Successfully reported this slideshow.

Eka nur fitriyani x.2 (penyimpangan sosial dan anti sosial)

6,973 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

Eka nur fitriyani x.2 (penyimpangan sosial dan anti sosial)

  1. 1. PENYIMPANGAN SOSIAL DAN ANTI SOSIAL REMEDIAL SOSIOLOGI OLEH EKA NUR FITRIYANI X-2
  2. 2. PENGERTIAN PENYIMPANGANPenyimpangan sosial adalah suatu bentuk perilaku yang tidak sesuai denagn nilai dan norma.
  3. 3. PENGERTIAN PENYIMPANGAN MENURUT TOKOHMenurut John M. Shepard, kondisi tidak menyimpangmerupakan suatu bentuk interaksi yang di dalamnya individuberprilaku sesuai dengan harapan kelompoknya.Menurut Robert M.Z. Lawang, perilaku menyimpang adalahsemua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlakudalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yangberwenang dalam sistem itu untuk memperbaiki perilakumenyimpang.Menurut James W. Vander Zanden mendefisinikanpenyimpangan (deviance) sebagai perilaku oleh sejumlah besarorang dianggap sebagai hal yang tercela dan diluar batastoleransi.
  4. 4. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYIMPANGAN SOSIAL• INTERNAL • EKSTERNAL IQ  Sosial ekonomi Psikis  Kondisi politik Fisik  Faktor budaya Kepribadian Usia  Kehidupan rumah Jenis kelamin tangga Kedudukan  Pendidikan dan sekolah  Pergaulan  Media massa
  5. 5. BENTUK BENTUK PENYIMPANGANEdwin M Lemert (1951), penyimpangan terbagimenjadi dua bentuk, yaitu : 1. Penyimpangan Primer ( Primary deviation) 2. Penyimpangan Sekunder ( Secondary Deviation ) • Penyimpangan Individu • Penyimpangan Kelompok Contoh lain penyimpangan yang dilakukan secara kolektif atau kelompok, antara lain sebagai berikut. • Kenakalan remaja • Tawuran massal • Penyimpangan kebudayaan
  6. 6. JENIS-JENIS PENYIMPANGANBerikut ini uraian beberapa jenis penyimpangansosial yang sering terjadi dalam realita kehidupanmasyarakat. – Kejahatan – Pelacuran – Delikuensi anak-anak – Penyalahgunaan alkohol, narkotika, dan psikotropika – Seks menyimpang – Hubungan seksual sebelum menikah
  7. 7. JENIS-JENIS PENYIMPANGAN– Perkelahian Pelajar– Perkelahian antar kelompok masyarakat– Gaya Hidup
  8. 8. Proses Terjadinya PERILAKU MENYIMPANG1. Sosialisasi dan pembentukan perilaku menyimpang. Sosialisasi merupakan proses seorang anak belajar menjadi seorang anggota yang berpatisipasi dalam masyarakat.2. Faktor penyebab perilaku menyimpang. Faktor penyebab perilaku menyimpang, digolongkan dalam dua kelompok. • Pertama, faktor internal atau merupakan dorongan dari dalam diri pelaku sendiri. Contohnya, kemiskinan dan pelampiasan kemarahan. • Kedua, faktor yang berasal dari luar diri pelaku atau eksternal. Faktor eksternal adalah faktor yang merupakan pengaruh dari lingkungan tempat pelaku berada.
  9. 9. Teori-TeoriPERILAKU MENYIMPANGTeori-teori tersebut di antaranya, toeri differentialassociation yang digagas Sutherland, teori labeling olehEdwin M. Lemert, teori anomie dari Robert K. Merton danEmile Durkheim. Berikut ini penjelasan teori-teori tersebut. 1. Teori Differential Association. Teori ini menyatakan bahwa perilaku menyimpang dipelajari melalui proses cultural transmission (alih budaya). 2. Teori Labeling/Reaksi Sosial. Teori ini menyatakn bahwa individu atau kelompok menjadi menyimpang karena adanya label atau cap atau stigma yang diberikan masyarakat kepada mereka. 3. Teori Anomie. Teori ini menyatakan bahwa penyimpangan merupakan akibat timbulnya ketegangan-ketegangan dalam usaha meraih posisi yg diharapkan masyarakat.
  10. 10. Teori-Teori PERILAKU MENYIMPANG4. Teori Sosialisasi. Teori ini menyatakan bahwa perilaku menyimpang terjadi karena ketidakmampuan warga masyarakat dalam menghayati nilai-nilai dan norma dominan yang telah disepakati oleh komunitas tertentu(Delinquency-area) (padat,miskin,kumuh,broken).5. Teori Pengendalian. Teori ini menyatakan bahwa perilaku menyimpang dipengaruhi oleh dua faktor, Inside control berupa norma-norma yang dihayati, dan outside control berupa Reward terhadap konformitas and punishment terhadap deviance.
  11. 11. Mengantisipasi PENYIMPANGAN SOSIALUpaya antisipasi terhadap penyimpangan sosial dapat dilakukanmelalui hal-hal berikut : 1. Penanaman nilai dan norma. Yang dilakukan melalui proses sosialisasi, apabila tujuan dari sosialisasi tersebut telah terpenuhi maka penyimpangan tidak akan dilakukan. 2. Pelaksanaan peraturan yang konsisten. Peraturan dibuat untuk mencegah terjadinya penyimpangan prilaku dan sebagai alat penindak bagi pelaku penyimpangan. 3. Memiliki kepribadian kuat dan teguh. Jika seseorang memiliki kepribadian yang kuat maka pola pikir akan sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dimasyarakat.
  12. 12. PENYEBAB PERILAKU MENYIMPANG• Biologis Berdasarkan ciri-ciri biologis ter- tentu orang dapat diidentifikasikan. Ciri- ciri fisik tersebut antara lain: bentuk muka, kedua alis yang menyambung menjadi satu dsb.• Psikologis Menjelaskan sebab terjadinya penyimpangan ada kaitannya dengan kepribadian retak atau kepribadian yang memiliki kecenderungan untuk melakukan penyimpangan dan atau traumatik.• Sosiologis Menjelaskan sebab terjadinya perilaku menyimpang ada kaitannya dengan sosialisasi yang kurang tepat. Individu tidak dapat menyerap norma-norma kultural budayanya atau individu yang menyimpang harus belajar bagaimana melakukan penyimpangan
  13. 13. JENIS-JENIS PENYIMPANGAN• Penyimpangan Individual (Individual Deviation) 1. Penyalahgunaan narkoba 2. Proses sosialisasi yang tidak sempurna 3. Penyimpangan seksual 4. Tindak kejahatan/kriminal 5. Gaya hidup 6. Pelacuran• Penyimpangan Kolektif (Group Deviation)
  14. 14. BEBERAPA JENIS PENYIMPANGAN SEKSUAL• a)Lesbianisme dan Homosexual• b) Sodomi• c) Transvestitisme• d) Sadisme• e) Pedophilia• f) Perzinaan• g) Kumpul kebo
  15. 15. GAYA HIDUP MENYIMPANG• Sikap arogansi• Sikap eksentrik
  16. 16. PENYIMPANGAN KOLEKTIF• Kenakalan remaja• Tawuran/perkelahian pelajar• Penyimpangan kebudayaan
  17. 17. DAMPAK PENYIMPANGAN SOSIALTERHADAP DIRI SENDIRI/ INDIVIDU• Terkucil• Terganggunya perkembangan jiwa• Rasa bersalah
  18. 18. DAMPAK PENYIMPANGAN SOSIAL TERHADAP MASYARAKAT/KELOMPOK• Dampak Penyimpangan Sosial Terhadap Masyarakat/kelompok• Seperti: tindak kejahatan, tindak kekerasan seorang kadangkala hasil penularan seorang individu lain, sehingga tindak kejahatan akan muncul berkelompok dalam masyarakat• Terganggunya keseimbangan sosial• Pudarnya nilai dan norma
  19. 19. UPAYA MENGATASI PENYIMPANGAN SOSIAL• Sanksi yang tegas• Giatkan penyuluhan-penyuluhan• Rehabilitasi sosial
  20. 20. PEMAHAMAN PENYIMPANGAN SOSIAL• Penanaman misalnya dilarang merokok, penyalahgunaan narkoba, nilai dan norma, pendidikan seks, seks pra nikah, pendidikan agama, tindak kejahatan/kriminal• Pelaksanaan aturan keluarga, tata tertib sekolah yang disiplin• Berkepribadian dengan melakukan kebiasaan baik, sikap terpuji, dan mandiri.• Melakukan sosialisasi dengan penyuluhan- penyuluhan.• Melakukan rehabilitasi agar bisa sembuh dari penyakit sosial yang dideritanya.
  21. 21. Media Pembentukan Perilaku Menyimpangmedia pembentukan perilakumenyimpang antara lain:a. Keluarga Keluarga yang selalu cek-cok dan tidak harmonis menyebabkan keluarga gagal dalam mensosialisasikan nilai-nilai yang baik kepada anak, sehingga pada anak dapat terbentuk perilaku menyimpang.b. Kelompok bermain Kelompok bermain dapat memengaruhi terbentuknya kepribadian seseorang. Pergaulan dengan anak yang suka membolos dan membuat keonaran akan berpengaruh terhadap Teman lainnya.c. Media massa Media massa merupakan media sosialisasi yang dapat memengaruhi kepribadian seseorang. Banyak pelaku menyimpang yang disebabkan karena pengaruh media massa, baik dari bacaan maupun dari tayangan media elektronik.d. Lingkungan tempat tinggal Seorang individu yang tinggal di lingkungan kumuh dengan berbagai bentuk perilaku menyimpang ada dan terjadi di sekitarnya menyebabkan ia akan tumbuh menjadi orang yang berkepribadian menyimpang.
  22. 22. Sifat-sifat Penyimpangana. Penyimpangan positif, adalah b. Penyimpangan negatif, bentuk penyimpangan yang merupakan bentuk penyimpanganmempunyai dampak positif yang cenderung bertindak ke arahkarena mengandung unsur nilai-nilai sosial yang dipandanginovatif,kreatif, dan memperkaya rendah dan berakibatalternatif. Penyimpangan positif buruk. Misalnya tindakanmerupakan penyimpangan yang kejahatan/kriminal.terarah pada nilai-nilai sosialyang didambakan meskipun carayang dilakukan nampakmenyimpang dari norma yangberlaku. Misalnya seorang ibuterpaksa menjadi penarik becakdemi menghidupi keluarganya.
  23. 23. Bentuk-Bentuk Penyakit Sosiala. Perjudianb. Tawuran Antar Pelajarc. Penyalahgunaan Napzad. Alkoholismee. Pelacuranf. Korupsi
  24. 24. Bentuk-Bentuk Penyakit Sosiala. PerjudianPerjudian adalah pertaruhan dengansengaja, yaitu mempertaruhkan suatu nilaiatau sesuatu yang dianggap nilai, denganmenyadari adanya sebuah resiko danharapan terterntu pada peristiwapermainan, pertandingan, perlombaan dankejadian-kejadian yang belum pastihasilnya.Jenis bersifat sembunyi-sembunyimisalnya Togel (totohan gelap), aduayam jago, permainan kartu denganTaruhan sejumlah uang.Sedangkan judiyang terbuka,Misalnya kuis dengan SMSDengan Sejumlah hadiah uang ataubarang.
  25. 25. Bentuk-Bentuk Penyakit Sosialb.Tawuran Antar PelajarPada umumnya, tawuranTer-jadi karena masalah-masalahsepele seperti penghinaanterhadap seseorang, masalahpertemanan, rebutan pacar,akibat narkoba,alkoholisme,dan lain sebagainya. Daripermasalahan antar individukemudian melebar menjadisolidaritas kelompok yangpada gilirannya menimbulkantawuranmasal.
  26. 26. Bentuk-Bentuk Penyakit Sosialc. Penyalahgunaan NapzaNapza adalah singkatandari Narkotika, Psikotropika,dan Zat Aditif lainnya.Napza merupakan zat atauobat-obatan yangberpengaruh terhadapsusunan syaraf atau otak
  27. 27. Bentuk-Bentuk Penyakit Sosiald. AlkoholismeAlkoholisme adalah orangyang kecanduan minum-minuman keras yangmengandung alkohol dalamdosis yang tinggi.Penggunaan atau konsumsialkohol, dapat menimbulkandampak yang sangatmerusak baik bagi individupemakai maupun bagimasyarakat.
  28. 28. Bentuk-Bentuk Penyakit Sosiale. PelacuranPelacuran merupakan peristiwapenjualan diri dengan jalanmemperjual belikan badan,kehormatan dan kepribadiankepada banyak orang untukmemuaskan nafsu-nafsu seks,dengan imbalan pembayaran.Pelacuran adalah perbuatanperempuan atau laki-laki yangmenyerahkan badannya untukberbuat cabul secara seksualdengan mendapatkan upah.
  29. 29. Beberapa akibat yang ditimbulkan oleh pelacuran antara lain sebagai berikut.1) Menimbulkan dan menyebarluaskan penyakit kelamin.2) Merusak sendi-sendi kehidupan keluarga.3) Merusak sendi-sendi moral, hukum, susila dan agama.4) Adanya pengeksploitasian manusia oleh manusia lain. Wanita-wanita pelacur itu cuma menerima upah sebagian kecil saja dari pendapatan yang harus diterimanya, karena sebagian harus diberikan kepada germo, calo-calo, centeng- centeng, pelindung dan lain-lain.5) Mendorong terjadinya kriminalitas dan kecanduan barang- barang narkotika.
  30. 30. Bentuk-Bentuk Penyakit Sosialf. KorupsiKorupsi berasal dari bahasa latin,corruptio, atau corrumpere, yangberarti buruk, busuk, rusak,menggoyahkan atau Memutar-balikkan.Korupsi merupakan perilakupenyelewengan dari tugastertentu yang sengaja dilakukanUntuk memperoleh keun tunganpribadi atau kelompoknya, baikuang maupun harta kekayaan.
  31. 31. ANTI SOSIALIalah SIKAP yang tidak sesuai dengan nilai dan normaatau Sikap penolakan terhadap nilai dan normaMenurut Wikipedia, diterjemahkan sebagai kepribadianseseorang yang menunjukkan ketidak-acuhan, ketidak-pedulian, dan/atau permusuhan yang seronok kepadaorang lain, terutama yang berkaitan dengan normasosial dan budaya.Secara sederhana, yaitu pribadi yang tidak peka denganlingkungan.
  32. 32. CIRI-CIRI/KLASIFIKASI• berkata kasar/buruk• mengejek• membunuh• Mencuri• Mencela• memaki-maki
  33. 33. SEBAB ATAU FAKTOR YANG MEMPENGARUHI• Gen dari obat-obat penghancur janin• Media Massa• Pengaruh obat-obatan• Pengaruh contoh kurang baik
  34. 34. SIFAT-SIFAT1.Identifisme (ekspresi wajah)2. Agresi (penyerangan fisik secara terbuka)3. Mengejek4. Sok kuasa (seolah-olah dia yg mendominasi)5. Negatifisme (pikiran kita)6. Egosentrisme (selalu memikirkan diri sendiri)7. Somse
  35. 35. BENTUK-BENTUK PERILAKU ANTI SOSIALa. Anti Sosial karena Deviasi Individual, bersumber dari diri seseorang. Bentuk- bentuk sikap anti sosial tersebut antara lain: Pembandel, Pembangkang, Pelanggar dan Penjahat.
  36. 36. BENTUK-BENTUK PERILAKU ANTI SOSIALb. Anti Sosial karena Deviasi Situasional, fungsi pengaruh situasi di luar/dalam individu. Deviasi Situasional akan selalu kemabli apabila situasinya berulang. Bentuk sikap anti sosial yang muncul sebagai berikut. 1) degradasi moral, karena kata-kata keras & radikal yang keluar dari mulut pekerja yang tidak mempunyai pekerjaan di tempat kerjanya. 2) tingkah laku kasar pada golongan remaja. 3) tekanan batin yang dialami wanita menopouse
  37. 37. BENTUK-BENTUK PERILAKU ANTI SOSIALc. Anti Sosial karena Deviasi Biologis, faktor pembatas yang berasal dari fisik. Bentuk deferensiasi biologisnya: 1) Ciri-ciri ras, seperti tinggi badan, roman. 2) Ciri-ciri biologis yang aneh, seperti cacat luka. 3) Ciri-ciri karena gangguan fisik, seperti kehilangan anggota tubuh. 4) Disfungsi tubuh yang tidak dapat dikontrol lagi, seperti epilepsi. Bentuk sikap antisosial yang muncul: 1) Egoisme 2) Rasisme 3) Rasialisme 4) Stereotip
  38. 38. BENTUK-BENTUK PERILAKU ANTI SOSIALd. Anti Sosial bersifat Sosiokultural, yaitu Primordialisme, Etnosentrisme, Sekulerisme, Hedonisme, Fanatisme dan Diskriminasi

×