Mengelola budaya dan etika

7,329 views

Published on

Materi kuliah Manajemen Stratejik STIE Bina Bangsa Serang - Banten

2 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Alaikumsalam.. dengan senang hati. contoh kongkrit dari 3 perspektif itu diantaranya (sedikit dari ketidaktahuan saya) : 1. Perspektif Kekuatan Kita bisa amati TV One (khususnya presenternya) yang memiliki budaya kritik yang tajam tetapi berimbang dengan solusi yang diberikan. TV One tidak hanya memposisikan dirinya sebagai Stasiun Berita dan Informasi (dengan kritikan dan acara-acara yang kadang frontal dan ekstrim) tetapi juga memberikan solusi dan alternatif dari pemberitaan-pemberitaannya (beritanya selalu berdasar fakta). Sehingga para pegawainya dituntut untuk tidak mengemukakan hal yang dimana ia tidak bisa memberikan solusi dan alternatif. hal tersebut secara langsung/tidak mempengaruhi budaya yang pada akhirnya mampu menaikan rating. 2. Perspektif Kesesuaian Hal ini saya berikan contoh terhadap salah satu perusahaan yang di Akusisi oleh MNC Group. Mba Riany pasti tahu TPI (Televisi Pendidikan Indonesia), Visinya dulu mencerdskan kehidupan bangsa dengan acara-acara yang mendidik (namanya saja Televisi Pendidikan Indonesia). tetapi kemudian mereka kehilangan arah dan menyimpang dari Visi dan Misinya (Acara mereka di dominasi Dangdut, sehingga mempersepsikan dirinya sebagai Televisi Dangdut Indonesia. 3. Perspektif Adaptasi untuk hal ini saya cukup berikan Quote saja, saya yakin mba riany mengerti. 'bukan orang yang kuat dan hebat yang bisa bertahan dalam hidup, tetapi orang yang tanggap terhadap perubahan. Contoh kecil untuk ini kita bisa analogikan invasi produk. Danone sekarang tidak hanya memproduksi makanan dan minuman, mereka memproduksi juga mesin untuk mensterilkan air mentah agar layak konsumsi dann sehat. bukankah itu proses adaptasi hebat.
    Semoga tidak puas (agar lebih mampu menggali lagi) terimakasih
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • assalamualaikum maaf pak,,apakah saya boleh bertanya pada halaman 15, disitu di katakan 3 perspektif yg menjelaskan tipe budaya... na yg saya ingin tau apa saja contoh kongkrit dari 3 perspektif itu...
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
7,329
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
12
Actions
Shares
0
Downloads
192
Comments
2
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Mengelola budaya dan etika

  1. 1. Oleh : Ega Jalaludin Pengantar ManajemenSub. PB : Mengelola Budaya dan Etika STIE Bina Bangsa Banten
  2. 2. Sub. Pokok Bahasan Pengertian dan Manfaat Budaya Tingkatan dan Karekateristik Budaya Budaya dan Sub Budaya Perilaku dan Etika Individu
  3. 3. MukaddimahBudaya adalah sebuah istilah yang digunakan untukmenjelaskan pengalaman bersama yang dialami olehorang-orang dalam organisasi tertentu dari lingkungansosial mereka.Budaya merupakan sistem nilai organisasi dan akanmempengaruhi cara pekerjaan dilakukan dengan parapegawai berperilaku.(Chursway dan Ledge : 1993)Ilustrasi :Orang bisa saja sangat mampu tanpa tergantung padaorang lain, tetapi perilakunya tidak sesuai denganbudaya organisasi, misalnya cara berpakaian, maka iatak akan berhasil dalam organisasi.
  4. 4. Mukaddimah (lanjutan)Organisasi tidak hanya sebagai alat untuk mengkordinasikan danmengendalikan sekelompok orang. Organisasi layaknya manusiayang memiliki kepribadian yang bisa saja flexibel , tidakramah, inovatif, dan bahkan konservatifBudaya organisasi dianggap sebagai VariableIndependent yang mempengaruhi perilaku anggota didalam organisasi.
  5. 5. A. Pengertian dan Manfaat BudayaBudaya Organisasi (Organizational Culture) dapatdiartikan sebagai suatu persepsi umum yang diterimaoleh seluruh karyawan dalam memandang sesuatu.Organisasi dapat dipandang sebagai karakteristik yangmemberikan nilai pada organisasi.Melalui Budaya Organisasi, organisasi memiliki identitasyang membedakannya dengan organisasi lain.1. Menurut Wilkins (1998) Budaya Organisasi sebagai suatu yang dianggap biasa dan dapat dibagi bersama yang diberikan orang terhadap lingkungan sosialnya. Contoh : Slogan, Legenda, Arsitek, Simbolis
  6. 6. LanjutanA. Pengertian dan Manfaat Budaya2. Schein (1992) Budaya adalah sebagai asumsi-asumsi dan keyakinan-keyakinan dasar yang dilakukan bersama oleh para anggota dari sebuah kelompok atau organisasi.3. Robbins (1990) Budaya sebagai nilai-nilai dominan yang didukung oleh organisasi. Pengertian ini merujuk pada sebuah sistem pengertian yang diterima secara bersama. Robbins percaya bahwa ada hal mitos dalam organisasi yang telah berkembang sejak beberapa lama.4. Schiffman dan Kanuk (2000 : 322) Budaya adalah sejumlah nilai, kepercayaan dan kebiasaan yang digunakan untuk menunjukan perilaku konsumen langsung dari kelompok masyarakat tertentu. Dalam hal ini budaya menunjukkan adanya sekelompok masyarakat yang memiliki karakteristik yang membatasi mereka untuk bertindak.
  7. 7. LanjutanA. Pengertian dan Manfaat BudayaKesimpulan : Budaya Organisasi adalah wujud anggapan yang dimiliki, diterima secara implisit oleh kelompok dan menentukan bagaimana kelompok tersebut rasakan, pikirkan, dan bereaksi terhadap lingkungannya yang beraneka ragam.3 Karakteristik budaya organisasi1. Budaya Organisasi diberikan kepada karyawan dengan proses sosialisasi2. Budaya organisasi mempengaruhi kita ditempat kerja3. Budaya Organisasi berlaku pada dua tingkat yang berbeda.
  8. 8. LanjutanA. Pengertian dan Manfaat Budaya Selain memberikan identitas pada organisasi, Budaya Organisasipun menumbuhkan komitmen bagi para karyawan untuk mencapai tujuan organisasi Budaya Organisasi tidak saja secara kebetulan terbentuk, beberapa contoh diantaranya : 1. Sopir Taxy – Selalu melaporkan adanya barang semahal apapun yang tercecer 2. Wal Mart – Perlakuan karyawan dari atasan seperti Mitra, mendorong dan melakukan inovasi bersama. 3. Nasional – Panasonic : Terkenal dengan prinsip Senioritas untuk peningkatan karir. 4. Birokrasi : Staff yang malas, tidak cekatan, kurang ramah, korupsi, membuat SIM harus bayar. itu adalah contoh-contoh budaya organisasi. Sekali semua telah menjadi budaya, akan sulit sekali mengubahnya. Seperti kata Kaidah Ushul Fiqh : Al ‘adat al Muhakkamah (adat dapat menjadi hukum
  9. 9. LanjutanA. Pengertian dan Manfaat BudayaManfaat Budaya Organisasi :1. Budaya memiliki peran dalam menetapkan tapal batas yang artinya bahwa budaya organisasi menciptakan perbedaan yang jelas antara satu organisasi dengan organisasi lainnya.2. Budaya membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi.3. Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang lebih luas daripada kepentingan individual seseorang.4. Budaya itu meningkatkan kemantapan sistem sosial5. Budaya berfungsi sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku para anggotanya.
  10. 10. B. Tingkatan dan Karakteristik budaya Cerita-cerita tentang peristiwa yang menyebabkan nilai inti Budaya tak tampak Upacara dan Nilai-nilai kepercayaan Heroes; orang yang Ritual/perayaan tentang cara yang benar menunjukkan nilai untuk berperilaku Simbol dan bahasa lain yang menyebabkan nilai inti
  11. 11. LanjutanB. Tingkatan dan Karakteristik budayaElemen Dasar Konsep Budaya :1) Budaya itu diciptakan (Culture is Invented)  Ideological system (ide, kepercayaan, nilai dan pertimbangan berdasarkan keinginan  Technological System (Keterampilan, keahlian, dan seni yang mampu menghasilkan barang-barang  Organizasional System (sistem keluarga dan kelas sosial mungkin membentuk perilaku secara efektif)2) Budaya itu dipelajari (Culture is Learned). Dengan melihat dan mengamati3) Budaya secara Sosial diturunkan (Culture is Sosialy shared)4) Budaya bersifat Adaptif (Culture is Adaptive) yang tidak memberikan manfaat akan ditinggalkan5) Budaya memberikan petunjuk (Culture is Prescriptive) apa yang dilakukan oleh masyarakat akan memberikan masukan kepada organisasi pemasar menentukan bahwa itulah keinginan mereka.
  12. 12. LanjutanB. Tingkatan dan Karakteristik budayaPeran Pemimpin dalam menanamkan dan memperkuat aspek-aspek budayadengan lima mekanisme sebagai berikut :1. Perhatian2. Reaksi terhadap krisis3. Permodelan Peran4. Alokasi Imbalan-imbalan5. Kriteria menseleksi dan memberhentikan
  13. 13. LanjutanC. Budaya dan Sub-BudayaTabel C.1 Contoh Kategori Subkultur Utama CATEGORIES EXAMPLE NATIONALITY French, Purtorico, Korean, INA RELIGION Chatolic, Hindu, Budha, Islam GEOGRAPHIC REGION Midwestern, Eastern RACE African America, Caucasian, Asian Amerikan GENDER Female, Male OCCUPATION Engineer, Cook, Plumber SOCIAL CLASS Lower, middle, Upper
  14. 14. LanjutanC. Budaya dan Sub-BudayaMacam-macam Sub Budaya1. Sub Budaya Pekerjaan (menganggap semua pekerjaan penting)2. Sub Budaya Rasial (menempatkan Ras yang sama dengan memecahnya)3. Sub Budaya Umur dan Generasional (beda usia beda semangat)4. Sub Budaya Gender (Wanita dan Pria selalu berlomba)
  15. 15. D. Budaya yang Adaptif3 Perspektif yang menjelaskan tipe budaya yang meningkatkan prestasiekonomis organisasi. (Kreitner dann kinicki – 2000)a. Perspektif kekuatan Budaya yang kuat menciptakan kesamaan tujuan, motivasi karyawan, dan struktur dan pengendaliannya yang dibutuhkan untuk meningkatkan prestasi organisasi.b. Perspektif Kesesuaian Budaya harus sesuai dengan konteks trategis atau bisnisnya.c. Perspektif Adaptasi Budaya yang bersifat adaptif meningkatkan prestasi finansial organisasi.
  16. 16. LanjutanD. Budaya yang AdaptifMacam-macam Sub Budaya1. Sub Budaya Pekerjaan (menganggap semua pekerjaan penting)2. Sub Budaya Rasial (menempatkan Ras yang sama dengan memecahnya)3. Sub Budaya Umur dan Generasional (beda usia beda semangat)4. Sub Budaya Gender (Wanita dan Pria selalu berlomba)
  17. 17. D. Budaya yang Adaptif Lanjutan Para pemimpin organisasi lebih awal menciptakan dan mengimplementasikan suatu visi dan strategi bisnis yang benar-benar cocok dengan lilngkungan bisnis Para pemimpin bisnis menekankan pentingnya kontituensi dan Organisasi Berhasil kepemimpinan dalam menciptakan keberhasilan Budaya yang kuat timbul dengan menekankan layanan kepada pelanggan, pemegang saham, dan karyawan, sama pentingnya dengan kepemimpinan. Top manajer setelahnya bekerja untuk mempertahankan inti dari adaptasi budaya. Mereka menunjukkan komitmen yang kuat terhadap prinsip dasar dibandingkan strategi atau praktik bisnis spesifik lainnya. Pengembangan dan Pemeliharaan Budaya Adaptif
  18. 18. E. Perilaku dan Etika IndividuPengaruh budaya : keluarga Pendidikan Agama Media Masa/Hiburan Individu ;Organisasi :  Kepribadian Kode Etik  NilaiBudaya organisasi  Prinsip MoralModel Peran  SejarahTekanan utk mencapai hasil  Gender Sistem Penghargaan/hukuman Perilaku EtisPengaruhEkonomi / Politis / Hukum Model Perilaku Etis
  19. 19. SekianTerima Kasih

×