standar kompetensi lulusan, dan panduan penyusunan KTSP secara mandiri atau berkelompok. Mengembangkan silabus secara mandiri melalui kelompok guru  A. mata pelajaran dalam sebuah program keahlian dalam satu sekolah/madrasah  B. Mengembangkanprogram secara mandiri oleh guru mata pelajaran dalam silabus keahlian Mengembangkan silabus melalui kelompok guru mata pelajaran  C. dari beberapa program keahlian yang sama pada beberapa sekolah/madrasah  D. Mengembangkan silabus dengan mengadopsi contoh yang sudah ada.  E. Tidak mengembangkan silabus. A. Juknis: Jawaban dibuktikan dengan dokumen pengembangan silabus, seperti berita acara kegiatan pengembangan silabus oleh guru secara mandiri atau oleh kelompok guru B. Pendukung Proses pengembangan silabus. No. Cara pengembangan silabus Mata pelajaran 1 Silabus dikembangkan secara mandiri ........................................ melalui kelompok mata pelajaran 2 Silabus dikembangkan secara mandiri oleh guru mata pelajaran dalam ....................................... program keahlian 3 Silabus dikembangkan oleh MGMP tingkat kab/kota ....................................... 4 Silabus mengadopsi contoh yang sudah ada ....................................... C. Asesor: Bukti : No.16 adalah proses dari no.15 - Lihat cara pengembangan silabus yang dilakukan guru;  Kelompok guru di program keahlian/sekolah, ditanda tangani oleh 2/lebih guru  Mandiri guru mata pelajaran , ditanda tangani oleh 1 guru  MGMP Kota/Kab, ditanda tangani oleh Ketua MGMP  Adopsi atau copy paste dari silabus yang ada( sekolah lain), atau  Tidak menegmbangkan silabus -Dokumen silabus hasil pengembangan dan pengesahannya. hal. 17/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  18. 18. -Undangan,daftar hadir, notulen rapat,berita acara dan atau bukti lainnya.Catatan :Item Suplemen yang sesuai: No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Bukti Tambahan Ada Silabus semua mata Dokumen silabus hasil pengembangan untuk selu- 2.7 tambahan pelajaran telah disusun ruh Mata Pelajaran (Normatif, Adaptif dan Produktif) bukti 17. Program keahlian menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) setiap mata pelajaran dengan memperhatikan unsur: 1) karakteristik siswa, 2) karakteristik mata pelajaran, dan 3) kondisi program keahlian.  A. Menentukan KKM dengan memperhatikan 3 unsur melalui rapat dewan guru  B. Menentukan KKM dengan memperhatikan 2 unsur melalui rapat dewan guru Menentukan KKM dengan memperhatikan 1 unsur melalui rapat dewan  C. guru  D. Menentukan KKM tanpa memperhatikan 3 unsur melalui rapat dewan guru. Menentukan KKM tanpa memperhatikan 3 unsur dan tidak melalui  E. rapat dewan guru.A. Juknis Karakteristik siswa antara lain dimaknai dengan tingkat perkembangan siswa baik psikologis, sosial, latar belakang lingkungannya. Karakteristik mata pelajaran dimaknai dengan tingkat kesulitan SK/KD tiap- tiap mata pelajaran. Kondisi program keahlian dimaknai dengan kelengkapan sarana dan prasarana serta kualitas guru. Jawaban dibuktikan dengan dokumen proses penentuan KKM tiap mata pelajaran.B. Pendukung KKM Mata Pelajaran No Mata Pelajaran Nilai KKM (1-100) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 dst. C. Asesor: Yang dimaksud Kompleksitas adalah : karakteristik mata pelajaran, Daya dukung : kondisi program keahlian. Intake : karakteristik siswa Bukti, Penentuan KKM : (terdapat 3 cara) (a) Dengan memberikan point pada setiap kriteria yang ditetapkan : 1. Kompleksitas : - Tinggi = 1 - Sedang = 2 - Rendah = 3 2. Daya dukung : - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1 3. Intake : - Tinggi = 3 - Sedang = 2 - Rendah = 1 Contoh : Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung tinggi dan intake siswa sedang  nilainya adalah: hal. 18/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  19. 19. (3 + 3 + 2) x 100 = 88.89 9 (b) Dengan menggunakan rentang nilai pada setiap kriteria: 1. Kompleksitas :- Tinggi = 50-64 - Sedang = 65-80 - Rendah = 81-100 2. Daya dukung :- Tinggi = 81-100 - Sedang = 65-80 - Rendah = 50-64 3. Intake :- Tinggi = 81-100 - Sedang = 65-80 - Rendah = 50-64 Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake sedang  nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan. Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu kesepakatan dalam forum MGMP di Sekolah (c) Dengan memberikan pertimbangan professional judgment pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai : 1. Kompleksitas :- Tinggi - Sedang - Rendah 2. Daya dukung :- Tinggi - Sedang - Rendah 3. Intake : - Tinggi - Sedang - Rendah Contoh: Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan intake siswa sedang  maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk mencapai ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang. Jadi guru dapat mengurangi nilai menjadi antara 90 – 80. No Nilai KKM (1-100) Mata Pelajaran Hasil Perhitungan Hasil Rapat Guru 1 2 3 4 5 6 dstCatatan :Item Suplemen yang sesuai: No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti Sekolah menentukan Kriteria Ketuntasan Tidak ada Tidak ada 4.5 Minimat (KKM) setiap mata pelajaran melalui tambahan bukti kesepakatan dewan guru 18. Program keahlian menjadwalkan awal tahun pelajaran, minggu efektif, pembelajaran efektif, dan hari libur pada kalender akademik program keahlian yang dimiliki. Menyusun kalender akademik sekolah/madrasah secara rinci  A. dan jelas  B. Menyusun kalender akademik sekolah/madrasah secara rinci Menyusun kalender akademik sekolah/madrasah secara kurang  C. rinci Menyusun kalender akademik sekolah/madrasah secara tidak  D. rinci.  E. Tidak menyusun kalender akademik sekolah/madrasah. A. Juknis Minimal ada 4 kegiatan pada kalender akademik antara lain: 1) awal tahun pelajaran; hal. 19/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  20. 20. 2) minggu efektif belajar; 3) waktu pembelajaran efektif; dan 4) hari libur. Kalender akademik sekolah/madrasah disusun berdasarkan standar isi dengan memperhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah. Kata ―rinci‖ pada butir pernyataan ini adalah penjelasan tentang kapan waktu ulangan, kegiatan ekstrakurikuler, pembagian rapor, rapat dengan komite sekolah/madrasah. Jawaban dibuktikan dengan mengecek kalender akademik sekolah/madrasah. B. Pendukung Keberadaan (*) No. Komponen kalender akademik Ada Tidak 1 Jadwal awal tahun pelajaran 2 Minggu efektif 3 Pembelajaran efektif 4 Hari libur Keterangan : * Isilah tanda ceklis (v) pada kolom jawaban ―ketersediaan‖ C. Asesor: 1. Adanya kalender akademik yang dibuat oleh sekolah dan ditanda tangani oleh kepala sekolah, yang pembuatannya mengacu kepada kalender pendidikan yang dikeluarkan oleh pemerintah (dinas pendidikan provinsi/kota/kab.) 2. Kalender Akademik berisi antara lain; kapan waktu ulangan, kegiatan ekstrakurikuler, pembagian rapor, rapat dengan komite sekolah/madrasah 3. Adanya kalender pendidikan yang dikeluarkan oleh pemerintah (dinas pendidikan provinsi/kota/kab), sebagai acuan.II. STANDAR PROSES19. Setiap mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis. Sebanyak 13 mata pelajaran atau lebih memiliki RPP yang disusun  A. secara lengkap dan sistematis. Sebanyak 9 - 12 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara  B. lengkap dan sistematis. Sebanyak 5 - 8 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara  C. lengkap dan sistematis. Sebanyak 1- 4 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara  D. lengkap dan sistematis. Tidak ada satu pun mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara  E. lengkap dan sistematis. A. Juknis RPP yang dikembangkan guru memuat: 1) Identitas mata pelajaran. 2) SK. 3) KD dari silabus yang akan dicapai. 4) Indikator pencapaian kompetensi. 5) Tujuan pembelajaran. hal. 20/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  21. 21. 6) Materi ajar. 7) Alokasi waktu yang diperlukan. 8) Metode pembelajaran. 9) Kegiatan pembelajaran. 10) Penilaian hasil belajar, dan 11) Sumber belajar. Jumlah mata pelajaran dimaksud diperhitungkan pada setiap kelompok (normatif, adaptif, dan produktif). B. Pendukung Mata pelajaran yang memiliki RPP. No. Mata pelajaran yang telah memiliki RPP 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 dst C. Asesor: No Mt.Pelajaran Nama Guru RPP lengkap Keterangan Ada Tdk ada 1 2 3 Dst Jumlah Bukti: -Jumlah mata pelajaran disesuaikan dengan program keahlian, Teknologi;(Normatif=5, Adaptif=8,dan Produktif=>2, Muatan local=2), untuk non teknologi disesuaikan. -Muatan pada RPP lihat juknis ( ada 11 muatan). -Jumlah KD/RPP sampai dengan saat diakreditasi -Lihat bukti RPP yang ada. -Untuk memudahkan pendataan, maka dibuat rekapitulasi seperti format di atas. -Wawancara denga guru atau bidang kurikulum. Catatan : Item Suplemen yang sesuai: No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti Tidak ada Keberadaan RPP semua Mata RPP untuk semua mata pelajaran telah 2.8 tambahan Pelajaran wajib (bukan penambahan disusun bukti bukti). hal. 21/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  22. 22. 20. Penyusunan RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.  A. Sebanyak 76% mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK. individu siswa, - 100% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan  B. Sebanyak 51% mendorong sudah memerhatikan prinsip perbedaan TIK. individu siswa, - 75% RPP partisipasi aktif siswa, dan menerapkan Sebanyak 26% - 50% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan  C. individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.  D. Sebanyak 1% -mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK. individu siswa, 25% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan Tidak ada satu pun RPP memerhatikan prinsip perbedaan individu  E. siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan mengecek metode pembelajaran serta sumber belajar dan/atau media pembelajaran dalam RPP. B. Pendukung RPP yang telah memenuhi prinsip-prinsip penyusunan. No. Mata pelajaran yang telah memenuhi prinsip-prinsip penyusunan RPP 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 C. Asesor: No Kondisi RPP Mt.Pelajaran Nama Guru Keterangan Sesuai Belum sesuai (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 2 3 Dst Jumlah Persentase =jumlah sesuai/jum.mt.pel ……..% Bukti : (Lihat RPP) -Cek isi RPP antara lain meliputi: metode pembelajaran,kegiatan pembelajaran, sumber belajar dan media pembelajaran (TIK) dan evaluasi pembelajaran. -Hitung RPP yang memenuhi persyaratan sesuai butir instrument. -Persentase RPP yang memenuhin syarat, dihitung dengan: Jumlah RPP yang memenuhi syarat dibagi seluruh RPP dikalikan 100%. Untuk memudahkan pendataan, maka pengecekan kondisi RPP dilihat antara lain metode pembelajaran, serta sumber belajar, dan / atau media pembelajaran. hal. 22/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  23. 23. (penggunaan OHP termasuk TIK.) 21. Program Keahlian melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.  A. Memenuhi 4 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.  B. Memenuhi 3 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.  C. Memenuhi 2 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.  D. Memenuhi 1 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.  E. Tidak memenuhi persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran. A. Juknis Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran adalah sebagai berikut. 1) Rombongan belajar SMK/MAK maksimal 32 siswa. 2) Beban mengajar guru sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka dalam satu minggu. 3) Buku teks pelajaran mengikuti ketentuan: a. buku teks pelajaran yang akan digunakan oleh sekolah/madrasah dipilih melalui rapat guru dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah dari buku teks pelajaran yang ditetapkan oleh Menteri; b. rasio buku teks pelajaran untuk siswa adalah 1 : 1 per mata pelajaran; c. selain buku teks pelajaran, guru menggunakan buku panduan guru, buku pengayaan, buku referensi dan sumber belajar lainnya; d. guru membiasakan siswa menggunakan buku-buku dan sumber belajar lain yang ada di perpustakaan sekolah/madrasah. 4) Pengelolaan kelas mengikuti kaidah: a. guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik siswa dan mata pelajaran, serta aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan; b. volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat didengar dengan baik oleh siswa; c. tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh siswa; d. guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar siswa; e. guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan keselamatan, dan kepatuhan pada peraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran; f. guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung; g. guru menghargai siswa tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi; h. guru menghargai pendapat siswa; i. guru memakai pakaian yang sopan, bersih, dan rapi; j. pada tiap awal semester, guru menyampaikan silabus mata pelajaran yang diajarkannya; dan k. guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan. Jawaban dibuktikan dengan melakukan pengamatan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. B. Pendukung Persyaratan proses pembelajaran. No. Persyaratan proses pembelajaran 1 Jumlah siswa tiap kelas maksimum = .............siswa hal. 23/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  24. 24. 2 Jumlah jam beban mengajar guru minimum = .............jam/minggu 3 Perbandingan jumlah buku teks : siswa = .......... : ......... 4 Pengelolaan kelas yang dilakukan: ................................................................................................ ................................................................................................ ................................................................................................ C. Asesor:: Bukti : -Cek daftar hadir siswa/jumlah siswa per kelas. -Cek daftar pembagian tugas guru mengajar(jadwal pelajaran). -Cek jumlah buku teks per mata pelajaran, bandingkan dengan jumlah siswa. -Cek kegiatan pengelolaan kelas melalui observasi kelas. -Pedoman Penilaian : A=Jawaban 1,2,3 dan 4 terpenuhi; B=Jawaban 1-2 dan 3 dan atau 4 C=jawaban 1 dan 2; D=Jawaban 1 atau 2 yang memenuhi persyaratan E=Tidak memenuhi persyaratan (pedoman penilaian sudah sesuai dengan juknis, tidak perlu ditulis lagi) Catatan : Item Suplemen yang sesuai: No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti Beban kerja guru Ada Dokumen Surat Tugas sekurang-kurangnya 24 tambahan Mengajar/Pembagian Tugas 3.1 jam tatap muka dalam bukti Mengajar satu minggu ….22. Proses pembelajaran di Program Keahlian dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.  A. Sebanyak 76%langkah-langkah pembelajaran. sesuai dengan - 100% guru melaksanakan proses pembelajaran  B. Sebanyak 51%langkah-langkah pembelajaran. pembelajaran sesuai dengan - 75% guru melaksanakan proses  C. Sebanyak 26%langkah-langkah pembelajaran. pembelajaran sesuai dengan - 50% guru melaksanakan proses  D. Sebanyak 1% -langkah-langkah pembelajaran. pembelajaran sesuai dengan 25% guru melaksanakan proses  E. Tidak ada seorang pun guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.A. Juknis Langkah-langkah pembelajaran meliputi: 1) Kegiatan pendahuluan. 2) Kegiatan inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi), dan 3) Kegiatan penutup. Jawaban dibuktikan dengan observasi secara acak saat melakukan visitasi, dan/atau melihat hasil supervisi kepala sekolah/madrasah atau ketua program keahlian, dan/atau melihat kesesuaian RPP dengan pelaksanaan proses pembela-jaran, dan/atau mengamati hasil penilaian berbasis kelas yang dilakukan oleh guru.B. Pendukung Langkah-langkah pembelajaran. No. Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan 1 hal. 24/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  25. 25. 2 3 4 5C. Asesor:: No Kondisi RPP Nama Guru Mt.Pelajaran Keterangan Sesuai Belum sesuai (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 2 3 Dst Jumlah Persentase =jumlah sesuai/jum.guru ……..% Bukti : - Lihat langkah-langkah pembelajaran di RPP (kegiatan pendahuluan, inti dan penutup). - Observasi kelas secara acak untuk mengecek kesesuaian RPP dengan pelaksanaannya. - Mendata RPP yang sesuai secara acak/sampling (minimal 50% dari jumlah seluruh Mata pelajaran/RPP). - Wawancara dengan siswa dan guru secara acak. - Persentase dihitung dari: Jumlah RPP yang sesuai dibagi dengan jumlah seluruh RPP sampling x 100 % 23. Program keahlian melaksanakan proses pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (sesuai dengan tingkat kebutuhan program keahliannya) dengan SDM yang memiliki kesesuaian kompetensi. Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan sendiri oleh  A. pihak program keahlian dengan SDM sendiri yang memiliki kesesuaian kompetensi dan bersertifikat. Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan sendiri oleh  B. pihak program keahlian dengan mendatangkan SDM dari sekolah/madrasah lain  C. Pelaksanaansebagian SDM dari pihakTIK dilakukan oleh pihak lain dengan pembelajaran berbasis program keahlian.  D. Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan oleh pihak lain (outsource)  E. Tidak melaksanakan pembelajaran berbasis TIK. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pembelajaran KKPI yang melibatkan SDM yang memiliki kompetensi sesuai. B. Pendukung Kosong… C. Asesor Bukti : - Yang dimaksud TIK disarankan adalah KKPI - Keberadaan Ijasah/sertifikat kompetensi keahlian di bidang komputer hal. 25/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  26. 26. - Dokumen pembelajaran meliputi antara lain: Jadwal pelajaran, RPP, Modul dll.- Wawancara dengan guru, wakasek kurikulum dan atau Kepala Sekolah 24. Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sebagai wahana untuk meningkatkan kompetensi siswa sesuai dengan keahliannya. Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan  A. proses pembelajaran, materi program keahlian, dan aturan pengelolaan yang transparan. Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan  B. proses pembelajaran, dan materi program keahlian. Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan  C. proses pembelajaran dan aturan pengelolaan yang transparan. Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan hanya sesuai  D. dengan proses pembelajaran.  E. Tidak sesuai dengan proses pembelajaran.A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan aktifitas kegiatan business center sesuai dengan proses pembelajaran dan dokumen pelaksanaan yang dimiliki sesuai dengan program keahlian.B. Pendukung, kosongC. Asesor:: Bukti - Bisnis center adalah identik dengan Unit Produksi/Jasa - Adanya SK pembentukan UP/Bisnis Center - Adanya SK kepengurusan/pengelola, struktur organisasi dan uraian tugas. - Adanya dokumen kegiatan bisnis center - Adanya pelaksanaan kegiatan bisnis center yang sesuai dengan program keahlian - Adanya pembukuan /dokumen pengelolaan keuangan bisnis center. - Adanya pengaturan keuangan secara transparan (jumlah omset, biaya produksi, keuntungan, honor pengurus, pemeliharan alat dll.) - Observasi langsung - Wawancara dengan pihak yang terkait. 25. Sekolah/Madrasah menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama dengan DU/DI.  A. Sebanyak 76% - 100% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran.  B. Sebanyak 51% - 75% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran.  C. Sebanyak 26% - 50% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran.  D. Sebanyak 1% - 25% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran.  E. Tidak ada tindaklanjut kerjasama dengan DU/DI. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan laporan atau dokumen hasil pekerjaan bersama dengan pihak DU/DI. B. Pendukung Kosong…. C. Asesor: Bukti: - laporan/dokumen hasil perencanaan dan kegiatan/kesepakatan bersama antara sekolah dan DU/DI, antara lain : penempatan prakerin, waktu/lamanya prakerin (tanggal …. S.d …… ). hal. 26/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  27. 27. - Jumlah MoU yang ditindaklanjuti. - Persentase dihitung dari : MoU yang ditindaklanjuti dibagi seluruh MoU x 100 % Tindak Lanjut MoU Keterangan/No Nama DU/DI Prog.Keahlian No&tgl.MoU Ditindak Belum Jumlah siswa lanjuti prakerin 1 2 3 JumlahPersentase=Juml.Mou Yg ditdklanjuti/Jum.Mou ….% 26. Siswa melakukan prakerin untuk memperoleh kompetensi kejuruan. Sebanyak 76% - 100% siswa melakukan prakerin pada DU/DI  A. yang relevan. Sebanyak 51% - 75% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang  B. relevan. Sebanyak 26% - 50% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang  C. relevan. Sebanyak 1% - 25% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang  D. relevan. Tidak ada satupun siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang  E. relevan. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan dokumen (surat keterangan atau piagam) pelaksanaan prakerin siswa path DU/DI yang relevan (contoh siswa pertanian prakerin pada perkebunan kelapa sawit, siswa Otomotif prakerin pada bengkel otomotif). B. Pendukung Jumlah siswa yang melaksanakan prakerin di DU/DI No Tempat Prakerin Jumlah Siswa yang Prakerin 1 2 3 dst Jumlah C. Asesor:: Bukti: - Lihat dokumen pelaksanaan (jurnal prakerin) tentang kesesuaian prakerin siswa (program keahlian dengan lingkup pekerjaan). - Lihat surat keterangan atau sertifikat Prakerin. - Hitung jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin. - Hitung jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin sesuai dengan program keahliannya. - Persentase : Jumlah siswa yang melaksanakan prakerin di DU/DI yang relevan dibagi dengan jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin x 100 %. hal. 27/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  28. 28. No Kompetensi Nama Bidang Siswa yg Relevansi Keahlian DU/DI Keterangan Pekerjaan prakerin R TR Jumlah Persentase=siswa prakerin R/jml.seluruh siswa …….% Pemantauan proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/ madrasah27. mencakup tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penilaian hasil pembelajaran. Mencakup 3 tahap pemantauan serta dilakukan diskusi hasil  A. pemantauan. Mencakup 3 tahap pemantauan tanpa dilakukan diskusi hasil  B. pemantauan.  C. Mencakup 2 tahap pemantauan.  D. Mencakup 1 tahap pemantauan.  E. Tidak pernah melakukan pemantauan. A. Juknis Tahap-tahap pemantauan meliputi: 1) Perencanaan. 2) Pelaksanaan, dan 3) Penilaian hasil pembelajaran. Jawaban dibuktikan dengan laporan pemantauan proses pembelajaran pada setiap tahapnya disertai catatan kepala sekolah/madrasah atau ketua program keahlian dan tanda tangan guru yang dipantau. B. Pendukung Pemantauan proses pembelajaran. Mata pelajaran yg Tahap yang dilakukan No. Tgl. pemantauan dipantau 1 2 3 4 5 6 7 8 9 C. Asesor: Bukti : hal. 28/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  29. 29. - Tahap-tahap pemantauan dalam juknis : Perencanaan pembelajaran, Pelaksanaan pembelajaran dan Penilaian hasil belajar. - Perencanaan Pembelajaran : adanya dokumen silabus, RPP, Program Tahunan dan Program Semester yang sudah ditandatangani Kepsek - Pelaksanaan Pembelajaran : adanya jadwal pembelajaran, daftar hadir guru, agenda kelas. - Penilaian hasil belajar : adanya laporan ketercapaian Kompetensi setiap akhir semester, buku nilai dll. - Cek jumlah guru yang di pantau (lihat data yang ada). - Laporan pemantauan proses pembelajaran pada setiap tahapan yang ditandatangani kepala sekolah atau petugas yang ditunjuk dan tanda tangan guru yang dipantau. - Hasil akhir dilihat dari jumlah guru yang dipantau, dengan dibuktikan oleh dokumen yang ada. - Judgemen keputusan asesor, akan melihat dokumen pantauan dan hasil pengecekan Jenis Pantauan Diskusi Tanggal Nama Persiapan Pelaksanaan Penil.hsl bljr hslNo. Pemantau guru Tdk. Tdk Tdk. pantau- an ada ada ada an ada ada ada123Dst.Keterangan : 1. Bila ada aspek lain, kolom bisa ditambahkan 2. Hasil pantauan dengan cara member ceklis pada setiap kolom Supervisi proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah 28. dengan cara pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi.  A. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 4 cara.  B. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 3 cara.  C. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 2 cara.  D. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 1 cara.  E. Tidak melakukan supervisi. A. Juknis Tahap-tahap supervisi meliputi: 1) Tahap perencanaan. 2) Tahap pelaksanaan, dan 3) Tahap penilaian hasil pembelajaran. Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan supervisi proses pembelajaran pada setiap aspeknya, mencakup 4 (empat) cara yaitu: pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi. B. Pendukung Supervisi proses pembelajaran. No. Tgl. Supervisi Mata pelajaran yg disupervisi Cara yang dilakukan 1 2 3 hal. 29/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  30. 30. No. Tgl. Supervisi Mata pelajaran yg disupervisi Cara yang dilakukan 4 5 6 C. Asesor: - Adanya jadwal supervisi sesuai tahapan. - Tahap-tahap Supervisi (juknis): Perencanaan Pembelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran dan Penilaian hasil Pembelajaran. - Empat cara cakupan supervisi (juknis): Pemberian contoh, diskusi, pelatihan dan konsultasi. Bukti : - Dokumen/Instrumen Supervisi. - Adanya nilai supervisi,bisa kualitatif atau kuantitatif - Kesimpulan hasil supervisi. - Catatan Supervisor pada dokumen/Instrumen Supervisi. - Wawancara dengan Guru, Wakasek dan atau Kepala Sekolah. - Jadwal Supervisi Kepala Sekolah per-semester, per-tahunCatatan: Item Suplemen yang sesuai: No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti Program supervisi kelas telah dilaksanakan Tidak ada Sesuai tambahan bukti 3.12 sesuai dengan jadwal dan instrument yang SNP ada29. Evaluasi terhadap guru dalam proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah dengan memperhatikan 4 aspek, yaitu 1) persiapan, 2) pelaksanaan, 3) evaluasi pembelajaran, dan 4) rencana tindak lanjut.  A. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 4 aspek.  B. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 3 aspek.  C. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 2 aspek.  D. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 1 aspek.  E. Tidak melakukan evaluasi. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan catatan hasil evaluasi proses pembelajaran oleh kepala sekolah/madrasah atau kepala program keahlian. B. Pendukung Evaluasi proses pembelajaran. No. Tgl. evaluasi Mata pelajaran yang dievaluasi Aspek yang dievaluasi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 C. Asesor:: hal. 30/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  31. 31. Evaluasi proses pembelajaran Aspek yg dievaluasi Mata pelajaran No. Tgl. evaluasi Nama Guru Peren- Pelaksa Eval Tindak yang dievaluasi canaan naan uasi lanjut 1 2 3 4 5 Dst. Bukti : - Adanya jadwal Evaluasi - Adanya Program Evaluasi guru oleh Kepsek.(meliputi 4 aspek yaitu : persiapan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, dan rencana tindak lanjut - Format ditas harus dilampiri CATATAN EVALUASI DARI: 4 aspek, ada di Kasek atau petugas yang ditunjuk. - Adanya dokumen hasil evaluasi Kasek/Kaprog terhadap guru, meliputi : persiapan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, dan rencana tindak lanjut Keterangan : Persiapan meliputi perangkat pembelajaran guru, antara lain : silabus, prota,promes, RPP, bahan ajar daftar hadir siswa, daftar nilai dll. Pelaksanaan meliputi : daftar hadir guru mengajar, jadwal pelajaran, agenda kelas dll. Evaluasi meliputi : buku nilai, laporan pencapaian kompetensi dll. Tindak lanjut meliputi program remedial dan pengayaan. - Observasi kelas langsung - Wawancara dengan guru dan kepala sekolah. - Nilai evaluasi pembelajaran adalah kuantitatif 30. Kepala sekolah/madrasah menyampaikan hasil pengawasan (pemantauan, supervisi, dan evaluasi) proses pembelajaran kepada pemangku kepentingan. Hasil pengawasan dilaporkan kepada guru yang bersangkutan,  A. dewan guru, dan pengawas sekolah/madrasah. Hasil pengawasan dilaporkan kepada yang bersangkutan dan dewan  B. guru.  C. Hasil pengawasan dilaporkan kepada yang bersangkutan saja.  D. Tidak disampaikan.  E. Tidak melakukan pengawasan. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen laporan pengawasan proses pembelajaran kepada pemangku kepentingan seperti: guru yang bersangkutan, dewan guru, ketua program keahlian, dan pengawas sekolah/madrasah. B. Pendukung Pelaporan pengawasan proses pembelajaran. No. Tgl. Pelaporan Pihak yang mendapat laporan Keterangan 1 hal. 31/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  32. 32. No. Tgl. Pelaporan Pihak yang mendapat laporan Keterangan 2 3 4 C.Asesor:: Bukti : - Adanya dokumen laporan pengawasan (rekap hasil pemantauan, supervisi dan evaluasi, buku pembinaan,notulen rapat,dsb) yang disampaikan kepada pihak terkait ( meliputi guru ybs, dewan guru, komite sekolah, pengawas dll. Baik dalam forum rapat atau dalam kesempatan tertentu). - Adanya data guru yang mendapatkan reward dan punishment - Wawancara dengan guru dan atau kepala sekolah. - Kolom keterangan diisi bentuk laporan, dibuktikan dengan dokumen yang ada.31. Kepala sekolah/madrasah melakukan tindak lanjut terhadap hasil pengawasan proses pembelajaran. Sebanyak 76% - 100% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir  A. dilakukan tindak lanjut. Sebanyak 51% - 75% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir  B. dilakukan tindak lanjut. Sebanyak 26% - 50% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir  C. dilakukan tindak lanjut. Sebanyak 1% - 25% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir  D. dilakukan tindak lanjut.  E. Tidak ada satu pun hasil pengawasan ditindaklanjuti. A. Juknis Bukti tindak lanjut pengawasan meliputi: 1) memberikan penghargaan terhadap guru yang telah memenuhi standar, dan/atau 2) memberikan teguran yang bersifat mendidik terhadap guru yang belum memenuhi standar, dan/atau 3) memberikan kesempatan para guru untuk mengikuti pelatihan/penataran, B. Pendukung Tindak lanjut hasil pengawasan proses pembelajaran. No. Hasil pengawasan Bentuk tindak lanjut 1 2 3 4 C. Asesor: Bukti: - Adanya pedoman reward dan punishment - Data guru yang mendapatkan tidak lanjut pengawasan pembelajaran (reward & punishment) hal. 32/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  33. 33. - Bukti dan jenis tindak lanjut pemberian reward & punishment (penghargaan & sanksi), misalnya: Reward: Piagam Penghargan, Pemberian Jabatan dll. Punishment : Surat teguran, peringatan, sanksi yg bersifat mendidik. Adanya bukti daftar guru yg mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan. - Persentase kegiatan tindak lanjut : Jumlah pengawasan yang ditindak lanjuti dibagi jumlah seluruh pengawasan yang dilakukan dikalikan 100% No. Hasil pengawasan Bentuk tindak lanjut Tgl.tindak lanjut 1 2 dstIII. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 32. Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok iptek  A. ditetapkan 75,0 atau lebih. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok iptek  B. ditetapkan 70,0 sampai 74,9. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok iptek  C. ditetapkan 65,0 sampai 69,9. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok iptek  D. ditetapkan 60,0 sampai 64,9. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok iptek  E. ditetapkan kurang dari 60. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan ketuntasan belajar di dalam KTSP yang ditetapkan oleh program keahlian untuk kelompok mata pelajaran iptek seperti Bahasa, Matematika, IPA, IPS, dan TIK. Kriteria ideal ketuntasan minimal 75,00. Dihitung rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran iptek pada satu tahun terakhir. B. Pendukung Kriteria ketuntasan minimal (KKM) kelompok mata pelajaran iptek. No. Mata pelajaran Iptek Kelas KKM 1 2 3 4 5 dst C. Asesor:: hal. 33/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  34. 34. Bukti : - Lihat data perencanaan KKM yang ditentukan oleh sekolah (khusus program IPTEK) - Lihat dokumen KKM hasil perhitungan rata-rata kelompok IPTEK. - Nilai hasil rata-rata KKM untuk menjawab masing-masing item. Kriteria ketuntasan minimal (KKM) kelompok mata pelajaran iptek. KKM No. Mata pelajaran Iptek Kelas X Kelas XI Kelas XII 1 Bhs. Indonesia 2 Matematika 3 Bhs.Inggris 4 IPA 5 IPS 6 FISIKA 7 Kimia 8 Biologi 9 KKPI 10 Kewirausahaan 11 Dasar Komp.Kejuruan 12 Kompetensi Kejuruan JUMLAH RATA-RATA pertingkat Rata-rata KKM IPTEKKKM dihitung dari rata-rata KKM kelompok IPTEK yaitu :bahasa, matematika, ilmupengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, kompetensi kejuruan, teknologi informasi dankomunikasi, dibuktikan dengan dokumen yang ada. 33. Siswa terlibat dalam kegiatan belajar yang berkaitan dengan analisis dan pemecahan masalah-masalah kompleks. Siswa menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan  A. memecahkan masalah-masalah kompleks sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam 1 tahun terakhir. Siswa menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan  B. memecahkan masalah-masalah kompleks sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam 1 tahun terakhir. Siswa menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan  C. memecahkan masalah-masalah kompleks sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam 1tahun terakhir. Siswa menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan  D. memecahkan masalah-masalah kompleks sebanyak 1 jenis dan/atau 1kali dalam 1tahun terakhir. Siswa tidak pernah menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa  E. dan memecahkan masalah-masalah kompleks. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan daftar hadir kegiatan dan adanya dokumen kumpulan hasil diskusi siswa, kumpulan kliping, laporan kegiatan hasil a n a l i s i s t e n t a n g t e r j a d i n y a g e m p a b u m i , b a n j i r , g e j a l a s o s i a l , pengangguran, kemiskinan, kenakalan remaja, dan lain-lain, yang diikuti setidak-tidaknya oleh 900/0 siswa. B. Pendukung hal. 34/66 Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  35. 35. Kegiatan belajar siswa yang berkaitan dengan analisis pemecahan masalah-masalah yang kompleks. No. Mata Pelajaran Jenis kegiatan Jumlah siswa yang terlibat 1 2 3 4 C. Asesor:: Bukti : - Daftar hadir kegiatan - Dokumen kumpulan hasil diskusi siswa - Kumpulan kliping - Laporan kegiatan hasil analisis tentang terjadinya gempa bumi, banjir, gejala social, pengangguran, kemiskinan, kenakalan remaja,dll. - Persentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dibagi jumlah siswa keseluruhan kali 100%, rekapitulasi kegiatan dapat menggunakan format berikut: Jumlah Siswa No. Mata Pelajaran Jenis kegiatan Aktivitas ke Keseluruhan Yg terlibat 1 2 3 Dst Jumlah Persentasedibuktikan dengan dokumen yang ada. 34. Siswa memperoleh pengalaman belajar yang dapat menganalisis gejala alam dan sosial melalui mata pelajaran IPA dan IPS. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS  A. ditetapkan 75,0 atau lebih. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS  B. ditetapkan 70,0 sampai 74,9. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS  C. ditetapkan 65,0 sampai 69,9. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS  D. ditetapkan 60,0 sampai 64,9. Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS  E. ditetapkan kurang dari 60. A. Juknis hal. 35/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M
  36. 36. Jawaban dibuktikan dengan ketuntasan belajar di dalam KTSP yang ditetapkan oleh program keahlian untuk mata pelajaran IPA dan IPS. Kriteria ideal ketuntasan minimal 75,00. Bukti dokumen diambil pada satu tahun terakhir. Untuk program keahlian teknologi, pertanian, dan kesehatan yang dimaksudkan IPA adalah Matematika, Fisika, Kimia, dan/atau Biologi. B. Pendukung Kegiatan untuk memperoleh pengalaman belajar yang dapat menganalisis gejala alam dan sosial. No. Mata Pelajaran Jenis kegiatan Jumlah siswa yang terlibat 1 IPA 2 IPS C. Asesor:: Bukti : - Adanya KKM IPA dan IPS untuk semua kelas - Hitung rata-rata KKM untuk IPA dan IPS, dari semua kelas. Kriteria ketuntasan minimal (KKM) mata pelajaran IPA dan IPS. No. Mata pelajaran Kls.X KKM Kls.XI KKM KLs. KKM Rata2 XII 1 IPA 2 IPS Jumlah KKM IPA dan IPS35. Siswa memperoleh pengalaman belajar dalam kelompok mata pelajaran Adaptif secara efektif. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan  A. memanfaatkan dan memfungsikan sumber belajar meliputi bahan ajar, buku teks, perpustakaan, laboratorium, dan internet. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan  B. memanfaatkan dan memfungsikan sumber belajar meliputi bahan ajar, buku teks, perpustakaan, dan laboratorium. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan  C. memanfaatkan dan memfungsikan sumber belajar meliputi bahan ajar, buku teks, dan perpustakaan. Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan  D. memanfaatkan dan memfungsikan sumber belajar meliputi bahan ajar dan buku teks. Program Keahlian tidak pernah memfasilitasi kegiatan siswa  E. dengan sumber belajar. A. Juknis Jawaban dibuktikan dengan difungsikannya sumber-sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran yang diikuti setidak-tidaknya oleh 90% siswa dan ditunjukkan dengan dokumen pemanfaatan berbagai fasilitas seperti laboratorium, perpustakaan, internet dsb. B. Pendukung Penggunaan berbagai fasilitas oleh siswa. Ketersediaan* No. Jenis Fasilitas Jumlah sisiwa yang terlibat Ada Tidak hal. 36/66Instrumen Akreditasi SMK/ MAK – Hak Cipta © 2008 BAN-S/M

×